daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business


Reply

 
Thread Tools Display Modes
Old July 17th, 2010, 10:02 AM   #441
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Bali Perlu Pemandu Wisata Ahli Berbahasa Rusia
Sabtu, 17 Juli 2010


Denpasar (ANTARA News) - Komponen pariwisata Bali hendaknya menyambut baik adanya niat sebuah perguruan tinggi swasta di daerah ini melakukan hubungan kerjasama dengan rekannya di Rusia, ditindaklanjuti dengan membuka jurusan bahasa Rusia.

Bali dalam upaya menggaet lebih banyak jumlah kunjungan turis asal Rusia sudah sepatutnya memiliki tenaga pemandu wisata yang ahli berbahasa Rusia, kata Seorang pemandu wisata khusus turis Eropa di Bali, Drs Nyoman Putra di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, jumlah pemandu wisata di daerah kunjungan turis pulau Dewata cukup banyak namun mereka itu umumnya menguasai bahasa Inggeris, sedikit yang bisa memahami bahasa Rusia, termasuk karakter masyarakat dari negeri beruang merah tersebut.

"Saya salut jika benar perguruan tinggi swasta itu yang ada di Denpasar bekerjasama dimana ide tersebut hendaknya ditindaklanjuti dengan tukar menukar ilmu pengetahuan dengan pesertanya," kata Nyoman Putra.

Kalau warga Rusia belajar konsep Hindu di Bali, maka generasi muda kita mesti belajar teknologi di Rusia," katanya, sambil menyebutkan bahwa masyarakat Rusia semakin ramai melakukan perjalanan wisata ke luar negeri termasuk ke pulau Dewata.

Oleh sebab itu generasi muda kita di Bali maupun secara nasional, mesti pintar berbahasa Rusia, sehingga bisa belajar teknologi di negeri itu, dan mampu berkomunikasi dengan baik jika wisatawan Rusia yang ingin menikmati keindahan alam pulau Dewata.

Masyarakat Rusia yang datang menikmati keindahan alam pulau Bali cukup banyak, dan ada dari mereka itu juga pengusaha, sehingga tidak jarang turis asing yang berlibur ke daerah ini sambil berbisnis, tutur Nyoman Putra yang mengaku sempat berlalangbuana ke Jerman.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat jumlah kunjungan khusus turis Rusia ke Bali sebanyak 28.711 orang selama Januari-Mei 2010, angka cukup besar mengingat jarak negeri itu dengan pulau ini sangat jauh, dan penerbangan masih langka.

Turis Rusia yang berlibur ke Bali dapat dipastikan akan membeli aneka barang cenderamata baik untuk dirinya sendiri maupun diberikan kepada rekan-rekan senegaranya disamping ada pebisnis negeri itu juga membeli barang untuk dijual setelah di negerinya.

Realisasi ekspor nonmigas Bali ke Rusia yang sebagian besar adalah aneka barang kerajinan buatan masyarakat daerah ini, hasil pertanian dan perkebunan selama triwulan I-2010 tercatat sekitar 300 ribu dolar AS.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old July 17th, 2010, 01:09 PM   #442
mouRINHO
i'm samarinda lover
 
mouRINHO's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: samarinda and berau
Posts: 1,468
Likes (Received): 4

Quote:
Originally Posted by carloanggrio View Post
kenapa tidak memulainya dengan pemain nasional seperti bulutangkis, sepak biola, dll ..
pasti kan harganya lebih murah ..
dan apabila pemain tsb sedang bertanding di kejuaran internasional maka pemain itu pun akan tersorot kamera baik internasional maupun tv swasta nasional dan tv swasta lawan dari pemain tsb ..

ex: seperti pemain bulu tangkis denmark pada saat thomas n uber cup kmrn dia memasang logo visit denmark di baju pemainnya.. dan ketika pemain tsb bertanding melawan indonesia, warga indonesia pun mau tdk mau jg akan melihat baju pemain tsb dan akan melihat logo di baju oemain tsb ..
yupz, betul skali.... promosi wisata indonesia bisa lewat mana saja, gak harus pake MU meski klo pake MU dampaknya juga luar biasa besar...

klo mau dimulai dari pemain bulutangkis yg sering berlaga di event kelas dunia, karena ini olahraga yg paling bnyk kesempatannya tampil di ajang dunia, setidknya terlihat oleh warga di kawasan asia/eropa yg negaranya ikutan bultang. kemudian tinju, karena kita punya chris john (meski sekarang katanya sudah mau mundur). sayang banget waktu chris main 2x di USA, justru logo kuku bima yg go internasional ....
__________________
Love Indonesia
mouRINHO no está en línea   Reply With Quote
Old July 18th, 2010, 04:43 AM   #443
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,731
Likes (Received): 6

Singaporean tourist arrivals in Bali surge 53.18 percent

Denpasar - A total of 29,862 Singaporean tourists visited the resort island of Bali in the first five months of 2010, jumping 53.18 percent from 19,495 in the same period last year. The significant increase was similar to the number of Australian tourist arrivals which went up 55.72 percent, Head of the Bali Provincial Statistics Office Ida Komang Wisnu said here on Thursday. All of the Singaporean tourists came to Bali by air, he said. Over the period Singapore ranked ten as the source country of foreign tourist arrivals in Bali, he said. The Singaporean tourists were made up of 3.14 percent of the overall tourist arrivals in the province in the five-month period which reached 952,073, he said.

Compared to the same period last year, the number of tourist arrivals in the first five months of 2010 rose 9.43 percent, he said. He said five of the top ten countries saw a significant increase in the number of tourist arrivals in Bali over the period while the number of tourists from the other five countries fell.

The number of tourists from
Australia rose 55.72 percent to 213,361 from 137,018,
Taiwan 13.83 percent to 54,828 from 48,168,
the Netherlands 45.89 percent to 30,388 from 20,829,
Britain 3.83 percent to 29,862 from 19,495 and
Singapore 53.18 percent to 29,862 from 19,495.

In the meantime, the number of tourists from
France fell 5.35 percent from 37,256 to 25,264,
South Korea 7.03 percent from 52,311 to 48,631,
Malaysia 8.26 percent from 56,192 to 53,383,
China 2.67 percent from 85,828 to 83,535 and
Japan 24.71 percent from 132,122 to 99,473.

Meanwhile, Indonesia`s Central Statistics Agency (BPS) said in the first five months of 2010, the number of foreign tourists coming to Indonesia reached 2.77 million. Head of BPS Rusman Heriawan said in Jakarta recently the total increased 14.59 percent compared to the 2.41 million in last year`s same period. Antara/ARI/VOI News

http://en.voi.co.id/indonesian-news/...8-percent.html
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old July 21st, 2010, 06:46 PM   #444
gantengscool
Enjoy di Joglosemar !
 
gantengscool's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: bagian dari 1,145 juta penduduk Solo
Posts: 10,809



POTENSI SOLO — Duta besar dan diplomat dari beberapa negara di Afrika naik kereta uap wisata Sepur Kluthuk Jaladara, Rabu (21/7/2010). Dalam perjalanannya mereka mengunjungi tempat wisata di Kota Solo antara lain Muesum Radya Pustaka, Museum Batik Wuryaningratan, dan lain-lain, dalam rangka belajar pengelolaan industri kreatif dan obyek wisata di Kota Solo
gantengscool no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 01:21 PM   #445
Nick_2
Minangkabau
 
Nick_2's Avatar
 
Join Date: Apr 2010
Location: Padang
Posts: 2,245
Likes (Received): 3

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Selama Januari-April 2010, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2.167.091 orang, yang berarti meningkat 14,47 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun lalu. [Januari -April 2009 (1.893.155 orang)].
Dikutip dari : http://www.bps.go.id/brs_file/pariwisata-01jun10.pdf

image hosted on flickr


Moga2 setelah mengikuti World Expo di Shanghai akan bertambah lebih banyak lagi orang yang berkunjung ke nusantara ini...
Bandara Minangkabau pasca gempa wisman yang masuk ke sumbar turun. untung saja iven2 besar berskala nasional dan internasional sering diadakan di sumbar.. insya allah kedepan pariwisata sumbar pasti bangkit kembali..
Nick_2 no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 01:25 PM   #446
Nick_2
Minangkabau
 
Nick_2's Avatar
 
Join Date: Apr 2010
Location: Padang
Posts: 2,245
Likes (Received): 3

Quote:
Originally Posted by bagak View Post
Yoi bro, ini release dari Budpar...

2010 Top Ten Destinations for Meeting and Incentive in Indonesia




alhamdulillah... Padang dan bukittinggi terpilih tempat tujuan MICE
Nick_2 no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 03:14 PM   #447
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Paket Wisata Bali Masuk Program Kapal Pesiar Internasional
Selasa, 27 Juli 2010


Denpasar (ANTARA News) - Sejumlah perusahaan kapal pesiar internasional menawarkan paket wisata Indonesia, khususnya Bali, karena Pulau Dewata ini memiliki keragaman seni dan budaya yang terkenal di dunia.

"Dalam program kapal pesiar kami menawarkan wisata tujuan Indonesia, yaitu Bali sebagai tujuan utamanya," kata Regional Vice President International Royal Carribean Cruises, Rama Rebbapragada di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Senin malam.

Pada acara "gala dinner" itu, ia mengatakan, begitu menawarkan paket wisata ke Bali, terjadi peningkatan pesanan dari para wisatawan tersebut.

"Bali memang `magnet` bagi wisatawan karena daya tarik objek wisatanya. Terbukti pesanan tiket keberangkatan dalam satu kapal pesiar ada peningkatan signifikan," katanya.

Dikatakan, dengan terjadinya peningkatan pesanan tersebut, pihaknya harus mempersiapkan lebih matang, termasuk juga penjajagan tempat melego jangkar di sejumlah pelabuhan di Indonesia, salah satunya di Bali.

Menyinggung keberadaan dermaga yang ada di Bali, kata Rama, perlu infrastruktur yang memadai. Sehingga ke depannya bisa berlabuh kapal-kapal pesiar ukuran besar.

"Sebelum kami berkunjung kesini, terlebih dahulu kami mengecek fasilitas dan kesiapan dermaga tersebut," ujarnya.

Selain melihat kesiapan dermaga tersebut, kata dia, pihaknya juga menjajagi agen-agen perjalanan wisata, sehingga ketika mengajak turis sudah ada yang menangani untuk berwisata di pulau ini.

"Pihak perusahaan kapal pesiar harus mempersiapkan secara matang mengenai infrastruktur dan penunjang lainnya ke negara tujuan. Dengan demikian turis nantinya merasa aman dan nyaman menikmati liburannya," ucap Rama.

Direktur Jenderal Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar mengatakan, pemerintah harus mempersiapkan segala keperluan dari wisatawan, seperti sarana dan prasarana pelabuhan tempat mereka berlabuh, juga daya dukung pariwisata harus ditingkatkan.

"Keberadaan Pelabuahan Benoa, merupakan salah satu tempat singgahnya kapal-kapal pesiar. Apalagi Pelabuhan Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem itu sudah jadi. Tentu kita akan promosikan lebih gencar ke luar negeri," katanya.

Sapta mengatakan, dari jadwal program kapal-kapal pesiar (cruises) internasional, pada tahun 2010 Indonesia akan mendapat kunjungan sebanyak 214 kapal.

"Dengan jadwal kapal pesiar yang telah kita dapatkan itu, membuktikan Indonesia dan Bali khususnya merupakan tujuan wisata favoritnya," ucap Sapta.

Ia berharap dengan kehadiran peserta forum kapal pesiar melakukan seminar di Bali, ke depannya akan berhimbas lebih besar pada kunjungan wisata, terutama dari kapal pesiar.

"Kami optimistis pada tahun depan akan ada peningkatan kunjungan wisatawan dari kapal pesiar. Kami prediksi itu akan melebihi dari kunjungan sekarang sebanyak 214 kapal," kata Sapta.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 03:26 PM   #448
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Angkatan Laut Singapura Siap Dukung Sail Banda 2010
Selasa, 27 Juli 2010




Ambon (ANTARA News) - Personil Angkatan Laut Singapura menyatakan kesiapannya mendukung pelaksanaan operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya (SBJ) yang digelar sebagai salah satu kegiatan utama mendukung event pelayaran internasional Sail Banda 2010.

"Kami siap mendukung kegiatan SBJ dengan mengerahkan tenaga medis maupun ahli konstruksi untuk merehabilitasi sekolah-sekolah dan rumah ibadah," kata Komandan kapal angkatan laut Singapura RSS Endeavour-210, Kenny Chen melakukan pertemuan dengan Wadan Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) IX Ambon, Kolonel Laut (P) Eddy Sugiatmo bersama sejumlah Asisten dan perwira Lantamal, di Ambon, Senin.

Pertemuan singkat itu dilakukan diatas kapal Angkatan Laut Singapura RSS Endeavour, saat kapal tersebut sandar di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Kenny Chen mengaku senang dan gembira bisa berkunjung ke Ambon dan beberapa wilayah lainnya untuk melaksanakan misi kemanusiaan di bidang kesehatan bersama-sama dengan tim medis dari Kapal Rumah Sakit terbesar Amerika Serikat, USNS Mercy T-AH 19 yang telah "lego jangkar" di Teluk Ambon sejak Senin pagi.

Selain RSS Endeavour dan USNS Mercy, Australia juga mengirimkan dua unit kapal jenis Landing Craft Heavy (LCH) milik Angkatan Laut Australia yakni HMAS Labuan dan HMAS Tarakan untuk membantu misi kemanusiaan terbesar itu.

Wadan Lantamal IX Ambon, Kolonel Laut (P) Eddy Sugiatmo menyampaikan terima kasih yang dalam atas kehadiran tim medis bersama kapal Angkatan Laut negara tetangga itu, guna mendukung operasi SBJ yang akan berlangsung hingga 4 Agustus.

"Operasi SBJ merupakan salah satu program pemerintah dan TNI untuk meningkatkan kesejahteraan, terutama kesehatan masyarakat di Maluku yang bermukim di pulau-pulau kecil," katanya.

Eddy Sugiatmo yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) SBJ itu, berharap selama di Ambon, personil RSS Endeavour juga dapat menikmati keindahan alam di Maluku, terutama wisatawa bahari yang terkenal masih alamiah dan menjanjikan, di samping melakukan operasi dan kemanusiaan.

"Maluku dan Ambon sangat kaya potensi wisata baharinya, terutama objek penyelaman yang indah dan belum tentu ditemukan di daerah lainnya," ujarnya.

Dia pun optimis kehadiran empat kapal milik Australia, Singapura dan Amerika Serikat untuk mengemban misi kemanusiaan akan berampak mengangkat citra Maluku yang pernah terpuruk akibat konflik sosial pada tahun 1999, di mata dunia internasional.

"Kehadiran empat kapal dari negara tetangga ini akan berdampak wisatawan mancanegara semakin percaya terhadap kondisi di Maluku yang semakin aman dan menjamin untuk kunjungan wisatawan dalam jumlah besar," katanya.

Maluku, tambahnya, akan menjadi salah satu daerah di Indonesia yang diincar negara-negara di dunia untuk melakukan investasi skala besar di berbagai bidang di masa mendatang.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old July 30th, 2010, 09:58 AM   #449
bagak
Rang Chaniago
 
bagak's Avatar
 
Join Date: Feb 2009
Location: Ranah Minang - Global Traveller
Posts: 1,721
Likes (Received): 11

International Dragon Boat Festival - Padang 2010
Diikuti oleh berbagai tim dari 7 negara



By M. Fadhli
__________________
Seorang pecundang mengatakan bahwa bangsa Minangkabau adalah bangsa pemimpi yang suka berpangku tangan, tapi kami bangsa Minangkabau berkata, ya kami adalah pemimpi, pemimpi untuk jadi besar dan sukses, itulah sebabnya kami punya tradisi dimana setiap anak lelaki diakhir baligh-nya akan berjalan meninggalkan tanah kelahirannya mencari jati diri dan posisi di masyarakat dan pemerintahan, dan torehan mimpi mimpi bangsa Minangkabau itu bisa dilihat dari sejarah bangsa ini hingga sekarang.
bagak no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2010, 06:44 AM   #450
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,731
Likes (Received): 6

Sumber: http://worldexpo2010.indonesiais.com/


Para pengunjung paviliun Indonesia sedang memberikan suara utk mendukung komodo (sudah mencapai 161.580 org yg memberikan suara) selama World Expo Shanghai berlangsung.

Dan per tgl 30 Juli 2010 pengunjung pavilion Indonesia sudah mencapai 4.247.438 orang.

Pengunjung ke-4 juta dicapai pd hari Senin 26 Juli dan mendapat tiket Shanghai - Jkt pp persembahan Garuda Indonesia dan berhak menginap di Borobudur Hotel selama 3 malam).
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old August 2nd, 2010, 12:50 PM   #451
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,731
Likes (Received): 6

Informasi dari BPS : http://www.bps.go.id/brs_file/pariwisata-02ags10.pdf

Jumlah wisatawan asing yg masuk ke Indonesia sampai dengan Juni 2010 : 3.380.544 orang (naik ± 14% dibanding tahun lalu)...Selengkapnya silahkan lihat tabel berikut:

image hosted on flickr


Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik di hotel berbintang per provinsi
image hosted on flickr


Tamu asing ternyata lebih lama menghabiskan waktu vakansi mereka di Sulawesi Utara, kemudian Riau dan NTB dibanding beberapa daerah wisata lainnya.
Sedangkan turis domestik masih tetap memilih Bali, kemudian NTB dan Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata.
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2010, 06:16 PM   #452
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 9,907
Likes (Received): 223

Website www.indonesia.travel berganti tampilan lagi. Kali ini lebih fresh, dan lebih bagus two thumbs up from me!
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2010, 06:20 PM   #453
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 9,907
Likes (Received): 223

Btw, ini account resmi nya Budpar di youtube

http://www.youtube.com/user/Budapar

Video2 TVC Indonesia ada disana
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old August 13th, 2010, 05:33 PM   #454
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Disbudpar Ambon Survei Potensi Wisata
Jumat, 13 Agustus 2010



Kapal cepat bersiap-siap mengangkut sejumlah penyelam ke lokasi penyelaman di perairan sekitar Ambon, Maluku. Kapal bersandar di Pantai Santai di Kecamatan Nusaniwe, Ambon. Tak hanya pantai-pantainya yang indah di Ambon, biota bawah laut perairan di sekitar kota itu pun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal dan asing.

AMBON, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ambon akan melakukan survei potensi industri pariwisata di berbagai desa di Ibu Kota Provinsi Maluku itu. "Survei potensi wisata ini dilakukan karena kami merasa kesulitan memenuhi permintaan wisatawan lokal maupun mancanegara tentang industri cinderamata khas Maluku seperti patung maupun replika alat musik," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ambon, Marthen Keiluhu, di Ambon, Kamis (13/8/2010).
Setiap desa di Ambon memiliki potensi berbeda-beda, namun hanya ada beberapa desa memiliki nilai wisata yang lebih untuk dijual kepada wisatawan.
-- Marthen Keiluhu

Menurut Keiluhu, ada beberapa Desa di Kota Ambon berpotensi untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata seperti Desa Naku Kecamatan Leitimur Selatan, Desa Latuhalat dan Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. "Setiap desa di Ambon memiliki potensi berbeda-beda, namun hanya ada beberapa desa yang memiliki nilai wisata yang lebih untuk dijual kepada wisatawan," katanya.

Keiluhu mengatakan, pihaknya akan melaksanakan program untuk kelompok masyarakat desa yang memiliki produk usaha tersebut, namun kendala di lapangan adalah komitmen masyarakat untuk pengembangan usaha tersebut. "Kendala yang dihadapi saat ini adalah komitmen dan kurangnya respons masyarakat terhadap program ini," ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya telah bekerja sama dengan ILO (International Labour Organization), untuk melakukan survei terhadap potensi desa-desa di Ambon dalam waktu dekat. "Kami akan menyurati seluruh Kepala Desa di Ambon dan meminta mereka untuk mengisi potensi yang bisa menghasilkan uang dari potensi pariwisata yg bisa dikembangkan di wilayah masing-masing," katanya.

Setelah data tersebut diterima, maka pihaknya akan melakukan survei lanjutan guna mengukur benar tidaknya data potensi yang dimasukkan masing-masing desa, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Disbudpar Kota Ambon juga akan bekerja sama dengan pihak hotel untuk mempromosikan dan menjual cinderamata dengan bentuk dan model serta kemasan menarik dan memiliki nilai jual. "Ini merupakan tantangan bagi Pemkot Ambon agar berbagai produk pariwisata yang dikemas dan dijual memiliki nilai komparatif dan mampu bersaing di pasaran, sekaligus berdampak menarik minat kunjungan wisatawan ke Maluku khususnya Kota Ambon," tambah Keilihu.
http://travel.kompas.com/read/2010/0...Potensi.Wisata
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old August 15th, 2010, 04:55 PM   #455
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,828
Likes (Received): 2

'Eat, Pray, Love' comes alive in Bali
Posted 2d 14h ago | Comments 67 | Recommend 4 E-mail | Save | Print | Reprints & Permissions |

By Kitty Bean Yancey, USA TODAY

UBUD, Indonesia — A dozen tourists on an Eat Pray Love-themed tour in Bali are nibbling thin-crust pies with mozzarella, basil and tomato at a long table at Pizza Bagus.
Halle Eavelyn of Spirit Quest Tours, a striking redhead wearing peace-sign earrings, pulls out her iPad and reads from Elizabeth Gilbert's Eat Pray Love about the joys of Naples pizza. That has nothing to do with Bali, of course, but the group — mainly female fans of Gilbert's post-divorce journey to fulfillment by eating in Italy, meditating in India and falling for a sexy Brazilian in Bali — hopes to have her life-transforming experiences, or at least follow in her footsteps.
They've dressed in white to pray at Balinese temples and done yoga. After lunch, they'll consult with Ketut Liyer, an aged Balinese healer who is a central character in Gilbert's book.
"I read it and was so moved. I saw this woman become herself," says tour participant Kiya Coté, 60, a San Francisco-area holistic practitioner. "And I've always wanted to come to Bali."
EPL already has drawn fans of the 2006 best seller to Bali, a mystical island known for its natural beauty, vibrant arts community, colorful religious festivals and gentle, hospitable residents. More visitors are sure to follow after seeing Julia Roberts frolic on the beach and bike under lush palms in the movie, which opens today. In anticipation, hotels and tour companies here and elsewhere have dreamed up EPL deals, from the sublime to the ridiculous.

Tourism rebounds to record levels

The Balinese part of the movie was filmed here. Filmmakers were wooed by Deborah Gabinetti, casting director for the Bali Film Center. She went to L.A. and "pitched the benefits of filming here. It was uncharted territory, not having had a major (Hollywood) feature film here," she recalls, as a driver makes the rounds of EPL filming sites on a day when Balinese are buzzing down roads on motor scooters, with girls in sarongs riding sidesaddle, on their way to fill temples and commemorate their ancestors.
MOVIE REVIEW: 'Eat Pray Love'? More like 'Me Me Me'
TRAILER: Get a taste of 'Eat Pray Love'
Spain's Javier Bardem plays Roberts' love interest. Indonesians were chosen to play Ketut and feisty female healer Wayan. Some sets were built, but filming locales in the book include the Ubud marketplace and Liyer's compound.
"I knew Eat Pray Love would work here," Gabinetti says. "There's this whole spirit here, the magic." During filming last fall, the cast fell under Bali's spell, says Gabinetti, an energetic brunette. "Javier came into the airport and expressed concern about paparazzi. I said, 'We don't have any.' " Bardem's now-wife, Penélope Cruz, happily shopped the boutiques selling antiques, jewelry, carvings and batik clothing.
Bali "was humid, was hot, but it was good," Bardem told USA TODAY's Susan Wloszczyna while promoting the movie. "There is no bad sight in Bali," Roberts chimed in, when asked about what she liked here.
Long considered one of the world's dream destinations, Bali welcomes the attention the film brings (save for some expressing "eat, pray, leave" sentiments). It took a beating after 2002 and 2005 terrorist bombings in tourist areas. Today, cars entering hotels are checked for bombs.
But tourism is back, on track to reach a record 2.5 million this year, government statistics say. Australians (clustered in party-hearty Kuta) are the top market, then Japanese. U.S. visitors (in 11th place) were up 4.21% in the first half of the year, to 35,403. The government is inoculating stray dogs against rabies, in part to keep tourism humming.
Bali "is booming, madam," says John Safri, 39, an Oxford-shirted guide, scouting for business in Ubud, where fumes from a noon traffic jam make breathing unpleasant. "People come from other parts of Indonesia to make more money," he says.
What's good for the economy is bad for visitors who remember Ubud as a peaceful place where an art museum, market, crafts shops and Indonesian dance performances were the draw. Streets now are crammed with shops (including Ralph Lauren Polo), bars and restaurants, Circle K convenience markets and touts trying to sell "transport" to every passing tourist.
The low-key Cafe Lotus by a pond with lily pads and terraced Murni's Warung on a steep hillside overlooking a river still are gathering points. But so are cheesier spots where Sweet Home Alabama might be playing at midnight.
There's a big Starbucks adjoining the airport outside Denpasar. McDonald's and KFC compete with local eateries ("warungs") in Kuta.
The island has large resorts including the InterContinental in Jimbaran and ultra-luxe digs, such as the two Four Seasons resorts where Roberts and Bardem stayed. But it still offers hideaways under $150 a night where housekeepers strew sweet-smelling hibiscus flowers on your pillow and breakfast might include fresh watermelon juice. Clean rooms in guesthouses can be found for $60 or less.
The Hindu island's ritual-infused culture sets it apart from other tropical destinations. Balinese often greet outsiders with hands held in prayer at chest level, a sign of respect. Incense burns. Women trek along roads to temples carrying offerings stacked high on their heads.
Shops and homes give daily offerings to the gods — such as rice and other food, often laid on palm leaves. The EPL film had a "rain shifter" who used mantras to ward off showers.
In the Ubud-area compound of Ketut Liyer, potential patients and clients lounge on the porch and stone steps of his house or escape the sun in a pavilion near a family temple. Birds trill in ornate cages.
Liyer consults with a teen and his parents. They worry about his lack of focus on school, translates Liyer's granddaughter-in-law, Wayan Puspita Sari, 30. That calls for a cleansing ceremony, in which the father washes his son's hair with holy water while Liyer chants and rings a bell, to help evil spirits leave the boy.
The teen shakes his dripping head sheepishly. His mother shows Liyer their offering of food and money and sits to have her palm read.
What American teen would so calmly bear a public exorcism? "Indonesians still follow what their parents say," Sari explains.
Later, the nearly toothless Liyer — who says he doesn't know his age, though Sari ventures he's in his 90s — inspects this visitor through sharp, clear eyes. He hopes the movie captures Bali's magic — and brings him more business. (Sadly, Liyer was hospitalized this week for heart and prostate problems. Sari fears besiegement by fans also affected his health.)
Back at Pizza Bagus, guide Eavelyn says Bali has deeply touched her charges. Coté agrees. The spiritual, community-oriented culture is a must-see, she says. "Beauty, bliss and belonging."
tollfreak no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 11:41 AM   #456
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Senin, 16/08/2010
Wisatawan Prancis ke Bali turun 7,87%

DENPASAR: Wisatawan mancanegara asal Prancis ke Bali sebanyak 42.211 orang selama semester pertama 2010, mengalami penurunan sebesar 7,87% dibandingkan dengan semester yang sama 2009 mencapai 45.716 orang.

Mereka sebagian besar melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat langsung dari negaranya, hanya 537 orang lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar, kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, hari ini.

Dia mengatakan walaupun masyarakat Perancis ke Bali berkurang, namun negara itu mampu menempati urutan ketujuh dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Pulau Dewata.

Negara itu mampu memberikan kontribusi sebesar 3,58% dari total wisman berliburan ke Pulau Dewata sebanyak 1,18 juta orang selama semester pertama 2010.

Kondisi tersebut mengalami peningkatan sebesar 10,23% dibandingkan dengan semester yang sama 2009 tercatat 1,07 juta orang.

Prancis menempati urutan ketujuh setelah Australia, Jepang, China, Malaysia, Taiwan, dan Korea Selatan. Sementara Singapura menempati urutan ke delapan setelah Prancis, menyusul Inggris dan Belanda.

Dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali enam negara diantaranya mengalami peningkatan cukup signifikan dan empat negara mengalami penurunan.

Keempat negara yang masyarakatnya berkurang ke Bali selain Prancis juga Korea Selatan sebesar 5,81% dari 63.045 orang selama semester I 2009 menjadi 59.384 orang, Jepang sebesar 22,29% dari 154.071 orang menjadi hanya 119.772 orang dan Malaysia 6,23% dari 73.853 orang menjadi 69.251 orang.

Sedangkan enam negara lain yang masyarakatnya semakin banyak berwisata ke Bali meliputi China 0,33% dari 97.930 orang menjadi 98.259 orang, Belanda sebesar 40,53% dari 25.676 orang menjadi 36.082 orang dan Australia sebesar 53,89% dari 180.686 orang menjadi 278.049 orang.

Selain itu juga Taiwan meningkat 13,10% dari 57.994 orang menjadi 65.589 orang, Singapura sebesar 55,36% dari 26.702 orang menjadi 41.483 orang dan Inggris 2,19% dari 37.701 orang menjadi 38.526 orang. (msw)
http://www.bisnis.com/sektor-riil/pa...1id200938.html
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 05:00 PM   #457
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Semoga parawisata toraja bisa maju lagi seperti masa2 tahun '90an

Quote:
Originally Posted by Ocean One View Post
Tana Toraja Kembangkan 8 Obyek Wisata
Senin, 16 Agustus 2010



Para lelaki menarikan tarian Manimbong dalam latihan ritual Mangarara Banua Tongko nan Siguntu di Desa Kedundung, Rante Pao, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

TANA TORAJA, KOMPAS.com - Kabupaten Tana Toraja, sebagai daerah wisata yang cukup terkenal, memiliki delapan objek wisata unggulan yang akan dikembangkan.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tana Toraja, Yosiade di Toraja, Senin (16/8/2010) mengatakan, masing-masing obyek wisata tersebut memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri. "Kedelapan objek wisata unggulan tersebut adalah panorama Buntu Burake, Tongkonan Tumbang Datu-Bebo, Agro Pango-Pango, air terjun Sarambu Assing, dinding pahat Lemo, wisata Sirope, pemandian alam Tilangnga, dan perumahan adat Sillanan," jelasnya.

Sebagian besar objek wisata tersebut adalah objek wisata alam, dan beberapa di antaranya sudah dikenal oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Pada dasarnya, kawasan obyek wisata yang terdapat di Tana Toraja merupakan wisata yang memiliki ciri khas dan bernuansa tradisional. "Meskipun bernuansa tradisional, namun hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri sebagai objek wisata," katanya.

Menurut Yosiade, kedelapan objek wisata ini harus mendapatkan perhatian yang serius karena Tanatoraja dinominasikan sebagai salah satu dari 23 situs dalam daftar World Heritage Culture oleh Uesco.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja masih melakukan survei terhadap sejumlah daerah yang berpotensi menjadi objek wisata. Kehadiran objek wisata unggulan ini juga dapat menjadi lokomotif bagi pembukaan peluang usaha masyarakat sekitar seperti kerajinan tangan. "Hanya saja, akses jalan untuk memasuki kawasan wisata tersebut masih menjadi kendala yang cukup besar," katanya.
http://travel.kompas.com/read/2010/0...Obyek.Wisata-5
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old August 18th, 2010, 10:27 AM   #458
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Menyelam di Wakatobi Sama Menjelajah Laut Dunia
Selasa, 17 Agustus 2010

Wangi-wangi, Sultra (ANTARA News) - Bupati Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, menyatakan, menyelam di alam bawah laut Wakatobi, sama halnya dengan menjelajah seluruh perairan laut dunia, sebab 90 persen karang dunia ada di dasar laut Wakatobi.

"Jumlah jenis karang di seluruh dunia ada 850 jenis. Di Wakatobi, ada 750 jenis terumbu karang. Makanya, kala sudah menyelam di Wakatobi, sesungguhnya yang bersangkutan sudah menjelajah hampir seluruh karang dunia," kata Hugua, kepada sejumlah wartawan di Wakatobi, sesuai menyelam di dasar laut Pantai Sombu, setelah pengibaran Merat Putih di dasar laut tersebut, Selasa.

Menurut Huguan, di laut Karibia yang banyak menyedot penyelam kelas dunia, hanya memiliki 50 jenis terumbu karang, sedangkan di laut Atlantik hanya terdapat 350 jenis terumbu karang, dan di Laut Merah ada 300 jenis terumbu karang.

Bahkan kata dia, jenis terumbu karang yang selama ini hanya ada di dasar laut Pulau Palao, bernama `palao strea`, ternyata terdapat juga di Wakatobi.

"Jenis karang itu ditemukan ahli biologi laut dari Universitas Hasanuddin, bernama Doktor Ipul pada Maret 2009. Ia menemukan jenis karang tersebut di sekitar pulau Hoga," katanya.

Hugua mengatakan, jenis karang di dasar laut Wakatobi, bisa saja masih bertambah dari 750 jenis, kalau para ahli biologi laut melakukan penelitian.

"Saat ini, kami Pemerintah Wakatobi, sudah membangun laboratorium bawah laut, untuk kepentingan penelitian terumbu karang termasuk berbagai jenis biota laut lainnya. Kami persilahkan para peneliti, baik dari perguruan tinggi nasional, maupun universitas dari luar negeri," katanya.

Selain sebagai pusat penelitian paling aktif di pusat segitiga karang dunia, Laboratoium Bawah Laut tersebut juga berfungsi sebagai tempat pembibitan karang untuk kebutuhan bubidaya karang bagi masyarakat Wakatobi.

"Produnsi terumbu karang karang hasil budidaya ini, kami sudah menjalin kerja sama dengan Mr Klaiten, pengusaha karang dari Inggris. Ia membutuhkan 250 juta anakan karang per tahun, untuk memasok kebutuhan karang di pasar Eropa," katanya.

Ia menambahkan, nelayan yang membudidayakan terumbu karang tersebut bisa memperoleh pendapatan sebesar Rp16 juta per enam sampai sembilan bulan.

"Pendapatan sebesar ini diperoleh dari 80 anakan karang yang ditanam pada medium 45 centimeter kali 60 centimeter. Harga per satu anakan karang senilai Rp200 ribu sampai Rp400 ribu, tergantung dari jenis karang," katanya.
http://antaranews.com/berita/1282061...jah-laut-dunia
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old August 31st, 2010, 04:25 PM   #459
sesamee
Registered User
 
sesamee's Avatar
 
Join Date: Apr 2010
Posts: 148
Likes (Received): 0

4 Juta Turis Asing Kunjungi Indonesia
Selasa, 31 Agustus 2010 17:00 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 388 kali

Jakarta (ANTARA News) - Sepanjang Januari hingga Juli 2010, turis asing yang melancong ke Indonesia dilaporkan mencapai 4,039 juta orang, naik 13,49 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Deputi Direktur Wilayah Asean Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), Chrismiastutie, di Jakarta Selasa menyatakan, kenaikan itu terbilang signifikan ditengah era peralihan dan pemulihan krisis global.

Dalam periode sama tahun lalu jumlah turis asing yang ke Indonesia mencapai 3.558.887 orang.

Chris menambahkan, negara kontributor terbanyak wisatawan mancanegara (wisman) adalah Malaysia yang terdata sebanyak 648.865 orang atau tumbuh 17,07 persen dibandingkan tahun lalu.

Singapura menjadi kontributor kedua terbanyak dengan jumlah wisman ke Indonesia sampai Juli 2010 sebanyak 641.553 orang atau tumbuh 6,54 persen.

"Untuk tahun depan kita akan tetap gencarkan promosi wisata ke Malaysia dan Singapura," kata Chris.

Hal ini karena dua negara itu masih tetap merupakan fokus pasar pariwisata RI yang menyumbangkan jumlah turis di atas 1 juta orang dari tahun ke tahun.

Pihaknya akan menggelar sejumlah event promosi di antaranya sales mission, table top yang mempertemukan pelaku bisnis wisata RI dengan Malaysia/Singapura, dan mengikuti bursa pariwisata terbesar di dua negara itu.

"Itu upaya untuk memaintain dua fokus pasar tersebut," katanya.

Untuk tahun depan, pihaknya menargetkan mampu menjaring 1,5 juta wisman Malaysia dan 1,2 juta wisman Singapura.

Jumlah itu tergolong signifikan mengingat target total perolehan jumlah wisman tahun depan sebanyak 7,5 juta wisman.

http://www.antaranews.com/berita/128...ungi-indonesia
sesamee no está en línea   Reply With Quote
Old August 31st, 2010, 07:58 PM   #460
typhoonbringer
Registered User
 
Join Date: Jul 2009
Posts: 2,188
Likes (Received): 17

bener tuh, naek jumlahnya, kemaren naek SQ ke jakarta pas lagi summer aja tumben sama orang bule banyak, biasanya orang indo
typhoonbringer no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:51 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu