daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > Kalimantan, Sulawesi and Papua


Reply

 
Thread Tools Display Modes
Old May 20th, 2006, 05:42 AM   #141
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Raksasa Ritel Giant Incar Balikpapan

Jakarta, Tribun - Raksasa ritel dunia Giant Hypermarket berencana untuk melakukan ekspansi bisnis hingga daerah-daerah. Rencananya, mereka akan membuka gerai di sejumlah kota penting. Salah satu daerah yang diincar adalah Balikpapan.

Kepastian itu disampaikan Technical Advisor Giant Jean Michel De Geyer kepada pers di Giant Hypermarket di Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (19/5). Saat berbicara kepada pers, Jean didampingi National Sale and Promotion Manager Benny AN Nappoe. "Rencana ekspansi ke daerah itu akan direalisasikan pada tahun depan.

Saat ini kami berkonsentrasi pada pembukaan gerai di sejumlah kota di Pulau Jawa. Setelah itu, kami akan mengincar sejumlah kota yaitu Makassar, Palembang, Balikpapan, dan Manado," kata Jean. Berdasarkan hasil riset AC Nielsen, saat ini Giant memiliki penetrasi bisnis paling cepat di Jakarta.

Penetrasi itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan raksasa ritel lainnya yaitu Carrefour dan Hypermart. Saat ini, Giant memiliki 10 gerai di Jakarta. Gerai itu terletak di tempat-tempat yang sangat eksklusif dengan orientasi menengah ke atas misalnya di Plaza Semanggi.

Di luar Jakarta, Giant juga memiliki tiga gerai di Surabaya dan dua gerai di Bandung. Menurut Benny, hal yang membuat bisnis Giant kokoh bertahan adalah direkrutnya sejumlah pengusaha lokal untuk memasok barang. "Kami selalu melibatkan pengusaha lokal untuk memasok barang.

Malah, khusus untuk UKM ada special treatment (perlakuan khusus) dari kami. Mereka akan diperlakukan secara berbeda," kata Benny. Di supermarket ini, terdapat 35 ribu jenis produk yang bisa dipasok.

Ini mencakup produk elektronik, makanan, grocery, produk kesehatan dan lain-lain. "Malah, kami juga akan banyak merekut tenaga lokal untuk menjadi karyawan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan maksmal kepada pelanggan kami di manapun berada," katanya.

Menyambut Baik Menanggapi rencana masuknya hypermarket Giant di Balikpapan tahun depan, pengusaha HM Ismed Alimin menyambut baik rencana tersebut. Kendati jenis usaha yang sama juga sudah bertabur di Balikpapan namun dengan keberadaan Giant tidak lantas mematikan usaha kecil, namun justru bisa memberikan efek domino terhadap perkembangan ekonomi. "Mereka tentunya sudah melakukan survei di Balikpapan.

Awalnya mereka mau menggunakan lokasi di 8Square namun karena lokasi yang mereka butuhkan sebesar 2 hektare maka tidak jadi. Tapi kalau saya melihat kehadiran Giant tidak ada masalah karena mereka punya pasar tersendiri. Lagipula hal ini tidak bisa dihindari dalam dunia usaha.

Setiap lokasi yang potensial pasti akan didatangi. Justru saya melihat kehadiran Giant bisa membawa efek domino yang baik karena Giant pasti akan membutuhkan banyak karyawan sementara kita tahu di Kaltim ini angka pengangguran cukup tinggi," kata Ismed ketika dihubungi Tribun, Jumat (19/5) malam. Ismed menuturkan selain Giant, beberapa hypermarket lainnya juga akan merambah Balikpapan yakni Carrefour dan Bali Deli.

"Di lain sisi ada pula yang khawatir kehadiran beberapa hypermarket ini bisa mematikan usaha kecil tapi sebaliknya justru bisa memutar roda ekonomi Balikpapan. Selain lapangan pekerjaan buat warga Balikpapan, pengusaha kecil juga bisa bersinergi sebagai suplier di hypermarket tersebut. Hal ini tidak akan membunuh pasar tradisonal karean semua memiliki segmen tersendiri," paparnya.

(JBP/yus/may).

Bisa Latih Usaha Mikro


Sejak hadirnya hypermarket Makro yang bakal beroperasi pada pertengahan tahun ini, saya dari awal yakin, hypermarket-hypermarket lain akan ikut masuk ke Balikpapan. Tapi bukan karena faktor penduduk Kota Balikpapan yang jadi penariknya. Melainkan kota ini yang bisa menjadi tempat wisata belanja bagi daerah sekitar.

Inilah pertimbangan para pengusaha hypermarket. Rencana kehadiran Giant, menurut saya, akan lebih lebih menguntungkan para pengusaha ritel di daerah-daerah luar Balikpapan. Misalnya pedagang di Penajam.

Mereka bisa belanja di tempat lebih murah dan dijual di daerahnya. Lantas bagaimana dengan di Balikpapan? Ini yang bisa jadi persoalan. Yakni usaha mikro akan terancam keberadaannya.

Meskipun umumnya, mereka (hypermarket, red) berjanji akan menggandeng pengusaha mikro sebagai pemasok dan memberlakukan sistem member bagi pembelinya. Dampaknya memang tidak terasa langsung, tapi dalam 2 sampai 3 tahun setelah itu, pengusaha mikro akan lesu, terutama pekerja di sektor informal. Tentu lebih enak dan nyaman belanja di tempat ber-AC dengan harga yang hampir sama di banding pasar tradisional.

Inilah yang dikhawatirkan. Padahal sektor ini sangat signifikan dalam menyerap tenaga kerja. Di Balikpapan sendiri, iklim usahanya memang kurang mendukung penyerapan tenaga kerja.

Hal terburuk yang bisa terjadi jika sektor ini terganggu, bakal terjadi tambahan pengangguran. Tapi, kita memang tidak bisa menolak kehadiran mereka karena itu bagian dari globalisasi. Solusinya, Pemkot Balikpapan harus membuat kebijakan dengan aturan yang melindungi sektor ini.

Ada aturan, standard, requirement procedur yang jelas tanpa mengabaikan UU perlindungan konsumen. Kalau masuk harus seperti apa, jangan asal ada investor masuk diperbolehkan tanpa ada upaya melindungi usaha mikro yang telah ada sebelumnya. Ini perlu sebelum makin banyak hypermarket lain yang masuk ke kota ini.

Sedangkan dari pihak hypermarketnya, punya inisiatif untuk memberikan pelatihan pada usaha- usaha mikro di sini yang bekerjasama dengan dinas-dinas terkait. Tak bisa dipungkiri, UKM yang ada saat ini kebanyakan memiliki kelemahan dari segi harga yang tidak kompetitif dan pelayanan yang kurang memuaskan. Dengan adanya pelatihan tersebut, hal tersebut bisa diatasi.

(aka) Mas'ud Sujadi Pengamat Ekonomi Balikpapan .

Dikutip dari Tribun Kaltim edisi 20 Mei 2006
ichsan no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old May 20th, 2006, 06:55 AM   #142
ahan
Registered User
 
Join Date: May 2006
Posts: 1
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by OPTX
minta data struktur bangunannya yang lebih lengkap donk...!!
ahan no está en línea   Reply With Quote
Old May 20th, 2006, 07:23 AM   #143
ncon
Dangerous User
 
ncon's Avatar
 
Join Date: Apr 2005
Location: singapore-jakarta
Posts: 9,187
Likes (Received): 14

anyone have information about PASAR BARU SQUARE ??
__________________
Signature was too big and distracting.
ncon no está en línea   Reply With Quote
Old May 23rd, 2006, 11:24 AM   #144
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Pasar Baru Square Balikpapan, The Waterfront-Shopping Mall







[/QUOTE]

List of tenant on Pasar Baru Square
- Cineplex 21
- McDonalds
- Gunung Agung book store
- Bali Deli Supermarket Resto dan Bar
- A&W Restaurant
- Citysurf
- Andre Valentino Shoes
- Robinson Life Style Departement Store
- Toys City
- Happy Day
- Kentucky Fried Chicken
- Texas Chicken
- Guardian, Century
- Indo Sehat
- Royalsurf
- Pro Optik
- Optik Seis
- Optik Tunggal
- Pondok Pujian
- Bata
- Logo Fashion
- etc
===========================================================

Cineplex 21 Bakal Hadir di Balikpapan

BALIKPAPAN-Bagi masyarakat Balikpapan khususnya kawula muda yang haus akan hiburan, tak lama lagi cineplex 21 bakal hadir di Kota Beriman. Cineplex 21 akan hadir di Pasar Baru Square menempati bangunan seluas 2.000 meter persegi.

“Kami harapkan dengan hadirnya cineplex 21 di Pasar Baru Square mendapat sambutan hangat dari warga Kota Balikpapan. Kami tahu, di Balikpapan ini masyarakatnya haus akan hiburan dan pusat perbelanjaan,” kata Kepala PT Hasta Kreasimandiri Cabang Balikpapan, Ir Puguh Santoso di ruang kerjanya, kemarin.

Cineplex 21, sebut dia, hanyalah satu diantara sekian tenant besar yang telah bergabung dan akan membuka usahanya di Pasar Baru Square. Tenant besar lainnya yang tergolong pendatang baru khususnya di Balikpapan seperti Mc Donald yang menempati bangunan seluas 500 meter persegi, Toko Buku Gunung Agung (dengan konsep baru), Bali Deli Supermarket Resto dan Bar, A&W Restaurant, Citysurf, Andre Valentino Shoes.

“Tenant besar kami lainnya Robinson Life Style Departement Store yang menempati bangunan seluas 10.000 meter persegi, Toys City, Happy Day, Kentucky Fried Chicken, Texas Chicken, Guardian, Century, Indo Sehat, Royalsurf, Pro Optik, Optik Seis, Optik Tunggal, Pondok Pujian, Bata, Logo Fashion, dan masih banyak lagi,” urainya.

Pasar Baru Square, kata Puguh, memang sengaja hadir dalam konsep midle and up konsumen. Plaza yang berdiri diatas tanah seluas 3 hektare ini bagian dalamnya akan dilengkapi pula dengan lift berbentuk kapsul yang transparan sehingga tiap pengunjung dapat dengan leluasa melihat indahnya view laut selain beragam jenis produk ternama di Pasar Baru Square.

“Pasar Baru Square merupakan kawasan niaga terpadu terdiri atas 5 lantai shopping mall seluas 83.260 meter persegi, 15 unit ruko 4 lantai dengan dua muka, yakni satu menghadap ke laut, satunya lagi ke shopping mall. Plus 14 lantai hotel bintang 4 dan 6 lantai apartemen (total 20 lantai). Untuk sarana parkir, kami bangun gedung yang mampu menampung 800 unit mobil dan 1.000 unit motor,” ujarnya.
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 4th, 2006, 04:13 PM   #145
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Balikpapan Islamic Centre

Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id edisi Jumat, 5 Mei 2006

BIC Didukung Fasilitas Lengkap Mulai Masjid Agung Hingga Perpustakaan Islam



BALIKPAPAN-Jika proyek Balikpapan Islamic Center (BIC) terwujud, dipastikan bangunan ini akan menjadi salah satu landmark Kota Balikpapan beberapa tahun mendatang. Apalagi, hasil ekpose 19 April lalu bersama walikota Balikpapan, H Imdaad Hamid SE dan jajarannya, pihak konsultan perencana PT Indulexco, terlihat kemegahan BIC yang berada di atas bukit yang berbatasan langsung dengan kompleks GPA, perumahan PGRI dan perumahan RSS Ringroad.

Menurut Sekretaris Umum MUI Balikpapan, Drs HM Idris S, saat ini penyelesaian pembayaran lahan BIC tahap kedua, akan dianggarkan pada APBD 2006 sebesar Rp11 miliar, dari total anggaran yang sudah dibayarkan Pemkot pada anggaran tahun 2005 sebesar Rp11,311 miliar. “Saat ini pembahasannya sendiri, masih menunggu persetujuan dari DPRD dan nantinya diharapkan akan dicairkan setelah adanya kesepakatan antara Pemkot Balikpapan dengan pemilik lahan,” jelas Idris.

Sementara Kabag Keuangan Pemkot, Purba Wijaya yang dikonfirmasi tentang pembayaran kedua ini menolak berkomentar banyak. “Smuanya harus disesuaikan dengan berbagai hal, saat ini kami masih berkoordinasi dengan bagian Perkotaan untuk melihat lahannya sendiri, setelah itu barulah akan dibayarkan, sebab pihak DPRD sendiri sudah menyetujui hal ini,” kata Purba.

Dikonfirmasi terpisah, konsultan perencana BIC, Ir Atmanto yang juga kepala cabang Indulexco Balikpapan memeberkan rencana pembangunan BIC ke depannya sambil memperlihatkan maket BIC yang berada di lahan 14 hektare di kawasan jalan Belibis RSS Ringroad, Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan.

“Nantinya di lokasi ini ada masjid dengan luas 7566 meter persegi yang totalnya untuk tiga lantai 11.040 meter persegi. Lalu, ada menara utama, rumah imam, sekolah mulai TK hingga SMA Islam, gedung pelatihan, wisma, gedung serbaguna, perpustakaan restoran, sport club dan amphiteater,” jelasnya.

Dan kubah masjid akan meniru seperti kubah masjid Nabawi di kota Madinah Al-Munawarah sesuai dengan keinginan walikota Balikpapan. “Kami berharap di lokasi BIC ini ada tempat pelatihan, dan wisma, sehingga seperti contoh di Bekasi, mereka tidak menganggarkan lewat APBD, namun dari program-program pelatihan dan penyewaan, sehingga biaya operasional dapat didapat dari hal tersebut,” ujar pria yang sudah melakukan studi banding ke Islamic Center Kramat Raya Jakarta, Masjid At-Tien TMII, serta Islamic Center di Bekasi. (han)
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 4th, 2006, 04:29 PM   #146
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Circuit Of Balikpapan

Dikutip dari Kaltimpost edisi Rabu, 24 Mei 2006

Balikpapan Berencana Bangun Sirkuit
Studi ke Palembang, Anggaran Sekitar Rp45 Miliar


BALIKPAPAN: Kabar baik bagi pencinta balap motor. Jika selama ini hobi itu tersalur pada balapan liar di jalan raya yang berdampak pada terganggunya pengguna jalan lainnya bahkan mengganggu keselamatan, tak lama lagi hobi itu tersalur di track yang benar.

Pemkot berencana membangun sirkuit balap dan telah melakukan studi ke Sirkuit Sekayu Palembang untuk merealisasikan rencana itu. Sirkuit Sekayu adalah arena yang digunakan untuk menggelar road race PON XVI.

Tim studi terdiri dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Hj Sri Sutantinah, Ketua Bappeda H Sardjono, Konsultan Ir Sudjatmiko, dan wakil IMI Kaltim, Subhan.

“Tim yang berangkat ini untuk melihat sejauh mana sirkuit balap motor yang digunakan daerah lain,” kata Tantin --panggilan akrab Sri Sutantinah— kepada Kaltim Post, kemarin.

Menurut Tantin, kondisi sirkuit di Sekayu yang berjarak tempuh empat jam dengan kendaraan roda empat dari Palembang, kondisinya tidak terlalu istimewa. Bangunan gedung dan kondisi landasan pacunya juga tidak menggunakan cor beton. Cukup dengan lapisan aspal biasa. Biayanya sekitar Rp30 miliar dengan harga bangunan tahun 2003 lalu.

Sirkuit Sekayu sangat jauh berbeda dengan sirkuit balap di Sentul, dari segi kualitas dan nilai bangunannya. Namun demikian, bukan berarti sirkuit yang nantinya dibangun di Balikpapan akan seperti Sentul. “Ya setidaknya di atas sirkuit Sekayu Palembang. Untuk membangun seperti sirkuit Sekayu di Balikpapan memerlukan dana sekitar Rp45 miliar,” katanya.

Sementara itu, menurut Sudjatmiko, belajar dari Sekayu dan Sentul, kesulitan untuk diterapkan di Balikpapan adalah mencari tanah datar seluas 12 hingga 15 hektare. Lahan seluas itu bisa digunakan untuk membangun landasan pacu berstandar nasional antara 1,2 hingga 1,5 km. Lahan di Balikpapan disebutnya umumnya bergelombang dan berbukit-bukit. Kawasan yang cocok bisa jadi di sekitar Balikpapan Timur.

Bila luas lahannya lebih dari 15 hektare bisa juga digunakan multifungsi. Tidak hanya digunakan untuk balap otomotif, tetapi juga bisa dijadikan area perkemahan atau untuk even musik berskala besar dan pameran yang lainnya. (bs)
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 4th, 2006, 04:48 PM   #147
ncon
Dangerous User
 
ncon's Avatar
 
Join Date: Apr 2005
Location: singapore-jakarta
Posts: 9,187
Likes (Received): 14

great news for Balikpapan and I think that once Pasar Baru finish it will become Balikpapan most high-end shopping center ?
__________________
Signature was too big and distracting.
ncon no está en línea   Reply With Quote
Old June 4th, 2006, 04:52 PM   #148
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Dikutip dari Metro Balikpapan edisi Jumat, 2 Juni 2006

Akhir Juni, GOR Diresmikan



BALIKPAPAN-Pelaksana proyek, PT Kaliraya Sari (KRS) terus mengebut pekerjaan fisik Gedung Olahraga (GOR) Balikpapan. Berdasarkan jadwal, peresmian dan penyerahan GOR dari pelaksana proyek ke Pemkot, menunggu rampungnya pekerjaan fisik paling lambat pada akhir Juni mendatang. Seyogianya, peresmian GOR bertaraf internasional ini bakal diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai melaksanakan umroh, Mei lalu. Ternyata jadwal itu meleset karena masalah teknis sehingga SBY batal berkunjung ke Bumi Etam.

“Insya Allah akhir Juni mendatang, fisik kami harapkan rampung sehingga peresmian bisa dilakukan. Itu masih rencana, tapi kita lihat dulu progress pekerjaannya,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir Hj Sri Sutantinah.

Dihubungi Post Metro kemarin, ia melanjutkan, kendati pelaksanaan proyek terus dikebut namun dana APBD untuk pembiayaan proyek GOR tahun ini belum dikucurkan karena anggaran masih dalam tahap pembahasan. Fisik gedung rampung, Tantin-akrab Kepala Dinas PU disapa mengatakan, masih harus dilanjutkan dengan pekerjaan di luar GOR semisal perampungan lapangan parkir, penataan taman, drainase dan lain sebagainya.

Secara terpisah Kasubdin Cipta Karya Dinas PU, Ir Heronasia menambahkan, selain pekerjaan fisik pihaknya juga telah melengkapi sejumlah fasilitas GOR Balikpapan diantaranya pemasangan kursi yang dipesan dan didatangkan khusus dari China. Pimpinan Kegiatan GOR Balikpapan, Ir Yusri menyebut jumlah kursi yang terpasang kurang lebih sebanyak 980 unit.

“Warnanya pun dibedakan antara tiap saf yang ada. Konsepnya begini, bagi penonton yang akan masuk ke GOR wajib membeli tiket yang warnanya disesuaikan dengan warna kursi. Sehingga penonton tidak perlu kesulitan mencari tempat duduk dan tentunya harga tiket yang ada disesuaikan dengan tarif yang diberlakukan,” terang Heronasia.

Penjelasan Heronasia dan Yusri itu disampaikan disela melakukan kunjungan ke proyek GOR kemarin bersama manajemen PT KRS diantaranya Iwan, Windu M, Robert dan staf Dinas PU, Usman. Yusri melanjutkan, pintu masuk utama ke GOR mengalami sedikit perubahan dibandingkan konsep yang semula disusun. Dirinya menunjuk dua pintu utama dimana keduanya mengalami perbedaan pada jumlah pintu dan tiang penyangga yang terpasang.

“Pintu yang satu terdapat 4 penyangga, sedangkan yang satu lagi hanya 2 penyangga. Pada konsep awal harusnya kedua pintu tadi masing-masing memiliki 4 penyangga. Kenapa konsepnya kami ubah, karena ada masukan dari pengusaha Jakarta yang bermaksud menggelar pameran mobil-mobil kuno di GOR Balikpapan,” paparnya.

Masih Yusri memaparkan, jika seluruh pintu dipasang 4 penyangga maka mobil akan tidak bisa masuk sementara mobil kuno harus ditempatkan di main hall GOR Balikpapan. Dengan begitu kedepan, GOR Balikpapan selain menjadi tempat penyelenggaraan berbagai even olahraga, juga bisa dijadikan tempat menggelar suatu pameran.

Bagaimana dengan pengelolaan GOR? Dikatakan Heronasia setelah GOR Balikpapan rampung, Pemkot akan mencari pihak ketiga yang berminat mengelola GOR. Robert menyarankan agar pengelola GOR nantinya harus menjalani training karena untuk operasional GOR Balikpapan yang bertaraf internasional bukanlah hal yang mudah.

“Kami siap untuk menggelar training buat pihak yang nantinya terpilih menjadi pengelola GOR,” tegas Robert.

Kelebihan GOR Balikpapan yang biasa disebut dome (kubah) awalnya dijelaskan ataf teknik PT KRS Windu M. Dia menerangkan, konstruksi kerangka dome terbuat dari bahan galvoris, sedangkan atap dome menggunakan tegola canadosa yang terbuat dari bahan campuran aspal dilapisi lempengan tembaga.

“Bahan tegola canadosa ini memiliki kemampuan untuk meredam suara baik dari dalam maupun dari luar. Bahan tegola banyak digunakan gedung-gedung modern di negara eropa,” paparnya.

“Setelah kerangkanya selesai dipasang, nantinya akan dilapisi lagi dengan bahan plywood, dan underlayer, setelah itu baru dipasang tegola canadose,” imbuhnya.

Bila pembangunan GOR Balikpapan sudah selesai, gedung ini mampu menampung lebih dari 4.000 orang. Terdiri dari bagian tribun 1.000 orang, arena 1.000 orang, dan lantai dua sebanyak 2.000 orang.

Dikatakan, GOR Balikpapan akan dilengkapi beberapa fasilitas olahraga diantaranya, satu lapangan basket, dua lapangan volley, tiga lapangan bulu tangkis, dan panggung konser dengan ukuran 20X35 meter. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan kondisi ruangan full AC.

“Khusus untuk lantai atas, akan digunakan untuk gedung pameran dan promosi. warga juga bisa berolahraga di arena jogging track di bagian halaman depan,” ujarnya.

“Balikpapan dome juga dipakai untuk konser-konser besar. Konser in-door selama ini tidak pernah dilakukan di Balikpapa karena tidak ada sarana yang memadai,” tambahnya.

Ia merasa yakin dengan berdirinya Balikpapan Dome memberikan dampak yang sangat positif terhadap warga yang tinggal di sekitar Balikpapan Dome.

“Semua kegiatan mulai dari promosi ekonomi, olahraga, hingga hiburan bisa dilakukan di Balikpapan Dome. Dome ini merupakan aset Balikpapan dan sudah bisa dimanfaatkan pada Februari 2006 nanti,” ujarnya.

Untuk tahap finishing, Windu mengutarakan pekerjaannya berupa pemasangan Polyuripaene untuk lantai arena olahraga yang didatangkan dari Belanda beberapa waktu lalu. “Fasilitas di GOR Balikpapan antara lain mulai dari lighting dengan daya 80.000 watt, air conditioner (AC) 100.000 watt, penerangan luar gedung 100.000 watt, plus kapasitas parkir kendaraan roda dua dan empat sebanyak 700 unit,” bebernya.

Lebih lanjut Windu memaparkan, kerangka atap GOR menggunakan pipa space frame sehingga dipastikan lebih kokoh, penutup atap menggunakan bahan tegola canadosa, dan lantai tribun menggunakan beton. Sedangkan dinding dome sendiri menggunakan bahan aluco bond. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan fasilitas standar internasional yang dilengkapi ruangan full AC.(yud)
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 4th, 2006, 05:05 PM   #149
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by encon
great news for Balikpapan and I think that once Pasar Baru finish it will become Balikpapan most high-end shopping center ?
Thank You Mas Encon, tambahan dikit nih...Pasar Baru Square memang merupakan salah satu proyek shopping gallery yang sedang dibangun di Balikpapan selain Balikpapan Super Block dan Sea View Apartment yang katanya juga ingin membangun Mall. Yah...mudah-mudahan bisa segera terealisasi (kata developernya kalau tidak akhir 2007 mungkin 2008)
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2006, 06:35 AM   #150
ncon
Dangerous User
 
ncon's Avatar
 
Join Date: Apr 2005
Location: singapore-jakarta
Posts: 9,187
Likes (Received): 14

I hope once those projects finish Balikpapan will be still a clean city especially Balikpapan project located near the beach (hope they won't pollute the water)

btw what is the Population ?
__________________
Signature was too big and distracting.
ncon no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2006, 12:09 PM   #151
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by encon
I hope once those projects finish Balikpapan will be still a clean city especially Balikpapan project located near the beach (hope they won't pollute the water)

btw what is the Population ?
ya saya juga berharap begitu mas Encon...mudah-mudahan mereka melaksanakan AMDALnya dengan baik dan konsekuen, sehingga tidak merusak lingkungan yang ada di sekitar Pantai Balikpapan.

Mengenai populasi penduduknya berdasarkan data yang saya dapat dari www.balikpapan.go.id pada tahun 2004 berjumlah 495,314 jiwa sedangkan dari informasi terbaru yang saya dapat dari www.kaltimpost.web.id jumlah penduduk Balikpapan meningkat tajam pada tahun 2005 menjadi 540.000 jiwa...
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2006, 12:37 PM   #152
ncon
Dangerous User
 
ncon's Avatar
 
Join Date: Apr 2005
Location: singapore-jakarta
Posts: 9,187
Likes (Received): 14

ok thanks for the info

so it's not reached 1million yet
__________________
Signature was too big and distracting.
ncon no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 03:37 AM   #153
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 6,170
Likes (Received): 160

Quote:
Originally Posted by encon
ok thanks for the info

so it's not reached 1million yet
ohww.. jadi apartemen2 nanti siapa yang huni ? atau disana masyarakatnya kaya2 ? ato yg huni pendatang2 ?
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba está en línea ahora   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 06:01 AM   #154
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by laba-laba
ohww.. jadi apartemen2 nanti siapa yang huni ? atau disana masyarakatnya kaya2 ? ato yg huni pendatang2 ?
Salah satu alasan para developer tersebut melirik Kota Balikpapan sebagai tujuan investasi mereka barangkali dapat dilihat dari artikel di bawah ini :

Balikpapan Dipenuhi Superblok


Balikpapan, Tribun - Kota Balikpapan yang 20 tahun lalu diistilahkan sebagai 'raksasa tidur yang tengah menggeliat', tengah memasuki fase bahwa 'sang raksasa' kini tak sekadar menggeliat. Booming megaproyek yang berlangsung dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kian mengukuhkan Balikpapan sebagai kota penting di Kalimantan. Hebatnya pula, megaproyek yang sedang marak dibangun itu semuanya mengusung konsep yang sama, yakni superblok.

Saat ini, konsep superblok menjadi tren baru properti di berbagai kota di seluruh dunia. Kota-kota di Asia, seperti Shanghai, Beijing, New Delhi, Bombay, Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, hingga kota-kota di Eropa dan Amerika, sudah mengadopsi konsep ini dalam menata wajah kotanya. Superblok sendiri merupakan konsep properti yang memadukan seluruh kebutuhan moderen dalam satu kawasan.

Mulai hotel, apartemen, mal, office park, ruko hingga city walk. Konsep inilah yang saat ini sedang tumbuh berkejaran di Balikpapan. Jika dirunut dari arah timur kota, yakni kawasan Sepinggan, hingga ke selatan, tercatat nama-nama megaproyek yang sedanga dibangun.

Ada Balikpapan Superblok, Kav8 Square, Sudirman Square, Grand Sudirman Balikpapan, Pasar Baru Square dan SeaView Apartment. "Balikpapan memang luar biasa," begitu kata Maya Beatriecs, Direktur Marketing Balikpapan Superblok (BSB) soal kondisi tersebut. Maya bukan satu-satunya yang menilai demikian tentang kota berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa ini.

Satria Pringgodani, Corporate Secretary PT Sesi Properti Indonesia yang tengah mempersiapkan proyek prestisius SeaView Apartment, juga menuturkan hal serupa. "Potensi investasinya mengagumkan," ujar Satria. Tak ayal, kota ini kian memposisikan diri sebagai salah satu kota penting di luar Pulau Jawa.

Terlebih lagi, kebangkitan sektor properti di kota ini justru mengarah pada middle up market. Pusat perbelanjaan standar internasional, rumah mewah, hotel berbintang, hingga apartemen yang eksklusif, kini menjadi tren serta mendominasi industri properti di Balikpapan. Para investor properti itu mengungkapkan empat faktor yang membuat Balikpapan menjadi primadona bagi mereka, yakni faktor ekonomi, kondisi geografis, karakteristik penduduknya dan faktor keamanan.

Dari sektor ekonomi, Balikpapan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (46,7 persen) serta perdagangan dan jasa (28,25 persen). Juga pendapatan perkapita penduduknya rata-rata mencapai Rp 27,14 juta per tahun, atau tertinggi di Kaltim. "Di sini banyak orang berduit," kata Muhammad Salim, Manager Marketing Pasar Baru Square (PBS).

Demikian pula secara geografis, Balikpapan yang memiliki keunggulan sebagai pintu gerbang Kaltim menjadi serbuan para investor. Sedangkan dari sisi karakteristik penduduknya, banyaknya pekerja asing (ekspat) yang ada di sini juga menjadi perhitungan. Jika kemudian megaproyek raksasa bernilai ratusan miliaran rupiah tengah booming di sini, hal itu semakin menguatkan citra Balikpapan sebagai kota masa depan.

Tentu saja, yang tak terelakkan kemudian adalah atmosfir kompetisi antar pengembang yang kian ketat. "Ibarat bayi yang tadinya hanya ingin diberi susu dan biskuit, tiba-tiba disajikan menu super lengkap, sampai ada daging-dagingnya. Apa bayi itu bisa melahap semuanya?" demikian Salim mempertanyakan, menanggapi maraknya megaproyek tersebut.

Megaproyek sedang Berjalan :


1. Balikpapan Super Block (PT Wulandari Bangun Laksana--PAM Group)
, terdiri dari: menara perkantoran 17 lantai, supermall 6 lantai, 3 tower apartemen 17 lantai berisi 240 unit, hotel berbintang, water world, city walk, panorama laut yang luas.

2. Kav8 Square (PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Energi), terdiri dari: perkantoran, mini mal dan hotel.

3.Sudirman Square (PT Cipta Bangun Bumi Kencana):
perkantoran terpadu di pusat bisnis cemerlang Balikpapan Permai.

4. Grand Sudirman Balikpapan (PT Hellindo Bangunraya Sejahtera),
meliputi pusat bisnis, apartemen dan hotel serta pusat rekreasi.

5. Pasar Baru Square (PT Hasta Kreasimandiri), tawarkan hotel, apartemen, trade center, supermal, city walk.

6. SeaView Apartment (PT Sesi Apartemen Indonesia),
menjual apartemen, kondotel, office park, sport and recreation center.(fey)

Megaproyek yang akan Dibangun

1. Bekas RSU Balikpapan (Puskib) oleh Group Lippo.


2. Bekas Shooping Center Kebun Sayur oleh PT Gusher Tarakan.(fey) .

Dikutip dari www.tribunkaltim.com edisi 8 Mei 2006
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 06:10 AM   #155
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC)

Dikutip dari www.kaltimpost.web.id edisi Senin, 12 Juni 2006

Akhir Juni, Dome Diserahkan ke Pemkot



DOME Balikpapan yang dibangun kontraktor PT Kali Raya Sari (KRS) 2004 lalu, kini sudah rampung dan siap diserahkan kepada Pemkot Balikpapan. Gedungnya yang mampu menampung 4 ribu penonton, sudah siap dioperasikan untuk kegiatan olahraga dan pameran. Ujicoba pemakaian telah dilakukan tiga kali yakni pertandingan tenis meja, gelar majalah dinding (mading) Xpresi Kaltim Post, dan pertandingan futsal yang digelar Post Metro dan Kaltim Post belum lama ini.

“Untuk kegiatan olahraga sudah tak masalah. Kalau untuk menggelar kegiatan musik masih diperlukan tambahan penataan sistem akustiknya,” kata Operation Manager PT Kali Raya Sari Ir Windu kepada Kaltim Post, kemarin.

Bangunan Dome Balikpapan yang diberi nama Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC), kata Windu, semula jadwal peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika akan berkunjung ke Kaltim Mei lalu. Ternyata rencana itu gagal dan belum diketahui kapan akan dijadwalkan kembali peresmiannya. “Karena bangunan gedungnya sudah selesai, jadwal penyerahannya akan dilakukan akhir Juni ke Pemkot Balikpapan. Tujuan penyerahan agar bisa dimanfaatkan warga Balikpapan,” katanya.

Untuk tahap finishing, Windu mengutarakan pekerjaannya berupa pemasangan Polyuripaene untuk lantai arena olahraga yang didatangkan dari Belanda beberapa waktu lalu. “Fasilitas di BSCC antara lain mulai dari lighting dengan daya 80.000 watt, air conditioner (AC) 100.000 watt, penerangan luar gedung 100.000 watt, plus kapasitas parkir kendaraan roda dua dan empat sebanyak 700 unit,” katanya.

BSCC yang menelan dana sekitar Rp50 miliar belum termasuk halaman parkir, taman, dan pagar itu, dilengkapi dengan genset berkekuatan 1 megawatt. Selama ini penggunaan listriknya belum disambungkan ke PLN, sehingga menyebabkan biaya operasionalnya cukup tinggi.

Dalam kunjungan Gubernur Kaltim H Suwarna AF dan beberapa anggota DPRD Kaltim waktu lalu, memberikan dukungan dana untuk penyelesaian pembangunan pelataran parkir, taman dan pagarnya. Terakhir juga diminta mengusulkan dana tambahan untuk sistem akustiknya.

Sementara itu Ir Sudjatmiko, konsultan perencana PT Biro Insinyur Exakta mengatakan, perencanaan awal tidak termasuk sistem akustiknya. Perencanaan akustik bisa ditambahkan bila nantinya akan digunakan untuk pergelaran musik. Untuk pameran, pesta perkawinan dan lainnya, sementara belum terpasang sistem akustiknya, bisa diatur dengan penataan speaker-nya untuk mengurangi suara yang menggema. “Kami siap mendesain sistem akustiknya, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan musik dan pergelaran seni budaya yang lainnya,” katanya.

Ditanya mengenai pengelolanya? Dijelaskan Sudjatmiko yang hobi motor gede ini, akan diberikan pelatihan untuk perawatan gedung, lampu, taman, pengelolaan air, termasuk manajemen parkirnya. Pelatihan sangat perlu agar umur bangunan bisa berlangsung lama dan pengelola dalam waktu yang ditentukan bisa mendapatkan keuntungan. “Yang jelas dengan dioperasikannya BCSS secara profesional akan menampung lapangan pekerjaan,” katanya.

Secara terpisah Sugeng, Area Manager PT Sampoerna Kalimantan mengatakan, pihaknya siap memberikan kontribusi memasang papan skor dan kepentingan olahraga yang lainnya. “Kami memang sudah dihubungi untuk menjadi sponsorship, tetapi masih dalam tahapan penjajakan dan kami siap mendukungnya,” katanya.(bs)
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 06:16 AM   #156
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Balikpapan Recreation Garden

Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id edisi Senin, 12 Juni 2006

Cocok untuk Outbond dan Rekreasi Jika VIP Group Bangun Wisata Alam Terbaik di Balikpapan

Sebuah proyek besar, kini tengah disiapkan manajemen PT Villa Intra Persada (VIP) Group, lewat proyek pengembangan wisata alam di kawasan Balikpapan Utara. Lewat PT Wisma Nirmala Sari, VIP Group kini terus menyelesaikan proses pembangunan proyek wisata alam terbaik di Balikpapan. Lokasinya ada di seputaran perumahan Taman Bukit Sari yang dibangun VIP Group atau di kawasan Km 6-7 Balikpapan Utara

PROYEK wisata alam yang disiapkan PT VIP Group di kawasan Perumahan Taman Bukit Sari di Balikpapan Utara ini, selain diyakni bakal jadi yang terbaik di Balikpapan, fungsinya ke depan juga banyak membantu warga kota metropolis di kota minyak—yang ingin mencari kehidupan kembali ke alam atau Back to Nature.
Itu sebabnya, Direktur Utama PT VIP Group, I Made Markadinata menyatakan, selain menyiapkan pembangunan rumah kebun dan taman rekreasi di atas lahan seluas 20 hektar, pihaknya juga menyiapkan program khusus paket wisata alam, paket outbond dan berbagai pelatihan dan training. “Tentu kami tidak bekerja sendiri. Akan ada banyak pihak yang bakal kami gandeng guna mewujudkan proyek besar ini, termasuk Pemkot melalui Kantor Pariwisata Balikpapan,” ujar Marke.
Menurut Marke, Kota Balikpapan yang terus menggeliat dan makin modern, telah memacu masyarakatnya jadi super sibuk dan cenderung individualistis. Tidak heran, tingkat stres, depresi dan berbagai keluhan penyakit masyarakat modern, kerap muncul di masyarakat—seiring kemajuan Balikpapan. ”Guna meredamnya, selain berolahraga, masyarakat juga harus dibiasakan hidup dengan alam. Hal-hal semacam itu, hanya bisa didapatkan di lokasi obyek wisata alam yang kini kami bangun,” tuturnya.
Ia mengisahkan, sebenarnya proyek wisata alam yang dibangun VIP Group, sudah dimulai sejak tahun 1992. Waktu itu, Walikota Balikpapan masih dipegang H Tjutjup Suparna. Proyek ini sempat terhenti di tahun 1997-1998 saat krismon melanda bangsa Indonesia. Baru, di tahun 2003 lalu, proyek ini dilanjutkan kembali. “Target kami, tahun 2007 nanti, Balikpapan sudah punya obyek wisata alam terbaik, yang bisa digunakan untuk tempat rekreasi keluarga, outbond, training dan berbagaui kegiatan hiburan lainnya,” ujarnya.
Marke-sapaan akrab I Made Markadinata menyebutkan, pihaknya memang sangat serius dalam menyiapkan pembangunan wisata alam, demi menunjang visi dan misi Kota Balikpapan, sebagai kota jasa-industri-perdagangan dan pariwisata. Sesuai visi dan misi kota jasa, atau dikenal pula sebagai kota MICE-Meeting, Incentif, Convention-Exibhition, menurutnya Balikpapan tentu memerlukan fasilitas penunjang obyek wisata. “Yang kita tahu, Balikpapan banyak dikunjungi orang luar, baik sebagai investor maupun selaku tamu yang mengikuti berbagai event MICE di kota ini. Sayangnya, mereka tidak pernah ditawarkan paket kunjungan ke obyek wisata terbaik yang ada di Balikpapan. Itu bukan berarti Balikpapan tidak punya obyek wisata. Namun, karena tidak dikemas dan digarap dengan baik, maka yang ada adalah tampilan ala kadarnya,” ujar Marke.
Karena itulah, kata pengusaha kelahiran Desa Ubud Gianyar Bali, yang memang terkenal sebagai pusat seni tari, patung dan seni lukis, namun sudah puluhan tahun hidup di Balikpapan ini, merasa terpanggil untuk mewujudkan obyek wisata alam terbaik bagi para tamu yang datang ke Balikpapan. ”Kebetulan, usaha saya bukan hanya di Balikpapan, tapi juga punya jaringan dengan agen biro perjalanan wisata di Bali. Makanya, jika proyek wisata alam ini terwujud, maka puluhan paket wisata bagi turis asing, kami agendakan dalam satu paket tujuan Kaltim—khususnya Balikpapan dari Denpasar,” ujar Marke sembari menyebut, pihaknya sudah menggandeng perusahaan biro perjalanan Bali Travel Ubud Compression dalam merealisasikan gagasan wisata alam Balikpapan ini.
Lalu apa saja yang direncanakan VIP Group melalui anak perusahaannya PT Wisma Nirmala Sari dalam membangun kawasan wisata alam seluas 20 hektar ini? Menurut Marke, lahan itu akan dibagi dua, 10 hektar untuk rumah kebun atau cottage dan 10 hektar lainnya untuk taman rekreasi. Rumah kebun ini, rencananya dibangun sebanyak 40 unit, dengan bahan baku full kayu ulin dan desain ornamen khas Dayak Kalimantan.
Sementara 10 hektar sisanya, disiapkan untuk taman rekreasi yang dilengkapi kolam pancing, tempat bermain anak dan hiburan bagi keluarga. Di lokasi ini, juga akan dibangun sekitar 10-20 unit mess, namun tidak dijual untuk umum. Tujuannya, untuk menampung kegiatan pelatihan, seminar maupun outbond bagi karyawan swasta dan pemerintah yang ingin membuat program menyatu dengan alam bagi karyawannya. ”Kami juga menyiapkan ratusan tanaman pohon buah, mulai kelapa, durian, sukun, rambutan dan lainnya, yang jika musim buah tiba—silahkan dipetik pengunjung sepuasnya, cukup dengan membayar pas masuk saja,” pungkasnya.[*]
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 06:26 AM   #157
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Comfort Sagita Hotel Balikpapan

Investasi Sagita Rp 60 Miliar

Balikpapan, Tribun -Kekayaan yang dimiliki bumi Kalimantan Timur (Kaltim) tak sebatas pada sumber daya alam semata, tetapi juga kekayaan budaya masyarakatnya. Suku Dayak sebagai salah satu penduduk asli di Kaltim, dikenal memiliki seni ukir dan corak yang khas. Karya-karya seni khas Dayak memiliki kesan mistis yang menguatkan citra eksotisme.

Eksotisme Dayak itulah yang menginspirasi manajemen Comfort Hotel Sagita Balikpapan, untuk menuangkannya ke dalam interior hotel berbintang tiga yang akan menggelar soft opening, Minggu (18/6) pekan depan. "Kami memadukan interior etnis dengan minimalis moderen di dalam hotel ini," demikian kata Dodhy Achadiyat, General Manager Comfort Hotel Sagita, Kamis (8/6). Interior yang berunsur etnik itu, menurut Dodhy, sekaligus menjadi keunikan dan keunggulan yang dipunyai hotel berlantai empat yang berdiri di atas lahan 1,2 hektar ini.

Dari sisi arsitektur bangunan, unsur etnik yang kuat itu bahkan sudah terasa dengan dihadirkannya bangunan bergaya Lamin, bangunan khas masyarakat Dayak.
Tek pelak, keberadaan hotel yang terletak di bilangan Jalan Mayjend Sutoyo, Gunung Malang, ini cukup menonjol dibanding bangunan lain yang ada di sekitarnya. Terlebih lagi, dari luar sudah tampak tiang-tiang kokoh berbahan kayu ulin setinggi empat sampai lima meter, yang diukir khas Dayak, sekaligus berfungsi sebagai penyangga bangunan hotel.

Memasuki lobi, kesan etnis semakin kuat dengan tiang-tiang serupa yang tersebar di berbagai titik. "Ada 142 jumlah tiang seluruhnya di bangunan ini," kata Dodhy, menerangkan. Menyusuri koridor di lantai satu, sensasi tamu hotel sengaja mulai digeser untuk menikmati interior lebih kontemporer bergaya barat.

"Arsitektur bangunan dan ornamennya kami berikan kesan etnis. Tetapi desain interior di semua kamar dan beberapa sudut memilih gaya minimalis moderen," papar Dodhy. Dan benar saja, saat ia memperlihatkan sebuah kamar jenis deluxe, kesan minimalis moderen itu tertangkap dalam interior kamar di hotel yang nilai investasinya sekitar Rp 60 miliar itu.

Begitu pula jika menyusuri koridor di lantai dua, tiga dan lantai empat. "Kami menyuguhkan pemandangan dan interior yang berbeda di setiap koridor. Seperti yang Anda lihat itu, di lantai satu, atau itu koridor di lantai dua, kemudian di lantai sampai lantai empat, interiornya berbeda," jelas Dodhy seraya menunjuk masing-masing koridor yang dari lantai satu bisa dilihat cukup jelas.

Keunikan lainnya adalah koridor-koridor itu tidak dipasangi AC. "Itu sengaja dilakukan untuk mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ke dalam. Konsepnya memang terbuka untuk di koridor,"
ujar Dodhy.
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2006, 06:48 AM   #158
ichsan
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 112
Likes (Received): 0

Novotel Hotel Balikpapan

212 Kamar Menghadap Laut

Novotel Hotel Balikpapan Plan




Lobby Hotel Interior



Balikpapan, Tribun - Novotel Balikpapan, jaringan hotel internasional yang berada di bawah grup Accor, merencanakan soft opening bulan September atau Oktober 2006. Saat ini persiapannya sudah mencapai sekitar 85 persen, termasuk progres pembangunannya. Pengerjaannya terus dikebut agar tak meleset dari rencana tenggat waktu tersebut.

Direktur Operasional PT Grand Balikpapan, Farhat Brahma, saat dijumpai di kediamannya, Selasa (6/6), menuturkan, hingga kemarin pembangunan Novotel Balikpapan berjalan sesuai rencana. "Sejauh ini persiapan dan pembangunannya on schedulle. Kita harapkan soft opening bisa dilakukan September atau Oktober," kata Farhat.

Sedangkan Teguh Susanto, President Director PT Grand Balikpapan, bahkan yakin akhir tahun ini Novotel Balikpapan sudah bisa beroperasi penuh. "Kami optimis, setelah September soft opening, akhir tahun ini Novotel sudah beroperasi full," tegas Teguh. Selain optimistis soal rencana waktu tersebut, baik Teguh maupun Farhat juga optimis bahwa kelak Novotel Balikpapan akan menjadi leader di jajaran hotel berbintang di Balikpapan.

Menurut kedua pria ini, Novotel Balikpapan ditunjang dengan berbagai keunggulan yang diyakini bisa mengantarkannya sebagai hotel terbaik di Balikpapan. "Berdasarkan survei yang kami lakukan, saya sangat optimis Novotel akan menjadi leader," tukas Teguh seraya tersenyum. Jadi tak salah jika PT Grand Balikpapan rela menginvestasikan Rp 250 miliar untuk membangun hotel berbintang lima ini.

Menggandeng Accor Group yang juga pemilik jaringan Hotel Novotel sebagai pihak pengelola hotel ini kelak, lahirlah Novotel Balikpapan yang menjadi cabang Novotel ke-43 di Indonesia. Memiliki 212 kamar yang semuanya menghadap ke Selat Makassar yang membentang luas, Novotel Balikpapan juga dilengkapi berbagai fasilitas hotel berbintang lima. "Begitu lahir, hotel ini langsung menyandang bintang lima," kata Farhat, menambahkan.

Novotel Balikpapan mengusung konsep minimalis moderen. Untuk mewujudkannya, PT Grand Balikpapan yang merupakan konsorsium itu menggandeng 7 kontraktor sebagai pelaksana, yang mengerjakan proyek sesuai bidang masing-masing. "Saya sudah melihat Hotel Novotel di kota- kota lain.

Novotel Balikpapan one of the best," ujar Teguh. Selain fasilitas berkelas internasional, brand Novotel yang merupakan jaringan hotel internasional yang tersebar di berbagai negara, juga menjadi nilai jual hotel berlantai 11 dan berdiri di perbukitan Jalan Ery Suparjan. Kelebihan lain Novotel Balikpapan adalah keterlibatan Pemkot Balikpapan sebagai pemilik lahan.

"Otomatis acara-acara pemerintah pasti akan mengutamakan untuk digelar di Novotel," ujar Farhat. Balikpapan yang sudah diproyeksikan sebagai kota MICE, banyak menggelar berbagai even nasional dan internasional. (fey).

Dikutip dari www.tribunkaltim.com edisi 7 juni 2006

Last edited by ichsan; June 12th, 2006 at 06:55 AM.
ichsan no está en línea   Reply With Quote
Old July 29th, 2006, 10:13 AM   #159
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,256
Likes (Received): 35

Balikpapan Plaza Hotel / Novotel Hotel??



Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old July 29th, 2006, 10:19 AM   #160
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,256
Likes (Received): 35

edited
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
balikpapan, balikpapan madinatul iman, balikpapaners, east kalimantan, indonesia, kalimantan, kalimantan timur, kaltim

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 08:52 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 25.00%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu