daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Balikpapan



Reply

 
Thread Tools
Old February 7th, 2009, 07:54 AM   #1281
donk3
BANNED
 
Join Date: Feb 2009
Location: balikpapan - jakarta - bandung - eh ke balikpapan lagi
Posts: 904
Likes (Received): 1

kapan juga ini bangunan selesai ..... rasanya lama bener
donk3 no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old February 7th, 2009, 12:04 PM   #1282
~MELVINDONESIA~
INDONESIA
 
~MELVINDONESIA~'s Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Bandung
Posts: 1,237
Likes (Received): 5

Quote:
Originally Posted by Ampelio View Post
Just a question for BALIKPAPAN FORUMERS:
Is the project rendered below already done?
Christian Center?
Wah...pertama kali di Indonesia ya?
Berita bagus ini

Persentase Kristen di Balikpapan gede ya?
~MELVINDONESIA~ no está en línea   Reply With Quote
Old February 7th, 2009, 04:50 PM   #1283
mouRINHO
i'm samarinda lover
 
mouRINHO's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: samarinda and berau
Posts: 2,189
Likes (Received): 210

kalo persentase kristen saya kurang tau persis, tapi yg jelas bpn mayoritas muslim. christian center bpn bukan yg pertama di indonesia, karena sebelumnya sudah ada di kabupaten malinau dan kutai barat (di kaltim juga). setidaknya ini membuktikan keharmonisan hubungan antar umat beragama di kaltim pada umumnya.

kalo di samarinda sekarang dibangun budhist center, sampai kuil buat umat konghucu terbesar di kaltim juga lagi dibangun. inilah indahnya perdamaian...
mouRINHO no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2009, 03:56 PM   #1284
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

LSM Tolak Pembangunan Jembatan Pulau Balang

BALIKPAPAN -Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati lingkungan, secara tegas menentang pembangunan jembatan Balikpapan-Panajam, melalui Pulau Balang. Pasalnya proyek ini diprediksi akan merusak keseimbangan alam di kawasan tersebut.

Seperti yang disampaikan Jufriansyah, dari LSM Stabil Balikpapan. Menurutnya pembangunan jembatan melalui Pulau Balang akan merusak kawasan mangrove di lokasi tersebut.


"Jalan darat yang menghubungkan jembatan ini ke Km 13 akan membelah kawasan Konservasi Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW), sehingga jalan terbut akan semakin mempermudah akses ilegal logging dari HLSW. Itu belum termasuk kerusakan lingkungan seperti keberadaan satwa liar di sana," kata Jufri, Minggu sesaat membaca kabar tentang aktivitas pemancangan tiang jembatan di Pulau Balang.


Seperti yang diberitakan hari ini, Kepala Bapedda Balikpapan menyatakan bahwa pembangunan jembatan di kawasan Pulai Balang, bukan sekedar wacana, tetapi sudah mulai direalisasikan. Padahal pembangunan jembatan ini mendapat tentangan keras dari LSM di Kaltim agar dialihkan ke jalur lain.


Namun dalam pernyataannya, pembangunan jembatan itu sudah mendapatkan persetujuan dari LSM. Padahal tidak satu pun LSM di Balikpapan dan Samarinda yang menyetujui proyek melalui Pulau Balang. Seperti halnya LSM Stabil, Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (YK-RASI), mengaku tidak pernah setuju dengan rencana tersebut. Bahkan dilibatkan dalam perencanaan pembangunan pun juga tidak pernah.

"Katanya beberapa LSM sudah tidak ada masalah dengan pembangunan jembatan melalui Pulau Balang ini, padahal beberapa kali kami melayangkan surat protes ke Gubernur Kaltim atas pembangunan tersebut," kata Daniella Kreb, peneliti ikan pesut dan lumba-lumba yang tergabung dalam YK-RASI.(*)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2009, 04:03 PM   #1285
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

Pelabuhan Kunci Pengembangan KIK
Yamin: Semayang Sudah Padat, Gagasan AFI Layak Didukung

BALIKPAPAN-Gagasan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak (AFI) mengembangkan Kawasan Industri Kariangau (KIK) Balikpapan dan Kawasan Industri Maloy (KIM) Kutai Timur, disambut positif tiga asosiasi yang berhubungan dengan jasa kepelabuhan, yakni INSA, APBMI dan Gafeksi di Balikpapan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Forwader & Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Kaltim, Eduardus Yamin, gagasan Gubernur AFI layak didukung, mengingat kondisi Pelabuhan Semayang yang saat ini berfungsi ganda untuk pelabuhan penumpang dan petikemas, sudah sangat padat dan harus segera dipindahkan.

“Syarat utama pengembangan KIK itu, memang harus ada fasilitas pelabuhan terlebih dahulu. Makanya, sejak lama kami mendukung upaya pembangunan Pelabuhan peti kemas di Kariangau, mengingat Pelabuhan Semayang sudah tidak ideal digunakan untuk bongkar muat barang peti kemas,” ujar Eduardus Yamin menjawab Metro di kantor sekretariat bersama tiga asosiasi, INSA. APBMI dan Gafeksi, di ruko Bandar Balikpapan, Selasa (3/2) kemarin.

Pertanyaannya, tandas dia, kapan KIK dan pelabuhan ini direalisasikan, karena proyek besar itu seingatnya sudah lama jadi wacana. “yang ditunggu masyarakat termasuk dunia usaha seperti kami hanya action, bukan wacana dan gagasan yang hingga kini juga belum jelas terwujud kapan dibangunnya,” tutur dia.

Padahal, dengan kondisi saat ini, Pelabuhan Semayang dinilainya sudah sangat “krodit” dan padat. Dengan lahan yang terbatas, aktivitas bongkar muat dalam kondisi normal, bisa memakan waktu 2 hari, tapi dalam kondisi padat bisa tembus hingga 4 hari. Pelabuhan Semayang sendiri, dipadati aktivitas 79 perusahaan anggota Gafeksi, 50 perusahaan anggota INSA dan 35 perusahaan anggota APBMI, dengan armada truk berbagai ukuran sekitar 48 unit. Ini, belum ditambah aktivitas jasa perusahaan pelayaran kapal penumpang—yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan pelabuhan petikemas.

Sementara kalau dipindahkan ke Kariangau, selain arealnya bisa lebih luas untuk menampung aktivitas bongkar muat, pelabuhan itu juga nyambung kalau KIK bisa diwujudkan. Artinya, berbagai aktivitas produksi di KIK, lokasinya dekat dengan pelabuhan Kariangau. “Memang, dari sisi cost operasional, semisal ongkos truk—pasti akan lebih tinggi, kalau pengiriman dari Pelabuhan Kariangau. Tapi, kalau dilihat dari besarnya manfaat kalau pelabuhan itu dibuka, tentu pengusaha seperti kami tidak akan keberatan,” paparnya.

Hanya saja, ia berharap pada saat Pelabuhan Kariangau jadi dan siap dioperasikan, tiga asosiasi INSA, APBMI dan Gafeksi, dilibatkan dalam memutuskan biaya operator pelabuhan. “Seperti halnya di Semayang, tiga asosiasi juga dilibatkan dalam pembahasan soal tarif jasa operator pelabuhan. Harapan kami, kelak di Kariangau juga bisa seperti itu,” pungkasnya.

Seperti dilansir Metro, Gubernur AFI saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) VI Apindo Kaltim di Hotel Grand Tiga Mustika, Minggu (1/2) mengatakan, ia siap melakukan

pengembangan kawasan industri di Kaltim, dengan priorita di dua daerah, yakni Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Balikpapan dan Kawasan Industri Maloy (KIM) di Kutai Timur. Sejalan dengan itu, Kaltim dipandangannya juga bakal jadi pelopor dalam pembangunan Kawasan Indonesia Timur (KTI). “Kita juga siap mengembangkan semua fasilitas bandara di semua kabupaten-kota, kecuali di Kukar yang dibatalkan—karena kurang ideal,” ujarnya seraya menyebut, Kaltim juga sudah mencanangkan tahun kunjungan wisata, dengan menggarap habis promosi pariwisata seperti Pulau Derawan dan sekitarnya hingga ke mancanegara.(rud)
_________________________________

Kadin Dukung Pengembangan KIK
Industri Terpadu Andalan Balikpapan di Masa Depan


BALIKPAPAN-Pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Balikpapan menyatakan dukungan penuh atas agenda Gubernur H Awang Faroek Ishak (AFI), untuk mengembangkan Kawasan Industri Kariangau (KIK), berikut pelabuhan terpadu peti kemas di Kariangau.

“Sejak awak kalangan dunia usaha usaha di Kota Minyak mendukung penuh rencana Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan membangun pelabuhan peti kemas dan Kawasan Industri Kariangau (KIK),” kata Wakil Ketua Kadin Balikpapan, HM Jhony NG ST menjawab Metro di kediamannya, akhir pekan lalu.

Dalam pandangan Kadin, kata Jhony, jika KIK dan pelabuhan peti kemas itu terwujud, nantinya akan membuat kawasan itu jadi kota mandiri atau kota setelit baru. “Kawasan Kariangau itu, nantinya bakal ada industri, pergudangan, perumahan dan pelabuhan peti kemas. Sehingga, di Balikpapan Utara, khususnya di KIK, akan tumbuh sebuah kawasan industri terpadu yang jadi andalan Balikpapan di sektor industri dan perdagangan,” ujarnya.

Pengusaha perkebunan ini memandang, agenda memindahkan pelabuhan peti kemas yang saat ini ada di kawasan Pelabuhan Semayang, memang layak didukung. Selain kondisinya sudah tidak ideal, keberadaan peti kemas yang menyatu dengan pelabuhan penumpang di Semayang, dinilainya tidak cocok lagi dengan kondisi kota. “Bayangkan, tiap kali kapal penumpang datang, kawasan Pelabuhan Semayang selalu macet dan semrawut. Ini belum ditambah keberadaan truk-truk besar yang parkir di kanan kiri jalan dekat pelabuhan, serta truk besar mengangkut kontainer yang hilir mudik di dalam kota. Ini kan jelas mengganggu arus lalu lintas dan kendaraan warga lainnya,” ujar dia.

Sebelumnya, gagasan Gubernur AFI mengembangkan Kawasan Industri Kariangau (KIK) Balikpapan dan Kawasan Industri Maloy (KIM) Kutai Timur, disambut positif tiga asosiasi yang berhubungan dengan jasa kepelabuhan, yakni INSA, APBMI dan Gafeksi di Balikpapan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Forwader & Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Kaltim, Eduardus Yamin, gagasan Gubernur AFI layak didukung, mengingat kondisi Pelabuhan Semayang yang saat ini berfungsi ganda untuk pelabuhan penumpang dan petikemas, sudah sangat padat dan harus segera dipindahkan.

“Syarat utama pengembangan KIK itu, memang harus ada fasilitas pelabuhan terlebih dahulu. Makanya, sejak lama kami mendukung upaya pembangunan Pelabuhan peti kemas di Kariangau, mengingat Pelabuhan Semayang sudah tidak ideal digunakan untuk bongkar muat barang peti kemas,” ujar Eduardus Yamin menjawab Metro di kantor sekretariat bersama tiga asosiasi, INSA. APBMI dan Gafeksi, di ruko Bandar Balikpapan, Selasa (3/2).

MULTIPLIER EFFECT

HM Jhony NG yang juga pengusaha kelahiran Medan ini menambahkan kondisi memang tidak ideal lagi untuk peti kemas di Semayang. Ini jelas membuat dunia usaha ikut terganggu. “Saya kurang tahu persis bagaimana hitung-hitungannya. Tapi yang pasti, ketika kondisi padat untuk bongkar muat, pasti banyak kapal yang mengangkut kontainer juga harus antre. Ketika antrean menumpuk, pasti bongkar muat juga terhambat,” sergahnya.

Ke depan, tutur dia, kawasan Pelabuhan Semayang lebih difokuskan untuk pelabuhan penumpang kapal saja. “Kadin juga mengusulkan, agar Semayang itu ditata dan bisa dijadikan salah satu obyek wisata Balikpapan. Tentu, semuanya bisa dilakukan, kalau pelabuhan peti kemas sudah dipindahkan ke Kariangau,” sergahnya.

Dengan pindah ke Kariangau, lanjut dia, banyak muliplier effect yang bisa terjadi bagi sektor ekonomi dan dunia usaha di Balikpapan. Selain pergudangan, maka perusahaan jasa dan industri, termasuk bengkel dan industri perkapalan, bisa dikembangkan secara terpadu di Kariangau. “Makanya, Kadin berharap pengembangan KIK dan pelabuhan peti kemas itu bisa dikongkretkan dan tidak lagi jadi wacana saja. Sebab, dunia usaha di Balikpapan sangat mendukung pengembangannya,”pungkasnya.(rud)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-

Last edited by Sizter85; February 11th, 2009 at 11:10 AM.
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2009, 04:07 PM   #1286
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

AFI Kritik Bandara Sepinggan

Tidak Sesuai dengan Predikat Bandara Internasional (sub)

BALIKPAPAN-Menjadi terminal penerbangan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan terpadat nomor empat di seluruh Indonesia setelah Jakarta, Surabaya dan Makassar, Bandara Sepinggan Balikpapan tak lantas menjadi kebanggaan. Pasalnya, dengan predikat terminal terpadat, kondisi pintu gerbang Kaltim tak sebanding dengan apa yang menjadi seharusnya. Fakta ini pula, yang dikeluhkan orang nomor satu di Kaltim, H Awang Faroek Ishak (AFI) saat menghadiri semiloka Dies ke-59 Universitas Gadjah Mada, yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengurus Daerah Kalimantan Timur, di Gedung Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Sabtu (31/1) lalu.

“Dibanding tetangga, Makassar, bandara kita jauh tertinggal,” ujarnya. Makassar sendiri baru saja meresmikan bandaranya, setelah rampung melakukan pembenahan total.

Saat dimintai tanggapannya perihal tersebut, Asmen SIM Tapor dan Humas, PT Angkasa Pura I, Abdulah Husin mengatakan, kondisi bandara saat ini masih mampu melayani kebutuhan para penumpang. ”Parkir untuk pesawat juga masih cukup, begitu juga dengan parkir kendaraan,” ujarnya kepada Metro, kemarin.

Namun ia tidak menampik, ruang tunggu keberangkatan kerap dijejali penumpang. Bukan tidak mungkin kepadatan yang terjadi di ruang tersebut berujung pada ketidaknyamanan penumpang. ”Tapi untuk kedatangan masih mencukupi, kenyamanan penumpang masih didapat di sana,” imbuhnya.

Ia menyebut, perubahan seperti yang disinggung Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, bakal terealisasi tahun ini. Yang paling mendekati adalah dioperasikannya Hotel Transit. ”Informasi yang saya dapat begitu, 2009 sudah beroperasi,” sebutnya.

Hotel Transit, kata dia, disiapkan untuk meraih kenyamanan penumpang, dimana dapat dimanfaatkan sebagai tempat menginap penumpang untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Masih menurutnya, di Hotel Transit juga akan ditambahkan ruang tunggu sekaligus ruang keberangkatan penumpang. ”Jadi ada dua pintu keberangkatan,” ungkapnya.

Soal mekanisme yang akan diterapkan di fasilitas baru bandara berpenumpang 3,5 juta per tahun atau rata-rata 10 ribu penumpang per hari pada kondisi penerbangan hari normal, Abdullah, sapaan akrabnya, enggan menjawab. ”Itu wewenang pak GM,” celetuk pria yang sebelumnya menempati aera kerja di Banjarmasin.(bm-3)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2009, 04:09 PM   #1287
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

Quote:
Originally Posted by Sizter85 View Post
AFI Kritik Bandara Sepinggan

Tidak Sesuai dengan Predikat Bandara Internasional (sub)

BALIKPAPAN-Menjadi terminal penerbangan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan terpadat nomor empat di seluruh Indonesia setelah Jakarta, Surabaya dan Makassar,
'Heloo,..Jangan Lupakan Ngurah Rai, dan Polonia ya'
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2009, 10:55 AM   #1288
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

Rabu, 11 Februari 2009 , 09:59:00
Rp 68,5 Miliar untuk Penanganan Banjir


BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan Rp 68,5 miliar untuk penanganan banjir di dalam APBD 2009. Jumlah tersebut dibagi ke dalam sejumlah jenis pekerjaan, seperti pembangunan saluran drainase dan gorong-gorong, pembangunan saluran drainase pemukiman tahap I dan II, peningkatan saluran drainase dan gorong-gorong dan pembangunan turap, serta pekerjaan lainnya.

Kasi Pengairan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Eri Santoso mengatakan, sejumlah lokasi atau titik pekerjaan telah ditetapkan pihaknya sesuai jenis pekerjaannya masing-masing. Misalnya, untuk pembangunan drainase dan gorong-gorong di antaranya akan dilakukan di Kampung Timur, Manggar Kecil, SMP 10, SMAN 7 Lamaru, dan Gunung Bahagia. Kemudian untuk drainase pemukiman tahap I akan dilakukan di RT 11 Telagasari, RT 25 Sepinggan, RT 17 Damai, dan RT 24 Baru Ulu.

“Jika mau dirinci sangat banyak sekali lokasinya per jenis kegiatan,” katanya, kemarin.

Ia melanjutkan, seluruh lokasi pekerjaan yang telah ditetapkan sesuai pengajuan masyarakat lewat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan sampai kota, hasil reses anggota DPRD, usulan surat yang masuk ke Dinas PU dan analisis Dinas PU sendiri. Aspirasi masyarakat juga masuk lewat kegiatan Rembug Kota yang sering digelar Kaltim Post kerjabareng dengan PT HM Sampoerna.

Kemudian soal pelebaran Sungai Ampal, Eri mengatakan, ada tiga paket pekerjaan yang sudah diagendakan namun anggarannya bukan dari APBD Kota Balikpapan 2009. Pertama, pelebaran sungai dari Jembatan Penegak sampai Jembatan PDAM dengan nilai Rp 1,842 miliar. Kedua, pelebaran dari Jembatan PDAM sampai Jembatan Balikpapan Baru dengan anggaran Rp 1,851 miliar. Dan ketiga, normalisasi Sungai Ampal sebesar Rp 3,841 miliar.

“Pekerjaan tersebut seharusnya terlaksana dari 2008, namun meluncur karena terhambat pembebasan lahan. Seluruh anggaran untuk Sungai Ampal berasal dari subsidi pemprov,” jelasnya. (tom)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2009, 12:34 PM   #1289
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,504
Likes (Received): 357

Quote:
Originally Posted by Sizter85 View Post
'Heloo,..Jangan Lupakan Ngurah Rai, dan Polonia ya'
Hehehe... Ngaco tuh AFI
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2009, 12:36 PM   #1290
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,504
Likes (Received): 357

Balikpapan teachers to go to US on exchange

Mon, 02/09/2009 5:12 PM | The Archipelago


BALIKPAPAN, E. Kalimantan: Teachers in Balikpapan plan to learn more about freedom of speech and religion in the United States.

Five teachers will take part at the Indonesia-US Teacher Exchange Program, the theme of which this year is "democracy at home and abroad". The event is organized by the University of Massachusetts' Donahue Institute and the Balikpapan English Teachers Association.

"We will learn all about freedom of speech and latitudinarianism in the US," Nurul Hidayanti of State Vocational High School SMKN 4 in Balikpapan said.

"We also plan to go to other parts of the US during our 4-week stay."

The teachers will leave in June.

There are currently six participants from the US staying in Balikpapan.

They are Samantha Camera, Thomas Fricke, Kristen Iverson, Michael Kozuch, Emma Nolan-Thomas, and Michael Hannahan, director of the program. - JP
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2009, 12:37 PM   #1291
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,504
Likes (Received): 357

Ouupppsss

Salah thread hehehe
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old February 13th, 2009, 06:35 PM   #1292
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

Pemkot Balikpapan Kerjasama dengan Jepang

Jumat, 13 Februari 2009 | 22:31 WIB

BALIKPAPAN, JUM'AT - Pemerintah kota Balikpapan menargetkan bisa mengurangi sampah dalam jumlah besar selama dua tahun. Hal ini dilakukan dengan meningkatakan upaya swadaya masyarakat untuk melakukan pengomposan sampah organik. Program tersebut bertajuk Pengomposan Sampah Berbasis Masyarakat (Pesamas), melalui kerjasama dengan Institute for Global Environmental Strategies (IGES), Jepang.

Dalam diskusi program Pesamas di aula Kantor Walikota, Kamis (12/2), peneliti IGES, Toshizo Maeda, mengatakan memilih Balikpapan bersama empat kota lain sebagai percontohan. "Kita memilih kota besar, menengah dan kota kecil untuk mengembangkan program ini," katanya. Kota terpilih antara lain mulai dari Jakarta Pusat, Palembang, Makassar, Balikpapan, dan Tarakan.

IGES mengembangkan program ini ke kota lain setelah berhasil menurunkan jumlah sampah di Surabaya secara signifikan. IGES bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk program Pesamas. Hasilnya, dalam 3 tahun terjadi pengurangan sampah 10 % di kota yang berpenduduk sekitar 3 juta jiwa itu.

Toshizo memilih Balikpapan sebagai lokasi percontohan atas rekomendasi Departemen PU, Kementrian Lingkungan Hidup, dan Bappenas. Bila di Surabaya bisa, ia yakin program ini bisa diterapkan di Balikpapan yang berpenduduk sekitar 550.000 jiwa. Sedangkan teknis program, masyarakat akan diberdayakan untuk melakukan pengomposan swadaya, setelah dilakukan pemilahan sampah.

Sampah organik akan diolah menjadi kompos, baik dalam skala rumah tangga maupun pasar. Nantinya akan dibentuk composting center di masyarakat. Metode ini terbukti cepat, murah, dan mudah, walaupun butuh waktu untuk memberdayakan masyarakat.

Berdasarkan pengalaman di Surabaya, kompos yang diproduksi masyarakat menghasilkan keuntungan ganda. "Pertama, mereka bisa menggunakannya untuk menjaga lingkungan tetap hijau dan bersih. Kedua, mereka bisa menjualnya," kata Toshizo.

Untuk keseluruhan program, ia menargetkan bisa mengurangi 10 persen sampah Balikpapan dalam dua tahun. Untuk peran lembaganya, pihaknya siap memberikan pendampingan teknis dan pelatihan. Saat ini mereka sedang mengumpulkan data di lapangan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah program. (khc)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 14th, 2009, 05:52 AM   #1293
MetaLight
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 92
Likes (Received): 5

Quote:
Originally Posted by Sizter85 View Post
Soal mekanisme yang akan diterapkan di fasilitas baru bandara berpenumpang 3,5 juta per tahun atau rata-rata 10 ribu penumpang per hari pada kondisi penerbangan hari normal, Abdullah, sapaan akrabnya, enggan menjawab. ”Itu wewenang pak GM,” celetuk pria yang sebelumnya menempati aera kerja di Banjarmasin.(bm-3)
Perlu expansi, yah?
MetaLight no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 09:41 AM   #1294
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Warga Tolak Supermall di Lahan Puskib

Top Stories



Senin, 16 Februari 2009 | 01:01 WIB

BALIKPAPAN - Rencana pembangunan supermall di lokasi bekas Rumah Sakit Umum yang sekarang menjadi Pusat Kegiatan Islam Balikpapan (Puskib) di Jl Ahmad Yani ditolak warga yang tinggal di sekitar kawasan itu. Alasannya, warga khawatir kehadiran supermall justru membuat lalu-lintas jalan di kawasan itu menjadi macet.

"Pasti sudah mas. Pasti macet. Wong sekarang saja kalau sore sering macet di simpang tiga, apalagi ada supermall," kata Yudi, warga yang sehari-hari berjualan makanan di kawasan itu, Minggu (15/2).

Seharusnya pemerintah memikirkan terlebih dulu kondisi lalu-lintas apabila dibangun supermall di kawasan itu. Entah dengan melebarkan jalan, atau membuat jalur alternatif, agar pengendara bermotor yang biasa melintasi Jl Ahmad Yani, bisa melalui jalur lain untuk menghindari kepadatan kendaraan.

Warga lainnya, Anto, mengusulkan agar pemerintah memperlebar Jl RE Martadinata agar bisa dilalui kendaraan lebih banyak. Jalan ini berada di belakang Puskib yang tembus hingga ke Jl Piere Tendean, kawasan pendidikan Gunung Pasir. "Tapi memang akan ada rumah warga yang tergusur," katanya.

Sedangkan Jupri, warga Gg Slamet, justru mendukung pembangunan supermall di dekat rumahnya. Menurutnya, kehadiran pusat perbelanjaan itu bisa menyerap tenaga kerja yang besar di Balikpapan. "Kita yang tinggal di sekitar mall juga bisa meningkat perekonomiannya dengan berdagang," ujarnya
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 09:50 AM   #1295
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Supermall siap Dibangun di Lahan Puskib

Top Stories



Sabtu, 14 Februari 2009 | 23:55 WIB

* Perusda Gandeng Investor, Nilai Investasi Rp 218,93 Miliar

JAKARTA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyetujui rencana Perusda Melati Bakti Satya (MBS) yang bekerja sama dengan PT Sekawan Daubney Inc untuk membangun supermall di lokasi bekas Rumah Sakit Umum yang sekarang menjadi Pusat Kegiatan Islam Balikpapan (Puskib) di Jl Ahmad Yani.

Persetujuan pembangunan pusat perbelanjaan raksasa dengan nilai investasi Rp 218,98 miliar itu disampaikan Awang usai presentasi oleh PT Sekawan Daubney yang dipandu Sabri Ramdhany, Dirut Perusda MBS di Hotel Blue Sky Pandurata, Jakarta, Jumat (13/2) malam lalu.

Awang mengatakan bahwa itu merupakan gagasan lama dan ia menyambut baik rencana tersebut. "Balikpapan dan Samarinda akan menjadi kota besar dan terus maju. Oleh karena itu, sudah saatnya dibangun mall-mall," tegasnya.

Awang mengungkapkan, selama ini sudah banyak investor yang masuk dan mengajukan proposal pembangunan, akan tetapi tidak terealisasikan. Pembangunan di kawasan itu disetujui, lanjut Awang, dengan catatan Perusda MBS segera mendapatkan persetujuan pembangunan kawasan itu dari DPRD Provinsi, termasuk mengenai status tanah. "Jangan-jangan sertifikatnya tidak ada. Dasar persetujuan juga harus jelas, " kata Awang.

Sabri Ramdhany kemudian menambahkan, Perusda MBS sekarang telah mendapat limpahan modal dari pemerintah yang semula hanya Rp 5 miliar, kini ditambah secara bertahap dengan pengelolaan aset-aset daerah berupa tanah sehingga mencapai Rp 3 triliun. Aset yang harus diurus di antaranya tanah di loasi Puskib sekitar 3 hektare lebih.

Aset ini akan dikelola untuk memberi nilai tambah bagi Provinsi Kaltim dan Pemkot Balikpapan. Selain mendapat pajak dan retribusi parkir bisa juga bisa membuka lapangan kerja baru untuk warga Kaltim.

Sabri menambahkan bahwa status tanah tersebut sudah ada dan menurut rencana pembangunan ini menggunaan kerangka build operating transfer (BOT). Setelah dibangun dan dimanfaatkan selama 30 tahun tanah dan bangunan akan dikembaikan ke Pemprov Kaltim.

Hadir pada acara paparan itu, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Herlan Agussalim, Sekprov Syaiful Teteng, Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid, Ketua DPRD Balikpapan Burhanuddin Solong dan beberapa pejabat Provinsi Kaltim.

Syaiful Teteng menerangkan, kerja sama ini bisa melalui bermacam cara, termasuk di antaranya BOT. Selain itu diminta agar ada sewa tanah yang bisa masuk ke pemerintah serta keuntungan lainnya.

"Saya juga tegasnya jangan sampai aset ini hilang. Karena saat ini BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sudah memerintahkan kepada seluruh kepala daerah agar menata menajemen aset-aset daerah," katanya.

Di sisi lain, karena dalam perjanjian itu akan dilaksanakan selama 30 tahun, maka pada saat gedung dan tanah dikembalikan ke Pemprov diharapkan masih bisa dimanfaatkan. "Ya, menurut istilah Pak Gubernur , jangan diberi gedung nenek-nenek, tetapi gedung jandalah. Artinya masih bisa berguna dan dimanfaatkan." katanya.

Ia juga minta agar investor tidak saja membangun supermall, melainkan juga mengganti gedung baru untuk kantor-kantor pemerintah yang berdiri di lokasi itu. "Misalnya kantor kecamatan atau gedung pemerintah lain yang ada di sana" tuturnya.

Harus Diatur Jelas
Sementara itu, Ketua DPRD Povinsi Kaltim Herlan Agusalim mengaku trauma terhadap model kerja sama antara investor ini dengan Pemprov. "Dulu investor membangun supermall Lembuswana. Katanya dulu, semua akan diganti termasuk gedung GOW. Kita nagih begitu sulit. Janganlah malam ini kami hanya diiming-iming saja, nanti kami kesulitan. Semua itu harus diatur dalam perjanjian secara jelas," tegasnya.

Menururut Herlan, meski David Salim, investor dari PT Sekawan Daubney, berpengalaman membangun supermall di Karawaci, belum tentu ia bisa membangun di Balikpapan.

"Saya minta ada perjanjian yang jelas dan dibicarakan secara terbuka kepada Dewan, perjanjian itu akan dijadikan pegangan antara Pemerintah Provinsi dengan investor sehingga ada bukti otentik," katanya.
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 09:57 AM   #1296
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Supermall di Puskib atas Permintaan Carrefour

JAKARTA - Menjawab keraguan Ketua DPRD Kaltim Herlan Agussalim soal izin yang dimiliki PT Sekawan Daubney Inc untuk membangun supermall di kawasan Puskib Balikpapan, David Salim selaku investor menjelaskan bahwa perjanjian jual beli dengan pihak pemakai akan menggunakan strata titel HGB (Hak Guna Bangunan) di atas tanah HPL (Hak Penggunaan Lahan) antara 25 tahun hingga 30 tahun.

"Status tanah tetap berada di tangan Perusda MBS. Sedangkan masalah legal menyangkut sertifikat itu akan dibicarakan lagi bersama Perusda, Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim," kata David.

David juga akan berusaha memenuhi ketentuan dari Pemprov, di antaranya membangun ruko-ruko di sekitar agar lebih bisa menarik pembeli. Dengan demikian bisa memajukan perekonomian.

"Sebagai investor kami membangun ruko yang banyak diminati pembeli. Kami juga tidak akan rakus-rakus, karena harus memikirkan pihak lain," katanya

Disebutkan, supermall itu hanya menggunakan 35 persen dari luas tanah. Sedangkan lahan lainnya merupakan openspace untuk ruang hijau dan lahan parkir yang bisa memberikan kontribusi tambahan bagi Pemkot.

Selain itu, disiapkan pula satu setengah lantai untuk kios. Sedangkan lantai III atau IV akan digunakan oleh Carrefour, jaringan supermarket asal Prancis.

"Saya sudah tawarkan beberapa lokasi, akan tetapi Carrefour hanya mau di lokasi ini (Puskib)," tegasnya kepada para petinggi dari Kaltim itu.

Ia mengungkapkan, desain dibuat sedemikian rupa sehingga masih bisa menyisakan lahan untuk kawasan hijau serta memperhatikan daerah resapan air. (ps)
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 10:03 AM   #1297
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Imdaad Ingatkan Puskib Kawasan Banjir

Top Stories


JAKARTA - Walikota Balikpapan Imdaad Hamid, saat diminta memberikan sikap atas rencana pembangunan supermall di lokasi Puskib di Jalan Ahmad Yani, mengaku sudah mendengar rencana itu lima tahun silam. Namun, lanjutnya, rencana itu terus mundur.

Imdaad mengungkapkan, kendala yang dihadapi adalah adanya 29 organisasi menempati bangunan bekas Rumas Sakit Umum tersebut. Sampai saat ini, menurut Imdaad, tidak ada yang bertanggung jawab untuk mengurusi.

Sebelumnya, lanjut Imdaad, mantan Gubernur Kaltim Suwarna sudah mengeluarkan surat perintah resmi kepada Pemkot Balikpapan untuk segera mengosongkan kawasan itu, karena sesuai dengan Tata Ruang Lokasi itu adalah kawasan bisnis.

"Kalau memang Perusda mau membangun, maka saya ingatkan bahwa daerah itu adalah kawasan banjir. Kalau memang dibangun harus ada ruang untuk tangkapan banjir," katanya.

Bicara soal supermall, kata Imdaad, kalau dilarang maka warga Balikpapan atau Samarinda akan berbelanja ke Surabaya. "Uang lari, tidak masuk ke daerah sendiri. Kalau dibangun pusat perbelanjaan, warga cukup membeli barang-barang itu di kota Balikpapan tidak usah keluar kota," katanya

Sementara itu Ketua DPRD Balikpapan Burhanuddin Solong mengaku terkejut oleh rencana Perusda MBS Kaltim yang akan membangun supermall di lahan Puskib.

"Saya kaget, sekarang ini dimana-mana di Balikpapan sudah banyak mall. Hanya berjarak dua setengah kilometer ada mall. Di pusat kota ada mall, di Balikpapan Baru ada mall, di Rapak ada mall, di Kebun Sayur ada mall. Padahal masih banyak kebutuhan ruang di Kota Balikpapan ini untuk pembangunan," katanya.

Menurutnya, Balikpapan sekarang butuh lahan untuk pembangunan gedung DPRD yang representatif, rencana pembangunan RSUD Balikpapan, serta rumah jabatan bagi anggota DPRD yang sampai sekarang belum ada lahannya.

"Saya bertanya apakah Anda nanti bisa untung? Apa tidak takut rugi?" katanya kepada investor yang akan membangun lokasi itu. Solong juga minta diralat bahwa investor tidak membebaskan lahan itu, sehingga lahan tetap milik Pemerintah Provinsi Kaltim. (ps)
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 10:21 AM   #1298
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Senin, 16 Februari 2009 , 07:08:00
Jangan Ulangi Kasus Mal Lembuswana
Investasi 218 Miliar, Supermal Balikpapan Segera Direalisasikan


SAMARINDA - Rencana pembangunan kompleks perbelanjaan Supermal Balikpapan yang bergulir sejak 4 tahun lalu, kini menuai titik terang. Proyek yang akan menelan dana sekitar 218 miliar itu akan segera direalisasikan dengan proyeksi biaya sepenuhnya ditanggung investor.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Pemkot Balikpapan, Pemprov Kaltim, dan DPRD dengan PT Sekawan Doubney selaku konsultan perencana proyek tersebut di Jakarta, pekan lalu.

Ketua DPRD Kaltim Herlan Agussalim yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan sudah mendengarkan pemaparan dari pihak konsultan. “Nah, tinggal kita tindaklanjuti,” kata Herlan.

Ia meminta pola kerja sama dengan investor nantinya harus benar-benar dikaji, utamanya dari aspek legal hukum dan keterbukaan. Menurutnya, Kaltim sudah mendapat pengalaman pahit ketika membangun Mal Lembusuwana di Samarinda. Pihak-pihak yang mengurus proses pembangunan mal itu kurang teliti, sehingga banyak berkas tidak jelas. Bahkan, dari berbagai item perjanjian yang dibuat ternyata kurang menguntungkan Kaltim.

“Jangan sampai kasus Mal Lembuswana terulang pada Supermall Balikpapan, karena keteledoran kita sendiri. Jika ada masalah di kemudian hari, kita juga yang akan disalahkan,” kata Herlan.

Gubernur Awang Faroek setuju pembangunan Supermall Balikpapan itu dilaksanakan, guna mewujudkan pertumbuhan kota besar di Kaltim. Namun, ia menekankan perlunya memperhatikan persyaratan administrasi agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Sementara itu, pimpinan PT Sekawan Doubney Heru Nasution menjelaskan, kawasan Jalan Ahmad Yani Balikpapan memang sangat potensial untuk dibangun kompleks perbelanjaan. Di sana terdapat lahan milik pemprov sekitar 4 hektare, cocok dimanfaatkan untuk pusat perbelanjaan melibatkan investor.

Supermal itu rencananya dibangun dengan 5 lantai. Dilengkapi sejumlah ruko dua lantai yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha kecil dan menengah. “Total biayanya diperkirakan mencapai Rp 218 miliar, yang sepenuhnya akan ditanggung investor dengan jangka waktu pembangunan sekitar 18 bulan,” kata Heru melalui rilis yang diterima Kaltim Post, kemarin.

Jika pembangunan Supermal Balikpapan itu terealisasi, jelasnya, akan membuka kesempatan kerja sekitar 200 orang untuk kantor pengelola, 7.325 orang yang diterima pada kawasan gedung utama dan sekitar 600 orang yang berkerja di sejumlah ruko.

Khusus dalam masa pengerjaan bagunan itu diperkirakan melibatkan tenaga kerja 1.047 orang. Mengingat lahan 4 hektare itu milik Pemprov Kaltim, maka melalui Perusda Melati Bhkati Satya (MBS) akan diperhitungkan sebagai penyertaan modal dalam Supermal Balikpapan itu.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Balikpapan Imdaad Hamid juga menyambut baik rencana tersebut. Namun, ia mengingatkan agar kawasan itu segera direlokasi, karena saat ini ada sekitar 29 organisasi dan perorangan yang memanfaatkan lahan tersebut. Tentunya, perlu ketegasan dari pemprov selaku pemilik aset, sehingga pada saat investor masuk tidak terjadi masalah yang menghambat pembangunan supermal.

Sementara itu, Ketua DPRD Balikpapan Burhanuddin Solong juga minta kepada investor untuk mengkaji kembali rencana tersebut, karena saat ini ada sejumlah kawasan ruko di Balikpapan dinilai kurang diminati konsumen. Di Balikpapan, kata dia, sudah cukup banyak kawasan perbelanjaan didirikan.

“Coba dihitung-hitung lagi, karena saya lihat banyak ruko di Balikpapan kurang diminati,” ujarnya.

Menyangkut status lahan, Sekprov Kaltim Syaiful Teteng menyatakan, nilai aset dan berbagai hal terkait soal perjanjian kerja sama memang harus dilakukan terbuka. “Bila perlu harus melalui pembahasan dengan Pemprov dan DPRD Kaltim, karena berkaitan dengan penggunaan aset daerah,” jelasnya.

HOTEL PANDURATA

Sementara itu, Hotel Grand Pandurata milik Pemprov Kaltim di Jakarta, akhirnya dioperasikan, setelah diresmikan Gubernur Awang Faroek Ishak akhir pekan lalu. Dirut Perusda Melati Bhakti Satya Sabri Ramdani melaporkan pengelolaan hotel tersebut bekerja sama manajemen Blue Sky Group yang dinilai cukup berpengalaman di Tanah Air.

Tentunya, lanjut Sabri, aset Kaltim itu akan diupayakan memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hotel Pandurata berkelas bintang tiga tersebut dibangun tujuh lantai dengan kapasitas 87 kamar. Dilengkapi berbagai fasilitas, seperti internet, ruang pertemuan dan dikendalikan dengan sistem komputerisasi.

“Karena hotel ini juga milik warga Kaltim, maka bagi masyarakat Kaltim yang datang ke Jakarta akan mendapat potongan harga khusus jika menginap di hotel itu,” kata Sabri. (kri)
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 12:47 PM   #1299
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,644
Likes (Received): 429

A Corner of SEPINGGAN Int'l

Runway 500 Meter Bandara Sepinggan Sudah Masuk Master Plan

Senin, 16 Februari 2009 | 16:37 WIB
BALIKPAPAN -Kantor Angkasa Pura I Bandara Sepinggan Balikpapan, sudah memiliki master plan pembangunan landasan pacu di bandara Sepinggan sepanjang 500 meter. Pembangunan landasan pacu tersebut sekaligus menambah panjang runway yang ada saat ini, yakni dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter.

"Penambahan panjang landasan pacu ke arah timur ini sudah dibikin oleh konsultan kami, dan kini sedang menunggu sosialisasi dari Departemen Perhubungan. Tadinya sosialisasi master plan in direncanakan Desembar tahun lalu, namun karena waktu cukup padat baru akan dilakukan tahun ini," kata General Manager AP I, Bandara Sepinggan Balikpapan, Johni T Pollopana, ditemui Tribun di ruang kerjanya, Senin (16/2).

Penambahan panjang landasan pacu tersebut akan dilakukan dengan cara reklamasi. Pasalnya tanah yang berada di ujung timur bandara ini bukan merupakan tanah yang padat. Namun kapan pembangunan itu akan direalisasikan, itu tergantung dari pusat dan pemerintah provinsi. "Jika pak gubernur Kaltim ingin cepat terealisasi, ya tergantung lobby pak gubernur dengan pusat," ujarnya.

Pasalnya saat ini Kantor Angkasa Pura I pusat memiliki empat rencana program lima tahun ke depan. Rencana itu masing-masing adalah menjadikan bandara Ngurah rai Denpasar menjadi Tourism Airport, kemudian menjadikan bandara Juanda Surabaya menjadi Business Airport, Bandara Hasanuddin Makassar menjadi Transit Airport, dan satu lagi bandara Sam Ratulangi Manado menjadi bandara pintu masuk Indonesia kawasan utara. (*)

__________________________________

Ruang Tunggu Internasional Sepinggan Dipindah ke Hotel Transit

Senin, 16 Februari 2009 | 16:47 WIB
BALIKPAPAN - Bandara Sepinggan merupakan satu-satunya bandara di Kaltim yang memiliki frekuensi penumpang tersibuk. Hal ini bisa terlihat pada saat peak hours, di terminal keberangkatan bandara. Penumpang erjubal untuk memasuki ruang tunggu domestik.

Namun pemandangan seperti ini dipastikan tidak akan terjadi lagi dalam waktu dekat. Pasalnya, manajemen Angkasa Pura I (AP1) , Bandara Sepinggan Balikpapan, berencana memindahkan ruang tunggu internasional ke Hotel Transit yang kini sedang dalam proses pembangunan, sehingga ruang tunggu internasional yang ada saat ini akan digunakan untuk terminal domestik.

Dengan demikian, kapasitas ruang tunggu domestik di bandara ini akan bertambah. "Lantai dasar Hotel Transit ini memiliki luas 1.400 meter persegi, direncanakan pada lantai dasar ini akan selesai pada awal April mendatang. Bila sudah rampung kita akan coba gunakan lantai dasar itu untuk ruang tunggu internasional," kata General Manager AP1, Johni T Pollopana, Senin (16/2).

Sedangkan untuk lantai dua tiga dan emapt Hotel transit, lanjut Johni, diperkirakan akan rampung pada Oktober 2009 nanti. Dengan beroperasinya lantai dasar hotel tarnsit ini sekaligus dapat menambah jumlah toilet yang ada di bandara tersebut. Selama ini, keberadaan dan kondisi toilet di bandara ini banyak dikeluhkan pengguna jasa badnara, karena dinilai sudah terlalu jorok dan overcapacity. (*)
__________________
"SMILE is the best makeup for Me"

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old February 17th, 2009, 09:46 AM   #1300
rrsr9a
metro_city
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 179
Likes (Received): 0

Selasa, 17 Februari 2009 ,
Warga Puskib Tolak Penggusuran

BALIKPAPAN- Rencana Pusat Kegiatan Islam Balikpapan (Puskib) akan dijadikan Supermal membuat sejumlah yayasan maupun organisasi yang selama ini bersekretariat di tempat ini mulai resah. Salah satunya pengelola Panti Asuhan Amanat Umat. Menurut Ketua Panti Asuhan Amanat Umat Bambang Sutopo, jika memang pemprov melaksanakan rencana tersebut bukan tidak mungkin akan terjadi penggusuran.

Ia secara tegas menolak penggusuran panti yang dikelolanya. Menurut Bambang, pihak panti yaitu yayasan Pendidikan Pesantren Islam Babussalam telah meneken perjanjian dengan Puskib. Pihak panti sendiri tidak ada menyewa kepada yayasan Puskib. “Jadi sejauh ini tidak ada alih fungsi seperti yang disangkakan bahwa puskib menjadi penyewaan rumah,” kata Bambang ketika dihubungi, Senin (16/2).

Sementara, Wakil Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, proses pemindahan tersebut akan dilakukan oleh pihak pemprov. Ia memastikan nantinya tidak akan ada penggusuran. “Kemungkinan ada opsi pemprov akan memberikan anggaran untuk para penghuni puskib menyewa tempat lain,” tegasnya, kemarin. Selain itu, ada juga kemungkinan pemprov akan memberikan bantuan untuk mempercepat pembangunan Islamic Centre di Gunung Bahagia.

Sehingga sebagian kegiatan di Puskib akan dipindah ke Islamic Centre. Diwartakan sebelumnya, Gubernur Awang Faroek menyetujui pembangunan Supermal Balikpapan di lokasi Puskib Jalan Ahmad Yani. Itu dimaksud untuk mewujudkan pertumbuhan kota besar di Kaltim. Namun, ia menekankan perlunya memperhatikan persyaratan administrasi agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Sementara, Pimpinan PT Sekawan Doubney Heru Nasution selaku konsultan perencana menjelaskan, kawasan Jalan Ahmad Yani Balikpapan memang sangat potensial untuk dibangun kompleks perbelanjaan. Supermal itu rencananya dibangun dengan 5 lantai. Dilengkapi sejumlah ruko dua lantai yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha kecil dan menengah.

“Total biayanya diperkirakan mencapai Rp 218 miliar, yang sepenuhnya akan ditanggung investor dengan jangka waktu pembangunan sekira 18 bulan,” kata Heru
rrsr9a no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
balikpapan, indonesia, kalimantan, kalimantan timur, kaltim

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 01:17 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu