daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Jakarta > Bodetabek



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old February 14th, 2006, 04:07 PM   #1
joko
Hendarto
 
Join Date: Jul 2004
Location: jakarta
Posts: 740
Likes (Received): 0

Margonda Residence

The first apartment at Depok (Jl.Margonda Raya).
Fits for students of UI, Gunadarma & Univ. Pancasila

Model :


http://img382.imageshack.us/img382/9039/0a1e1jg.jpg


http://img128.imageshack.us/img128/7347/0a1f1xg.jpg

4 Feb 2006 :


http://img128.imageshack.us/img128/810/0a1g8po.jpg


From : Republika online
Jumat, 04 Februari 2005
Residensial
Margonda Residence Apartemen Pertama di Depok

Karena lokasi apartemen di tanah yang berbukit, pengembang membangun jembatan penghubung antarbangunan apartemen (center bridge, yang dilengkapi dengan roof garden. Perkembangan Kota Depok, sebuah kota kecil di selatan Jakarta yang masuk dalam wilayah Jawa Barat, semakin pesat saja. Hari demi hari pertumbuhan fisiknya dapat disaksikan dengan jelas. Semakin bertambah bangunan baru di kawasan berpenduduk lebih dari satu juta jiwa (1998) itu.

Dalam waktu dekat Depok akan kembali diramaikan dengan hadirnya bangunan baru. Kali ini bukan mal, pusat perbelanjaan, atau kawasan hunian, tapi sebuah apartemen. Apartemen pertama di Depok itu dinamai Margonda Residence. Dibangun oleh PT Cempaka Bersamamaju di atas lahan seluas 1,2 ha, Margonda Residence itu terletak di Margoda Raya, tak jauh dari tugu selamat datang masuk kawasan Margonda.

Apartemen ini memiliki kelebihan tersendiri karena dibangun di atas tanah yang berbukit-bukit, yang dilengkapi center bridge (jembatan penghubung) dan roof garden. Secara konsep apartemen ini untuk mahasiswa yang kampusnya berdekatan dengan lokasi apartemen. Atau, untuk orang yang ingin berinvestasi dengan membeli apartemen lalu menyewakan pada mahasiswa. Ini bisa dipahami karena lokasi Margonda Residence berdekatan dengan kampus Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, dan Universitas Gunadarma. Ada puluhan ribu mahasiswa dari tiga universitas tersebut yang menjadi pasar potensial apartemen ini.

Jembatan penghubung
Direktur Utama PT Cempaka Bersamamaju, Teddy Budianto, menjelaskan, kontur tanah di kawasan Margonda memang berbukit-bukit dan tidak rata. Di lokasi yang akan dibangun apartemen itu tanahnya turun dengan selisih level 10 meter. Kondisi tanah seperti itu mendatangkan ide untuk membangun jembatan yang menghubungkan masing-masing blok dalam apartemen.

Pada perencanaan digambarkan jembatan tersebut akan berada di lantai tiga. Ini akan sangat membantu para penghuni apartemen, khususnya yang menempati blok dengan enam lantai. ''Jadi, jembatan itu akan langsung masuk ke lantai tiga. Kalau enam lantai berarti untuk ke lantai enam hanya tiga kali naik tangga dan turun ke lantai satu hanya melewati dua tangga. Ini tidak terlalu memberatkan,'' kata Teddy. Dengan model seperti ini, katanya, lift tidak diperlukan. Itu berarti akan menurunkan biaya. Dampaknya, harga jual apartemen menjadi lebih murah jika dibandingkan menggunakan fasilitas lift.

Tanah berbukit
Kontur tanah yang berbukit di bakal lokasi Margonda Residence dibiarkan seperti adanya. Ini untuk menciptakan suasana yang lebih alamai. Di tanah tersebut nantinya akan dibangun taman untuk menciptakan keindahan dan kenyamanan. Konsep apartemen di atas tanah yang berbukit ini, ujar Teddy, merupakan sesuatu yang unik karena biasanya apartemen dibangun di atas tanah yang rata. ''Sepengetahuan saya, belum ada apartemen yang dibangun di atas bukit. Itulah kelebihan apartemen ini karena dibangun di atas bukit. Konsekuensinya kami harus membangun center bridge (jembatan di tengah-tengah apartemen,'' ungkapnya.

Di atas jembatan itu akan dibuat roof garden yang dilengkapi dengan tenda-tenda untuk tempat duduk-duku dan makan. Ini akan menambah kenyamanan khususnya di malam hari. Sedangkan di lantai bawah juga akan dibangun food court. Fasilitas lainnya yang akan dibangun adalah kolam renang, mini market, fitness center, parking lot, jogging track dalam taman, child playground, perpustakaan, TV cable, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Lokasi Dekat Sasaran Pasar

Direktur Utama PT Cempaka Bersamamaju, Teddy Budianto, mengungkapkan, lokasi Margonda Residence cukup strategis karena terletak di pusat keramaian Kota Depok dan tidak jauh dari tiga universitas besar. Tidak jauh dari lokasi apartemen sudah berdiri Mal Depok, Plaza Depok, dan dalam proses pembangunan ITC Carrefour, serta rencana dibangun Depok Town Square/Macro City. Lingkungannya juga masih sangat alami dan letaknya di bukit sehingga memungkinkan perencanaan landscape yang baik.

Teddy menyatakan pihaknya memang sengaja memilih membangun apartemen di kawasan Margonda sebab harga perumahan di dekat lokasi tersebut sudah terlalu mahal dan tidak terjangkau. Karena itu, pihaknya membangun sebagian besar apartemen tipe 20 dengan harga sekitar Rp 100 juta sehingga bisa terjangkau oleh mahasiswa. ''Di sekitar apartemen ada sekitar 60 ribu mahasiswa dari tiga universitas. Dari jumlah sebanyak itu, lebih dari 10 persen berasal dari luar kota. Mereka ini butuh tempat tinggal. Karena itu, kami bangun apartemen yang bisa terjangkau oleh mereka. Atau, orang yang ingin berinvestasi dengan membeli apartemen lalu disewakan kepada para mahasiswa,'' katanya.

Tipe Harga / Sebanyak
Tipe 20 Rp 100 juta/ 450 unit
Tipe 38 Rp 220 juta/ 202 unit
Tipe 76 Rp 450 juta/ 26 unit

Harga tersebut belum termasuk interior. Saat ini PT Cempaka Bersamamaju sedang membangun show unit tipe 20 di belakang marketing office. Kantor pemasaran tersebut terletak di Mal Depok, Jl Margonda Raya. Show unit itu dilengkapi dengan dua single bed, dua meja tulis berikut kursinya, sebuah almari baju serta kitchen set, dan satu nachast. ''Harga apartemen ini relatif murah jika dibandingkan dengan apartemen-apartemen lainnya. Sebab sasaran kami adalah para mahasiswa yang berada di sekitar apartemen atau orang yang ingin berinvestasi dengan membeli apartemen lalu disewakan kepada para mahasiswa,'' papar Teddy.

Sampai saat ini pihaknya sudah mengantongi izin lokasi dari Walikota Depok. Sedangkan site plan-nya kini sedang dalam proses. Awal Februari ini Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah selesai. ''Dengan demikian, pembangunan apartemen ini akan kami lakukan pada pertengahan Februari,'' jelasnya.

Sudah Terjual 170 Unit

Dari sekitar 700 unit apartemen yang akan dibangun oleh PT Cempaka Bersamamaju, kini sudah sekitar 170 unit yang terjual. Jumlah ini akan semakin bertambah jika proses pembangunannya sudah dimulai. Sebab, banyak orang kini masih menunggu apakah apartemen pertama di Depok itu jadi dibangun atau tidak. ''Karena memang banyak masyarakat yang punya pengalaman buruk. Mereka sudah membayar booking fee sebuah apartemen, tapi ternyata pembangunannya terkatung-katung. Jadi, banyak masyarakat yang kini masih menunggu pembangunan Margonda Residence,'' ujar Dirut PT Bersama Cempaka Maju, Teddy Budianto.

Menurutnya, proses pembangunan apartemen ini akan dimulai sekitar pertengahan Februari setelah segala persyaratan beres. Pihaknya memperkirakan jika pembangunan itu sudah dilakukan, akan semakin banyak masyarakat yang ingin membeli. ''Kalau sekarang masyarakat masih menunggu proses pembangunannya, silakan saja. Tapi, jangan salahkan kami kalau tempat-tempat yang strategis sudah habis di-booking,'' ujarnya.

Booking fee setiap unit apartemen untuk tipe 20, papar Teddy, sebesar Rp 5 juta. Sedangkan untuk tipe 38 sebesar Rp 10 juta. Untuk memasarkan apartemen Margonda Residence pihaknya menunjuk PT Megah Pratama Gemilang sebagai sole agent (agen tunggal) yang memasarkan retailer di Mal Depok. Pemasaran juga ditempuh dengan cara membagi-bagikan selebaran tentang pembangunan apartemen tersebut. Cara pembayarannya ada tiga macam, yaitu tunas keras, tunai bertahap, dan kredit pemilikan apartemen (KPA).

Selain mahasiswa, apartemen Margonda Residence juga menyasar orang yang ingin membeli apartemen untuk berinvestasi. Sebab, investasi dengan cara membeli apartemen lebih menguntungkan daripada deposito atau investasi di bank. Lagi pula, harga apartemen cenderung naik terus dan tidak pernah turun. Dalam kurun waktu 10 tahun, kenaikan harga biasanya terjadi sampai dua kali lipat.

Misalnya, ujar Teddy, orang membeli tipe 20 seharga Rp 100 juta. Tipe itu bisa disewakan kepada dua orang mahasiswa. Kalau satu orang dikenai sewa Rp 500 ribu per bulan, maka satu bulan uang yang didapat Rp 1 juta. Satu tahun berarti Rp 12 juta. Tinggal mengalikan selama sekian tahun. ''Belum lagi kalau apartemen itu akan dijual 10 tahun mendatang maka harganya bisa dua kali lipat. Jadi, investasi di apartemen ini memang lebih menjanjikan dan menguntungkan,'' ujar Teddy.

(jar )
joko no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old February 15th, 2006, 07:29 PM   #2
Denhaag-Bogor
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Posts: 44
Likes (Received): 0

Please give more info about this Margonda Residence, I means : email & telp how I can contact them ?
merci....
Denhaag-Bogor no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2006, 02:53 PM   #3
joko
Hendarto
 
Join Date: Jul 2004
Location: jakarta
Posts: 740
Likes (Received): 0

Marketing office phone # 021-78880888, 021-77204218/19
joko no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2006, 04:00 PM   #4
joko
Hendarto
 
Join Date: Jul 2004
Location: jakarta
Posts: 740
Likes (Received): 0

Location : Jl. Margonda Raya, oposite KIA Motor,
close to : Depok City Gate, UI railway station, RS Bunda

Service charge : Rp. 7500,- per square meter per month
Reserved car park only for type 38/76 (not for type-20)
Swimming pool, Gymnasium, tennis court for member only (have to pay extra)

There will be another apartment construction on top of Depok Town Square.
Start building sometime this year, still waiting for city council permit.
Location better than Margonda Residence..
Close to Universitas Gunadarma, Gramedia, Margo city sq, Pondok Cina railway station
joko no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2006, 04:01 PM   #5
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,596
Likes (Received): 447

The price is little bit high for a student
But the design reminds me of apartment in China somehow
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2006, 04:26 PM   #6
joko
Hendarto
 
Join Date: Jul 2004
Location: jakarta
Posts: 740
Likes (Received): 0

Some students came from rich families, for example Mediterania Garden Residence-1 at west Jkt is full occupied of students from Trisakti Univ and other university around. The developer very succesful so the build Mediterania Garden Residence-2....
And there are many foreign students at UI.


---------------------------
Tiap Jengkal Tanah adalah Rupiah


Oleh: SARIE FEBRIANE

Berbisnis rumah kos atau rumah kontrakan memang menggiurkan. Tengok saja di Depok, di mana terdapat dua universitas besar dengan ratusan ribu mahasiswa menjadi pasar yang potensial bagi pelaku bisnis ini. Pasar lain adalah para komuter yang bekerja di Jakarta dan memerlukan rumah kontrakan dengan harga terjangkau.

Membayangkan rumah kos mahasiswa saat ini, setidaknya di Depok, janganlah membayangkan sebuah bangunan rumah tinggal dengan beberapa kamar yang disewakan. Menjadi anak kos tidaklah harus terkesan serba pas-pasan.

Sebab faktanya, rumah-rumah kos yang dibangun belakangan ini saling berlomba memanjakan penyewanya sehingga kamar kos-kosan itu layaknya senyaman motel.

Kenyamanan yang ditawarkan itu, misalnya, kamar berukuran 3 x 4 meter, kamar mandi dengan shower di setiap kamar, kloset duduk, servis cuci dan setrika, kasur busa pegas (spring bed), penyejuk udara (air conditioner), lahan parkir mobil, hingga kolam renang.

Walaupun jarak kampus bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekali pun, nyatanya tidak sedikit mahasiswa kos-kosan yang tetap membawa mobil.

Lalu bagaimana dengan rumah-rumah kos sederhana tempo doeloe? Mengingat masih besarnya pasar, tentu mereka tetap tak kehilangan penyewa sebab tingkat kemampuan finansial mahasiswa juga beragam.

Rumah-rumah kos semacam itu biasanya menawarkan uang sewa sekitar Rp 200.000 per bulan. Sementara rumah kos mewah harganya mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 1,5 juta per bulan. Mahal? Rumah kos semacam itu nyatanya selalu penuh.

”Jujur aja, anak kos dari Jakarta, yang orangtuanya kuat duitnya kan maunya serba terfasilitasi, serba enak, Jadi pengusaha kos tentu berusaha memenuhi permintaan itu. Lihat aja yang di kawasan Pondok Cina ini. Umumnya yang kos ya anak Jakarta sama mahasiswa asing,” ujar Anan, salah seorang anak kos.

Mahasiswa asal Jakarta kos di Depok? Tak perlu heran, mengingat kemacetan lalu lintas yang bisa menghambat kegiatan si mahasiswa jika harus melaju. Belum lagi capeknya!

Tanah tak tersisa

Menimbang pasar belum juga jenuh, penawaran tentu semakin agresif. Mahasiswa baru di Universitas Indonesia tahun ajaran 2005 saja, kini jumlahnya 4.000 orang. Padahal, sebelumnya hanya sekitar 3.000 orang.

Rumah-rumah kos baru dan bentuknya modern pun bermunculan. Rumah kos baru (dibangun dalam lima tahun terakhir) sangat mudah dikenali dari bangunannya yang umumnya terlihat lebih modern dan tak menyisakan ”sejengkal” pun tanah yang ada. Prinsipnya, setiap jengkal lahan harus dimanfaatkan untuk kamar atau lahan parkir.

Akibatnya, tak tersisa barang sejengkal pun areal hijau. Bagaimana tidak, di sepanjang Jalan Margonda saja, harga pasaran untuk tanah mencapai Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta per meter. Dengan nilai investasi yang begitu mahal untuk tanah, tentulah sayang membiarkan tanah itu ”ditidurkan” begitu saja.

”NJOP (nilai jual obyek pajak) per meter perseginya di kawasan Margonda Rp 2.013.000. Makanya, orang yang bikin kos-kosan atau kontrakan sekarang enggak mau menyisakan ruang hijau. Tiap jengkal dimanfaatin,” ujar Kepala Bidang Tata Kota, Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Depok D Irwanto.

Salah satu pengusaha kos yang memiliki rumah kos dengan 50 kamar, misalnya, mengaku menghabiskan modal pembelian tanah dan pembangunan hingga Rp 4 miliar lebih. Sementara itu, sewa kamar yang diberlakukan antara Rp 600.000-Rp 700.000. Sayang kan jika ada lahan yang dibiarkan kosong. Jika tak dimanfaatkan menjadi kamar, bisa-bisa belasan tahun baru balik modal.

”Efisiensi” penggunaan lahan seperti itu relatif tidak dilakukan oleh para pebisnis kos-kosan lama. ”Saya memang sengaja masih menyisakan ruang terbuka hijau. Karena memang persyaratannya kan seperti itu. Lagi pula kalau ditutup semua, mungkin malah kurang asri dan (kurang) nyaman,” ujar Prili (50), pemilik rumah kos lama di kawasan Margonda.

Prili membeli tanah seluas sekitar 600 meter persegi di awal tahun 1980 dengan harga sekitar Rp 100.000. Dari luas tersebut, areal yang dijadikan bangunan hanya 60 persen dibuat menjadi 16 kamar. Sisanya, masih berupa halaman dengan pepohonan dan rerumputan hijau yang asri.

Irwanto mengatakan, seharusnya memang pada kawasan padat seperti di Kecamatan Beji—termasuk sekitar Margonda—pemilik usaha rumah kos atau kontrakan hanya boleh membangun 60-75 persen dari total luas lahan. Sisanya harus berupa ruang terbuka. Hal tersebut menjadi ketentuan dalam pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB).

Bahkan, pembuatan sumur resapan air juga menjadi salah satu syarat pengajuan IMB. Namun pada kenyataannya di lapangan, itu semua hanyalah ketentuan di atas kertas.

Nirwono Joga, pemerhati kota, mengatakan, masalah klasik tersebut memang fenomena di berbagai perkotaan. ”Semua aturan bisa diatur, pasar bisa membeli peraturan. Tuntutan pasarnya kan tinggi. Sementara rumah kos dan kontrakan memberi kontribusi pajak untuk PAD (pendapatan asli daerah),” ujar Nirwono.

Bermula dari Jakarta

Nirwono menegaskan, Pemerintah Kota Depok seharusnya menyadari potensi kotanya sebagai wilayah yang dikenal masih cukup asri ketimbang kota-kota penyangga Jakarta lainnya. Kalangan menengah, misalnya, memilih tinggal di kawasan Depok karena pertimbangan air tanah yang masih bagus. Para pengembang perumahan pun antusias membangun di kota tersebut dengan menjual citra keasriannya.

Ironisnya, hal itu tidak disadari dan tidak dijaga. Contoh sederhana, tentang upaya konservasi air saja, Pemkot Depok tidak mampu konsisten dengan aturan yang dibuatnya sendiri.

Nirwono juga melihat, benang kusut masalah permukiman di wilayah Jabodetabek salah satunya bermula dari Jakarta—yang membutuhkan banyak tenaga kerja, tetapi tidak menyediakan perumahan yang terjangkau. Para pekerja pun memilih tinggal di pinggiran, seperti Depok dan menjadi komuter setiap hari.

Mobilitas warga komuter ke kawasan pinggiran ini pun berkontribusi memadatkan lalu lintas. Tak heran, meski tak terlalu jauh, mahasiswa Jakarta yang berkuliah di Depok banyak yang memilih kos. Pasar anak kos dan warga komuter yang jumlahnya signifikan tersebut termasuk faktor yang memancing pebisnis untuk habis-habisan memanfaatkan tiap jengkal tanahnya.

”Kalau saja Jakarta bisa menyediakan rumah yang memadai bagi para pekerjanya dengan harga terjangkau, sedikit banyak kepadatan lalu lintas bisa teratasi. Selain, mengurangi persoalan lalu lintas, daya dukung kota di sekitarnya bisa lebih terpelihara,” ujar Nirwono.
joko no está en línea   Reply With Quote
Old June 20th, 2006, 09:27 AM   #7
zwei_chan
Registered User
 
Join Date: Jun 2006
Posts: 20
Likes (Received): 0

yup high rise apartement with only 1 lift..... happy climbing there
zwei_chan no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 02:39 PM   #8
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,381
Likes (Received): 715

hallow phase 2 proyek ini sudah akan di bangun... SSC Indonesia dari depok mana nih... need update pls

The first apartemen in Depok.





PHASE 2nya....
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 02:41 PM   #9
hildalexander
Separuh Aku Dirimu
 
hildalexander's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: in your heart
Posts: 6,981
Likes (Received): 1136

Quote:
Originally Posted by Dazon View Post
hallow phase 2 proyek ini sudah akan di bangun... SSC Indonesia dari depok mana nih... need update pls

The first apartemen in Depok.





PHASE 2nya....
Bukannya ditunda karena kasus ryan? hhehehehe....
hildalexander no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 02:53 PM   #10
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,381
Likes (Received): 715

HAH? kok bisa? emang proyek ini ada sangkut pautnya ya sama si homo?
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 03:01 PM   #11
Trip2Java
Log Out
 
Trip2Java's Avatar
 
Join Date: Feb 2007
Location: Disini Saja...!
Posts: 2,682
Likes (Received): 4

hahahaha...
ryan never ending story
__________________
LANGIT TERBUKA LUAS
MENGAPA TIDAK PIKIRANMU PIKIRANKU ?
Trip2Java no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 03:13 PM   #12
hildalexander
Separuh Aku Dirimu
 
hildalexander's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: in your heart
Posts: 6,981
Likes (Received): 1136

Quote:
Originally Posted by Dazon View Post
HAH? kok bisa? emang proyek ini ada sangkut pautnya ya sama si homo?
Lha kan Ryan ngekos sama Noval di salah satu unit apartemen ini.... btw, sejak kasus Ryan mencuat, Margonda Rsidences lebih popular....
hildalexander no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 04:23 PM   #13
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,537
Likes (Received): 36

iya bener..

brarti udah jadi donk..
koq ada yang ditunda? ada phase II?
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 04:26 PM   #14
Trip2Java
Log Out
 
Trip2Java's Avatar
 
Join Date: Feb 2007
Location: Disini Saja...!
Posts: 2,682
Likes (Received): 4


nan, itu kayaknya progress margonda residence yang udah ada sekarang deh
begitu bukan ?
__________________
LANGIT TERBUKA LUAS
MENGAPA TIDAK PIKIRANMU PIKIRANKU ?
Trip2Java no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 04:28 PM   #15
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,537
Likes (Received): 36

koq si Dazon minta update?
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 04:29 PM   #16
Trip2Java
Log Out
 
Trip2Java's Avatar
 
Join Date: Feb 2007
Location: Disini Saja...!
Posts: 2,682
Likes (Received): 4

Quote:
Originally Posted by =NaNdA= View Post
koq si Dazon minta update?
dazon minta up-date progress yang phase 2-nya coz belom ada yang posting

tp menurut info mbak yu lexa, lanjutan phase2nya ditangguhkan dulu karena kasus ryan
__________________
LANGIT TERBUKA LUAS
MENGAPA TIDAK PIKIRANMU PIKIRANKU ?
Trip2Java no está en línea   Reply With Quote
Old August 20th, 2008, 04:29 PM   #17
hildalexander
Separuh Aku Dirimu
 
hildalexander's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: in your heart
Posts: 6,981
Likes (Received): 1136

Guys.... memang ada Margonda Residence Phase II namanya Margonda Garden Residences... ini low cost apartment.... cuma semenjak mencuat kasus Ryan, penjualan agak terganggu. Tapi nama MGR sendiri jadi tambah popular
hildalexander no está en línea   Reply With Quote
Old August 21st, 2008, 04:43 AM   #18
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,381
Likes (Received): 715


oh udah ada ya? walah... maap2 ketinggalan infonya. tapi meski low cost apartment tak jadi masalah lah soalnya kan ini apartement pertama di Depok.
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 06:49 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu