daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive


Closed Thread

 
Thread Tools Display Modes
Old November 17th, 2009, 02:26 PM   #521
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Kabel Laut Jakarta dan Hongkong Bisa Dongkrak Ekonomi
Selasa, 17 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan pemerintah akan mengapresiasi industri yang mengembangkan pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur telekomunikasi. Salah satunya lewat pengembangan backbone atau jaringan utama telekomunikasi kabel laut yang menghubungkan Jakarta dan Hongkong.

Namun, ia belum menjelaskan bentuk apresiasi yang akan diberikan terhadap industri yang membangun backbone tersebut. Yang jelas pembangunan backbone kabel optik ini sangat penting. Menurut dia, koneksi teknologi ini bisa mendongkrak perekonomian. "Investasi di informasi komunikasi telekomunikasi satu persen dapat mendorong lima persen pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Pengembangan kabel laut ini, menurut Tifatul, untuk mengantisipasi kejadian jika terjadi putusnya jaringan kabel laut yang sudah ada. "Kalau ada gempa yang memutuskan jaringan ada rute alternatif," tutur Tifatul usai peresmian Sistem Komunikasi Kabel Laut Jakabare milik PT Indosat.

Menurut Tifatul, jaringan sambungan internasional yang sudah ada saat ini melalui jalur Singapura-Taiwan. Nantinya diharapkan rute alternatif ini terhubung dari Jakarta dan Hongkong. Menurut dia, sudah ada investor yang tertarik untuk mengembangkan jaringan tersebut. Namun Tifatul tidak mau mengatakan investor itu.

Mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan pemerintah saat ini juga memfokuskan perhatian untuk mewujudkan e-government. Harapannya dengan e-government ini bisa menghubungkan semua sektor pemerintah dengan lebih efektif dan efisien.
Ocean One no está en línea  

Sponsored Links
 
Old November 17th, 2009, 04:26 PM   #522
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Selasa, 17-11-09
Video Conference Satelit Palapa Indosat Mulus

MAKASSAR, Fajar Online - Tak sia-sia pihak Indosat menginvestasikan dana Rp3 triliun untuk peluncuran satelit palapa D dan sistem kabel bawah laut untuk meningkatkan kualitas. Uji coba video conference di Kantor Indosat Jl Slamet Riyadi Makassar Selasa 17 November siang tadi, jernih dan mulus.

Video conference tersebut berlangsung antara Indosat di Makassar dihadiri Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Kepala Wilayah Indosat Sulampua Fajar Utama dengan Menteri Depkominfo dan Dubes RI untuk Singapura Wardana.

Menurut Fajar Utama,peluncuran satelit palapa D ditujukan untuk meningkatkan kemudahan akses seperti video conference, internat, video call lebih cepat khusus di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Adapun sistem kabel bawah laut Jakabare
meliputi Jakarta, Pontianak, Batam,dan Singapore khusus untuk kawasan barat.

"Satelit khusus untuk data-data yang biasanya dipakai untuk live, video conference, akses internet lebih cepat. Di KTI merupakan wilayah pegununan sehingga harus dibantu pancaran satelit.

Sedangkan di wilayah barat bisa lancar dengan penggunaan sistem kabel bawah laut," ungkap Fajar. Saat ini, jumlah pelanggan Indosat meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) mencapai satu juta dan 50 persen di
antaranya berada di Sulsel.
Ocean One no está en línea  
Old November 17th, 2009, 04:57 PM   #523
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

SKKL Jakabare dan Palapa-D Resmi Dioperasikan
SELASA, 17 NOVEMBER 2009

JAKARTA, TRIBUN - Setelah selama dua tahun dibangun, PT Indosat akhirnya secara resmi mengoperasikan dua sistem transmisi backbone telekomunikasi yaitu Sistem Telekomunikasi Kabel Laut (SKKL) Jakabare dan satelit Palapa-D dengan nilai investasi 100 juta dollar.

SKKL Jakabare adalah singkatan dari Jawa, Kalimantan, Batam dan Singapore (Singapura) yang menjadi sistem kabel laut dengan panjang 1.300 kilometer yang menghubungkan kota Jakarta (Jawa), Pontianak (Kalimantan) , Batam dan Singapura.

Jaringan serat optik ini untuk mengantisipasi penggunaan kapasitas telekomunikasi yang sangat besar pada masa mendatang. Kabel ini akan menambah kapasitas bandwidth pada tahap awal sebesar 80 Gbps untuk penggunaan jasa berbasis internet protokol (IP) dan non IP.

Pengoperasian kedua sistem transmisi backbone telekomunikasi ini diresmikan pengoperasiannya oleh Menkominfo Tifatul Sembiring di Jakarta, Selasa
(17/11).

"Nantinya penjualan paket sistem ini akan dijual ke pasar korporasi dalam payung Indosat Corporate Solution (ICS)," kata Direktur Utama Indosat, Harry Sasongko.
Ocean One no está en línea  
Old November 18th, 2009, 08:05 AM   #524
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

TV Nasional Sudah Gunakan Satelit Palapa-D Indosat
Rabu, 18 November 2009

Kapanlagi.com - Hampir seluruh stasiun televisi nasional sudah memanfaatkan satelit Palapa-D Indosat yang diluncurkan beberapa waktu lalu untuk menyiarkan program-programnya ke seluruh Indonesia.
"Khusus untuk layanan broadcasting, saat ini hampir semua stasiun televisi nasional menggunakan jasa satelit dari Indosat," kata President Director & CEO Indosat, Harry Sasongko, di Jakarta.

Ia mengatakan, pihaknya memang menyewakan layanan satelit Palapa-D salah satunya berbentuk transponder lease untuk layanan penyiaran.

Selain itu juga untuk seluler backhaul sebagai basic service, VSAT service, DigiBouquet, Telecast Service, VSAT-IP, akses internet melalui satelit dengan teknologi DVB-RCS, dan akses internet broadband melalui satelit.

"Satelit Palapa-D memberikan layanan dan solusi komunikasi terpadu dalam payung ICS (Indosat Corporate Solution) yang dikemas secara khusus sesuai kebutuhan pelanggan korporat," katanya.

Bersama dengan sistem kabel laut Jawa-Kalimantan-Batam-Singapura, Palapa-D menjadi dua tulang punggung telekomunikasi terbaru Indosat.

Satelit Palapa-D diluncurkan dari Xichang, China, pada 31 Agustus 2009 setelah menjalani proses uji terima yang sangat ketat.

"Satelit ini sudah diserahterimakan oleh kontraktor kepada Indosat pada 28 Oktober 2009 dan telah berhasil memasuki orbitnya di 113 derajat BT," katanya.

Ia menegaskan, sejak saat itulah satelit tersebut sudah dapat dioperasikan oleh Indosat dan dapat segera dimanfaatkan untuk berbagai layanan bagi masyarakat dan pelanggan.

Satelit Palapa-D diproduksi oleh Thales Alenia Space France (Tas-F) yang ditunjuk oleh Indosat sebagai mitra pengadaan.

Dengan menggunakan platform Thales Alenia Space Spacebus 4000B3, satelit itu memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan pendahulunya yakni Palapa C2 dengan 40 transponder yang terdiri 24 standar C-band, 11 extended C-band, serta 5 Ku-band.

Satelit itu menjangkau Indonesia, ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Australia.
Ocean One no está en línea  
Old November 18th, 2009, 06:03 PM   #525
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Telkom Luncurkan Speedy Club
Rabu, 18 November 2009

Kapanlagi.com - PT Telkom Divre III Jawa Barat meluncurkan Speedy Club yang memberikan kemudahan, kenyamanan, dan manfaat bagi para pelanggan setia produk Telkom.
"Tahap awal, anggota Speedy Club 62 orang, mereka pelanggan setia produk Telkom baik telepon maupun layanan telepon selular," kata General Manager Telkom Divre III, Walden R Bakara, di Bandung, Rabu.

Untuk layanan Speedy Club, Telkom bekerjasama dengan Card Connection International dan Ovis Dinning Club. Setiap anggota Speedy Club diberikan, Speedy Card yang bisa digunakan di berbagai merchant di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia dengan diskon yang menarik.

Penyerahan Speedy Card bagi anggota perdana dilakukan, Senin (16/11) dalam acara Preme Customer Gethering di Bandung.

"Ke depan, pemegang kartu ini diperluas kepada pelanggan setia produk Telkom lainnya. Fasilitas ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap customer," kata Walden.

Sementara itu, Direktur Konsumer Telkom, I Nyoman G Wiranata menyebutkan, fasilitas Speedy Club itu merupakan salah satu bagian dari transformasi pelayanan Telkom terhadap para pelanggannya yang juga merupakan bagian dari kiprah Telkom di masa depan.

Menurut dia, Telkom melakukan transformasi bisnis secara fundamental yang diikuti dengan memperkenalkan corporate identity baru untuk menyambut era baru Telkom sebagai perusahaan TIME (telecommunication, information, media dan edutainment).

"Telkom bertransformasi untuk memperkuat dan mengikuti selera pasar yang mengalami perubahan mendasar di sekelilingnya," kata Wiranata.

Perubahan yang tak bisa dipungkiri operator telekomunikasi itu adalah mulai dari perubahan lingkungan bisnis baik kompetisi maupun regulasi serta perubahan teknologi dan lifestyle.

"Perubahan kali ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Telkom karena sangat fundamental," katanya.

Terdapat empat aspek dasar perusahaan yang tersentuh dalam perubahan itu, antara lain transformasi bisnis, infrastruktur, sistem dan model operasi serta transformasi SDM.

"Untuk mengantisipasi gaya hidup masa depan, Telkom beralih dari separate providers menuju single provider di mana TIME sebagai portofolio bisnis yang baru," kata Wiranata menambahkan.
Ocean One no está en línea  
Old November 20th, 2009, 04:08 PM   #526
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Nih 21 Inovasi Seluler Terbaik Pilihan Indosat
Para pemenang IWIC 2009.
Jumat, 20 November 2009



JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 21 dari hampir 300 karya inovasi layanan seluler akhirnya muncul sebagai pemenang penghargaan dari Indosat melalui kontes Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 yang diumumkan hasilnya Kamis (19/11). Penghargaan tahunan kali ini sedikit berbeda karena juga menghadirkan kategori pengembangan aplikasi berbasis sistem operasi Android.

Salah satu inovasi yang memenangkan penghargaan adalah CLIG karya Sandy Marly Colondam dari Jakarta sebagai karya terbaik untuk sub-kategori Business & Commerce. CLIG merupakan singkatan dari Cell ID Getter, adalah API (Application Protocol Interface) yang dapat menambahkan fitur Location Based Service ke semua Mobile WEB dengan integrasi yang sangat mudah, sehingga user dapat mengetahui letak stasiun bus terdekat tanpa menggunakan GPS.

Selain itu, beberapa karya lain juga keluar menjadi karya terbaik untuk beberapa sub kategori antara lain BukuQ karya Fajar Endra Nusa untuk sub-kategori Social Networking, Role Playing Game karya Indah Palupi Damayanti untuk sub-kategori Learning & Education, UltraPort karya Andry untuk sub kategori Android Based Application.

Pemilihan pemenang IWIC 2009 dilakukan dewan juri yang berasal dari berbagai kalangan seperti tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Prof Suhono Haryosupangkat (Guru Besar Teknologi Informasi ITB), AW Subarkah (wartawan senior Kompas), Pamungkas Tris Hadiatmoko (vendor telekomunikasi) serta Tim Business Development Indosat dan Tim Gaming & Content Indosat.

Berikut hasil lengkap untuk seluruh pemenang IWIC 2009 :

I. Kategori Mobile Wireless Application (MWA):
a. Business and Commerce
Pemenang 1 : Sandy Marly Colondam / Jakarta
Konsep : CLIG
Pemenang 2 : Aditya Rizkiadi Chernadi / Bandung
Konsep : e Toll Payment
Pemenang 3 : Farian Hadi Saputra / Malang
Konsep : MiDlet
Pemenang 4 : Arie Wahyuningtyas / Mojokerto
Konsep : Tasyik

b. Social Networking
Pemenang 1 : Fajar Endra Nusa / Bali
Konsep : BukuQ
Pemenang 2 : Rudy Wijanarko / Jakarta
Konsep : Wishbox
Pemenang 3 : Lukman Hadi / Bandung
Konsep : Community Messanger
Pemenang 4 : Rizki Yulianto / Jakarta
Konsep : Pingberry

c. Learning & Education
Pemenang 1 : Indah Palupi Damayanti / Malang
Konsep : Role Playing Game
Pemenang 2 : M. Fatkhul Amin / Jakarta
Konsep : iSemesta
Pemenang 3 : Supadi / Lampung
Konsep : Aplikasi Potensi Budaya
Pemenang 4 : Rizky Syaiful / Depok
Konsep : Realtime Teaching Evaluator

d. Android-Based Application
Pemenang 1 : Andry / Bandung
Konsep : Ultraport
Pemenang 2 : Yoga Aribowo / Depok
Konsep : Pocketorder
Pemenang 3 : Muhammad Rayhan / Bandung
Konsep : Visit Indonesia 2.0
Pemenang 4 : Ahmy Zurlizka / Bandung
Konsep : Amboja

II. Kategori Research and Development for wireless technology
a. Magister Teknik Elektro ITB, Bidang Khusus TI, konsep : Actual mobile guide application for tourist berbasis image recognition dan content based image retrievel
b. Fakultas Teknis Industri ITB, konsep : Sistem monitoring pembangkit dan penggunaan listrik berbasis web & nirkabel
c. UIN Syarih Hidayatullah Fakultas Sains & Teknologi, konsep : Centralized wireless authentication infrastructure
d. Universitas Negeri Malang Fak Teknik Jurusan Teknik Elektro, konsep : Aplikasi wireless sensor network dengan link 3G pada sistem telemonitoring pasien jantung kritis di ambulance
e. Lembaga Penelitian & Pengembangan Institur Teknologi Harapan Bangsa, konsep : Remote monitoring sistem berbasis jaringan GPRS
Ocean One no está en línea  
Old November 21st, 2009, 02:56 PM   #527
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Cuma 2 Operator yang Penuhi Kewajiban Wimax
detikcom - Rabu, 18 November 2009



Cuma 2 Operator yang Penuhi Kewajiban Wimax
Hingga batas akhir waktu yang ditentukan, hanya dua perusahaan saja yang berhasil memenuhi kewajiban lisensi Wimax. Sedangkan enam perusahaan lainnya mangkir semua.

Delapan perusahaan itu merupakan pemenang tender lisensi broadband wireless access (BWA) di pita frekuensi 2,3 GHz, yang digelar Depkominfo beberapa waktu lalu.

Para pemenang tender tersebut adalah PT Telkom, PT Indosat Mega Media (IM2), PT Internux, PT First Media, PT Jasnita Telekomindo, PT Berca Hardayaperkasa, Konsorsium Wimax Indonesia, serta Konsorsium PT Comtronics Systems dan PT Adiwarta Perdania.

Mereka diberi tenggat hingga 17 November 2009 untuk melakukan pembayaran up front fee dan biaya hak penyelenggaraan (BHP) frekuensi tahun pertamanya.

"Namun hingga menit terakhir penutupan, hanya Telkom dan IM2 saja yang membayar. Sisanya tidak," sesal Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET, Rabu (18/11/2009).

Dari keenam perusahaan yang mangkir, hanya satu perusahaan saja yang menyampaikan surat penjelasan alasan tidak melakukan pembayaran tepat waktu.

"Namun alasan dalam surat itu pun tetap tak bisa kami tolerir. Sebab, perusahaan ini tak mau bayar cuma karena alasan tak mau beli perangkat," ujar Gatot tanpa mau menyebut nama perusahaan itu.

Depkominfo sendiri akan mengirimkan surat peringatan kepada enam perusahaan tersebut Rabu pagi ini. Para pemenang tender itu masih diberikan kelonggaran batas waktu pembayaran hingga Jumat pekan ini.

"Jika sampai Jumat masih mangkir juga, mereka tahu konsekuensinya. Mereka sendiri yang menandatangani komitmen ini dari awal. Kalau tak mampu bayar, mengapa waktu itu mereka berani menawar dengan harga jauh lebih tinggi dari reserve price yang kami tawarkan," pungkas Gatot.
Ocean One no está en línea  
Old November 23rd, 2009, 04:49 PM   #528
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Yahoo! Yakini Indonesia Akan Lahirkan Gelombang Inovasi
Senin, 23 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Yahoo! meyakini Indonesia mempunyai potensi besar dalam sumber daya dan pasar industri teknologi informatika. Yahoo! Developer Network Yahoo Southeast Asia, Michael Smith Jr., mengatakan penggunaan teknologi informatika di Indonesia sedang tumbuh dengan pesat. Jumlah pengembang atau web developer juga makin banyak.

"Yahoo percaya gelombang inovasi selanjutnya akan datang dari Indonesia," ujar Smith saat konferensi pers di sela-sela acara Yahoo! Open Hack Day di Jakarta pada Sabtu lalu.

Menurut Smith, potensi pengembang Indonesia cukup besar. Apalgi juga ditunjang pengguna Internet yang besar. Keahlian pengembang dan pemula pun cukup cepat dibanding dari negara lain.

Yahoo! dengan platform terbuka memberikan kesempatan para pengembang membuat aplikasi web. Terutama dengan piranti lunak yang tidak berbayar.

Smith pun mengatakan Yahoo! Menjadi tujuan terbaik bagi para pengembang web. Hal ini membuka jalan bagi para pengembang lokal berkreasi.

Jumlah penduduk yang besar menjadi harapan baru perusahaan ini. Untuk itu Yahoo! juga bekerjasama dengan portal lokal dan berupaya untuk memperkaya konten lokalnya. Contohnya adalah layanan berbahasa Indonesia.
Ocean One no está en línea  
Old November 23rd, 2009, 05:21 PM   #529
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Bahan Bakar Hidrogen Rambah Dunia Telekomunikasi
Senin, 23 November 2009



Direktur Teknik Hutchison CP Telecomunications Indonesia Benoit Hansen (kiri) meninjau pengoperasian BTS berbahan bakar hidrogen di Bekasi, Senin (23/11).

BEKASI, KOMPAS.com - Indonesia mencapai babak baru dalam pemanfaatan energi alternatif di dunia telekomunikasi. Mulai Senin (23/11), PT Hutchison CP Telecomunications (HCPT) selaku pemilik operator GSM 3 (Tri) mencanangkan program pembangunan 200 Base Transceiver Station (BTS) bersumber energi hidrogen.

Program ini merupakan program lanjutan Tri, yang sebelumnya telah mengujicobakan 10 BTS hidrogen di Jakarta dan Surabaya sejak Februari lalu. Pembangunan 200 BTS baru akan dilakukan di Jawa, Sumatera, serta Bali dan diharapkan selesai paling lambat Februari 2010.

Dalam peresmian BTS hidrogen di Kompleks Sigma Residence, Pondok Gede, Bekasi, Senin siang, Direktur Teknik HCPT Indonesia Benoit Hansen mengatakan, pemilihan hidrogen sebagai bahan bakar BTS dinilai paling tepat dibanding energi alternatif lain seperti energi surya maupun angin.

Pemanfaatan hidrogen juga dapat menekan biaya operasional hingga 30 persen dibanding penggunaan solar pada mesin diesel untuk pembangkit listrik BTS. "Kami masih akan terus mengembangkan alternatif energi lain seperti energi surya maupun angin," kata Benoit.

Sementara itu, staf ahli hidrogen dari Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Nenen Rusnaeni mengatakan, saat ini penggunaan energi alternatif masih sangat kecil. "Jumlahnya baru 0,14 persen dari total energi di Indonesia," katanya.

Penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar bukanlah hal baru. Di dunia otomotif, bahan baar ini sudah sering dimanfaatkan. Badan Antariksa Amerika (NASA) juga memakai bahan bakar yang sama pada pesawat ulang-alik mereka.

Energi yang digunakan pada setiap BTS hidrogen seperti pada BTS di Bekasi tersebut berasal dari proses elektronisasi enam tabung hidrogen dan oksigen di udara sekitar. Setiap tabung hidrogen berkapasitas 6 meter kubik dan dapat memasok energi listrik sebesar 1 kWh selama 6 jam.
Ocean One no está en línea  
Old November 26th, 2009, 05:40 PM   #530
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Jaringan Telepon Kabel Tetap Diminati
Kamis, 26 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Meski "diserang" jaringan selular, PT Telkom Tbk meyakini layanan telepon tetap kabel (fix wireline) akan terus diminati pelanggan karena memiliki keunggulan dibanding layanan komunikasi lainnya.

"Meski terjadi penurunan pelanggan dari tahun ke tahun, telefon tetap kabel masih diminati," kata Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata, di Jakarta, Rabu.

Nyoman menjelaskan, empat keunggulan layanan telefon tetap kabel yaitu kualitas suara yang lebih jernih karena menggunakan saluran kabel, sambungan telepon yang tidak gampang putus, dan dapat ditingkatkan untuk jaringan internet berkecepatan tinggi (broadband) seperti ADSL.

Dengan keunggulan itu ,ujarnya, Telkom akan terus meningkatkan layanan tambahan agar lebih menarik minat masyarakat. Salah satu upaya yang gencar dilakukan perusahaan adalah mengganti jaringan kabel tembaga menjadi serat optik.

"Upgrade jaringan dilakukan agar infrastruktur kabel dapat dialiri internet berkapasitas tinggi, selain juga mengemas program paket layanan," katanya.

Salah satu program yang sedang digarap Telkom untuk pelanggan telefon tetap adalah Paket Tagihan Tetap. Dalam program ini pelanggan dimungkinkan memperoleh tarif yang lebih rendah karena disesuaikan dengan lama dan waktu percakapan.

Nyoman mengatakan jumlah pengguna telepon kabel Telkom saat ini mencapai 8,7 juta nomor, atau hanya naik sekitar 200.000 satuan sambungan per tahun. Ia meyakini, meskipun fix wireline tergerus layanan seluler, jika kualitas layanan telepon kabel direvitalisasi maka penurunan pelanggan tidak akan besar.

"Kita optimistis wireline masih tetap dipilih dibanding wireless karena empat keunggulan," ujarnya seperti dikutip Tempo dari Antara.

Nyoman mengatakan jika program kampanye penggunaan telefon tetap terus ditingkatkan dengan jaminan kualitas, maka penambahan pelanggan diproyeksikan bisa mencapai 400.000 satuan sambungan.
Ocean One no está en línea  
Old November 27th, 2009, 04:48 AM   #531
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,667
Likes (Received): 7

BP Batam Perkuat Jaringan Teknologi Informasi
Jalin Kerjasama dengan Badan Pusat Statistik


BATAM, TRIBUN - Perkembangan terhadap kebutuhan akan data dan informasi makin tinggi seiring pesatnya pertumbuhan Kota Batam. Atas dasar itulah, Badan Pengusahaan (BP) Batam menjalin kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) nasional dalam rangka penyediaan data dan informasi perkembangan kota yang akurat dan berkesinambungan.

Nota kesepahaman antara BP Batam dengan BPS tertuang dalam MoU (memourandoum of understanding) yang ditandatangani di kantor BP Batam, Kamis (26/11), oleh Ketua OB Mustofa Widjaya dengan Rusman Heriawan selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam MoU tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengadakan kerjasama dalam rangka penyediaan data dan informasi perkembangan Pulau Batam. Kerjasama kelembagaan tersebut, melingkupi penyediaan data dan informasi perkembangan Pulau Batam, pendidikan dan pelatihan dalam bidang statistik dalam rangka peningkatan kompetensi SDM (sumber daya manusia) serta pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras dalam kegiatan statistik.

“Selain itu, juga kerjasama dalam lingkup pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data untuk pengembangan Pulau Batam. Yang tak kalah penting adalah pertukaran data dan informasi statistik,” jelas Mustofa Widjaya.

Ia menilai nota kesepahaman ini merupakan langkah maju bagi Batam yang tengah bersaing dengan negara lain. Adanya data yang akurat, maka akan menjadi acuan para investor asing yang ingin mendapatkan informasi akurat dan detil tentang Pulau Batam. “Kerjasama ini sebagai sumbangsih bagi bangsa dan negara. Dengan data yang akurat, kita tidak malu untuk menjelaskan kepada investor. Data ini mencakup keseluruhan wilayah Indonesia. Data akurat ini diharapkan bisa berangsur-angsur mengimbangi Singapura,” tambah Musthofa.

Apalagi citra BPS di dunia informasi sangat baik. “MoU ini setidaknya bisa menjadi manfaat sistem lalulintas barang dan orang. Data statistik sangat diperlukan untuk Batam. Setidaknya Batam akan menjadi daerah kunjungan bagi investor yang ingin melakukan investasi. Batam akan terus membangun sistem informasi terlengkap,” tegas Mustofa.

Kepala BPS Pusat Rusman Heriawan menjelaskan MoU ini sangat penting apalagi menyangkut penyediaan data tentang Batam. BPS akan menampilkan pulau Batam secara eksklusif.

“Batam sudah berkontribusi besar bagi dunia perdagangan. Pengangguran yang selama ini disorot, justru Batam bisa menampung tenaga kerja di seluruh Indonesia. Setidaknya untuk wilayah regional Batam punya kontribusi sangat besar. Ini momentum Batam akan lebih baik lagi,” ujar dia.

BPS ternyata sudah menjalin hubungan kerjasama sejak lama dengan Batam. Dari data yang dimiliki BPS, pertumbuhan Batam mengalami peningkatan sebasar 70 persen. Batam juga menjadi lokomotif industri serta sebagai aset bangsa yang cukup di perhatikan.

Meski baru melakuan tandatangan MoU. BP Batam ternyata telah memberikan sebidang tanah untuk gedung baru BPS. “Kerjasama kedua lembaga ini berlaku untuk jangka waktu selama lima tahun,” tambah Rusman Hutapea selaku Kabiro Pemasaran dan Humas OB Batam.

Melalui kerjasama ini, seluruh data statistik dan perencanaan BP ke depan makin lengkap dan akurat. Terlebih BP Batam sudah memiliki gedung khusus untuk pusat informasi yang baru selesai dibangun.

BP Batam dalam hal ini mempunyai tugas dan tanggung jawab atas kegiatan-kegiatan di bidang ekonomi, seperti sektor perdagangan, maritim, industri, perhubungan, perbankan, pariwisata, dan bidang lainnya sesuai PP nomor 46 tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Sedangkan tugas dari Badan Pusat Statistik adalah sesuai dengan Undang-undang nomor 16 tahun 2007 yakni: Statistik dan memiliki keahlian dan kemampuan dalam perencanaan, pengumpulan, pengolahan, penyajian, analisis, dan informasi dalam kegiatan statistik.(urn/wid)
novian no está en línea  
Old November 28th, 2009, 05:28 PM   #532
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,828
Likes (Received): 2

Sabtu, 28/11/2009

Telkomsel ekspansi 100 BTS di Kepri


BATAM: PT Telkomsel akan menambah kapasitas jaringannya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan membangun 100 menara base transceiver station (BTS) pada tahun depan.

Ali Imran, GM Network Sumbagteng (Sumatra Bagian Tengah) PT Telkomsel, mengungkapkan operator seluler itu sedang mempersiapkan penambahan kapasitas jaringannya di provinsi tersebut.

"Tahun depan kami akan menambah 100 BTS baru di Kepulauan Riau," ujarnya baru-baru ini.

Dia menjelaskan, penambahan BTS tersebut dilakukan terutama untuk memperkuat wilayah jangkauan sinyal Telkomsel di Kepri. Diproyeksikan pada tahun depan sinyal Telkomsel sudah dapat menutupi 98% cakupan layanan Telkomsel di provinsi tersebut.

Ali menambahkan pembangunan menara BTS baru itu juga dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan jaringan 3G dan diproyeksikan pada tahun depan seluruh wilayah Batam akan dapat dijangkau oleh layanan ini.

"Meskipun demikia, saat ini seluruh kawasan populasi dan sentral bisnis di Batam sudah dijangkau 3G, hanya beberapa persen lagi di daerah pinggir kota yang belum," sambungnya.

Lebih lanjut dia mengatakan rencana pembangunan BTS itu merupakan program teknis yang akan dilakukan oleh Telkomsel setelah menetapkan Kepri sebagai daerah prioritas pengembangan jaringan di Sumbagteng pada 2010.

Pertimbangannya adalah tingginya kebutuhan layanan Internet bermobilitas tinggi di daerah tersebut dan jumlah pelanggan yang terus meningkat setiap tahun.

"Apalagi, kawasan Kepri merupakan wilayah perbatasan dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand," tuturnya.

Menurut Ali, ketersediaan jaringan telekomunikasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam kegiatan bisnis dan pengamanan wilayah-wilayah perbatasan.

Gatut H. Widodo, GM Sales and Customer Service Sumbagteng Telkomsel, optimistis penambahan BTS itu akan meningkatkan jumlah pelanggan dan kepercayaan pelanggan terhadap operator seluler tersebut.

"Saat ini jumlah pelanggan di Kepri sebanyak 1,6 juta dan kami perkirakan setidaknya mencapai 1,7 juta sampai akhir tahun ini."

Gatut menegaskan penambahan BTS itu bukan saja dilakukan di Provinsi Kepri, melainkan juga di Provinsi Riau sehingga pada tahun depan operator seluler itu sudah dapat menjangkau hampir seluruh wilayah Kepri, Riau dan Sumatra Barat. (k40)

-Bisnis Indonesia
tollfreak no está en línea  
Old November 29th, 2009, 12:24 PM   #533
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Besok, Proyek Palapa Ring Diresmikan Presiden SBY
Minggu, 29 November 2009



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (30/11), dijadwalkan meresmikan proyek Palapa Ring dengan pembangunan fisik awal serat optik Mataram-Kupang sepanjang 1.041 km.

"Melalui fasilitas telekonferensi video dari Istana Negara, Presiden akan berkomunikasi dengan Menkominfo Tifatul Sembiring dan Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi yang berada di Kupang, kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo," Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Minggu (29/11).

Menurut Gatot, pembangunan Palapa Ring sektor selatan Indonesia Bagian Timur itu sepenuhnya dibiayai PT Telkom dengan segmen fiber optic darat (inland cable) maupun bawah laut (submarine cable) yang diharapkan selesai November 2010.

Penggelaran jaringan optik sepanjang 1.041 km itu meliputi, Mataram-Kawinda Nae sepanjang 292,3 km, Kawinda Nae-Raba (142,5 km), Raba-Waingapu (307,5 km), Waingapu-Ende (210,1 km), dan Ende-Kupang (285,4 km).

Pada saat yang sama, Presiden SBY juga akan meresmikan beroperasinya program telepon berdering sebagai wujud komitmen pemerintah memperkecil kesenjangan informasi (digital divide). Program telepon berdering dalam rangka kewajiban universal (USO) itu, menargetkan 31.824 desa pada akhir tahun 2010 sudah terhubung fasilitas telekomunikasi.

Momentum peresmian Palapa Ring dan mulai beroperasinya telepon pedesaan ini sangat strategis karena masuk target utama program 100 hari Menkominfo.

Vice President Public and Marketing Communications Telkom Eddy Kurnia, mengatakan untuk tahap pertama, Telkom membangun serat optik Mataram-Kupang sepanjang 1.041 km laut dengan enam landing point di kota Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang.

Selanjutnya sepanjang 810 km darat dengan 15 node di kota Mataram, Pringgabaya, Newmont, Taliwang, Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu, dan Kupang.

"Pembangunan ini merupakan komitmen Telkom menggelar serat optik di seluruh Kawasan Timur Indonesia," katanya.

Proyek Palapa Ring adalah pembangunan tulang punggung (backbone) serat optik yang diinisiasi Pemerintah terdiri atas 35.280 kilometer serat optik bawah laut, dan 21.708 kilometer serat optik bawah tanah. Proyek ini membentuk tujuh cincin melingkupi 33 provinsi dan 460 kabupaten di seluruh Indonesia.

Jaringan yang akan terintegrasi dengan infrastruktur di Indonesia bagian Barat ini menjadi tumpuan operator telekomunikasi dan pengguna jasa telekomunikasi yang membutuhkan transfer data dan internet dalam kecepatan tinggi/pita lebar.

Para anggota Konsorsium Palapa Ring ini awalnya terdiri dari 7 perusahaan, namun karena alasan krisis global anggotanya tinggal menyisakan tiga peserta yaitu Telkom, Indosat dan Bakrie Telecom. Konsorsium Palapa Ring ini nantinya akan membangun serat optik pada awal 2011 dari Manado, Ternate, Sorong, Ambon, Kendari hingga Makassar.

Adapun jaringan yang dibangun yaitu Manado-Bitung (58 km), Bitung-Ternate (303,3 km), Ternate-Sorong (658,5 km), Sorong-Ambon (722,8 km), Ambon-Kendari (778,5 km).
Selanjutnya Kendari-Kolaka (192 km), Kolaka-Watampone (156,3 km), Watampone-Bulukumba (157 km) dan Bulukumba-Makassar (194 km).
Ocean One no está en línea  
Old November 29th, 2009, 02:19 PM   #534
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

XL Perluas Cakupan di Indonesia Timur
Minggu, 29 November 2009



Jakarta (ANTARA News) - Operator telekomunikasi, PT Excelcomindo Pratama Axiata Tbk (XL), memperluas jaringan di Kawasan Timur Indonesia guna membantu pemerintah menggelar sarana telekomunikasi berkualitas di daerah terpencil.

"Kawasan Timur Indonesia menjadi perhatian dunia karena potensi alamnya yang luar biasa. Dunia pariwisata dan sektor perekomian juga akan berkembang di sana," kata Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu.

Hasnul menjelaskan, sejak Desember 2007 XL telah menggelar layanan di Papua dan Maluku, yang diperluas ke Maluku Utara, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Sejak Mei 2009, cakupan layanan juga diperluas ke Banda Neira, yang hingga kini sudah melayani sekitar 16.000 penduduk di pulau itu.

Selain dikenal sebagai salah satu situs bersejarah tempat pengasingan para pimpinan pergerakan kemerdekaan Indonesia, Banda Neira juga menjadi daerah tujuan wisatawan turis dalam negeri maupun manca negara.

Di kawasan ini, juga akan diadakan program wisata Indonesia "Sail Banda 2010".

Khusus di Papua diutarakan Hasnul, layanan XL mencakup kota Jayapura, Manokwari, Sorong, Timika, Biak, dan Merauke yang dilayani 44 BTS.

"XL berkomitmen menambah BTS untuk menyediakan layanan telekomunikasi yang handal, baik layanan voice, SMS maupun layanan lalu lintas data," tegas Hasnul.

XL mendorong tersedianya internet murah seiring dengan perluasan jangkauan layanan hingga ke daerah-daerah terpencil.

Dengan hadirnya layanan XL di Maluku dan Papua ujar Hasnul, makin memperluas jangkauan yang sudah menjangkau sekitar 90 persen populasi penduduk dari Sabang di ujung Barat Indonesia hingga Papua di ujung Timur.

Hingga September 2009, jaringan XL secara nasional mencapai lebih dari 18.790 BTS 2G dan 3G.

Hasnul mengklaim, jaringan fibre optic milik XL terluas di Indonesia, terbentang sepanjang pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke pulau Sumatera, Batam, Kalimantan dan Sulawesi.

XL juga memiliki jaringan backbone yang tersambung ke jaringan internasional melalui Malaysia.
Ocean One no está en línea  
Old November 30th, 2009, 01:10 PM   #535
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Presiden Resmikan Tiga Proyek Telekomunikasi dan Informatika
Senin, 30 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan tiga proyek besar di sektor telekomunikasi dan informatika, yaitu pembangunan Palapa Ring, pengoperasian program Desa Berdering dan sejumlah proyek infrastruktur telekomunikasi.

Presiden manyatakan seluruh pimpinan dunia telah bersepakat untuk bersama-sama membangun tatanan perekonomian dunia yang lebih baik dan adil. Salah satu yang harus dibangunan adalah keterhubungan (connectivity) antara satu negara dan negara yang lain.

"Agar semua negara mendapat peluang yang lebih besar lagi, dengan peluang itu diharapkan bisa membangun perekonomian menjadi lebih baik lagi," katanya dalam sambutan saat meresmikan ketiga proyek tersebut di Istana Negara, Senin (30/11).

Keterhubungan yang dimaksud adalah selain melalui media transportasi darat, laut, udara, juga melalui media telekomunikasi. Untuk itulah sejumlah proyek infrastruktur tersebut dibangun agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain.

Selain keterhubungan dengan negara lain, Presiden juga menekankan pentingnya keterhubungan antardaerah. "Bagi saya, bagi pemerintah, domestic connectivity justru lebih penting atau sangat penting," katanya.

Seluruh daerah di Indonesia, katanya, harus terhubung dengan baik tanpa kecuali. "Kita tidak ingin yang dapat peluang hanya yang terhubung itu saja, sedangkan daerah/ provinsi/pulau yang tidak terhubung lantas tidak maju, tertinggal dari daerah lain."

Proyek Palapa Ring dimulai dengan pembangunan fisik program penggelaran fiber optik yang akan menghubungkan Mataram hingga Kupang. Ini merupakan program Palapa Ring untuk sektor selatan Indonesia bagian timur yang sepenuhnya dibiayai oleh PT Telkom.

Ini mencakup pembangunan segmen fiber optic darat (inland cable) maupun bawah laut (submarine cable) yang direncanakan selesai akhir bulan November 2010.

Daerah yang akan dilewati adalah Mataram-Kawinda Nae sepanjang 292,3 kilometer, Kawinda Nae-Raba sepanjang 142,5 kilometer, Raba-Waingapu sejauh 307,5 kilometer, Waingapu-Ende 210,1 kilometer dan Ende-Kupang 285,4 kilometer.

Pada saat yang bersamaan, Presiden juga akan meresmikan beroperasinya program telepon berdering. Program ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah untuk memperkecil kesenjangan informasi.

Dengan program ini, diharapkan dalam waktu dekat sekitar 25 ribu desa di seluruh Indonesia pada akhir Januari 2009 atau 31.824 desa pada akhir tahun 2010 dapat terakses telekomunikasi.

Selain kedua program unggulan Departemen Komunikasi dan Informatika itu, Presiden juga meresmikan sejumlah infrastruktur telekomunikasi, di antaranya backbone fiber optic Sulawesi-Kalimantan, backbone fiber optic Sumatera, jaringan transport IP, backbone fiber optic Batam SIngapore Cable System dan pembangunan jaringan Asia-America gateway dengan kapasitas 40 Gbps.

Dalam peresmian tersebut, Presiden juga melakukan hubungan dengan video conference yang akan menghubungkan Presiden dengan Menkominfo Tifatul Sembiring dan Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi serta dua perwakilan warga di NTB dan Kalimantan Barat.
Ocean One no está en línea  
Old November 30th, 2009, 02:08 PM   #536
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Evolusi di Jalur Super Cepat
Senin, 30 November 2009



TEMPO Interaktif, Teknologi telah ikut mengubah pola belajar-mengajar Ruby Supriadi. Selain mengacu pada silabus, guru bahasa Indonesia di sebuah sekolah swasta di Jakarta Utara ini amat memanfaatkan Internet sebagai sumber bahan ajar.

Menurut Ruby, Internet memberikan banyak inspirasi tentang cara dan materi pengajaran. Ia banyak melakukan unduhan, sembari sesekali aktif di berbagai jejaring sosial.

Untuk itu, selain memakai sambungan Internet pita lebar fixed, ia memakai layanan Internet pita lebar bergerak. Tapi lelaki 27 tahun itu masih tak puas atas koneksi Internet yang dimilikinya saat ini.

"Saya membayangkan, kalau WiMAX atau LTE benar-benar jadi, Internet mungkin takkan jadi selemot itu," dia menggerutu.

WiMAX atau Worldwide Interoperability for Microwave Access dan LTE atau Long Term Evolution adalah teknologi Internet berkecepatan tinggi yang banyak diwacanakan saat ini.

Tapi Ruby--dan sekitar 30 juta pengguna Internet di Indonesia per September lalu--tampaknya mesti lebih bersabar. Kedua teknologi itu masih tenggelam dalam wacana dan proses yang berlarut-larut.

Untunglah operator seluler di Indonesia tak mau ketinggalan kereta. Baru-baru ini Telkomsel dan Indosat telah memperkenalkan teknologi bernama High Speed Packet Access Plus (HSPA+). HSPA+ bukanlah nama yang tiba-tiba saja muncul seperti sulap. Secara teknologi, HSPA adalah keluarga 3G yang merupakan gabungan dari protokol High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) dan High Speed Uplink Packet Access (HSUPA).

HSDPA sudah diadopsi hampir semua operator. Tapi permasalahannya, koneksinya semakin lambat seiring dengan bertambahnya pelanggan.
Nah, kehadiran HSPA+, yang spektrumnya lebih luas ketimbang HSDPA dan HSUPA, diharapkan bisa menjadi oasis. HSPA+ dikenal dengan nama HSPA Evolution atau Internet HSPA. Protokol ini mendukung teknologi multiple input multiple output (MIMO) dan modulasi yang lebih tinggi.

Alhasil HSPA+ menghasilkan spektrum downlink dan uplink yang lebih besar. HSPA+ mendongkrak transfer downlink dari 14 megabita per detik (Mbps) menjadi 21 Mbps per frekuensi 5 MHz. Itu baru generasi awal.

"Rilis tujuh dan delapannya malah akan mencapai kecepatan 42 Mbps dan 80 Mbps serta bisa bersaing dengan LTE," kata Harry Nugraha, Country Manager Qualcomm Indonesia, vendor chip dan modul untuk 3G.

LTE pun sebetulnya masih satu keluarga dengan HSPA dan HSDPA. Ia malah menawarkan kecepatan sampai 100 Mbps. Namun, untuk beralih ke teknologi ini, operator biasanya mesti menanamkan investasi yang sangat besar untuk infrastrukturnya.

Sedangkan untuk HSPA+, "Infrastruktur yang ada sekarang sudah kompatibel," kata Harry. "Saya kira HSPA+ lebih masuk akal bagi operator saat ini."
Barangkali hal itu pula yang mendasari Telkomsel meluncurkan layanan HSPA+ pada 4 November lalu. Perusahaan ini menganggarkan 10 persen dari belanja modal (Capex) 2009, yang besarannya mencapai Rp 13 triliun.
Telkomsel telah mendapatkan slot frekuensi carrier 3G kedua sebesar 5 MHz pada September lalu. Slot anyar ini bakal dikhususkan untuk data sehingga keluhan umum pengguna Internet bergerak soal koneksi yang lemot bisa dihindari.
Adapun Indosat, yang akan memulai layanan HSPA+ pada akhir tahun ini, tak membagi-bagi frekuensinya seperti itu. Indosat akan memakai total 10 MHz frekuensi 3G-nya untuk layanan HSPA+.

Indonesia baru memulai. Padahal koneksi HSPA dan HSPA+ sudah banyak diadopsi di berbagai tempat di dunia. Saat ini ada lebih dari 150 juta koneksi pada 236 jaringan di 104 negara.

Jaikishan Rajaraman, Direktur Senior Services GSM Association, mengatakan pengimplementasian HSPA terus bertumbuh dan diharapkan pada 2012 jumlah penggunanya akan mencapai 1 miliar. Nilai ARPU (pendapatan rata-rata per user) memang akan turun dari US$ 48 menjadi US$ 24 pada 2011. Namun, biaya infrastruktur jaringan juga akan turun 3-5 persen per tahun. "Demikian pula harga modul HSPA, turun dari US$ 70 menjadi US$ 35," tutur Rajaraman dalam sebuah diskusi terbatas dengan media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Rajaraman mengatakan lebih lanjut, jaringan pita lebar telah ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. Setiap 10 persen penetrasi jaringan pita lebar telah ikut menaikkan gross domestic product sebesar 1 persen. Dalam contoh kecil, seorang guru seperti Ruby pun bisa menikmati kemudahan menemukan materi ajar secara cepat dan murah. Ujung-ujungnya, manfaatnya pun akan dirasakan oleh murah-muridnya.

Evolusi di Jalur EDGE

Siapa bilang lahirnya generasi lanjutan akan "membunuh" generasi pendahulunya? "3G dan 3,5G sudah lahir, tapi sampai saat ini GSM dan EDGE masih bertahan hidup bukan?" kata John Stefanac dari Qualcomm International.
Di samping itu, gerakan perbaikan teknologi GSM/EDGE--yang disebut generasi 2G--juga belum berhenti. Ericsson adalah salah satu vendor yang mencoba melakukannya dengan teknologi bernama EDGE Evolution.
Teknologi ini seperti "menyuntikkan" tenaga 3G ke dalam jaringan EDGE yang ada saat ini. Operator cukup meng-upgrade peranti lunak pada infrastruktur yang sudah ada. EDGE Evolution mampu meningkatkan kecepatan transfer data sampai 1 Mbps. Latensinya berkurang sampai 80 millisecond dan kapasitas serta efisiensi spektrumnya dilipatgandakan.
Ocean One no está en línea  
Old November 30th, 2009, 05:30 PM   #537
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 0

Proyek Palapa Ring Mataram-Kupang Dimulai


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi (dari kanan) Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Sekjen Depkominfo/Plt Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar dan Wadirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Ermady Dahlan menandatangani prasasti peresmian pembangunan sejumlah proyek infrastruktur telekomunikasi di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11). Kepala Negara juga meresmikan pembangunan fisik program penggelaran fiber optik yang akan menghubungkan Mataram hingga Kupang dengan panjang sekitar 1.237 km yang dibiayai sepenuhnya oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan direncanakan dapat selesai pada akhir November 2010. (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)


Jakarta (ANTARA News) - Proyek Palapa Ring pembangunan fisik program penggelaran fiber optik yang menghubungkan Mataram hingga Kupang resmi dimulai Senin ini.

Peresmian Palapa Ring itu ditandai dengan dialog interaktif teleconference Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ada di Istana Negara Jakarta dengan para pemuka desa dari pelosok Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Barat.

Sementara itu Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen kominfo, Gatot S. Dewa Broto, dalam keterangan persnya usai peresmian mengatakan, proyek Palapa Ring ini merupakan sebagian dari ikon unggulan dari program 100 hari Menteri Kominfo Tifatul Sembiring yang peresmiannya langsung dilakukan oleh Presiden RI.

Pihaknya menyatakan kelegaan menyambut diresmikannya megaproyek tersebut mengingat sampai sejauh ini jalan menuju ke arah dimulainya awal pembangunan konkret Palapa Ring penuh ketidakpastian.

"Awalnya adalah rapat kerja antara Menteri Kominfo Sofyan A. Djalil dengan Komisi I DPR-RI pada tanggal 24 Januari 2007, dimana Menkominfo telah menjelaskan secara ringkas tentang konsep jaringan Palapa Ring," katanya.

Jika jaringan Palapa Ring dapat terwujud, setiap ibu kota kabupaten/kota di Indonesia yang berjumlah 440 akan saling terhubung dengan fiber optik yang merupakan jalur telekomunikasi yang paling efisien.

Menurut Gatot, tujuan proyek Palapa Ring adalah untuk membangun dan mengoperasikan jaringan tulang punggung pita lebar nasional yang terdiri dari 7 ring (cincin) serat optik yang mengelilingi pulau-pulau utama di mana 1 ring nasional yang menghubungkan seluruh ring.

Proyek Palapa Ring adalah contoh pertama proyek jaringan infrastruktur fiber optik yang diimplementasikan melalui mekanisme "public-private partnership" (kemitraan pemerintah dan swasta) di Indonesia.

Proyek Palapa Ring pada awalnya dirancang berdasarkan studi kelayakan untuk menentukan desain optimum terkait dengan kondisi trafik telekomunikasi pada masa yang akan datang.

Total panjang serat optik kabel laut itu adalah 35.280 km dan 20.737 km kabel serat optik inland (di daratan). Kebutuhan investasi adalah sebesar 1.517 milyar dolar AS.

"Sekitar 15.000 km kabel serat optik yang ada telah dibangun oleh beberapa operator yakni PT Telkom, PT Excelcomindo, PT Indosat, dan PT Comnet Plus dan diharapkan terintegrasi dengan proyek Palapa Ring," katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan serat optik yang masih sangat panjang yang harus segera dibangun menuntut adanya konsep jaringan nasional pita lebar secara komprehensif yang berkapasitas besar, sehingga biaya per Mbps lebih murah serta merupakan jaringan nasional terpadu terintegrasi dengan jaringan eksisting.

"Perkembangan lebih lanjut bahwa desain jaringan dari Palapa Ring akan fleksibel, dimana kelak pelaksana proyek diberikan keleluasaan untuk menentukan desain mana yang paling efisien, sepanjang memenuhi koridor teknis yang akan ditetapkan oleh Pemerintah," katanya.

Hal ini tentu akan berdampak pada biaya pembangunan dan pengoperasian Proyek Palapa Ring ini.

Sejauh ini sudah terdapat 5 calon investor yang secara formal telah menyatakan ketertarikan (dengan menyampaikan letter of intent ) dalam proyek Palapa Ring ini, yaitu: PT. Bakrie Telecom, PT. Wireless Indonesia, PT. Telkom, PT. Aqela Communications, dan PT. Potensi Bumi Sakti.

Di luar 5 calon investor tersebut masih terdapat sekitar sepuluh calon investor lain yang juga cenderung menunjukkan minatnya.
Rock Star no está en línea  
Old November 30th, 2009, 05:56 PM   #538
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Telkom Bangun Super Highway
SELASA, 1 DESEMBER 2009

Jakarta, Tribun - PT Telkom Indonesia Tbk mulai membangun Palapa Ring di sektor selatan Indonesia timur (Intim).

Pembangunan infrastrukur sepanjang 1.041 km yang akan menghubungkan wilayah Mataram-Kupang itu menelan biaya 52 juta dolar AS atau sekitar Rp 500 miliar.
"Pembangunan jaringan optik bawah tanah dan bawah laut ini secara otomatis mewujudkan infrastruktur ICT (teknologi informasi dan komunikasi) yang kami beri nama Telkom Super Highway," jelas Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di sela peresmian Palapa Ring di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/11).
Melalui infrastruktur tersebut maka layanan yang diberikan akan mampu membawa data dan informasi dengan kecepatan tinggi guna mendukung next generation nationwide broadband network (NG-NBN).
"Kapasitas serat optik untuk jalur Mataram-Kupang saja bisa menampung 32 juta pelanggan Speedy atau 120 juta pelanggan IPTV (siaran televisi berbasis internet)," jelas Rinaldi.
Ocean One no está en línea  
Old November 30th, 2009, 06:17 PM   #539
F-ian
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Location: Onyourkneesia
Posts: 4,274
Likes (Received): 5

Palapa Ring itu buat Telepon ato Internet? kalo gini di Indonesia Barat lama dong..
__________________
"Nggak usah sinis, kalau nggak setuju diam saja. Apa sih yang sudah Anda lakukan buat negeri ini?"
F-ian no está en línea  
Old December 3rd, 2009, 03:50 PM   #540
Ocean One
Life On the Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,231
Likes (Received): 42

Serangan DOS Memperlambat Akses Facebook
Kamis, 03 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Serangan Denial of Service (DOS) ditengarai memperlambat koneksi jaringan operator jejaring sosial dan pencari data di internet, seiring tingginya jumlah pengguna jasa layanan seperti Facebook, Yahoo!, Google, Twitter.


"Kecepatan akses data yang tidak sesuai harapan kemungkinan karena serangan `Denial of Services/DOS` dari penyusup atau virus, sehingga berakibat kinerja layanan drop," kata Kepala Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan, Jurusan Teknik Informatika, FTIF Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), M. Husni, Selasa.

Menurut dia, biasanya waktu yang diperlukan untuk memperbaiki lemahnya akses tersebut tidak sampai 12 jam. "Perbaikan selama itu mengingat tenaga Teknologi Informasi harus menganalisis dan melakukan `scanning` terhadap semua `port`," ujarnya.

Tapi, tak usah khawatir. Pada umumnya data-data yang disimpan di sejumlah operator seperti Facebook, Yahoo!, Google, Twitter. cukup aman atau tidak hilang, bahkan ada kemungkinan operator tersebut menggunakannya untuk keperluan sendiri.

"Untuk itu, ada baiknya secara berkala pengguna jasa layanan itu rajin mem-`back up` datanya. Jangan sampai menyimpan data rahasia dalam operator tanpa adanya jaminan," katanya.

Terkait ketidakstabilan akses sejumlah operator beberapa waktu lalu, ia mengaku, kondisi itu bisa disebabkan tingginya jumlah pengguna layanan itu di dunia dan penggunaan untuk "mailing list" meluas.

"Kejadian ini juga bisa dikarenakan mereka memakai `clustering mail server distributed` yakni jaringan surat elektronik `email`-nya banyak dan lokasinya menyebar meskipun, alamat emailnya unik misal user@yahoo.com," katanya seperti dikutip Antara.

Hal tersebut, tambah dia, akan berdampak terhadap tingginya arus lalu lintas "traffic" itu sehingga menyebabkan "email" yang masuk ke kotak suratnya mengantre masuk "congestion".

"Risiko lainnya bisa menghilangkan data yang dimiliki si pengguna jasa tersebut," katanya.

Peristiwa itu, lanjut dia, memang berdampak bagi kondisi perekonomian nasional. Para pengguna jasa yang beralamat di operator tertentu menjadi tidak nyaman dalam melanjutkan kinerjanya, terutama kalangan pebisnis.
Ocean One no está en línea  


Closed Thread

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:22 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu