|
|
|
|
#1 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Pilkada Jakarta 2007
Yah karena isi beritanya mayoritas dalam bahasa Indonesia
Jadi thread ini saya buat dalam bahasa Indonesia juga
|
|
|
|
|
|
#2 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
15/03/07 19:26
Jakarta (ANTARA News) - Pijakan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk maju dalam pertarungan memperebutkan jabatan Gubernur DKI 2007-2012 semakin kuat setelah sejumlah partai politik mendeklarasikan dukungan kepadanya. Sekitar 16 partai politik, Kamis, di Jakarta antara lain Partai Golkar, Partai Demokrat, PDI-Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Damai Sejahtera menyatakan mendukung Fauzi sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. "Dengan ini kita mensyukuri kebersamaan dalam mendeklarasikan calon kepala daerah DKI Jakarta yang mampu memimpin masyarakat di dalam kemajemukan menuju persatuan bangsa, untuk itu figur yang kita usung adalah Fauzi Bowo," kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo saat membacakan deklarasi mewakili 16 partai yang hadir. Ia menjelaskan deklarasi tersebut dimaksudkan untuk menggalang kerjasama dalam lima hal yaitu memenangkan figur Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta, membentuk pemerintahan yang kuat, bersih dan efektif, meningkatkan kerjasama strategis antara lembaga eksekutif dan legislatif di pusat serta daerah. Deklarasi itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan peran dan fungsi partai politik sebagai wadah perjuangan politik rakyat dalam mengembangkan kehidupan demokrasi. Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono yang juga hadir dalam acara tersebut memaparkan sama sekali tidak ada upaya menjegal pihak manapun atau partai manapun terkait deklarasi 16 partai mengusung nama Fauzi Bowo untuk Pilkada DKI 2007. "Deklarasi ini semata-mata karena sejumlah partai ini memiliki pandangan yang sama dalam hal ini," katanya. Meski perwakilan PDI-Perjuangan tidak hadir dalam acara tersebut, Agung Laksono memastikan bahwa hal tersebut semata permasalahan teknis dan bukan karena menarik diri dari deklarasi. Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP PPP Chozin Chumaidy menyatakan partainya secara tulus dan ikhlas mengajukan nama Fauzi Bowo. "Sosok yang dijadikan pemimpin DKI tidak boleh main-main karena Jakarta merupakan barometer nasional," katanya. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Andi Anzhar yang juga hadir dalam kesempatan itu memaparkan deklarasi 16 partai tersebut tidak bertujuan untuk menghambat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pilkada di Jakarta. "Kita sama sekali tidak memiliki maksud untuk menjegal PKS, namun kita juga menunggu dan mempersilahkan PKS bila ingin bergabung," katanya. Selain Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Amanat Nasional, juga turut mendukung pencalonan Fauzi Bowo adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK). Juga terdapat Partai Persatuan Daerah (PDK), Partai Merdeka (PM), Partai Persatuan Nahdatul Ulama Indonesia (PPNUI), Partai Nasionalis Indonesia Marhaen (PNI Marhaen) dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI). "Ini kan dukungan pencalonan, saya bersyukur pada semua partai politik yang memberikan kepercayaan pada saya," kata Fauzi Bowo di Balaikota Jakarta menanggapi deklarasi 16 partai politik itu. Sementara itu Ketua Tim Politik Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Selamat Nurdin menyatakan pihaknya tidak kaget atas keputusan 16 partai tersebut mengusung Fauzi Bowo. "Koalisi besar dalam demokrasi adalah hal lumrah dan biasa, karenanya kami tidak terlalu terkejut dengan koalisi besar," katanya kepada wartawan.(*) Copyright © 2007 ANTARA http://www.antara.co.id/arc/2007/3/1...u-pilkada-dki/ Koalisi besar 16 partai politik yang mengusung Fauzi Bowo vs PKS yang mengusung Adang Daradjatun Tinggal tunggu jagoan dari PKB |
|
|
|
|
|
#3 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
15/03/2007 20:27 WIB
PKS: Pilkada DKI Pertarungan Agenda Elit Vs Agenda Rakyat Arifin Asydhad - detikcom Jakarta - Dikeroyok 17 partai politik (parpol) dalam pertarungan di Pemilihan Gubernur DKI, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tersanjung. Sekjen DPP PKS Anis Matta menyebut Pilkada DKI nanti menjadi pertarungan antara agenda elit dan agenda rakyat. "Kami tersanjung dengan pengeroyokan ini. Selama ini kami tidak pernah merasa terlalu kuat sampai pada tahap di mana kami harus dikalahkan melalui pengeroyokan," kata Anis Matta dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (15/3/2007). Menurut Anis, pengeroyokan ini menyadarkan PKS bahwa pertarungan ini akhirnya seperti kisah 'bawang merah dan bawah putih.' "Ini adalah pertarungan antara agenda elit dan agenda rakyat. Kami bersyukur karena kami memperjuangkan agenda rakyat, walaupun untuk tujuan mulia itu kami harus menghadapi pengeroyokan ini," ujar dia. Anis optimistis PKS akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam Pilkada nanti. "Kami percaya pada kebenaran agenda kami dan pada keniscayaan dukungan rakyat terhadap perjuangan kami. Bagi kami ini bukan pertarungan ideologi, tapi ini pertarungan hati nurani. Rakyat selalu memenangkan hati nurani," tegas dia. PKS telah menetapkan Adang Daradjatun sebagai calon gubernur DKI 2007-2012. Dalam waktu dekat, PKS akan mengumumkan calon wakil gubernur yang akan mendampingi Adang. Sementara itu, 17 parpol telah melakukan deklarasi Koalisi Bersama mendukung Fauzi Bowo alias Foke sebagai calon gubernur. Berdiri dalam barisan ini, antara lain PDIP, Partai Golkar, PPP, PBR, PDS, PBB, dan 9 partai gurem. Dua partai lainnya, PAN dan PKB, meski diklaim mendukung koalisi, tapi ternyata masih belum menentukan sikapnya. (asy/asy) |
|
|
|
|
|
#4 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Ayo Ayo..!!!
Agenda Elit Vs Agenda Rakyat ![]()
|
|
|
|
|
|
#5 |
|
Anti Green Industrialist
Join Date: Oct 2005
Location: Cilegon Bercahaya
Posts: 3,520
|
Fauzi Bowo is the Current Wakil Gubernur Right? why didn't he "tebar persona" like Yusuf Kalla?
and wasn't he the one that wanted no more malls in jakarta? ![]() I hope the next government doesn't give Height restrictions like the last governor (was it Ali Sadikin?) Agum Gumelar did not calon himself right? worst case scenario
|
|
|
|
|
|
#6 |
|
Urban Monk
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,422
|
Height restriction is due to Halim Airport, I think?
|
|
|
|
|
|
#7 |
|
PerfectMatch
Join Date: Oct 2006
Location: Sumatra, Semenanjung, dan Jakarta Raya
Posts: 11,963
|
ehh.. PILKADAnya taon 2007 ini yach ??? Kirain masih taon depan.....
Kapan???? Kalo bulan Mei-Juni... aku bisa ikut deh kayaknya..... ![]()
__________________
Jalan Lintas Timur Sumatra yang melintasi Provinsi Riau (dengan aproksimasi Google Earth) sepanjang 570.62 km !! Kota Pekanbaru - Batas Provinsi Jambi adalah sejauh 273.76 km. Kota Pekanbaru - Batas Sumatra Utara adalah sejauh 296.86 km. Dengan dinamika ekonomi yang YOU-KNOW-LAH. Sangat aneh kalau ada MEDIA yang intelektualitasnya patut dipertanyakan kalau membanding-bandingkan kondisi Jalan di Provinsi Tetangga dengan di Riau. Sekian. Terima Kasih.
|
|
|
|
|
|
#8 |
|
PerfectMatch
Join Date: Oct 2006
Location: Sumatra, Semenanjung, dan Jakarta Raya
Posts: 11,963
|
Hehehe..... PKS kan menang di JAKARTA waktu PEMILU 2004 kemaren..... Jadi ada kemungkinan (besar banget) calon PKS menang.... nggak ada hubungannya koalisi2an dengan yang bakal menang.,.... Silahkan lihat sendiri pada PEMILU PRESIDEN 2004 kemarin.... Yang menang SBY, padahal koalisi MEgawati kan banyak banget tuh
![]() ![]() itu pendapatku btw...
__________________
Jalan Lintas Timur Sumatra yang melintasi Provinsi Riau (dengan aproksimasi Google Earth) sepanjang 570.62 km !! Kota Pekanbaru - Batas Provinsi Jambi adalah sejauh 273.76 km. Kota Pekanbaru - Batas Sumatra Utara adalah sejauh 296.86 km. Dengan dinamika ekonomi yang YOU-KNOW-LAH. Sangat aneh kalau ada MEDIA yang intelektualitasnya patut dipertanyakan kalau membanding-bandingkan kondisi Jalan di Provinsi Tetangga dengan di Riau. Sekian. Terima Kasih.
|
|
|
|
|
|
#9 |
|
Anti Green Industrialist
Join Date: Oct 2005
Location: Cilegon Bercahaya
Posts: 3,520
|
no... its because of that if there is a fire in a skyscraper then it can' be reached last time the Maximum was CMIIW 50 floors
thats why the WTC Jakarta isn't really tall Halim Airport is in East Jakarta... pretty far away... |
|
|
|
|
|
#10 |
|
Moderator
Join Date: Jun 2003
Location: London - Sydney - Jakarta
Posts: 5,903
|
I think Fauzi will win...he has the experience ...plus he has a doctorate degree in urban planning...so he's actually technically qualified to do the job .
|
|
|
|
|
|
#11 | |
|
Registered User
Join Date: Dec 2006
Location: Dublin/Berlin/Danpasar
Posts: 390
|
Quote:
but YEAH!! at the moment, please ANYONE who put urban planning on top of the list ! ANY planning! who knows, we might be able to clean the mess in our lifetime. believe me, once a city get organised, things will fall into place like domino effect. ie, prosperity, ecoonomic growth, etc. Look at Kuala Lumpur and Bangkok !! But then again, when money talks, it won't matter if one has summa cumlaude in urban planning.... so, fingers crossed... |
|
|
|
|
|
|
#12 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Usung Sarwono dan Rano, PKB Bisa Jadi Kuda Hitam
Nograhany Widhi K - detikcom Jakarta - Koalisi 15 partai dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus awas. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa menjadi kuda hitam bila berhasil menggandeng partai-partai gurem. "Jika PKB menggalang koalisi dengan PAN dan partai-partai kecil, yang gede-gede itu belum tentu menang. Akan ada tiga kutub, pilkada bisa dua putaran," kata pengamat politik Sukardi Rinakit dari Soegeng Sarjadi Syndicate pada detikcom, Jumat (16/3/2007). Kekuatan yang dimiliki PKB ada pada calon wakil gubernurnya yang menguasai golongan menengah kebawah, yaitu Rano Karno. Cawagub tersebut yang juga merupakan kelemahan dari Koalisi Bersama dan dan juga PKS. "Rano Karno menguasai masyarakat golongan menengah ke bawah DKI Jakarta," ujar Sukardi. Selain itu, calon gubernur yang diusung PKB juga relatif lebih bersih daripada dua calon yang ada saat ini. "Kacamata publik melihat Fauzi Bowo yang orang pemerintahan dan Adang Daradjatun yang polisi terdapat kelemahan. Sarwono juga bekas orang pemerintahan, tapi relatif dikenal bersih pada jamannya," jelasnya. (nwk/ken) |
|
|
|
|
|
#13 | |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Quote:
Indra Subagja - detikcom Jakarta - PKS harus siap-siap kerja ekstrakeras. Kekuatan mesin politik 17 partai pengusung Fauzi Bowo harus benar-benar diwaspadai. Bila tidak, alamat buruk bagi calon PKS Adang Daradjatun. "Ambil kalkulator, kalau PDIP, Demokrat dan Golkar solid beraliansi, habis PKS. Digilas Adang!" kata pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Tjipta Lesmana saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Kamis (15/3/2007). Menurut dia syarat utama yang penting adalah mesin politik partai-partai besar itu dibantu partai lainnya bekerja maksimal untuk Fauzi. "Singkat kata Fauzi dan Adang diadu, Fauzi 95 persen menang, Adang kalah telak," imbuh Tjipta. Tjipta yakin saat ini instruksi partai masih berjalan efektif, sehingga bila 17 partai itu bergabung bisa mendapatkan suara maksimal. Namun apabila PKS bisa bermain cantik seperti kala Pemilu 2004 lalu dalam merebut suara masyarakat Jakarta, PKS diprediksikan dapat meraih keuntungan. "Ada 2,5 juta rakyat miskin di Jakarta, kalau bisa digarap bagus itu," ujar dosen Lemhannas bidang komunikasi politik ini. Selain itu strategi lain yang mungkin bisa dijalankan PKS melawan koalisi bersama ini dengan mencari borok-borok Fauzi kala menjabat sebagai Sekwilda dan Wagub DKI. "Ini excellent, very good, PKS bisa langsung menggulirkan dan mem- blow up dan hitung-hitungan di atas bisa berbalik," urai Tjipta. Dalam pertarungan ini, dia pun tidak melihat adanya gambaran pertarungan antara pihak kuat melawan yang lemah. "Politik itu seni bagaimana membuat mungkin menjadi tidak mungkin dan sebaliknya," ujar pria yang juga aktif di Lembaga Pengkajian Strategis Indonesia (LPSI) ini.(ndr/nrl) |
|
|
|
|
|
|
#14 |
|
PerfectMatch
Join Date: Oct 2006
Location: Sumatra, Semenanjung, dan Jakarta Raya
Posts: 11,963
|
lohh... bukannya aku dah bilang KOALISASI itu gak terlalu menarik perhatian masyarakat kita, yang penting justru IMAGE sang calon itu sendiri...FAUZI BOWO mungkin aja menang .... Sama seperti diramalkan waktu PEMILU 2004... Partai DEMOKRAT mngkin menang di JKT tapi ternyta PKS menang kan .... Kalo bicara JKT sihh masih random effect kayaknya ....
__________________
Jalan Lintas Timur Sumatra yang melintasi Provinsi Riau (dengan aproksimasi Google Earth) sepanjang 570.62 km !! Kota Pekanbaru - Batas Provinsi Jambi adalah sejauh 273.76 km. Kota Pekanbaru - Batas Sumatra Utara adalah sejauh 296.86 km. Dengan dinamika ekonomi yang YOU-KNOW-LAH. Sangat aneh kalau ada MEDIA yang intelektualitasnya patut dipertanyakan kalau membanding-bandingkan kondisi Jalan di Provinsi Tetangga dengan di Riau. Sekian. Terima Kasih.
|
|
|
|
|
|
#15 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Dont forget money politic from those big parties
|
|
|
|
|
|
#16 | |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
Quote:
Most of ppl I know praise high on him
|
|
|
|
|
|
|
#17 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
16/03/07 08:41
Koalisi Besar Parpol Dukung Fauzi Bowo Bisa Untungkan Adang Jakarta (ANTARA News) - Pengamat politik Dr J Kristiadi mengatakan koalisi partai politik besar untuk mengajukan Fauzi Bowo sebagai calon Gubernur DKI Jakarta bisa bersifat kontraproduktif, atau menguntungkan bagi PKS yang mengusung Adang Daradjatun. Namun, parpol-parpol dan tim Fauzi Bowo bisa meminimalkan kemungkinan ke arah kontraproduktif itu dengan melakukan kampanye yang tertata dengan baik, katanya di Jakarta, Jumat Menurut Kristiadi, dalam pandangan masyarakat Jakarta bisa muncul kesan parpol besar "mengeroyok" PKS, dan hal itu akan menumbuhkan simpati yang lebih besar kepada mantan Wakil Kepala Polri Adang Daradjatun. Simpati itu bisa makin besar jika pelayanan publik yang dilaksanakan Pemda DKI Jakarta selama ini dinilai masih kurang baik, karena Fauzi Bowo adalah Wagub DKI Jakarta. Menurut dia, tim kampanye Adang Daradjatun tentunya akan mengelola kampanyenya dengan lebih baik menghadapi "keroyokan" parpol-parpol tersebut. Mengenai alasan parpol besar mendukung Fauzi Bowo, ia memperkirakan keputusan itu berkaitan dengan posisi Jakarta yang berkembang ke arah kota jasa dengan penduduk yang heterogen. Fauzi Bowo secara resmi diusung oleh Golkar, PDIP, PPP, PDS, dan Demokrat. Selain itu, kemungkinan PAN juga akan mendukung Fauzi Bowo. (*) Pilkada Jakarta |
|
|
|
|
|
#18 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
17/03/2007 02:29 WIB
Partai Gurem Bantah Dukung Foke Ramdhan Muhaimin - detikcom Jakarta - Selang satu hari koalisi bersama 15 parpol pendukung Fauzi Bowo dideklarasikan pada Kamis 15 Maret lalu, koalisi yang digalang 3 parpol besar yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PDIP mulai digoncang perpecahan. Sembilan parpol kecil non-parlemen yang tergabung dalam Forum Lintas Partai (FLP) yang hadir dalam deklarasi itu disebut-sebut sebagai forum palsu. Ketua FLP Meidy Juniarto membantah jika parpol-parpol non-parlemen yang bergabung dalam forum itu ikut-ikutan mendukung Foke (sapaan Fauzi Bowo) sebagai cagub DKI. "FLP tidak pernah menyatakan dukungan terhadap Foke. Kalau FLP yang hadir dalam deklarasi kemarin itu palsu," ujar Meidy saat dihubungi detikcom, Jumat (16/3/2007). Menurut Meidy, orang-orang yang hadir mengatasnamakan FLP dalam deklarasi tersebut bukanlah pimpinan partai politik. Sebab, kata Meidy, pada saat yang hampir bersamaan para pimpinan 9 parpol kecil yang tergabung dalam FLP itu tengah mengadakan pertemuan dengan mantan ketua KONI Agum Gumelar di kediamannya pada kamis (15/3/2007) sore. Parpol-parpol itu antara lain Partai Patriot Pancasila, Partai Pelopor, Partai Buruh, PKPI, PNBK, PNI Marhaen, PPNUI, PSI, Partai Merdeka, dan PIB. Bahkan sejak awal, lanjut Meidy, FLP telah berkomitmen untuk mendukung Agum dalam pilkada DKI mendatang. "Kami tetap dukung Pak Agum. Karena FLP ini seperti sudah punya Pak Agum," imbuh ketua DPW Partai Patriot Pancasila DKI Jakarta itu. Namun demikian, dengan terbentuknya koalisi bersama tidak berarti peluang mantan danjen kopasus tersebut semakin tipis. FLP, kata Meidy, optimis peluang Agum maju sebagai DKI-1 masih terbuka lebar. Alasannya, menurut dia, koalisi bersama yang terbangun sangat rapuh dan tidak bertahan lama disebabkan faktor-faktor yang sangat pragmatis. Apalagi ada parpol-parpol dalam koalisi tersebut memiliki kepentingan masing-masing. "Saya tidak yakin Foke dapat membagi-bagikan kue secara adil kepada partai-partai itu. Dampaknya ya sangat rapuh. Akan ada parpol yang keluar dari koalisi, dan Pak Agum bisa diuntungkan. Apalagi PKB, PBR dan PAN belum final putuskan Foke," tandasnya.(rmd/ndr) |
|
|
|
|
|
#19 |
|
Moderator
Join Date: Jun 2003
Location: London - Sydney - Jakarta
Posts: 5,903
|
i support more competition ...let there be 4 candidates - fauzi, adang, agum and sarwono...long live democracy
|
|
|
|
|
|
#20 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2005
Posts: 6,189
|
![]() Then the big parties coalition would be collapsed |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|