|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#81 | |||
|
Registered User
Join Date: Oct 2006
Posts: 178
Likes (Received): 0
|
OOT
=== Quote:
Quote:
![]() Quote:
|
|||
|
|
|
|
|
#82 | |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Quote:
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
|
#84 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2006
Posts: 178
Likes (Received): 0
|
yah thats what i mean haha
|
|
|
|
|
|
#85 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2007
Posts: 2,746
Likes (Received): 1
|
Bad news..
IMB Ditahan, Tanah Ditarik Polemik Proyek Ciputra World Surabaya - Kewibawaan Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya diuji oleh proyek superblok Ciputra World di Jl Mayjen Sungkono. Perintah penghentian pembangunan yang diputuskan dua instansi negara ini dua pekan lalu ternyata tidak digubris. Masalah semakin runyam, proyek tetap berlanjut, padahal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum diterbitkan pemkot. Sementara tanah milik pemkot yang diduga dicaplok PT Win Win Reality Center (WWRC), pemilik tanah proyek ini, belum dibereskan di Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Keputusan (penghentian proyek Ciputra World) ini mengikat. Kami harus tegas. Kalau tidak akan diprotes yang lain,” kata Anggota Komisi A DPRD Surabaya Krisnadi Nasution, dalam rapat dengar pendapat di DPRD Surabaya, Kamis (3/2). Dewan juga mengundang Direktur PT WWRC Wenas Panwel, Kepala Dinas Binamarga dan Permukiman Sri Mulyono, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Togar Silaban, dan Kepala Satpol PP Utomo. Sri Muyono mengatakan, IMB proyek ini penting, karena terkait nasib Jl Mayjen Sungkono yang kerap banjir. Karena dikhawatirkan kalau pengelolaan sistem drainase proyek ini salah, banjir akan semakin tinggi akibat hilangnya resapan. “Hingga sekarang belum ada rekom drainase dari proyek,” ungkapnya. Sementara soal tanah pemkot yang diduga dicaplok juga belum beres. Tanah seluas 1.109,50 m2 di Jl Mayjen Sungkono 85A itu semula adalah milik PT Darmo Satelit Town (DST). Tanah itu sudah diserahkan kepada pemkot sebagai lahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) 8 Juli 1998. Pemkot juga telah menyewakan lahan ini ke Ping Astono sejak April 2001 selama 20 tahun. Ternyata, belakangan PT WWRC mengklaim tanah itu bagian dari tanah PT WWRC yang membeli dari PT DST dengan total luas 77.092 m2. Anehnya, pihak Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat yang mencatut tanah pemkot tersebut. “Kami juga meminta sertifikat itu dipisah, tanah pemkot dikembalikan ke pemkot, soal penggunaannya untuk apa tergantung pemkot,” kata pimpinan rapat Masduki Toha. Tidak hanya pencaplokan tanah, juga diketahui bahwa ada salah satu patok tanah yang rusak. Selain itu, kunci pagar milik pemkot ternyata telah diganti. Kesalahan fatal lainnya adalah adanya tiga titik saluran pembuangan air yang dialirkan ke sungai di Jl Mayjen Sungkono melalui tanah ini. ''Itu menambah banjir,'' tegas Sri. Dalam jawabannya, Wenas Panwel dari PT WWRC mengatakan, pihaknya tidak keberatan mengembalikan tanah itu kepada pemkot. Dia juga tidak akan menghentikan proyek, karena IMB dianggapnya sudah beres. Namun, di lain pihak, Wenas menegaskan, saat ini pihaknya tengah menggugat pemkot atas dugaan penyerbotoan tanah yang diklaim miliknya oleh pemkot. “Kami menunggu hasil gugatan, karena tidak ada persoalan menyerahkannya,” katanya. PT WWRC tidak menghendaki penyewaan tanah pemkot kepada Ping Astono. Buktinya, pada 4 Oktober 2007, pihaknya meminta pemkot mencabut izin sewa Ping, dan pada 12 Maret IMB dan izin zoning Ping juga diminta segera dicabut. Dihubungi terpisah, pengacara Ping Astono, Sugiono Santjoko, menduga pemkot dan PT WWSC ada kongkalingkong. “Tujuannya merebut tanah yang disewa klien saya untuk pintu masuk proyeknya,” duganya. Polemik ini masih akan berlanjut, karena awal pekan depan, dewan bakal memanggil lagi pihak pihak yang bermasalah. Taken from Surya, Apr 4, 2008 |
|
|
|
|
|
#86 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
^Apalagi toh ini? Koq kedengarannya pemerintah KORUP Jawa Timur atau Surabaya yang kurang jatah? Kapannya Cito, sekarang Ciputra World. Mau minta sogokan berapa sih, gua curiga dengan banyaknya proyek yang mandek, pengusaha kurang modal dan juga takut dimintai banyak duit?!
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#87 |
|
Registered User
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,518
Likes (Received): 41
|
No wonder
, itulah Indonesia...maunya tetep kumuh & korup susah diberantas
|
|
|
|
|
|
#88 |
|
Tribalwars
Join Date: Nov 2007
Location: Mlg, Sby, Sgp
Posts: 170
Likes (Received): 0
|
upeti nya kurang tuh..
biasa lah.. tiap proyek ada hitungan nya, perlantai, per m2 ada hitungan nya..wkwkwkw..
__________________
http://en6.twplus.org/signature/id/1527060.png |
|
|
|
|
|
#89 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
waduh kirain ada update lagi..
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#90 | |
|
Registered User
Join Date: Nov 2007
Location: surabaya
Posts: 1,134
Likes (Received): 5
|
Quote:
hmmmmm kelakuan bpn memang gak berubah, selalu jadi sumber masalah gak dimana-mana. di jakarta (shgb hilton, daerah meruya), surabaya (kasus sertifikat palsu/double banyak terjadi), barusan di manado (mirip kasus meruya) |
|
|
|
|
|
|
#91 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2007
Posts: 2,746
Likes (Received): 1
|
Magali, are you working in banking industry ? I notice that from your comment, you are quite experienced in this legal affairs and you travel often, typical bankers' work hehe..
|
|
|
|
|
|
#92 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2007
Posts: 2,746
Likes (Received): 1
|
Superblok Ciputra Agunkan Tanah Pemkot
DEWAN PUN MENCAK-MENCAK PT Win Win Realty Centre (WWRC), selaku pengembang pembangunan Ciputra World di Jl. Mayjen Sungkono, ternyata tidak hanya belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal), tapi juga telah mengagunkan tanah Pemkot hasil pembelian dari PT Darmo Satelit Town (DST). Tanah itu diagunkan ke Bank Mega di Jakarta. Tanah seluas 77.092 meter persegi yang di dalamnya ada tanah milik Pemkot seluas 1.109 meter persegi itu diagunkan ke Bank Mega dengan dinilai sekitar Rp 550 miliar. Tentu saja fakta ini membuat Komisi A DPRD Surabaya semakin mencak-mencak saja. "Ini kan sudah keterlaluan. Sudah tidak memiliki IMB dan Amdal, tanah Pemkot malah diagunkan ke bank. Kalau seperti ini kan sama saja masuk dugaan penggelapan tanah negara,?kata anggota Komisi A DPRD Surabaya, Eric Tahalele, Selasa (8/4) siang tadi. Menurutnya, saat hearing di Komisi A, para anggota Dewan sempat tidak percaya atas pengakuan Dirut PT WWRC, Wenas Panwel. Saat itu Wenas mengaku, sertifikat tanah yang dibelinya dari DST telah diagunkan ke Bank Mega. Sertifikat itu termasuk tanah milik Pemkot seluas 1,109 meter persegi yang sudah disewakan ke pengusaha SPBU, Ping Astono, selama 20 tahun. Pernyataan Wenas itu membuat masalah tanah yang menjadi lokasi didirikan Ciputra World di Jl. Mayjen Sungkono semakin melebar. Sebab, semula masalahnya hanya satu yakni PT WWRC menggugat Pemkot agar mau mengembalikan fungsi fasum atas tanah pemberian DST. Namun kini melebar karena tanah fasum milik Pemkot itu ternyata ikut diagunkan PT WWRC di Bank Mega, Jakarta. "Kami minta kepada suadara Wenas selaku Dirut PT WWRC bertanggungjawab soal ini. Setidaknya mengembalikan dulu tanah milik Pemkot. Baru setelah itu Wenas boleh membangun Ciputra World," terang Eric. Sikap Komisi A ini sebagai bentuk permintaan pertanggungjawaban atas perbuatannya yang mengagunkan tanah negara tanpa sepengetahuan Pemkot Surabaya. "Ini kan berbahaya. Kalau Pemkot tidak teliti bisa hilang aset negara itu," ujarnya. Selain itu, sebelum PT WWRC menunjukkan sertifikat tanah miliknya dan tanah Pemkot semua kegiatan pembangunan Ciputra World harus dihentikan. Penghentian itu tidak bisa ditawar-tawar, karena pelanggaran yang dilakukan PT WWRC sudah cukup berat. Terkait hal itu Ketua Komisi A Retna Wangsa Bawana mengatakan, hasil keputusan hearing PT WWRC berkewajiban mengembalikan aset Pemkot. Tidak bisa sertifikat tanah negara diagunkan ke bank oleh pihak swasta. "Masalah ini menimbulkan efek negatif bagi Pemkot jika tidak segera dituntaskan," katanya. Minta Kelonggaran Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Tanah dan Bangunan (BPTB) Pemkot, Achmad Hadi, mengatakan, memang sertifikat tanah Pemkot seluas 1.109 meter persegi itu belum dipecah oleh PT WWRC. Selain itu dia mengaku baru tahu sertifikat tanah hasil pemberian DTS itu diagunkan ke Bank Mega. "Kami baru tahu kemarin itu, kalau sertifikatnya diagunkan ke Bank Mega," ujarnya. Untuk itu, kata dia, Pemkot meminta agar PT WWRC bertanggungjawab. Artinya, PT WWRC harus mengembalikan dulu aset kota itu. "Kami setuju dengan Komisi A agar aset negera itu diselamatkan dulu, baru PT WWRC bisa meneruskan pembangunannya," terangnya. Dirut PT WWRC, Wenas Panwel, sendiri dalam hearing mengakui telah mengagunkan sertifikat tanahnya yang dibeli dari DST yang di dalamnya masih ada tanah aset kota. Namun, pihaknya minta kelonggaran masalah ini. "Kalau bisa sambil menunggu IMB dan Amdalnya selesai, serta masalah sertifikat tanah, pembangunan tidak dihentikan," pinta Wenas. Taken from Surabaya Post, Apr 8, 2008 |
|
|
|
|
|
#93 |
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: INA
Posts: 912
Likes (Received): 36
|
I think we need the admin to move this thread to the righ place.
|
|
|
|
|
|
#94 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
Anybody has the updated news/status of Ciputra World Surabaya?
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#95 |
|
Top Top
Join Date: May 2008
Location: Sìshuǐ (スラバヤ)
Posts: 686
Likes (Received): 0
|
belom sempat foto, soalnya pagarnya tinggi jadi dari luar masih ga keliatan sampai mana. tapi dari sela2 pagar keliatan sekilas sudah selesai sampai basement / parkiran mal.
|
|
|
|
|
|
#96 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
^Oh jadi ada aktivitas konstruksi nggak macet gara2x persoalan tanah? Good kalo gitu.
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#97 |
|
Top Top
Join Date: May 2008
Location: Sìshuǐ (スラバヤ)
Posts: 686
Likes (Received): 0
|
keliatan sekilas aja kok.. kalo macet atau gaknya ga tau :p
mestinya bisa dilanjutin ya, soalnya tanah yang bermasalah itu kan tanah yang ada di antara showroom mercedes & kafe (mungkin sih... ga tau pasti, tapi di tanah itu ada tulisannya "tanah milik ...") |
|
|
|
|
|
#98 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
oh, jadi mungkin nggak semua plot tanahnya milik pemerintah. Well MinImax, if you can take photo shot please post it. Thanks!
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#99 |
|
Registered User
Join Date: Aug 2008
Location: surabaya
Posts: 2,088
Likes (Received): 5
|
hari sabtu tgl 16 agustus sekitar jm 1 siang saya lewat di depan mega proyek ini,tp nampak tenang2 saja.
liatlewat celah2 pagar pun gak nampak pekerja sama sekali. apa memang bener2 mandek? *sumpah sayang bgt* |
|
|
|
|
|
#100 |
|
Top Top
Join Date: May 2008
Location: Sìshuǐ (スラバヤ)
Posts: 686
Likes (Received): 0
|
ga bisa foto untuk yg ini, soalnya juga masih ga keliatan apa2 dari luar. kecuali mungkin bisa diliat kalo dari apartemen java paragon atau hotel shangri-la. kalo ada yg ke sana coba d di foto...
|
|
|
|
![]() |
| Tags |
| ciputra world surabaya, surabaya |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|