daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Makassar



Reply

 
Thread Tools
Old July 14th, 2010, 08:21 PM   #2221
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Rabu, 14 Juli 2010 | 06:16 WITA
Menyulap Barombong hingga Bulurokeng

PEMERINTAH Kota Makassar mengembangkan daerah pesisisir sebagai kawasan pengembangan baru. Selain daerah Tanjung Bunga, kawasan yang akan terus dikembangkan adalah Barombong di selatan dan Bulurokeng, Biringkanaya di daerah timur. Barombong berbatasan dengan Kabupaten Gowa sementara Bulorokeng berbatasan dengan Kabupaten Maros. Di kawasan Bulurokeng yang kini makin mudah diakses dengan hadirnya jalan tol telah hadir sejumlah perumahan baru.

Di wilayah pesisir kawasan ini juga akan dibangun kampus terbesar Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP). Sayangnya, pemebebasan lahan mega proyek senilai Rp 1 triliun milik Kementerian Perhubungan RI ini tersandung kasus korupsi pembebasan lahan yang menyeret Direktur PIP Makassar Agus Budihartono, Camat Biringkanaya Zulkifli, dan Lurah Untia Ardiansyah. Lahan yang akan digunakan PIP Makassar mencapai 70 hektare atau hampir menyamai kawasan kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Tamalanrea. Sebelumnya, kampus PIP berada di Jl Tentara Pelajar.

Proyek lain yang juga direncanakan akan dihadirkan di kawasan peisisir Bulurokeng adalah Instalasi Pertamina yang kini berlokasi di Jl Satando, Kecamatan Ujung Tanah. Wali Kota Makassar Ilham Areif Sirajuddin mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan relokasi instalasi bahan bakar minyak (BBM) dan gas tersebut ke kawasan Biringkanaya sejak terjadinya ledakan di instalasi pengisian gas, tahun lalu.

Menurut Ilham, pemkot saat ini memang sedang mengembangkan kawasan pesisir Makassar yang membentang dari Kecamatan Biringkanaya hingga ke Kecamatan Tamalate. "Tentu ini akan menjadi salah satu prioritas kami. Apalagi berbagai masukan juga sudah masuk kepada kami terkait dengan rencana pengembangan wilayah pesisir ini," katanya dalam sebuah talkshow.

Pengembangan kawasan pesisir di Makassar dirintis oleh Gowa Makassar Tourist Development (GMTD) di era tahun 1990-an di wilayah perbatasan Mariso-Tamalate. Hingga kini kawasan Tanjung Bunga menjadi salah satu kawasan perumahan terpadu dengan hadirnya perumahan, mal, dan kini sudah berdiri pusat permainan terbesar indoor, Trans Studio dan Gedung Bank Mega Indonesia Timur.(firmansyah).

Komentar mereka
* Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief: Barombong memang telah menjadi sentra pertumbuhan baru yang menopang pengembangan Kota Makassar selain kawasan Biringkanaya
* Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga: Dari prospek pariwisata sangat menjanjikan. Jika dikembangan secara terpadu maka tak akan kalah dengan kawasan Jimbaran, Bali. Tinggal bagaimana mengelolanya
* Ketua Hipmi Sulsel, Yudi Ondong: Dampaknya akan multi efek dan berkelanjutan. Bagi pengusaha muda yang akan menjadi pemegang tongkat investasi dan bisnis di daerah ini tentu akan melihat sebagai peluang yang prospektif


Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117439


Rabu, 14 Juli 2010 | 06:16 WITA
Wajah Baru Pesisir Makassar
Kawasan Barombong

* Stadion modern dengan berbagai fasilitas penunjung seperti area olahraga laut, sport center, dan fitness center akan dibangun di hulu Sungai Jeneberang (perencanaan).
* Kawasan Pantai Barombong akan dijadikan area wisata meniru konsep Pantai Jimbaran Bali yang juga menjadi pusat kuliner seafood (perencanaan).
* Pembangunan kawasan perumahan
Kawasan Tanjung Bunga
* Area perumahan (sudah dibangun)
* Trans Studio (sudah beroperasi)
* Celebes Convention Center (sudah beroperasi)
* Center Point of Indonesia (sementara penimbunan lahan)
Kawasan Biringkanaya/Bululurokeng
* Pembangunan Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (perencanaan)
* Pembangunan kawasan perumahan baru


Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117438
Comeliness no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old July 15th, 2010, 01:54 AM   #2222
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Kamis, 15 Juli 2010 | 03:25 WITA
Makassar-Barombong Ditempuh 10 Menit

Setelah Jalan Tembus Taeng-Dg Tata Dibangun Sebagian Warga Mannuruki Dikabarkan Sudah Diajak Negosiasi ; Untuk Pembebasan Lahan ; Pemkab Gowa Siap Mendukung ; Tanjung Bunga Terus Berbenah



Barombong Tribun Timur/Andre

Makassar, Tribun - Pemerintah terus mengembangkan kawasan selatan Kota Makassar yang berbatasan dengan Kabupaten Gowa, termasuk kawasan Barombong. Para pengusaha properti semakin melirik kawasan tersebut, apalagi menyusul pembangunan akses jalan alternatif dari Barombong melalui Taeng (Gowa) tembus ke Jl Daeng Tata (Makassar) hingga ke Jl AP Petterani melalui Jl Mannuruki. Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel Haris Hody dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gowa Arifuddin Saeni secara terpisah membenarkan rencana tersebut saat dikonfirmasi terpisah, Rabu (14/7).

"Kalau jembatan dari Jl Dg Tata (Makassar) ke Taeng dan Tamanyyeleng (kecamatan Pallangga, Gowa) sudah ada maka akan membuka akses ke Barombong," kata Haris yang juga Dirut Perusda Sulsel. Pengembang PT GMTD yang mengembangkang kawasan Tanjung Bunga bermitra dengan Perusda Sulsel membangun kawasan perumahan terpadu R2000 di kawasan Barombong. Sementara Arifuddin mengatakan, pihak Pemkab Gowa sangat mendukung upaya pembukaan akses jalan alternatif tersebut. "Sekarang tinggal bagaimana mengomunikasikan antara Pemkab Gowa dengan Pemkot Makassar," kata Arifuddin.

Sebelumnya, pemerintah juga berencana membuka akses dari Gowa melalui Antang hingga ke Tamalanrea dan pad akhirnya jalan lingkar ini akan tembus ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan membelah Bumi Tamalanrea Permai. Beberapa pihak sudah membangun rumah toko di sekitar lokasi yang akan dijadikan jalan dengan lebar 20 meter tersebut. "Sejak dikabarkan akan jadi ring road, lahan di kawasan ini langsung ramai diincar," kata seorang warga bernama Ny Sari.

Sudah Direncanakan
Arifuddin Saeni mengatakan, rencana pembangunan jembatan dan jalan alternatif Taeng-Jl Daeng Tata sudah lama direncanakan Pemkab Gowa. Namun, bila Pemkot Makassar juga berkeinginan sama, maka tinggal dilakukan pembicaraan lanjutan. "Sepanjang itu menguntungkan dan memberikan manfaat cukup besar bagi masyarakat, tidak ada masalah. Namun yang perlu diperhatikan, kedua belah pihak (Makassar dan Gowa) perlu berbicara lebih lanjut karena merupakan interkonesitas antara dua daerah," jelas Arifuddin per telepon, tadi malam.

Menurutnya, masalah jalan tembus tersebut bukan hanya soal jembatan, tapi akses jalan yang menghubungkan. Tapi pada dasarnya, masyarakat dan pemerintah di Butta Bersejarah ini menyambut baik rencana itu. Apalagi nantinya bila sudah terwujud, tambah Arifuddin, jalur ini akan menjadi pintas dan jalan alternatif jika terjadi kemacetan di Jembatan Kembar Sungguminasa yang menghubungkan Makassar dengan Sungguminasa. Bila jalan tembus ini dibangun maka sudah ada lima jalur yang menghubungkan Makassar-Gowa. Jalan yang sudah berfungsi saat ini adalah jalur utama melalui Jl Sultan Alauddin, melalui Jl Metro Tanjung Bunga, melalui Jl Hertasning Baru, dan melalui Antang (Kassi-kassi) tembus ke Samata hingga ke Pattalassang.

Pembebasan Lahan
Beredar kabar Pemkot Makassar sudah mempersiapkan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tembus Taeng-Jl Daeng Tata hingga ke Jl Pettarani. Beberapa warga di sekitar BTN Tabaria di Jl Mannuruki sudah diajak berdiskusi.
Namun belum diketahui hasil negosiasi yang disebut-sebut sudah dilakukan terhadal 20 pemilik rumah. "Sudah pembicaraan dengan pihak kelurahan dan kecamatan tapi belum sampai pada kesepakatan ganti rugi," kata sumber Tribun.

10 Menit
Selama ini akses ke kawasan Barombong dan sekitarnya melalui dua pilihan. Pertama dari jalan poros Makassar-Takalar melalui Jl Sultan Alauddin dan Sungguminasa. Sementara akses kedua adalah melalui pantai barat Makassar dengan menyusuri perumahan Tanjung Bunga hingga melewati jembatan Sungai Jeneberang. Bila jembatan yang membelah Sungai Jeneberang di Taeng dibangun permanen seperti di kawasan Tanjung Bunga maka sedikitnya 20-an kawasan perumahan di bantaran Sungai Jeneberang dan Barombong di Palangga akan terbuka lebar. "Ini juga akan mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas dari jalur timur Makassar-Gowa (Jl Sultan Alauddin)," ujar Haris yang juga alumnus fakultas teknik Unhas ini.

Hanya saja, sejauh ini katanya, dia belum mengetahui tahapan pembicaraan dan rencana pembukaan jalan akses yang menghubungkan Makassar-Gowa di bagian tengah ini. Dia mengatakan, infrasturuktur dan akses jalan ke kawasan ini sangat dekat dengan kota Makassar. "Kalau ada jembatan tembus di Jl Dg Tata dengan Taeng maka Makassar-Gowa, Barombong hanya berjarak sekitar 1-3 km dan bisa ditempuh dalam 10 menit. Ini berbeda dengan kawasan pemukiman timur kota di Biringkanaya dan Tamalanrea yang akses terdekatnya 15 km yang sudah mulai macet.

Digambarkan, kondisi alam wilayah Barombong bagian dalam, seperti Taeng, Tamanyala masih asri. Ada Sungai Jeneberang, kawasan persawahan dan ladang warga yang masih, kawasan pantai, serta danau buatan dari Tanjung Bunga."Ini adalah syarat utama sebuah kawasan pemukiman kota." Dalam gambarannya, Haris mengatakan, site plan pengembangan Kota Makassar yang mengarah ke pantai barat dan selatan, membuat nilai harga jual tanah di kawasan itu meningkat.

300 Persen
Tahun 2008, saat proyek R 2000 dicetuskan, harga lahan di kawasan Barombong dalam sekitar Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Saat ini, sejak kuartal pertama 2010, atau dua tahun setelah jalannya proyek itu, harga lahan termurah sudah Rp 150 ribu atau naik 300 persen. Haris menyebutkan, harga tanah satuan meter persegi itu adalah harga pasaran dari pemilik warga dan developer dan kepada konsumen. Menurutnya, saat manajemen Perusda menjajaki pengembengan kawasan baru di selatan dan pantai barat Makassar itu, Perusda hanya sebagai pengembang. "Negosiator harga adalah pemerintah," katanya. (han/mel/ute/fir)


Source: http://www.tribun-timur.com/read/art...empuh-10-Menit
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 15th, 2010, 10:10 PM   #2223
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Jumat, 16 Juli 2010 | 03:09 WITA
Ambhara Hotel Lirik Makassar

Makassar, Tribun - General Manager Ambhara Hotel Amigo Bakar menilai investasi hotel di Makassar cukup menjanjikan dan kota Makassar berkembang cukup pesat sehingga daerah ini cukup bagus dan potensial untuk investasi. "Banyaknya warga Makassar yang melakukan perjalanan ke Jakarta dan masyarakat yang berdomisili di Jakarta ke Makassar membuat kami tertarik menjemput bola di Makassar dalam memperkenalkan hotel kami sebagai hunian yang nyaman bagi mereka yang berkunjung ke Jakarta," kata General Manager Ambhara Hotel saat bertandang ke redaksi Tribun Timur, Kamis (15/7).

Hotel Ambhara Jakarta merupakan salah satu hotel bintang empat plus yang berlokasi di Jakarta tepatnya di Jl Iskandarsyah Raya No 1, Jakarta. Sebuah kawasan stategis dekat dengan perkantoran, life intertaiment, dan pusat perbelanjaan Kemang Raya. Hotel yang bernaung di bawah manajemen A Latief Corporation ini memiliki 220 kamar yang terdiri dari kamar deluxe, junior suite, dan eksekutif suite. Adapun sewa kamar mulai dari harga Rp 777 ribu per kamar. Hotel Ambhara Jakarta sudah berdiri sejak 15 tahun yang lalu.

"Selain memperkenalkan hotel yang kami kelolah kami juga melihat peluang investasi untuk melakukan pembangunan hotel di Makassar," kata mantan GM Sahid Jaya Makassar pada 1996-1998 itu. (fik)


Source: http://www.tribun-timur.com/read/art...Lirik_Makassar
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 16th, 2010, 02:40 PM   #2224
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

SABTU, 10 JULI 2010 | 00:58 WITA |
Bumi Karsa Investasi Listrik Rp 64 Miliar

MAKASSAR -- Investasi sektor listrik juga dirambah PT Bumi Karsa dengan membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Dua PLMTH dibangun tahun ini dengan nilai investasi Rp 64 miliar.

Direktur Wilayah Barat PT Bumi Karsa, Fajaruddin, PLMTH akan dibangun di Kabupaten Gowa dan Palopo. "Sudah siap pembangunannya. Begitu kontrak kerja sama dengan PLN selesai, sudah bisa jalan," jelasnya, di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 9 Juli.

Kapasitas pembangkit listrik PLMTH yang dibangun di Tombolo, Kabupaten Gowa setara dua mega watt. Sistem pembangkitannya memanfaatkan air dari Sungai Tanggara dengan sistem run of river dan nilai investasi Rp 28,5 miliar.

Pembangkit yang dibangun di Palopo berkapasitas dua kali lebih besar yakni, empat mega watt. Bumi Karsa menanamkan modalnya Rp 40 miliar untuk membangun pembangkit dengan memanfaatkan Sungai Kadundung.

"Kami merencanakan seluruh pembangkit sudah masuk sistem kelistrikan PLN mulai tahun depan. Pembangkit di Gowa dibangun selama satu tahun dan di Palopo selama 1,5 tahun," beber Fajaruddin.

Energi listrik yang dihasilkan dari PLTMH Tombolo diharapkan dapat menambah suplai listrik untuk memenuhi kebutuhan 4000 kepala keluarga. PLMTH Kadundung yang berkapasitas lebih besar lagi mampu menyuplai listrik untuk 5500 kepala keluarga.

Selain membangun PLMTH, Bumi Karsa juga berinvestasi pada pembangunan pabrik beton pracetak. Pabriknya dibangun di Kawasan Industri Makassar (Kima) di atas lahan seluas enam hektare.

Nilai investasi yang ditanamkan untuk pabrik beton pracetak sebesar Rp 40 miliar dengan produksi antara lain, tiang pancang dan girder jembatan. "Sekarang proses pematangan lahan dan dijadwalkan awal 2011 sudah berproduksi," katanya. (rif)

http://news.fajar.co.id/read/98193/4...k-rp-64-miliar
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old July 16th, 2010, 03:00 PM   #2225
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

JUMAT, 16 JULI 2010 | 23:51 WITA |
Pasar Segar Rencana Naikkan Harga 5 Persen

MAKASSAR -- Dari sisi pembangunan konstruksi bangunan Pasar Segar ternyata lebih cepat dari perkiraan, tercatat tingkat pembangunan Pasar Segar Makassar kini telah mencapai 20 persen dari target kontraktor yang hanya mematok 15 persen hingga pertengahan Juli 2010 ini. Rencananya, Pasar Segar Makassar sendiri akan diserahterimakan kepada user pada Mei, 2011 mendatang.

Tingginya respons masyarakat terhadap penjualan ruko dan kios di Pasar Segar memberikan dampak positif terhadap investasi kios dan ruko di tempat tersebut, bahkan rencananya Agustus 2010 mendatang harga kios dan ruko bakal naik 2,5 persen hingga 5 persen.

Asisten Sales Manager Pasar Segar Makassar, Tino Odjan, d di kantornya, Kamis 15 Juli Menurut Tino, dari sisi penjualan, respon pasar cukup bagus, bahkan hingga pertengahan Juli 2010 ini, dari 51 unit ruko dan 413 unit kios telah terjual sekira 60 persen lebih yang masih dibanderol dengan harga normal hingga akhir Juli 2010.

Sedangkan soal harga, tambah Tino, saat ini harga jual per unitnya untuk ruko adalah sebesar Rp 800 juta hingga Rp 1,7 miliar dan untuk kios dibanderol dengan harga mulai Rp 169 juta hingga Rp 300 juta per unitnya.

"Saat ini kami menggelar pameran di Trans Studio mulai 10 Juli hingga 18 Juli 2010 dengan menawarkan voucher senilai Rp 2 juta bagi pembelian unit kios dan ruko selama pameran berlangsung," jelasnya.

Manajemen Pasar Segar Makassar sendiri juga memberikan kemudahan memiliki kios dan ruko di tempat tersebut dengan menggandeng BII dalam hal kredit pemilikan ruko (KPR), di mana down payment (DP) atau uang muka bisa diangsur hingga 9 kali. (id)

http://news.fajar.co.id/read/98748/4...harga-5-persen
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old July 16th, 2010, 03:13 PM   #2226
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

CCC



Plenary Hall (gedung berbentuk bulat) masih akan dibangun ngak ya ? walau udah lama diberitakan akan dibangun tapi sampai sekarang belum ada progress..

Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post
Plenary Hall Dialokasikan Rp 40 M
Ditulis Oleh edwin


MAKASSAR – Pembangunan Plenary Hall Celebes Convention Center (CCC) ditargetkan terealisasi tahun ini.Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan mengalokasikan Rp40 miliar.

Anggaran yang disiapkan tersebut naik Rp5 miliar dibandingkan dana awal yang dialokasikan untuk bangunan pelengkap CCC sebesar Rp35 miliar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel Amal Natsir mengatakan, anggaran tersebut telah tersedia dan merupakan bagian dana stimulus ekonomi.

”Tahun ini,kami menargetkan pembangunan plenary hall bisa direalisasikan. Anggarannya sudah ketuk palu sebesar Rp40 miliar,” jelas dia kepada SINDO,di Kantor DPRD Sulsel kemarin. Rencana kelanjutan pembangunan plenary hall merupakan kali ketiga dalam tiga tahun terakhir. Seharusnya, plenary hall yang diapit gedung exhibition dan convention ini dibangun sejak 2007 lalu.

Namun, dana pembangunan Rp35 miliar yang dialokasikan, tidak kunjung dicairkan pemerintah pusat. Memasuki 2008, plenary hall kembali dijadwalkan untuk dibangun. Namun, pemerintah memotong dana pembangunan Rp15 miliar dan meminta spesifikasi bangunan disesuaikan dengan anggaran yang ada.Namun,perubahan spesifikasi tidak dilakukan dan tetap dilanjutkan proses tender.

Permasalahan muncul, sebab tidak ada satu pun kontraktor yang mendaftar hingga proses pendaftaran tender ditutup.Alhasil, pembangunan kembali terhambat direalisasikan. ”Sudah ada kepastian dana tersebut kucur tahun ini.Kalau memang besok dicairkan,tender akan segera dilakukan. Tidak usah menunggu lama karena ini sudah tertunda dua kali,”paparnya.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang yang dikonfirmasi SINDO membenarkan rencana kelanjutan pembangunan Plenary Hall CCC.Menurut dia, anggaran pembangunan sudah ada, bahkan melebihi alokasi dana awal yang dibutuhkan. Kenaikan tersebut kemungkinan disebabkan harga material bangunan yang melonjak dari perkiraan awal.

”Akan segera dibangun. Dananya sudah ada dan tanggung jawab sepenuhnya ada pada Disperindag selaku pemilik gedung nanti,”jelasnya. Terkait proses perbaikan lantai Exhibition Hall CCC, mantan Ketua DPRD Sulsel ini menuturkan, kontraktor ditargetkan menyelesaikan pekerjaannya paling lambat akhir Maret. (SINDO-abriandi)
image source :http://whoe.blogspot.com/2009_11_01_archive.html

Last edited by Sony Sjklw; July 16th, 2010 at 03:26 PM.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old July 16th, 2010, 06:11 PM   #2227
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post
SABTU, 10 JULI 2010 | 00:58 WITA |
Bumi Karsa Investasi Listrik Rp 64 Miliar

MAKASSAR -- Investasi sektor listrik juga dirambah PT Bumi Karsa dengan membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Dua PLMTH dibangun tahun ini dengan nilai investasi Rp 64 miliar.
http://news.fajar.co.id/read/98193/4...k-rp-64-miliar
Repost ini, artikel yg sama oleh Sony di pg 111 #2208 (http://www.skyscrapercity.com/showth...13843&page=111).
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 17th, 2010, 03:11 PM   #2228
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

ups.. udah gua edit maksud saya sebenarnya proyek Bumi Karsa yang lain.. nih.

Senin, 12-07-2010
Investasi Pabrik Beton Capai Rp26,94 Miliar

MAKASSAR,UPEKS-Sebagai perusahaan Jasa Konstruksi, PT Bumi Karsa sudah lama berkeinginan untuk mengambil peran dan berpartisipasi mewujudkan rencana pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia konstruksi, perusahaan ternama ini akan berinvestasi sekira Rp26,94 miliar untuk membangun pabrik beton pra cetak.
Direktur Wilayah Barat PT Bumi Karsa, Fajaruddin mengemukakan, sebagai bentuk keterlibatan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, investasi, alat berat dan plant dalam pembangunan infrastruktur. Tahun ini, perusahaan ternama ini, akan mendirikan industri beton pra cetak.
Pabrik beton tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Makassar (KIMA). Jika rencana tersebut berjalan, maka industri sejenis ini satu-satunya di KTI. "Rencananya, proyek ini akan menelan investasi sebesar Rp26.940.369.000," jelas Fajaruddin.
Lingkup kegiatan investasi yang dilakukan Bumi Karsa adalah pembebasan lahan, pekerjaan konstruksi, serta produksi dan pemasaran. Saat ini, tahapan yang telah selesai dilakukan yakni fisibility study serta Detail Enggineering Design (DED). Jadwal pelaksanaan fisiknya sendiri akan dimulai tahun ini dan diperkirakan selesai tahun 2011 mendatang.
Selain membangun pabrik beton, Bumi Karsa bekerjasama dengan pemerintah akan membangun water supplay di Kabupaten Maros. Proyek ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari debit 80 liter/detik menjadi 330 liter/detik. "Dari proyek ini diharapkan jumlah pelanggan yang dapat disuplai meningkat dari 40 ribu jiwa menjadi 160 ribu jiwa. Total investasi yang kami siapkan sebesar Rp71 miliar," tandasnya. (mg03)

http://www.ujungpandangekspres.com/i...d&newsid=50714
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old July 18th, 2010, 05:29 AM   #2229
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,807
Likes (Received): 447

Perumnas Bangun 300 Unit Rumah di Tamalanrea
Minggu, 18 Juli 2010


TEMPO Interaktif, Makassar - Tahun Ini Perum Perumnas akan membangun 300 unit rumah di kawasan Tamalanrea, Makassar dengan modal sebesar Rp 300 miliar. Perumnas akan bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara sebagai penyedia kredit perumahan rakyat dalam pembangunan ini.

“Luas lahannya sebesar 36 hektare,” kata Pertama Bangun, General Manager Perum Perumnas Regional VII Sulawesi, Maluku, Papua ketika ditemui dalam jumpa pers rangkaian hari ulang tahun Perumnas, pagi tadi.

Menurut Pertama, banyak masyarakat yang mengira sudah tidak ada lagi pembangunan di wilayah ini. Namun ia mengakui setelah 36 hektare lahan ini digarap, tidak akan adalagi lahan kosong di Tamalanrea untuk pengembangan rumah dari Perumnas.

Perumahan yang akan dibangun di Tamalanrea akan terbagi atas 3 tipe, yakni, tipe 36, 45, dan 70. Rumah tipe 36 seharga Rp 230 juta per unit, tipe 45 Rp 260 juta per unit, dan tipe 70 Rp 700 juta per unit.

Menurut Pertama, sekitar 200 unit merupakan tipe 36 dan 45. “Selama ini tipe 36 permintaannya luar biasa,” ucapnya.
Selain membangun rumah, rencananya Perumnas juga bekerjasama dengan investor untuk membangun pasar tradisonal-modern di Tamalanrea. “Luas lahannya sekitar 800 meter,” kata Pertama. Ia mengatakan belum menetapkan besaran modal yang dibutuhkan untuk membangun pasar tersebut.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old July 18th, 2010, 04:02 PM   #2230
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Minggu, 18 Juli 2010 | 04:54 WITA
Restoran Terbesar Hadir di Tanjung Bunga

Makassar, Tribun - Sebuah restoran yang diklaim sebagai yang terbesar di Makassar segera hadir di Tanjung Bunga, Jumat (23/7) mendatang. Restoran itu yakni Tanjung Banua Restaurant dan Rumah Pesta yang berlokasi di Jl Metro Tanjung Bunga No 701, Makassar. Restoran yang menempati areal seluas 2.000 meter persegi ini dimiliki oleh pengusaha Samuel Suwandi.

"Suasananya kami konsep nuansa klasik, karena restoran ini memiliki banyak koleksi barang antik, seperti becak, jolloro, lesung berusia 200 tahun, lemari antik, serta sexofon. Dari bangunan, lantai, meja, hingga kursi memang kita tonjolkan kayu jati dan marmer," kata Sales Eksekutif Tanjung Banua, Ipung. Dijelaskan, di bangunan ini memang di desain khusus tak hanya menyediakan restoran dengan kapasitas 300 pengunjung. "Kita tak hanya menjual produk tapi kita juga menjual suasana. Karena kita juga menerima paket seperti pertemuan, pernikahan, dan ulang tahun dengan memanfaatkan ruangan outdoor," tambahnya.

Tak hanya itu, bangunan ini juga menghadirkan tiga buah gazebo berukuran 4x4 meter persegi yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai. Ditambah dengan kehadiran dua private room (ruangan khusus) bagi klien yang ingin menjamu tamunya secara khusus yang sekaligus dipakai untuk ruang rapat dengan kapasitas 40 orang. Tanjung Banua Restaurant dan Rumah Pesta mempekerjakan karyawan sekitar 40 orang. Salah satu keunikan yang ditawarkan restoran yang memiliki lemari antik (konde) dan meja jati ini adalah chief yang meracik langsung pesanan di depan pengunjung. (han)


Source: http://www.tribun-timur.com/read/art..._Tanjung_Bunga
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 06:29 AM   #2231
Felix_Bpp
Anak kampung masuk kota
 
Felix_Bpp's Avatar
 
Join Date: Jul 2009
Location: Makassar -> Balikpapan -> Jakarta
Posts: 1,062
Likes (Received): 58

Updated some projects

Pasar Segar


Karwisi Trade Center


RS Awal Bros



Royal Apartment
2 tower yang dibelakang kayaknya masih mangkrak, perasaan project ini udah lama banget gak kelar2.. apa apartment ini kurang peminatnya ya?


PT. Sinar Galesong


Unknown project
Ada yang tau ini proyek apa?
Felix_Bpp no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 06:42 AM   #2232
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 21,766
Likes (Received): 1994

doh sayang sekali tempat bowlingnya ke gusur buat pasar segar yah....padahal dulu hukumnya wajib main bowling jumat malam di daerah situ hehe.

kalo yang terakhir kayanya hotel lagi yah itu
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 08:20 AM   #2233
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

image hosted on flickr


image hosted on flickr
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 11:03 AM   #2234
Naico09
Registered User
 
Join Date: Nov 2009
Posts: 13
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

image hosted on flickr


image hosted on flickr


Ini cafe apa ya nantinya and bukanya kapan?? any info?
Naico09 no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 02:11 PM   #2235
Andhy2
Registered User
 
Andhy2's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Makassar Great Expectation
Posts: 497
Likes (Received): 1

Quote:
Originally Posted by Felix_Bpp View Post
Updated some projects

Unknown project
Ada yang tau ini proyek apa?
yang ini yah?? Hotel Asyra

Quote:
Originally Posted by Andhy2 View Post
Hotel Aysra Jl. Maipa, Belakang Imperial Aryaduta

Andhy2 no está en línea   Reply With Quote
Old July 19th, 2010, 03:12 PM   #2236
Andhy2
Registered User
 
Andhy2's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Makassar Great Expectation
Posts: 497
Likes (Received): 1

SENIN, 19 JULI 2010 - 11:20 WITA
Kota Dunia, Paduan Modern-Tradisional

MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar menekankan desain sayembara penataan ruang wilayah menuju kota dunia pada konsep modern-tradisional. Dimana, tata ruang kota secara umum mampu mengadopsi aspirasi pembangunan yang moderen maupun tradisional.

Konsep desain sayembara kombinasi modern dan tradisional ini, baik struktur ruang maupun pola ruang (darat, laut, termasuk kepulauan, dan udara), gedung, prasarana wilayah kota (transportasi, energi listrik, gas, telekomunikasi, air, sanitasi limbah sampah padat, cair dan gas, dan sebagainya). Juga pengadaan sarana kota, maupun penataan lingkungan.

“Konsep dan strategi ini untuk mewujudkan atmosfer kota yang kondusif untuk kegiatan-kegiatan global. Seperti perdagangan, industri, konvensi, wisata, pendidikan, dan tempat bermukim,” terang Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Makassar, Muhammad Masri Tiro, kemarin.

Ditambahkan Masri Tiro, secara khusus menyusun prarencana penataan dan pengembangan daerah tepian air Kota Makassar, sebagai kota pantai. Termasuk regulasi kawasan, yang mampu mengadopsi aspirasi pembangunan modern dengan landasan kearifan lokal, serta mencirikan jati diri Makassar. (ram)


http://metronews.fajar.co.id/read/98...erntradisional
Andhy2 no está en línea   Reply With Quote
Old July 20th, 2010, 02:31 AM   #2237
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

image hosted on flickr


image hosted on flickr
Quote:
Originally Posted by Naico09 View Post
Ini cafe apa ya nantinya and bukanya kapan?? any info?
Bkz010019 kemana nih, ada yg nanya tuh ttg cafe.

Rupanya selain KosiCozy yg di Karebosi Link ada juga cafe di sudut Karebosi.
Thanks ya, infonya bermanfaat bagi yg suka wisata kuliner di Mks.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 20th, 2010, 03:08 AM   #2238
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by Comeliness View Post
Bkz010019 kemana nih, ada yg nanya tuh ttg cafe.
Berhubung gak tau namanya dan kapan soft openingnya, yaaaaa didiemin dulu nih info-nya...
Itupun pas lagi foto, udah mau dideketin ama pak satpam...
Kalo gak salah di bawah bangunan itu juga ada cafe, mungkin ownernya sama ...

Quote:
Thanks ya, infonya bermanfaat bagi yg suka wisata kuliner di Mks.
You're welcome.... Tp entah makanan apa yg ntar disajikan.......
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old July 20th, 2010, 06:20 PM   #2239
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Kawasan Olahraga Sudiang
Image Credits: Sony Sjklw (http://www.skyscrapercity.com/showth...513843&page=95)




Selasa, 20-07-2010
KOR Sudiang Terbengkalai

MAKASSAR, UPEKS -- Perampungan Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang terancam terbengkalai. Pembangunan sejumlah fasilitas yang seharusnya dilanjutkan, seperti jalan misalnya, terhenti karena Pemerintah Provinsi Sulsel tidak menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel tahun ini. Sejumlah fasilitas olahraga yang dibangun di kawasan tersebut tersendat. Terutama pembangunan stadion sepakbola yang membutuhkan anggaran cukup besar. Fasilitas yang sudah dibangun namun belum rampung sepenuhnya seperti gedung olahraga, stadion atletik, dan lapangan panahan. Selain itu, sarana jalan menuju ke KOR Sudiang juga tidak diperbaiki sama sekali. Kondisinya rusak parah.

Selain itu, beberapa fasilitas olahraga yang dibangun tersebut, nyaris tidak dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas seperti gedung olahraga lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan seremoni seperti pembukaan sebuah acara. Karena kondisinya yang tidak terurus, KOR yang pembangunannya dimulai tahun 2007 itu banyak digunakan sebagai tempat pacaran bagi muda-mudi.

Terkait kelanjutan pembangunan sejumlah fasilitas olahraga di KOR Sudiang, Kepala Dinas Pra Sarana Wilayah, Syarief Burhanuddin mengemukakan tahun ini, memang tidak ada alokasi anggaran yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk melanjutkan proyek tersebut. "Tahun ini memang tidak ada," jelasnya kepada Upeks, Senin (19/7). Namun, kata Syarief, pihaknya bisa saja melanjutkan pembangunan KOR tersebut jika ada usulan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan mendapat persetujuan untuk dilanjutkan kembali. Kepala Dikpora Sulsel, A Ilham Gazaling mengakui jika sarana dan prasarana KOR Sudiang tersebut belum lengkap. "Praswil yang tidak kasih lengkap. Masih banyak dibutuhkan sarana dan prasarana disana," jelasnya.

Kendati demikian, Ilham membantah jika KOR Sudiang tersebut terbengkalai dan tidak digunakan. Selama ini, cukup banyak agenda olahraga yang dilaksanakan di Kawasan Olahraga itu. "Siapa bilang tidak digunakan untuk kegiatan-kegiatan olahraga? Tetap ada kok. Memang KOR Sudiang itu juga digunakan untuk kegiatan seremoni," jelasnya kemarin.

Malah, lanjut dia, pihaknya telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) untuk mengelola KOR. Dikpora juga sudah menargetkan ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa diperoleh dari pengelolaan KOR Sudiang. Dikpora menargetkan mampu meraup sekira Rp50 juta dari KOR Sudiang. Namun, sejauh ini, realisasi PAD dari pengelolaan gedung tersebut masih jauh dari target, karena masih berada pada kisaran 20%. "Kami menargetkan tahun ini KOR Sudiang bisa memberikan kontribusi terhadap PAD sekira Rp50 juta dari sewa gedung dan lapangan," tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Abdul Latief yang ingin dikonfirmasi terkait pembangunan akses jalan yang terbengkalai tidak mengatifkan teleponnya.


Source: http://www.ujungpandangekspres.com/i...d&newsid=50993

Last edited by Comeliness; July 20th, 2010 at 06:34 PM.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old July 20th, 2010, 06:32 PM   #2240
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,279

Revitalisasi Danau Balang Tonjong
Image Credit: Sony Sjklw (http://www.skyscrapercity.com/showth...513843&page=93)


Edisi 20 Juli 2010
Penataan Danau Balang Tonjong Menanti Bantuan Pusat

MAKASSAR -- Dana pelaksanaan pembangunan sejumlah infrastruktur di Makassar tahun ini masih berharap pada bantuan pemerintah pusat, salah satunya penataan kawasan Danau Balang Tonjong seluas 27 hektare. Masri Tiro, Kepala Bidang Sarana dan Pembangunan Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar, mengatakan dibutuhkan dana Rp 150 miliar untuk menata kawasan yang selama ini difungsikan sebagai daerah resapan air itu. Penggunaan anggaran tersebut untuk sejumlah pembangunan, di antaranya pelebaran jalan senilai 17,5 miliar, pengerasan bibir danau sebesar Rp 32,7 miliar, dan pembangunan baruga senilai Rp 51 miliar. Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan agar pemerintah pusat dapat menalangi sebagian anggaran pembangunan pada musyawarah rencana pembangunan nasional beberapa waktu lalu.

"Kami telah mengusulkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat, namun belum dipastikan kapan realisasi anggarannya," ujar Masri di ruang kerjanya kemarin. Anggaran penataan kawasan Danau Balang Tonjong ini juga bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah pemerintah kota. Namun, sebelum dilakukan pembangunan, terlebih dulu dilakukan survei oleh, antara lain, Dinas Pariwisata dan Badan Lingkungan Hidup Kota Makassar. "Belum bisa dipastikan kapan mulai dilakukan pembangunan fisik karena masih dilakukan survei kelayakan. Selain itu, anggarannya masih dihitung berdasarkan kemampuan APBD pada masing-masing SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang bertanggung jawab untuk program ini," ucap Masri.

Perincian anggaran untuk pembangunan kawasan Danau Balang Tonjong yakni pelebaran Jalan Perumnas-Antang sepanjang 1,45 kilometer (dari 6 meter menjadi 12 meter) senilai Rp 17,5 miliar. Pengerasan di sepanjang bibir danau, pembuatan jogging track, taman keluarga, ruang terbuka hijau, serta teras terapung senilai Rp 32,7 miliar. Adapun pembangunan baruga tiga lantai senilai Rp 51 miliar. Selain bersumber dari APBN dan APBD,Pemerintah Kota Makassar mengusulkan agar pembangunannya dilakukan oleh investor. "Namun, sejak dilakukannya sayembara desain pada 2009, belum ada investor yang tertarik untuk membiayai program ini," ucap Masri. | MUH SOPHIAN AS


Source: http://www.korantempo.com/korantempo...206586.id.html
Comeliness no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
makassar

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:03 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu