|
|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#2361 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Memang sih artikel ini banyak bahas budget hotels di kota2 lain tapi ada juga info secuil yg menyangkut Mks yaitu Harris hotel (buka thn depan) & Amaris Panakkukang.
![]() Jumat, 20 Agustus 2010 | 15:45 WIB Ramai-ramai Bangun Budget Hotel oleh Robert Adhi Ksp HOTEL murah, budget hotel, cheap hotel kini makin menjamur di Indonesia. Makin banyak investor dan manajemen hotel menjadikan hotel bintang dua ini salah satu andalan pendapatan. Intiland, perusahaan pengembang terkemuka belum lama ini meluncurkan produk barunya yang dinamakan Whiz Hotel. Hotel ini hotel bintang dua plus atau acap disebut budget hotel. Intiland memilih Malioboro, Yogyakarta sebagai lokasi Whiz pertama karena melihat perkembangan jumlah wisatawan di kota gudeg ini terus meningkat. Tahun 2010 ini, jumlah turis diprediksi mencapai 1,7 juta orang. Mengapa Intiland memilih budget hotel? Menurut CEO Intiwhiz Moedjianto Soesilo, dari hasil survei yang dilakukan selama dua tahun, ternyata okupansi hotel tertinggi adalah hotel bintang dua dan tiga, bukan hotel bintang empat, apalagi bintang lima. Hal yang sama ditegaskan Presiden Direktur Intiland Lennard Ho. Intiland memang pemain baru dalam industri perhotelan. Namun demikian Intiland sudah mencanangkan akan membangun 60 hotel bintang dua plus ini di berbagai kota di Indonesia dalam waktu 5 tahun ke depan. Grup Santika milik Kompas Gramedia lebih dulu membangun Amaris, budget hotel di Panglima Polim Jakarta pada 27 September 2007. Grup Santika lalu membangun Amaris Banjar (Kalimantan Selatan), Amaris Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Amaris Panakukang, Makassar (Sulawesi Selatan), Amaris Cimanuk (Bandung), dan Amaris Palangkaraya (Kalimantan Tengah). Hanya dalam waktu relatif singkat, Amaris sudah menyebar ke berbagai kota di Indonesia. Bulan Agustus ini, Grup Santika meluncurkan Amaris ke-8 di Jalan Diponegoro, Yogyakarta. Sementara jaringan hotel Accor dari Perancis, sejak lama memiliki produk hotel bintang dua, yaitu Formule-1. Di Jakarta, hotel ini dibangun di kawasan Menteng. Namun jumlah Formule-1 malah tidak berkembang. Dan tampaknya baru sekarang Accor mengambil lagi pangsa pasar hotel bintang dua itu. Selama ini Formule-1 banyak ditemukan di Eropa (Perancis, Spanyol, Inggris, Jerman, Belanda, Swedia, Beligia, Swiss) sampai Brasil, Afrika Selatan, dan Indonesia. Jumlahnya saat ini sekitar 350-an. Di Indonesia, seorang pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan, Imelda Sundoro yang memiliki Hotel Novotel Solo, Ibis Solo, Novotel Semarang, dan Grand Phoenix Yogyakarta dalam perbincangan dengan penulis beberapa waktu lalu mengatakan, dia melihat banyak hotel bintang lima di Jakarta yang sepi alias okupansi rendah. Lalu Bu Imelda berpikir mengapa dia tidak membangun hotel bintang dua, hotel murah dan bersih, tapi okupansinya pasti tinggi. Karena itulah Bu Imelda bersama mitranya, Accor, membangun Hotel Formule-1 di beberapa lokasi. Tahun 2011, Imelda Sundoro membangun empat hotel Formule-1 di Sunset Boulevard (Bali), Jalan Pierre Tendean (Semarang), Jalan Solo (Yogyakarta), dan Jakarta Barat. Tahun 2012, Imelda akan membangun Hotel Formule-1 di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Simpel Pemain baru lainnya dalam industri hospitality adalah Tauzia Hotel Management yang dikenal dengan brand Harris. Presdir Tauzia, Marc Steinmeyer belum lama ini juga meluncurkan budget hotel dengan brand Pop Harris. Hotel Pop Harris, hotel bintang dua yang dikemas menjadi budget hotel ini, akan beroperasi di Denpasar, Bali, September 2010. Setelah itu Pop Harris akan dibuka di Bandung, Semarang, Makassar, Surabaya, Jakarta Airport, Manado, Kuta Bali (2011), Denpasar Jl HOS Cokroaminoto, Yogyakarta (2012). Desain Pop Harris sengaja bernuansa pop agar kesannya santai. Pop Harris juga dibangun dengan prinsip efisiensi dan eco-friendly. Bukan hanya pada bangunan, juga pada tempat tidur, toilet, dan atap gedung hotel. Menurut Direktur Tauzia Christophe Glass, Pop Harris menyediakan tempat tidur king size, harga terjangkau (Rp 300.000-an), easy booking, fasilitas free wifi, free cable TV dengan 60 channel, keamanan dengan CCTV, dan makan pagi nasi jinggo atau nasi bogana. Budget hotel makin tren karena okupansi yang tinggi. Selain praktis dan efisien, hotel ini tidak membutuhkan banyak biaya maintenance tinggi untuk kolam renang dan ballroom, yang biasanya dibebankan pada konsumen dalam tarif kamar. Tanpa kerumitan itu, manajemen hotel cukup menyediakan kamar berukuran minimal 16 m2, bisa digunakan single maupun twin, dilengkapi toilet dan kamar mandi dengan shower, AC, TV kabel, dan jaringan internet dengan biaya terjangkau. Hotel Whiz di Yogyakarta misalnya, memiliki 17 pegawai tetap dan 17 lainnya tenaga outsourcing, yang mengurus 102 kamar di enam lantai hotel yang berlokasi di kawasan Malioboro. Dengan investasi Rp 50 miliar (tidak termasuk tanah) atau Rp 80 miliar (berikut tanah), Intiland menargetkan mencapai titik impas 5 tahun sampai 8 tahun. Budget hotel memang makin diminati investor karena modal cepat kembali. Hotel semacam ini dicari business travelers, yang jumlahnya makin banyak di Indonesia. Budget hotel juga dicari para wisatawan baik domestik maupun asing. Ketika penulis mendapat kesempatan pertama menginap di Whiz Jogja, beberapa orang asing backpacker sudah datang, meskipun hotel itu belum dibuka untuk umum. Selain itu, target pasar budget hotel ini juga adalah mereka yang berpergian rombongan baik untuk berlibur maupun keperluan dinas, keluarga yang menikmati liburan, asosiasi olahraga yang menggelar pertandingan, dan lainnya. Tarif semalam antara Rp 300.000-an dan Rp400.000 sudah termasuk pajak masih dianggap pas. Investor maupun manajemen hotel pun optimistis budget hotel mereka mendulang uang dengan cepat. Tanah yang dibutuhkan tidak terlalu luas, antara 1.200 m2 dan 2.000 m2, namun lokasinya harus di downtown, di pusat kota. Anda juga tertarik? *) Robert Adhi Ksp, Editor Kanal Properti Kompas.com, juga penulis buku "Panggil Aku King" (biografi legenda bulutangkis Indonesia Liem Swie King) dan buku "Banjir Kanal Timur, Karya Anak Bangsa". Source: http://properti.kompas.com/index.php...udget.Hotel-12 |
|
|
|
|
|
#2362 |
|
Registered User
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,743
Likes (Received): 9
|
Kantor siapa ya yg sedang dibangun ini ??(Lokasi di Jl. Ratulangi samping ACC, depan kantor Dibudpar)
![]() ![]()
|
|
|
|
|
|
#2363 |
|
Registered User
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,743
Likes (Received): 9
|
Gedung Telkom di A.P. Pettarani per 22/08/2010
|
|
|
|
|
|
#2364 |
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: INA
Posts: 923
Likes (Received): 49
|
Dapat info mengenai rencana proyek di Makassar :
TRANS APARTMENT RESIDENTIAL Lokasi : Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan Pemilik : TRANS KALLA MAKASSAR, PT Tahap : Pada Bulan Agustus 2010 dalam tahap design development Jadwal Konstruksi : Pembangunan konstruksi direncanakan Bulan Desember 2010 Anggaran : Dalam tahap perhitungan Sumber Dana : Dana perusahaan Konsultan : DP ARCHITECT PTE. LTD (INDONESIA) (Design Architecture) Luas Bangunan 30.000 M2 Fungsi Bangunan Apartemen Jumlah Bangunan 1 Unit Jumlah Lantai 25 Lantai 2168
|
|
|
|
|
|
#2365 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
OPTX, thanks for your info. Your avatar is cute.
|
|
|
|
|
|
#2366 |
|
kuttu balala
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 3,454
Likes (Received): 92
|
RUSUN KIMA Kec. Biringkanayya
![]() Source: ghalynesia |
|
|
|
|
|
#2367 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Kemana aja Kubel, baru nongol lagi. Trims atas pictnya. ![]() Minggu, 22 Agustus 2010 23:30 WITA | Daerah | Organda akan Dilibatkan Dalam Proyek Busway Makassar Makassar (ANTARA News) - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Makassar akan dilibatkan dalam proyek angkutan massal (Busway) di Makassar yang direncanakan beroperasi tahun 2012 mendatang. "Organda tidak perlu khawatir, karena kami pasti akan melibatkan seluruh organda dalam realisasi proyek busway ini," ungkap Kepala Seksi Angkutan Orang Dinas Perhubungan Makassar, Faizal Madjid, di Makassar, Minggu. Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar akan tetap berkoordinasi dengan organda dalam penyusunan rancangan proyek ini, sehingga tidak merugikan para pemilik angkutan umum. "Bentuk keterlibatan Organda ini adalah di mana pemilik angkutan kota dapat beralih menjadi pemilik angkutan massal ini," tuturnya. Ia menjelaskan, minimal terdapat lima hingga enam pemilik angkutan kota yang nantinya akan memiliki satu unit kendaraan angkutan massal. Dengan begitu, kata dia, pemilik angkutan kota yang nantinya akan menjadi pelaksana di lapangan. Selain itu, kata dia, keberadaan busway ini tidak berarti menghilangkan angkutan kota yang selama ini sudah beroperasi, melainkan menjadikannya sebagai kendaraan penghubung atau feeder. Menurutnya, trayek angkutan kota juga nantinya akan dialihkan ke kawasan pinggiran kota. "Dari konsep tersebut, berarti keberadaan busway tidak mengurangi pendapatan pemilik angkutan umum," imbuhnya. Ia mengatakan, keberadaan angkutan massal di Kota Makassar sudah menjadi kebutuhan, mengingat Makassar sudah menjadi kota besar. (T.pso-103/B012) Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...usway-makassar |
|
|
|
|
|
#2368 |
|
kuttu balala
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 3,454
Likes (Received): 92
|
endak kemana manajie cess..tindro jie soalnya pauasa. hahahaha
ada yang tau proyek apa yang di jalan S. Alaudin dekat pertigaan Pettarani.. |
|
|
|
|
|
#2369 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
emang ada proyek baru lagi disitu ya selain gedung telkom? smoga bukan ruko lagi. ![]() Quote:
gedung2 kelihatannya dipaksain untuk jadi 5 lantai mungkin tuk memenuhi aturan minimal 5 lantai di Ratulangi kali ya.anw. bkz010019 thanks updatenya, walau sy sdh 2 bulan tidak d mks tapi msh bisa lihat perkembangan mks lewat forum ini. oia. gold gym yg kata eurico akan buka di pettarani square (ramayana pettarani) sudah buka belum? |
|
|
|
|
|
|
#2370 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
Quote:
|
|
|
|
|
|
|
#2371 |
|
Life On the Ocean
Join Date: Oct 2009
Location: Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 8,408
Likes (Received): 67
|
Tapi apartement juga mantap tuh son kalau di bangun duluan, 25F mantav. Jadi makin naik lagi kan dari 23F punya si bosowa...
|
|
|
|
|
|
#2372 | ||
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Wah enaknya
. Proyek univ Negri Makassar yg dulu di update Kubel, itu udah selesai semua ![]() Quote:
Quote:
Bisa dibilang hampir semua proyek2 bergengsi di Indonesia di design oleh DP ARCHITECT PTE. LTD termasuk Trans Studio Mall. ![]() Udah beberapa kali gw check di web DP Architect ttg apartment Trans itu tapi disitu tak ada sama sekali ttg apartment Trans ini. Yg ada cuma design TSM yg udah jadi itu. Padahal design2 semua proyek DP Architect di Indonesia maupun di luar negri ada lengkap disitu. DP ini perusahaan internasional yg profesional dgn kata lain webnya selalu diupdate jadi kalo memang apartment itu mau dibangun tentu ada disitu. Kita tunggu aja beritanya sampai akhir Agustus ini. Direktur Trans Kalla juga bilangnya sih mereka mau buat hotel dan marina thn depan. Last edited by Comeliness; August 24th, 2010 at 04:47 PM. |
||
|
|
|
|
|
#2373 | ||
|
Registered User
Join Date: Jul 2008
Location: Makassar Great Expectation
Posts: 493
Likes (Received): 0
|
Quote:
Quote:
|
||
|
|
|
|
|
#2374 | |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Quote:
(Baywatch tanpa Pamela Anderson kayak Makassar tanpa Coto Makassar ![]() ). Di postingan #2372 (kan gw udah bilang kita tunggu beritanya sampai akhir bln ini). Biasanya juga Trans Kalla ini selalu buat press release utk semua proyek mereka. ![]() ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Utk infrastruktur diirit-irit, giliran utk orang2 Pemkot (termasuk jalan2 keluar negri) dananya ada aja. ![]() Selasa, 24 Agustus 2010, 05:23 WITA Pemkot Makassar Dinilai tidak Efesien Gunakan Anggaran Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kota Makassar dinilai tidak efisien dalam menggunakan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Makassar Bersatu, Stefanus Swardi, di Makassar, Senin, mengatakan, tidak efisiennya penggunaan anggaran ini terlihat dari minimnya dana yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur. "Dari total APBD tahun 2009 sebesar Rp1,21 triliun, 20 persen hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur atau sebesar Rp249 miliar," ungkapnya. Sedangkan 80 persen anggaran tersebut atau sebesar Rp749 miliar justru digunakan untuk belanja pegawai. Padahal, Kota Makassar masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan pelayanan publik. ![]() Dari fenomena tersebut, lanjutnya, dalam sudut pandang ekonomi makro pemerintahan, pelayanan publik di Kota Makassar tidak maksimal. Jumlah penduduk di Kota Makassar saat ini sudah mencapai 1,1 juta jiwa dan terpaksa harus merasakan pembangunan infrastruktur yang sangat terbatas. Padahal, potensi anggaran seharusnya cukup memadai untuk bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur bagi mayarakat. Hal ini sangat disayangkan, mengingat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri, harus terdapat keseimbangan antara belanja modal dengan belanja pegawai. Selain itu, tidak efisiennya penggunaan anggaran ini juga terlihat dari besarnya Pendapatan Asli Daerah yang diperoleh, yakni hanya sebesar Rp114 miliar. Dengan besarnya jumlah APBD, seharusnya PAD yang diperoleh pemerintah bisa lebih besar. "Minimnya PAD yang diperoleh merupakan imbas dari minimnya belanja modal yang dialokasikan oleh pemerintah," imbuhnya. (T.pso-103/F003) Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...nakan-anggaran Selasa, 24-08-2010 PAD Makassar Meningkat MAKASSAR, UPEKS---Penerimaan Pendapatan Daerah (PAD) Kota Makassar 2009 dapat terealiasasi Rp1,21 Trilyun dari target Rp1,19 Trilyun atau 101,50%. Angka itu mengalami peningkatan dari 2008 yang hanya terealiasasi Rp1,14 Trilyun dari target Rp1,08 Trilyun. Hal tersebut diungkapkan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dalam rapat paripurna DPRD Kota Makassar. Agendanya membahas Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksaanaan APBD tahun anggaran 2009 di DPRD Makassar, Senin (23/8). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD, HI Adnan Mahmud dan lengkap dihadiri Wakil Ketua, Haidar Majid, HM Busrah Abdullah, Samsu Niang dan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur. Pendapatan transfer atau dikenal sebagai Dana Perimbangan meliputi transfer pemerintah pusat-dana perimbangan dan transfer pemerintah provinsi terealisasi Rp1,017 Trilyun dari target Rp995,67 M. Untuk 2008 terealiasasi Rp922,66 M dari target Rp902,08. Realiasasi pendapatan transfer Pemerintah Pusat-Dana Perimbangan tahun anggaran 2009 sebesar Rp833,83 M dari target 824,99 M yang terdiri dari Bagi Hasil Pajak (BHP) terealiasasi Rp142,66 M dari target Rp132,70 Milyar. Pendapatan transfer pemerintah pusat lainnya direncanakan sebesar Rp49,18 Milyar dapat direalisir Rp68,96 Milyar atau 140,22%. Pendapatan transfer pemerintah provinsi ditarget Rp121,50 Milyar dapat direalisir Rp115,01 Milyar atau 94,66%. Sementara itu, pendapatan yang berasal dari lain-lain pendapatan daerah yang sah yang terdiri dari pedapatan hibah , dana darurat dan pendapatan lainnya dapat direalisir sebesar Rp27,20 Milyar dari target Rp25,44 Milyar atau 106,92%, menurun dibandingkan tahun 2008 yang terealisasi Rp63,47 Milyar dari target Rp35,29 Milyar atau 179,85%. Ilham menegaskan, kendati 3 jenis pendapatan yang tidak mencapai target 100%, akan tetapi realiasasi Pendapatan Daerah 2009 pada umumnya pos-pos penerimaan melampaui target termasuk realiasasi pajak daerah. Belum tercapainya PAD Kota Makassar tahun 2009 akan menjadi renungan dan dorongan untuk terus dilakukan upaya penyempurnaan berbagai persoalan yang menjadi kendala. Lanjut Ilham, Ranperda tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2009 dilengkapi dengan Laporan Arus Kas dan Neraca Daerah posisi akhir Desember 2009. Terjadi penurunan kas bersih Rp29,79 M lebih dari saldo awal Januari 2009 sebesar Rp112,31 M lebih dan akhir Desember 2009 menjadi Rp82,52 M lebih. Akhir Desember 2009, terdapat saldo kas di bendahara pengeluaran Rp3,68 M lebih dan saldo kas di Bendahara Penerima sebesar Rp1,20 Milyar, sehingga secara total saldo akhir kas Rp87,41 Milyar. Source: http://ujungpandangekspres.com/index...d&newsid=52336 |
|
|
|
|
|
|
#2375 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
Quote:
iya, betul bakal mengalahkan bosowa tower dengan 23F tapi dan Royal Apartmen juga.Giant Hypermarket akhirnya buka gerai pertama di Makassar, setelah di informasikan akan membuka gerai pertama di Mall of Makassar (MOM) tapi ternyata buka di Sultan Alauddin lebih dulu, jadi MOM mungkin akan menjadi gerai kedua ![]() ![]() source : Tribun Timur |
|
|
|
|
|
|
#2376 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
Kamis, 12-08-2010
Arus Bongkar Muat TPM Tumbuh 20 Persen MAKASSAR, BKM -- Pada semester I atau triwulan II 2010, arus bongkar muat di Teminal Petikemas Makassar (TPM) mengalami kenaikan rata-rata 20 persen dibandingkan triwulan I 2010. Pada triwulan I tahun ini arus bongkar muat rata-rata 30 ribu boks kontainer per bulan. Sementara pada triwulan II naik menjadi 33 ribu boks kontainer hingga 35 ribu boks kontainer atau terjadi kenaikan 3 ribu hingga 5 ribu boks per bulan. General Manager TPM, Anharuddin Siregar menuturkan, jika melihat trafik arus bongkar muat di TPM di triwulan II 2010, target pendapatan sebesar Rp 195 miliar tercapai. Bahkan, kata Anharuddin, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bisa mendekati angka Rp 200 miliar "Kalau dilihat dari jumlah pemasukan sekarang ini, terhitung Juni 2010, jumlah pendapatan TPM dari arus bongkar muat boks dari arus bongkar kontainer mencapai Rp 100 miliar, dan kita optimis bisa melewati target," ujarnya. Manager Perencanaan dan Operasional TPM, Dwi Rahmad Toto mengatakan, sebelumnya di 2009, jumlah pendapatan TPM mencapai Rp 185 miliar, dan produk yang mendominasi dari arus bongkar muat yang di TPM lebih didominasi produk kebutuhan rumah tangga. Sementara produk yang keluar, misalnya semen, gula pasir, tepung terigu, dan coklat banyak dikirim ke wilayah Timur Indonesia. Jika melihat pertumbuhan arus bongkar muat di TPM, kata Dwi, dikalkulasikan pertumbuhan arus bongkar muat tersebut rata-rata mencapai 5 persen. "Dari sejumlah perusahaan kontainer yang beraktivitas di TPM, tujuh diantaranya masuk dalam kategori penyumbang terbesar, dengan nilai kontribusi sebesar 20 persen," ujanrya. http://www.beritakotamakassar.com/in...d&newsid=45129 |
|
|
|
|
|
#2377 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
Setelah merencanakan masuk Makassar sejak tahun 2007 akhirnya Alfamart masuk juga di Makassar dan langsung mebuka 10 gerai dari 50 gerai yg direcanakan.
Quote:
Last edited by Sony Sjklw; August 27th, 2010 at 12:11 PM. |
|
|
|
|
|
|
#2378 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,104
|
Rumah Sakit Sayang Rakyat Belum Beroperasi, Anggaran Makan Pasien Sudah Ada
Laporan: Antara Jumat, 27 Agustus 2010 | 15:29 WITA MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mendesak Dinas Kesehatan Sulsel membatalkan tender pengadaan makan/minum pasien Rumah Sakit Sayang Rakyat. Sekertaris Komisi E DPRD Sulsel, Devi Santy Erawaty di Makassar, Jumat (27/08/2010), mengungkapkan, terdapat keganjalan dalam tender belanja makan/minum pasien Rumah Sakit Sayang Rakyat (RSSR) karena anggarannya telah dicairkan sementara rumah sakit itu belum beroperasi sejak pengusulan pekerjaan itu 2009. "Memang Dinkes telah mengembalikan anggaran itu ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), setelah dijadikan temuan dewan. Tetapi Dinkes seharusnya membatalkan juga proses tender 2009 itu, jika rumah sakit itu belum beroperasi," kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel ini. Dia mendesak, pengembalian anggaran itu ke kas daerah seharusnya diikuti dengan pembatalan tender pengadaan makan/minum pasien yang memang akan di usulkan kembali dalam RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) selanjutnya. Sementara itu, RS Sayang Rakyat yang berkapasitas 1.000 tempat tidur telah memperoleh alokasi dana APBD Sulsel sebesar Rp5 miliar, yang sekitar Rp300 juta diantaranya dialokasikan untuk pengadaan makan/minum pasien. Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel Aryadi Arsal sebelumnya juga mengeluhkan laporan pendapatan Rumah Sakit dibawah naungan Dinkes Provinsi Sulsel termasuk RS Sayang Rakyat yang dinilai berantakan. "Laporan pendapatan setiap RS selalu kacau balau dan amburadul. Ini menjadi catatan bagi pemprov untuk diperbaiki dan diseragamkan," kata dia. Sistem pelaporan keuangan yang bagus di setiap RS tidak tercapai karena pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak mampu melaksanakan koordinasi dengan pihak manajemen rumah sakit. Anggota Fraksi PKS ini, kesal dengan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan sebesar Rp300 juta untuk anggaran makan/minum pasien RS Sayang Rakyat (RSSE) di APBD 2009, namun RSSR sendiri belum berfungsi sampai saat ini. "Ini adalah pelanggaran berat karena menjadi temuan BPK. Kami minta Gubernur agar melakukan pembinaan khusus kepada pimpinan unit kerja Dinkes. Kalau tidak bisa lagi dibina, kepala dinasnya diganti saja," ujarnya. (*) http://www.tribun-timur.com/read/art...sien-Sudah-Ada |
|
|
|
|
|
#2379 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Kamis, 26 Agustus 2010, 08:23 WITA |
Disperindag Diminta Tuntaskan Gedung Dekranasda 2011 Makassar (ANTARA News) - Ketua Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Yusa Rasyid Ali meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat menuntaskan pembangunan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) paling lambat 2011. "Satu hal yang menjadi catatan Komisi B yakni menuntaskan pembangunan gedung Dekranasda pada APBD 2011 pokok, atau APBD Perubahan 2010," katanya di Makassar, Kamis. Menurut dia penyelesaian gedung yang berdiri di atas lahan 1.600 meter persegi di samping pintu masuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, harus menjadi perhatian penuh Disperindag. Gedung Dekranasda dilengkapi 24 ruangan untuk promosi dan penjualan produk kerajinan dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, berupa cinderamata bagi wisatawan. Sebelumnya, Kepala Disperindag Sulsel, Amar Kadir mengatakan, perampungan gedung masih membutuhkan dana Rp2,5 miliar yang direncananya masuk pada APBD Perubahan 2010. Meski dianggarkan di APBD Perubahan, kata Amar, penyelesaian seluruh bangunan maupun sarana pendukungnya, belum tentu dapat terealisasi seluruhnya, sebab Waktu efektif pengerjaannya hanya tersisa 1,5 bulan. Anggaran sebesar Rp2,5 miliar digunakan untuk membangun pagar, jalan akses, gedung, dan peralatan mobiler. Demikian juga dengan keramik pada lantai dua gedung yang belum terpasang, kemungkinan besar baru bisa dianggarkan di 2011, padahal gedung itu telah diresmikan penggunaannya oleh Ibu Wakil Presiden RI, Herawati Boediono. (T.pso-099/F003) Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...ekranasda-2011 Last edited by Comeliness; August 27th, 2010 at 06:46 PM. |
|
|
|
|
|
#2380 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,146
|
Setelah lama tertunda... akhirnya proyek ini dibangun juga.
![]() Jumat, 27 Agustus 2010, 20:33 WITA | Menteri Agama Resmikan Pembangunan Masjid Terapung Makassar ![]() MAKASSAR - BERI SEMBAKO. Menteri Agama, Suryadharma Ali, memberikan Sembako kepada salah seorang warga tidak mampu usai membuka Pasar Ramadhan Makassar 2010 di Anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat (27/8). Pasar Ramadhan yang berlangsung 27 Agustus hingga 7 September 2010 tersebut dilakukan untuk mempermudah warga mendapatkan Sembako dengan harga yang murah menyusul melonjaknya harga Sembako menjelang hari raya Idul Fitri 1431 H. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang) Makassar (ANTARA News) - Menteri Agama Suryadharma Ali meresmikan pembangunan Mesjid 99 Al Makazzary, masjid terapung di anjungan Pantai Losari, Makassar, Jumat. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, peresmian pembangunan masjid ditandai dengan pengecoran pertama yang dilakukan oleh Menteri Agama. Ia menjelaskan, masjid itu berdiri di atas 164 tiang pancang, dengan ukuran 1.683 meter persegi dengan tiga lantai. "Dua lantai akan digunakan untuk melakukan ibadah shalat dan satu lantai paling bawah selain untuk shalat juga sebagai ruang rekreasi, " ujarnya. Menurut dia, pembangunan mesjid telah direncanakan sejak satu tahun lalu dan ditarget selesai dalam waktu satu tahun. "Kita akan mengejar Ramadhan tahun depan," katanya. Total biaya pembangunan mencapai Rp7 miliar. "Hingga saat ini belum ada sumbangan biaya pembangunan dari pemerintah kota, provinsi dan pusat sementara ini biaya pembangunan awal merupakan partisipasi masyarakat donatur," katanya. Sumbangan terakhir, katanya, diperoleh dari Jusuf Kalla melalui PT Kalla Mix dengan memberikan seluruh bahan pengecoran yang dibutuhkan. Dari keseluruhan struktur bangunan, bagian pelataran adalah bagian yang paling sulit dibangun dan memakan biaya Rp3,4 miliar. (T.KR-RY/s018) Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...apung-makassar Jumat, 27 Agustus 2010, 22:59 WITA | Kemenag Berikan Bantuan Alat Pemantau Hilal Moderen Makassar (ANTARA News) - Kementerian Agama memberikan bantuan alat pemantau hilal moderen untuk mendukung Masjid 99 Al Makazzary , sebuah mesjid urban terapung pertama di Anjungan Pantai Losari, Makassar , sebagai lokasi pemantauan hilal. Rencana pemberian bantuan tersebut diungkapkan langsung oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di Makassar, Jumat, usai meresmikan pembangunan mesjid tiga lantai tersebut. "Kementerian Agama akan memberikan kontribusi alat pemantau hilal moderen untuk mendukung fungsi lantai tiga mesjid ini," katanya. Selain bantuan peralatan, Kementerian juga akan memberikan bantuan dana, namun menteri tidak menyebutkan jumlah pastinya. Ia berharap, mesjid ini segera terbangun. "Mesjid ini sangat representatif sebagai tempat ibadah umat muslim. Nilai lain yang tidak kalah pentingnya adalah mesjid ini memiliki dimensi pariwisata," katanya. Mesjid ini, katanya, mengingatkan kepada mesjid di Jeddah. Menurutnya, pendatang di Makassar tidak akan merasa lengkap sebelum berkunjung ke mesjid ini. "Keberadaannya akan melengkapi keindahan Pantai Losari," ujarnya. (T.KR-RY/Y006) Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...-hilal-moderen |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|