daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Makassar



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old December 1st, 2010, 03:18 AM   #2861
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by Blue_Sky View Post
KidsZona ini versi lokal nya dari Kidszania Jkt ya
iya bro.. yg saya dengar juga kalo beberapa alat2 yg digunakan sama dengan yg dipake di Kidszania.


Quote:
Originally Posted by Wawar05 View Post
Grand Clarion Siap Investasi Rp127 M

Pemilik gedung Clarion Hotel & Convention dan Quality Hotel Makassar, Willianto Tanta, akhirnya pisah dari manajemen kelompok usaha hotel internasional, Choice. Pengusaha lokal ini memilih membangun jaringan waralaba (franchise) hotel di bawah PT Glion Service Management (GSM) dengan dua brand baru, yakni Grand Clarion untuk hotel bintang empat dan Quality Plaza untuk kelas bintang tiga plus.

Seremoni pelepasan dari Choice sekaligus peluncuran nama baru dilakukan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin bersama Komisaris Utama GSM, Willianto Tanta dan Chief Operating Officier (CEO) Anggiat Sinaga, Senin, 29 November. "Bisnis perhotelan di Makassar masih cukup menjanjikan seiring dengan meningkatnya permintaan kamar beberapa tahun terakhir ini," kata Ilham.

Orang nomor satu di Kota Makassar ini memberi apresiasi kepada pemilik Grand Clarion dan Quality Plaza yang berani mengambil keputusan untuk membangun jaringan bisnis hotel tanpa tergantung dengan manajemen hotel dari luar negeri. "Ini menunjukkan bahwa di Makassar sudah ada sumber daya manusia yang mampu membangun jaringan hotel dengan sistem franchise," ucap Ilham.

Menurut Ilham langkah ini cukup berani dan jeli melihat pasar. Sebab, sampai saat ini, kebutuhan kamar hotel di Kota Makassar lebih dari seribu unit pada hari normal. Pada saat ada event, kadang penyelenggara acara kesulitan mencari kamar.

"Saat ini baru sekira 4.000 kamar hotel yang tersedia sementara tamu terus meningkat," katanya. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke Makassar Ilham optimis break event point (BEP) atau posisi modal kembali bisa lebih cepat.

Dia mengaku, kunjungan wisatawan ke Kota Makassar meningkat signifikan sejak adanya fasilitas penting seperti Trans Studio. "Cita-cita saya adalah bagaimana Makassar bisa menjadi living room kawasan timur Indonesia. Kehadiran Trans Studio memberikan pengaruh cukup besar terhadap kunjungan wisatawan ke Makassar yang mengalami pertumbuhan 20 persen," katanya.

Sementara Willianto Tanta, mengatakan, pihaknya memilih membangun jaringan hotel sendiri dengan pola franchise karena melihat SDM lokal sudah mampu mengelola hotel berjaringan. Dengan menyerahkan pada SDM lokal, maka belanja untuk membayar profesional asing dan sewa merek jaringan hotel dapat ditarik ke Kota Makassar.

Dia pun yakin bisnis hotel berjaringan yang tengah dirintisnya bisa sukses di bawah sentuhan SDM lokal yang sudah mampu bersaing dengan profesional dari luar. "Potensi kita sangat besar. Kalau ini digarap dengan baik kita bisa bersaing dengan manajemen hotel dari luar," jelasnya.

Sementara Anggiat Sinaga, menjelaskan, setelah lepas dari Choice, GSM akan menambah jumlah kamar Grand Clarion dari 333 menjadi 500 unit. "Penambahan kamar ini menelan investasi kurang lebih Rp127 miliar yang mulai dibangun awal Januari 2011 dan diperkirakan rampung kurang lebih 12 bulan," urainya.

Mengenai jaringan, Anggiat mengaku sudah menandatangani nota kesepahaman dengan tiga pemilik hotel besar, yakni Grand Clarion Jakarta diwakili Amir Wongsari, Grand Clarion Kendari oleh Kingbert Benly dan Grand Clarion Palu oleh Hengky Sumitomo. "Baru launching kita langsung dipinang tiga pemilik hotel besar. Yang perlu ditekankan ini merupakan jaringan hotel franchise pertama di Indonesia timur," tandasnya

http://news.fajar.co.id/read/110879/...estasi-rp127-m
rendering please

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
@kubel: kurang tau juga mau dibangun apa disana... Pemiliknya kan sama dengan yang magar seng di sekitar Jl. Pettarani (eks PKL)....

========================================================================

d'Bugis Ocean Hotel terjepret semalam (30/11/2010)
image hosted on flickr
parkir hotel ini mana ya? jangan sampai jadi biang kemacetan di Jalan Penghibur.

Last edited by Sony Sjklw; December 1st, 2010 at 03:41 AM.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 1st, 2010, 03:36 AM   #2862
Marsya
Registered User
 
Join Date: Oct 2007
Posts: 305
Likes (Received): 6


akhirnya bkz dapet juga gambarnya, thank's bkz!
Iya Son, aq jg mikir parkirnya di mana ya.. secara hotelnya kalo lebar 8 meter paling cuma dapat 2 mobil parkir sejajar... atao punya parkir basement kali ya? Bisa mintol lagi nih ama bkz tuk cari tahu.
Kalo prediksiku mungkin "parkir" hotel ini nanti di pelataran Losari (Toraja-Mandar). Gak jauhkan dari situ lokasinya? maybe...???
Marsya no está en línea   Reply With Quote
Old December 1st, 2010, 03:51 AM   #2863
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

bisa juga ya ada parkir basemen tapi jalna masuknya dari belakang, apa hotel ini tembus sampai jalan Somba Opu yak? kalopun memanfaatkan parkir pelataran toraja mandar apa disana aman palagi banyak orang yg lalu-lalang disitu
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 1st, 2010, 04:26 AM   #2864
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

APBD Makassar 2011 Diusulkan Rp1,458 Triliun
Selasa, 23 November 2010 05:17

Makassar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar 2011 diusulkan Rp1,458 triliun. Usulan anggaran tersebut mengalami kenaikan 20,09% dibanding 2010 yang hanya sekitar Rp1,214 triliun lebih. APBD tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi, dana perimbangan, serta pendapatan lain yang sah. Tercatat, Pemkot Makassar menargetkan untuk PAD 2011 Rp273,394 miliar. Nilai PAD tersebut meningkat signifikan hingga Rp74,054 miliar dari PAD 2010 yang hanya sekitar Rp199,339 miliar. Untuk pendapatan dana perimbangan ditargetkan dapat tercapai Rp907,251 miliar tahun depan.

Item pendapatan yang sah ditargetkan Rp271,151 miliar atau naik Rp184,534 miliar dari 2010. Kepala Bappeda Kota Makassar Idris Patarai mengatakan,kendati pendapatan di APBD 2011 meningkat, total belanja juga naik hingga 17,70% atau Rp228,988 miliar. Totalnya Rp1,522 triliun lebih. “Realisasi belanja tidak langsung mencapai Rp768,817 miliar sedangkan belanja langsung meningkat 28,48%,”ungkapnya.

Dalam pemaparan kebijakan umum anggaran (KUA) APBD 2011 di Gedung DPRD Makassar kemarin, mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM itu menyebutkan, peningkatan pengelolaan anggaran juga disebabkan adanya pengalihan biaya operasional BOS dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Di samping itu, Ketua Harian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) itu menjelaskan, alokasi pembiayaan dalam APBD 2011 untuk memperkuat belanja pembiayaan daerah dan penyelesaian pinjaman daerah, selain melakukan optimalisasi pencapaian pendapatan dan efisiensi pada sektor realisasi belanja.

“Pembiayaan RAPBD 2011 diutamakan menutup selisih antara pendapatan dan belanja daerah.Di samping itu, alokasi anggaran jika terjadi lebih, diprioritaskan penyertaan modal untuk mendorong penambahan PAD,”paparnya. Sementara itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar menyoroti target pendapatan yang dinilai belum mengacu pada perda pajak daerah.

Kritikan juga dikeluarkan karena realisasi pendapatan PAD hingga November ini baru sekitar 60%. Anggota Banggar DPRD Makassar Rahman Pina menyatakan, tahun depan terdapat pengalihan pengelolaan pajak, tapi hal tersebut belum tercermin di APBD 2011. Dia juga menyebutkan struktur ekonomi Kota Makassar jika mengacu pada APBD 2011 sangat pesimistis.

Hal tersebut tercermin dari target-target yang dipaparkan. Dalam KUA APBD 2011 tertuang persetujuan terhadap penanaman modal dalam negeri (PMDN) ditargetkan hanya Rp403 miliar. angka tersebut turun dibandingkan realisasi perencanaan 2010 yang mencapai Rp439 miliar.Hal itu juga terlihat untuk penanaman modal asing (PMA) dari USD259 juta pada 2010 menjadi hanya USD116 juta tahun depan. Hal senada diungkapkan Hamzah Dorahing.

Mantan Ketua Pansus Raperda Pajak Daerah itu mengatakan, target pendapatan Pemkot Makassar pada 2011 berdasarkan perda yang ada, harusnya bisa mencapai angka Rp400 miliar.Hal ini juga disebabkan adanya pengalihan pengelolaan pajak bumi dan bangunan serta bea penerimaan atas hak tanah dan bangunan.

Menjawab pesimistis Dewan tersebut, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar Sabir L Ondo menyatakan, target pendapatan yang hanya di kisaran Rp200 miliar lebih merupakan target realistis. Di samping itu,dalam menetapkan target pendapatan, pihaknya belum mengacu pada perda pajak daerah. (yakin achmad-sin)

source : http://bahasa.makassarkota.go.id/ind...rp1458-triliun
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 2nd, 2010, 07:22 AM   #2865
Wawar05
Eka's
 
Wawar05's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: Ring of fire
Posts: 890
Likes (Received): 19

Daya Modern Sasar 100 Ribu KK

Pasar Grosir Daya Modern yang rencana dibangun di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di belakang Pusat Niaga Daya dan di depan terminal Daya, menyasar 100 ribu kepala keluarga yang tersebar di beberapa perumahan dalam radius tiga kilometer dari lokasi pusat grosir tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Daya Niaga Cemerlang, Surjadi Sariputra didampingi Presiden Direktur Mutiara Property, Kiplongang Akemah, saat bertemu Wali Kota Makassar, Ilham
Arief Sirajuddin, Rabu 1 Desember di ruang kerja Wali Kota Makassar.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Sekretaris Daerah Anis Zakaria Kama, Asisten II Burhanuddin Baharuddin, Asisten III Agar Jaya, Kadispenda Shabir L Ondo, dan Kabag Ekbang, Alimuddin Tarawe.

Menurut Surjadi, pihaknya telah menyurvei lokasi tersebut dan ternyata pusat bisnis terpadu sudah bisa ada di kawasan luar kota. Pusat grosir yang terdiri atas 746 ruko, 132 kios dan ratusan lapak
tersebut akan dilengkapi hotel 150 kamar, juga kawasan khusus untuk angkutan ekspedisi bagi pembeli grosir.

Untuk ruko tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp700 juta, sementara kios mulai harga Rp138 juta. Sedangkan ratusan lapak-lapaknya sebut Surjadi, akan disewakan. Lapak tersebut terletak di bagian tengah dengan konsep pasar tradisional yang dikelola secara modern.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin pada kesempatan tersebut, merespons positif pembangunan pusat grosir dengan nilai investasi ratusan miliar tersebut. Menurutnya, pengembangan sarana perdagangan dan bisnis harus dibuat secara merata, jangan sampai kawasan pinggiran makin terpinggirkan. "Kawasan Daya memiliki potensi bisnis yang bagus dikembangkan. Ini bisa mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Jangan semua masuk kota," ujarnya.

Dia menambahkan, pada awal pemerintahannya, pergerakan orang masuk ke kota pada saat weekend sangat besar. Tempat belanja di wilayah Panakkukang rata-rata padat, namun, sejak muncul M'Tos, akhirnya kepadatan Panakkukang berkurang. Ilham berharap, Pasar Grosir Daya Modern nantinya juga bisa mengatasi solusi macet di Makassar.

Kiplongang Akemah pada kesempatan tersebut menambahkan, kawasan tersebut akan dikelola secara baik dan tidak semrawut. Itu kata Along, sapaan akrab Kiplongang Akemah, sudah menjadi ciri khas proyek Mutiara Property. "Kabel-kabel akan kita tanam di tanah, juga kita siapkan tempat sampah. Bahkan, kita akan hijaukan dan melarang orang untuk menebang pohon," ujarnya.

Pasar Grosir Daya Modern yang rencana dibangun di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di belakang Pusat Niaga Daya dan di depan terminal Daya, menyasar 100 ribu kepala keluarga yang tersebar di beberapa perumahan dalam radius tiga kilometer dari lokasi pusat grosir tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Daya Niaga Cemerlang, Surjadi Sariputra didampingi Presiden Direktur Mutiara Property, Kiplongang Akemah, saat bertemu Wali Kota Makassar, Ilham
Arief Sirajuddin, Rabu 1 Desember di ruang kerja Wali Kota Makassar.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Sekretaris Daerah Anis Zakaria Kama, Asisten II Burhanuddin Baharuddin, Asisten III Agar Jaya, Kadispenda Shabir L Ondo, dan Kabag Ekbang, Alimuddin Tarawe.

Menurut Surjadi, pihaknya telah menyurvei lokasi tersebut dan ternyata pusat bisnis terpadu sudah bisa ada di kawasan luar kota. Pusat grosir yang terdiri atas 746 ruko, 132 kios dan ratusan lapak
tersebut akan dilengkapi hotel 150 kamar, juga kawasan khusus untuk angkutan ekspedisi bagi pembeli grosir.

Untuk ruko tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp700 juta, sementara kios mulai harga Rp138 juta. Sedangkan ratusan lapak-lapaknya sebut Surjadi, akan disewakan. Lapak tersebut terletak di bagian tengah dengan konsep pasar tradisional yang dikelola secara modern.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin pada kesempatan tersebut, merespons positif pembangunan pusat grosir dengan nilai investasi ratusan miliar tersebut. Menurutnya, pengembangan sarana perdagangan dan bisnis harus dibuat secara merata, jangan sampai kawasan pinggiran makin terpinggirkan. "Kawasan Daya memiliki potensi bisnis yang bagus dikembangkan. Ini bisa mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Jangan semua masuk kota," ujarnya.

Dia menambahkan, pada awal pemerintahannya, pergerakan orang masuk ke kota pada saat weekend sangat besar. Tempat belanja di wilayah Panakkukang rata-rata padat, namun, sejak muncul M'Tos, akhirnya kepadatan Panakkukang berkurang. Ilham berharap, Pasar Grosir Daya Modern nantinya juga bisa mengatasi solusi macet di Makassar.

Kiplongang Akemah pada kesempatan tersebut menambahkan, kawasan tersebut akan dikelola secara baik dan tidak semrawut. Itu kata Along, sapaan akrab Kiplongang Akemah, sudah menjadi ciri khas proyek Mutiara Property. "Kabel-kabel akan kita tanam di tanah, juga kita siapkan tempat sampah. Bahkan, kita akan hijaukan dan melarang orang untuk menebang pohon," ujarnya.

http://news.fajar.co.id/read/111032/...ar-100-ribu-kk
Wawar05 no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2010, 02:59 AM   #2866
Wawar05
Eka's
 
Wawar05's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: Ring of fire
Posts: 890
Likes (Received): 19

UMI Bangun RS Berbasis Teknologi

Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) makin berbenah guna peningkatan kualitas pendidikan sebagai institusi dan penyelenggara pendidikan menuju world class university.

Salah satunya membangun rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa kedokteran yang ditunjang dengan peralatan yang mengikuti perkembangan teknologi. Rektor UMI Masrurah Mokhtar mengatakan,anggaran yang digunakan untuk RS pendidikan tersebut bersumber dari hasil usaha sendiri.Terdapat juga bantuan dana hibah sebesar Rp12 miliar dari World Bank (Bank Dunia), Rp6 miliar dari PHKI, dan Rp450 juta dari PHP PTS.Terdapat pula suntikan dari Yayasan UMI sebesar Rp20 miliar.

“Untuk dana awal dibutuhkan Rp1 miliar.Selanjutnya baru akan dibangun dalam waktu cepat,” ujar Masrurah yang tak lain istri Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI Mokhtar Noer Jaya,kemarin. Rencananya, pembangunan akan dimulai awal Januari 2010 mendatang. Saat ini tanah seluas 5.000 meter persegi itu telah dibebaskan. Gedung RS Pendidikan itu juga akan dibangun dalam 10 lantai.

“Untuk menunjang proses pendidikan di RS pendidikan ini nanti, kami akan bekerja sama dengan dokter asing,seperti dari China,Jepang, Malaysia,”katanya. Guna mendukung program tersebut, rektorat UMI akan menggelar rapat kerja (raker) sebagai landasan kinerja empat tahun ke depan. Pembukaan dilakukan di Wisma Kalla hari ini dan dilanjutkan di Malino selama dua hari. Wakil Rektor II UMI Iskandar BP yang juga ketua panitia raker mengatakan, pembukaan raker akan diisi dengan diskusi yang mengundang pihak Kopertis dan Kopertais.

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/367926/
__________________
Relasi Rekursif : Terkadang kita menilai seseorang menurut pandangan orang lain, namun ada baiknya jika kita menilai seseorang dengan mengenalinya terlebih dahulu
Wawar05 no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2010, 04:44 AM   #2867
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by Wawar05 View Post
UMI Bangun RS Berbasis Teknologi

Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) makin berbenah guna peningkatan kualitas pendidikan sebagai institusi dan penyelenggara pendidikan menuju world class university.

Salah satunya membangun rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa kedokteran yang ditunjang dengan peralatan yang mengikuti perkembangan teknologi. Rektor UMI Masrurah Mokhtar mengatakan,anggaran yang digunakan untuk RS pendidikan tersebut bersumber dari hasil usaha sendiri.Terdapat juga bantuan dana hibah sebesar Rp12 miliar dari World Bank (Bank Dunia), Rp6 miliar dari PHKI, dan Rp450 juta dari PHP PTS.Terdapat pula suntikan dari Yayasan UMI sebesar Rp20 miliar.

“Untuk dana awal dibutuhkan Rp1 miliar.Selanjutnya baru akan dibangun dalam waktu cepat,” ujar Masrurah yang tak lain istri Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI Mokhtar Noer Jaya,kemarin. Rencananya, pembangunan akan dimulai awal Januari 2010 mendatang. Saat ini tanah seluas 5.000 meter persegi itu telah dibebaskan. Gedung RS Pendidikan itu juga akan dibangun dalam 10 lantai.

“Untuk menunjang proses pendidikan di RS pendidikan ini nanti, kami akan bekerja sama dengan dokter asing,seperti dari China,Jepang, Malaysia,”katanya. Guna mendukung program tersebut, rektorat UMI akan menggelar rapat kerja (raker) sebagai landasan kinerja empat tahun ke depan. Pembukaan dilakukan di Wisma Kalla hari ini dan dilanjutkan di Malino selama dua hari. Wakil Rektor II UMI Iskandar BP yang juga ketua panitia raker mengatakan, pembukaan raker akan diisi dengan diskusi yang mengundang pihak Kopertis dan Kopertais.

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/367926/
UMI ngak mau kalah sama UIT ni walau UMI sudah punya Ibnu Sina tapi tetap bangun RS pendidikan juga, semoga lokasinya ngak jauh dari kampus 2 biar daerah sekitar situ ramai dengan gedung berlantai banyak.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2010, 04:46 AM   #2868
kubel
kuttu balala
 
kubel's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 4,304
Likes (Received): 320

Quote:
Originally Posted by Wawar05 View Post
[SIZE="4"]. Rencananya, pembangunan akan dimulai awal Januari 2010 mendatang.

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/367926/
sekrang kan udah mau lepas 2010.. mungkin 2011 yah
mudah mudahan cepat terealisasi
__________________
Ana Tenri` Jampangiβ€N€®∂N
kubel no está en línea   Reply With Quote
Old December 5th, 2010, 07:07 AM   #2869
Wawar05
Eka's
 
Wawar05's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: Ring of fire
Posts: 890
Likes (Received): 19

pas buka http://www.facebook.com/pages/Makass...11468658887537, katanya 2015 kereta api rute makassar - pare2 dah bisa dinikmati.. apa benar yak??
gk ada referensinya sih.
__________________
Relasi Rekursif : Terkadang kita menilai seseorang menurut pandangan orang lain, namun ada baiknya jika kita menilai seseorang dengan mengenalinya terlebih dahulu
Wawar05 no está en línea   Reply With Quote
Old December 5th, 2010, 11:39 AM   #2870
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by Wawar05 View Post
pas buka http://www.facebook.com/pages/Makass...11468658887537, katanya 2015 kereta api rute makassar - pare2 dah bisa dinikmati.. apa benar yak??
gk ada referensinya sih.
sepertinya sih ngak akan secepat itu , dibangunnya aja blomm, belum lagi masalah masalah yg sering timbul saat pemabngunan salah satu yg paling klasik pembebasan lahan
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 6th, 2010, 09:22 AM   #2871
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post
parkir hotel ini mana ya? jangan sampai jadi biang kemacetan di Jalan Penghibur.
Kelihatannya di bagian belakang (Jl. Somba Opu) gak ada tuh parkirannya; (tp saya juga belum ngeliat bagian belakangnya heheheh)... Dari foto di atas itu, mobil yang paling dalam sedang parkir tuh....

Hotel ini memang berada di depan pelataran Toraja Mandar yang sedang giat2nya ditimbun dgn pasir...

Sedangkan di hari Minggu pagi 05/12/2010 (sebelum jam 10 pagi) terlihat pemandangan di bawah ini:


Tapi kan Losari Beacn Inn, hotel Losari, Hotel Kenari (perempatan jl. H. Bau dan jl. Losari) sama saja ...MGH pun tempat parkirannya sempit juga... Ya sudahlah, yang penting jangan bikin macet .... (hayo gimana coba???)
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old December 7th, 2010, 10:24 AM   #2872
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

iya juga ya... kalo lihat hotel-hotel yg lama, banyak juga yg tidak memiliki parkir yg memadai tapi kalo melihat kasus hotel2 baru kayak Hotel Pena Mas kemaren seharusnya pemerintah menerapkan aturan yg sama dengan memberikan teguran bagi setiap hotel yg tidak menyediakan lahan parkir yg memadai


Rp 1 Triliun Lebih untuk Mega Proyek Mamminasata
Selasa, 7 Desember 2010 | 03:19 WITA

Makassar, Tribun - Realisasi pengembangan kawasan metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar) diperkirakan bakal menelan anggaran hingga Rp 1 triliun lebih.

Dana tersebut untuk peruntukan berbagai pembangunan mega proyek di kawasan Mamminasata di antaranya pembangunan akses jalan lingkar, kawasan tempat pembuangan sampah terpadu (TPA) Pattalassang, Kabupaten Gowa, serta lainnya.
Jumlah tersebut belum untuk peruntukan pembebasan lahan yang menjadi kewajiban sharing provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota di wilayah Mamminasata.
Kepala Bappeda Sulsel Tan Malaka Guntur di kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (6/12), mengatakan, dana pembangunan fisik tersebut akan diperoleh melalui bantuan luar negeri. Pembiayaan ini ada di instansi cipta karya dan dinas pekerjaan umum (PU).
Tan menjelaskan sejauh ini beberapa kegiatan yang dilakukan bersama JICA termasuk penguatan kelembagaan agar program ini sesuai dengan sasaran. Dalam waktu dekat, perwakilan JICA dari Jepang akan langsung datang ke Sulsel untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam dua tahun terakhir ini.

"Berdasarkan evaluasi keberhasilan masih ada yang belum berhasil. Kita
harus menjadwal ulang yang belum tercapai bagaimana program mencapai
sasaran dalam periode satu setengah tahun sebagai bahan perencanaan
ke depan agar tidak ada yang tertinggal," jelasnya.

Menurut Tan, pihaknya sudah menyusun analisis dan dampak lingkungan (amdal) sejak empat tahun lalu. Ia berharap, Bappenas menjadikan program Mamminasata Sulsel sebagai prioritas.

Sejauh ini, Maros menjadi salah satu daerah yang tertinggal dalam konsep Mamminasata. Namun, Tan, menepis hal itu. "Maros itu bukan tidak jalan tetapi karena kepala daerah baru jadi perlu disosialisasikan lagi. Bukan saja Maros, kabupaten lain juga harus sosialisasi terus agar tidak terlupa lagi. Kami berharap agar lahir perbub (peraturan bupati) yang mengatur peruntukan lahan agar mencegah transaksi di wilayah pengembangan," jelasnya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Sulsel Syarief Burhanuddin, hadirnya perbup sangat dibutuhkan karena sudah terjadi transaksi lahan yang tidak terkendali. "Karena mereka tahu kawasan itu untuk pengembangan Mamminasata. Kalau tidak dikendalikan akan lebih sulit diatur nantinya. Sesegera mungkin harus ada perbub. Gowa dan Makassar sudah selesai, sudah ada peraturannya. Tinggal Maros yang kita harap bisa segera rampung," jelasnya.(axa)

* Jaringan jalan
Proyek: Trans Sulawesi Mamminasata, By pass Mamminasa, Jl hertasning, Jl Abdullah Dg Sirua, dan jalan lingkar.
Anggaran: Rp 970 miliar
*Pengelolahan sampah atau TPA
Anggaran: Rp 400 miliar
Lokasi: Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa
Mengakomodasi limbah dalam kurun waktu sekitar 12 tahun
* Suplai air bersih
Anggaran: Rp 500 miliar
* Instalasi Pengembangan Air Limbah (IPAL)
Anggaran: Rp 400 miliar
* Program Go Green
* Kawasan Kota Baru
-Lokasi: Sebelah Timur Kota Makassar (antara Kec Moncongloe Maros-Pattalassang Gowa) -Daya tampung: 300 ribu jiwa -Luas: 3.500 hektare
* Drainase
*Kawasan Industri KIMA 2
Lokasi: Maros
* Kawasan Pendidikan Mamminasata
Lokasi: Samata (Kecamatan Somba Opu) dan Kecamatan Bontomarannu, Gowa

sumber :http://www.tribun-timur.com/read/art...ek-Mamminasata
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2010, 02:39 AM   #2873
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Universitas Indonesia Timur(08/12/2010)











bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2010, 02:41 AM   #2874
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Area benteng Somba Opu yg sedang di"make over" 08/12/2010 (kebetulan aja sengaja lewat tadi pagi..hehehe). Sekelilingnya dipagarin pake batako sekarang.... Kebetulan ada celah bisa masuk,,, buruan dah masuk... Dan krn sedikit hujan, foto2nya hanya bisa itu,,,, Bechheccckkkk soalnya...





bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2010, 02:44 AM   #2875
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Dan beberapa kubah atas untuk kandang burung yang diletakkan di salah satu kawasan benteng Somba Opu...



bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2010, 05:37 AM   #2876
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

thanks akhirnya ada juga update proyek Makassar Discovery Park.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2010, 01:43 PM   #2877
Wawar05
Eka's
 
Wawar05's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: Ring of fire
Posts: 890
Likes (Received): 19

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Dan beberapa kubah atas untuk kandang burung yang diletakkan di salah satu kawasan benteng Somba Opu...



sayangnya program discovery park ini dikecam o/ sejumlah mahasiswa...
moga pihak investor juga ttap menjaga situs sejarah yg ada di benteng sombaopu agar suasana tetap kondusif dan pembangunan berjalan lancar...
__________________
Relasi Rekursif : Terkadang kita menilai seseorang menurut pandangan orang lain, namun ada baiknya jika kita menilai seseorang dengan mengenalinya terlebih dahulu
Wawar05 no está en línea   Reply With Quote
Old December 9th, 2010, 06:15 PM   #2878
Wawar05
Eka's
 
Wawar05's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: Ring of fire
Posts: 890
Likes (Received): 19

mungkin para forumer2 makassar gk ada yg bisa ngupdate project nih hari, coz pasti macet en hujan gr2 demo yg anarkis...



dua gambar di atas ad/ gambar polisi yg sedang mengawal proses demokrasi di dua kota yakni palembang dan makassar, pasti teman2 tahu gambar di sebelah mana foto polisi makassar...

kebetulan lewat di salah satu jalan protokol di palembang en ketemu demo juga.. pas fotox nangkap gambar pak polisi.
__________________
Relasi Rekursif : Terkadang kita menilai seseorang menurut pandangan orang lain, namun ada baiknya jika kita menilai seseorang dengan mengenalinya terlebih dahulu
Wawar05 no está en línea   Reply With Quote
Old December 10th, 2010, 05:12 AM   #2879
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Penambahan kamar Mercure Hotel.... (10/12/2010)







bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old December 10th, 2010, 10:50 AM   #2880
Marsya
Registered User
 
Join Date: Oct 2007
Posts: 305
Likes (Received): 6

Quote:
Originally Posted by Wawar05 View Post
Daya Modern Sasar 100 Ribu KK

Pasar Grosir Daya Modern yang rencana dibangun di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di belakang Pusat Niaga Daya dan di depan terminal Daya, menyasar 100 ribu kepala keluarga yang tersebar di beberapa perumahan dalam radius tiga kilometer dari lokasi pusat grosir tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Daya Niaga Cemerlang, Surjadi Sariputra didampingi Presiden Direktur Mutiara Property, Kiplongang Akemah, saat bertemu Wali Kota Makassar, Ilham
Arief Sirajuddin, Rabu 1 Desember di ruang kerja Wali Kota Makassar.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Sekretaris Daerah Anis Zakaria Kama, Asisten II Burhanuddin Baharuddin, Asisten III Agar Jaya, Kadispenda Shabir L Ondo, dan Kabag Ekbang, Alimuddin Tarawe.

Menurut Surjadi, pihaknya telah menyurvei lokasi tersebut dan ternyata pusat bisnis terpadu sudah bisa ada di kawasan luar kota. Pusat grosir yang terdiri atas 746 ruko, 132 kios dan ratusan lapak
tersebut akan dilengkapi hotel 150 kamar, juga kawasan khusus untuk angkutan ekspedisi bagi pembeli grosir.

Untuk ruko tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp700 juta, sementara kios mulai harga Rp138 juta. Sedangkan ratusan lapak-lapaknya sebut Surjadi, akan disewakan. Lapak tersebut terletak di bagian tengah dengan konsep pasar tradisional yang dikelola secara modern.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin pada kesempatan tersebut, merespons positif pembangunan pusat grosir dengan nilai investasi ratusan miliar tersebut. Menurutnya, pengembangan sarana perdagangan dan bisnis harus dibuat secara merata, jangan sampai kawasan pinggiran makin terpinggirkan. "Kawasan Daya memiliki potensi bisnis yang bagus dikembangkan. Ini bisa mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Jangan semua masuk kota," ujarnya.

Dia menambahkan, pada awal pemerintahannya, pergerakan orang masuk ke kota pada saat weekend sangat besar. Tempat belanja di wilayah Panakkukang rata-rata padat, namun, sejak muncul M'Tos, akhirnya kepadatan Panakkukang berkurang. Ilham berharap, Pasar Grosir Daya Modern nantinya juga bisa mengatasi solusi macet di Makassar.

Kiplongang Akemah pada kesempatan tersebut menambahkan, kawasan tersebut akan dikelola secara baik dan tidak semrawut. Itu kata Along, sapaan akrab Kiplongang Akemah, sudah menjadi ciri khas proyek Mutiara Property. "Kabel-kabel akan kita tanam di tanah, juga kita siapkan tempat sampah. Bahkan, kita akan hijaukan dan melarang orang untuk menebang pohon," ujarnya.

Pasar Grosir Daya Modern yang rencana dibangun di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di belakang Pusat Niaga Daya dan di depan terminal Daya, menyasar 100 ribu kepala keluarga yang tersebar di beberapa perumahan dalam radius tiga kilometer dari lokasi pusat grosir tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Daya Niaga Cemerlang, Surjadi Sariputra didampingi Presiden Direktur Mutiara Property, Kiplongang Akemah, saat bertemu Wali Kota Makassar, Ilham
Arief Sirajuddin, Rabu 1 Desember di ruang kerja Wali Kota Makassar.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Sekretaris Daerah Anis Zakaria Kama, Asisten II Burhanuddin Baharuddin, Asisten III Agar Jaya, Kadispenda Shabir L Ondo, dan Kabag Ekbang, Alimuddin Tarawe.

Menurut Surjadi, pihaknya telah menyurvei lokasi tersebut dan ternyata pusat bisnis terpadu sudah bisa ada di kawasan luar kota. Pusat grosir yang terdiri atas 746 ruko, 132 kios dan ratusan lapak
tersebut akan dilengkapi hotel 150 kamar, juga kawasan khusus untuk angkutan ekspedisi bagi pembeli grosir.

Untuk ruko tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp700 juta, sementara kios mulai harga Rp138 juta. Sedangkan ratusan lapak-lapaknya sebut Surjadi, akan disewakan. Lapak tersebut terletak di bagian tengah dengan konsep pasar tradisional yang dikelola secara modern.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin pada kesempatan tersebut, merespons positif pembangunan pusat grosir dengan nilai investasi ratusan miliar tersebut. Menurutnya, pengembangan sarana perdagangan dan bisnis harus dibuat secara merata, jangan sampai kawasan pinggiran makin terpinggirkan. "Kawasan Daya memiliki potensi bisnis yang bagus dikembangkan. Ini bisa mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Jangan semua masuk kota," ujarnya.

Dia menambahkan, pada awal pemerintahannya, pergerakan orang masuk ke kota pada saat weekend sangat besar. Tempat belanja di wilayah Panakkukang rata-rata padat, namun, sejak muncul M'Tos, akhirnya kepadatan Panakkukang berkurang. Ilham berharap, Pasar Grosir Daya Modern nantinya juga bisa mengatasi solusi macet di Makassar.

Kiplongang Akemah pada kesempatan tersebut menambahkan, kawasan tersebut akan dikelola secara baik dan tidak semrawut. Itu kata Along, sapaan akrab Kiplongang Akemah, sudah menjadi ciri khas proyek Mutiara Property. "Kabel-kabel akan kita tanam di tanah, juga kita siapkan tempat sampah. Bahkan, kita akan hijaukan dan melarang orang untuk menebang pohon," ujarnya.

http://news.fajar.co.id/read/111032/...ar-100-ribu-kk

Marsya no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
makassar

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:36 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu