|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#4421 |
|
Registered User
Join Date: Jul 2008
Location: Makassar Great Expectation
Posts: 493
Likes (Received): 0
|
Sabtu, 17 September 2011 | 22:00:38 WITA | 311 HITS
Dokumen Beres, Pelabuhan Jadi 250 Hektare MAKASSAR, FAJAR -- Pengembangan Pelabuhan Soekarno Hatta akan dimulai tahun 2012 nanti. Master Plan yang telah diajukan kini menjadi 250 hektare. Pengembangan pelabuhan ini diperkirakan menelan dana Rp1,9 triliun. Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Sulsel Masykur Sultan, Jumat 16 September mengatakan, proyek Makassar New Port itu memakai skema KPS (kerja sama pemerintah swasta) yang bentuknya lelang. Awalnya hanya memakai 150 hektare, namun akan dikembangkan menjadi 250 hektare. "Pelabuhan Makassar mendapat prioritas dari Bappenas. Awalnya kita bersaing dengan Pelabuhan Bitung, Manado Sulut. Namun karena unggul strategis akhirnya Makassar mendapat prioritas utama," kata Masykur. Semua dokumen telah beres, mulai dari master plan, hingga Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah selesai. Sementara ini otoritas pelabuhan (PT Pelindo IV) selaku inisiator Sementara itu, Direktur Personalia dan Umum PT Pelindo IV Cabang Makassar P Herman Hariandja, menyatakan, dalam perspektif legalitas pelabuhan Soekarno-Hatta sudah masuk kategori pelabuhan internasional. Namun kedatangan kapal "direc call" masih perlu digreat terutama karena memang kargo keluar masih minim. "Selama ini volume kargo keluar masih kecil. Masih lebih banyak kargo yang masuk. Artinya masih bersifat konsumer goods. Padahal pelabuhan peti kemas kita panjanganya 850 meter," kata Herman. Terkait dengan pengembangan proyek Makassar New Port, Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha, Mars Kalimpo menambahkan, pengembangan itu mencakup pemisahan antara terminal khusus pengangkut peti kemas dan terminal khusus penumpang. “Pengembangan pelabuhan ini telah sesuai Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah direncanakan. Ke depan menyangkut soal pengembangan dikoordinsikan oleh Otoritas Pelabuhan (OP),” katanya. Kepala Otoritas Pelabuhan Wilayah IV Makassar dari Kementerian Perhubungan, Wahyu Widayat menambahkan, pengerjaan konstruksi Makassar New Port akan dimulai awal 2012. Saat ini Kemenhub telah mengajukan dana anggaran APBN 2012 untuk biaya pembangunannya. “Jika anggarannya telah keluar, kami akan mulai pemancangan tiang pertama tahun depan sehingga ditargetkan selesai dan dapat dioperasikan pada 2013,”ungkapnya. Menurut dia, pengembangan Pelabuhan Soekarno-Hatta memang sudah mendesak. Maklum, saat ini kegiatan pelabuhan sepanjang 1.310 meter tersebut dilakukan di satu dermaga. Akibatnya, terjadi penumpukan kegiatan pelayaran dalam satu tempat. Sebagai informasi, Pelabuhan Soekarno-Hatta terdiri atas tiga dermaga, yaitu Dermaga Hatta sepanjang 850 meter khusus kapal kontainer, Dermaga Soekarno sepanjang 1.310 meter khusus kapal penumpang, dan Dermaga Hasanuddin sepanjang 410 meter khusus kapal feri roro. (aci) Source : Harian Fajar |
|
|
|
|
|
#4422 | |
|
Registered User
Join Date: Jul 2008
Location: Makassar Great Expectation
Posts: 493
Likes (Received): 0
|
Senin, 19 September 2011 | 21:18:28 WITA | 115 HITS
Menara Tellu Cappa, Gedung 12 Lantai PPs UNM Quote:
Sabtu, 18 September lalu, Rektor UNM, Prof Arismunandar mengawali pembangunan Menara Tellu Cappa. Bersamanya ada Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, dan jajaran pejabat rektor UNM. Prosesi sederhana dengan pemancangan tiang pertama di lokasi pembangunan. Mereka menutupnya dengan doa bersama. Selain gedung ini, UNM juga akan segera membangun beberapa gedung baru. Di antaranya Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik serta Fakultas Ilmu Pendidikan. Menara Tellu Cappa akan menjulang kokoh dua tahun ke depan. Itu jika pengerjaannya sesuai perencanaan. Orang yang melintas di sekitarnya akan menyaksikan kendaraan proyek lalu lalang keluar masuk lokasi pengerjaan. Deru mesin pekerja juga akan terdengar sepanjang tahun hingga 2013. Ia akan menyusul Menara Phinisi milik UNM yang juga sementara dibangun. Menara Phinisi ini berseberangan dengan Tellu Cappa. Enam lajur jalan Petta Rani memisahkan keduanya. Jika tak ada halangan, kedua gedung akan dihubungkan satu sama lain dengan jalan bawah tanah. Akses underpass lengkap dengan area parkir. Menara Tellu Cappa punya 12 lantai. Bagian tertinggi ada di sisi kiri. Sisi kanan bangunannya tersambung dengan gedung lama. Hanya ada beberapa penambahan di beberapa bagian. Sisi luarnya yang berubah total. Desainnya minimalis. Nuansa hijau orange sangat terasa. Pembangunannya mengandalkan APBN. Tahap pertama tahun ini Rp30 M. Hingga rampung, butuh Rp100 M. Gedung baru UNM ini nanti punya banyak fungsi. Mahasiswa pascasarjana dikuliahkan di sana. Berbagai keperluannya juga bisa digelar di sini. Main hall dengan kapasitas 2.500 juga disiapkan untuk menggantikan auditrorium lama UNM. "Auditorium lama luasnya terbatas. Interiornya juga seadanya. Perlu yang baru," kata rektor UNM saat pencanangan tiang pertama. Asisten Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan PPs UNM, Prof Dr Heri Tahir berujar, fasilitas yang dimiliki menara ini akan lebih lengkap dibanding gedung yang sudah ada. Masih ada yang lain. Tellu Cappa juga akan dilengkapi "sport and music center", agar mahasiswa tidak jenuh. Disiapkan juga sarana perkantoran yang bisa digunakan orang banyak. Sedangkan lantai puncak, akan dijadikan hotel, tempat menginap tamu-tamu UNM. Nama Tellu Cappa diambil dari bahasa Bugis. Artinya, tiga ujung. Bukan sekadar kata. Ada makna di baliknya. Tiga ujung yang dimaksud mencerminkan pegangan orang Bugis. Yang pertama, ujung lidah; bermakna bahwa dalam memecahkan masalah, diplomasi atau musyawarah menjadi proritas utama. Kedua; ujung kelamin. Maksudnya mengembangkan silsilah keluarga melalui perkawinan dengan anak raja-raja dari daerah lain. Dan yang ketiga; ujung keris atau badik. Meski kekerasan sering digunakan untuk merebut kekuasaan, tapi sebisa mungkin hal ini tidak dilakukan. Direktur PPs UNM, Prof Dr Jasruddin mengatakan, arsitektur Menara Tellu Cappa mirip dengan Menara Phinisi UNM. Tak terlalu jauh beda. Sehingga, nantinya jika kedua gedung sudah rampung akan tampak seperti dua perahu yang bertemu. Miripnya desain dua gedung wajar, mengingat desainer keduanya adalah orang yang sama, yakni Yu Sing, arsitek asal Bandung pemenang sayembara Menara Phinisi UNM. "Jadi tidak heran kalau idenya sama, bisa dibilang ini menara kembar, " ucap Jasruddin. Source : Harian Fajar |
|
|
|
|
|
|
#4423 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Thursday, 15 September 2011
Foto berita: Peresmian pembuatan e-KTP Oleh Muhammad Juand ![]() DOK.BI REGIONAL TIMUR Petugas mengambil mengambil gambar retina mata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kanan) di saat mengajukan e-KTP di kantor Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, kemarin. Jumlah mesin e-KTP saat ini berjumlah 28 unit yang tersebar di 14 kecamatan dan kedepannya akan ditambah menjadi 82 unit. Source: http://www.bisnis-kti.com/index.php/...tp-elektronik/ |
|
|
|
|
|
#4424 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Selasa, 20-09-2011
Pelebaran Jl Urip Sumoharjo Diboikot Ganti Rugi Mandek ![]() MAKASSAR, UPEKS---Proyek pelebaran Jl Urip Sumoharjo terutama depan kantor Gubernur bakal tersendat. Warga setempat ancam boikot.Salah seorang warga, Burhan, mengaku akan memboikot segala bentuk proses pembangunan proyek pelebaran jalan nasional itu. ''Hingga saat ini, ganti rugi terhadap bangunan warga belum juga dibayarkan Pemkot Makassar,'' ujar Burhan. Pemantauan Upeks, wujud penolakan mulai terlihat. Indikasinya, sejak dua hari lalu, terpasang sejumlah spanduk. Isinya meminta pembayaran ganti rugi. Selain itu, warga juga melarang pekerja proyek melanjutkan pekerjaan. Isi spanduk bertuliskan, "Tim 9 jago sulap dana ganti rugi bangunan telah disulap, dari ada ke tidak ada, bagaimana mi ini kodong? !!!... Spanduk lain, ''Mana ganti rugi ??....tanah ini belum dibayar, ganti rugi !!! Jangan dikorupsi biaya ganti rugi bangunan kami... Hingga saat ini, lanjut Burhan, belum ada kejelasan dari Pemkot Makassar terhadap segala bentuk proses pengrusakan bangunan miliknya. "Kami hanya dijanji-janji terus. Waktu pembayaran lahan, Mei lalu, kami dijanji pihak Dinas PU, A Amiruddin dan Kasub Pertanahan Pemkot, Ahmad Rivai. Mereka menginformasikan, pembayaran ganti rugi sebelum puasa,'' ujarnya. Selanjutnya, dijanji lagi sebelum Idul Fitri. Namun anehnya, hingga kini janji tinggal janji. ''Kalau kami tanya ke Dinas PU, kami disuruh ke pak Rifai, kalau kami ke Pak Rifai, kami disuruh ketemu pimpronya. Kami ketemu pimpronya (Haikal), pimpronya bilang, ke pemkot saja karena dananya ada di pemkot,"ujarnya kesal. Terkait hal itu, pemilik Warung Urip itu menegaskan, tuntutannya cukup sederhana. ''Pemkot segera membayar ganti rugi bangunan. Kami hanya minta hak kami dibayar. Kami sudah berkorban, karena katanya demi kepentingan umum. Sudah rugi, berbelit-belit lagi," pungkasnya. Namun demikian, lanjut Burhan, hal yang membuat dia dan masyarakat lainnya kecewa, karena Lurah Karampuang, Syarifuddin, selaku perpanjangan tangan warga tidak bisa diharapkan. Pasalnya, Syarifuddin, mengaku sudah tidak tahu mau tahu persoalan yang dialaminya. Selain itu karena salah seorang warga, Halija, biaya ganti ruginya sudah dibayar sebelum bangunannya dirubuhkan. Ditemui terpisah, Lurah Karampuang, Syarifuddi mengatakan, soal pembayaran merupakan wewenang Kasubid Pertanahan, sebagai perwakilan Pemkot Makassar. "Tidak benar kalau dikatakan kami tidak mau tahu. Waktu itu, warga bertanya tentang pembayaran ganti rugi, jadi kami arahkan ke pak Rivai," kilah Syarifuddin. Menanggapi kemelut itu, anggota Komisi A DPRD Makassar, Abd Rauf Rachman mengatakan, Pemkot wajib memberikan kejelasan kepada warga. ''Jika warga tidak mendapatkan kejelasan, potensial menimbulkan kemarahan berujung anarkis,'' pesan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Source: http://www.ujungpandangekspres.com/i...d&newsid=72541 Selasa, 20-09-2011 Pemerintah Pasti Bayar MAKASSAR,UPEKS--Kisruh perihal adanya pihak saling mengklaim lahan pelebaran Jl Urip Sumiharjo, khsusunya depan kantor Dinas Perhubungan tidak boleh jadi alasan serta menghambat pekerjaan jalan. Itu disebabkan, karena lahan tersebut dalam status dikuasai pemerintah. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan Nasional Makassar, Rahman Djamil mengatakan, pelaksanaan proyek pelebaran depan kantor Dishub Makassar harus tetap berjalan. "Kantor Dishub tersebut dikuasai pemerintah untuk pemanfaatan. Mengenai ganti rugi akan tetap dilakukan, jika surat keputusan bukti kepemilikan lahan sudah ada,'' ujarnya. Tidak ada alasan kami, untuk tidak membayar jika memang lahan tersebut sah milik pihak yang saling mengklaim," tegasnya. Sementara itu, Kepala Sub Pertanahan Pemkot Makassar, Ahmad Rifai, Senin (19/9) mengatakan, lokasi depan kantor Dishub belum ada yang dibayarkan. Pertimbangannya, aset pemerintah provinsi, serta disarankan kepada pihak yang mengklaim direkomendasikan menempuh jalur hukum. "Kita tidak bisa menentukan siapa pemilik sah, karena masing-masing memiliki alas berbeda. Irwan Maliang persil 30 D2, sementara Batjo Bin Djumaling persil 30B D3. Selanjutnya, secara persisnya, kita tidak mengetahui lahan Dishub itu persil berapa," kata Ahmad. Source: http://www.ujungpandangekspres.com/i...d&newsid=72540 |
|
|
|
|
|
#4425 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Senin, 19-09-2011
ITTC Ramaikan Industri Penjualan Barang Elektronik MAKASSAR, UPEKS--Kehadiran IT Trade Center yang baru di buka sabtu kemarin, akan ikut meramaikan industri perdagangan IT di kota Makassar, yang semakin dibutuhkan masyarakat. ITTC yang dibangun diatas lahan 500 meter persegi, dengan bangunan 10 lantai tersebut, diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap Industri Tehknologi (IT) Menurut A.M, Arwadi Direktur Commitment corporindo Indonesia (CCI) kepada upeks mengatakan, dengan kehadiran ITTC, akan ikut menyimbangkan industri penjualan barang-barang elektronik di kota Makassar. "ITTC ini, tidak menjual barang yang buka kategori elektronik. Sengaja kami dirikan ITTC di dekat lingkungan pendidikan, agar para mahasiswa nantinya akan lebih mudah mendapatkan IT," jelasnya. Lebih jelasnya, dia menambahkan, ITTC yang dibangun dengan investasi sebesar Rp 20 miliar, menghadirkan 180 stand jualan dengan biaya sewa perstand sebesar 120 ribu permeter, dengan luas stand 2 meter kali 3 meter. Sementara Itu, H. Amru Sose Ketua Yayasan 45 menambahkan, bahwa dengan kehadiran ITTC, akan membawa wahana baru dalam persaingan dunia industri IT di kota Makassar, dan akan memberikan kostribusi yang cukup besar terhadap perkembangan ekonomi di Kota Makassar. Pihaknya menjelaskan, konsep yang ditawarkan sangat berbeda dengan beberapa tempat yang penjulan barang IT di kota Makassar. "Nanti setiap bulannya, ITTC akan melansungkan promo diskon selama setahun penuh, dan akan menjadi ITTC terbesar di Kawasan Idonesia Timur (KTI)," tuturya. Source: http://www.ujungpandangekspres.com/i...d&newsid=72454 Last edited by Comeliness; September 26th, 2011 at 09:26 PM. |
|
|
|
|
|
#4426 |
|
Registered User
Join Date: Feb 2008
Posts: 352
Likes (Received): 0
|
Sebenarnya foto ini saya ambil awal bulan puasa dulu (kecuali ITTC) hehehe.....mungkin udah banyak perkembangan
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() View dari ITTC
|
|
|
|
|
|
#4427 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Tribun Timur - Selasa, 20 September 2011, 17:56 WITA
Pemprov Sulsel Kantongi Perpres Mamminasata Penulis : Syaekhuddin, Editor : Ina Maharani. MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengantongi Peraturan Presiden (Perpres) pengembangan kawasan metropolitan terpadu Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar (Mamminasata). Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengatakan Perpres telah ditandatangani oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada September 2011 lalu. Dalam waktu dekat, Pemprov Sulsel akan melakukan pertemuan dengan keempat kepala daerah tersebut. Menurutnya, dengan adanya perpres Mamminasata, pembangunan infrastruktur di kawasan kota baru tersebut bisa dijalankan karena landasan hukum mega proyek kawasan metropilitas tersebut semakin kuat. Dan kemungkinan untuk mendapatkan kucuran dana dari APBN pun makin terbuka. Selama ini pemprov mengaku sulit mendapatkan dana APBN untuk proyek Mamminasata karena peruntukannya. “Dengan adanya perpres ini landasan hukumnya (Mamminasata) lebih kuat, dan Insya Allah APBN akan bisa membiayai. Selama ini kan sulit kita meminta anggaran dari pusat karena peruntukannya. Saya yakin infrastruktur di kota baru ini kita sudah bisa jalan,” kata Agus usai menghadiri musyawarah daerah Real Estate Indonesia (REI) di Hotel Grand Clarion, Makassar, Selasa (20/9/2011). Meski demikian, Agus belum dapat memastikan lebih rinci anggaran dana yang akan ditalangi oleh APBN dan yang akan terserap dari APBD Sulsel. Menurutnya, hal ini yang akan dibicarakan dalam pertemuan bersama kepala daerah Mamminasata nanti. Kawasan metropolitan Mamminasata diproyeksikan akan menjadi kawasan baru kota Sehat dan proyek percontohan Nasional. Sehingga dalam pembangunan infrastrukturnya nanti akan mendapatkan perhatian. Baik itu pembangunan jalan, drainasse, maupun keadaan air tanah yang akan mengaliri kota baru tersebut. Pembangunan tahap awal kawasan Mamminasata akan difokuskan di Gowa dan Maros.(*) Source: http://makassar.tribunnews.com/2011/...es-mamminasata |
|
|
|
|
|
#4428 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Wednesday, 21 September 2011
Makassar Mall Akan Dibangun Ulang MAKASSAR -- Tim ahli teknik sipil dan konstruksi dari Universitas Hasanuddin yang ditunjuk oleh pemerintah Makassar sejak Juni lalu telah menyelesaikan penelitiannya dan membuat rekomendasi. Mereka merekomendasikan pembangunan kembali Pasar Sentral atau Makassar Mall karena gedung itu tak layak direnovasi. Lawalenna Samang, koordinator tim tersebut, memaparkan hasil penelitiannya di aula kantor wali kota kemarin. Menurut dia, kondisi ketahanan bangunan pascakebakaran hanya 66 persen dari kondisi normal. "Jika hanya direnovasi, tim tidak menjamin bisa tahan sampai 30 tahun sesuai standar nasional. Kondisi bangunannya hanya bisa bertahan paling lama 10 tahun lantas rusak lagi," kata dia. Tim ahli ini, menurut Lawalenna, telah meneliti sekitar 3.000 titik bangunan, mulai lantai satu hingga empat. "Kondisi tiang beton dan balok beton sisa 30-an persen yang utuh. Ini berbahaya kalau tidak dibongkar semua dan dibangun kembali." Lebih dari 100 sampel material bangunan telah diuji di laboratorium Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Hasilnya, kata dia, kondisi material yang masih ada tidak bisa dipertahankan karena umumnya tidak layak lagi digunakan. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan pemerintah Makassar akan mengupayakan percepatan pembangunan gedung Makassar Mall. "Dibangun ulang lebih aman untuk pedagang dan pengunjung pasar nantinya," kata dia. Mengenai dana, Ilham mengatakan, akan dicari kemudian. "Yang jelas, bagaimana agar pembangunan kembali pasar cepat terlaksana untuk kepentingan pedagang. Kami tidak akan main-main dengan rekomendasi ini karena menyangkut keselamatan banyak orang," kata Ilham. Pemaparan tim dan rapat yang dipimpin Ilham tersebut dihadiri sekitar 500 pedagang Pasar Sentral. Hingga rapat berakhir, para pedagang yang hadir masih mempertimbangkan sikap ihwal rekomendasi tim ahli. Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar Mall Muhammad Sahib mengatakan pedagang berencana membentuk tim investigasi independen dengan melibatkan ahli konstruksi bangunan gedung. Hasil investigasi itu akan dibandingkan dengan pemaparan tim ahli dari Universitas Hasanuddin. "Bukannya kami tidak percaya, tapi kami perlu membandingkan," kata Sahib. Ia menilai pembangunan ulang gedung Makassar Mall membutuhkan waktu yang lama. Padahal para pedagang sudah tak sabar ingin menempati kembali los dagangannya. "Omzet pedagang menurun signifikan sejak berjualan di los darurat," kata dia. Syarifuddin, pedagang barang pecah-belah, meminta pemerintah mempercepat pembangunan pasar. Dia juga meminta pemerintah Makassar mencairkan dana pembangunan los darurat yang telah disetujui Dewan sebesar Rp 4,3 miliar. "Dana itu diperlukan untuk membangun los darurat untuk pedagang yang belum punya los," katanya. Selain itu, Syarifuddin meminta pemerintah membangun sarana WC umum di beberapa titik di sekitar pasar. Sebab, WC di dalam Makassar Mall juga terbakar dan tak berfungsi lagi. Permintaan tersebut telah disanggupi Ilham. INDRA OY Source: http://www.korantempo.com/ Last edited by Comeliness; September 21st, 2011 at 06:44 PM. |
|
|
|
|
|
#4429 | |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Quote:
Gw kurang tahu ini proyek gedung apa sih (lokasinya dekat Kalla Tower).Btw, thanks Leo utk foto2nya.
|
|
|
|
|
|
|
#4430 |
|
wiel_sam
Join Date: Jul 2010
Location: Eastern Indonesia Region
Posts: 1,385
Likes (Received): 36
|
lah itu kan gedung BPS sulsel om....
__________________
Well Being Architecture willysamoel.com
|
|
|
|
|
|
#4431 | |
|
kuttu balala
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 3,248
Likes (Received): 66
|
Quote:
__________________
Ana Tenri` Jampangiβ€N€®∂N |
|
|
|
|
|
|
#4432 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
|
|
|
|
|
|
#4433 | ||
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Quote:
![]() Quote:
|
||
|
|
|
|
|
#4434 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Menurut artikel dibawah ini pasar Sentral (Makassar Mall) akan dibangun bukan 9 lantai tapi cuma 7 lantai. Kamis, 22-09-2011 Makassar Mall Dibangun Tujuh Lantai Dikerja Tahun Ini, Bisa Tampung Lima Ribu Pedagang MAKASSAR, BKM -- Ternyata rancangan bangunan baru Makassar Mall sudah disiapkan oleh PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) selaku pengembang. Rencananya, bangunan Makassar Mall yang baru sebanyak tujuh lantai. Menurut Direktur Utama Pengelola Makassar Mall, Ahmad, dari tujuh lantai tersebut, dua lantai di bagian bawah dan lima lantai di bagian atas. "Konsepnya gabungan tradisional-modern. Dimana di dua lantai di bawah itu dikonsep semacam pasar tradisional, termasuk pasar basah. Sementara lima lantai ke atas konsepnya seperti mall kebanyakan," jelas Ahmad saat dihubungi BKM, Rabu (21/9). Ahmad menjelaskan, jika saat ini PT MTIR sudah menyiapkan dua rancangan. Satu rancangan dibuat oleh perusahaan asal Jakarta, dan satu perusahaan dibuat oleh perusahaan perencanaan dari Makassar. "Belum ditahu gambar mana yang akan digunakan. Tapi yang pasti konsep umumnya seperti yang saya jelaskan tadi," ujarnya. Dengan jumlah lantai sebanyak tujuh, Ahmad yakin bisa menampung pedagang yang ada saat ini. Berdasarkan data, jumlah pedagang di Makassar Mall sebanyak 3.000-an. Ini sudah termasuk pedagang yang memiliki kios atau lods dan yang berjualan di luar. "Kami akan menyiapkan 5.000 kios dan lods. Dan saya yakin dengan jumlah itu bisa menampung semua pedagang yang ada saat ini," kata Ahmad lagi. Saat ditanya kapan pengembang akan mulai membangun Makassar Mall, Ahmad mengaku jika pengembang siap setiap saat. Semuanya, kata Ahmad, tergantung kesepakatan dengan pedagang. Tapi, katanya, pengembangan mengupayakan pembangunannya dimulai tahun ini juga. "Tapi soal berapa besar anggarannya, kami belum bisa kalkulasi. Kita akan coba memanfaatkan dulu dari pembayaran asuransi Makassar Mall," katanya. Ia mengungkapkan, asuransi Makassar Mall sebesar 31 miliar, Rp 27 miliar untuk bangunan dan Rp 4 miliar untuk jaringan listriknya. Soal ketakutan pedagang tarif kios atau lods akan mahal, menurut Ahmad, itu nanti dibicarakan. Yang pasti, kata dia, membangun Makassar Mall yang baru biayanya lebih besar dibanding saat membangun Makassar Mall 17 tahun yang lalu. "Saat Makassar Mall dibangun 17 tahun lalu, anggarannya sekitar Rp 15 miliar. Tentu saat ini melebihi angka tersebut," katanya. Sebelumnya, Direktur PT MTIR, Fanny Anggraeni mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot dalam pembagunan Makassar Mall atau Pasar Sentral. "Kita belum bisa tahu berapa anggaran yang akan disediakan karena kami akan mendalami lebih jauh berapa kebutuhan dan pertimbangan-pertimbangan lain. Memang kami masih ada kewajiban ke pemkot, termasuk menyerahkan bangunan dengan keadaan baik. Soal adanya asuransi gedung yang senilai Rp 31 milliar tentu disesuaikan dengan kebutuhan. Karena membangun Makassar Mall membutuhkan biaya yang tidak sedikit," katanya. Sementara itu, Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, anggaran parsial Rp 4,3 milliar yang sudah disetujui oleh DPRD, akan digunakan secepatnya untuk kebutuhan pedagang. "Dari awal kan anggaran ini untuk pembuatan kios darurat pedagang. Tetapi karena pedagang sudah membuat sendiri maka kita akan sesuaikan lagi. Misalnya, untuk perbaikan sarana jalan, drainase atau membackup pembangunan Pasar Sentral yang baru," katanya. Source: http://www.beritakotamakassar.com/in...d&newsid=54272 |
|
|
|
|
|
#4435 | |
|
kuttu balala
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 3,248
Likes (Received): 66
|
Quote:
![]() source: http://tribun-timur.com jadi diantara kedua berita diatas , mana yg benar nehh..??
__________________
Ana Tenri` Jampangiβ€N€®∂N |
|
|
|
|
|
|
#4436 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
|
|
|
|
|
|
#4437 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
|
|
|
|
|
|
#4438 |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Thursday, 22 September 2011
Pasar Minasa Maupa Rampung Desember SUNGGUMINASA – Proyek pembangunan Pasar Induk Minasa Maupa dipastikan rampung akhir Desember 2011. Kepastian tersebut diungkap Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, kemarin. “Pusat hanya menganggarkan bagian bawah proyek pembangunan pasar tersebut. Sedangkan bangunan dan rangkanya dianggarkan sendiri oleh Pemkab, jadi tidak heran perampungannya sedikit tertunda,” katanya kepada wartawan. Bupati Gowa dua periode ini meminta doa dan dukungan masyarakat agar proyek pembangunan pasar modern ini rampung sesuai jadwal. Pantauan SINDO, pasar yang menelan anggaran sekitar Rp73,2 miliar lebih ditargetkan selesai Agustus 2010. Namun, pekerjaan finishing dan eskalator pasar berlantai lima itu belum rampung sehingga belum bisa ditempati. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gowa Abdul Kahar Atjo mengatakan, pembangunan pasar masih dalam tahap finishing sehingga pedagang belum bisa dipindahkan. “Tangga elektriknya kan belum selesai,” ujar dia. Pada prinsipnya, lanjut Abdul Kahar Atjo, dia tinggal menunggu perintah untuk pemindahan pedagang. Pasar ini bakal ditempati 1.800 pedagang lama, termasuk pedagang kaki lima, dan pedagang dari Pasar Sentral Sungguminasa serta dari pasar darurat lainnya. Pasar Minasa Maupa ini terletak di perbatasan Kecamatan Sombaopu dan Pallangga. Proyek ini dibangun dari dana stimulus yang dialokasikan pusat Rp20 miliar. Dana stimulus tersebut digunakan membiayai pemasangan tiang pancang 2.366 unit, persiapan mobilisasi pagar penutup, serta kesiapan basement. baharuddin Source: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/429957/ |
|
|
|
|
|
#4439 | |
|
Registered User
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,134
|
Quote:
Jumat, 23 September 2011, 14:23 WITA | Pembangunan Kampus IPDN Diharapkan Rampung Sesuai Target Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengharapkan pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gowa rampung sesuai target yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri 23 Maret 2012. Sekretaris Provinsi Sulsel Andi Muallim di Makassar, Jumat, mengungkapkan harapan tersebut karena pemerintah provinsi membutuhkan kepastian masa dan alokasi anggaran penyewaan gedung sementara untuk memfasilitasi proses belajar dan mengajar sementara para praja. "Apakah kami harus menyewa tempat atau tidak, satu tahun terakhir ini kita sewakan tempat. Kalau misalnya Maret selesai, berarti kita tinggal sewakan tiga bulan berarti kita harus anggarkan dalam APBD, tapi kalau masih lama baru selesai, kita harus tahu," jelasnya. Target penyelesaian pembangunan gedung dan fasilitas kampus direncanakan 23 Maret 2012 sesuai dengan dimulainya masa perkuliahan. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pada peletakan baru pertama pembangunan Kampus IPDN di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa meminta agar pelaksana proyek melaksanakan proyek pembangunan kampus sesuai jadwal. Kementerian Dalam Negeri seperti yang diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraeni mengatakan, pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai 90 hari kerja mulai 1 Oktober - 29 Desember 2010. Tahap pertama pembangunan kampus di atas lahan seluas 14 hektare tersebut terdiri atas gedung perkuliahan asrama praja putra, gedung menza dan asrama praja putri. Kampus yang akan menampung 400 calon praja ini menggunakan anggaran sebesar Rp180 miliar untuk kedua tahap pembangunan dalam dua tahun anggaran. (T.KR-RY/F003) Source: http://www.antara-sulawesiselatan.co...iharapkan-ramp |
|
|
|
|
|
|
#4440 |
|
kuttu balala
Join Date: Jun 2008
Location: Palu
Posts: 3,248
Likes (Received): 66
|
kalau tidak salah itu gedung keuangan negara
__________________
Ana Tenri` Jampangiβ€N€®∂N |
|
|
|
![]() |
| Tags |
| makassar, sulawesi selatan, the great expectation, ujungpandang |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|