daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old January 23rd, 2008, 05:50 AM   #61
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Saat ini perkembangan perekonomian Kota Bontang sangat tergantung oleh 2 industri besar yaitu PUPUK KALTIM dan PT BADAK, dengan struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 94,06 % dari sektor migas.
Kawasan industri PT PUPUK KALTIM yang merupakan produksi pupuk urea terbesar di dunia dalam satu lokasi. Juga terdapat kawasan industri gas PT BADAK LNG, yang terletak sekitar 10 km dari sebelah utara garis khatulistiwa, merupakan pusat produksi gas alam cair yang terbesar di dunia dengan pendistribusian ke seluruh dunia pula


PT Badak




PKT







Rivadh no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old January 23rd, 2008, 05:53 AM   #62
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Pembangunan Landmark Kota Bontang
berupa Taman (burung Kuntul Perak dan Bakau)







Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 05:55 AM   #63
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Pengembangan kelurahan Telihan

Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 05:56 AM   #64
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Pengembangan Kelurahan Gunung Elai

Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 05:56 AM   #65
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79




Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 06:00 AM   #66
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Kota Tarakan

- Grand mall Tarakan




- Tarakan dari udara







Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 07:46 AM   #67
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,328
Likes (Received): 1938

Quote:
Originally Posted by Rivadh View Post
Pembangunan Landmark Kota Bontang
berupa Taman (burung Kuntul Perak dan Bakau)







I love this Make it bigger please.....
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline

"Amateurs worry about gear - Professionals worry about money - Masters worry about light"
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 02:09 PM   #68
Rivadh
phatologist
 
Rivadh's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Balikpapan-Samarinda
Posts: 1,694
Likes (Received): 79

Yeah... Salute 2 bontang,, sebelumnya udah ada Stadium PKT di Bontang, namun skrg Bontang udah punya 2 stadium..
Tapi sayang lokasinya benar2 jauh bgd dari pusat kota,,, di daerah bontang lestari.. Kanan kiri Hutan Semua..... jadi tar pertandingannya ditengah2 hutan depan belakang berdiri bangunan Gor Indoornya.. mantaaap dah..

Rivadh no está en línea   Reply With Quote
Old January 23rd, 2008, 10:18 PM   #69
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,343
Likes (Received): 19

Nice pics !!!

Btw di Bontang keadaan transportasi publiknya gmn ?? Angkot, bus ??
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2008, 10:05 PM   #70
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,328
Likes (Received): 1938

Quote:
Originally Posted by BauIng View Post
Nice pics !!!

Btw di Bontang keadaan transportasi publiknya gmn ?? Angkot, bus ??
Udah ada subway kok....
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline

"Amateurs worry about gear - Professionals worry about money - Masters worry about light"
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old January 26th, 2008, 05:40 PM   #71
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

TARAKAN

Pusat Dinilai Setengah Hati soal Dana Bagi Hasil Migas
Sabtu, 26-01-2008 | 04:00:00
TARAKAN, TRIBUN - Sembilan kepala daerah se-Indonesia, yang tergabung sebagai Pengurus Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas (FKDPM), menghadiri rapat konsolidasi di Tarakan, Jumat (25/1). Pertemuan kali ini juga dihadiri Dewan Pengurus FKDPM, termasuk Walikota Tarakan dr Jusuf SK.
Ketua Umum FKDPM Alex Noerdin menjelaskan, pertemuan tahunan itu membahas dan mengevaluasi kegiatan FKDPM tahun 2007. Selain itu juga untuk menentukan program kerja tahun berjalan.

Alex yang juga Bupati Musi Banyuasin mengatakan, FKDPM merupakan mitra kerja pemerintah, salah satunya berfungsi melakukan sosialisasi kebijakan-kebijakan pemerintah terkait migas yang akan diterapkan di daerah. "Hubungan daerah penghasil migas dengan pemerintah pusat harus semakin ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat. Komunikasi yang terjalin diharapkan semakin intens, semakin lebih baik lagi. Misalnya masalah perhitungan dana bagi hasil migas seharusnya lebih banyak melibatkan daerah penghasil migas," ujar Alex.

Meskipun telah ada perubahan dibanding waktu-waktu sebelumnya, lanjut Alex, pusat masih setengah hati melibatkan daerah penghasil migas terkait penghitungan dana bagi hasil migas. Diharapkan dengan komunikasi yang terus dijalin antara FKDPM dan pemerintah pusat, maka pusat bisa lebih transparans dalam penghitungan dana bagi hasil tersebut.

Dlam rapat tersebut juga dibahas masalah keterlambatan pembayaran dana bagi hasil. Pembayaran yang seharusnya dilakukan per triwulan atau per 1 April, selalu meleset. Bahkan keterlambatan bisa mencapai enam bulan. Hal itu berdampak terhadap aliran dana atau cash flow daerah, khususnya daerah dengan APBD yang mengandalkan dari sektor dana bagi hasil.

Dia mengatakan lifting (produksi yang sudah dihitung sebagai penerimaan negara) migas seringkali tak tidak tercapai, sesuai target yang ditentukan. Hal itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya semakin berkurangnya produksi dan belum ditemukannya sumur-sumur baru.

Kondisi itu, lanjut Alex, seharusnya disikapi daerah penghasil migas salah satunya dengan mendorong aktif operator migas yang ada di daerah, untuk melakukan pencarian sumur baru atau meningkatkan produksi. Dukungan yang bisa diberikan pemerintah daerah penghasil migas, salah satunya, memberikan rasa aman dan nyaman kepada perusahaan tengah dan akan melakukan kegiatan.

"Misalnya dalam kegiatan drilling. Sebelum kegiatan seismik dilakukan, timbul resistensi dari masyarakat sekitar. Tugas pemerintah daerah menjembatani permasalahan itu dengan cepat, sehingga tidak berlarut-larut. Jika itu bisa dilakukan dengan baik, maka diharapkan akan berdampak kepada semakin tingginya minat perusahaan untuk meningkatkan produksi migas, dan akhirnya bisa mencapai lifting yang ditentukan," ujarnya. (drm)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old January 26th, 2008, 05:43 PM   #72
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

Pembangunan Ring Road Perlu Rp 115 Miliar
Sabtu, 26-01-2008 | 04:00:00

TARAKAN, TRIBUN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tarakan Ir Jamaluddin mengatakan, skala prioritas pekerjaan DPU tahun ini lebih banyak kepada pemeliharaan jalan dibandingkan dengan pembukaan badan jalan baru. Hal itu atas pertimbangan banyak jalan-jalan di Tarakan mulai rusak, seperti berlubang dan bergelombang.
Untuk itu perlu dilakukan perbaikan, apalagi saat ini sering turun hujan yang mempercepat kerusakan jalan di beberapa titik. "Pemeliharaan badan jalan akan dikoordinasi Bidang Bina Marga DPU dan akan segera turun ke lapangan. Tahun ini telah dianggarkan Rp 2 miliar untuk pemeliharaan jalan di seluruh Kota Tarakan," ujar Jamaluddin.

Dia mengatakan, proses pemeliharaan jalan akan dilakukan DPU tetapi ada pula yang akan dilakukan pihak ketiga, karena masih menjadi tanggungan pihak kontraktor sebagai pelaksana pembuat jalan. Ia mencontohkan jalan rusak di Jl Gunung Selatan dan Jalan Halmahera, Jalan itu masih menjadi tanggung jawab rekanan yang melakukan pengerjaan jalan, termasuk pengaspalan di beberapa titik belum rampung.

Dia mengatakan, untuk pembukaan jalan baru tahun ini akan diprioritaskan di dua titik yaitu Jalan Ring Road dari Binalatung, Pantai Amal menuju Juata Laut, dan Jalan Jembatan Bongkok. "Pembangunan jalan lingkar luar (ring road) Binalatung-Juata Laut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3-5 tahun," ujarnya.

Dia mengatakan, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 115 miliar. Jumlah itu bukan hanya dibebankan kepada APBD Kota tetapi juga diharapkan bisa diperoleh dari subsidi APBD Provinsi dan APBN dengan besaran-besaran tertentu.

Sampai saat ini, untuk pembangunan jalan ring road sudah disiapkan dana Rp 40 miliar yang berasal dari subsidi APBD Provinsi. Namun dia tidak menyebutkan besaran dana dari APBD Kota yang akan digunakan termasuk APBN.

Dia mengatakan, penggunaan anggaran yang sudah tersedia tersebut masih menunggu hingga urusan administrasi dan perencanaan pekerjaan selesai dilakukan oleh pengembang. Pekerjaan tersebut akan berlangsung sesuai dengan kemampuan dana yang tersedia, sehingga memungkinkan pula terjadinya kondisi stagnan, jika dana yang tersedia tidak mencukupi. (drm)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old January 30th, 2008, 10:50 AM   #73
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

Quote:
Originally Posted by AceN View Post
Udah ada subway kok....
di bontang ga ada subway, yg ada di sanggata tapi penumpangnya batubara
-------
kayaknya angkot aja, bus cm antar kota
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old January 30th, 2008, 10:52 AM   #74
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

TARAKAN

Berita TARAKAN
Selasa, 29 Januari 2008
Revetment Pantai Amal Telan Rp125 Miliar

TARAKAN-Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tarakan, Puji Utomo menyebutkan fokus penanganan masalah Pantai Amal yang dilakukan oleh pihaknya adalah pembuatan revetment dan reklamasi bentang Pantai Amal mulai dari pantai Amal Lama hingga Amal Baru sepanjang 2,4 kilometer.

Kegiatan ini, diperkirakan menelan dana sebesar Rp125 miliar dengan lama waktu penuntasan pengerjaannya 4 tahun.

Pada tahun 2008, untuk pengerjaan tahap pertama telah dianggarkan sebesar Rp17 miliar dari APBD Tarakan ditambah dengan anggaran sebesar Rp5 miliar dari DPU Kaltim.

“Gambarannya begini, revetment atau dinding penahan gelombang ini pembangunannya melihat sisi lautnya bukan darat jadi pengerjaannya menjorok 40 meter ke laut dimulai dari batas bibir pantai dengan panjang sekitar 2,4 kilometer,” jelasnya.

Revetment ini bentuknya seperti tembok atau benteng di mana dari bibir pantai eksisting akan dipasang seed file sepanjang 40 meter ke arah laut. Elevasi atau kemiringan seed file akan disesuaikan dengan kondisi lahan eksisting.

“Kenapa kita pilih Pantai Amal karena merupakan objek wisata andalan masyarakat Tarakan bahkan mungkin juga bagi masyarakat dari daerah sekitarnya. Jadi penanganannya harus integratif,” ujar Puji kepada wartawan harian ini, kemarin.

Dengan akan dibangunnya revetment pada bibir pantai eksisting Pantai Amal ini, Puji meyakini bahwa ruang di area wisata itu akan bertambah representatif. Lantas bagaimana, pendapat masyarakat sekitar Pantai Amal utamanya warga yang berada dan berdagang di Pantai Amal Lama ?

“Sabtu (26/01) lalu kita telah mensosialisasikan kepada mereka tentang hal ini di antaranya mereka akan tetap berada di sini,” terangnya.

Sementara itu, Komisaris CV Teknika Cipta Konsultan, Ir Heru Tricahyono P SDA menyatakan secara teknis pembangunan revetment ini akan membutuhkan timbunan tanah dengan volume sekitar 480 ribu meter kubik. Dan, pemilihan revetment yang menjorok 40 meter ke laut tersebut lebih didasarkan pada level energi gelombang perairan Tarakan yang sedikit berkurang (Melemah) setelah mencapai titik 40 meter. Hal ini telah dibuktikan oleh pihaknya saat melakukan simulasi tentang kekuatan energi gelombang.

“Yang jelas, dengan adanya revetment ini maka abrasi teratasi dan menjadi objek wisata yang menarik,” tambahnya. (ndy)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old January 31st, 2008, 08:52 AM   #75
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

Kamis, 31 Januari 2008
Divisi Utama Segera Bergulir

TARAKAN – Sudah waktunya tim-tim peserta Kompetisi Divisi Utama lokal, mempersiapkan diri dari sekarang. Pasalnya Rencana Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tarakan untuk menggelar Kompetisi paling bergengsi di kota ini, sesuai agenda program kerja 2008 yang telah disusunnya, bakal direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Ketua Umum PSSI Tarakan HM Yusuf Lamansyah juga telah memberikan sinyal akan segera digulirnya kompetisi yang musim ini bakal diikuti klub-klub besar di kota ini. Yusuf –sapaan akrabnya -yang ditemui di kediamannya, Karang Balik, kemarin malam (30/1) menegaskan, Divisi Utama akan digelar setelah berakhirnya Turnamen sepak bola usia 35 tahun ke atas (U-35).

“Mungkin hanya istirahat dua hari saja setelah selesainya turnamen U-35. Setelah itu langsung digelar Divisi Utama,” ujarnya kepada Radar Tarakan. Turnamen U-35 sendiri pekan ini akan memasuki babak 8 besar dan diirencanakan berakhir Februari nanti yakni sekitar pekan depan. Itu berarti jika tidak ada kendala, Divisi Utama juga akan digelar pada Februari ini
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old February 2nd, 2008, 07:44 AM   #76
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

TARAKAN

Sabtu, 2 Februari 2008
Januari, Pembuat Paspor Meningkat

KEPALA Seksi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Tarakan, Agustianur SH mengatakan, selama bulan Januari ini jumlah pembuat paspor mengalami peningkatan dibandingkan bulan Desember.

“Sesuai dengan data yang tercatat selama bulan Januari ini memang ada mengalami peningkatan namun tidak begitu signifikan, ada sekitar 20 persen kenaikannya. Sebelumnya pada bulan Desember jumlah pembuat paspor mencapai 284 warga, sedangkan pada bulan Januari mencapai 385 warga yang membuat paspor,” kata Agus, kemarin.

Menurut Agus, terjadinya peningkatan pembuatan paspor pada bulan Januari di pengaruhi hari libur anak sekolah. “Januari kemarinkan ada liburan semester anak sekolah selama seminggu, inilah salah satunya yang mempengaruhi. Banyaknya warga Tarakan yang ingin berlibur ke Tawau, misalnya, jadi mereka membuat paspor,” terangnya.

Ia mengatakan, selain terjadi peningkatan pada pembuatan paspor, peningkatan juga terjadi pada jumlah warga Negara Asing (WNA) yang datang. “Memang datanya belum direkap, namun kemungkinan besar juga akan ada peningkatan mencapai 20 persen. Untuk bulan Desember mencapai 1.607 WNA, diperkirakan bulan Januari ini mencapai 1.650 WNA yang datang.(kik)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old February 2nd, 2008, 08:08 PM   #77
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,343
Likes (Received): 19

Quote:
Originally Posted by Chris_Lyantto View Post
di bontang ga ada subway, yg ada di sanggata tapi penumpangnya batubara
-------
kayaknya angkot aja, bus cm antar kota
IC. Thx.
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea   Reply With Quote
Old March 4th, 2008, 10:30 AM   #78
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

TARAKAN

DAS di Tarakan Utara akan Dipasang GSS
Senin, 03-03-2008 | 05:05:21

TARAKAN, TRIBUN - Berkembangnya tingkat pertumbuhan kemajuan kota seiring bertambahnya jumlah penduduk khususnya di Wilayah Utara Tarakan menyebabkan peningkatan kebutuhan infrastruktur kota termasuk drainase. Hal itu menjadikan Bappeda telah menyusun master plan drainase di Tarakan Utara agar tidak terjadi banjir atau genangan disaat hujan seperti daerah lain.

Kabid Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Kota Tarakan Ir Abdul Khair MT mengatakan master plan yang disusun diatas lahan 109,36 kilometer persegi itu, sebagai acuan untuk melakukan pekerjaan fisik drainase. Anggaran yang dikeluarkan untuk pembuatan master plan sebesar Rp 400 juta.

"Perencanaan sistem bangunan drainase perkotaan yang terpadu dan selaras dengan pembangunan kota di wilayah utara (Tarakan) sangat penting," ujar Khair.

Sebab, lanjut Khair di wilayah Tarakan Utara masih relatif jarang keberadaan bangunan. Adanya perencanaan induk diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir atau genangan air yang disebabkan alam atau perilaku manusia dengan cara membuat suatu sistem bangunan drainase yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi perkotaan.

Master plan yang ada akan segera ditindaklajuti ke lapangan untuk salah satunya mengetahui elevasi permukaan sungai yang ada di wilayah utara dan dibuatkan dalam bentuk detail engineering design (DED).

Khair mengatakan sistem terpadu drainase kota yang ada saat ini sudah tidak memadai untuk menanggung beban aliran yang semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk. Padahal master plan drainase di daerah perkotaan telah ada sejak 2001 lalu. Namun yang jadi kendala salah satunya masalah sosial dimana di pinggiran sungai telah banyak bangunan milik warga. Mereka selalu beralasan telah ada di lokasi cukup lama sehingga penanganan banjir atau genangan jika terjadi hujan cukup mengalami kesulitan.

"Adanya master plan diharapkan segera ditindaklanjuti instansi terkait untuk pemasangan GSS (Garis Sempadan Sungai) agar tidak ada lagi bangunan baru yang melanggar GSS," ujarnya.

Dia mengatakan jika masyarakat tetap membandel maka instansi terkait yaitu Dinas Tata Kota harus tegas untuk tidak mengeluarkan surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Tanpa IMB maka bangunan itu akan secepatnya dibongkar Satpol PP. Sedangkan jika bangunan itu telah ada lama maka dilakukan upaya persuasif sehingga sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu instansi terkait lainnya seperti Dinas Kehutanan segera melakukan penanaman di sepanjang jalur drainase yang ada. "Penataan kota yang teratur dan selaras dapat meningkatkan value atau nilai daerah," ujarnya. (drm)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old March 4th, 2008, 10:49 AM   #79
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

BONTANG

Februari hanya 12 Pasien
Rabu, 27-02-2008 | 04:00:00
BONTANG, TRIBUN - Meski kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kaltim telah dinyatakan berstatus siaga, namun tidak halnya di Kota Bontang. Di Bontang, jumlah pasien DBD yang tercatat di RSUD, RS PKT dan RS Amalia pada bulan Februari ini hanya 12 pasien.
Jumlah ini masih jauh dibandingkan pasien DBD di Balikpapan yang hingga akhir Februari ini telah mencapai 139 pasien, dengan jumlah korban meninggal dunia dua orang.

"Alhamdulillah, kasus DBD di Bontang tahun ini menurun, terutama dibanding tahun lalu. Kalau tahun 2007 lalu bulan Januari terjadi 81 kasus dan Februari 63 kasus, maka tahun ini Januari hanya 13 kasus dan bulan ini 12 kasus dengan catatan baik karena tak ada korban jiwa," ungkap Rochman Ali, Plt Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P2P) dan Penyehatan Lingkungan (PL) Dinkes Bontang, Selasa (26/2).

Seperti diberitakan, gigitan nyamuk aedes aegepty telah membawa korban meninggal dunia enam orang di Kaltim, dua di Balikpapan, dua di Tarakan dan dua di Sangatta.

Meski begitu, Rochman mengaku tetap waspada dan terus mengimbau kepada masyarakat tentang pentingnya melaksanakan 3 M yaitu Menutup rapat genangan air, Menguras bak mandi secara rutin, dan Mengubur barang-barang bekas. Selain itu, pihaknya telah mendistribusikan abate melalui puskesmas maupun kelurahan serta melakukan fogging alias penyemprotan insektisida di beberapa lokasi.

"Satu lagi, kami juga telah mendesain sebuah alat kontrol yang dinamakan Kartu Pemeriksaan Jentik. Ini semacam kartu penilaian yang dibagikan ke rumah-rumah, kemudian petugas kami akan melakukan kontrol sebulan sekali dan mencatat hasil penilaian di kartu tersebut, apakah di rumah ditemukan jentik atau tidak," ujarnya. (fix)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote
Old March 6th, 2008, 07:36 PM   #80
Chris_Lyantto
VEK2009
 
Chris_Lyantto's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 1,282
Likes (Received): 21

Kamis, 6 Maret 2008
Bayi Seminggu Sukses Dioperasi

Layanan Bedah Saraf RSUD untuk Penderita Hydrocephalus
BONTANG-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bontang kembali sukses melakukan operasi penyakit kategori berat. Seorang bayi perempuan berusia 7 hari penderita Hydrocephalus berhasil dioperasi tanggal 14 Februari lalu.

Dalam bahasa medis, Hydrocephalus disebabkan patologis otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan serebrospinal dengan tekanan intrakranial yang meninggi, sehingga terdapat pelebaran ventrikel. Pelebaran ventrikel ini akibat ketidakseimbangan antara produksi dan absorbsi cairan serebrospinal.

Khusus untuk operasi di RSUD, sukses ini bukan yang kali pertama. Tanggal 14 Februari lalu, seorang balita berumur 2,5 tahun juga menderita Hydrocephalus. Dia mengalami pembesaran lingkar kepala yang diakibatkan adanya penumpukan cairan sumsum yang berlebihan di otak dan tidak mengalir dengan lancar.

Nah, kali ini pada Sabtu (1/3) lalu, pembedahan fisik juga berhasil dilakukan terhadap bayi perempuan yang baru berusia seminggu. Menurut Direktur RSUD Bontang dr I Gusti Made Suardika Sp A, bayi ini dirujuk dari klinik bersalin karena saat dilahirkan tampak kepala yang besar dan benjolan besar di kepala bagian belakang (meningocele occipital).

”Setelah dilakukan pemerikasaan CT Scan kepala, tampak adanya air yang menumpuk di dalam otak si bayi yang mengakibatkan sel-sel otaknya terdesak dan tidak berkembang,” terang Gusti.

“Di samping itu ada masalah besar lain, tulang kepala bagian belakang tidak terbentuk sempurna sehingga bagian otaknya keluar lewat celah tulang yang hanya dibungkus oleh selaput tipis kulit ari si bayi,” lanjutnya.

Dengan dilengkapi alat medis lengkap, tim bedah saraf dibantu tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) dan Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya, yakni dr Made Tirta Yasa (pediatrik), dan dr Made Agus M Inggas (bedah saraf), dr Abi Noerwahjono MKes (anesthesi), memutuskan bayi tersebut naik meja operasi.

”Setelah kami lakukan penelitian terhadap bayi tersebut, akhirnya kami lakukan operasi selama kurang lebih 5 jam tanpa komplikasi mulai pukul 10.00 Wita hingga berakhir pukul 15.00 Wita,” urai dr Made Tirta Yasa.

“Kami lakukan operasi satu tahap berupa pemasangan VP Shunt, yakni selang dari kepala ke rongga perut dilanjutkan dengan operasi eksisi meningocele occipital, berupa pemisahan otak yang keluar dengan jaringan sekitar dan penutupan celah tulang,” tambah dr Made Agus M Inggas.

Menurut tim dokter, kini kondisi bayi pasca-operasi menunjukan perkembangan cukup baik. ”Saat ini kondisi bayi tersebut berangsur-angsur membaik dengan berat badan dan aktivitas gerak yang normal dan yang pasti tidak ada kepala yang semakin besar serta benjolan yang menggantung di kepalanya,” pungkas dr Abi Noerwahjono MKes.

Menangani Hydrocephalus memang bukan perkara mudah. Banyak kasus bedah saraf di Bontang dan sekitarnya terpaksa dirujuk ke Samarinda atau Balikpapan karena minimnya peralatan. Namun, RSUD yang merupakan rumah sakit tipe C sudah mampu melakukannya sendiri.

Pelayanan bagian bedah saraf di RSUD sendiri dimulai sejak bulan Januari lalu. Jal ini menunjukan komitmen kuat dari Pemkot Bontang dalam pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Pelayanan bidang ini berkat kerjasama pihak RSUD dengan Bagian Ilmu Bedah Saraf dan Bagian Anesthesi dan Reanimasi, Fakultas Kedokteran Unair dan RSUD Dr Soetomo, Surabaya. (hms4)
__________________
Think Safety
Chris_Lyantto no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:36 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu