|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#1 |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,070
|
Visit Lampung Year 2009
Visit Lampung Year 2009 Minim Publikasi
Oleh Triono Subagyo Bandarlampung (ANTARA News) - Pemerintah Daerah Provinsi Lampung memanfaatkan hari ulang tahun ke-44 provinsi tersebut, yang jatuh pada tanggal 18 Maret, sebagai tonggak pencanangan Visit Lampung Year (VLY) 2009. Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, meluncurkan maskot dan logonya, di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), bersamaan dengan pemberian penghargaan kepada ribuan warga yang dianggap telah memberikan sumbangsih terbaik bagi daerah tersebut. Logo itu berbentuk Menara Siger --ikon provinsi itu dan Gunung Anak Krakatau yang merupakan obyek pariwisata daerah Provinsi Lampung. Sedangkan maskotnya berbentuk sepasang badak Sumatera yang bernama Andalas dan Rosa. "Selama ini kita selalu mengandalkan gajah, namun menurut konsultan pariwisata lebih baik menggunakan maskot badak. Karena badak di Indonesia cuma ada di dua daerah yakni Banten dan Lampung," kata Sjachroedin. Sedangkan logo VLY 2009, mengambil bentuk terakhir Gunung Anak Krakatau pada sisi Timur, tampak dari arah Lampung dan Menara Siger sebagai latar depannya. Menara Siger yang berlokasi di Bakauheni, dilihat dari samping lebih memberi kesan dinamis dan tidak kaku, tipografinya meneruskan semangat Visit Indonesia Years 2008. Tifografi yang dominan dengan sudut 45 derajat mengingatkan pada aksara Lampung, dengan warna putih, kuning dan merah, merupakan payung kebesaran Lampung. Tulisan pada logo lebih tegas dan berani dengan pernyataan "Visit Lampung Year 2009, your second home". Sedangkan desain maskot badak lebih ditekankan pada purwarupa badak Sumatera, terutama bentuk kepala. Aplikasi kostumnya dapat disesuaikan dengan jenis kelamin (Rosa atau Andalas) dan dalam aplikasinya ditonjolkan ekspresi ramah dan jenaka dari pasangan badak itu. Pada VLY 2009, daerah Lampung menargetkan dua juta wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang untuk melihat secara langsung objek wisata maupun budaya daerah setempat. Lampung masih mengandalkan empat kegiatan pariwisata yang juga merupakan agenda nasional pada Visit Indonesia Year 2008, yakni Festival Bandarlampung Begawi, Festival Teluk Stabas, Festival Krakatau, dan Festival Way Kambas. Selama 2009, dijadwalkan berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan perhelatan itu. Pada bulan Maret diselenggarakan Festival Megou Pak di Kabupaten Tulang Bawang, Lomba Perahu Naga (Dragon Boat Competition), dan Petualangan Sungan dan Lahan Basah (Wet Land and River Tour). Pada April mendatang akan diadakan Festival Radin Jambat, Festival Kuda Lumping, Lomba lari 10 K, dan lomba layang-layang hias. Bulan Mei tidak ada kegiatan, namun pada Juni berbagai acara bakal digelar diantaranya Festival Kota Metro, Festival Kota Bumi Bettah, Cangget Bakha dan Manjau Tebing, Begawi Bandarlampung, International Mask Festival, International Kite Festival, dan Festival perahu hias. Berbagai kegiatan di Bulan Juli yakni Festival Stabas, Surfing exhibition track series, semarak danau ranau, lomba panjat damar, dan pesona budaya Lampung Selatan. Pada Agustus kegiatannya berupa festival Krakatau, tur krakatau, dan Lampung Expo. September acaranya berupa Festival Teluk Semangka, Fishing week, dan kebut Gunung Pesagi. Oktober tidak ada kegiatan. November berupa Festival Selat Sunda dan Jet Ski, sedangkan di Bulan Desember berupa Ngumbay Lawok, Festival Way Kambas, Fox Hunting, dan National Offroad. Minim Publikasi Seorang peserta peluncuran maskot dan logo VLY 2009 itu, Hariman, menyayangkan kegiatan besar dan menghabiskan dana tidak sedikit tersebut sanat minim publikasi. "Memang ada sejumlah media lokal yang membuat beritanya. Namun, pada pencanangan tidak ada media televisi swasta yang berkantor pusat di Jakarta meliputnya," kata dia. Akhirnya, kegiatan besar tersebut hanya bisa dinikmati oleh pengunjung yang hadir, serta sebagian warga Lampung yang membaca koran atau menonton televisi lokal. Padahal, lanjutnya, jika target dari VLY 2009 adalah datangnya wisatawan mencapai dua juta oarang, diperlukan publikasi yang gencar sejak sekarang. "Semestinya pihak penyelenggara mengundang wartawan teve swasta atau TVRI serta media nasional yang bisa menyiarkan ke seluruh pelosok negeri," kata dia lagi.(*) Have an info or pics about it??
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
#2 |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,070
|
'Visit Lampung Year':Polda Kerahkan Polisi Pariwisata
BANDAR LAMPUNG (Lampost): Menyambut Visit Lampung Year (VLY) 2009, Polda mengerahkan polisi pariwisata di berbagai objek wisata di seluruh Lampung. "Dari 11 kabupaten dan kota di Lampung, sepertinya Lampung Timur, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan merupakan kabupaten dan kota yang siap dengan infrastruktur pariwisata. Menyusul kemudian Lampung Barat," kata Kapolda Lampung Brigjen Polisi, Suharijono Kamino, saat coffee morning, pekan lalu. Menurut dia, di tiga wilayah tersebut Polda menempatkan polisi pariwisata. Mekanismenya, di setiap Polres yang memiliki obyek pariwisata, ditempatkan sejumlah personel yang bertugas sebagai polisi pariwisata. Pendataan sementara, kata Kapolda, sekitar 30 polisi pariwisata yang diterjunkan di tiga wilayah itu untuk mengamankan dan menjaga ketertiban. "Kami akan mendukung suksesnya Visit Lampung Year 2009," ujarnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Tibridzi Asmarantaka, memprediksi terjadi peningkatan jumlah wisatawan berkunjung ke Lampung secara signifikan saat Visit Lampung Year 2009. Peningkatan tidak hanya pada wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara. Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan 10 event kabupaten dan kota serta perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana wisata guna mewujudkan tahun kunjungan wisata tersebut. Kasubdin Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Reni Utari Rusdi, mengemukakan kini pihaknya sudah berkoordinasi dan bekerja sama stake holder terutama pemda kabupaten dan kota guna mempersiapkan segala sesuatunya. "Secara umum, kesiapan infrastuktur terutama yang mengarah ke daerah wisata unggulan di Provinsi Lampung dalam kondisi baik. Tinggal perbaikan sarana prasana serta fasilitas yang ada di sana saja yang perlu diperbaiki." Yang masih dirasa sangat kurang, menurut Reni, adalah persoalan moda transportasi penunjang ke tempat wisata unggulan. Selain itu, belum ada shelter memadai dan menunjang yang bisa dikunjungi saat wisatawan menuju ke tempat wisata unggulan tersebut. Contohnya, saat wisatawan menuju ke Taman Nasional Way Kambas belum ada shelter tujuan wisata alternatif yang bisa dijadikan pilihan sebelum memasuki Way Kambas. Pusat jajanan masyarakat yang biasa digelar pun hanya buka saat Sabtu dan Minggu. Persoalan moda transportasi yang belum memadai sangat terasa di tempat wisata unggulan Lampung, yakni Anak Gunung Krakatau. "Sampai kini belum adanya dermaga yang memadai di sana, juga dermaga di Canti yang menyebabkan masih sangat sulit wisatawan menuju ke sana dari Lampung. Padahal, Gubernur sudah mengupayakan sejak tahun 2000. Tetapi, ini persoalan tingkat tinggi antardepartemen yang mesti mendapatkan izin Menteri Perhubungan," kata Reni. n TYO/K-1
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
#3 |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,070
|
Visit Lampung Year 2009 Targetkan Dua Juta Wisatawan
BANDAR LAMPUNG—MI: Tahun Kunjungan ke Lampung atau Visit Lampung Year (VLY) 2009 menargetkan dua juta wisatawan mancanegara maupun domestik untuk melihat secara langsung objek wisata maupun budaya daerah setempat. "Pada 2007 lalu, wisatawan mancanegara maupun domestik mencapai 1,2 juta orang dan pada tahun kunjungan Lampung ini ditargetkan 2 juta wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung Tibrizi Asmarantaka, di Bandarlampung, Senin (17/3). Ia menyebutkan gema kegiatan pariwisata guna mendukung tahun kunjungan Lampung telah dimulai salah satunya dengan peluncuran logo dan maskot VLY 2009. Menurutnya, Provinsi Lampung masih mengandalkan empat kegiatan pariwisata yang juga merupakan agenda nasional pada Visit Indonesia Year 2008 yakni Festival Bandar Lampung Begawi, Festival Stabat, Festival Krakatau, dan Festival Way Kambas. Ia mengakui potensi wisata Lampung cukup banyak, namun hingga sekarang belum tergarap dengan baik. "Lampung memiliki ratusan potensi obyek pariwisata, tetapi belum tergarap secara maksimal," ujar dia. Kadis Kebudayaan dan Pariwisata itu menambahkan belum tergarapnya potensi wisata itu karena minimnya dana untuk pengelolaan obyek wisata tersebut dan kurangnya perhatian dari pemerintah kabupaten/kota yang daerahnya memiliki tempat wisata yang bagus. Karena itu ia mengharapkan pemerintah daerah kabupaten/kota dapat mengelola objek wisatanya dengan baik. Selain dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota seluruh Lampung, ia juga mengharapkan peran swasta untuk mendukung penuh program tahun kunjungan Lampung 2009 ini. (Ant/OL-02)
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
#4 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
yap
Visit Lampung 2009 !! thanks dyto for make this thread.. baru aja kemaren diluncurin di GSG Unila barengan ama peringatan HUT Lampung ke - 44 pic coming soon... soal minim publikasi jelaslah.. kan belum mulai.. ![]()
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#5 |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,070
|
Minim Publikasi?? Nggak juga kok, kan ada di Forum SSC
Let's start to talk about it, and looking forward for your pics here
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
#6 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Visit Lampung 2009!
The Logo.. ![]() Maskotnya.. ![]() Sorry masih ambil gambar dari spanduk soalnya masih soft launching.. agak susah cari gambar yang agak bagus di Internet atau tempat lainnya...
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#7 |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,070
|
Thanx Nanda
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
#8 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Monday, March 24, 2008
Pariwisata: Visit Lampung Year 2009 Targetkan 10.000 Wisman Bandarlampung, 23/3 (ANTARA) - Visit Lampung Year 2009 (VLY-2009), atau tahun kunjungan Lampung menargetkan sekitar 10.000 wisatawan manca negara (wisman) untuk melihat dan menikmati secara langsung objek wisata maupun budaya daerah setempat. "Target kunjungan wisatawan pada VLY 2009, dua juta orang, sebanyak 10.000 di antaranya wisatawan manca negara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung, Tibrizi Asmarantaka, di Bandarlampung, Minggu (23/3). Ia menjelaskan, pada tahun 2007 lalu kunjungan wisatawan asing maupun domestik mencapai 1,2 juta orang, dan diharapakan pada tahun kunjungan Lampung ini mencapai 2 juta wisatawan. Wisatawan asing yang datang ke Lampung, sangat menggemari keindahan Gunung Anak Krakatau dan kawasan yang memiliki fauna langka seperti Badak Sumatera di Way Kambas, Lampung Timur. Berdasarkan data, katanya lebih lanjut, pada tahun 2007 lalu jumlah wisman yang mengunjungi Provinsi Lampung berjumlah sekitar 10.000 orang. "Pada VLY 2009, wisman ditargetkan sekitar 10.000 orang lebih," kata Tibrizi menambahkan. Sementara itu, gema kegiatan pariwisata guna mendukung tahun kunjungan Lampung telah dimulai, salah satunya dengan peluncuran logo dan maskot VLY 2009. Provinsi Lampung, masih mengandalkan empat kegiatan pariwisata yang juga merupakan agenda nasional pada Visit Indonesia Year 2008, yakni Festival Bandarlampung Begawi, Festival Stabas, Festival Krakatau, dan Festival Way Kambas. Potensi wisata Lampung cukup banyak, tetapi hingga sekarang belum tergarap dengan optimal. "Lampung memiliki ratusan potensi objek pariwisata, tetapi belum tergarap secara maksimal," ujar dia. Belum tergarapnya potensi wisata itu, kata Tibrizi lagi, antara lain karena minimnya dana untuk pengelolaan objek wisata tersebut dan kurangnya perhatian dari pemerintah kabupaten/kota yang daerahnya memiliki tempat wisata yang bagus. Karena itu, ia mengharapkan agar pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat mengelola objek wisatanya dengan baik. Selain dukungan dari pemerintah daerah provinsi maupun kabvupaten/kota se-Lampung, ia juga mengharapkan peran swasta untuk mendukung penuh program tahun kunjungan Lampung 2009 ini. Sumber: Antara, 23 Maret 2008
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#9 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Soft launching Visit Lampung Year 2009
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#10 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Visit Lampung:Perlu Gelar Ajang Wisata Prakondisi
BANDAR LAMPUNG (Lampost/Ant): Untuk mendukung sukses program Visit Lampung Year (VLY) 2009, dinas terkait diminta segera mengagendakan dan mempersiapkan sejumlah event kegiatan pariwisata dari sekarang sebagai prakondisi untuk dapat meraih target dua juta kunjungan wisatawan ke Lampung, kata Ketua Yayasan Wisata Alam Lampung (Yawisal) Sibli Rais. "Tapi hingga sekarang belum terlihat aksi untuk mempersiapkan sejumlah kegiatan wisata dalam VLY 2009," kata Sibli di Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Ia menyebutkan target dua juta wisatawan mancanegara maupun domestik itu dapat terpenuhi, asalkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung gencar mempromosikan objek-objek wisata yang ada dari sekarang. Anggota DPRD Bandar Lampung ini menyarankan Pemprov Lampung selain harus gencar mempromosikan objek wisata unggulan daerahnya, juga harus bisa memanfaatkan kerja sama dengan pihak lain untuk membantu mengenalkan sejumlah tempat wisata yang ada di sini. Sejumlah pihak yang perlu digandeng untuk mengenalkan objek wisata di Lampung itu, antara lain Pengusaha Hotel Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Tour and Travel (Asita), Himpunan Pemandu Indonesia (HPI), dan Persatuan Usaha Taman Hiburan Rakyat (Putri). Sibli Rais mengingatkan umumnya wisatawan khususnya dari mancanegara menginginkan kedatangan mereka dapat melihat langsung ajang pariwisata yang tidak bersifat seremonial tapi bersifat natural. Visit Lampung Year 2009 atau Tahun Kunjungan Lampung 2009 menargetkan sekitar 10 ribu wisatawan mancanegara (wisman) untuk melihat secara langsung objek wisata maupun budaya daerah Lampung. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwiasata Provinsi Lampung, Tibrizi Asmarantaka, mengatakan target wisatawan pada VLY 2009 mencapai total dua juta orang, sebanyak 10 ribu di antaranya wisatawan mancanegara. Ia menyebutkan pada 2007 lalu kunjungan wisatawan asing maupun domestik mencapai 1,2 juta orang, dan diharapakan pada tahun kunjungan Lampung ini mencapai dua juta wisatawan. Menurut dia, wisatawan asing yang datang ke Lampung, sangat menggemari keindahan Gunung Anak Krakatau dan kawasan yang memiliki fauna (hewan) liar langka, seperti badak sumatera di Way Kambas, Lampung Timur. Pada 2007 lalu, jumlah wisman yang mengunjungi Lampung sekitar 10.000 orang. Provinsi Lampung masih mengandalkan empat kegiatan pariwisata yang juga merupakan agenda nasional pada Visit Indonesia Year (VIY) 2008, yakni Festival Bandarlampung Begawi, Festival Teluk Stabas, Festival Krakatau, dan Festival Way Kambas. n K-1
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#11 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 2
Likes (Received): 0
|
bisnis wisata di lampung : persepsi dan kesadaran?
Posted By admin tulisan ini bisa dibilang oleh-oleh saya dari kunjungan ke bandung beberapa hari yang lalu, dan bisa juga dikatakan sebagai ke”gatelan” saya akan kondisi wisata di lampung. dalam tulisan ini mungkin anda tak akan mendapatkan sebuah analisis yang mendalam, ataupun data lengkap tentang kondisi bisnis dan wisata di lampung. menurut pengamatan saya dalam kunjungan ke bandung, kondisi iklim usaha yang sangat bagus dan dipadu dengan kreatifitas pelaku usaha ternyata mampu menarik pengunjung ke kota bandung. hal terlihat dengan menjamurnya kafe dan tempat wisata kuliner yang menjadi daya tarik wisata kota di Jawa Barat. Bandung bisa dijadikan contoh real dalam mengelola aspek bisnis dengan konsep wisata, sehingga anggaran belanja pengunjung tidak dinilai dengan keuntungan materi melainkan dari arti sebuah rekreasi dan sebuah kesenangan dalam menikmati lokasi wisata dengan berbagai fasilitasnya. seperti diungkap seorang kawan dalam blognya yang juga menyoalkan tentang bandung dan ekonomi pariwisata, Kemampuan bandung untuk mengelola kedua hal tersebut (persepsi yang baik dan kesadaran entitas masyarakat-red) secara proporsional yang menjadikan kota ini berkembang sebagai salah satu pusat pariwisata di Indonesia. Dengan daya tarik struktur kota, daya tarik bisnis yang kompetitif dan brand yang telah dimilikinya, memberikan implikasi pada kondisi ekonomi yang baik. Sementara, kondisi ekonomi yang baik merupakan kontributor utama pertumbuhan masyarakat dalam dimensi luas. dari sini bisa kita posisikan lampung sebagai daerah tujuan wisata, sebagaimana program pemda lampung yang baru saja di luncurkan yaitu Lampung Visit Year 2009 dengan target pengunjung sebesar 2 juta orang, dalam mencapainya perlu strategi khusus yang minimalnya sudah terbukti dan teruji. tentunya bila kita jadikan Bandung sebagai acuan maka bagaimana mencoba menerapkan potensi persepsi dan kesadaran itu di Lampung. secara persepsi, diakui bahwa lampung belum memiliki persepsi yang baik akan daerah tujuan wisata, imej terminal rajabasa yang sangar, imej daerah yang masih terbelakang, warganya yang tidak ramah, dan kualitas pelayanan masyarakat yang tidak maksimal misalnya. persepsi daerah tujuan wisatawan lokal pun sepertinya masih belum diharapkan, masih banyak warga lampung yang memilih weekend ke luar lampung seperti Jakarta, Palembang, Bandung dan lokasi wisata lainnya di Pulau Jawa. membangun persepsi persepsi baik tentang lampung perlu dibangun dengan kualitas layanan di tempat-tempat publik seperti pintu gerbang Dermaga Kapal Bakauheni, persepsi baik tentang lampung bukan hanya sekedar adanya tugu siger yang mentereng di puncak bukit walaupun secara pandangan mata emang itu bagus, namun bila tidak disertai dengan sambutan pelaku ekonomi dan petugas di lapangan tidak sinkron, seperti contoh ketika turun dari kapal, kadang orang bete menikmati sambutan calo yang kasar dan sepertinya dibiarkan liar oleh para petugas. maka hal itu akan sia-sia, kalo dianalogikan seperti memandang gadis cantik, pas gadis itu ngomong bahasanya kasar dan cempreng he he he … persepsi baik juga bisa dengan pemeliharaan dan pengadaan sarana pendukung wisata seperti alat transportasi dan fasilititas umum. setelah pengunjung turun dari kapal sudah bete dengan perilaku calo, kini mereka di suguhi bus-bus “AC” yang jauh dari kategori nyaman selayaknya menggunakan bus AC yang normal, mulai dari AC-nya yang kadang idup kadang nggak, berangkat telat karena nunggu penumpang terlalu lama, adanya jok tambahan yang bikin tidak nyaman dan sebagainya. yang dilihat justru pungutan kontribusi dari pemda yang begitu gencar baik di tiket maupun di peron tambahan. Kesadaran entitas masayarakat bisnis yang disandarkan pada aspek wisata adalah bisnis pelayanan dan bisnis kenyamanan, dia tidak sekedar bagaimana mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, melainkan bagaimana konsumen puas sepuas-puasnya, sebetah-betahnya sehingga si konsumen tidak lagi melihat nilai ekonomis dari suatu barang melainkan nilai kepuasan yang tiada hingganya. kesadaran masyarakat sangat penting bagaimana ketika dia bisa membuat pengunjung (baca konsumen) puas dan nyaman dalam menikmati jasa dan pelayanannya. akhirnya bagaimana pemda sebagai fasilitator dan masyarakat sebagai eksekutor bisnis dan pariwisata bisa mengelola kedua hal ini, maka saya rasa benar apa yang dikatakan bung Sumandj, promosi besar-besaran visit lampung 2009 berupa seremoni-seremoni, festival dan hingar-bingar lainnya sebenernya tidak terlalu penting, tapi bagaimana membangun persepsi baik dan membangun kesadaran entitas masyarakat. sehingga tujuan wisata lampung berangkat dari kesadaran pengunjung atas persepsi baik tentang lampung yang mampu merayu pilihan kunjungan wisata, dan kesadaran masyarakat dalam mengemas potensi wisata di lampung dan bingkai bisnis dan usaha terbangun dengan baik. Tags: Lampung, lampung visit year 2009, Objek Wisata, pariwisata, persepsi, tourism, visit lampung, wisata Technorati : View blog reactions Posted at : March 29th, 2008 - 2:19 pm Filed under : Objek Wisata, budaya Navigate : Previous post / Next post / Edit Comments (3 comments) setuju banget, dan semua pihak harus bantu, ayooo mana nih orang lampung, *salam dari surabaya* finthuk / March 29th, 2008, 2:26 pm / # hehehe… tulisanku dikutip… bah… kayaknya ini salah satu posting the best nya dikau deh…. hahahaha… welcome to the club….. soemandjaja / March 29th, 2008, 4:52 pm / # ada data yg menarik ttg bandung, ini muncul di saat kampanye pilgub di sana….. silakan di konfirm kalo salah.. PAD Bandung paling besar berasal dari sektor JASA, dan kalau ditelusuri lagi sebagai besar sektor tersebut adalah JASA yang berhubungan dengan PARIWISATA… wah….. hebat kan…. bener yg pernah lu bilang bah… di bandung mah masalah sosial rendah karena semua bisa makan…. jualan barang bekas aja bisa makan.. karena yg dibeli itu image “barang bekas DARI BANDUNG’ nya…. hehehe… kalo DARI LAMPUNG mah siapa yg mau beli.. hehehehe… soemandjaja / March 29th, 2008, 4:56 pm / # |
|
|
|
|
|
#12 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 2
Likes (Received): 0
|
Ragukan Visit Lampung 2009
Posted By budihatees Oleh Budi Hutasuhut Wisatawan, menulis dari Jakarta. Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan logo Visit Lampung 2009 pada Maret 2008 ini, bersamaan dengan HUT Provinsi Lampung. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Tibrizi Asmarantaka mengatakan hal ini kepada penulis, dan berharap program pembangunan sector pariwisata ini bisa berjalan seperti diharapkan. Cuma, hingga hari ini tak jelas betul apa harapan yang ingin dicapai pemerintah provinsi. Itu sebabnya, Visit Lampung 2009 tidak bergema secara luas. Gaungnya cuma nyaring di kalangan elite pemerintah, terutama di Dinas Pariwisata dan Kebudaya Lampung dan instansi terkait. Kesibukan di kalangan pemerintah terkait pembangunan sector pariwisata terlihat gegap-gempita. Semua elemen dalam tim yang bertanggung jawab atas suksesnya pelaksanaan program ini sering menggelar rapat yang muaranya pada pemaksimalan kinerja tim. Kesibukan tim kerja Visit Lampung 2009 lebih diarahkan untuk kalangan sendiri. Hal itu memberi kesan, Visit Lampung 2009 tidak akan melibatkan masyarakat. Karenanya, nasib Visit Lampung 2009 tidak akan berbeda seperti nasib program pembangunan sector pariwisata yang digelar selama ini: menyerap banyak dana APBD tetapi tidak membuat pariwisata menjelma sebagai sebuah industri yang dapat mejadi sumber pendapatan asli daerah. Konon lagi berharap pariwisata menjadi industri yang padat karya, yang mampu mengatasi persoalan tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di provinsi ini. Pengekor Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Visit Indonesia 2008, disinggung tentang 100 event yang akan digelar selama program itu berlangsung. Ke-100 event itu, beberapa diantaranya event pariwisata yang ada di Lampung seperti Festival Krakatau, Festival Teluk Stabas, dan festival-festival lainnya. Visit Lampung 2009 hanya sebuah program ikutan yang didisain untuk menjaring dana APBN yang dialokasikan pemerintah bagi suksesnya Visit Indonesia 2008. Artinya, Visit Lampung 2009 merupakan kemasan lama dengan casing baru. Program ini digelontorkan pemerintah provinsi karena Jakarta memasukkan event-event pariwisata yang ada di Lampung sebagai event yang digadang-gadang untuk menarik wisatawan ke Indonesia. Karena itu, Visit Lampung 2009 akan sangat tergantung pada calendar event tim Visit Indonesia 2008. Jika Visit Indonesia 2008 menetapkan akan menggelar kegiatan di Lampung, tim kerja akan menyesuaikannya dengan jadwal pelaksanaan event Festival Krakatau, misalnya. Saat itulah tim Visit Lampung 2009 bekerja serius mempersiapkan event-event pariwisata yang ada. Sangat mungkin event-event pariwisata yang ada di Lampung akan digelar secara serentak, sehingga Visit Indonesia 2008 dapat berjalan dengan sukses. Itulah target Visit Lampung 2009 yang paling nyata. Bisa berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Visit Indonesia 2008. Setelah itu, bisa dibayangkan Visit Lampung 2009 tidak akan bergema lagi. Hampir semua daerah memiliki program serupa sebagai bukti betapa negara ini masih dikelola oleh elite-elite yang hanya mampu mengekor pada Jakarta. Padahal, otonomi daerah yang berlangsung beberapa tahun mengandaikan bahwa daerah mesti memiliki insiatif sendiri untuk membangun. Tapi, dalam kasus pembangunan sector pariwisata di negeri ini, setiap daerah terkesan menunggu petunjuk, sehingga target yang hendak dicapai daerah sering tidak tergambarkan dalam menyusunan program. Semangat otonomi daerah tidak punya tempat dalam pembangunan sector pariwisata. Penyebabnya, karena sector ini mensyaratkan banyak dana yang mesti dikucurkan. Ketergantungan sector pariwisata terhadap dana besar acap membuat pemerintah daerah kecut, apalagi bila dikaitkan dengan kondisi suprastruktur dan infrastruktur pariwisata di daerah yang rata-rata tidak maksimal. Di Lampung, selama provinsi ini berdiri, bisa dikatakan hampir tidak ada objek wisata yang terbangun secara maksimal meskipun kaya akan objek wisata. Kondisi ini membuat grafik pertumbuhan sector pariwisata Lampung selalu menurun, kalah jauh disbanding dengan Provinsi Banten. Minim fasilitas Sebagai kegiatan yang mengekor Jakarta, Visit Lampung 2009 tampaknya hanya kemasan. Sementara isinya tetap saja hal-hal lama. Karena itu, program yang akan didanai dengan APBD senilai Rp7 miliar ini tidak akan membawa perubahan positif pada peningkatan PAD dari sector pariwisata. Ini sangat mungkin, karena para wisatawan akan lebih memilih daerah-daerah wisata lainnya, yang para elitenya bekerja sangat serius dan telah berpengalaman dalam memasarkan pariwisata di daerahnya. Ketika setiap daerah di negeri ini berlomba-lomba menarik wisatawan ke daerahnya demi menyukseskan Visit Indonesia 2008, sudah tentu daerah-daerah yang sangat akrab di telinga wisatawan akan menjadi kunjungan utama. Kita ambil contoh Provinsi Bali, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Sumatra Barat, Jawa Barat, Nusatengara Barat, dan lain-lain. Pembangunan infrastruktur dan suprastruktur pariwisata di daerah-daerah ini sudah selesai, sehingga mereka tinggal memikirkan bagaimana mengemasnya dan memasarkannya. Sementara pariwisata Lampung masih belum beranjak dari persoalan infrastruktur dan suprastruktur, yang berarti pariwisata Lampung tertinggal beberapa tingkatan dibandingkan daerah-daerah kunjungan wisata lainnya. Infrastruktur dan suprastruktur pembangunan pariwisata di provinsi ini tak kunjung dibenahi. Jalan-jalan rusak, transportasi menuju objek-objek wisata tidak memadai, sulit mendapatkan informasi yang ajek tentang objek-objek wisata di Lampung, dan jadwal event pariwisata selalu berubah. Lampung tidak memiliki media informasi pariwisata yang bisa dipercayai. Hotel-hotel tidak memiliki program memperkenalkan objek wisata kepada para pengunjungnya. Sedangkan biro-biro perjalanan wisata sering menolak permintaan wisatawan karena kendala buruknya sarana transportasi di provinsi ini. Untuk kawasan Sumatra bagian Selatan, misalnya, para wisatawan akan lebih tertarik mengunjungi Palembang ketimbang Lampung. Ibu Kota Provinsi Sumatra Selatan ini memiliki bandara internasional yang dapat menampung para wisatawan dari manca negara, dan kondisi ini telah dipromosikan secara besar-besaran ke manca negara. Karena itu, akan sukar bagi pariwisata Lampung yang belum selesai pada tahap peningkatan prasarana untuk menarik minat wisatawan. Ditambah lagi mentalitas stake holder pariwisata yang memposisikan kegiatan kepariwisataaan cuma sebatas menonjolkan ekspresi-ekspresi budaya masyarakat Lampung. Segala bentuk kegiatan yang ditawarkan dalam Visit Lampung 2009, dikelola dengan cara yang sama seperti Festival Krakatau dan event-event pariwisata lainnya dikelola. Semua event itu digelar tanpa didukung oleh kemampuan yang cakap dalam mengemas dan memasarkan. Karena itu, pantas dikhawatirkan Visit Lampung 2009 tidak akan membawa perubahan berarti bagi pembangunan sector pariwisata di provinsi ini. Kerja sama antarprovinsi Yang paling mungkin dilakukan dalam menyukseskan Visit Lampung 2009 adalah menjalin kerjasama antarprovinsi dalam hal memuaskan para wisatawan. Banyak objek wisata yang ada di provinsi ini tidak ada di provinsi lain. Begitu juga sebaliknya, provinsi ini tidak memiliki bjek wisata yang ada di provinsi lain. Sebab itu, stake holder pembangunan sector pariwisata di provinsi ini sudah harus memiliki daftar objek wisata yang tidak akan ditemukan wisatawan di daerah-daerah lain. Dengan begitu, pemerintah di provinsi ini bisa menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah lain terkait bagaimana membuat wisatawan betah. Dengan demikian, persaingan antardaerah dalam merebut perhatian wisatawan tidak akan terjadi. Pada akhirnya, semua daerah akan diuntungkan sehinga tujuan yang ingin dicapai dengan kebijakan Visit Indonesia 2008 bisa terealisasikan dimana semua daerah menikmatinya.Kerja sama antarprovinsi ini bisa ditandai dengan adanya master of understanding (MoU), dimana klausulnya menyebutkan bahwa setiap daerah mesti memperkenalkan objek-objek wisata yang khas di daerah-daerah lain, sehingga para wisatawan tertarik untuk mengunjungi daerah tersebut. Kerja sama ini mutlak perlu karena promosi pariwisata yang serentak dilakukan setiap daerah dapat membigungkan para wisatawan. Alhasil, mereka akan tetap memilih daerah-daerah yang sebelumnya sangat dikenalnya. Karena itu, segala upaya yang dilakukan daerah-daerah baru pariwisata tidak akan membawa hasil positif. Sebagai contoh, Lampung memiliki objek wisata pemancingan yang tidak ditemukan di daerah lain. Primadona ikan Marlin di Kabupaten Lampung Barat selalu akan membuat para wisatawan datang ke daerah tersebut, ada atau tidak Visit Lampung 2009. Namun, para wisatawan sering terkandal pada soal transportasi laut, dimana mereka menjadi objek pemerasan dari para nelayan. Wisata agrobisnis bisa juga ditawarkan di provinsi ini. Memetik lada, misalnya, akan menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan yang sudah mengetahui bahwa Lampung merupakan Negeri Lada. Banyak lagi objek wisata lainnya, yang tidak ditemukan di daerah-daerah lain. Tinggal bagamana pemerintah provinsi bisa menjalin kerja sama antaraprovinsi sekalgus mengemas objek-objek wisata ang khas itu sebagai produk yang tak akan bisa ditolak para wisatawan. (budi hutasuhut, 081977100114) Tags: visit lampung 2009 Technorati : View blog reactions Posted at : March 20th, 2008 - 7:22 pm Filed under : Objek Wisata Navigate : Previous post / Next post / Edit |
|
|
|
|
|
#13 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
Welcome abahoryza!
lain kali judulnya digedein dunk...
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#14 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Posts: 6
Likes (Received): 0
|
Sejauh ini saya belum pernah melihat promosi Visit Lampung Year 2009 di luar negeri. Seharusnya pada kesempatan International Tourism Bourse di Berlin pada bulan Maret 2008 yang lalu program ini sudah diluncurkan. Semoga segera ada gerakan konkret pada tahun 2008... jangan mengulangi "keterlambatan" VIY 2008 ya.
|
|
|
|
|
|
#15 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
thanks..kita juga berharap program ini siap..
walaupun yang terlihat seperti agak dipaksakan.. walaupun begitu kita dukung setiap event daerah semaksimal mungkin! for more info please visit..
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#16 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#17 |
|
Enjoy di Joglosemar !
Join Date: Feb 2008
Location: bagian dari 1,145 juta penduduk Solo
Posts: 10,809
|
Please pic obyek wisatanya dunk...
Pengen Journey ke Lampung nih.
__________________
Quote : Garang-Garing. |
|
|
|
|
|
#18 |
|
Liverpool holic
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6
|
wah banyak..
ke Lampung ke mananya tepatnya? sebagian objek wisata + peta ada di thread Lampung di Nusantara..
__________________
a new comer in Palembang City.. |
|
|
|
|
|
#19 | |
|
Enjoy di Joglosemar !
Join Date: Feb 2008
Location: bagian dari 1,145 juta penduduk Solo
Posts: 10,809
|
Quote:
Bosss, akan lebih bagus klo pic2 khusus wisata Lampung dimasukin ke sini. Jd ngga nyari2 lagi.
__________________
Quote : Garang-Garing. |
|
|
|
|
|
|
#20 |
|
Puja Kesuma
Join Date: May 2008
Location: Mamuju, Sulawesi Barat
Posts: 1,416
Likes (Received): 27
|
VISIT LAMPUNG 2009
semoga bisa berkenan....
pantai kelapa rapet (klara beach) ![]() masih pantai klara... ![]() pantai laguna.. ![]() pantai mutun..... ![]() kalianda...
Last edited by lampung_gech; July 22nd, 2008 at 07:49 PM. |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|