daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Reply

 
Thread Tools
Old November 12th, 2009, 10:00 AM   #201
maciej_sl
Registered User
 
Join Date: Apr 2009
Location: Riyadh
Posts: 62
Likes (Received): 0

Bridge connecting Java, Sumatra to begin construction in 2014

The Jakarta Post , Jakarta | Thu, 11/12/2009 2:54 PM | National

Public Works Minister Djoko Kirmanto said Thursday the government was expecting to begin constructing the Selat Sunda Bridge connecting Java and Sumatra islands by the end of 2014 at the latest.

The government is now finishing the pre-feasibility study and forming a national team consisting of representatives of all related institutions.

"This team will asses the feasibility study and measure all issues related to the bridge construction, like the environment, finance, endurance, and safety," Djoko said during a media briefing at his office. The team will be headed by the coordinating minister of economy.

Newly inaugurated Public Works Deputy Minister Hermanto Dardak said the team was expected to come up with a concrete design and physical construction plan by the end of 2014. "We hope the team can finish it sooner," he said.

Hermanto said the government had considered building a tunnel instead of bridge. "So far, a bridge is the most suitable facility to connect the two islands financially and technically," he said.

The most difficult challenge to building a tunnel was the 150-meter-deep pool located between the islands, Hermanto said.

"As of today, we prefer a bridge because it can be both a tourism facility and a unique landmark of our country," he said.

However, he went on, a bridge also had its unique issues, such as from wind and waves. "The strait is part of the whole global oceanic system, so we must be careful and not disturb the system," Hermanto explained.

The bridge is expected to connect the country's two most populated islands, Java and Sumatra, stretching about 40 kilometers.

The bridge would be the longest bridge in the country, outdoing the current one, which is the Suramadu Bridge connecting Java and Madura.

"We believe that the bridge can help accelerate the flow of people and goods between the islands, resulting in a boost in national economic growth," he said. (bbs)


Comment: here is some concrete info in English...I think it is good news, there is an approximate starting date stated
maciej_sl no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 12th, 2009, 06:09 PM   #202
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

2014, Jembatan Selat Sunda Mulai Dibangun
Jembatan merupakan pilihan yang paling dekat untuk dilakukan.
KAMIS, 12 NOVEMBER 2009

VIVAnews - Departemen Pekerjaan Umum (PU) mengaku pembangunan jembatan Selat Sunda mulai dibangun dalam lima tahun ke depan. Pembangunan jalur Selat Sunda tersebut akan menghabiskan biaya Rp 100 triliun.

"Desain dan bangunnya dalam lima tahun ke depan," kata Wakil Menteri PU Hermanto Dardak di Jakarta, Kamis, 12 November 2009.

Menurut Hermanto, sampai saat ini, pemerintah belum memutuskan jenis infrastruktur yang akan dibangun. "Kami baru menerima desain dengan model jembatan," ujar dia. Pilihan lainnya, berupa terowongan dan perbanyak pelabuhan.

Hermanto menilai, jembatan merupakan pilihan yang paling dekat untuk dilakukan. Pasalnya, Indonesia negara yang sering terkena gempa, dengan jembatan resiko tahan gempa lebih memungkinkan. Disamping dari segi estetika dan wisata juga menjadi faktor pertimbangan. "Jembatan kan lebih exquisite," ujarnya.

Jembatan sepanjang 30 kilometer itu bisa dilihat di Kobe, Jepang. "Dengan bentang antartiang setiap dua kilo, bisa meminimalisir akibat gempa," kata Hermanto.

Tiang jembatan itu, kata dia, hanya bergeser sebanyak satu meter saja pada gempa yang menggoyang Kobe beberapa waktu lalu.

Sedangkan terowongan, lanjut Hermanto, belum menjadi pilihan yang visible. "Kita harus menggali 150 kilometere dibawah laut, itu agak sulit teknologinya," kata dia.

Selain itu, kapasitas terowongan hanya bertahan selama 20 tahun, dibandingkan dengan jembatan yang dapat bertahan selama 100 tahun.

Pilihan pelabuhan juga ditampung. "Pelabuhan itu dengan memperbanyak fery untuk memperlancar transportasi," kata dia.

Sementara itu, jalur Selat Sunda terbentang sekitar 28-30 kilometer akan dibangun untuk memperlancar transportasi kebutuhan hasil bumi dari Sumatera ke Jawa.

Saat ini, kata dia, pemerintah tengah membuat tim nasional penyiapan pembangunan infrastruktur dengan penyelesaian kelayakan. Tim itu akan bertugas memastikan jalan penghubung berdasarkan studi kelayakan.

"Termasuk pengembangan wilayah disekitarnya," jelas Hermanto. Tim juga akan melihat bagian daerah mana dari Banten dan Lampung yang bisa dikembangkan wilayahnya.

Adapun Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan tim juga akan dibagi dalam bentuk kelompok kerja. "Ada pokja secara teknis dan ekonomisnya," ujar dia.

Tim tersebut akan bekerja berdasarkan peraturan presiden. "Tim akan melakukan berkoordinasi dengan Kantor Menko Perekonomian," kata Djoko.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 14th, 2009, 07:01 AM   #203
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Masih Dikaji, Jembatan atau Terowongan Selat Sunda
JUMAT, 13 NOVEMBER 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah masih terus mengkaji bentuk akses penghubung yang paling sesuai untuk dibangun di Selat Sunda. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, hingga kini ada dua pilihan akses penghubung, yakni terowongan dan jembatan. Menurutnya, pilihan akses penghubung tersebut belum akan rampung dibahas dalam program 100 hari kerja pemerintah.

"Tentu saja dalam 100 hari lagi tidak bisa langsung keluar pilihan kita, jembatan atau terowongan," ujarnya, di kantornya, Jakarta, Jumat (13/11).

Hatta mengakui, untuk pembangunan akses penghubung ini dibutuhkan waktu yang relatif panjang guna melakukan kajian dan sejumlah studi. Pasalnya, selain beberapa aspek studi kelayakan yang harus dimatangkan oleh tim nasional penyiapan pembangunan infrastruktur Penghubung Jawa-Sumatera Selat Sunda (IPJSS), juga harus dilakukan sejumlah studi lain. "Masih ada studi lagi yang diperlukan, seperti dampak ekonomi kepada masyarakat," katanya.

Sebagai informasi, timnas ini akan mematangkan sejumlah studi kelayakan, termasuk studi teknis untuk menentukan bentuk akses penghubung yang paling sesuai. Sejauh ini, wacana berkembang, akses penghubung yang paling memungkinkan adalah jembatan. Untuk itu, ada sejumlah tantangan yang harus dipecahkan. Seperti penyediaan tiang pancang yang lebih tinggi ketimbang Jembatan Suramadu atau sepanjang 200 meter.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 15th, 2009, 05:04 PM   #204
pecinta_surabaya
Registered User
 
pecinta_surabaya's Avatar
 
Join Date: Aug 2008
Location: surabaya
Posts: 2,216
Likes (Received): 48

Kalo saya berpendapat sbgai orang awam,ko' bisa pilihannya antara jembatan dan terowongan??
Bukanny terowongan itu susah bgt bikinnya??
Dan lagi kalo gempa kn slalu dibawah permukaan laut,porak poranda dong terowongannya..
Udh ada contoh nyata do kobe spt yg telah dibahas di artikel itu,,tinggal siapin dananya..
Semoga jembatan yg dibuat,bukan terowongan..
__________________
It's too hard to speak English
pecinta_surabaya está en línea ahora   Reply With Quote
Old November 17th, 2009, 03:01 PM   #205
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

RI Putuskan Pilih Jembatan di Selat Sunda
Jembatan juga dipilih, karena bisa melewatkan kereta.
SELASA, 17 NOVEMBER 2009

VIVAnews - Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mengatakan bahwa hasil pertemuan beberapa menteri di Kantor Menko Perekonomian, Senin 17 November 2009, menyimpulkan bahwa infrastruktur penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa ke depan akan dihubungkan oleh jembatan. Kesimpulan ini diputuskan setelah pemerintah membahas beberapa aspek dan masukan dari para ahli.

Sayangnya apa alasan pemilihan ini, tidak dijelaskan secara pasti. Hermanto hanya mengatakan bahwa dalam rapat diputuskan jembatan.

"Tadi diputuskan jembatan, tapi untuk aspeknya apa, ya prinsipnya karena banyak pertimbangan," ujar Hermanto di Kantor Menko Perekonomian, Selasa 17 November 2009.

Peserta rapat sendiri menurut pantauan VIVAnews diantaranya dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Kepala BPN Mukomuko Sudaryanto dan Kepala BPPT Marzan Aziz Iskandar. Rapat berlangsung tertutup selama 2,5 jam.

Hermanto mengatakan jembatan dipilih karena sebagian ahli berpandangan teknologi jembatan dianggap paling maju. Jembatan juga dipilih karena salah satunya dianggap tidak memiliki risiko besar.

"Apalagi Selat Sunda itu memiliki palung yang dalamnya 150 meter," kata Hermanto. Sehingga dengan melihat potensi gempa yang ada, jembatan dipilih karena mempertimbangkan faktor keselamatan.

"Jembatan juga dipilih, karena bisa melewatkan kereta. Padahal kalau kita menggunakan terowongan, kapasitas terbatas," katanya.

Setelah kesimpulan ini, katanya, dalam 100 hari ke depan draft Perpres akan diselesaikan. Perpres ini nantinya akan mengamanatkan dibentuknya Tim Nasional untuk mempercepat feasibility study (uji kelayakan) pembangunan jembatan.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 17th, 2009, 03:04 PM   #206
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

BPPT: Pilih Jembatan Karena RI Berpengalaman
Indonesia lebih bisa memanfaatkan pengalaman membangun jembatan di Suramadu dan Batam.
SELASA, 17 NOVEMBER 2009

VIVAnews - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) siap membantu terselenggaranya pembangunan Jembatan Selat Sunda. Kepala BPPT Marzan Aziz Iskandar mengatakan BPPT sebagai institusi penelitian turut mendukung dibangunnya jembatan.

"Banyak pertimbangannya, kenapa, karena jembatan dari segi teknologi sudah lebih mapan," kata Marzan di Kantor Menko Perekonomian, Selasa 17 November 2009.

Perkembangan teknologi jembatan, lanjutnya, terus berganti. Dibandingkan memilih terowongan, Indonesia lebih bisa memanfaatkan pengalaman membangun jembatan di Suramadu dan Batam.

"Dengan adanya pengalaman itu, bisa dimanfaatkan untuk landmark jembatan terlebih sejak tahun 1960 memang wacana penghubungnya mengarah ke jembatan. Kalau terowongan tidak kelihatan dan kita kan belum pernah," katanya.

Namun, kata dia, permasalahan jembatan ini memang perlu dikaji lagi.

Bappenas pun sebagai institusi perencanaan pemerintah, sudah memiliki kegiatan rencana pembangunan penghubung Selat Sunda sebagai proyek potensial. Persiapan tim untuk uji kelayakan pembangunan jembatan ini pun akan dipersiapkan dalam 100 hari.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 19th, 2009, 03:11 AM   #207
anno_malay
Nomaden
 
anno_malay's Avatar
 
Join Date: Feb 2006
Location: Jakarta .. Bandung .. Padang .. Palangkaraya .. Balikpapan(now)
Posts: 5,596
Likes (Received): 1347

lanjutkannnnnn....
anno_malay no está en línea   Reply With Quote
Old November 19th, 2009, 04:49 PM   #208
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Kamis, 19/11/2009
Jembatan Selat Sunda ditargetkan dibangun 2014

JAKARTA (Bisnis.com): Pemerintah menargetkan konstruksi Jembatan Selat Sunda sepanjang 30 kilometer dapat dibangun pada 2014 sebelum Kabinet Indonesia Bersatu jilid II berakhir.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan kajian teknis, kajian ekonomi, pembiayaan dan studi kelayakan final diharapkan rampung pada tahun depan sehingga bisa ditindaklanjuti ke tahap berikutnnya.

"Jembatan Selat Sunda diharapkan dapat ground breaking pada 2014 setelah semua kajian selesai," katanya saat berbicara pada seminar bertajuk Indonesia Infrastructure Outlook 2010, hari ini.

Seminar yang digelar Bisnis Indonesia bekerja sama dengan PT Semen Gresik Tbk itu dihadiri sejumlah analis emiten di bidang infrastrukur, manufaktur dan konstruksi.

Hermanto mengatakan pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia itu akan pararel dengan pembangunan jaringan jalan di Sumatra, baik jalan tol maupun jalan nasional.

Dia mengatakan kebutuhan biaya pembangunan jembatan saat ini diperkirakan masih sebesar Rp100 triliun. Pemerintah akan melibatkan pihak swasta untuk membiayai megaproyek itu.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 20th, 2009, 02:21 AM   #209
mataram
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 166
Likes (Received): 2

jadi seharusnya selese 2024. don't hold you're breath ya. hehe.
mataram no está en línea   Reply With Quote
Old November 20th, 2009, 02:54 PM   #210
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Jembatan Selat Sunda, Menteri PU Bentuk Tim
JUMAT, 20 NOVEMBER 2009

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan, dirinya telah mengusulkan pembentukan tim kecil untuk membahas berbagai alternatif rencana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Tim ini diharapkan memberikan rekomendasi beberapa alternatif model infrastruktur yang akan menghubungkan dua pulau tersebut melintasi Selat Sunda.

"Suratnya sudah saya serahkan ke menteri koordinator bidang perekonomian untuk diserahkan ke presiden agar bisa ditandatangani. Kita membutuhkan keputusan presiden untuk membentuk tim penghubung Jawa-Sumatera,: tutur Djoko Kirmanto, disela-sela peresmian jalan di sekitar Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Jumat (20/11) sore.

Djoko menuturkan, dirinya mengusulkan, tim tersebut akan dibagi menjadi tiga kelompok kerja yang masing-masing bertanggung jawab untuk mengkaji dan memberikan usulan serta rekomendasi akhir untuk pembangunan infrastruktur antarpulau ini. Dirinya mengusulkan pembentukan tiga pokja, yaitu pokja teknis, pokja pengembangan wilayah dan pokja ekonomi finansial.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seluruh alternatif model pembangunan infrastruktur penghubung dua pulau ini akan diserahkan kepada tim kecil ini. "Mereka yang akan menghitung untung ruginya pembangunan jembatan ini. Apakah kita mau pakai jembatan atau terowongan atau alternatif sarana yang lainnya, terserah kepada tim kecil ini. Kita akan memilih alternatif yang akan memberikan keuntungan lebih besar bagi negara kita," katanya.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 20th, 2009, 03:56 PM   #211
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

yakin nih jembatan bisa dibangun?
kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2009, 12:33 AM   #212
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 27,799
Likes (Received): 2295

Quote:
Originally Posted by kang rey View Post
yakin nih jembatan bisa dibangun?
pertanyaan ini pernah ditanyakan pada saat thn 2002,ketika akan ada project jembata suramadu...dan sudah terjawab...

jadi jika pertanyaan ini terjadi pada saat sekarang thn 2009,ketika akan ada project jembatan selat sunda....dan....
VRS no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2009, 05:05 AM   #213
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 7,616
Likes (Received): 246

Yakinlah bisa dibangun, kendala cuma masalah dana. Jika dana ada, Indonesia bisa mengerahkan para engineer jembatan yg telah berpengalaman di barelang dan suramadu.
Gw yakin Indonesia sangat jago untuk urusan pembangunan jembatan......
fajarmuhasan está en línea ahora   Reply With Quote
Old November 26th, 2009, 10:35 AM   #214
heartstation
sayonara hajimemashite
 
heartstation's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: Jatinangor
Posts: 445
Likes (Received): 0

Yup. Dari Jembatan Ampera sampe Suramadu, Indonesia bisa!
__________________
Everyone is given a sword called "being oneself"
heartstation no está en línea   Reply With Quote
Old November 29th, 2009, 02:53 PM   #215
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Prof Wiratman: Jembatan Selat Sunda Akan Mirip Golden Gate



Jakarta - Pemerintah saat ini mulai menggarap secara serius proses pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), yang sudah masuk dalam blue book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Bahkan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah telah mendukung dalam upaya menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa dengan membangun jambatan, bukan terowongan bawah laut.

Melalui program 100 hari pemerintah juga akan menyiapkan tim khusus yang akan menggodok studi kelayakan pembangunan (feasibility study) JSS. Rencananya studi kelayakan itu akan rampung beberapa tahun ke depan.

Berikut ini wawancara detikFinance dengan desainer yang merancang JSS yang juga salah satu ahli jembatan yang dimiliki oleh Indonesia, saat dihubungi detikFinance, Minggu (22/11/2009).

Adalah Prof DR. Wiratman Wangsadinata, pria kelahiran Jakarta 1935 ini merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB). Prof Wiratman merupakan jebolan S-1 teknik sipil tahun 1960 dan menyabet gelar doktornya di tahun 1992 bidang bangunan.

Pakar jembatan ini juga telah banyak merancang pembangunan gedung-gedung di Indonesia termasuk infrastruktur lainnya seperti menara pencakar langit, power plant, bendungan dan lain-lain. Bahkan calon ikon Jakarta yaitu Menara Jakarta yang akan menjadi tower tertinggi di dunia setinggi 500 meter lebih, merupakan hasil rancangannya.

Selain itu Wiratman juga perancang gedung Wisma Darmala, PSP Office Tower, Kota BNI, Bakrie Tower, Sampoerna Strategic Square, Niaga Tower dan lainnnya. Di bidang perhotelan Wiratman juga telah merancang hotel Aryaduta, Four Seasons Residential Apartments, Mal Ciputra dan banyak lainnya, termasuk beberapa pembangkit listrik.

Di proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda, Anda berperan sebagai apa?

Saya sebagai perencana desainer, tapi pada saat pelaksanaannya nanti di pembangunannya sebagai pengawas.

Sebagai seorang yang ditugasi merancang Jembatam Selat Sunda (JSS), apa saja yang sudah dilakukan?

Sekarang sedang dimulai perancangan desain jembatan, dalam dua tahun rancangan harus selesai. Perancangan dasar ini akan dilakukan perhitungan mendetail hingga tahun 2012 nanti.

Kalau sudah siap desainnya dan studi kelayakannya, maka sudah bisa dilaksanakan pembangunan. Mengenai investornya sedang dibicarakan. Kalau investor dengan siapa-siapanya, sebaiknya bisa dibicarakan dengan pihak Artha Graha.

Nantinya teknologi apa yang akan diterapkan Jembatan Selat Sunda ini ?

Kita akan pakai teknologi jembatan ultra panjang, di mana panjang bentang tengahnya untuk JSS mencapai 2.200 meter. Sedangkan untuk bentang samping sepanjang 2x800 meter jadi total bentangannya mencapai 3.800 meter. Sedangkan sisanya memakai konstruksi jembatan beton.

Ada lima seksi yang akan dibangun dengan total panjang 29 Km. Seksi 1 dibangun dengan beton, seksi 2 jembatan gantung ultra panjang, seksi 3 jembatan beton, seksi 4 jembatan gantung ultra panjang dan seksi 5 beton lagi.

Sekarang ini sudah masuk basic design atau perancangan dasar. Di antaranya lebih pada perhitungan pekerjaan yang banyak di lapangan misalnya masalah pengeboran laut dan lain-lain.

Lalu setelah itu pada tahun 2012 basic design selesai maka akan dilakukan tender melalui engineering procurement and construction (EPC) yang berdasarkan basic design. Kalau sudah ada pemenanangnya baru bisa dibangun.

Dalam basic design ini akan diperhitungkan beberapa aspek seperti faktor kegempaan, arus laut, kekuatan angin dan lainnya. Jadi feasibility study dengan basic design berjalan bersamaan.

Hambatan apa saja yang akan dialami?

Secara teknis tidak ada masalah, masalahnya adalah kurangnya sumber daya manusia kita, mungkin kita bisa kerja sama dengan tenaga ahli pihak asing. Misalnya dengan ahli yang membuat jembatan Messina di Italia yang memiliki bentang 3.300 meter, kita akan kerja sama dengan mereka termasuk melakukan MoU. Sementara yang lain juga menawarkan bidang teknologi pengetesan terowongan angin dari China.

Untuk tenaga kerja proses basic design ini membutuhkan 20 orang engineering. Sedangkan jumlah tenaga kerja untuk proses konstruksinya belum terpirkan, kita lihat nanti setelah tahun 2012, tentunya akan ribuan orang.

Jadi dari perkiraan sementara paling cepat kapan konstruksi bisa dibangun?

Paling tidak akan dibangun pada 2012, dengan proses pengerjaan selama sepuluh tahun dibangun, ini yang disyaratakan oleh pemerintah. Supaya ini masuk public private partnership (PPP), kalau tidak selesaikan dua tahun (basic design) maka akan dihapus dari PPP blue book. Kalau tahun 2012 sudah mulai dibangun rencananya jembatan sudah dibuka tahun 2022

Mungkin ini yang menjadi pertanyaan banyak orang, model apa yang akan dipakai dalam membangun JSS?

Seperti yang saya sampaikan tadi yaitu jembatan ultra panjang. Sebenarnya bentuknya akan sama seperti Suramadu, tapi kalau Suramadu itu pakai cable stayed, yaitu kabelnya lurus. Kalau jembatan Selat Sunda itu digantung sama dengan Golden Gate San Fransisco, tapi kalau Golden Gate Generasi pertama. Sedangkan kalau Jembatan Selat Sunda akan menerapkan teknologi generasi ketiga.

Sama dengan Jembatan Hangzhou di China, tetapi di China tidak ada rel kereta api. Kalau jembatan selat sunda ada jalur kereta api double track di tengahnya. Lebarnya JSS akan mencapai 60 meter, tidak memakai dua lantai ini lebih kuat terhadap angin karena daya angin lebih tipis, bentuknya aerodinamis.

Yang terpenting karena jembatan ini di atas perairan internasional maka tinggi jembatan dari permukaan laut mencapai 85 meter. Semua kapal laut bisa lewat termasuk generasi terbaru pun.

Berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membangun JSS?

Biayanya tidak akan jauh dari sekitar US$ 10 miliar ya sekitar plus-minus 10%-15% atau sekitar Rp 100 triliun.

Sebagai jembatan yang akan menelan dana besar berapa lama kekuatan jembatan bisa bertahan?

Rencananya 200 tahun bisa bertahan, tapi itu bukan berarti langsung ambruk setelah itu.

Bagaimana dengan kesiapan pasokan material dalam negeri dalam menyokong pembangunan?

Akan diusahakan komponen lokal terutama untuk kubik beton, termasuk baja, meskipun baja sebagian akan dari luar. Harus diusahakan harus di atas 50% komponen lokalnya.

Last edited by Ocean One; November 29th, 2009 at 03:00 PM.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old December 3rd, 2009, 03:30 PM   #216
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Jembatan Selat Sunda Dimungkinkan secara Teknologi
Kamis, 03 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Persatuan Insinyur Indonesia, Airlangga Hartanto mengatakan, rencana pembangunan jembatan Selat Sunda masih sedang dikaji dari sisi teknoekonomis. "Masih dikaji sisi teknoekonomisnya," katanya usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (3/12).

Ada sejumlah alternatif dalam pembangunan jalan penghubung Jawa-Sumatera ini, misalnya pilihan jalan darat dengan jembatan maupun dalam bentuk terowongan. Namun kajian teknoekonomis masih jadi perdebatan. "Teknologi mungkin dilakukan, tapi bagaimana pembiayaannya siapa yang tanggung," katanya. "Siapa yang mau mengambil risiko."

Menurut Airlangga, andaipun akan dibangun jembatan penghubung seperti di jembatan Surabaya dan Madura (Suramadu), keberadaan Gunung Krakatau akan menghambat jembatan, namun tidak akan menjadi risiko besar bagi pembangunan penghubung. "Kan, ada pulau kecil yang menghubungkan, tidak bentangan lurus. Secara teknologi memungkinkan," ucapnya.

PT Bangungraha Sejahtera Mulia, afiliasi Artha Graha Network, menyerahkan prastudi kelayakan Jembatan Selat Sunda kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Lampung.
Penyerahan dilakukan dalam sebuah perhelatan di Grand Manhattan Club, Hotel Borobudur, pertengahan Agustus lalu.

Jembatan yang menjadi penghubung Pulau Jawa dan Sumatera itu diharapkan bisa menjadi jembatan terpanjang di dunia dengan total bentang 30 kilometer. Bangungraha menggandeng konsultan kawakan, Wiratman Wangsadinata, yang telah melakukan studi sejak tahun 1997.

Wacana pembangunan Jembatan Selat Sunda telah ada sejak 1967. Artha Graha Network bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Lampung telah meneken nota kesepahaman pada 3 Oktober 2007 di atas Kapal Tunas Wisesa 3, yang berlabuh di perairan Selat Sunda.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2009, 07:14 AM   #217
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Jembatan Selat Sunda dan 208 Feri
Selasa, 8 Desember 2009

KOMPAS.com — Dibutuhkan Rp 117 triliun untuk membangun Jembatan Selat Sunda, penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. Benarkah kita memerlukan jembatan itu? Karena dana Rp 117 triliun itu cukup untuk membeli 208 kapal feri baru, yang setiap unit berbobot mati 4.000 ton dan mampu mengangkut ribuan orang.

Seandainya pembelian 208 kapal feri itu bukan mimpi, tentu bangsa ini tak terengah-engah melayani 200 lintas antarpulau. Apalagi, setelah 64 tahun merdeka, jumlah feri di Indonesia baru 210 unit. Minimnya jumlah feri sangat mengenaskan. Sebab, tiada negara lain di dunia yang memiliki ribuan pulau dalam bentang seluas Indonesia. Jarak dari Sabang (Aceh) hingga Merauke (Papua) sebanding jarak San Francisco di pantai barat hingga Miami di pantai timur AS.

Dalam bentang itu berserakan 8.000 pulau berpenghuni dari belasan ribu pulau yang ada. Jarak antarpulau umumnya kurang dari 50 mil (sekitar 80 kilometer) dengan gelombang laut yang relatif tenang (tinggi kurang dari 2 meter).

Apa transportasi ideal dengan kondisi alam ini? Jawabnya, angkutan feri. Sebab, biaya pembangunan jembatan dan terowongan sangat mahal. Terlebih, negara ini selalu diincar bencana akibat masuk deretan lingkaran api dunia (ring of fire) dan lempeng-lempeng benua. Jika tersedia lebih banyak armada feri, kiranya lebih tepat menumbuhkan perdagangan antarpulau secara serentak dan paralel.

Pilihan

Djoko Setijowarno, ahli transportasi dari Unika Soegijapranata, menegaskan, ”Saya tidak menolak Jembatan Selat Sunda. Tetapi, sudahkah infrastruktur dasar dan moda transportasi yang lebih vital dibangun? Setidaknya, adakah kepastian kapan infrastruktur itu selesai?”

Tegasnya, pemerintah harus memilih. Ingin membangun Jembatan Selat Sunda atau melihat kematian perekonomian dari kota-kota besar di Indonesia akibat kemacetan? Kota-kota kita saat ini semakin macet dan seolah nyaris tanpa solusi.

Memang sebagian besar dari swasta. Namun, bila dana swasta itu dapat dialihkan untuk sementara waktu dan pemerintah menjamin pembiayaan infrastruktur lain di Indonesia, friksi ini pasti berakhir.

Selain 208 feri baru, seberapa besar Rp 117 triliun dapat membantu pembangunan infrastruktur? Tak kurang 488 koridor busway! Jakarta butuh 15 koridor busway. Tapi, kota seperti Yogyakarta cukup lima koridor. Artinya, akan ada 98 kota dilengkapi busway lagi.

Dan, ketika koridor-koridor itu terbangun, ada harapan pada keberlanjutan perekonomian setempat. Lantas, penghematan konsumsi bahan bakar minyak dan berkurangnya beban subsidi pemerintah.

Optimalisasi

Polarisasi dukungan pada jembatan ataupun feri sebenarnya karena tak pernah ada optimalisasi angkutan feri. Dampaknya, tak pernah diketahui seberapa besar daya dukung feri terhadap mobilitas barang dan penumpang.

Bambang Harjo, Wakil Ketua Umum Indonesian Ferry Association (IFA), menegaskan, di lintas feri Merak-Bakauheni, keterisian (load factor) feri hanya 70 persen. Penyebabnya, baru 16 dari 34 feri dapat beroperasi optimal karena terbatasnya daya dukung dermaga.

Bahkan, ketika Dermaga V-VIII Merak selesai dibangun, Bambang memprediksi load factor feri di lintas itu tinggal 30 persen. Ada pertanyaan, jangan-jangan Jembatan Selat Sunda bukan satu-satunya resep jitu menyinergikan pertumbuhan ekonomi Jawa-Sumatera? Sebab, tiada hambatan dari sisi kapasitas angkut di lintas Merak-Bakauheni.

Jembatan juga bukan selalu jawaban bila dipertentangkan dengan gelombang tinggi karena dapat saja dipesan feri lebih besar. Gangguan terhadap perjalanan tongkang berisi batu bara juga tak perlu dibesar-besarkan agar bisa dibuat jembatan. Artinya bila ada niat kuat, feri itu dapat didesain ulang.

Andaikata uang itu ada, mungkin lebih baik menggunakan dana Rp 117 triliun itu untuk mengoptimalkan Jalan Lintas Timur Sumatera atau membuat tol dari Lampung ke Aceh.

Pembiayaan

Telah diungkapkan, pembiayaan jembatan itu dipastikan tidak 100 persen dari pemerintah. Akan ada partisipasi swasta di sana, meski belum diumumkan persentasenya. Rhenald Kasali menulis, ”... pembiayaan Jembatan Selat Sunda membutuhkan otak-otak cerdas dengan skema yang tidak biasa.”

Mengapa? Sebab, nilai investasinya sangat besar. Harus ditelaah model investasi terbaik untuk proyek itu. Dan, andai data yang ditulis Rhenald benar, terlihat volume kendaraan pelintas Selat Sunda hanya dua juta unit per tahun, setara 5.479 unit kendaraan per hari.

Volume kendaraan sebesar itu pun tidak akan menunjang kelayakan finansial sebuah tol (at grade/di atas permukaan tanah) sebab minimal lalu lintas hariannya harus 20.000 unit kendaraan. Terlebih, proyek ini sebuah jembatan, lebih mahal daripada jalan tol biasa.

Meski kelayakan finansial penting, tentu saja pembangunan infrastruktur tak dapat selalu mempertimbangkan untung-rugi. Karena sasarannya pembangunan infrastruktur adalah bangkitnya ekonomi dari pusat-pusat pertumbuhan, baik lama maupun baru. Meski demikian, kembali harus dipertanyakan benarkah kita membutuhkan jembatan itu?
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old December 29th, 2009, 05:11 PM   #218
jrot
Registered User
 
jrot's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 3,052
Likes (Received): 87

ini dia maket nya enjoy....

di pulau jawa

di pulau sumatera

potongan
jrot no está en línea   Reply With Quote
Old December 29th, 2009, 05:16 PM   #219
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,068
Likes (Received): 504

Nice update jrot, thx a lot bro...
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old December 29th, 2009, 05:45 PM   #220
heartstation
sayonara hajimemashite
 
heartstation's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: Jatinangor
Posts: 445
Likes (Received): 0

Wow nice. Btw, jalur pejalan kaki? Tiap hari nyebrang pulau jalan kaki bisa kurus tuh
itu pulau yg di tengah bagusnya jadi rest & tourism spot tuh.. biar yang mau foto2 bisa dari situ supaya gak ganggu kendaraan lain.
__________________
Everyone is given a sword called "being oneself"
heartstation no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 08:34 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu