daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old February 16th, 2010, 02:56 PM   #241
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,855
Likes (Received): 7

Govt steams ahead with Sunda Strait Bridge railway plans

The Jakarta Post , Jakarta | Tue, 02/16/2010 7:30 PM | National

The planned Sunda Strait Bridge mega-project, connecting Java and Sumatra, would carry a double-track railway, the government says.

“So, it won’t be just a highway,” Coordinating Economic Minister Hatta Rajasa said Tuesday as quoted by kompas.com.

Hatta, who chairs the National Team for the Sunda Strait Bridge construction project, said the government would also lay underwater cables and fiber optic cables across the strait.

A pre-feasibility study conducted by construction firm PT Bangungraha Sejahtera Mulia, a subsidiary of Artha Graha Network, found that the 29-kilometer bridge would cost up to Rp 100 trillion (approximately US$10.75 billion).

Once operational in 2025, the bridge would stretch from Anyer in Banten to Bakauheni in Lampung. It would also pass over the Sanghiyang, Prajurit and Ular islands in the Sunda Strait.

Under the current plan, the bridge would also have six lanes for four-wheeled vehicles and two single lanes for motorcycles.

Hatta said that he would invite the governors of Banten and Lampung to discuss the project next week. (nkn)
tollfreak no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old February 17th, 2010, 06:55 AM   #242
Aucostar
Registered User
 
Aucostar's Avatar
 
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 221
Likes (Received): 1

Rencana Jembatan Selat Sunda Terus Berjalan
Jakarta, (Analisa)

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan rencana proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda akan terus berjalan dan menurut rencana ia akan memanggil dua gubernur, yakni Gubernur Banten dan Lampung, untuk membahas rencana pembangunan.

"Saat ini Perpres jembatan sudah selesai dan rencananya kita mengundang dua gubernur pada pekan ini," ujarnya seusai rapat koordinasi di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta, Selasa (16/02).

Menurut dia, pembicaraan dengan kedua gubernur bukan hanya masalah pada kajian teknis pembangunan namun lebih ke arah sosial ekonominya seperti dampak dari pembangunan jembatan yang menghubungkan antara pulau Sumatera dan Jawa itu. "Dampak sosial ekonomi juga harus dipikirkan," ujarnya.

Hatta kembali menegaskan konsep penghubung antara dua pulau sudah final yaitu jembatan dan sarana infrastruktur yang disiapkan nantinya tidak hanya untuk jalanan, namun juga telah disiapkan ruang untuk pembangunan rel kereta api. "Begitu pula bagi kabel maupun serat optik yang selama ini masih berada di bawah laut, kita menginginkan ke sana," ujarnya.

Hatta menambahkan pemerintah kini tengah membentuk pokja teknis dan tim inilah yang kemudian akan mengkaji berbagai masalah yang ada seperti masalah investor yang akan menanamkan investasi, karena saat ini belum ada satupun yang telah ditunjuk sebagai pemrakarsa dan pelaksana proyek jembatan sejauh 30 km tersebut. "Sampai saat ini belum ada satupun investor yang sudah ditetapkan sebagai pemrakarsa," jelas Hatta.

Dalam keputusan presiden tentang Jembatan Selat Sunda telah mengatur mengenai pembentukan Tim nasional Jembatan Selat Sunda dengan Ketua Menko perekonomian, Wakil Menkopolhukam, Ketua harian Menteri PU dan Wakilnya Menteri Perhubungan. Tim ini nanti diberi hak kewenangan untuk bentuk kelompok kerja (pokja) untuk menentukan skema pembiayaan termasuk mengundang investor masuk.

Sebelumnya Gubernur Banten Ratu Atut Choisyiah mengatakan pembangunan Jembatan Selat Sunda dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi provinsi Banten hingga mencapai 2 sampai 8 persen dari pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada dalam kisaran 5 persen, jika pembangunannya selesai pada 2020. Menurut rencana, Pembangunan Jembatan Selat Sunda akan dimulai pada 2014 nanti. (Ant)
Aucostar no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2010, 11:01 AM   #243
lombok
BANNED
 
lombok's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,810
Likes (Received): 121

Jembatan Selat Sunda masih tunggu investor

Senin, 15/03/2010 12:21:20 WIBOleh: A. Dadan Muhanda
JAKARTA (Bisnis.com): Pemerintah masih membuka kesempatan bagi semua investor, termasuk asing, untuk terlibat dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Danis H. Sumadilaga mengatakan model pendanaan dan investor megaproyek ini masih dibahas. Timnas Jembatan Selat Sunda masih belum memutuskan apakah proyek ini digarap sepenuhnya oleh swasta, kerja sama antara pemerintah swasta, atau melalui perusahaan patungan.

"Begitu diputuskan swasta akan dilibatkan, proyek ini akan segera ditenderkan. Siapa saja investornya kami terbuka tetapi untuk studi kelayakan dan desain dasar, kami yang menentukan, karena kami ingin JSS ini benar-benar jadi karya anak bangsa," katanya saat dihubungi hari ini.

Danis menjelaskan saat ini Timnas Persiapan Pembangunan Jembatan Selat Sunda tengah mematangkan pembentukan sekretariat dan kelompok kerja. Sekretariat pelaksana nantinya akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dibantu oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

Tim ini akan membawahi tiga kelompok kerja yakni pokja teknis dan lingkungan, pokja pengembangan wilayah dan ekonomi dan pokja kelembagaan dan pendanaan. Kelompok kerja itu diharapkan menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) dan desain dasar (basic design) jembatan, merancang pengembangan wilayah ekonomi serta menyusun rancangan kelembagaan dan pendanaan.


"Ini pekerjaan besar, kami harus siapkan dengan matang," katanya.

Danis menjelaskan dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda pemerintah saat ini tengah mengkaji teknologi terbaik yang akan dipakai. Dia mencontohkan teknologi jembatan yang ada dan sudah terbukti handal masih dimiliki oleh Jepang. Contoh lain yang bisa dipakai adalah pembangunan Jembatan Messina di Italia.

Jembatan Selat Sunda rencananya merupakan jembatan tol dan akan dilengkapi oleh rel kereta api. "Tim akan memilih teknologi yang terbaik dan sudah terbukti jadi kalau investor tertarik, mereka tinggal mengerjakan sesuai dengan desain yang dibuat pemerintah," tuturnya.

Proyek JSS membutuhkan investasi yang tidak kecil. Biaya yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp100 triliun. Tantangan pembangunan JSS adalah pembuatan bentang jembatan sepanjang 2,9 km dengan ketinggian bangunan setidaknya 200 m dari dasar sampai permukaan air laut.

Selat Sunda juga memiliki palung laut sedalam 150 meter dan lebar sampai 2 km. Jembatan ini bakal terletak di areal yang merupakan zona gempa dengan arus gelombang laut yang deras. Pada Desember 2009, pemerintah sudah menerbitkan Keppres No.36/2009 tentang Tim Persiapan Pembangunan Jembatan Selat Sunda.

Ketua Tim dipegang oleh Menko Bidang Perekonomian dan Wakil Ketua Menko Politik, Hukum dan Keamanan. Menteri Pekerjaan Umum menjadi Ketua Pelaksana Harian dan Menteri Perhubungan sebagai wakilnya.

Anggota terdiri dari menteri-menteri terkait serta Gubernur Lampung dan Gubernur Banten. Proyek ini sudah digagas sejak era pemerintahan Suharto pada 1980-an dengan bantuan ahli konstruksi Wiratman. Proyek ini akan menghubungkan pula Jawa dan Sumatra melalu jalur darat.(yn
lombok no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2010, 06:47 PM   #244
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

Butuh Dana Capai Rp100 T
Berita - Head News



Sukses membangun Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura membuat pemerintah berencana membangun “Suramadu” jilid II. Kali ini menghubungkan Jawa-Sumatera. Seberapa serius? Sikap serius pemerintah terhadap proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) ditunjukkan dengan keluarnya peraturan presiden (perpres) pada pertengahan Januari lalu. Perpres yang diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sebagai landasan hukum pembangunan jembatan yang direncanakan sepanjang 31 kilometer itu. Kini sudah ada tiga tim bentukan pemerintah yang mulai bekerja mengkaji kelayakannya.

“Tiga tim sedang bekerja untuk Jembatan Selat Sunda. Pokja pertama tentang teknis di bawah laut, kemudian aspek angin, aspek gempa, dan lain-lain. Pokja kedua adalah tim yang mempelajari pengembangan wilayah dan lingkungan hidup. Pokja ketiga adalah tim yang mengkaji masalah ekonomi bahwa kegiatan itu harus layak,” kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak kepada koran ini pekan lalu.

Tim tersebut di bawah koordinasi Menko Perekonomian Hatta Rajasa dengan Ketua Harian Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Wakil Ketua Harian Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Hermanto mengatakan, perencanaan JSS harus matang. Meski terkesan lambat, saat ini proses studi kelayakan (feasibility study) terus dilakukan. ”Progresnya ya masih seperti ini,” katanya.

Terkait potensi terjadinya gempa di daerah tersebut, Hermanto, menyatakan bahwa hal itu bisa diatasi dengan teknologi. Dia menunjuk pristiwa gempa yang mengakibatkan Jembatan Shikoku, Jepang, bergeser hampir 1 meter, namun tetap aman karena memang dimungkinkan secara teknis. Menurut dia, pembangunan jembatan itu tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. ”Harus menunggu tim studi dulu. Paling lambat 2014 mulai, mungkin lima tahun pembangunan fisiknya selesai. Jadi, total sekitar 10 tahun,” tuturnya.

Namun, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Deddy Supriadi Priatna, mengatakan, pihaknya berharap agar pembangunan JSS bisa dipercepat. Sebab, jembatan itu diperlukan banyak pihak. Pembangunan jembatan tersebut diperkirakan memakan waktu lima tahunan. ”Targetnya, paling tidak pembangunan fisik bisa dimulai pertengahan 2012 dengan melibatkan public private partnership (investor swasta, red),” ungkapnya.

Ide menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera itu sebenarnya muncul sudah lama, sekitar 1960-an. Serangkaian seminar dan studi-studi awal juga sudah dilakukan Departemen PU, BPPT, JICA, PT Wiratman, Terowongan Nusantara, ITB, termasuk MoU dengan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada 2002 untuk melakukan kajian key-technology.

Sayang, semangat itu menghilang sejak terjadinya krisis ekonomi pada 1998. Banyak proyek pemerintah yang terpaksa dibatalkan. Namun, sejak ekonomi menggeliat kembali, banyak investor yang tertarik rencana itu. Di antaranya, PT Jembatan Selat Sunda pada 2000, Nils D Olsson pada 2006, dan yang terakhir PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) yang telah menyerahkan hasil prastudi kelayakan kepada pemerintah.

Direktur Bina Teknik Kementerian PU, Danis Sumadilaga, mengungkapkan, membangun jembatan dengan bentang antartiang 2,9 kilometer merupakan tantangan berat bagi dunia konstruksi. ”Sebenarnya sudah ada pembangunan bentang jembatan sepanjang 2,5 kilometer yang tengah dilakukan, yaitu Jembatan Messina di Italia. Tapi, jembatan itu belum jadi,” ucapnya.

Jembatan Messina merupakan jembatan gantung (suspension bridge) melintasi Selat Messina yang menghubungkan antara ujung timur Sisilia dan ujung selatan daratan Italia. Menurut Danis, hingga kini teknologi konstruksi bentang jembatan terpanjang di dunia, 2 kilometer, adalah Jembatan Akashi Kaikyo di Kobe, Jepang. Jembatan itu melintasi Selat Akashi yang menghubungkan Kobe dengan Pulau Awaji.

Tantangan lain pembangunan jembatan sepanjang 31 kilometer tersebut, menurut Danis, adalah tinggi permukaan air laut hingga ke dasar laut yang mencapai 100 meter. Hal itu menjadi permasalahan tersendiri karena tinggi dasar laut ke permukaan di Selat Madura hanya 20-30 meter. ”Dengan memperhitungkan pemancangan tiang hingga ke lapisan tanah keras di dasar laut, diperlukan tiang panjang kira-kira 200 meter,” ungkapnya.

Selain itu, karena Selat Sunda yang merupakan jalur perlintasan yang ramai akan kapal-kapal laut besar, tinggi jembatan harus mencapai 65 meter. Ketinggian tersebut dua kali lipat daripada ketinggian Jembatan Suramadu yang hanya sekitar 30 meter. Meski memiliki tantangan teknologi konstruksi yang cukup tinggi, Danis menilai, pembangunan JSS tetap mungkin dilakukan. ”Persiapannya harus panjang,” ujarnya.

Danis mencontohkan, pembangunan Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 kilometer memerlukan persiapan yang panjang. Jembatan Suramadu digagas sejak 1960-an oleh Prof Sedyatmo dan baru selesai dibangun pada Juni 2009. Di luar aspek teknologi konstruksi, pembangunan JSS membutuhkan dana yang sangat besar. ”Berkisar Rp90-100 triliun lah,” jelasnya. (wir/kum)
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2010, 06:57 PM   #245
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

another rendering

__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2010, 07:00 PM   #246
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old March 16th, 2010, 03:04 AM   #247
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 28,556
Likes (Received): 2632

nice rendering....31 km bridge...means almost only take 30 minutes from java to sumatra, with speed 100km/hour...
jarak antar tingang jembatan 2000m..
tinggi pilon jembatan gunung ultrapanjang sekitar 310m di atas permukaan air...??
and also rentang bebas vertical di tengah bentang jembatan ultrapanjang sekitar 81m...??
huge bridge...i saw at rendering picture its any track train...its speed train or regular train..? dont know..

Last edited by VRS; March 16th, 2010 at 03:11 AM.
VRS no está en línea   Reply With Quote
Old April 8th, 2010, 10:01 AM   #248
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, Deutschland
Posts: 10,225
Likes (Received): 548

Proyek Jembatan Selat Sunda Ditawarkan ke Cina
Kamis, 08 April 2010

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan ada rencana pemerintah menawarkan pembangunan proyek Jembatan Selat Sunda kepada pemerintah Cina. Proyek ini merupakan salah satu proyek infrastruktur yang ditawarkan kepada Cina. Nilai investasi jembatan ini diperkirakan mencapai Rp 100 triliun.

"Kami ingin mendorong konektivitas termasuk jalan-jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya," ungkap Hatta seusai menghadiri Seminar Broadband Economy di Jakarta, Kamis (8/4).

Sebagai kompensasi aplikasi pasar bebas ASEAN-Cina, Cina menyediakan US$ 15 miliar untuk mendukung kapasitas ASEAN, dalam bentuk investasi dan pinjaman proyek. Dana inilah yang dibidik pemerintah untuk proyek Jembatan Selat Sunda.

Pemerintah tidak menargetkan porsi Indonesia dari jumlah US$ 15 miliar tersebut. "Tetapi dikatakan oleh Menteri Perdagangan Cina bahwa khusus untuk Indonesia akan ditambah untuk pembangunan infrastruktur," tuturnya.

Khusus untuk Jembatan Selat Sunda yang merupakan proyek intensif modal, pemerintah belum mengetahui skema pembiayaan yang akan ditawarkan. Tetapi kemungkinan terbesar menggunakan skema kerja sama pemerintah-swasta. "Kami sedang menyiapkan profil proyeknya," tutur Hatta.

Beberapa program yang diagendakan pendanaannya oleh Cina adalah sektor infrastruktur, terutama transportasi. "Sektor kereta api kami akan mendorong trek ganda yang dipersiapkan Menteri Perhubungan," tambahnya.

Selain itu, untuk sektor manufaktur tidak hanya diarahkan ke pembangunan kapasitas tetapi juga investasinya.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old April 10th, 2010, 01:59 AM   #249
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,003

Thats why, now its the end of US and Japan Investment, today, the mother of all investors are China and India.

Setuju dengan Pemerintah menawarkan ini ke China, cuman mereka sekarang yang banyak fresh money. And they all hungry just to invest in Indonesia.

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea   Reply With Quote
Old April 13th, 2010, 10:36 AM   #250
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, Deutschland
Posts: 10,225
Likes (Received): 548

2010, Jawa dan Sumatera Tersambung
Selasa, 13 April 2010

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Deddy S. Priatna memperkirakan, pembangunan jembatan Selat Sunda dapat mulai dilakukan pada awal atau pertengahan 2012.

"Awal 2012 baru bisa dibangun, pertengahanlah, sehingga selesai 2017-2018," kata Deddy usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Selasa (13/4/2010).

Menurut dia, pembangunan jembatan Selat Sunda memerlukan berbagai persiapan termasuk studi kelayakan dan pembuatan desain jembatan. "Perlu diperdalam dulu, studi kelayakan sekitar 1,5 tahun, terus pembuatan desain hingga 2012," katanya.

Ia menyebutkan, Tim Nasional Pembangunan Jembatan Selat Sunda memang sudah dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres). "Tapi masih harus dibentuk lagi working group memakai keputusan Menko Perekonomian, diharapkan pekan depan sudah terbit," katanya.

Sementara itu menanggapi pembiayaan pembangunan Selat Sunda dengan pinjaman dari China, Deddy mengatakan, pinjaman sebesar 10 miliar dollar AS merupakan jumlah yang sangat besar. "Itu besar sekali, padahal ini kan diarahkan menggunakan pola kemitraan pemerintah swasta (PPP). Jumlah pinjaman itu terlalu besar kalau pemerintah harus menanggungnya," katanya.

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah serius merencanakan pembangunan jembatan Selat Sunda.

Ia menyebutkan, keputusan tentang Tim Kerja sudah dibentuk tapi memang belum resmi ditandatangani oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. "Tim akan menyiapkan perencanaan, memperdetil perencanaan, dan memperdalam feasibilitasnya," kata menteri.


__________________________________________________________________________________________________________



Bukannya study kelayakannya udah di lakukan beberapa tahun yang lalu ya??? Bingung deh...
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old April 16th, 2010, 07:29 AM   #251
Aucostar
Registered User
 
Aucostar's Avatar
 
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 221
Likes (Received): 1

Jembatan Selat Sunda Pacu Ekonomi Asia
Jakarta, (Analisa)

Pembangunan Jembatan Selat Sunda tidak hanya akan memacu pertumbuhan ekonomi di Jawa dan Sumatera. Tetapi juga berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi bersama kawasan Asia.

Demikian kata Presiden SBY saat membuka Asia Pacific Ministerial Conference on Public Private Partnership for Infrastructure Development 2010. Acara yang dihadiri Wakil Sekjen PBB Dr. Noeleen Heyze ini digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/4).

"Pembangunan jembatan itu juga dapat meningkatkan konektivitas sesama negara di Asia dan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi bersama di Asia," ujar SBY.
Presiden menyatakan, dalam waktu tidak terlalu lama, rencana pengembangan jaringan koneksi infrastruktur antara Sumatera dan Jawa dapat diwujudkan. Yaitu membangun Jaringan infrastruktur Jembatan Selat Sunda yang menghubungkan dua pulau berpopulasi terbesar di Indonesia tersebut.

"Pembangunan jembatan ini terintegrasi dengan pengembangan wilayah sekitarnya," imbuh SBY. Namun realisasi rencana mega proyek itu tetap membutuhkan partisipasi pihak swasta. Pemerintah menawarkan proyek tersebut dalam buku Public Private Partnership: Infrastructure Projects in Indonesia 2010-2014.

Usai menyampaikan sambutannya, Presiden SBY didampingi Menko Perekomian Hatta Rajasa, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri PU Joko Kirmanto, meninjau pameran pameran Infrastructure Asia 2010. Mereka terlihat berbincang hampir 10 menit di stand yang memajang maket Jembatan Selat Sunda. (dtc)
Aucostar no está en línea   Reply With Quote
Old April 16th, 2010, 07:29 AM   #252
Aucostar
Registered User
 
Aucostar's Avatar
 
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 221
Likes (Received): 1

Jembatan Selat Sunda Dilirik 5 Investor Asing
Jakarta, (Analisa)

PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) yang merupakan konsorsium pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) terdiri dari Pemda Lampung-Banten dan Artha Graha Network menyatakan bahwa proyek JSS setidaknya telah diminati oleh 5 investor asing, yaitu dari China, Jepang, Timur Tengah, Prancis, dan Korea.

Direktur Utama BSM Agung Prabowo mengatakan dari sekian investor yang berminat terhadap proyek pembangunan JSS hanya investor China yang benar-benar menunjukan keseriusannya menggarap mega proyek ini.

"Mereka (China) sangat tertarik, dan konsen melakukan pembicaraan dengan kita, mungkin mereka bergabung sebelum Feasibility Study," ucap Agung optimis saat ditemui di sela-sela acara Infrastructure Asia 2010 di JIExpo, Kemayoran, Kamis (15/4).

Agung menjelaskan saat ini semua investor itu menyatakan minatnya untuk bisa berpartisipasi dan dilibatkan dalam pembangunan JSS. "Banyak yang sudah berminat seperti Timur Tengah, Korea, Jepang, dari Eropa juga ada dari Perancis, tapi yang paling serius China," ungkapnya.

Saat ini BSM terus melakukan pembicaraan intensif dengan lembaga keuangan China Development Bank (CDB) dan China Harbour Engineering yang merupakan perusahaan konstruksi terkemuka di China dan memiliki reputasi berskala internasional. (dtc)
Aucostar no está en línea   Reply With Quote
Old April 17th, 2010, 07:49 AM   #253
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

Jembatan Selat Sunda Digarap 2012
Rabu, 14 April 2010 09:42
Ajukan Pinjaman US$ 3,5 miliar dari Tiongkok

Konsentrasi pembangunan infrastruktur jembatan Selat Sunda terus menjadi perhatian pemerintah. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Deddy S Priatna memperkirakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu akan terlaksana pada awal atau pertengahan 2012.
"Awal 2012 baru bisa dibangun, pertengahanlah, sehingga selesai 2017-2018," kata Deddy di Jakarta, kemarin (13/4).
Menurut dia, pembangunan jembatan Selat Sunda memerlukan berbagai persiapan termasuk studi kelayakan dan pembuatan desain jembatan. Lamanya waktu yang diperlukan untuk studi kelayakan adalah sekitar 1,5 tahun. "Baru kemudian pembuatan desain hingga 2012," katanya.
Ia menyebutkan, Tim Nasional Pembangunan Jembatan Selat Sunda memang sudah dibentuk berdasarkan peraturan presiden (perpres). Tapi masih harus dibentuk lagi sebelum merealisasikan megaproyek tersebut. Termasuk dibentuknya working group memakai dengan surat keputusan Menko Perekonomian. "Kami harapkan pekan depan SK itu sudah terbit," katanya.
Lalu bagaimana realisasi pembiayaan jembatan tersebut? Deddy mengatakan, pembiayaan pembangunan Selat Sunda sudah disepakati dengan pinjaman dari Tiongkok. Jumlah pinjaman sebesar US$ 10 miliar itu adalah nominal yang sangat besar dan menuntut perhatian yang seksama dan perlu dikaji lebih mendalam.
"Itu besar sekali, padahal ini kan diarahkan menggunakan pola kemitraan pemerintah swasta (PPP). Jumlah pinjaman itu terlalu besar kalau pemerintah harus menanggungnya," katanya.
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah tidak akan main-main dalam merencanakan pembangunan jembatan Selat Sunda. Ia menyebutkan, keputusan tentang Tim Kerja sudah dibentuk tapi memang belum resmi ditandatangani oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. "Tim akan menyiapkan perencanaan, memperdetail perencanaan, dan memperdalam feasibilitasnya," kata Djoko.
Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan 22 proyek infrastruktur yang diajukan untuk mendapat skema pinjaman dari pemerintah Tiongkok senilai US$ 3,5 miliar. "Daftar final proyek akan diserahkan pada pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Cina Wen Jibao akhir April 2010 di Bali," kata dia.
Empat proyek yang disebutkan itu berupa proyek tol dan jembatan, termasuk jembatan Selat Sunda. Keempat proyek itu telah mendapat kepastian jumlah pinjaman dari pemerintah Cina sebesar US$ 800 juta. Untuk dana pinjaman secara keseluruhan yang akan dikucurkan pemerintah Tiongkok, dia mengakui, belum mengetahui secara pasti. Apalagi, 22 proyek yang diusulkan kementerian itu belum pasti akan disetujui seluruhnya.
"Yang kita tawarkan tergantung dananya mau kasih berapa. Kalau dikasih sekian ratus miliar dolar ajukan ini, kalau sekian ratus juta dolar ajukan itu. Yang jelas kita ajukan proyek yang sudah siap dan feasible," tutur dia.

Untuk realisasi empat proyek infrastruktur yang sudah dipastikan mendapatkan pinjaman, kata dia, sudah memasuki persiapan perjanjian kerja sama. "Sekarang tahapnya masih menunggu umbrella agreement antara Indonesia yang akan diwakili Menteri Perdagangan dengan pemerintah Tiongkok yang diwakili Bank Exim Tiongkok," jelasnya. (zul)
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old April 17th, 2010, 07:50 AM   #254
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

deleted - dobel post -
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old April 27th, 2010, 07:53 AM   #255
Aucostar
Registered User
 
Aucostar's Avatar
 
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 221
Likes (Received): 1

Biaya Bangun Jembatan Selat Sunda Capai Rp170 Triliun
Jakarta, (Analisa)

Pembiayaan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) diperkirakan akan mencapai Rp 170 triliun. Jumlah ini lebih tinggi daripada perkiraan awal yang sebesar Rp 100 triliun.

Sekretaris Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Sestama Bappenas Syahrial Loetan menyatakan, saat ini kajian kelayakan (pre feasibility) pembangunan JSS telah mendapatkan angka sebesar Rp 170 triliun untuk membangun jembatan yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera itu.

"Kalau pre feasibility-nya itu bisa mencapai Rp 170 triliun. Tapi mungkin nanti dikaji lagi akan bisa berubah," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Senin (26/4).
Syahrial mengatakan, hingga saat ini, kajian mengenai Jembatan Selat Sunda ini masih belum selesai. Oleh karena itu, perkiraan biaya untuk pembangunannya masih akan berubah.

"Tapi berubahnya naik atau turun kita belum pasti," jelasnya. Proyek jembatan ini telah dimasukkan dalam mekanisme Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Jembatan ini, dalam buku KPS, termasuk proyek yang diprioritaskan untuk dipersiapkan administrasi dan kajiannya.

Namun, hingga saat ini, Syahrial mengaku peminat pembangunan JSS masih terbatas di Indonesia, yaitu Artha Graha. Syahrial optimis dengan proyek ini karena saat ini Indonesia berada dalam kondisi prima.

"Pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi daripada negara-negara lain. Dengan konsidi makro yang stabil, Indonesia bisa menjadi salah satu tempat berinvestasi yang tepat untuk global," tegasnya. (dtc)
Aucostar no está en línea   Reply With Quote
Old April 29th, 2010, 05:25 AM   #256
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 28,556
Likes (Received): 2632

pertama 100 trilyun , then 170 trilyun...*pembangunan rencana 2012..
then kemungkinan akan manjadi how much...?? *dgn tingkat inflasi yg naik secara bertahap
VRS no está en línea   Reply With Quote
Old May 23rd, 2010, 11:09 AM   #257
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

another pic, massive...

__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old May 24th, 2010, 06:38 AM   #258
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,287
Likes (Received): 1912

*G jadi inget bang djeff *
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old June 14th, 2010, 07:07 PM   #259
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, Deutschland
Posts: 10,225
Likes (Received): 548

Hatta Panggil Dua Gubernur Terkait Jembatan Selat Sunda
Senin, 14 Juni 2010


TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan memanggil Gubernur Banten dan Lampung terkait pemaparan pengembangan kawasan ekonomi Jembatan Selat Sunda.

"Kamis nanti kedua Gubernur berencana menyampaikan paparan pengembangan kawasan ekonominya," kata Dedy Supriyadi Priyatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional di Jakarta, Senin (14/6).

Ditemui seusai rapat di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Dedy mengatakan pada rapat yang berlangsung Senin (14/6) sore ini, tim membahas tanggapan yang akan diberikan terhadap konsep pengembangan kawasan ekonomi Jembatan Selat Sunda.

"Hari ini kami membahas tanggapannya, sedangkan besok (Selasa) Eselon II dari kementerian terkait akan kami kumpulkan di sekretariat tim teknis di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendapat taklimat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pembangunan megaproyek ini menelan dana sekitar US$ 10-15 miliar atau sekitar Rp 136 triliun. "Dana itu termasuk biaya pengembangan kawasan perekonomian," katanya.

Sebelum pelaksanaan pembangunan pada 2014, terlebih dulu dilakukan studi kelayakan dan pembuatan desain dasar. "Untuk studi kelayakan dan pembuatan desain dasarnya saja menelan dana US$ 100-150 juta," tuturnya.

Jembatan Selat Sunda merupakan salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Proyek ini dicetuskan pada 1960 dan kini menjadi bagian dari proyek Asian Highway Network.

Proyek pembangunan itu akan dipimpin oleh perusahaan PT Bangungraha Sejahtera Mulia. Menurut rencana panjang jembatan ini secara keseluruhan 31 kilometer dengan lebar 60 meter, masing-masing sisi mempunyai 3 lajur untuk kendaraan roda empat dan lajur ganda untuk kereta api.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old July 29th, 2010, 11:19 PM   #260
K.S.A
Registered User
 
K.S.A's Avatar
 
Join Date: May 2010
Posts: 967
Likes (Received): 1011

huge bridge
K.S.A no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 07:17 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu