daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > Kalimantan, Sulawesi and Papua > Samarinda



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old October 8th, 2009, 08:57 PM   #1081
Sweet
Unregistered User
 
Sweet's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: Nusantara
Posts: 2,326
Likes (Received): 40

Quote:
Originally Posted by joeylen View Post


dapat renderingnya nie showroom isuzu samarinda tapi gak tau dimana dibangunnya.
Mungkin ini yang dibangun di Jl. Wahid Hasyim... di sebelah Mazda n KIA.
Jl. Wahid Hasyim n Jl. M Yamin emang tempat ngumpulnya showroom.
__________________
"Always Be Positive"
Sweet no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old October 8th, 2009, 10:19 PM   #1082
Sweet
Unregistered User
 
Sweet's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: Nusantara
Posts: 2,326
Likes (Received): 40

Showroom apa ya (Jl. Wahid Hasyim)...?




__________________
"Always Be Positive"
Sweet no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2009, 02:17 AM   #1083
Van Koetai
Fergie Boys
 
Van Koetai's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Samarinda-Surabaya
Posts: 957
Likes (Received): 33

Bangun 60 Hotel, Intiland Investasi Rp 3 Triliun


Jakarta - PT Intiland Development Tbk (DILD) menargetkan akan membangun 60 unit Whiz Hotel dalam 5 tahun ke depan. Dana yang disiapkan untuk keperluan ini mencapai Rp 3 triliun.

"Target kami dalam 5 tahun membangun 60 Whiz Hotel," ujar Direktur Utama PT Intiland Infinita, Moedjianto S Tjahyono di gedung Intiland, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (8/10/2009).

Intiland Infinita merupakan anak usaha Intiland Development yang khusus menangani merek hotel perseroan yaitu Whiz Hotel. Menurutnya, Whiz Hotel akan menjadi investasi jangka panjang perseroan.

Dengan target sebanyak 60 hotel dalam 5 tahun, artinya setiap tahun, perseroan akan membangun 12 hotel. "Investasinya sekitar Rp 45-50 miliar per hotel," ujarnya.

Mengacu pada angka tersebut, investasi pembangunan 60 hotel dalam 5 tahun akan mencapai Rp 3 triliun. Sayangnya perseroan tidak menjelaskan sumber pendanaannya.

Untuk tahap awal, perseroan akan fokus membangun Whiz Hotel di luar Jakarta. Whiz Hotel Yogyakarta, saat ini sudah terbangun setinggi 3 lantai. Pembangunannya telah dimulai sejak Agustus lalu di area seluas 850 m2. Targetnya, tiap hotel akan dibangun seluas 1200 m2.

"Ya itu kan rencana kita, tapi di lapangan ternyata sulit mendapatkan tanah sebesar itu di Yogya. namun dengan pertimbangan lokasi yang berada di business area, jadi masih ditolerir," ujarnya.

Selain itu, Whiz Hotel lain yang siap berjalan adalah wilayah Semarang dan Surabaya. Kedua hotel ini siap memulai pembangunan konstruksi awal pada bulan November 2009.

"Whiz Hotel Semarang direncanakan menjadi 134 kamar dan Whiz Hotel Surabaya 150 kamar,"katanya.

Sedangkan untuk wilayah lain, khususnya di luar pulau Jawa masih dalam proses akuisisi pembelian lahan. "Proses akuisisi beli yang kami lakukan ada di Manado, Medan, Lampung dan Samarinda. Untuk wilayah Jakarta akan dikerjakan selanjutnya,"tambah Moedjianto.

Menurutnya, untuk pembelian lahan di luar pulau Jawa punya karakter unik. Para pemilik lahan tidak ingin menjual tanah mereka. Justru yang mereka inginkan adalah kerjasama dalam bentuk investasi.

"Orang di daerah yang punya lahan luas, pada dasarnya sudah kaya. Jadi tidak butuh uang. Justru mereka ingin kerjasama. Mereka investasi dalam bentuk tanah, kita yang bangun," jelasnya.

Whery Enggo Prayogi - detikFinance


Taken from Surabaya's Thread...another new hotel in the next few years...

Last edited by Van Koetai; October 9th, 2009 at 04:42 AM.
Van Koetai no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2009, 02:38 AM   #1084
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Ekskavator Swamp SKM, Baru 3 di Indonesia
Bisa Mengeruk Hingga Kedalaman 14 Meter

NAMANYA ekskavator swamp (rawa). Bentuknya sama dengan ekskavator pada umumnya atau lebih dikenal dengan sebutan beco.

Sejak beberapa hari lalu, ekskavator swamp terlihat di Sungai Karang Mumus (SKM), tak jauh dari jembatan Jl S Parman (dulu disebut Ruhui Rahayu, Red). Warga setempat, khususnya yang berdiam di Bantaran SKM, tampak sesama memperhatikan kerja dari ekskavator yang mampu mengapung di atas sungai itu.

Ekskavator swamp sengaja diturunkan untuk mengeruk SKM. Ini sebagai langkah pengendalian banjir. Pemkot pun menjamin, memakai ekskavator swamp, pengerukan akan lebih cepat dan kualitasnya pun tak diragukan.

Lantas, seperti apa metode kerja dan cara pengoperasian alat tersebut? Saat dipantau Sapos kemarin, ekskavator swamp tampak dioperasikan mengangkut sedimentasi berupa lumpur, tanah serta sampah lainnya yang sudah mengendap di sepanjang aliran SKM Ruhui Rahayu.

Sedimentasi yang sudah diangkut, selanjutnya dipindahkan ke tepi sungai. Meski roda besi alat berat tersebut masuk ke sungai, bukan berarti tenggelam. Ekskavator swamp tetap terapung.

Mengapa demikian? Ekskavator tersebut memang dirancang khusus untuk pengerukan di perairan. Jadi tak perlu lagi pakai kapal atau ponton. Ekskavator swamp biasa pula disebut ekskavator amfibi, yakni bisa di air dan bisa pula di darat.

"Tapi di darat hanya khusus jalan saja. Untuk bekerja di darat tidak bisa. Karena memang khusus untuk pengerukan di air," terang Heriyanto, selaku kontraktor pelaksana proyek pengerukan SKM kepada Sapos siang kemarin.

Dijelaskan Heriyanto, ekskavator tersebut tidak bisa tenggelam. Karena selain roda yang biasa dimiliki ekskavator pada umumnya, juga dilengkapi pula dengan tabung kosong berukuran besar di bagian bawahnya. Jadi tabung kosong ini yang berfungsi sebagai pelampung.

"Makanya biar di air, alat ini tidak tenggelam," timpalnya.

Dari keterangan Heriyanto, alat ini memang masih langka di Indonesia. Secara keseluruhan, baru ada tiga. Yakni di Batam, kawasan Porong, Jawa Timur untuk mengangkut lumpur Lapindo, dan satu lagi di Samarinda untuk mengeruk SKM.

Ekskavator swamp sengaja didatangkan ke Samarinda, dengan harapan agar bisa maksimal mengeruk SKM. Soal harganya, ternyata cukup mahal. Satu unit alat berat produk Amerika Serikat ini (sebelumnya disebut Produk Prancis) harganya Rp3 miliar.

Padahal, untuk ekskavator baru jenis biasa yang baru, paling tinggi seharga Rp1,1 miliar. Praktis ekskavator swamp ini dihargai dua kali lipat lebih dari ekskavator biasa.

"Memang canggih dan kinerjanya bagus. Makanya sesuai saja harganya," sebut Heriyanto.

Mengoperasikan ekskavator swamp tidak susah. Semua perangkat, mulai dari setir, perseneling, hingga kopling pun sama saja dengan ekskavator biasa pada umumnya. Jadi semua orang yang sudah biasa mengoperasikan ekskavator di darat, dipastikan bisa mengoperasikan ekskavator swamp ini.

"Hanya beda lokasinya saja. Satunya di darat, satunya di air," timpal Heriyanto lagi.

Begitupun bahan bakarnya. Ekskavator swamp juga menggunakan solar dengan tangki berkapasitas 200 liter. Untuk 200 liter tersebut, kata dia, bisa bertahan hingga 8 jam dengan pengoperasian terus menerus.

Ditambahkan Heriyanto, kelebihan lain yang dimiliki ekskavator swamp yakni bisa mengangkat lumpur dan kotoran lainnya hingga di kedalaman 14 meter. Lebih dalam dibanding ekskavator biasa yang hanya bisa mengangkat sedimentasi di kedalaman 4 meter.

Dengan kedalaman sepanjang 14 meter tersebut, Heriyanto yakin pengerukan bisa maksimal. Pasalnya, dalamnya endapan lumpur dan kotoran di sepanjang SKM dipastikan kurang dari 14 meter.

Lantas, setelah diangkat ke bagian pinggir, mau dibuang ke mana lumpur-lumpurnya itu ? "Kalau soal itu saya tidak tahu. Tanya sama bagian teknisnya saja. Kalau saya hanya tangani bagian mesin dan perawatan alatnya," ujarnya.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2009, 02:41 AM   #1085
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Pemkot Komitmen Tangani Banjir
Wawali Tinjau Gang Nibung, Pengerukan SKM Hingga Polder

SAMARINDA. Pemkot Samarinda terus melakukan proses tahapan penanganan banjir. Mulai normalisasi, pembangunan polder, pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) hingga relokasi merupakan berbagai tahapannya. Wujud keseriusan, Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang SH MSi bersama tim melakukan kunjungan ke lapangan, upaya memonitor sekaligus evaluasi terhadap berbagai kendala.

"Tidak ada niat kita membiarkan kota ini banjir. Tapi perlu tahapan, termasuk anggaran yang tidak serta merta dikeluarkan sekaligus, belum proses pembangunannya serta penanganan lainnya yang perlu waktu. Apalagi kita baru otonomi juga," ujar Syaharie dalam kunjungan lapangan di beberapa lokasi proyek, Kamis (8/10).

Adapun proyek yang dikunjungi, diawali proyek pengerukan SKM di Gang Nibung, Jembatan Perniagaan, pengerukan SKM di segmen S Parman dan mesin pompa di Jl S Parman, Kolam Voorvo, rumah jabatan wakil walikota, longsoran Jl H Adam Malik dan Jembatan Mahkota II.

Di dampingi Asisten II Setkot Samarinda Ir H Zulfakar, Syaharie meminta agar tidak banyak berkomentar dan banyak teori terlebih lagi tidak turun ke lapangan, tapi mendukung pemerintah mengatasi bersama.

"Kepada masyarakat juga minta kepedulian agar bersama-sama menjaga kelancaran di drainase. Belum pendangkalan di Sungai Karang Mumus. Coba lihat itu, garukan ekskavator belum sampai masuk 1 meter, sudah dapat lumpurnya," celetuk Syaharie sambil menunjuk ke arah ekskavator amfibi yang sedang bekerja.

Keseriusan lainnya, lanjut Syaharie, pemkot bersama pihak pelaksana pekerjaan menghadirkan teknologi baru dan canggih demi lancarnya proses penggerukkan di SKM. "Coba lihat itu, ekskavatornya mengapung di sungai. Itu ekskavator amfibi yang merupakan teknologi baru. Ini bukti keseriusan kita menangani banjir. Selain pengerukan, normalisasi drainase pun tiap tahun kita laksanakan," tutur Syaharie.

Syaharie sendiri berharap relokasi perumahan dapat terus berlanjut, karena sangat efektif menangani banjir dan bisa menambah daya tampung yang lebih banyak lagi. "Lihat relokasi SKM di Segmen Jembatan Satu sampai Kehewanan. Selain nyaman mata melihat, kita pun nyaman juga melakukan pemeliharaan. Untuk melakukan pengerukan lebih leluasa, dan debit air makin banyak bisa ditampung. Tentunya tetap menjaga kelancaran air di drainase menuju sungai," imbuhnya.

Dari melihat proyek pengerukkan di Gang Nibung dan Jl S Parman, rombongan meninjau mesin pompa penyedot di Jl S Parman, dan Kolam Voorvo sekaligus mesin pompa penyedotnya. Di Kolam Voorvo ini, Syaharie langsung melakukan pengukuran sedimentasi menggunakan kayu. Kemudian rombongan melakukan kunjungan ke beberapa titik lainnya, termasuk rumah jabatan wakil walikota yang belum selesai perencanaan teknis untuk listrik, air bersih dan lansekap.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2009, 03:14 AM   #1086
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

DKP Prioritaskan Lampu Jembatan Mahulu

2009-10-08 10:50:40

Poskota Kaltim.com-SAMARINDA : Harapan warga masyarakat Samarinda agar Jembatan Mahulu segera dilengkapi penerangan lampu telah menjadi agenda program penting Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda. Instansi ini telah memperhatikan dan membicarakan masalah tersebut dengan instansi terkait seperti PLN.
Menurut Plh. Kepala DKP, Hj Ida Nursanti, DKP telah berkordinasi dengan perusahaan listrik terkait. Masalah lampu dinilai saat ini paling penting dan menjadi skala prioritas dibanding yang lain.
"Yang saat ini penting masalah lampu. Memang sudah terpasang tapi belum bisa nyala. Masalah lampu sudah kita bicarakan dengan pihak PLN," ungkapnya kepada Poskota Kaltim, kemarin (8/10).
Hanya saja, kata dia, untuk merealisasikan masih dalam proses dan tidak bisa dilakukan dengan segera. Sebab, masalah listrik di Samarinda dan Kaltim pada umumnya masih belum sepenuhnya tercover.
"Kita semua tahu kalau listrik kita masih seperti ini (Kurang daya, red). Tapi, yang jelas sudah kita bicarakan," jelas Ida.
Sedangkan menyangkut pertamanan, menurut Ida masih dalam konsep. Anggaran untuk kebutuhan itu dimungkinkan baru akan tersedia tahun depan. DKP telah merancang taman-taman yang dibutuhkan. "Kemungkinan pada anggaran tahun depan," tukasnya.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2009, 03:15 AM   #1087
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

PT NCR tak Bertanggungjawab

Salah satu sub kontraktor proyek pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB), PT Graha Benua Etam (GBE) Muhaiman mulai gerah, dengan sikap PT Nuansacipta Realtindo selaku Kontraktor Pelasana Proyek BSB.
Mereka menilai PT NCR tak memiliki rasa tanggungjawab terhadap masalah yang sedang mendera proyek pembangunan BSB. Seperti pelaksanaan kegiatan fisik pembangunan proyek BSB dan beban hutang PT NCR kepada sejumlah sub kontraktor yang mencapai puluhan miliar rupiah.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Graha Benua Etam (GBE) Muhaimin pada Poskota Kaltim, Kamis (8/10) melalui telpon selulernya.
"Sampai saat ini seluruh manajemen PT NCR, termasuk Dirut PT NCR Iswanto sulit dihubungi. Seolah-olah, mereka ingin lari dari tangungjawab persoalan proyek BSB. Termasuk soal pembayaran hutan kepada sub kontraktor," tandas Muhaimin.
Muhaimin mengaku PT NCR belum membayar tagihan pekerjaan PT GBE sekitar Rp13 miliar. Dan, PT NCR selalu berjanji akan segera menyelesaikannya. Tetapi, nyatanya janji yang disampaikan PT NCR itu tak pernah direalisasikan.
"Dulu Pak Iswanto selalu berkoar-koar, bahwa pembangunan BSB tak ada masalah. Semuanya akan segera diselesaikan. Tapi kok sekarang mereka diam. Tak satupun manajemen PT NCR berani berbicara lagi. Ini ada apa?" cetusnya.
Karena itu, menurut dia, sangat wajar apabila sub kontraktor memblokir pintu masuk menuju lokasi proyek BSB. Sebab, mereka kebingungan untuk menutupi pembiayaan operasional perusahaannya. Misalnya, biaya bahan bakar, gaji karyawan, dan yang lainnya.
"Kami harus bagaimana lagi mas. Sudah beberapa kali, kami berkomunikasi dengan PT NCR, tetapi sikap mereka seperti itu. Ya, terpaksa kami memblokir lokasi BSB. Dan, sampai sekarang masih kita blokir," tandas Muhaimin.
Dia berharap Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda dapat menyelesaikan permasalahan proyek BSB. Termasuk memperhatikan nasib sub kontraktor, yang sampai saat ini belum dibayar PT NCR.
"Walau ini memang urusan internal PT NCR dan sub kontraktor. Tetapi paling tidak, kita harapkan Pemprov dan Pemkot dapat membantu," harap Muhaimin.

Last edited by joeylen; October 9th, 2009 at 03:44 AM.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 10th, 2009, 03:55 AM   #1088
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

DED Drainase Baru Selesai

2009-10-09 08:48:08

SAMARINDA: Dinas Binamarga dan Pengairan kota Samarinda terus melakukan upaya perbaikan fasilitas drainase, terutama gorong-gorong disejumlah ruas jalan. Kegiatan perencanaan pembangunan saluran drainase tersebut telah berlangsung sejak 2007 lalu. Dimulai dari pekerjaan Desaign Engineering Detail (DED). Saat ini masuk tahap pengerjaan di lapangan.
Kepala Bidang Pengendalian Banjir Dinas Binamarga dan Pengairan kota Samarinda, Nawawi mengatakan pembangunan saluran drainase disejumlah jalan juga masih dalam tahap perencanaan.
"Ya memang ada seperti pembangunan saluran drainase atau gorong-gorong di Jl Gatot Subroto saat ini sedang berjalan," ungkap Ibrohim kepada media ini baru-baru ini.
Lebih lanjut, kata dia, selain pembangunan saluran drainase disistem Gatot Subroto, sejumlah drainase juga dibangun dikawasan Jalan Sentosa hingga Jalan Remaja.
"Kalau di Sentosa dan Remaja itu belum, masih dalam tahap perencanaan, dan DED-nya sudah selesai," ujarnya.
Sementara itu, pembangunan drainase juga dilakukan di Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang.
"Kalau di Loa Bakung itu drainasenya masuk perkampungan warga atau dekat kampung dan sedang berjalan," katanya.
Ibrohim juga mengatakan, pembangunan drainase disejumlah tempat merupaka upaya untuk memperbaiki dan memperlancar sistem aliran air yang mengarah ke sungai terdekat.
"Memang untuk membangunan drainase atau gorong-gorong agar berfungsi lebih baik lagi,"imbuhnya.
Diketahui, pembangunan sejumlah drainase tersebut telah dilakukan sejak 2007 lalu yang dimulai dengan pengerjaan DED. Seperti pembangunan atau pekerjaan DED sistem Gatot Subroto yang dikerjakan CV Cipta Jaya Konsultan menyerap dana sebesar Rp325,49 juta. Kemudian pekerjaan pengawasan DED sistem Sentosa-Remaja untuk perencanaan gorong-gorong menyerap anggaran senilai Rp337,392 juta dan dikerjakan oleh PT Hilmy Anugerah Samarinda. Selanjutnya sistem Loa Bakung untuk drainase atau gorong-gorongnya dikerjakan CV Teknika Cipta Konsultan dengan anggaran sebesar Rp337,507 juta.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 10th, 2009, 04:02 AM   #1089
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Ini lagi beritanya nie...

Intiland Akan Bangun 60 Hotel
Jumat, 9 Oktober 2009 | 09:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan properti PT Intiland Development Tbk akan melakukan ekspansi usaha dengan membangun sekitar 60 hotel berbintang dalam waktu lima tahun.

Langkah itu dilakukan untuk memperoleh pendapatan berkelanjutan di luar pendapatan yang dihasilkan bisnis inti perseroan.

Pembangunan hotel yang diberi nama Hotel Whiz tersebut akan dilakukan PT Intiland Infinita, anak perusahaan perseroan.

Presdir dan CEO PT Intiland Infinita Moedjianto S Tjahjono di Jakarta, Kamis (8/10), mengatakan, setiap tahun Intiland Infinita ditargetkan bisa membangun 12 hotel. ”Dalam waktu lima tahun, perseroan diharapkan telah membangun dan memiliki 60 hotel berbintang. Biaya pembangunan untuk setiap hotel antara Rp 45 miliar-Rp 50 miliar, bergantung pada luas dan harga tanah di masing-masing kota tempat hotel akan dibangun,” ujar Moedjianto.

Dengan perkiraan biaya sebesar itu, dalam waktu lima tahun perseroan membutuhkan dana sekitar Rp 2,7 triliun-Rp 3 triliun. Sekitar 70 persen dari dana itu akan diperoleh dari pinjaman bank, sedangkan sisanya dari kas internal perseroan.

Pembangunan 60 hotel itu, lanjut Moedjianto, akan dilakukan di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Bandung, Medan, dan Manado.

Tahun ini, perseroan akan meluncurkan Gandaria Residence sebanyak 376 unit dengan harga sekitar Rp 1 miliar-Rp 1,3 miliar per unit.

Vice President Director Intiland Development Suhendro Prabowo menambahkan, perseroan juga tengah merencanakan membangun proyek perkantoran di atas lahan seluas 1,7 hektar.

Selain itu, perseroan juga masuk dalam konsorsium pembangunan Mega City Daan Mogot seluas 21 hektar, tiga hektar di antaranya akan dibangun rumah susun sederhana milik. Di konsorsium itu, perseroan memiliki 40 persen kepemilikan.

Pada semester I-2009, Intiland membukukan pendapatan Rp 118,93 miliar atau turun 28 persen dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 165,27 miliar.

Laba bersih perseroan semester I-2009 juga merosot 77,9 persen menjadi Rp 6,28 miliar dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 28,48 miliar.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 10th, 2009, 04:19 AM   #1090
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Aktivitas Warga Diintai 8 CCTV
Dipasang di Jembatan Mahakam dan Sejumlah Persimpangan

SAMARINDA. Aktivitas warga Kota Tepian akan diintai dan direkam dengan menggunakan Closed Circuit TeleVision (CCTV). Pemkot Samarinda akan memasang CCTV ini di 8 titik yang dianggap strategis. Khususnya kawasan yang padat dengan kendaraan.

Proyek ini satu paket dengan pengadaan Automatic Control Traffic System (ACTS) atau sistem kontrol lalu lintas otomatis. "Sebenarnya pemasangan CCTV ini direncanakan sebelum Lebaran tadi. Namun mundur. Saya belum tahu jelas kapan pastinya akan selesai rampung," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota samarinda Supriady Semta kepada Sapos.

Delapan CCTV itu nantinya akan dipasang di Jembatan Mahakam, persimpangan Muara, persimpangan Air Putih, persimpangan Air Hitam, persimpangan Mal Lembuswana, persimpangan SMPN 1, persimpangan Hotel Mesra dan persimpangan H Darjad.

"Alat-alatnya sudah ada, namun saya tidak tahu berapa besaran nilainya karena ditangani pejabat sebelumnya (Sulaiman Sade, Red) dan KPA (Kuasa Pemegang Anggaran)," imbuhnya.

Untuk mengoperasikannya, Supriady menyebutkan, disiapkan pula bangunan khusus untuk pusat operator CCTV dan ACTS yang berada di belakang kantor Dishub Kota, Jl MT Haryono. Bangunan itu telah dikerjakan sejak dua bulan lalu dan belum selesai.

Guna merealisasikan pemasangan 8 CCTV itu sendiri, dia menjelaskan tinggal menunggu bangunannya saja. "Kami pun masih menunggu kesiapan bangunan tersebut, sementara untuk alat-alatnya pun sudah ada," katanya.

Disinggung di bangunan tersebut tidak disertakan plang yang menjelaskan izin mendirikan bangunan (IMB) dan jumlah nilainya, Supriady mengatakan akan menanyakan kepada pegawainya yang mengurusi proyek tersebut.

"Saya akan beritahu untuk segera pasang plangnya," tuturnya.

Pemasangan CCTV dan ACTS yang digagas Sulaiman Sade, diakui Supriyadi sempat memerlukan dana besar. Untuk itu Sulaiman pernah mengusulkan dana tersebut sebesar Rp10 miliar.

"Untuk program ini menggunakan dana APBN, APBD Kaltim dan APBD Kota. Tapi yang cair hanya Rp3,5 miliar," papar Supriyadi.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 10th, 2009, 09:40 PM   #1091
Balikpapaners
Registered User
 
Balikpapaners's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Balikpapan (Hometown) - Bandung (Residential ID Card) - Jakarta (Office & Business)
Posts: 1,430
Likes (Received): 340

Quote:
Originally Posted by Hoo Family View Post


Dari lampiran data (Dep Hub) di atas pembangunan BSB di buat menjadi 2 tahap:
  1. 2008, memiliki landasan pacu 1600 x 30 (Bandara Perintis)
  2. 2018, landasan pacu akan di perpanjang menjadi 2100 x 45 status bandara di tingkatkan menjadi bandara nasional

hmmm... Bandara Samarinda Baru designed perencanaannya sbg bandara perintis...
__________________
BALIKPAPAN MOVING FORWARD for INDONESIA
Centers of economic growth in Kalimantan
Balikpapaners no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 02:17 AM   #1092
Van Koetai
Fergie Boys
 
Van Koetai's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Samarinda-Surabaya
Posts: 957
Likes (Received): 33

Quote:
Originally Posted by Balikpapaners View Post
hmmm... Bandara Samarinda Baru designed perencanaannya sbg bandara perintis...
Diliat nanti kalo udah kelar aja dah...oke . Rencana DED yang di posting Hoo Family itu rencana DED jamannya menhub masih agum gumelar...jamannya presiden masih megawati (2001-2004). Setau gw sih sudah ada beberapa kali revisi rencana DED sebelum akhirnya disetujui oleh menhub hatta rajasa...dan yang terakhir disetujui runway sepanjang 2100 m (CMIIW).

Lihat :
http://202.146.5.33/ver1/Nusantara/0711/26/204425.htm
http://www.kaltimpost.net/index.php?...etail&id=27842
http://metrobalikpapan.co.id/index.p...etail&id=17058

Last edited by Van Koetai; October 11th, 2009 at 02:52 AM.
Van Koetai no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 02:57 AM   #1093
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Quote:
Originally Posted by Van Koetai View Post
Diliat nanti kalo udah kelar aja dah...oke . Lagian data yang di posting Hoo Family itu perencanaan jamannya menhub masih agum gumelar...jamannya presiden masih megawati (2001-2004). Setau gw sih sudah ada beberapa kali revisi DED...dan yang terakhir disetujui runway sepanjang 2100 m (CMIIW).

Lihat :
http://202.146.5.33/ver1/Nusantara/0711/26/204425.htm
http://www.kaltimpost.net/index.php?...etail&id=27842
http://metrobalikpapan.co.id/index.p...etail&id=17058
bener banget maz van kutai...itu adalah DED lama karena udah berapa kali ganti DED..emank diakui klo bsb nantinya lebih rendah kelasnya dari sepinggan karena sepinggan tetap menjadi bandara internasional tapi gak mungkin BSB menjadi kelas perintis..masa gak bisa nyamai bandara juata tarakan atau melebihi dari bandara juata sie....
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 04:09 AM   #1094
Sweet
Unregistered User
 
Sweet's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: Nusantara
Posts: 2,326
Likes (Received): 40

Quote:
Originally Posted by Van Koetai View Post
Diliat nanti kalo udah kelar aja dah...oke . Rencana DED yang di posting Hoo Family itu rencana DED jamannya menhub masih agum gumelar...jamannya presiden masih megawati (2001-2004). Setau gw sih sudah ada beberapa kali revisi rencana DED sebelum akhirnya disetujui oleh menhub hatta rajasa...dan yang terakhir disetujui runway sepanjang 2100 m (CMIIW).

Lihat :
http://202.146.5.33/ver1/Nusantara/0711/26/204425.htm
http://www.kaltimpost.net/index.php?...etail&id=27842
http://metrobalikpapan.co.id/index.p...etail&id=17058
__________________
"Always Be Positive"
Sweet no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 07:48 AM   #1095
yudibali2008
BANИED
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 30,608

seharusnya sih segera aja direalisasikan pembangunan bandara tersebut, biar kedepannya ekonomi Samarinda dan sekitarnya juga berkembang. Akan sangat membantu penumpang yg tiba dari Balikpapan nggak usah lewat jalur darat (lama banget dan bikin pusing) kan bisa langsung lewat pesawat ke Samarinda.
yudibali2008 no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 11:42 AM   #1096
joeylen
Registered User
 
joeylen's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: putar - putar
Posts: 4,541
Likes (Received): 215

Quote:
Originally Posted by yudibali2008 View Post
seharusnya sih segera aja direalisasikan pembangunan bandara tersebut, biar kedepannya ekonomi Samarinda dan sekitarnya juga berkembang. Akan sangat membantu penumpang yg tiba dari Balikpapan nggak usah lewat jalur darat (lama banget dan bikin pusing) kan bisa langsung lewat pesawat ke Samarinda.
belum jadi bandaranya aza udah maju perekonomian di samarinda dan sekitarnya ya...apalagi klo udah jadi??wah....wah...gak kebayang deh pokoknya.
joeylen no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 03:51 PM   #1097
mouRINHO
i'm samarinda lover
 
mouRINHO's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: samarinda and berau
Posts: 2,756
Likes (Received): 330

list proyek perumahan kelas menengah-atas di smd :
- villa tamara & grand tamara residence (ekstension)
- apartemen pandan wangi (groupnya viltam juga)
- pesona mahakam (daksa kalimantan putra)
- grand tamansari (wika)
- bukit mediterania samarinda (agung podomoro)
- citraland city (ciputra group)
- pandan harum hill
- samarinda residence
- grand mahakam residence
- bhumi prestasi kencana
- perumahan kebun buah nusantara
- the alaya (kayaknya ni luaaas banget lahannya)
- citra gading residence (developernya dari surabaya, sorry lupa namanya)
- bumi sempaja
- garden hill (depan viltam)

banyak juga ya... sygnya gw gak mampu beli di salah satu perum itu, hahaha....
dan spt lazimnya proyek perumahan, smpe kpanpun kayaknya gak akan ada kata "rampung", coz developer slalu berusaha mengembangkan proyeknya smpe mrk kehabisan lahan....
mouRINHO no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 04:13 PM   #1098
mouRINHO
i'm samarinda lover
 
mouRINHO's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: samarinda and berau
Posts: 2,756
Likes (Received): 330

lama gak kliling kota, maklum sibuk krj prgi pagi plg malam....

pas tadi iseng, jalan2 dr s.parman ada bangunan baru yg agak tinggian, sudah konstruksi lantai ke-4, but dont know buat apa... ada juga yg di gelatik, gede juga... trus di jln berantas, ujung dkt sekolahan SD, ada proyek baru yg didalemnya ditaruh tiang beton yg buanyak bget... syg gak bisa nanya coz pagernya ketutup, yg kerja di dalem lg sibuk...

klo bangunan 6 lantai yg disangka hotel dismping mitra cafe, kata tmn gw itu punya mitra juga, bukan buat hotel tp juga tmpt hiburan... wadduh...
mouRINHO no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 05:07 PM   #1099
balikpapan
BANNED
 
Join Date: Oct 2008
Location: Balikpapan
Posts: 5,359
Likes (Received): 1

Quote:
Originally Posted by joeylen View Post
belum jadi bandaranya aza udah maju perekonomian di samarinda dan sekitarnya ya...apalagi klo udah jadi??wah....wah...gak kebayang deh pokoknya.
Bisa 11...12 ma singapore deh ini Samarinda kalau airportnya dah kelar...
balikpapan no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2009, 05:11 PM   #1100
balbecy
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Location: samarinda
Posts: 16
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by joeylen View Post
belum jadi bandaranya aza udah maju perekonomian di samarinda dan sekitarnya ya...apalagi klo udah jadi??wah....wah...gak kebayang deh pokoknya.
bisa jadi ibukota negara RI ngalahin jakarta... xixixi
balbecy no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
kalimantan timur, kaltim, samarinda

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:13 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu