daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Batam



Reply

 
Thread Tools
Old May 31st, 2008, 06:24 PM   #1
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

[BATAM] Projects & Development

ALL PROJECTS AND DEVELOPMENT IN BATAM WILL BE LIST IN THIS THREAD

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Pulau Batam Indonesia


Batam adalah salah satu dari 3,000 pulau di Kepulauan Riau dan terdekat dengan Singapura. Batam berjarak hanya 20 km dari Singapura dan perjalanan dengan ferry memakan waktu 45 menit. Anda dapat melihat gedung-gedung tinggi di Singapura dari Batam. Dikarenakan oleh perkembangan diindustri pariwisata dan proyek infrastruktur, Batam terus-menerus menarik para wisatawan dan penanam modal asing. Batam sekitar 2/3 ukuran Singapura adalah hutan belantara. Akan tetapi, perkembangan daerah proses expor begitu mengesankan setelah pembangunan bertahun-tahun oleh pemerintah pusat dan setempat.

Sebagai model daerah proses ekspor Indonesia, Batam memiliki infrastruktur sebagai fasilitas ekspor dan daerah proses perdagangan. Semua impor bahan mentah, peralatan dan komponen asembling dari Singapura dan negara asing lainnya dibebaskan dari beban pajak jika produk akhir untuk ekspor. Lingkungan kepulauan sangat baik dengan semua jenis fasilitas produksi tersedia. Pada saat sekarang ini, terdapat investasi dari Jepang dan Eropa dimana banyak perusahaan multinasional telah mendirikan pabrik disana. Perencanaan industri dan perkembangan peraturan Batam adalah sama dengan Shenzhen Industrial Park di Cina yang memiliki hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Hong Kong: produk yang dirakit didaerah proses perdagangan terikat diangkut ke Singapura, dengan merk "Buatan Singapura" dibebaskan dari beban pajak untuk eksport kenegara seperti pasar Amerika dimana Singapura dan USA memiliki perjanjian perdagangan bebas. Ini adalah keunikan dari Pulau Batam dimana menarik banyak investasi dan banyak perusahaan Jepang juga menyadari keuntungannya. Jam kerja yang resmi adalah 40 jam setiap minggu dengan gaji lembur/tambahan untuk tambahan kerja. Gaji minimum adalah sebanyak 600 RMB setiap bulan. Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan apakah akan menjadikan Pulau Batam sebagai daerah perdagangan bebas dengan peraturan-peraturan khusus.

Pada akhir April 2006, Pemerintah Singapura dan Indonesia menandatangani sebuah perjanjian untuk mengembangkan Batam dan Bintan kedalam "Suzhou Industrial Park" dan tujuh "Daerah Ekonomi Spesial Baru".


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Indonesian Batam Island


Batam is one of the 3,000 islands in the Riau Archipelago and is closest to Singapore. It is only 20 km away from Singapore and the ferry ride is about 45 minutes. You can see the tall skyscrapers in Singapore from Batam. Due to the developments in the tourism industry and infrastructure projects, Batam continues to attract tourists and foreign investors. Batam is about two-third the size of Singapore was an island of forests. However, the development of the export processing zone is impressive after years of development by the Indonesian central and local governments.

As a model site of the Indonesian export processing zone, Batam has the infrastructure facilitating the export and trade processing bonded zones. All imports of raw materials, equipments and assembled components from Singapore and other foreign countries are exempted from customs duty if the final products are for exports. The environment on the island is pleasant with all kinds of production facilities available. At present, there are investments from Japan and Europe in which many multinational corporations have set-up factories. The industrial planning and policies developments of Batam is the same model as the Shenzhen Industrial Park in China having economic and trading relations with Hong Kong: products assembled in the trade processing bonded zones transported to Singapore, with "Made in Singapore" labels are exempted from customs duty for export to countries such as US market where Singapore and USA has a free trade agreement. This is the unique feature of Batam Island which attracted many foreign investments and many Japanese companies also realized the benefits. The legal working hours of the island is about 40 hours per week with overtime pay for overtime work. The minimum wage is equivalent to 600 RMB per month. The Indonesian government is considering whether to make Batam Island a free trade zone with more preferential policies.

In late April 2006, the Singapore and Indonesian governments signed a framework agreement to develop Batam and Bintan into another "Suzhou Industrial Park" and seven new "Special Economic Zones".

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung

Last edited by DJ_Archuleta; May 31st, 2008 at 06:41 PM.
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old May 31st, 2008, 06:27 PM   #2
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

COASTARINA - a World Dubai like residential in Batam

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:28 PM   #3
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Coastarina Construction Site

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:30 PM   #4
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Beton Nama Perumahan Coastarina di Batam Terberat Sedunia

Batam (ANTARA News) - Beton nama perumahan Coastarina di Batam yang berbobot total mencapai 600 ton diakui pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri), Jaya Suprana, sebagai tulisan terberat sedunia, bahkan mengalahkan tulisan Hollywood di Bukit Lee, Amerika Serikat (AS).

"Tulisan besar Hollywood yang ada di Los Angeles, AS tidak terbuat dari beton. Jadi ini rekor dunia," kata Jaya Suprana saat memberi sambutan penyerahan rekor Muri di Batam, Sabtu malam.

Papan nama Coastarina yang terdapat di bibir pantai utara Batam memperoleh penghargaan Muri sebagai tulisan terbesar di Indonesia setinggi bersih delapan meter atau 10 meter dengan landasan.

Jaya pun merasa tidak layak memberikan penghargaan yang seharusnya berkelas dunia itu ke Presiden Direktur Arsikon, grup yang mendirikan perumahan Coastarina, Cahya.

"Maaf kalau saya yang menyerahkan, agak terlalu rendah. Jadi tolong Bapak Gubernur yang menyerahkan sertifikat," katanya, sambil membantu Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismet Abdullah menyerahkan sertifikat berbingkai kepada Cahya.

Cahya mengaku ide pembuatan plang nama itu datang saat ia termenung di Pasir Putih, Batam Centre tempat tulisan putih itu kini berdiri.

"Saya lihat banyak feri lewat. Karena daerah saya agak ke dalam, saya fikir akan bagus kalau ada tulisan super besar yang bisa dilihat dari Singapura dan Malaysia sebagai promosi," kata Cahya kepada ANTARA News.

Ia mengatakan, awalnya berniat membangun tulisan setinggi 12 meter, namun setelah berdebat dan berdiskusi dengan arsitek, ia sepakat membangun dengan tinggi 10 meter.

Pembangunan plang nama itu memakan biaya Rp1,5 miliar dari investasi Rp600 miliar hingga Rp800 miliar untuk keseluruhan pembangunan perumahan itu.

Cahya berkata, selain meraih Muri untuk papan tulisan terbesar di Indonesia, perumahan yang terletak di bibir pantai Batam itu akan mencatatkan dua rekor lagi.

"Pembangunan bola dunia paling besar dan peta dunia terbesar di dunia," katanya.

Ia mengatakan, sebagian perumahan itu akan dibangun di atas pulau-pulau yang menyerupai peta dunia terbesar di dunia mengalahkan perumahan di Dubai yang dibangun salah satu pangeran Arab.

"Konstruksi di Dubai belum apa-apa. Secara detil, perumahan akan didisain lebih bagus," katanya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ismeth Abdullah yang turut hadir pada acara itu mengharapkan tulisan dan pembangunan perumahan milik Ketua PBSI Kepri menjadi ciri khas kota Batam.

"Ini menjadi `landmark` Batam," katanya menambahkan. (*)
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:31 PM   #5
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Beberapa Cuplikan Dengan Ir Cahya, Direktur Arsikon Group


Apa komentar pertama Wapres saat berkunjung?
Karena beliau juga waktunya tidak banyak, saya juga tidak bisa menahan beliau berlama-lama apalagi ada kunjungan kerjanya yang lain. Saya yakin kalau setengah tahun kemudian beliau datang lagi, dengan waktu setengah jam mereka tidak akan selesai. Sekarang kita hanya fokuskan ke pintu gerbang Coastarina, karena tulisan Coastarina dibuat dengan bahan beton untuk masing-masing huruf seberat 50 hingga 60 ton yang sudah mendapat penghargaan dari Muri.

Waktu itu kita juga sempat undang beliau untuk melihat-lihat maket kita. Apa komentar beliau? ”Wah.. saya tidak mau lihat itu, maketnya sudah ada dalam kepala saya. Saya sering melihat iklannya di televisi,” katanya. Tapi dalam hati kami, artinya walaupun tidak melihat secara langsung ternyata promosi kita itu sudah sampai secara nasional. Seorang pimpinan negara yang mengaku bicara begitu apalagi saya dengar langsung itu hal yang luar biasa. Bahkan konglomerat-konglomerat perumahan di Jakarta juga memperhatikan, Coastarina itu perusahaan siapa? Perusahaannya seperti apa? Saya anggap ini adalah level nasional. Secara konsep ini kita tidak main-main, apalagi dengan penghargaan yang cukup besar bagaimana caranya harus mewujudkan dan menjaganya.


Proyek pengembangan Coastarina ke depan?
Yang jelas sudah berkali-kali iklan, baik media cetak dan televisi nasional apa yang mau kita kerjakan selanjutnya. Kan dalam satu konsep benua dunia di dalam laut. Nah ini, kita harus kebut lebih cepat, karena market kita juga luar biasa. Kita harus secepatnya ini selesai. Pengembangan kawasan ini menjadi world record kami tersendiri di tingkat dunia.
Luas keseluruhan yang akan dikembangkan sebanyak 300 hektare, namun khusus untuk pengembangan Coastarina saja hanya 150 hektare, selebihnya pengembangan Regata, Oriana, dan 30 haktare untuk dikembangkan kawasan wisata Coastarina.

Dari mana ambil nama-nama itu?

Biasanya saya browsing di internet, kebanyakan nama-namanya saya ambil dari bahasa latin. Saya sengaja cari nama yang enak dilafalkan oleh banyak orang seperti China, dia tidak suka nama-nama yang banyak ”r” nya. Saya ingin cari nama yang simple dan gampang diingat, kemudian katanya memiliki arti yang bagus. Seperti perumahaan saya di simpang bandara yang saya beri nama Odessa. Nama ini gampang diingat. Ini salah satu nama perumahan di Jepang, hanya saja menambah dobel ”s”nya. Ada planning kita mau launching tiga perumahan dalam waktu dekat ini.


Selain Coastarina apa proyek selanjutnya?

Di kawasan Coastarina itu, kita akan kembangkan sebagai kawasan wisata yang luasnya sekitar 30 hektare. Kawasan wisata ini layaknya wisata di Ancol, Jakarta, di situ ada tempat permainan anak seperti water boom. Sepanjang pantai di kawasan Coastrina akan dibuat pantai berpasir indah. Di kawasan itu, kita juga buat kampung Indonesia, yang ada makanan khas Indonesia saja. Di sini ada nilai komersialnya.
Di tempat itu juga ada aktivitas voli pantai. Di pantai itu juga ada aktivitas yacht, seperti di Nongsa Point Marina. Bukan seperti pelabuhan umum. Yang sudah siap saat baru cafenya. Konsep Chainwheel di laut, tak seperti saat ini yang ada hanya di darat. Kampung seni dan banyak lagi di kawasan itu. Di situ jaga nanti ada sport hall, mini mall. Juga akan dibuat Coasta Resort. Selain itu, juga akan dibuat Batam Conference Centre (BCC) yang bisa menampung 3.000 undangan.
Konsep ini semuanya dirancang oleh 40-an insinyur Indonesia. Dan kami perkirakan untuk mewujudkan ini akan menelan dana sekitar Rp350 miliar dan dalam pengembangannya tentu juga bekerja sama dengan pengembang lain. Dan rencananya Desember tahun ini sudah bisa di-launching. Dan pada tahun 2010 sudah bisa difungsikan, dan ini salah satu wujud menyongsong kunjungan wisata Batam tahun 2010.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:33 PM   #6
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

COASTARINA From Far View



COASTARINA huge-letter sign in Batam



Compare these letters sign with a car




MASTERPLAN COASTARINA


__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung

Last edited by DJ_Archuleta; May 31st, 2008 at 06:53 PM.
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:34 PM   #7
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,521
Likes (Received): 32

600 ton??
__________________
a new comer in Palembang City..
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:37 PM   #8
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

yes that's true, i can't imagine how heavy is it
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:39 PM   #9
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Waterfront Marina Bay Batam





Project Details: Waterfront City is a proposed 2000 hectare mixed development on Batam Island, 20 minutes by ferry from Singapore, the first stages of which are currently under construction.

Burchill VDM Involvement: Burchill VDM through Coastal Consultancy International was engaged to co-ordinate and undertake extensive physical and environmental investigations and to prepare a Master Plan and Development Guide document for a waterfront city of 100,000 population. The commission included detailed planning of a first stage commercial precinct comprising a 400 berth marina, shopping malls, condominiums, a hotel and outdoor recreational facilities.

CCI assisted in presenting its Master Plan to Indonesian Government Ministers and officials, and in successfully securing necessary Government authority approvals.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:46 PM   #10
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Kondominium Mewah 25 Lantai di Penuin

PT Bangun Megah Semesta akan membangun sebuah apartemen mewah di Penuin. Bangunan bernama Batam City Condominium (BCC) tingginya 90 meter dengan 25 lantai . Kondominium modern ini akan bercita arsitektur minimalis yang ditata apik, berkelas, nyaman, kokoh, elegan dan ramah lingkungan. Arsitek dikerjakannya oleh PT Megatika International yang telah berpengalaman selama 20 tahun membangun apartemen tertinggi di Jakarta, Hongkong dan China.

Secara lokasi, BCC didirikan di pusat kota berdekatan dengan Batam City Square Mall. BCC yang dibangun diatas lahan 4.000 meter persegi ini akan segera diluncurkan pada Senin, 18 Februari 2008. Peluncuran ditandai pemancangan struktur bangunan. Untuk pekerjaan pondasinya ramah linggkungan yaitu dengan bored pile yang tidak akan menimbulkan getaran dan kebisingan bagi warga sekitarnya.

Direktur PT Bangun Megah Semesta, Andres Sie menuturkan pembangunan gedung tinggi lebih mudah jika dibanding dengan pembangunan gedung yang melebar. BCC dengan tinggi 90 meter dan memiliki 25 lantai bahkan bisa dilihat gedungnya dalam tempo delapan bulan usai pemancangan pertama. Akhir tahun 2009, masyarakat Batam sudah bisa menghuni BCC.

Menghadirkan 219 unit dengan empat varian. Hunian modern di BCC memiliki tipe 2 kamar tidur dengan luas 66,75 meter persegi, tipe 3 kamar tidur plus 1 kamar pembantu dengan luas 132 meter persegi, tipe 3 kamar tidur dengan luas 93,75 meter persegi dan suite dengan luas 187,5 meter persegi. Fasilitas komplit di BCC seperti kolam renang, bisnis center, fitnes dan lainnya siap memanjakan penghuninya.

Andres Sie menuturkan salah satu pendorong dibangunnya BCC oleh investor lokal ini tak lain adalah penetapan Free Trade Zone di Batam. Kehadiran BCC sekaligus sebagai wujud dukungan penuh investor lokal terhadap berlakunya perdagangan bebas (FTZ) di pulau Batam. Selain itu dengan hadirnya BCC diharapkan akan semakin menambah kepercayaan dari investor asing untuk berinvestasi di Batam.
”Pembangunan BCC sangat didukung pemerintah. Kami sangat berterimakasih kepada Walikota Batam, Ahmad Dahlan, pak Samsul Bahrum juga Ketua Otorita Batam, Mustofa Wijaya,” kata Andres Sie.

Seperti kota metropolitan di kota besar di Indonesia, BCC menjadikan akses kota modern yang bakal mengangkat berbagai aspek sosial. Mulai menggerakan perekonomian, perkantoran, dan pusat industri sekaligus bertambahnya aktivitas bisnis dari investasi.

Menyambut Visit Indonesian Year 2008 dan tahun kunjungan Batam 2010, BCC juga telah menyiapkan diri sebagai alternatif hunian yang punya standarisasi baik. Memadukan konsep desain artistik dan struktur kokoh dengan kriteria SNI 2004 dan ACI Code 2006, BCC gedung tinggi 25 lantai dengan bentuk Leter L dirancang tahan apabila terjadi goncangan vertikal ataupun horizontal.

Kendati BCC belum diluncurkan, saat ini sudah banyak yang meminatinya. Andres Sie menuturkan BCC yang membidik supertajir diakui punya pangsa pasar tersendiri. Terbukti dengan laris manisnya unit di kondominium di Singapura, dengan pembelian sebesar 40 persennya orang Indonesia. ”Itu jugalah yang jadi salah satu latar belakang kami mendirikan BCC, kondominium sekelas kondominium di Singapura. Bedanya kondominium ini harganya yang jauh lebih terjangkau. Diperuntukkan tidak hanya untuk para ekspatriat, juga lokal,” ujarnya.(ann)

Batam City Condominium Beri Keamanan Lebih


BATAM City Condominium (BCC) yang dikembangkan PT Bangun Megah Semesta di samping Pusat Perbelanjaan Batam City Square (BCS) Penuin, merupakan hunian kondominium yang nayaman dan menghadirkan keamanan sempurna bagi para penghuninya.

BCC berlantai 25 ini dikatakan Marketing PT Bangun Megah Semesta, Flora, memiliki pondasi study boring log sebagai daya dukung tanah terhadap bangunan yang ada di atasnya. Juga berpondasi capacity design fondation.

”Jadi, ketika di atas terjadi goyangan pun, baik vertikal maupun horizontal, tidak akan terjadi masalah, karena gayanya akan diteruskan ke bawah pada tanah yang keras.

Dengan demikian, BCC menjanjikan tak hanya kehidupan modern, juga aman dan nyaman. Inilah yang menjadi komitmen majemen kami,” ucap Flora, Jumat (11/4) kepada Batam Pos.

Sementara untuk struktur bangunannya, dikatakannya berbentuk letter L, dengan system shear wall, sehingga kekuatan dan kestabilitasnya sudah memenuhi kriteria dan persyaratan. ”Mengenai sistem pemadam kebarakan, selain heat detector dan splinker, kami juga memasang air pressure di setiap tangga darurat, sehingga apabila terjadi kebakaran, tangga darurat tetap aman dari kemasukan asap,” ucapnya.
Dalam pembangunannya, pengembang itu bekerja sama dengan PT Megatika Internasional yang berpengalaman 25 tahun dan berhasil mendesain apartemen tinggi di Jakarta, Hongkong dan China.

”Dengan konsep hemat energi, ruang sirkulasi yang terpadu, menjadikan eksterior BCC tampil dari perpaduan antara konsep desain artistik dan struktur yang kokoh serta memenuhi kriteria SNI 2004 dan ACI code 2006, dan pengecekan desain berdasarkan performance based yang juga memenuhi kriteria Team Peneliti Kontruksi Bangunan Tinggi di Indonesia,” paparnya.

Didukung pula dengan perencana berpengalaman dalam desain bangunan tinggi tahan gempa di Indonesia, yakni PT Susanto Ciptajaya yang berpengalaman 25 tahun.

Karya perusahaan perencana pimpinan Eddy Susanto ini di antaranya Darmawangsa Apartement, Westwood Tower, Robinson Apartment, Diponegoro Residence.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:50 PM   #11
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Mega Wisata Ocarina Akan Dibangun Di Batam


BATAM - PT Bangun Arsikon Batindo yang mengembangkan hunian tepi pantai Coastarina di Batam Center, akan melengkapi properti di Coastarina dengan membangun kawasan Mega Wisata Ocarina. Di proyek prestisius Arsikon ini, akan dibangun dunia fantasi (Dufan) Batam serta miniatur Batam. ”Mega Wisata Ocarina di Coastarina akan memberikan keunggulan tersendiri bagi penghuni proyek Arsikon di Coastarina, Regata, dan Oriana. Mereka akan diuntungkan dari sisi lokasinya yang dekat dengan Mega Wisata Ocarina,” ucap Marketing Manager PT Bangun Arsikon Batindo, Ir Heri, kepada Batam Pos di ruang kerjanya, Jumat (18/4).

Apa saja fasilitas yang ada di dalam Mega Wisata Ocarina? Manajer Mega Wisata Ocarina, Dewi Koriati, menjawab, Mega Wisata Ocarina memiliki 30 titik (item) pengembangan kawasan. ”Masing-masing kawasan di dalam Mega Wisata Ocarina memiliki keunikan tersendiri,” ujarnya.
Pembangunan 30 titik kawasan itu, di antaranya Mega Enterance Gate, Youth Ocarina, Ocarina Water Game, E-Island, Ocarina Beach Walk, Kampoeng Indonesia, Jimbaran at Ocarina, Ocarina Kiddy Land, Ocarina Tiker Camp, Ocarina Beach Festival, Ocarina Water Sport, Marina Bay Ocarina, d’Ocarina Café, Plaza Ocarina, Ocarina Giant Wheel, Kampoeng Seni Ocarina, Ocarina Olympic Pool, Ocarina Sport Mall, d’Ocarina Luxury Resort, Batam Convention Center, Ocarina Beach Karaoke, Ocarina Giant Globe, Ocarina Junction, Ocarina Waterboom, Lancang Kuning Tower. Di Ocarina Giant Whell, misalnya, merupakan area hiburan dengan memiliki keunikan Giant Wheel yaitu pada segi penempatan di tepi pantai setinggi 30 meter.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:56 PM   #12
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

UE Sentosa Bangun Kondominium US$ 67 Juta


Perusahaan pengembang Singapura United Engineering (UE) Sentosa awal tahun depan memulai pengembangan proyek kondominium di Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau. Proyek senilai US$ 67 juta atau sekitar Rp 603 miliar tersebut rencananya berdiri pada lahan seluas 2,7 hektare.

Sumber Investor Daily di UE Sentosa yang dihubungi di Jakarta, Senin (13/11), menyebutkan pembangunan proyek UE Sentosa rencananya bakal rampung dalam dua tahun.

“Saat ini, kami masih menyelesaikan proses desain, sehingga belum tahu berapa unit dan akan dijual berapa kondominium tersebut, apalagi ini terkait dengan nilai investasi yang ditanamkan untuk pembangunan proyek,” ujar sumber.

Sumber mengungkapkan, kondominium yang akan dikembangkan UE Sentosa rencananya terdiri atas enam menara. Masing-masing menara kondominium terdiri atas 25 lantai. “Kondominium ini akan membidik pasar menengah ke atas, karena segala fasilitas yang disiapkan untuk proyek ini tentu paling lengkap,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja mengemukakan, sektor properti di Batam sudah seharusnya mulai mengarah ke bangunan vertikal (bertingkat) karena ketersediaan lahan untuk permukiman sudah semakin menipis.

Menurut Mustofa, harga sewa lahan Otorita Batam bila untuk rumah susun hanya Rp 6.000 per m² untuk masa 30 tahun.

”Kalangan investor luar negeri, menilai dengan subsidi seperti itu tarif sewa lahan bahkan hampir nol,” katanya seperti dikutip Antara.

Mustofa Widjaja mengakui, dua pekan lalu dirinya telah menandatangani kesepakatan payung dengan UE Sentosa yang akan menginvestasikan US$ 67 juta dolar AS untuk membangun kondominium berlantai 25 di Tanjung Uma, Batam untuk kaum ekonomi menengah atas.

Namun, saat Investor Daily berusaha mengonfirmasi lebih jauh proyek pengembangan kondominium tersebut, tadi malam, Mustofa belum bisa dihubungi. Telepon selular Mustofo tidak diaktifkan.

Dilirik Singapura

Secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia Batam Eddy Hussy, menilai, saat ini Pulau Batam banyak dilirik pengembang Singapura untuk investasi di sektor properti.

Selain lokasinya sangat strategis karena menjadi perbatasan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, kebijakan pemerintah Indonesia mendorong investasi di sektor infrastruktur yang dilengkapi berbagai regulasi menjadi sinyal positif calon investor.

“Batam memang sangat prospektif untuk pengembangan properti, khususnya kondominium atau apartemen, karena dengan kebutuhan rumah yang cukup tinggi, dan lahan yang mahal, menjadikan para investor Singapura membidik Batam,” tegas Eddy.

Dia mengatakan, Pulau Batam dipandang merupakan pasar yang baik dan potensial untuk mengembangkan bisnis properti. Lokasi di wilayah ini bagus untuk pengembangan rumah, apartemen maupun kondominium. “Jumlah penduduk Batam yang nyaris padat sebanyak 685.000 orang, jelas merupakan pasar yang sangat besar,” ujar Eddy.

Eddy mengakui, kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif mulai membaik. Karena itu, minat investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor properti harus diimbangi dengan berbagai kemudahan regulasi lain oleh pemerintah.

“Saya optimistis, ke depan investasi asing di Pulau Batam, khususnya di sektor properti akan semakin banyak. Tentu tidak hanya investor dari Singapura. Kami di daerah sangat menyambut positif para investor asing tersebut, “ujar Eddy.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 06:59 PM   #13
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,521
Likes (Received): 32

Quote:
Originally Posted by DJ_Archuleta View Post
yes that's true, i can't imagine how heavy is it
LOL i can't imagine how they measured it..
__________________
a new comer in Palembang City..
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:05 PM   #14
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

maybe the letters sign were designed by professional architects
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:08 PM   #15
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

This is one of apartment in Batam which going to be built

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:13 PM   #16
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Proyek Bio Island Rempang - Galang Rampung 2008


BATAM (Riau Online): Pemko Batam bersama Otorita Batam dan Kementerian Riset dan Teknologi menargetkan pembangunan infrastruktur untuk Pulau Rempang dan Galang untuk mendukung mega proyek Bio Island (pusat penelitian dan pengembangan bioteknologi) di kawasan itu akan rampung pada akhir tahun 2008.

''Kami di daerah khususnya Pemko Batam tengah mengarah ke sana, untuk memenuhi target tersebut. Karena kalau tidak dimulai dari sekarang, kemungkinan target mega proyek dengan biaya yang diperkirakan triliunan tersebut akan sulit terpenuhi pada tahun akhir 2008 mendatang. Proyek ini perlu komitmen dari sekarang karena jangka panjang,'' ungkap Wan Darussalam, Ketua Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Batam di Batam.

Dikatakannya, proyek itu memerlukan komitmen dan kerja keras dari sekarang karena hasilnya kemungkinan baru akan dirasakan dalam jangka waktu yang lebih lama lagi. Proyek itu sendiri akan dikembangkan di atas lahan seluas 600 hektare lebih.

Baik Pemko Batam, Otorita maupun Kementerian Riset dan Teknologi saat ini tengah berupaya untuk menghimpun investor untuk terlibat di proyek tersebut. Dan ketiganya yakin investor yang terlibat di proyek tersebut akan memberikan keuntungan baik bagi si investor maupun bagi keanekaragaman hayati di Indonesia.

Lebih rinci mengenai kegiatan di proyek Bio Island, kata Wan, kemungkinan akan saling melengkapi dengan apa yang dilakukan oleh Singapura maupun Malaysia saat ini. Karena kalau sama justru akan menimbulkan persaingan dan Indonesia yang baru mengembangkan proyek ini dipastikan akan kalah bersaing. ''Yang penting bagaimana mengembangkan produk yang saling melengkapi,'' paparnya.

Serta untuk memulai proyak itu, tambahnya, dari sekarang komitmen pemerintah pusat sangat diharapkan karena tidak mungkin proyek tersebut bisa berjalan kalau hanya dilakukan oleh Pemko Batam dan Otorita Batam.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung

Last edited by DJ_Archuleta; May 31st, 2008 at 07:25 PM.
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:18 PM   #17
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,521
Likes (Received): 32

masukin proyek jembatannya donk
__________________
a new comer in Palembang City..
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:19 PM   #18
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Riau, BIDA push govt on Batam-Bintan bridge project


The Riau Islands provincial government and Batam Industrial Development Authority (BIDA) are calling on the central government to take over the Batam-Bintan bridge development project.

Limited land and the growing population pose serious threats to Batam if it is not physically connected to Bintan Island, Riau Islands Governor Ismeth Abdullah told The Jakarta Post recently.

Ismeth said once completed, the project would benefit not only Batam but also Bintan and the two other islands connected by the bridge.

Initially proposed in 1990 alongside six other bridge projects by then BIDA chairman B.J. Habibie, the Batam-Bintan bridge project is divided into three units of bridges with a total length of 7 kilometers.

A 2.17-kilometer bridge will connect Batam and Tanjung Sauh Islands, a 3.9-kilometer bridge will run between Tanjung Sauh and Buau-Buau Islands and a 900-meter bridge will connect Buau-Buau with Bintan Island.

An estimated Rp 3 trillion is needed to construct the three bridges.

The six other bridges, which connect Batam with Tonton, Nipah, Setokok, Rempang, Galang and Galang Baru Islands, were built in 1999.

A number of foreign investors, according to Ismeth, have expressed interest in investing in the projects, but no regulations have been made to oversee investment in this kind of infrastructure project.

"That is why we ask the central government to fully finance the project," Ismeth said.

Ismeth said the completion of the project would help expand Batam's fast development to Bintan, to the benefit of both islands.

For example, Bintan, renowned for its clean water resources, can help supply clean water to Batam's 700,000 people, who depend heavily on dam water. Conversely, Batam, which has large-capacity power plants, can help supply Bintan, which has limited electricity supply.

Problems such as these can be resolved only when the bridge is completed, Ismeth said.

"That way we will also be able to maximally develop Batam's infrastructure including power plants, water-processing facilities, the airport and the harbor," Ismeth said.

BIDA public relations department head Dwi Djoko Wiwoho said that in cooperation with the Bogor Institute of Technology's industrial and research affiliation institution (LAPI-ITB), BIDA had conducted a feasibility study on the Batam-Bintan bridge construction design in 2005.

The study, according to Dwi, found any investor would break even after 10 to 15 years of operation, if the bridge were operated like a toll road.

The study also suggests for optimum use of the bridge, potential sources of income, including the industrial and tourism sectors in the three islands connected by the bridges, must also be developed.

Transportation from Batam to Bintan Islands is currently served by ferries that take about an hour to cross the channel. Motorcyclists and car users can transport their vehicles on wide-bodied ferries.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:34 PM   #19
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Quote:
Originally Posted by =NaNdA= View Post
masukin proyek jembatannya donk
Iya sabar nih mau gw masukin ..
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2008, 07:38 PM   #20
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Batam - Bintan Technical Analysis

Preface :

The development of econemic structure in all sectors is an implemetation of the national target achievement.
Transportation sectors play a major role in suporting the development of a region, thus a reliable and fast of transportation facilities is must to cover the whole growing sectors.
The Batam-Bintan Bridge project is purposed for enhancing and coping with balance of development between regions which in return bring a better economic growth.

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
batam, riau, sumatra

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:37 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu