daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Batam



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old February 9th, 2010, 08:20 AM   #1381
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90


investment here is continuing to grow, its growth in investment was dominated by foreign investors, not just Singapore, is currently also a lot of investors coming from Europe and even the middle east. based on 2009 data on as many as 82 new projects with investment value of U.S. $ 358,727,531. New projects by foreign investors during January - December 2009 are from several countries, namely Singapore, UK, Australia, Malaysia, India, Luxembourg, Taiwan, Japan, China, Netherlands, South Korea, British Virgin Island, Cayman Island, Austria, United States , New Zealand, Myanmar and Germany.

There are also areas of its business includes manufacturing industry / Ship repair (8 projects); Manufacture of wood pallets and components of building materials (1); big trade (Main Distributor) Export / Import (19); other equipment Manufacture of industrial metal and nails, nuts and bolts (3) direct sales from the network (direct selling) (1); Services Engineering Procurement Construction (EPC) (2); Industrial electrical panels, switches and cable rack (1); Plantation fence distance (jatropha curcas) (4) ; Industry bread (1); Industries white cigarettes (1); and Industry and other services (41 projects).

and Until the current situation and investment climate in Batam was conducive and safe, so as to keep demand by investors as the world economy started improving slowly. Estimated Batam FTZ status will be a stepping-investment in the future.
novian no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old February 9th, 2010, 08:41 AM   #1382
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

Harbour Bay Mall

novian no está en línea   Reply With Quote
Old February 10th, 2010, 04:05 AM   #1383
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

great update novian
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old February 10th, 2010, 01:37 PM   #1384
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

Rendering Model of Harbour Bay Batam





__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung

Last edited by DJ_Archuleta; February 10th, 2010 at 02:47 PM.
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2010, 02:56 AM   #1385
BATAMANIA
All About Free
 
BATAMANIA's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: Nusantara
Posts: 1,363
Likes (Received): 2

harbour bay keren..

kemaren pas lewat harbourbay di lokasi condominiumnya udah ada alat2 beratnya tuh...
BATAMANIA no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2010, 05:04 AM   #1386
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

Quote:
Originally Posted by BATAMANIA View Post
harbour bay keren..

kemaren pas lewat harbourbay di lokasi condominiumnya udah ada alat2 beratnya tuh...
bahkan beberapa shophouse di bagian kanan harbour bay udah dibangun,

nanti update nyusul deh
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2010, 05:06 AM   #1387
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

Babak Baru FTZ Batam Bintan Karimun

Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah tampak sumringah. Di sebelah kirinya duduk berjejer lima menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di hadapan para pengusaha yang tergolong paling berpengaruh di daerahnya. Hari itu - 15 Januari 2010-- Kota Batam kedatangan lima menteri dibidang ekonomi sekaligus, termasuk Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Empat diantaranya Mendag Marie E Pangestu, Menperin MS Hidayat, Meneg BUMN Mustafa Abubakar dan tentunya Menkeu Sri Mulyani selaku pemegang otoritas implementasi Free Trade Zone di BBK.

Sempat tersiar kabar sebelumnya, kedatangan kelima menteri itu dalam rangka re-launching FTZ BBK. Namun dilihat dari atribut dan properti di sekitar lokasi acara, tidak terlihat satupun tulisan re-launching atau kata-kata lain yang memiliki sinonim dengan itu. Pada spanduk utama di atas podium hanya tertulis, "Pertemuan Menteri Koordinator Perekonomian dengan para pengusaha Batam, Bintan dan Karimun".

Dan selama hampir tiga jam, kelima menteri itu memang bertatap muka dengan ratusan pengusaha asal Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dan sekitar satu jam waktu pertemuan diisi dialog interaktif dengan sejumlah pimpinan asosiasi pengusaha. Malah yang kental terasa lebih spesifik lagi.

Dari presentasi yang disampaikan oleh Menko dan Menkeu maupun dari dialog yang terbangun, acara itu sepertinya lebih baik bertajuk Sosialisasi Revisi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 45, 46, 47 tahun 2009.

Meskipun memang itu belum tepat benar karena acara sosialisasi peraturan secara teknis biasanya diiringi dengan penyebaran lembar fotocopy aturan yang disosialisasikan, tapi tidak di acara itu. Walhasil, tidak ada satupun tanggapan yang dapat dilontarkan oleh para pengusaha ke media massa setelah acara itu selesai karena mereka merasa belum tahu jelas isi revisi PMK yang telah disampaikan Menkeu Sri Mulyani dalam forum tersebut.

Tapi biar sajalah, itu kan cuma soal teknis, bukan urusan menteri. Seperti kata Sri Mulyani saat forum berlangsung, "masalah-masalah yang sangat teknis tidak perlu disampaikan ke menteri". Seperti masalah formulir kepabeanan yang persoalkan oleh Budi Harto, Perwakilan Asosiasi Importir Kendaraan Bermotor Indonesia di Provinsi Kepri.

Dalam sesi tanya jawab, Budi salah satunya menyampaikan bahwa aktivitas importasi mobil ke kawasan FTZ BBK belum dapat dilakukan hingga kini karena Bea Cukai belum mengeluarkan formulir untuk pengurusan STNK dan BPKB nya.

Bukan memberi penjelasan yang baik, Sri Mulyani malah mengatakan bahwa menteri hanya mengurusi soal kebijakan, bukan masalah "remeh-temeh" yang terjadi secara teknis di lapangan seperti itu (apalagi soal fotocopy-an). Tapi kelimanya tampak sempat tertegun saat Hengky Suriawan, Ketua Kadin Bintan, mengungkapkan dalam tiga bulan terakhir para pengusaha kapal dikenakan "kutipan" oleh Bea dan Cukai sebesar 5% dari total harga kapal. Dan mereka menderita kerugian setidaknya US$3 ribu per hari akibat pungutan itu.

Kelima menteri mungkin berpikir mencari aturan yang mendasari pungutan tersebut, atau sebaliknya, mencari jawaban yang tepat untuk berdalih dari masalah teknis yang terjadi di lapangan itu sehingga mereka tampak sempat tertegun.

Tapi sepertinya kemungkinan yang kedua tadi lebih tepat. Hatta Rajasa menjawab keluhan Henky Suriawan dengan mengatakan bahwa masalah seperti itu terjadi karena revisi PMK 45, 46 dan 47/2009 belum dilakukan. Namun setelah revisi, atau setelah PMK penggantinya diberlakukan, katanya, masalah-masalah seperti itu tidak akan terjadi lagi.

Babak baru
Terlepas dari masalah-masalah teknis di atas, harus diakui bahwa pemberlakuan revisi PMK 45, 46, dan 47/2009 seolah membuka babak baru terhadap pemberlakuan FTZ di kawasan Batam, Bintan dan Karimun. Dimana rencananya pada pekan ini Depkeu sudah mulai memberlakukan PMK 240, 241, 242/2009 sebagai pengganti tiga PMK yang lama.

Pemerintah sendiri berharap ketiga aturan baru itu menjadi solusi terhadap hambatan-hambatan yang masih terjadi dalam implementasi FTZ di BBK, khususnya akibat pemberlakuan daftar induk (masterlist) dan penerapan PPN atas pemasukan barang.

Di mana sejak FTZ diberlakukan efektif di BBK pada April 2009 lalu, kedua aturan itu dianggap oleh pengusaha sebagai biang keladi atas terjadinya hambatan dan penambahan beban operasional pemasukan barang ke kawasan bebas.

Kedua aturan itu masing-masing telah menimbulkan hambatan importasi bahan baku industri dan barang konsumsi serta pengenaan pajak secara berulang (double tax session). "Di sini muncul rezim double taxation, atau yang dibayangkan bahwa kalau ini barang baru, keluar sebentar, (lalu) masuk lagi, dia terkena lagi PPN," kata Sri Mulyani.

Karena itu pada 30 Desember 2009 lalu dia mengungkapkan telah menandatangani PMK 240, 241 dan 242/2009 yang pada intinya memberikan kelonggaran terhadap aktivitas pemasukan barang dan pengecualian pengenaan PPN atas barang-barang tertentu.

PMK 240 a.l. mengatur pengecualian pengenaan PPN terhadap barang-barang yang dikeluarkan untuk jangka waktu tertentu,� untuk kepentingan produksi atau proyek infrastruktur , untuk barang yang akan diperbaiki atau diuji dan barang untuk peragaan.

Pengecualian PPN juga dikenakan terhadap barang-barang untuk kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi serta barang-barang pengemas yang dipakai berulang-ulang.

Sedangkan PMK 241 a.l. mencantumkan pengaturan yang lebih longgar atas pengeluaran barang asal luar daerah pabean dari kawasan bebas ke tempat penimbunan sementara dalam kawasan pabean di pelabuhan yang ditunjuk. Kemudian kelonggaran terhadap perubahan dokumen pabean untuk angkut lanjut, perubahan dokumen pemberitahuan pabean serta dokumen cukai sebagai dokumen pelengkap pabean.

Adapun sejumlah poin perubahan dari PMK 47/2009 ke PMK 242/2009 a.l. izin usaha sudah dapat digunakan sebagai izin pemasukan barang dari luar daerah kepabeanan ke kawasan bebas serta penyederhanaan prosedur perubahan data, jumlah dan jenis barang.

Lalu penyederhanaan tata cara penimbunan barang yang belum diselesaikan kewajiban kepabeanannya serta melonggarkan pemberitahuan pebean hanya satu kali untuk pemasukan barang dari satu kawasan bebas ke kawasan bebas lainnya.

Hasil revisi itu bisa jadi masih perlu pembenahan lagi mengingat dinamisnya perkembangan dunia usaha dan investasi, terlebih PP 02/2009 sebagai aturan induk ketiga PMK tersebut sampai sekarang belum direvisi. Namun sementara ini ketiga PMK itu sepertinya sudah menjadi regulasi yang cukup memadai untuk memacu peningkatan aktivitas perdagangan, investasi dan industri di kawasan FTZ BBK.

Toh kawasan-kawasan sejenis di negara-negara lain juga tidak dibangun dan dikelola dengan baik dalam waktu sekejap, apalagi FTZ di BBK yang belum genap setahun.

Keluarnya ketiga PMK tersebut juga bisa diartikan sebagai sikap akomodatif dari pemerintah terhadap aspirasi yang disampaikan para pengusaha di kawasan BBK melalui berbagai sarana dan media.

Dan aturan baru ini juga sebaiknya disyukuri dan manfaatkan dengan sebaiknya oleh para pengusaha, bukan malah menunjukkan kesan "terlalu banyak maunya" dengan meminta sesuatu di luar dari konteks hambatan.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2010, 02:38 PM   #1388
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

Construction of a Shopping Centre and Shophouses @ Harbour Bay Batam




Shophouses under construction


__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old February 11th, 2010, 05:37 PM   #1389
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,379
Likes (Received): 715

Quote:
Originally Posted by DJ_Archuleta View Post
Rendering Model of Harbour Bay Batam

mewah abiss!! tapi sayang terlalu banyak lahan di gunakan untuk parkiran, padahal lebih bagus di buat vertical parking lot dan sisanya di buat penghijauan.
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea   Reply With Quote
Old February 12th, 2010, 02:43 AM   #1390
BATAMANIA
All About Free
 
BATAMANIA's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: Nusantara
Posts: 1,363
Likes (Received): 2

iya sih, tapi kayaknya lahan parkiran itukan untuk pelabuhan ... tapi emang bagus klo di buat vertical parking lot..
BATAMANIA no está en línea   Reply With Quote
Old February 14th, 2010, 08:33 AM   #1391
danarstorm
Registered User
 
danarstorm's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: here , there and everywhere
Posts: 541
Likes (Received): 0

wwoooo projeccts yg massive buat batam!!!!
danarstorm no está en línea   Reply With Quote
Old February 14th, 2010, 08:29 PM   #1392
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,379
Likes (Received): 715

Quote:
Originally Posted by BATAMANIA View Post
iya sih, tapi kayaknya lahan parkiran itukan untuk pelabuhan ... tapi emang bagus klo di buat vertical parking lot..
moga2 bukan pelabuhan petikemas... yang ada penghuni di apartemen pada kabur
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2010, 05:59 PM   #1393
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,142
Likes (Received): 519

Quote:
Originally Posted by Dazon View Post
moga2 bukan pelabuhan petikemas... yang ada penghuni di apartemen pada kabur
Ya bukan dong Dazon, itukan pelabuhan ferry penyeberangan batam-singapore yang terbaru. So, sekarang di batam sudah ada 5 pelabuhan penyebrangan batam-singapore kalau begitu. Btw, pelabuhan ferry yang dekat hotel Harris masih beroperasi gak ya???
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2010, 06:07 PM   #1394
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

waterfront marina yah...masih deh ky'ny...cos disitu masih banyak resort2...

bener di batam saat ini mmg terdapat 5 Pelabuhan Ferry Internasional al:
1.Sekupang
2.Waterfront Marina
3.Nongsapura
4.Batam Centre
5.Harbour Bay
__________________
Marzuki:"Jangan bandingkan harga bangunan istana dengan bangunan rakyat biasa"
novian no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2010, 07:05 PM   #1395
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Dielheim, De
Posts: 10,142
Likes (Received): 519

Quote:
Originally Posted by novian View Post
waterfront marina yah...masih deh ky'ny...cos disitu masih banyak resort2...

bener di batam saat ini mmg terdapat 5 Pelabuhan Ferry Internasional al:
1.Sekupang
2.Waterfront Marina
3.Nongsapura
4.Batam Centre
5.Harbour Bay
Betul banget novian.
Kirain untuk Marina Waterfrontnya dah tutup. Soalnya terakhir di batam tahun 2006, penguin fast ferry aja sudah sempat tutup tuh rute sana karena uda jarang banget yang ke batam lewat sana. Sering kami bawa passenger dari singapore gak nyampe 10 orang, padahal kapasitas Penguin 31 sebanyak 250pax.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2010, 07:32 PM   #1396
bems
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Location: goodbye Solo, hello Bekasi !!
Posts: 177
Likes (Received): 0

SAlut ,, kota BATAAM semakin cantik..
bems no está en línea   Reply With Quote
Old February 24th, 2010, 11:21 AM   #1397
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

Seluruh Taksi Bandara Telah Gunakan Argo


Batam (BCZ) Seluruh taksi yang ada di Bandara Hang Nadim menyatakan kesiapan mereka untuk menerapkan argo meter pada awal Maret 2010, hal ini ditandai dengan telah terpasangnya argo meter pada 167 unit taksi yang khusus beroperasi di bandara.

“Anggota kita sudah tidak bisa lagi mengenakan tarif seenaknya berdasarkan tawar-menawar dengan penumpang,” kata Ketua Forum Komunikasi Persatuan Taksi Bandara (FKPTB) Hardi Oyong.

Oyong menyebut meski persiapan pemasangan argo taksi terbilang lama, karena terkendala dana dimana tiap unit argo harganya mencapai Rp1,7 juta. Para supir taksi bandara bisa bernafas lega setelah FKPTB diberikan keringanan untuk mencicil argo meter itu Rp 174 per bulan, dengan pembayaran melalui bank BPR Mutiara, BPR Dana Mitra dan BRI.

Merujuk survei dengan taksi bandara, biaya yang harus dikeluarkan konsumen sebelum mengunakan argo dengan jarak tempuh 15 km adalah Rp 65 ribu. Sedangkan setelah menggunakan argo hanya Rp 55 ribu. Sehingga terdapat selisih sebesar Rp 5 ribu.

Oyong menjelaskan kerugian dan keuntungan pengemudi taksi Bandara setelah menerapkan argo meter, jika konsumen menumpang dengan jarak tempuh di bawah 15 km, konsumen mendapat keuntungan senilai Rp 5 ribu jika dibandingan sebeum menerapkan argo. Namun dengan jarak tempuh 25 km keatas pengemudi yang mendapatkan keuntungan Rp 5 ribu.

Masih kata Oyong, saat ini konsumen tidak akan dirugikan, pasalnya yang taksi yang tersedia di bandara semuanya diwajibkan mengunakan argo dengan tarif yang sama berdasarkan pembagian jarak temuh zona perjalanan nya.

“Tapi kami mohon pemerintah khususnya Dishub Batam, tegas dalam menerapkan aturan. Jangan sampai ada taksi liar yang berkeliaran dari dan menuju bandara,” tegasnya.(bp)
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2010, 02:54 PM   #1398
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,058
Likes (Received): 16

New Commercial and Retail @ Harbour Bay Batam



__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2010, 08:01 AM   #1399
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

Jembatan Babin dan Interkoneksi

Solusi jangka panjang penanganan krisis listrik di Pulau Bintan sepertinya sudah ditemukan PLN. Dahlan Iskan selaku Dirut PLN menyebutkan, kelebihan daya listrik yang dimiliki Batam bisa memenuhi kebutuhan daya di Tanjungpinang dan Bintan. Untuk jangka pendek, PLN dengan langkah berani telah menyewa mesin pembangkit dari Singapura.


Jika PLN sudah berani menyebutkan listrik Batam dan Bintan akan diinterkoneksikan. Maka jauh sebelumnya pemerintah pun sudah merencanakan pembangunan jembatan yang menghubungkan Batam dengan Bintan (Jembatan Babin). Panjang jembatan yang mencapai 6-7 kilometer tersebut, tahun lalu sudah dijanjikan Gubkepri bahwa pembangunannya akan dimulai tahun ini.

Tapi entah apa penyebabnya, isu tersebut seolah tertelan bumi. Apalagi yang memberi penyataan tersebut dalam hal ini Gubkepri Ismeth Abdullah sudah di ”Ci’’ Pinang berkantor. Maksudnya walaupun yang bersangkutan ditahan KPK, tapi tugas sehari-hari sebagai gubernur Kepri masih ditanganinya.


Hanya tempatnya yang berbeda. Sewaktu belum ditahan, Gubkepri berkantor di Pinang (Tanjungpinang, red), setelah ditahan KPK di LP Cipinang dalam dugaan kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran saat menjabat Ketua BOB dulu, Ismeth menjalankan roda pemerintahan Pemprov Kepri dari Cipinang.


Melihat dua mega proyek ini, yakni Interkoneksi listrik dan jembatan Batam-Bintan (Babin), saya punya usul! Bagaimana kalau kedua proyek tersebut disatukan pembangunannya. Ini karena pembangunan jaringan interkoneksi memakan biaya yang banyak mahal, sesuai keterangan Dahlan Iskan, baca Batam Pos, Selasa (2/3), dan juga dalam kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) soal pembangunan jembatan Babin tergolong mahal, bahkan mencapai Rp4 triliun, Maka kalau pembangunan kedua proyek ini disatukan akan mengurangi biaya.


Soal teknisnya, pengambil keputusan bisa berkaca pada pembangunan jembatan-jembatan penghubung antar negara di Eropa sana. Di sana, pembangunan jembatan, banyak disatukan dengan pembangunan rel kerata api. Di atas jembatan yang bisa dilalui kendaraan dan dibawanya dibuat rel kerata api. Demikian juga dengan jembatan Babin kalau disatukan dengan pembangunan jaringan listrik bisa jadi, jembatan dan jaringan kabil disatukan.


Kan akan menghemat biaya dan waktu. Selain itu, kalau ini bisa berjalan, akan lebih mudah memantau dan memelihara jaringan listrik. Demikian juga, di jembatan bisa dipasang lampu-lampu yang arusnya bisa diambil dari jaringan PLN itu. Kan jadi menarik. Bisa menjadi kawasan wisata malam, sebab setiap malam lampu-lampu hias akan menhiasi lautan.


Ini tentu sangat menarik. ”Jelas akan lebih irit menang kalau disatukan keduanya dalam pembangunan. Bisa kabel interkoneksi di bawah jembatan,” ujar salah seorang anggota DPRD Kepri saat berdiskusi soal pembangunan interkoneksi dan jembatan Babin, baru-baru ini.


Selain itu, ide pembangunan jaringan interkoneksi yang menghubungkan pulau-pulau, seperti yang diutarakan Dirut PLN, persis sama dengan pembangunan jembatan Babin yang menghubungkan pulau-pulau sampai jembatan tersebut bisa menghubungkan Pulau Batam dan Bintan.


Kepala Bappeda Kepri Suhajar Diantoro, seusai menggelar rapat dengan tim koordinasi pembangunan jembatan Babin di Aula Lantai V Gedung Graha Kepri Batam Center tanggal 7 Oktober 2009 lalu bahwa jembatan tersebut akan menghubungkan Pulau Batam, Pulau Tanjung Sauh, Pulau Buau, dan Pulau Bintan. (baca kepriprov.go.id).
__________________
Marzuki:"Jangan bandingkan harga bangunan istana dengan bangunan rakyat biasa"
novian no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2010, 08:40 AM   #1400
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

Wako Resmikan Penggunaan Proyek Fisik Tahun Anggaran 2009


BATAM – Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan bersama dengan Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika meresmikan sejumlah proyek fisik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada Kamis (4/3). Peresmian proyek fisik tahun anggaran 2009 ini dipusatkan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dahlan. Wako juga menandatangani 14 prasasti yang terdiri dari prasasti bangunan sekolah, kantor kelurahan dan Gedung LAM. Proyek fisik tahun 2009 yang diresmikan tersebut lebih kurang berjumlah 178 proyek. Diantaranya proyek fisik yang akan diresmikan ini yakni proyek yang terdapat di Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Sekretariat Daerah Kota Batam, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam dan Dinas Tata Kota. Di Sekretariat Daerah sejumlah proyek yang akan diresmikan yakni tiga unit kantor lurah, masing-masing kantor kelurahan Baloi Permai, kantor kelurahan Bukit Tempayan dan kantor kelurahan Sei Langkai. Di DPRD Batam, proyek fisik tahun 2009 yang akan diresmikan yakni Mushalla DPRD Batam dan garasi pimpinan DPRD Batam.

Ketua Pelaksana, Maaz Ismail yang juga Asisten Administrasi Umum (Adum) melaporkan bahwa proyek yang diresmikan diantaranya terdapat Dinas Perhubungan berupa proyek rehabilitasi total pelabuhan rakyat Sekupang dan pelabuhan rakyat Belakang Padang. Untuk pelabuhan rakyat Sekupang panjang pelantar 78 meter dengan anggaran sebesar Rp1,140 miliar. Kini kondisi pelantar Sekupang sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Masyarakat yang pulang pergi Belakang Padang-Batam kini tidak perlu khawatir lagi pelantar ambruk. Tidak hanya pelantar Sekupang yang direhabilitasi, pelantar di Belakang Padang juga direhabilitasi.

Pelantar yang dibangun sepanjang 200 meter ini telah rampung dikerjakan dan sudah bisa dilewati oleh masyarakat Belakang Padang yang ingin bepergian ke Batam. Sama dengan pelantar di Sekupang, pelantar ini dilengkapi dengan loket penjualan tiket. Sedangkan untuk pelantar yang ada di Belakang Padang dilengkapi dengan fasilitas parkir dan Mushalla. Nilai proyek pembangunan pelantar di Belakang Padang sebesar Rp1,682 miliar. Kemudian pembangunan shelter tiga unit, salah satunya di depan SPBU Jodoh dan sepulu pangkalan percontohan yang diantaranya dibangun di Sekupang.

Di Dinas Pendidikan Pemko Batam, proyek yang akan diresmikan sebanyak tujuh unit. Terdiri dari SMP tiga unit, SD dua unit dan asrama siswa dua unit. Adapun unit sekolah yang dibangun yakni SDN 006 di Tanjung Uncang terdiri dari enam kelas. SMPN 36 di Kampung Becek yang terdiri dari enam kelas sedangkan secara keseluruhan terdapat 21 ruangan di sekolah itu. Dari enam kelas yang ada, baru empat kelas dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 145 orang. Kemudian SMPN 37 terletak di Tembesi dan SMPN 38 terletak di Tanjung Uncang dengan jumlah kelas enam lokal dan murid sebanyak 118 orang. Selain USB, pada tahun anggaran 2009 Disdik juga membangun asrama siswa di Pulau Buluh dan SMK 1 Batu Aji.

Di Dinas PU, proyek yang akan diresmikan pembangunan jalan Taman Kota di Baloi, beberapa unit jembatan dan pemasangan 5.500 titik lampu penerangan jalan umum. Proyek lain yang akan diresmikan hari ini adalah Lembaga Adat Melayu (LAM) yang terletak di Batam Centre. Di tingkat kecamatan, proyek fisik yang diresmikan sepuluh unit gedung serbaguna, dua balai pertemuan, satu sanggar seni di Kelurahan Sambau, pembangunan pelintas air.

Untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar dan lanjutan yang memadai bagi masyarakat Batam, Pemko Batam melalui Dinas Kesehatan juga telah membangun beberapa fasilitas seperti dua unit Puskesmas Pembantu yang dibangun di pemukiman padat penduduk dan jauh dari akses sarana kesehatan dasar dan lanjutan, sepuluh unit Posyandu, dan satu unit Polindes di Pulau Seraya Kelurahan Batu Legong.

Wako dalam sambutannya mengungkapkan peresmian proyek yang dikerjakan Pemko Batam baru dilaksanakan dua tahun terakhir. Dipusatkannya peresmian proyek disatu tempat bertujuan untuk menghemat anggaran. Karena itu lah dipilih Gedung LAM sebagai tempat peresmian proyek fisik tahun 2009. Dengan diresmikannya Gedung LAM, diharapkan ke depan gedung ini dapat menampung segala kebudayaan yang ada di Kota Batam. Untuk teknis pengelolaan gedung LAM ini sendiri, menurutnya akan dibahas lebih lanjut antara Pemko dan LAM Kota Batam. Gedung LAM ini sendiri merupakan gedung yang peresmiannya tertunda.

Gedung yang telah dikerjakan sejak tahun 2002 ini dikerjakan selama tujuh tahap dengan anggaran sebesar Rp17,892 miliar dari anggaran semula mencapai Rp23 miliar. Dahlan mengatakan sebelum menyerahkan pengelolaannya kepada LAM Kota Batam, terlebih dahulu akan dilakukan kajian hukumnya.

“Ada UU yang mengaturnya mengenai pengelolaan aset milik Negara. Kita akan pelajari apakah dibenarkan pengelolaan dilakukan oleh LAM atau tidak. Untuk itu kita akan konsultasi dengan Mendagri,” paparnya.

Senada dengan Wako, Wawako mengatakan bahwa secara penamaan peruntukannya memang LAM. Untuk pengelolaannya akan dibahas lebih lanjut antara Pemko dan LAM. Nantinya di gedung tersebut akan dibuat museum melayu sehingga bisa menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi. Peresmian sejumlah proyek tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon II, III, camat, lurah dan tokoh masyarakat. Peresmian gedung LAM tersebut juga disaksikan oleh Ketua LAM Kota Batam, Imran AZ.
__________________
Marzuki:"Jangan bandingkan harga bangunan istana dengan bangunan rakyat biasa"
novian no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
batam, riau, sumatra

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:33 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu