daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old July 13th, 2008, 10:13 AM   #1
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Pekanbaru, Riau - Sumatra's Economically-progressive City (5th thread)

Alhamdulillah, thread ke-5 juga akhirnya .... ...

Why, I decided to choose that title .... Since, Pekanbaru recorded 8.9% economical growth in 2007..... I bet, it must be one of the highest in Indonesia. Since, Indonesia as a whole just recorded about 6% in 2007

It is also not ECONOMICALLY-PROGRESSIVE, but also DEMOGRAPHICALLY-PROGRESSIVE ,,, in 2000, Pekanbaru population were recorded in 580 thousand notches. While, now in 2008... It already reaches 800 thousand inhabitants

People will not come to certain city with such a big scale like Pekanbaru does, If Pekanbaru is just all the same like any other cities... isn't it ??? ...
==========================

Previous thread already got 500 (+7) posts

LINK THREAD LAMA ...
Pekanbaru 4th thread
Pekanbaru 3rd thread
Pekanbaru 2nd thread
Pekanbaru 1st thread
-======================================

Some little facts about previous thread

=== Some little facts about previous thread
1. The 4th thread was started by me myself (on February 5, 2008), while the last to reply on that thread were AceN (on July 12, 2008)
2. Previous thread got 15,182 hits (as July 13, 2008) and keeps increasing.
3. Previous thread actually lasted more than 5 months. It also indicates, the previous thread got the same rate with 3rd thread .... THe most special thing is,, in 4th thread,,, other Pekanbaru forumers showed up ... and contribute quite a lot
4. Thanx to some of our SSC forumers who has contributed to post in previous thread. And a big thanks for Pekanbaru Flickr, Panoramio, Multiply community, and some blogger, who posted a lot of photos a lot on the internet. And very big thanks to FITRI ZANDRA, Kaskus User who loves to post so many Pekanbaru photos ....We all love you, kak !!!! And especially MULTIPLY user who posts a lot of good pics these days. I LOVE TO BE PART OF YOUR COMMUNITY (walau gak bisa ikut KOPDAR)
=======================================

PEKANBARU KOTA BERTUAH

BERSIH
TERTIB
USAHA BERSAMA
AMAN
HARMONIS

======================================

Pekanbaru dan Riau itu adalah entitas yang tidak dapat dipisahkan, jadi dalam judul thread ke-5 ... aku tetep pake kata "RIAU"

============ From RIAUPOS ================

Jejak Langkah Kota Bertuah Pekanbaru dan Problematikanya
Minggu, 20 Januari 2008
Makin Molek dan Makin Berprestasi

Lain dulu lain sekarang. Ya, memang Kota Pekanbaru sekarang tidak sama dengan Pekanbaru yang pernah dikenal orang satu dekade silam. Pekanbaru sekarang makin berbenah, makin molek, dan makin berprestasi pula.

PADA tahun 60-an, Pekanbaru hanyalah sebuah kota kecil yang penduduknya rata-rata tinggal di tepian Sungai Siak. Jumlah kampungnya pun tidak seberapa, beberapa yang terkenal di antaranya Tanjung Rhu, Sago, Sumahilang, Nelayan, Senapelan, Lima Puluh dan Rintis. Soal jumlah penduduknya, tidak lebih hanya 50 ribu KK saja.

Dilihat dari sarana prasarana transportasi juga sangat sederhana. Jalan rayanya hanyalah jalan yang disiram minyak mentah. Tidak pula dilalui banyak kendaraan. Pasalnya masih banyak yang berjalan kaki atau menggunakan rakit untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain dengan melewati sungai.

Namun bila melihat Pekanbaru sekarang, sudah sangat berubah wajahnya. Pembenahan yang dilakukan disana-sini paska otonomi daerah terlebih saat dipimpin oleh Walikota Pekanbaru Herman Abdullah menunjukkan hasil yang gemilang. Tidak saja membuat Kota Pekanbaru makin molek tetapi juga membuat Kota Pekanbaru bertabur prestasi.

Itu bisa dilihat dari pembangunan di sepanjang jalan protokol. Kiri dan kanan jalan sudah berdiri rumah toko (ruko) megah, komplek pertokoan, plaza dan mal. Ada Senapelan Plaza, Mal Pekanbaru, Mal Ciputra Seraya, dan Mal SKA. Banyaknya pusat perbelanjaan itu menjadi bukti bahwa investor sangat berminat menanamkan modalnya di Pekanbaru.

Menyinggung prestasi, Pekanbaru tidak bisa dianggap sepele. Dalam dua tahun terakhir ini saja sudah tidak terhitung penghargaannya. Misalnya untuk tingkat provinsi, Pekanbaru berhasil menjadi Juara Umum Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke 18 di Dumai, Investment award, kota terbersih dan lain sebagainya.

Ditingkat nasional Pekanbaru pun bisa berbusung dada. Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tertib lalu lintas dan angkutan kota, Bintang Keteladanan Akhlak Mulia, dan Piala Adipura juga raihnya. Warga Kota Pekanbaru Erni Suarti yang juga bekerja sebagai pegawai di salah satu instansi di Kota Pekanbaru juga berhasil menerima penghargan Kalpataru Kategori Pengabdi Lingkungan Erni Suarti.

Pekanbaru yang Menggeliat

Geliat Kota Pekanbaru yang menjanjikan kemakmuran tercium juga ke negeri tetangga. Itulah sebabnya banyak warga pendatang yang hijrah ke Kota Pekanbaru. Akibatnya penduduk Kota Pekanbaru yang pada tahun 1991 hanya 520 ribu jiwa, kini berjumlah 754 ribu jiwa.

Geliat itu juga membuat pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru meningkat dari tahun ke tahun. Sebelumnya tahun 1999 Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru hanya Rp 77,7 miliar. Namun tahun 2001 menjadi meningkat hampir empat kali lipat menjadi Rp346 miliar. Singkatnya tahun 2006 lalu APBD mengalami peningkatan menjadi Rp 1 triliun lebih. Tahun 2007 meningkat lagi menjadi Rp1,2. Namun tahun 2008 sedikit terjadi penurunan yaitu Rp 1,1 triliun.

Peningkatan itu menandakan pendapatan masyarakat Pekanbaru juga mengalami peningkatan pula. Salah satu barometernya bisa diketahui dari jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 1999 hanya sebesar Rp12,7 miliar, tahun 2001 Rp37,7 miliar. PAD mengalami peningkatan berarti pada tahun 2006 yaitu sebesar Rp102 miliar. Tahun 2007 meningkat lagi menjadi Rp105,05 miliar

Selanjutnya nilai income per kapita awal otonomi daerah atau lima tahun lalu hanya sebesar Rp4 juta lebih. Meningkat menjadi Rp5 juta tahun 2005 dan 2006 menjadi Rp7 juta lebih. Peningkatan-peningkatan itu berarti peningkatan ekonomi masyarakat juga.

Pendidikan Murah dan Berkualitas

Dengan mempergunakan anggaran APBD pada 2006 lalu program pendidikan murah dan berkualitas dikumandangkan menjadi tujuan utama Pekanbaru. Salah satu langkah yang dibuat adalah menggratiskan buku mulai dari kelas 1 SD hingga kelas III SMP. Secara berangsur tapi pasti pada 2007 dilakukan pula sampai tingkat SMA. Sebagai pengguna anggaran pada tahun 2007 senilai 23 persen dari APBD 2007 dipergunakan untuk pelaksanaan pendidikan di Pekanbaru. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan gedung sekolah dan menggratiskan ujian lokal serta nasional dan menggartiskan penerimaan siswa baru.

Sementara untuk meningkatkan kualitas guru diberikan tambahan insentif sebesar Rp1,5 juta terhadap guru di daerah pinggiran. Insentif ini juga diberikan bagi tenaga medis. Pembangunan sekolah binaan di setiap kecamatan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Salah satunya SMP dan SMA Bukitraya yang sudah menghabiskan dana Rp2 miliar lebih.

Tujuannya untuk mempermudah anak-anak masuk sekolah tidak perlu lagi berebut memasuki sekolah favorit ditengah kota karena sudah ada sekolah binaan ditempat mereka. Pengawasan pembangunan juga dilakukan terus oleh Wali Kota Pekanbaru. Sesekali wali kota bersama satker terkait melakukan sidak ketempat pelaksanaan pembangunan.

Pernyataan tegas dan lugas selalu dilontarkan Herman Abdullah setiap kali melakukan peninjauan.’’Saya ingin bangunan yang dikerjakan bisa dimanfaatkan masyarakat banyak dan tahan lama. Jangan asal kerja dan jadi saja. Pengawasan saya minta dilakukan terus terhadap pembangunan gedung sekolah serta fasilitas umum lainnya,’’ begitulah satu satu pernyataan yang sering dilontarkan Herman setiap kali melakukan peninjauan.

Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Di bidang kesehatan pemerintah juga terlihat berusaha memberikan pelayanan

Puskesmas murah sejak tahun 2006 lalu. Anggaran Rp1 miliar biaya operasional Puskesmas Rawat Inap dikucurkan terus sejak tahun 2006 hingga 2007 lalu. Peningkatan gizi makanan sehat bagi balita juga diberikan pemerintah. Dengan tujuan masyarakat bisa mendapatakan pengobatan secara baik dan berobat dengan biaya murah ditempat tersebut. Penyediaan tempat yang cukup presentatif dengan tenaga dokter berkualitas.

Bidang Pelayanan Publik

Pembangunannya dapat dilihat dari pembangun kantor pelayanan terpadu (KPT). Untuk melayani masyarakat mengurus semua perizinan mulai dari IMB, SITU, SIUP, dan sebagainya. Dengan biaya murah dan cepat atau tidak membutuhkan waktu lama semua bisa dilakukan di KPT .

Mengatasi Kemacetan Lalulintas

Untuk mengatasi kemacetan pemerintah berupaya memaksimalkan berbagai program pembangunan. Ini seperti pembangunan halte, jembatan penyeberangan, dan membangun pagar pembatas median jalan di sejumlah jalan-jalan protokol.

Dengan harapan tidak hanya ruas Jalan Jendral Sudirman saja sebagai kawasan percontohan tertib lalu-lintas, tetapi jalan-jalan lain seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau ke depan diupayakan menjadi jalan percontohan tertib lalu-lintas.

Ditambah lagi dengan pemasangan CCTV. Untuk mengawasi kemacetan dan keamanan para pengguna jalan. Soal kemacetan di persimpangan lampu merah, pemko telah menganggarkan anggaran miliaran rupiah pada 2007 lalu mendesain sejumlah persimpangan, sedemikian rupa, dan memasang trafik light disetiap perempatan dan pertigaan jalan.

Problematika yang Masih Tertinggal
Dari sekian banyak keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan tentu saja ada beberapa permasalahan yang masih belum bisa diselesaikan Pemko Pekanbaru. Diantaranya masalah banjir . Permasalahan ini tampaknya belum dapat diatasi oleh Pemko Pekanbaru. Namun begitu, pemko sudah membuat strategi yang akan dilaksanakan pada 2008 nanti

Sebagaimana yang telah ditetapkan dalam peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 9 tahun 2007, tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pekanbaru 2008. Permasalahan banjir masih menjadi pemikiran pemerintah untuk mengatasinya. Dana sebesar Rp3 miliar akan dikucurkan pemerintah untuk mengatasi banjir.

Pada anggaran 2008 ini terlihat masih berfokus pada percepatan dan pemerataan infrastruktur pusat kota, jalan dipinggiran kota serta pembangunan jalan. Selain itu, peningkatan sarana, prasarana dan kualitas pendidikan juga masih menjadi program utama 2008 nanti. Begitu juga dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan, termasuk pengentasan kemiskinan dan menumbuhkan iklim usaha dan penciptaan lapangan kerja

Dari data yang diterima dilapangan APBD 2008 ditargetkan sebesar Rp1.175.238.315.915. Dibandingkan tahun 2007 terjadi penurunan sebesar

Rp.142.154.102.335 atau 10,79 persen dari APBD tahun 2007 sebesar Rp.1.317.392.421.250. Dengan dana sebesar itu Herman Abdullah berjanji kepada masyarakat akan berusaha melakukan tugasnya dengan baik dalam pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh. Sebuah pernyataan yang diplomatis memang melihat kondisi Pekanbaru yang terus berkembang. Ditengah-tengah perkembangannya masih banyak yang perlu dilakukan evaluasi dan pekerjaan yang lebih baik lagi.

Semua program yang rencanakan ditunggu masyarakat Pekanbaru secara keseluruhan. Terutama masalah banjir yang selalu menjadi permasaahan setiap tahunnya.***
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; July 13th, 2008 at 10:37 AM.
rilham2new no está en línea  

Sponsored Links
 
Old July 13th, 2008, 10:14 AM   #2
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

RESERVED ...
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 10:17 AM   #3
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

.... RESERVED ...
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 10:18 AM   #4
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

....................................... RESERVED ...........................................
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 10:19 AM   #5
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

........... RESERVED ..............
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 11:25 AM   #6
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Some pic by TAUFIKASMARA

MALACCA STRAIT JAZZ MUSIC FESTIVAL tahun 2008
Hari dimana musisi Jazz nasional dan regional di Asia Tenggara berkumpul di Pekanbaru ....
Berlokasi di PUrna MTQ BandarSerai, tepatnya di depan Anjung Seni Idrus TIntin (venue FFI 2007)

1


2


3

=============

LAUNCHING FILM NAGABONAR di Mal Ciputra Seraya

1 press conference


2


3 penontonnya rame


4 di dalam studio 21 cineplex nya


5 foto bAreng Dedy Mizwar


=========== Ngomong2 Soal NAGABONAR 1, yang di-RETOUCH .... aku nontonnya juga di Mal Ciputra lohhh ... tapi Mal Ciputra di Jakarta ....
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 11:30 AM   #7
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

HOTEL di Pekanbaru


1. Hotel Aryaduta *****

image hosted on flickr


2. Hotel Grand Jatra *****

image hosted on flickr




3. Hotel Mutiara Merdeka ****



4. Hotel Pangeran ****



5. Hotel Grand Elite ****




6. Hotel Ibis ***

image hosted on flickr


7. Hotel Aston City ***



8. Hotel Resty Menara ***


9. Hotel Grand ZUri ***



10. Hotel Sahid Pekanbaru ***

[NO IMAGE AVAILABLE]

11. Hotel Furaya ***

image hosted on flickr


image hosted on flickr


U/C
1. Novotel ****
2. Premier Grand ZUri *****
3. Grand Aston Labersa *****
4. The Peak *****

Hmmm ,, memang kota Pekanbaru termasuk Mice CITY. Habis itu engineer dari perusahaan minyak , kelapa sawit, bubur kertas, dan perhutanan. Itu kan secara berkala datang ke Pekanbaru. Pengusaha (pebisnis) juga termasuk salah satu pengguna hotel di Pekanbaru. Dan yaa itu tadi, kebiasaan Pemerintah Riau mengundang investor, buat ekshibisi budaya berstandar internasional, nasional, regional. Selain itu, kurangnya tempat wisata di Pekanbaru, menyebabkan hotel-hotel di Pekanbaru meningkat tingkat okupansi nya pada akhir pekan.
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; September 2nd, 2008 at 11:48 AM.
rilham2new no está en línea  
Old July 13th, 2008, 03:13 PM   #8
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Carrefour pernah ditendang dari Pekanbaru tahun 2004, ketika mereka berencana akan membuka Cabangnya di Pekanbaru :p ..... Dan terus menerus melobby Pemerintah Kota Pekanbaru ... Hypermarket yang dimaksud dalam berita di bawah bisa dipastikan adalah CARREFOUR ... Soalnya, waktu Desember 2004 ... Aku sudah lihat spanduk HYPERMART nya Matahari Group di kawasan konstruksi Mal SKA ... Kesian deee Carrefour .... , keduluan ma Matahari Group ...:p~ ... Belakangan aku baru tahu, kalau HYPERMART Mal SKA adalah Hypermart ke-11 dan Hypermart pertama di Sumatra dan salah satu yang pertama di luar pulau Jawa (tanggal beroperasinya saja pertengahan tahun 2005).

Tapi keliatannya PEMKOT Pekanbaru memiliki konsistensi tersendiri dalam melindungi Tatanan Tata Kota Pekanbaru :P ...

Sampai hari ini semua Hypermarket di Pekanbaru lokasinya diletakkan sekitar 5-6 km dari Pusat Kota .... Agak ke pinggiran kota,, tapi belakangan kawasan ini sudah seperti bukan pinggiran lagi ....

Mulai dari HYPERmarket Global Bangunan, Kedaung Tabletop, Makro Cash n Carry, sampai Hypermart diletakkan di kawasan yang sama yaitu di persekitaran Jalan Sukarno-Hatta ...
===========
Investor Berminat Dirikan Hypermarket di Eks Gudang Bulog
Dikirim Oleh: Developer pada 16 Desember 2004 8:12:53 PM

PEKANBARU (Riau Online): Melihat perkembangan perekonomia kota Pekanbaru yang sangat pesat, investor berminat memanfaatkan eks Gudang Bulog di Jalan Sudirman Pekanbaru untuk dibangun sebuah Hypermarket.

PEKANBARU (Riau Online): Melihat perkembangan perekonomia kota Pekanbaru yang sangat pesat, investor berminat memanfaatkan eks Gudang Bulog di Jalan Sudirman Pekanbaru untuk dibangun sebuah Hypermarket.

Namun sayang, minat investor tersebut tidak dapat direalisasikan karena pihak Pemko Pekanbaru tidak bisa memberinya izin dengan alasan bakal terjadinya kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.

Asisten II Sekko Pekanbaru Akmal JS kepada wartawan mengatakan, Jalan Sudirman tidak diperuntukkan bagi pusat perdagangan karena dikhawatirkan akan terjadi kemacetan dan mengganggu lalu lintas disana.

"Berdasarkan SK Walikota Pekanbaru No 640/64/2002, Jalan Sudirman diperuntukkan bagi perkantoran, hotel dan restoran. Kita menolak izin Hypermark dengan alasan itu. Kedua, lokasi tidak terlalu besar sehingga tempat parkir juga kecil," jelas Akmal.

Dengan kecilnya tempat parkir, dikhawatirkan masyarakat yang kesana akan memakai badan jalan untuk parkir. Ini tentu saja akan menambah macet jalan Sudirman yang sudah padat.

Sementara itu, gudang bulog yang baru dipindahkan ke jalan Padat Karya. Itulah sebabnya bekas gudang bulog disewakan dan Hypermark tertarik untuk memakainya. Sehingga dibuatlah surat permohonan perum Bulog No B 135.03020.05.2005 tanggal 4 Mei 2005.

Namun Pemko lebih memperhatikan aspek lain. Dengan adanya Hypermark, arus lalu lintas di lokasi gudang bulog yang sudah padat dipastikan akan lebnih padat lagu sehingga dapat menyebabkan macet. Karenanya Pemko menolak izin pembangunan Hypermark di lokasi tersebut.(ak/rtc)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 14th, 2008, 05:34 AM   #9
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

JALAN LABERSA
* Sebuah jalan di kawasan suburb lokasi pengembangan baru yang dimiliki oleh PT. Labersa Hutahaean ....... kunjungi di www.labersa.com
* sebuah grup usaha lokal ... yang hampir semua unit bisnis nya beroperasi di Riau
* Jalan di bawah ini merupakan Jalan Akses ke Perumahan Labersa, Labersa Waterpark, Labersa Golf Course, dan juga Grand Aston Labersa
* semua gambar aku yang ambil sendiri ...
* click on images for larger resolution .....

1
image hosted on flickr


2
image hosted on flickr


Koleksi masih banyak .... 200 gambar sudah diupload,,, masih ada bersisa sekitar 300-an gambar lagi .....

Satu video sudah diupload ke YOUTUBE ...

Just search " GARUDA INDONESIA B734 landing at Pekanbaru Airport "
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 14th, 2008, 03:50 PM   #10
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Dari RIAUTODAY

Mendapatkan kedatangan 1-2 artis dalam waktu yang bersamaan nitu sih biasa .... Hmmm,, gimana kalau 20-30 artis ??? Atau ratusan ??? ,... Pekanbaru sudah pernah tuh waktu FFI 2007 ...

Sekarang di Malam Pembukaan Rangkaian SOUNDRENALINE 2008 , malah diadakan di Pekanbaru
......................................

Lapangan Sampoerna Berguncang, Penonton Terpuaskan
Monday, 14 July 2008 12:19

PEKANBARU (RP) - Sejak pagi hingga tengah malam, Ahad (13/7), lapangan Sampoerna di Jalan Tuanku Tambusai ujung terus gegap-gempita. Penampilan band-band papan atas di bawah helat akbar A Mild Soundrenalin 2008 bertajuk Free Your Voice ini, mampu membius ribuan penonton yang hadir. Puncaknya ketika grup band Slank tampil, penonton pun histeria.

Tabuhan drum Bimbim seakan menjadi penyemangat baru bagi para pengunjung yang sudah berada di tengah lapangan semenjak tengah hari. Para Slanker pun mulai berjingkrak dan hanyut mengikuti irama. Lapangan yang baru pertama sekali digunakan untuk helatan akbar seperti ini pun semakin hidup. ‘’Slanker... Yess...’’sahut para pengikut setia grup musik dari Gang Potlot ini begitu melihat Kaka, sang vokalis memulai aksi panggungnya.

Malam itu Slank membawakan lagu Generasi Biroe, Mars Slankers, Lo Harus Grak, Gossip Jalanan, Kaopoe Liarkoe, Missing Person, Tonk Kosong, Naluri Binatang, Seperti Para Koruptor, Orkes Sakit Hati, Ku Tak Bisa dan Kamu Harus Pulang.

Ketika Mars Slank dinyanyikan, Slankers begitu histeris sembari mengibarkan bendera kebesaran Slanker. Slankers seakan-akan larut mengikuti Mars Slank yang dibawakan oleh Kaka. Sebelum Slank tampil, suasana juga tak kalah heboh. Dua grup band papan atas yakni Boomerang dan /Rif memiliki cara tersendiri untuk memacu andrenalin fansnya. Boomerang bergoyang bersama ribuan penonton, /Rif mengajak penonton melempar botol dan sampah keatas panggung. Kontan saja, ide vokalis /Rif, Andi itu memacu penoton untuk melempar botol sebanyak-banyaknya ke atas pentas. Tak ayal lagi pentas dipenuhi dengan ratusan botol yang dilempar oleh pengunjung.

Selain Slank, A Mild Soundrenaline 2008 ini juga menghadirkan sejumlah musisi papan atas diantaranya Repvblik, Drive, Last warning, Ada Band, ST 12, Matta, Saint Loco, Serious, Bomeerang, Netral, Pinkan Mambo, Maia and Meican, /rif serta grup band Riau sedang menapaki karir di kancah nasional, Geisha.

A Mild Soundrenaline tahun 2008 ini selain lebih ramai, juga menyita banyak perhatian pengunjung lewat iven yang diselenggarakan, sehingga, bukan saja menghhibur bagi para pecinta musik, namun juga memberikan suasana baru bagi warga kota Pekanbaru di tengah keramaian di luar sensasi yang telah ada.

Branch Manager Sampoerna A Mild, Toni Darusman mengakui Pekanbaru bahkan tak kalah meriahnya dibandingkan dengan daerah lainnya. Tak salah bila tahun ini, A Mild Soundrenaline ada di Pekanbaru. ‘’Fantastic..’’ ungkapnya.(mar/bud)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 14th, 2008, 05:28 PM   #11
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Dari RIAUTERKINI

Hmmm, terkait dengan penyediaan Bus Trans Metro Pekanbaru
ASTAGA ... Pekanbaru kota percontohan SAUM nasional ... duhhh,,,


=========
Kamis, 10 Juli 2008 14:18
(masing-masing) Seharga Rp800-900 Juta,
Pekanbaru Dapat Jatah Lebih 10 SAUM

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai Kota Percontohan, Kota Pekanbaru mendapatkan jatah 10 sampai 20 unit bus trans guna menerapkan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) di Kota Pekanbaru. Penyerahan bakal dilaksanakan akhir tahun 2008 ini. Demikian diungkapkan Kasubdit Jaringan Transportasi Jalan Departemen Perhubungan Pusat, Firdaus Rasyad usai penyerahan catatan kesalahan lalu lintas di Kota Pekanbaru di ruang rapat walikota Pekanbaru kamis (10/7).

"Kita berikan kepada Pekanbaru sekitar 10-20 unit dari sekitar 60 unit pengadaan kita tahun ini. Pekanbaru menjadi prioritas, sebagai Kota Percontohan tertib lalu lintas," ujar Firdaus. Harga setiap unitnya sekitar Rp800-900 juta atau hampir mencapai Rp1 miliar.

"Yang kita berikan hanya rangsangan agar SAUM bisa diterapkan di Pekanbaru. SAUM perlu kotribusi semua pihak, baik pusat, Provinsi dan Kota Pekanbaru," imbuh Firdaus. Sejauh ini, pusat dan Kota sudah menunjukkan adanya kontribusi untuk penerapan SAUM. Pusat sendiri pada prinsipnya siap, baik untuk pengadaan sarana dan prasarana SAUM maupun pengelolaan.

"Untuk sarana dan prasarana, kita anggarkan dana Rp4 miliar tahun ini bagi Pekanbaru. Dana tersebut utamanya dipergunakan untuk pembangunan shelter atau halte yang sesuai dengan bus trans," jelasnya. Bus trans yang diberikan kepada Pemko nantinya, menurut Kadishub Pria Budi akan dinamakan Trans Metro Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua Organda Pekanbaru Amir Husein malah meminta pusat untuk mengirimkan 50 bus trans, bukan 10-20 buah. Sehingga permasalahan angkutan umum dan lalu linhtas di Kota Pekanbaru dapat diatasi. Namun permintaan ini dikembalikan Faisal kepada kemampuan anggaran pusat. Seharusnya, SAUM tidak hanya kontribusi pusat, tetapi juga Pemprov, Pemko dan pengusaha angkutan. Karena pengelolaanya nanti bakal dikeroyok ramai-ramai dalam bentuk koperasi.***(sari)


-------------

Wah tahun 2009, ke Pekanbaru berarti aku udah bisa mulai nyoba busnya donk ...
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 15th, 2008, 04:56 AM   #12
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 7,609
Likes (Received): 998

Membangun Infrastruktur Kota Pekanbaru dari Bagi Hasil Kekayaan Alam

Selasa, 15-07-2008
*hendrik hutabarat
Pada hari Jumat-Minggu (11-13/7), wartawan MedanBisnis dan wartawan dari Medan lainnya bersama dua dosen USU Zulfikar Siregar dan Ir Nurzainah Ginting MSc, mengikuti touring perkebunan kelapa sawit PIR-Trans yang digelar PT Asian Agri Group (AAG) ke Propinsi Riau. Bila ditilik dari pembangunan Kota Pekanbaru sebagai barometer Propinsi Riau, maka tuntutan kepada pusat saat ini terlihat hasilnya.

Andi, salah satu warga Pekanbaru yang berprofesi sebagai supir sebuah perusahaan setempat menuturkan, sebelum reformasi, Riau secara keseluruhan ibarat petani yang mati di lumbung padi. “Atas minyak, bawah minyak, tapi semua dibawa ke Jakarta,” ujarnya.
Maksudnya, Riau kaya akan minyak dan gas di dalam perut bumi. Di atas bumi, ada banyak perkebunan sawit yang juga menghasilkan minyak crude palm oil (CPO). Dulu, semuanya itu untuk Jakarta. Sekarang situasinya berbeda, di mana Riau berhasil meraih 70% dari bagi hasil kekayaan alam dengan pemerintah pusat.
Perolehan dana yang besar itu dialokasikan untuk pembangunan berbagai infrastruktur yang ada, terutama jalan dan gedung-gedung pemerintahan. Sepanjang menelusuri Kota Pekanbaru, jalan-jalan yang ada terlihat baik dan ditata dengan rapi dan nyaris tiada sampah di sekitarnya.
Hal sama pun terlihat saat perjalanan dari Pekanbaru menuju jalur lintas timur (jalinsum) yakni melalui Kabupaten Pelelawan, serta Kabupaten Siak. Mungkin satu-satunya kekurangan dari pembangunan jalan itu adalah kurangnya pembatas dan lampu tanda lalulintas serta pembangunan pos polisi.
Gedung
Sementara untuk pembangunan gedung, Kota Pekanbaru juga layak menjadi kota yang banyak bangunan berkategori mercusuar. Dua pimpinan AAG, Pengarapen Gurusinga dan Lamsaulin Situmeang, menunjukkan kepada para wartawan pembangunan gedung DPRD, gubernur, dan gedung Arsip Propinsi Riau.
Terlihat gedung dinas Gubernur Riau menjulang tinggi hingga puluhan lantai dan di atasnya seperti dilengkapi dengan helipad (landasan bagi helikopter). Desainnya menunjukkan kemewahan dan pekat dengan unsur modernitas. Sementara gedung DPRD Riau tampilannya seperti rumah adat Melayu namun melebar hingga tampak seperti istana raja-raja Melayu.
Yang mengejutkan, gedung arsip Riau dibangun dengan desain mewah dan futuristik. Kemegahan itu juga diikuti oleh gedung lainnya seperti gedung lembaga keuangan Jasa Raharja, Hotel Pangeran, Hotel Ashton, Mesjid Agung yang sangat luas, serta lainnya.
Pengarapen Gurusinga memprediksi, suatu saat pembangunan pesat Kota Pekanbaru akan mengalahkan pembangunan Kota Medan yang selama ini selalu dijadikan ikon Pulau Sumatera.
Investasipun relatif ramai ke Riau karena kemudahan yang ditawarkan jauh lebih banyak dibanding Sumut. Termasuk di dalamnya adalah layanan Bandara Sultan Syarif Kasim yang mudah dan tidak banyak jongos pengangkut barang seperti di Bandara Polonia Medan.
“Keberhasilan pemda setempat dalam menuntut bagi hasil kekayaan alam dengan pusat menjadi kunci untuk dana pembangunan daerahnya. Bandingkan dengan Kota Medan dan Sumut secara keseluruhan yang sama sekali tidak berhasil melakukan hal sama,” tegasnya.

source : http://www.medanbisnisonline.com/rub...e=1#more121300
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba no está en línea  
Old July 15th, 2008, 05:06 AM   #13
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,566
Likes (Received): 427



Kasar banget bahasa nya
Jongos pengangkut barang
Blue_Sky no está en línea  
Old July 15th, 2008, 09:53 AM   #14
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Aku tanggapi secara per-poin saja yaah ....



Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
Selasa, 15-07-2008
*hendrik hutabarat
Pada hari Jumat-Minggu (11-13/7), wartawan MedanBisnis dan wartawan dari Medan lainnya bersama dua dosen USU Zulfikar Siregar dan Ir Nurzainah Ginting MSc, mengikuti touring perkebunan kelapa sawit PIR-Trans yang digelar PT Asian Agri Group (AAG) ke Propinsi Riau. Bila ditilik dari pembangunan Kota Pekanbaru sebagai barometer Propinsi Riau, maka tuntutan kepada pusat saat ini terlihat hasilnya.
Di Indonesia dulu pernah ada penghargaan Provinsi dan kabupaten mana yang paling berhasi OTONOMI DAERAH nya ... dan diliput di majalah TEMPO. Kalau untuk ukuran Kabupaten , yang diliput adalah kabupaten Gayo Lues di NAD dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Kaltim .... Dan untuk level Provinsi,, memang waktu itu yang diliput adalah Provinsi Riau ....

Di Riau sendiri, kabupaten yang paling berjaya otonomi daerahnya adalah SIAK .....


Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
Andi, salah satu warga Pekanbaru yang berprofesi sebagai supir sebuah perusahaan setempat menuturkan, sebelum reformasi, Riau secara keseluruhan ibarat petani yang mati di lumbung padi. “Atas minyak, bawah minyak, tapi semua dibawa ke Jakarta,” ujarnya.
Maksudnya, Riau kaya akan minyak dan gas di dalam perut bumi. Di atas bumi, ada banyak perkebunan sawit yang juga menghasilkan minyak crude palm oil (CPO). Dulu, semuanya itu untuk Jakarta. Sekarang situasinya berbeda, di mana Riau berhasil meraih 70% dari bagi hasil kekayaan alam dengan pemerintah pusat.
Supir minyak ini salah besar ... Kalau untuk kelapa sawit memang sebagian besarnya beneran masuk ke KAS DAERAH ... angka nya tidak main-main ... Riau menguasai 40% total produksi CPO (Kelapa Sawit) dunia, dan sejauh ini masih pemilik lahan kelapa sawit terluas .......


Tapi sayang, untuk MINYAK BUMI dan GAS ALAM ( di mana Riau menguasai lebih dari 60% total produksi nasional) ... Sebagian besarnya masih lari ke Jakarta .... ... Riau memang dapat sih tapi cuman sekitar 15% ... angka ini sangat kurang untuk pembangunan infrastruktur (tapi nutup banget untuk pendidikan dan kesehatan ... Riau bahkan menjadi Provinsi dengan tingkat Pendidikan SD-SMP-SMA terbaik nomor 2 di Sumatra, setelah Provinsi Sumatra Utara ....). .. Tingkat kelulusan UAN di Pekanbaru sekitar 95-96% tahun ini ... Dan itu masih kalah jauh sama Kabupaten Siak yang sampai 98% ... Keren bener memang Siak ini ....


Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
Perolehan dana yang besar itu dialokasikan untuk pembangunan berbagai infrastruktur yang ada, terutama jalan dan gedung-gedung pemerintahan. Sepanjang menelusuri Kota Pekanbaru, jalan-jalan yang ada terlihat baik dan ditata dengan rapi dan nyaris tiada sampah di sekitarnya.
Hal sama pun terlihat saat perjalanan dari Pekanbaru menuju jalur lintas timur (jalinsum) yakni melalui Kabupaten Pelelawan, serta Kabupaten Siak. Mungkin satu-satunya kekurangan dari pembangunan jalan itu adalah kurangnya pembatas dan lampu tanda lalulintas serta pembangunan pos polisi.
100% benar ...kondisi Jalan di Riau sangat membaik paska-reformasi dan paska bergulirnya OTONOMI DAERAH ..... Terutama jalan Lintas timur ....

Aku kemaren ke Siak,, lewan jalan negara lintas timur ... memang hampir dan nyaris tidak ada bolong-bolong yang bener mengganggu (bahkan untuk jarak hampir 40 km ......) ... yang rusak malah justru jalan provinsi ,, tapi bisa dimaklumi .. Jalan itu masih baru ,, layering aspal nya masih belum tebal ... .... Kondisi itu jutaan kali lebih baik, ketika aku melewati jalan tersebut yang pada tahun 2003, bahkan masih Jalan tanah .. Jarak jalan provinsi itu juga sekitar 20-30 km lebih ada lah ....


Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
Gedung
Sementara untuk pembangunan gedung, Kota Pekanbaru juga layak menjadi kota yang banyak bangunan berkategori mercusuar. Dua pimpinan AAG, Pengarapen Gurusinga dan Lamsaulin Situmeang, menunjukkan kepada para wartawan pembangunan gedung DPRD, gubernur, dan gedung Arsip Propinsi Riau.
Terlihat gedung dinas Gubernur Riau menjulang tinggi hingga puluhan lantai dan di atasnya seperti dilengkapi dengan helipad (landasan bagi helikopter). Desainnya menunjukkan kemewahan dan pekat dengan unsur modernitas. Sementara gedung DPRD Riau tampilannya seperti rumah adat Melayu namun melebar hingga tampak seperti istana raja-raja Melayu.
Yang mengejutkan, gedung arsip Riau dibangun dengan desain mewah dan futuristik. Kemegahan itu juga diikuti oleh gedung lainnya seperti gedung lembaga keuangan Jasa Raharja, Hotel Pangeran, Hotel Ashton, Mesjid Agung yang sangat luas, serta lainnya.
Gedung dibangun memang bukan hanya unsur kemegahan ... tapi karena unsur keperluan ...

Kantor Gubernur memang perlu dibesarkan, karena kantor Gubernur yang sebelumnya terlalu kecil ... Bahkan beberapa pecahan divisi kerja kantor Gubernur, harus menggunakan bangunan lain yang terpisah dari bangunan utama Kantor Gubernur ... DAN HAL INI MENYUSAHKAN INVESTOR ... Berangkat dari alasan inilah,, semua dinas2 yang berhubungan dengan investasi digabungkan dalam satu atap di Gedung 9 tingkat itu ..

HAL INI YANG MEMBUAT INVESTOR SENANG MAIN-MAIN DI PEKANBARU,,, KARENA SANGAT MENUNJUKKAN DENGAN TERANG-TERANGAN BETAPA BESARNYA PERHATIAN PEMERINTAH PROVINSI SAMA INVESTOR INI .... .. Untuk itulah Index investasi PMA di Riau memang tergolong tertinggi di Indonesia ... Ada aksi karena ada reaksi ...

Contoh nyata,, aku kemarin naik pesawat dari Pekanbaru-Jakarta .... Perasaan aku sekitar seperlima lebih dari penumpang pesawat adalah investor dari Jepang .... Ini nyata, dan aku alamin sendiri ...... Dari, mahalnya harga kamar hotel di Pekanbaru juga udah ketahuan, kok Kalau Pekanbaru memang benar2 Kota Investor ,,,,, Aku gak nyangka, kalau yang dikatakan investor asing di Riau itu ternyata bener2 ada .... aku melihat sendiri orang jepang ini yang keliatannya tampang pengusaha dengan pakaian Jas gitu, deh ....

Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post

Pengarapen Gurusinga memprediksi, suatu saat pembangunan pesat Kota Pekanbaru akan mengalahkan pembangunan Kota Medan yang selama ini selalu dijadikan ikon Pulau Sumatera.
Mungkin untuk 20-30 tahun yang akan datang memang bisa terjadi .. tapi tidak dalam waktu dekat .....

Tapi progress Pekanbaru memang jelas kok,, Pekanbaru secara jelas dan nyata telah melampaui Kota Padang secara ekonomi sejak awal tahun 2000-an .... Beberapa unit kerja perbankan Sumatra Tengah .... satu-per-satu mulai pindah ke Pekanbaru ....


Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
Investasipun relatif ramai ke Riau karena kemudahan yang ditawarkan jauh lebih banyak dibanding Sumut. Termasuk di dalamnya adalah layanan Bandara Sultan Syarif Kasim yang mudah dan tidak banyak jongos pengangkut barang seperti di Bandara Polonia Medan.
“Keberhasilan pemda setempat dalam menuntut bagi hasil kekayaan alam dengan pusat menjadi kunci untuk dana pembangunan daerahnya. Bandingkan dengan Kota Medan dan Sumut secara keseluruhan yang sama sekali tidak berhasil melakukan hal sama,” tegasnya.

source : http://www.medanbisnisonline.com/rub...e=1#more121300
Porter (atau bahasa medanbisnisnya "JONGOS") juga banyak kok di airport pekanbaru :p .... cukup banyak malah ,,, cuman mereka tidak dalam jumlah yang memang mengganggu kita ... Lahh, baggage conveyor nya aja pendek bukan main .... masa' pake porter banyak-banyak ... ...

Di Riau, ekonomi bergantung investasi .... Swasta lokal juga menunjukkan taring dengan sangat-sangat dalam ... Bisa dilihat dari Perumahan mewah , proyek2 hotel , dan proyek2 raksasa yang kesemuanya didominasi swasta lokal ..... Mal terbesar di Pekanbaru juga dibangun oleh investor lokal ... (walau belakangan, mulai banyak nih investor masuk ... kayak CIPUTRA dan PODOMORO group ...)

Di Sumatra utara, level dan kinerja swasta sangat tinggi sekali ... Swasta di Riau sebenarnya tidak ada apa2nya berbanding dengan di Sumatra utara .... Lagipula orang kaya di Riau variasi sektor bisnisnya tidak sebanyak di Sumatra Utara ... di Riau bisa dipastikan orang Kaya pasti kalau tidak dari PENGUSAHA SAWIT atau PENGUSAHA PERKAYUAN, pastilah KONTRAKTOR (ini profesi yang sangat menanjak sekali karirnya di Riau, mengingat Riau memang bertabur proyek dan kegiatan konstruksi )...... Era OTDA ,, beberapa saudara aku yang berprofesi di sektor ini .. memang mendadak jadi milyarder ... padahal dulunya dari keluarga sederhana ... ) ...

Dulu aku pernah membanggakan Pekanbaru sangat didominasi proyek pemerintah (persis ketika kira2 bergabung ke SSC kira-kira 2 tahun yang lalu ...) .... Namun, sekarang aku (mungkin) bisa bernafas sangat lega,,, karena terbukti di Pekanbaru hari ini malah didominasi proyek2 swasta .... (dulu memang agak kurang keliatan malah )
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 15th, 2008, 12:37 PM   #15
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

PLN wilayah Riau (beneran) digugat oleh APINDO Riau, dan juga tak lupa oleh KADIN Riau ..

Selasa, 15 Juli 2008 09:45
PLN Siap Hadapi Gugatan Asosiasi Dunia Usaha

Krisis energi listrik menyebabkan PLN menerapkan kebijakan pemadaman bergilir di Riau. Kondisi tersebut memicu sejumlah pengusaha berencana menggugat. PLN mengaku siap melayani gugatan tersebut.

Riauterkini-Pekanbaru-PT PLN Wilyah Riau siap menghadapi rencana class action dari tiga organisasi dunia usaha yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan serikat Pekerja di Riau terkait pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PLN.

Ketiga organisasi tersebut saat ini tengah menyusun bukti kerugian dan draf tuntutan terkait listrik yang biar pet di wilayah Riau sejak satu bulan terakhir. Di dalam gugatan itu, Kadin akan memberikan data jumlah kerugian dan menuntut kompensasi yang sesuai dengan kerugian 80 asosiasi dunia usaha anggota Kadin Riau.

Sebanyak 80 anggota asosiasi itu terutama berasal dari bidang kontruksi, perdagangan, industri, perkebunan, pariwisata, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Ya kami mempersilahkan asosiasi melakukan class action terkait sering padamnya listrik di Riau. PT PLN Wilayah Riau tentunya sudah menyiapkan kuasa hukum untuk menjawab class action tersebut. Namun saat ini kami masih fokus untuk berupaya semaksimal mungkin agar sumber listrik di Riau bisa kembali normal, " kata Manager Teknik PT PLN Wilayah Riau dan Kepri Tagor Sidjabat kepada Riauterkini kemarin.

Krisis listrik di Riau terjadi sejak dua unit mesin PLTG di Ombilin Sumatera Barat yang mensuplay daya listrik sebesar 180 Mw mengalami kerusakan serius sejak sebulan lalu. Selain kerusakan pada dua unit mesin PLTG Ombilin, PLTA di Koto Panjang dengan kapasitas 114 Mw saat ini juga tidak mampu bekerja maksimal akibat turunnya debit air yang saat ini mencapai 78 meter dibawah permukaan laut (mdpl). ***(Mad)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 15th, 2008, 01:20 PM   #16
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 7,609
Likes (Received): 998

di medan.. PLN menang...
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba no está en línea  
Old July 15th, 2008, 01:26 PM   #17
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
PLN wilayah Riau (beneran) digugat oleh APINDO Riau, dan juga tak lupa oleh KADIN Riau ..

Selasa, 15 Juli 2008 09:45
PLN Siap Hadapi Gugatan Asosiasi Dunia Usaha

Krisis energi listrik menyebabkan PLN menerapkan kebijakan pemadaman bergilir di Riau. Kondisi tersebut memicu sejumlah pengusaha berencana menggugat. PLN mengaku siap melayani gugatan tersebut.

Riauterkini-Pekanbaru-PT PLN Wilyah Riau siap menghadapi rencana class action dari tiga organisasi dunia usaha yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan serikat Pekerja di Riau terkait pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PLN.

Ketiga organisasi tersebut saat ini tengah menyusun bukti kerugian dan draf tuntutan terkait listrik yang biar pet di wilayah Riau sejak satu bulan terakhir. Di dalam gugatan itu, Kadin akan memberikan data jumlah kerugian dan menuntut kompensasi yang sesuai dengan kerugian 80 asosiasi dunia usaha anggota Kadin Riau.

Sebanyak 80 anggota asosiasi itu terutama berasal dari bidang kontruksi, perdagangan, industri, perkebunan, pariwisata, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Ya kami mempersilahkan asosiasi melakukan class action terkait sering padamnya listrik di Riau. PT PLN Wilayah Riau tentunya sudah menyiapkan kuasa hukum untuk menjawab class action tersebut. Namun saat ini kami masih fokus untuk berupaya semaksimal mungkin agar sumber listrik di Riau bisa kembali normal, " kata Manager Teknik PT PLN Wilayah Riau dan Kepri Tagor Sidjabat kepada Riauterkini kemarin.

Krisis listrik di Riau terjadi sejak dua unit mesin PLTG di Ombilin Sumatera Barat yang mensuplay daya listrik sebesar 180 Mw mengalami kerusakan serius sejak sebulan lalu. Selain kerusakan pada dua unit mesin PLTG Ombilin, PLTA di Koto Panjang dengan kapasitas 114 Mw saat ini juga tidak mampu bekerja maksimal akibat turunnya debit air yang saat ini mencapai 78 meter dibawah permukaan laut (mdpl). ***(Mad)

PLN memang seharunya siap menghadapi gugatan yang bakalan membanjiri PLN. Tapi tidak hanya itu PLN harus juga memperbaiki kinerjanya khususnya dalam hal Persediaan daya listrik. Cuma Siap menerima gugatan tampa mencoba mengurangi gugatan dengan perbaikan kinerja.
Sony Sjklw no está en línea  
Old July 16th, 2008, 12:15 PM   #18
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 7,609
Likes (Received): 998

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Mungkin untuk 20-30 tahun yang akan datang memang bisa terjadi .. tapi tidak dalam waktu dekat .....

Tapi progress Pekanbaru memang jelas kok,, Pekanbaru secara jelas dan nyata telah melampaui Kota Padang secara ekonomi sejak awal tahun 2000-an .... Beberapa unit kerja perbankan Sumatra Tengah .... satu-per-satu mulai pindah ke Pekanbaru ....
jadi menurut mu, pekanbaru benar-benar akan melampui kota medan ya ?
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba no está en línea  
Old July 16th, 2008, 12:30 PM   #19
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
jadi menurut mu, pekanbaru benar-benar akan melampui kota medan ya ?
Hanya terjadi, kalau Medan bener2 berhenti membangun ... dan belum ada figur walikota yang bener2 kuat menyemangati tim2 di PEMKOT Medan, hal ini sangat mungkin (tidak hanya dengan Pekanbaru, tapi kota2 mana saja di Sumatra .. Batam termasuk pesaing kuat (sektor swasta lokalnya luar biasa kuat,, lihat saja kekuatan dana mereka dalam membangun COASTARINA) .... Pekanbaru mungkin belum punya sektor swasta lokal yang bener2 mampu membangun skala besar seperti itu,, tapi bukan berarti hal itu tidak akan muncul di masa depan, bukan ?? Atau kalau tiba2 ada investor asing, datang ke Pekanbaru bangun perusahaan minyak satu lagi di Riau ... wahh, bakalan bener2 berubah nih Pekanbaru .... Dan, itu bukan tidak mungkin dengan peringkat investasi asing yang tinggi di Riau hari ini ... terutama kedekatan Investasi RIAU-QATAR yang belakangan ini santer dibicarakan ...)

.. Dengan kondisi tertentu, swasta memang akan jenuh (hal ini pasti terjadi,, di negara maju juga terjadi ...) .. Sejauh ini, aku memang melihat Medan membangun cukup kencang,,, tapi sayangnya masih sebatas sektor swasta (dan sektor swasta punya kemungkinan untuk memasuki tahap jenuh ...) .... Hehehe, tapi mungkin Medan gak bakalan kekejer ma Pekanbaru, kalau KUALA NAMU jadi siap dan beroperasi dengan akses kota-bandara yang sangat bagus ... Sekarang kan sudah U/C tuh
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old July 18th, 2008, 06:22 PM   #20
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,376
Likes (Received): 280

Salah satu kelemahan taksi di Pekanbaru adalah tidak adanya argo ... Ini yang mungkin menjadikan Pekanbaru tidak terlalu tourist-friendly...

Aku pernah naik taksi dari Jalan Kartini sampai ke Jalan Cut Nyak Dien (kawasan KPPT Kota Pekanbaru) ... dengan harga Rp 20 ribu .... Wahhh,, betul2 pemerasan ... Soalnya jaraknya, kan gak nyampe 1 km .... Kalau gak karena waktu itu siang2 dan panas terik ... aku juga dah jalan kaki dehhh (di Jakarta ,, dengan argo ... jarak segitu palingan cuman keluar Rp 10 ribu .... dan itu dengan argo ... Kalau kita naiknya, rame2 ma kawan2 .. kan bisa patungan ... ) ..

Kejadian buruk kedua adalah ketika aku mencharter taksi selama 2 jam ( supir gila dan sinting itu men-charge sampe Rp 75 ribu/ jam nya ... ) .. Dan itu sama sekali tidak termasuk keterkejutan dia, yang waktu aku bilang aku mau ke KULIM (lebih tepatnya Tenayan Raya Ujunggggggg banget deket Kantor Kapolsek Tenayan Raya, di kawasan TANGOR ) ,... Supirnya dengan mudahnya bilang, "Itu luar kota, bang ... ada charge tambahannya Rp. 75 ribu ..." ...

Akhirnya selama 2 jam charter (paling jauh sampe Lintas TImur di Tangor), mulai dari depan Kantor Walikota Pekanbaru sampai diakhiri di Mal SKA ,, aku mesti bayar total Rp 225 ribu .... Supir taksi ini pasti kaya raya banget ....

Dasar sial nih supir taksi,, gak tahu malu banget nawarin tarif sampe Rp 75 ribu (pake acara minta Charge tambahan lagi ) mukanya pake senyum2 dan ketawa2 aja lagi ... Keliatannya sih dia dah biasa menagih angka segitu ...

Tapi, kalau dipikir2 jarak Pusat Kota sampe ke Tangor itu ada sekitar 18 km-an lebih deh ... Kalau di Jakarta sudah sampe Tangerang tuh

Atas dasar itulah, aku sangat mendukung berita yang di bawah ini (By RIAUTERKINI) ...

Melihat sekeliling, yang rata2 penduduk Pekanbaru bawa kendaraan sendiri ... Lihat saja oplet2 sering kosong .... Aku jalan kaki berdua ma kawanku potret2 pusat kota ... Cuman kayak jalan kaki di Pedestrian Kosong aja ... Tapi herannya, jalan raya 6 lajur nya padat merayap ....

Sangat mendukung proyek SAUM lah kalau gitu
=-==============================

Kamis, 17 Juli 2008 15:57
Lepas 41 Unit Taksi Baru,
Wako Minta Taksi Berlakukan Argo

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru Herman Abdullah meminta perusahaan taksi untuk memberlakukan argo terhadap penumpangnya. Taksi Kopsi diharapkan bisa jadi pelopor. Demikian diungkapkan Herman usai melepas 41 unit taksi kopsi baru hasil kredit Bank Riau di halaman Kantor Walikota Kamis (17/7).

"Kita minta taksi Kopsi jadi pelopor argo. Kalau sudah bagus, nanti dicontoh oleh perusahaan taksi lain," ujarnya kepada riauterkini. Untuk memastikan peraturan tersebut dijalankan, Herman pun meminta Dishub dan satlantas untuk terus merazia taksi yang tidak memakai argo.

Untuk tarif taksi sendiri, Herman mengaku belum ada kenaikan tarif pasca kenaikan harga BBM. Menurut Herman, Dishub saat ini sedang melakukan pengkajian terhadap tarif baru taksi. "Dishub sedang membahas masalah itu. Tunggu saja," imbuhnya.

Sayangnya, harapan Herman tidak terlalu direspon oleh Kopsi. Wakil Ketua Kopsi Taufik Suryadi mengaku Kopsi masih melayani sistem borongan jika penumpang menginginkannya. Apalagi tarif argo taksi belum ditetapkan. Namun jika penumpang ingin naik taksi dengan pakai argo, Kopsi siap melayani.

Bank Riau Beri Kredit Ringan
Sempena Hari Koperasi, usai upacara di halaman kantor walikota, wako melepas armada baru taksi Kopsi sebanyak 41 unit. Armada tersebut merupakan hasil kredit Bank Riau dengan nilai mencapai Rp3,7 miliar. Menurut Wakil Pimpinan Cabang Bank Riau Pekanbaru, Syamsul Bakhri, agunan yang diberikan bagi kopsi hanya BPKP dengan waktu kredit mencapai 3 tahun. Sedang bunga hanya dipatok 7%. "Sasaran kita semua koperasi. Untuk yang pertama, Kopsi dulu," pungkasnya.***(sari)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:49 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu