daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sumatra Island



Reply

 
Thread Tools
Old September 23rd, 2008, 03:23 PM   #1
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Riau Island's Province (Provinsi Kepulauan Riau) - The Ultimate Paradise on Earth

Provinsi Kepulauan Riau merupakan provinsi yang penuh dengan limpahan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain letak geografisnya yang sangat strategis karena berada pada pintu masuk Selat Malaka dari sebelah Timur juga berbatasan dengan pusat bisnis dan keuangan di Asia Pasifik yakni Singapura. Disamping itu Provinsi ini juga berbatasan langsung dengan Malaysia.



Dengan Motto Berpancang Amanah, Bersauh Marwah, Provinsi Kepulauan Riau bertekad untuk membangun daerahnya menjadi salah satu pusat pertumbuhan perekonomian nasional dengan tetap mempertahankan nilai-nilai Budaya Melayu yang didukung oleh masyarakat yang sejahtera, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dalam memberdayakan berbagai potensi yang ada, Provinsi Kepulauan Riau berusaha untuk tetap menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penerapan good governance dan clean government dengan memberikan kemudahan berinvestasi sehingga dapat menarik lebih banyak investor baik domestik maupun asing untuk menanamkan modalnya.

Provinsi Kepulauan Riau terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun 2002 merupakan Provinsi ke-32 di Indonesia yang mencakup Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Lingga. Secara keseluruhan Wilayah Kepulauan Riau terdiri dari 4 Kabupaten dan 2 Kota, 42 Kecamatan serta 256 Kelurahan/Desa dengan jumlah 2.408 pulau besar dan kecil dimana 40% belum bernama dan berpenduduk. Adapun luas wilayahnya sebesar 252.601 Km2, di mana 95% - nya merupakan lautan dan hanya 5% merupakan wilayah darat, dengan batas wilayah sebagai berikut :
- Utara dengan Vietnam dan Kamboja
- Selatan dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Jambi
- Barat dengan Singapura, Malaysia, dan Provinsi Riau
- Timur dengan Malaysia, Brunei, dan Provinsi Kalimantan Barat

Dengan letak geografis yang strategis (antara Laut Cina Selatan, Selat Malaka dengan Selat Karimata) serta didukung potensi alam yang sangat potensial, Provinsi Kepulauan Riau dimungkinkan untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi bagi Republik Indonesia dimasa depan. Apalagi saat ini pada beberapa daerah di Kepulauan Riau (Batam, Bintan, dan Karimun) tengah diupayakan sebagai pilot project pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui kerjasama dengan Pemerintah Singapura.

Penerapan kebijakan KEK di Batam-Bintan-Karimun, merupakan bentuk kerjasama yang erat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dan partisipasi dunia usaha. KEK ini nantinya merupakan simpul-simpul dari pusat kegiatan ekonomi unggulan, yang didukung baik fasilitas pelayanan prima maupun kapasitas prasarana yang berdaya saing internasional. Setiap pelaku usaha yang berlokasi di dalamnya, akan memperoleh pelayanan dan fasilitas yang mutunya dapat bersaing dengan praktik-praktik terbaik dari kawasan sejenis di Asia-Pasifik.
novian no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old October 13th, 2008, 11:23 AM   #2
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Kabupaten/Kota yang terdapat di Provinsi Kepulauan Riau :
1. Kota Tanjungpinang
2. Kota Batam
3. Kabupaten Bintan
4. Kabupaten Natuna
5. Kabupaten Lingga
6. Kabupaten Kepulauan Anambas (New)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old October 13th, 2008, 11:27 AM   #3
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Data Kependudukan :

Total Penduduk : 1.313.923

dengan Rincian :

Tanjungpinang 139.666
Batam 685.438
Bintan 119.237
Karimun 199.745
Natuna 91,733
Lingga 82.590

(Data Tahun 2006)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old October 13th, 2008, 11:46 AM   #4
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Potensi Daerah

Data Pontesi Daerah memberikan gambaran sektor-sektor yang dominan dalam memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Kepulauan Riau. Sektor-sektor tersebut antara lain :

Sektor Kelautan
yang merupakan sektor yang memiliki potensi sangat besar karena berdasarkan karakteristik wilayah Kepulauan Riau yang merupakan 96% lautan. Pada sektor kelautan ini akan memaparkan data potensi Perikanan Tangkap dan Budidaya, Sumberdaya Pesisir dan Pulau-pulau, Migas dan Kapal Tenggelam, serta Industri Kelautan.

Sektor Pertanian, potensi pertanian di Kepulauan Riau yang meliputi luas lahan menurut jenis lahan dan produksi tanaman buah-buahan.


Sektor Pariwisata,
Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang wisata mancanegara kedua setelah Pulau Bali. Jumlah wisatawan asing sebesar 1,5 juta orang pada tahun 2005. Objek wisata di Provinsi Kepulauan Riau antara lain wisata pantai yang terletak di berbagai Kabupaten dan Kota. Pantai Melur dan Pantai Nongsa di Kota Batam, Pantai Belawan di Kabupaten Karimun, Pantai Lagoi, Pantai Tanjung Berakit, Pantai Trikora, dan Bintan Leisure Park di Kabupaten Bintan. Kabupaten Natuna terkenal dengan wisata baharinya seperti snorkeling.

Selain wisata pantai dan bahari, Provinsi Kepulauan Riau juga memiliki objek wisata lainnya seperti cagar budaya, makam-makam bersejarah, tarian-tarian tradisional serta event-event khas daerah. Di kota Tanjungpinang terdapat pulau penyengat sebagai pulau bersejarah karena di pulau ini terdapat mesjid bersejarah dan makam-makam Raja Haji Fisabililah dan Raja Ali Haji yang kedua-duanya adalah pahlawan nasional.
Pantai Trikora,Bintan
image hosted on flickr


Sektor Industri
Industri manufaktur yang berskala kecil sampai sedang dan industri besar, terutama industri perkapalan, agroindustri dan perikanan. Saat ini industri yang paling banyak di Kepulauan Riau adalah industri elektronik seperti PCB, komponen komputer, peralatan audio dan video dan bagian otomotif. Industri ringan lainnya seperti industri barang-barang, garmen, mainan anak – anak, peralatan rumah tangga. Industri lainnya fabrikasi baja, penguliran pipa, peralatan eksplorasi minyak, pra-fabrikasi minyak, jacket lepas pantai dan alat berat terdapat di Bintan, Batam dan Karimun.

Disamping itu, kegiatan perdagangan di Kepulauan Riau difokuskan pada ekspor dan impor dengan total nilai ekspor di tahun 2004 mencapai USD 4.910 milyar dan impor USD 4.175 milyar yang berasal dari kegiatan ekspor 95 perusahaan ke 60 negara. Nilai Ekspor melampaui nilai impor.

Selanjutnya, untuk menyongsong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam, Bintan, dan Karimun, nilai investasi asing yang telah ditanam mencapai US$ 543.200.000.
Kawasan Industri Batamindo,batam


Last edited by novian; October 13th, 2008 at 12:03 PM.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old October 14th, 2008, 02:22 AM   #5
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,150
Likes (Received): 232

Batam udah ada threadnya dan kebetulan banyak gambarnya bro ... Posting ttg Bintan, Lingga, Singkep, Natuna, Anambas, Karimun, dan Kundur juga ... Biar mantep
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old October 17th, 2008, 01:05 PM   #6
BATAMANIA
All About Free
 
BATAMANIA's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: Nusantara
Posts: 1,363
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by novian View Post
Kabupaten/Kota yang terdapat di Provinsi Kepulauan Riau :
1. Kota Tanjungpinang
2. Kota Batam
3. Kabupaten Bintan
4. Kabupaten Natuna
5. Kabupaten Lingga
6. Kabupaten Kepulauan Anambas (New)
satulagi kabupaten Karimun
di KEPRI sudah ada 2 Kota dan 5 Kabupaten

dan berikutnya dengar dengar sih akan ada
Kabupaten Batam Kepulauan
Kota Tanjung Balai Karimun
Kabupaten Dabo-Singkep
BATAMANIA no está en línea   Reply With Quote
Old October 17th, 2008, 01:08 PM   #7
BATAMANIA
All About Free
 
BATAMANIA's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: Nusantara
Posts: 1,363
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by novian View Post
Data Kependudukan :

Total Penduduk : 1.313.923

dengan Rincian :

Tanjungpinang 139.666
Batam 685.438
Bintan 119.237
Karimun 199.745
Natuna 91,733
Lingga 82.590

(Data Tahun 2006)
untuk data hingga 3 sep 2008 populasi Kota Batam sudah 823.178 ribu jiwa dab Kota Tanjung Pinang 205.145 ribu jiwa
BATAMANIA no está en línea   Reply With Quote
Old October 17th, 2008, 02:58 PM   #8
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,150
Likes (Received): 232

Quote:
Originally Posted by BATAMANIA View Post
satulagi kabupaten Karimun
di KEPRI sudah ada 2 Kota dan 5 Kabupaten

dan berikutnya dengar dengar sih akan ada
Kabupaten Batam Kepulauan
Kota Tanjung Balai Karimun
Kabupaten Dabo-Singkep
WOw, yang terakhir itu beneran, tuh ???

Soalnya ibukota Kabupaten Lingga (termasuk Pulau Singkep) kan ada di Daik. Penentuan ibukota di Daik yang menimbulkan kontroversi karena, secara visual Dabo lebih maju daripada Daik.

Kalau ada Kabupaten Batam Kepulauan, berarti Rempang dan Galang akan jadi Kabupaten sendiri .... Kemungkinan Ibukotanya di Belakangpadang :p~

Tapi, saran aku sih ya ... sebaiknya jangan pemekaran melulu. Soalnya, pemekaran itu memakan banyak biaya. Dan kalau tidak hati2 memang bisa tidak efektif. Pembangunan Ibukota Kabupaten Lingga di Daik aja sampe hari ini masih belum selesei, kok sudah mau pemekaran lagi ??
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 01:46 AM   #9
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Pelabuahan laut di Tanjungbalai karimun

image hosted on flickr

image hosted on flickr

Last edited by novian; November 5th, 2008 at 02:00 AM.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 01:53 AM   #10
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Proyek Ibu Kota Provinsi Kepri Baru Dibangun

Kamis, 23 Oktober 2008 | 00:07 WIB

Tanjung Pinang, Kompas - Beberapa proyek sarana dan infrastruktur ibu kota Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Dompak, Tanjung Pinang, baru mulai digarap. Jembatan yang menghubungkan Pulau Dompak dengan Tanjung Pinang baru dibangun dengan penancapan beberapa tiang fondasi di dalam laut.

Dari pengamatan Kompas, Rabu (22/10), beberapa tong- kang dan kapal penarik, membawa bahan-bahan material, seperti tiang-tiang pancang. Sebuah tongkang yang memuat alat berat untuk menancapkan tiang di dalam laut terlihat mengapung di sekitar tempat pembuatan jembatan di Pulau Dompak.

Panjang jembatan yang menghubungkan Pulau Dompak dengan Tanjung Pinang sekitar 960 meter dengan nilai proyek Rp 244,58 miliar.

Luas Pulau Dompak—yang sudah gundul akibat eksploitasi tambang bauksit—sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sekitar 957 hektar.

Selain jembatan yang baru mulai dibangun, kantor gubernur juga sudah mulai dibangun. Kantor gubernur, termasuk kantor dinas dan badan Pemerintah Provinsi Kepri, dengan nilai proyek Rp 274 miliar itu dibangun di kawasan bekas tambang bauksit.

Beberapa proyek sarana dan infrastruktur lain yang akan dibangun di Pulau Dompak, antara lain pembangunan jalan utama senilai Rp 196,88 miliar, jalan penghubung Rp 51,59 miliar, dan jalan lokal Pulau Dompak senilai Rp 57,55 miliar.

Dari catatan Pemprov Kepri, realisasi pembangunan kantor gubernur saat ini baru 18,9 persen, jembatan Pulau Dompak-Tanjung Pinang 5,4 persen, kantor DPRD 1,3 persen, dan jalan utama baru 17,6 persen.

Menurut anggota DPRD Provinsi Kepri Hotman Hutapea, Tanjung Pinang sudah cukup padat. Oleh karena itu, pemilihan ibu kota oleh DPRD direkomendasikan ditetapkan di Pulau Dompak. ”Di Pulau Dompak, tak banyak permukiman penduduk. Selain itu, wilayah masih cukup luas,” katanya. (FER)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 01:57 AM   #11
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Rumah Dinas Gubernur Prov.Kepri

image hosted on flickr


Last edited by novian; November 5th, 2008 at 11:19 AM.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 02:05 AM   #12
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Kantor Bupati Kab.Karimun


Last edited by novian; January 5th, 2009 at 03:28 AM.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 11:23 AM   #13
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Rencana Pembangunan Kawasan Pemrov.Kepri di P.Dompak

novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 11:26 AM   #14
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 11:31 AM   #15
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 11:32 AM   #16
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2008, 11:55 AM   #17
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

Harbour Bay Batam di Malam hari

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old November 6th, 2008, 03:22 PM   #18
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 13

This is the road network which interconnect bussiness center, civic center, and industrial center TO the airport, it is all-interconnected with such road


Click on IMAGE for larger resolution

Jalan Jendral Sudirman / as part of Batam Pan-Island Expressway
image hosted on flickr


Jalan Hang Tuah / as part of Batam Pan-Island Expressway
image hosted on flickr


Jalan Hang Tuah / as part of Batam Pan-Island Expressway
image hosted on flickr


Hang Nadim Airport Access Road
1
image hosted on flickr


2 Jangan berharap dengan gerbang bandara nan megah , karena yang akan anda jumpai adalah sebuah gerbang super-duper-minimalis ..
image hosted on flickr


Monumen Burung yang tengah mengembangkan sayapnya inilah yang akan menyambut anda pertama kali (catatan: Kalau siang2 tuh Burung ada air mancurnya turun mengitari bebatuan tempat burung itu bertengger)
image hosted on flickr
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old November 9th, 2008, 04:52 AM   #19
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Pulau Penyengat, keindahan nan menyengat...


SEKELUMIT SEJARAH RIAU-LINGGA
Secara ringkas latar belakang Kerajaan Riau-Lingga, termasuk Pulau Penyengat, bekas pusat pemerintahannya. Kerajaan Riau-Lingga adalah kelanjutan Kerajaan Melaka yang suatu waktu pindah ke Johor (Lama), kemudian ke Kepulauan Riau, sebagai akibat kejatuhan Melaka ke tangan Portugis pada 1511.

Pada awal abad ke-18 terjadi perebutan kekuasaan dikalangan keturunan sulatan dan Bendahara di Johor yang mengundang campur tangan beberapa orang bangsawan Bugis, dari negeri Luwuk, Sulawesi.

Setelah sengketa perebutan kekuasaan itu erda, kepada Upu-upu Bugis itu diserahkan jabatan"Yang Dipertuan Muda" Johor, Riau-Lingga, dan pahang, yaitu pangkat kedua terpenting sesudah Sultan(Yang Dipertuan Besar).

Yang Dipertuan Muda (YDM) I hingga V menetap di Hulu Sungai Riau (Riau Lama) sebagai pusat pemerintahannya.

Raja Jaafar, YDM VI, menjadikan Pulau Penyengat sebagai tempat kediaman resminya. Raja Jaafar ialah putera Raja haji, YDM IV, pahlawan Riau-Johor yang syahid fi sabillah dalam perang menentang perluasan kekuasaan Belanda yang sudah menguasai bandar Melaka menggantikan Portugis pada akhir abad ke-18. Setalah kematian Raja Haji, Belanda membangun loji di Tanjung Pinang.

Pada awal abad ke-19, terjadi perebutan pengaruh di Selat Melaka antara Inggris dan Belanda, hingga terbitnya persetujuan "Treaty of London" pada 1824, dengan sasaran memecah-belah Kerajaan Riau-Lingga, Johor dan Pahang. Dimana, Johor dan Pahang, termasuk Singapura dibawah pengaruh kekuasan Inggris, sedangkan Riau -Lingga dibayangi oleh Belanda.

Sejak perjanjian itu, Belanda mulai merongrong Kerajan Riau-Lingga dengan berbagai kontrk dan perjanjian yang seringkali merugikan bagi Riau-Lingga. Akhirnya pada 1911, Gubernemen Belanda memaksakan konrak-perjanjian yang menghilangkan hak dan kekuasaan Sultan dan pembesarnya. Meraka hanya dijadikan pegawai pemerintahan Belanda belaka. Karena menolak isi kontrak, Sultan Riau dan pembesar-pembesarnya meningglkan Riau, mengungsi ke Singapura. Sejak itu berakhirlah peranan kerajaan Riau - Lingga.

PULAU PENYENGAT
Sebelum maraknya maskapai penerbangan di tanah air, daerah itu sangatlah terpencil. Apalagi sebelum Batam menjadi wilayah otorita. Wisatawan domestik sangat jarang berkunjung. Istilah Pulau Penyengat mungkin hanya didengar ketika berkunjung ke Perpustakaan Nasional. Memang, pulau itu terkenal lantaran ditemukan banyak naskah kuno yang justru diteliti oleh orang asing. Dulu untuk mencapai Pulau Penyengat harus lebih dulu ke Pakan Baru lalu dilanjutkan dengan berperahu ke Tanjung Pinang.
Kini transportasi sangatlah mudahnya. Pengunjung tinggal naik pesawat terbang ke Batam. Sesampai di Bandar Udara Hang Nadim lalu beralih naik taksi bertarif Rp 60 ribu ke pelabuhan Telaga Punggur. Perjalanan berganti lewat jalan laut dengan menumpang kapal motor ke Tanjung Pinang, jika menumpang Mv. Baruna bertarif Rp 38 ribu atau Mv. Sentosa bertarif Rp. 30 ribu. Selanjutnya berlayar dengan perahu tempel (masyarakat sekitar menyebut "pompong") ke Pulau Penyengat dengan merogoh kocek Rp 4.000 per orang.

Jauhnya jarak dan lamanya perjalanan mungkin terasa sangat melelahkan. Namun, Penyengat yang tampak begitu dekat mata dan butuh waktu tempuh melaut sekitar 15 menit (berjarak kira-kira 1,5 km) dari Tanjung Pinang luruhkan penat. Kagum, haru, dan takjub seketika membuncah begitu melihat kebesaran ragam dan budaya yang tersaji di depan mata. Sebuah karya nenek moyang yang adiluhung dinikmati dengan mata telanjang. Begitu perahu sampai dan talinya ditambatkan di tonggak pelabuhan, akan terlihat sebuah pintu gerbang masuk ke pulau. Bentuknya sangat kokoh terbuat dari tembok. Warna kuning yang membalutnya menunjukkan ciri khas kemelayuan. Dari pelabuhan menuju pintu gerbang berjarak sekitar 200 meter dengan jalan melewati tembok mirip beteng. Setelah melewati perumahan penduduk, pertamakali yang dilihat adalah sebuah bangunan mirip Taj Mahal di India yang sebenarnya memang masjid, Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyegat, sering dianggap sebagai 'landmark" Pulau Penyengat. Dari sinilah perjalanan mengelilingi pulau sejarah Penyengat dimulai...

Pulau ini luasnya tak lebih dari 3,5 km persegi. Tanah berbukit-bukit dan berpasir dan kerikil, pantai landai, sebagaian berumput dan berbatu karang. Menurut legenda, nama "Penyengat" diberikan pada pulau ini, karena pernah para pelaut yang sedang mengambil air bersih disini, diserang oleh semacam lebah yang dipanggil 'penyengat' hingga membawa korban bagi rekan-rekan pelaut itu.Saat pusat pemerintahan Kerajaan Riau-Lingga bertempat dipulau itu, nama resminya menjadi "Pulau Penyengat Indera Sakti".

Pada 1803, dibina sebuah pusat pertahanan dalam negeri, berkedudukan Yang Dipertuan Muda Riau-Lingga, sementar Sultan berkediaman di Daik-Lingga. Baru 1900-an, Sultan Riau-Lingga ke Pulau Penyengat.

Sejak itu peranan Pulau Penyengat sangat menonjol sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama islam, dan kebudayaan Melayu. Peranan itu berkakhir, saat Sultan Riau-Lingga terakhir, Abdul rahman Muazam Syah, meninggalkan pulau itu dan mengungsi ke Singapura pada 1911. Untuk menghindarkan agar harta-milik mereka tidak jatuh ketangan Belanda, Sultan dan pembesarnya memerintahkan kepada rakyatnya yang tinggal di Pulau Penyengat agar meruntuhkan bangunan-bangunan yang ditinggalkan, menanami tanah-tanah kosong dan menghancurkan apa saja yang sekiranya akan dirampas Belanda.

Itulah, walau Kesultanan Riau-Lingga belum 100 tahun berakhir, sisa-sisa keagungan dan kebesaran kerajaan Riau-Lingga banyak tinggal puing-puing yang berserakan.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 9th, 2008, 05:09 AM   #20
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Situs Sejarah di P.Penyengat


Komplek Raja Jaafar (Marhum Kampung Ladi), YDM-VI (1806-1832) dan Raja Ali (Marhum Kantor), YDM-VIII (1844-1857) adalah sebuah bangunan yang indah dengan pilar-pilar, kubah-kubah kecil yang dilengkapi dengan ukiran timbul, kolam air untuk bverwudlu dan hiasanlain nan megah. Bangunan direnovasi oleh pemerintah pada 1981-82.

Pada masa pemerintahan Raja Jaafar adalah masa sulit bagi Riau, karena masa itu terjadi perebutan supremasi kekuasaan antara Belanda dan Inggris di wilayah ini. Namun Raja Jaafar berhasil membina kerajaan, mengembangkan usaha tambang2 tmah di Singkep. Raja Jaafar mangkat di Daik-Lingga, jenazah dibawa ke Riau dan dimakamkam di Pulau Penyengat.

Berdampingan, terdapat makam Raja Ali, YDM-VIII, terkenal dengan sebutan "Marhum Kantor".
novian no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 03:12 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu