daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Urban Transportation, Sports Facilities and Infrastructures


Reply

 
Thread Tools Display Modes
Old October 28th, 2008, 02:36 PM   #41
paradyto
doing|well|by doing good
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,037

Korea grants $3 million for road-building in Sumatra

Wed, 10/29/2008 2:13 AM | Business

The Korea International Cooperation Agency (KOICA) has awarded a grant of US$3 million to the Ministry of Public Works to establish a master plan for a network of arterial roads in Sumatra.

KOICA is a Korean government agency founded to assist socio-economic development in developing countries.

"The roads will generate economic activity and raise the competitiveness of the region by connecting ports to businesses," said Achmad Hermanto Dardak, the ministry's director general of
highways, speaking Monday on the sidelines of the first workshop for designing the master plan.

Heads of regional development planning boards from all the island's provinces attended the workshop.

The Indonesian government requested support from the Korean government to develop the master plan as a follow-up to joint task force meeting between the two governments in April 2007.

KOICA is providing the Indonesian government with technical assistance to develop the master plan on behalf of the Korean government, Hermanto said.

Technical planning experts from Korea Transport Institute and from two Korean engineering consulting companies, Sambo and Yooshin, will participate. The Indonesian government will provide administrative assistance.

The planning project is expected to be completed in two years by July 2010. The preparation phase for road building will take place between 2010 and 2014.

The construction of the Sumatra road network itself is planned in three phases of five years each, from 2015 to 2029.

Sumatra has 10 provinces: Bangka Belitung islands, Bengkulu, Jambi, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam, North Sumatra, Riau, Riau islands, South Sumatra and West Sumatra. (iwp)
__________________
asean basketball league palembang 2013
The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011
Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
paradyto no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old October 29th, 2008, 09:17 AM   #42
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,478
Likes (Received): 6

WOW..
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old October 29th, 2008, 04:40 PM   #43
paradyto
doing|well|by doing good
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,037

RI gets $3m grant for road network
The Jakarta Post , Jakarta | Wed, 10/29/2008 10:53 AM | Business

The Korea International Cooperation Agency (KOICA) has awarded a grant of US$3 million to Indonesia's Ministry of Public Works to help it establish a master plan for an arterial road network in Sumatra, including turnpikes and highways.

The development of the master plan is expected to take two years, ending in July 2010, to be followed by a road-building preparation phase to run between 2010 and 2014, said Jong-Seon Lee, KOICA's resident representative.

The construction of the Sumatra road network itself will require three phases of five years each, from 2015 to 2029.

Achmad Hermanto Dardak, the ministry's director general of highways, said the ministry has started conducting workshops to gather as much input for the master plan as possible.

"The planned road network will eventually generate economic activity in the region," Achmad said on the sidelines of the first planning workshop Monday.

Heads of regional development planning boards from the island's 10 provinces attended the workshop.

Those provinces are: Bangka Belitung islands, Bengkulu, Jambi, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam, North Sumatra, Riau, Riau islands, South Sumatra and West Sumatra.

Achmad added, "The roads will raise the competitiveness of the region by connecting ports to existing and potential business locations."

Collaboration between Indonesia and South Korea in highway development started back in 1973 with the construction of the Jagorawi highway which connects Jakarta and Bogor.

The development of the master plan is the result of a request by the Indonesian government to the Korean government following a joint task force meeting between the two governments in April 2007.

KOICA is a government agency founded to assist socio-economic development in developing countries and to provide humanitarian assistance. It also actively participates in alleviating poverty by contributing to meeting the Millenium Development Goals. (iwp)
__________________
asean basketball league palembang 2013
The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011
Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old October 30th, 2008, 02:07 PM   #44
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 858
Likes (Received): 0

data per 24 maret 2003..

walopun sudah 5 tahun yg lalu, tetapi ada langkah pemerintah untuk memajukan P. Sumatera..

Indonesia Dekati Cina
Bangun Jaringan Kereta Api Trans-Sumatera

Jambi, Kompas - Pemerintah Indonesia berencana mendekati Pemerintah Republik Rakyat Cina (RRC) dalam usaha mewujudkan pembangunan jaringan rel kereta api Trans-Sumatera.

Hal tersebut terungkap dalam acara Seminar Nasional Pembangunan Perkeretaapian Trans-Sumatera-Jawa di Jambi, Sabtu (22/3).

Usai membuka acara tersebut, Menteri Perhubungan Agum Gumelar mengatakan, rencana pembangunan jaringan kereta api Trans-Sumatera itu telah mendapatkan perhatian serius dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Ini dibuktikan dengan instruksi presiden kepada tiga menteri dalam kabinetnya untuk mencari peluang percepatan pembangunan jaringan kereta api tersebut.

Ketiga menteri itu adalah Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) Rini M Soewandi, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah (Menkimpraswil) Soenarno, serta Menteri Perhubungan Agum Gumelar. Rini dan Soenarno telah menetapkan agenda pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Cina untuk mewujudkan rencana pembangunan jaringan Trans-Sumatera itu, 4 April mendatang.

"Sementara saya sendiri baru bertemu dengan pihak Cina itu pada 6 April. Besar kemungkinan kerja sama yang dilakukan adalah kerja sama barter (counter trade). Kita punya banyak sumber daya alam, seperti CPO (minyak sawit mentah), yang mungkin bisa ditukar dengan sarana yang diperlukan untuk membangun jaringan kereta api itu," kata Agum.

Dalam seminar yang sama terungkap, untuk membangun jaringan rel kereta api Trans-Sumatera diperlukan dana sekitar Rp 144,5 trilyun. Dana tersebut diperlukan untuk menghubungkan tiga jaringan kereta api yang saat ini sudah ada, yakni di jaringan rel kereta api Sub-Sumatera Bagian Utara, Sumatera Bagian Barat, dan Sub-Sumatera Bagian Selatan, namun terputus di wilayah Provinsi Riau dan Jambi.

Jaringan rel kereta api yang perlu dibangun di Sumatera adalah sepanjang 5.084 kilometer. Sementara ini, jaringan yang sudah ada baru tersedia sepanjang 1.299 kilometer.

Last edited by hellothere123; November 7th, 2008 at 09:21 AM.
hellothere123 no está en línea   Reply With Quote
Old November 7th, 2008, 09:32 AM   #45
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 858
Likes (Received): 0

Pelabuhan Muara Sabak Jambi menunggu investasi

Hasil penelitian yang dilakukan beberapa lembaga a.l. Institut Teknologi Bandung, PT Deserco Development Service, dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menyebutkan Pelabuhan Muara Sabak, Jambi merupakan satu dari tujuh pelabuhan sungai di Indonesia yang memiliki prospek sangat menguntungkan.

Namun, hingga saat ini hasil penelitian itu belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemda sebagai regulator maupun PT Pelindo II Cabang Jambi sebagai operator.

Padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun satu dermaga dan fasilitas lainnya dipelabuhan itu. Hal ini tampak jelas dari kondisi pelabuhan yang dibangun sekitar tahun 1990-an hingga saat ini belum menunjukkan aktivitas berarti.

Pelabuhan Muara Sabak (samudera) merupakan tempat yang efesien dibandingkan pelabuhan lain di Jambi sebagai sarana distribusi barang, sehingga peluang untuk tumbuh menjadi pelabuhan modern. Secara administratif, pelabuhan ini terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan Muara Sabak sebagai ibu kota kabupaten.

Di samping itu, adanya rencana Pemprov Jambi membangun kawasan industri dan perdagangan di sebelah pelabuhan ini, menjadikan kawasan pelabuhan ini bisa tumbuh sebagai kawasan ekonomi baru.

Pelabuhan Muara Sabak saat ini telah memiliki berbagai fasilitas a.l. luas areal yang relatif besar yaitu 189 hektare dengan kedalaman alur pelayaran sampai dengan 4,5 LWS (Lower Water Sea-di bawah permukaan laut), kedalaman kolam pelabuhan 5 LWS-7 LWS, dermaga beton ukuran 50 m x 15 m, trestel (jembatan penghubung) beton ukuran 47 m x 8 m, mooring dolphin (sarana tambat kapal) dua buah, bolder enam buah, lapangan penumpukan seluas 2.337 m2, instalasi pipa air yang siap operasi serta lampu penerangan dermaga.

Dengan fasilitas tersebut, Pelabuhan Muara Sabak dapat dilalui kapal barang dengan kapasitas rata-rata 14.000 GT (gross ton-bobot mati) dengan panjang rata-rata 152 m dan muatan rata-rata 10.000 ton.
hellothere123 no está en línea   Reply With Quote
Old November 7th, 2008, 10:47 AM   #46
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 6,035
Likes (Received): 51

Nampaknya konsentrasi di pantai timur, bagaimana pantai barat yg menghadap samudra indonesia termasuk pulau pulau luarnya spt nias, dll.....??????????
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote
Old November 7th, 2008, 06:10 PM   #47
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 2

itu data per maret 2003??? sampe skrg jg ga keliatan hasilnya
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2008, 06:26 PM   #48
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 2

Korea Danai Masterplan Jalan Sumatera


JAKARTA, SELASA - Korea International Cooperation Agency (KOICA) membiayai pembuatan rencana induk atau masterplan jaringan jalan arteri Sumatera. Dana hibah yang diberikan sebesar 3 juta dollar Amerika setara Rp 33 miliar. Masterplan ini direncanakan selesai Juli 2010.

"Saya berharap tahap awal `master plan` telah ada yang selesai tahun 2009, dengan demikian dapat langsung memasuki pekerjaan fisik," kata Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum (PU), Hermanto Dardak, Selasa (28/10) di Jakarta.

Hermanto menegaskan, pengembangan jalan diprioritaskan terhadap jalan yang sudah ada (eksisting), maupun jalan yang berpotensi menggerakkan ekonomi seperti di Jalan Lintas Timur. Selama ini, Jalintim memicu pertumbuhan ekonomi di sektor sawit, minyak, dan gas.

Dikatakannya, jaringan jalan arteri tidak bisa berdiri sendiri, tetapi merupakan pusat kegiatan yang efektif dan potensial untuk mendukung infrastruktur yang sudah ada. "Jadi, sedapat mungkin jaringan jalan dihubungkan dengan sarana infrastruktur lain seperti pelabuhan. Kami akan mengevaluasi mengenai pembangunan jalan di kawasan pegunungan. Jangan sampai ternyata kawasan itu rawan longsor sehingga harus diperbaiki berkali-kali," ujar Hermanto.

Trans Sumatera terbagi dalam tiga ruas utama, yakni Jalur Lintas Timur sepanjang 2.700 km, Jalur Lintas Tengah sepanjang 2.600 km, dan Jalur Lintas Barat sepanjang 2.200 km.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old December 5th, 2008, 09:24 AM   #49
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 858
Likes (Received): 0

Pemerintah Segera Membangun Sejumlah Ruas Jalan di Jambi
[Nusantara]


Jambi, Pelita
Kepala Sub Dinas Praswil dan Tata Ruang, Bernhard Panjaitan kepada Pelita, Selasa (2/12/2008) mengatakan, pemerintah segera membangun sejumlah ruas jalan di Jambi, termasuk terhadap ruas jalan penghubung lintas yang ada.
Penandatanganan kontrak paket tersebut sudah dilaksanakan pada 5 November. Saat ini di Jambi terdapat dua jalan penghubung lintas yang menghubungkan lintas timur dengan jalan lintas tengah yaitu lintas I, jalan Jambi-Muara Tembesi-Muara Tebo-Muara Bungo sepanjang 239,28 km dan lintas II jalan Muara Tembesi-Sarolangun sepanjang 102,647 km, katanya.
Pembangunan ruas jalan Muaratembesi-Batas Bangko-Sarolangun memiliki target efektif 44,251 km dan target fungsional 102,647 Km.

Bernhard mengungkapkan, dana pembangunan senilai Rp82,276 miliar berasal dari dana patungan pinjaman Asian Development Bank (ADB) sebesar 69 persen dan APBN sebesar 31 persen.
Pembangunan jalan dengan lebar 6 meter dan bahu jalan 1,50 m di kiri kanan jalan dilaksanakan kontraktor pelaksananya Adhi-Sedayu dengan waktu pelaksanaan 600 hari kalender.

Dijelaskan Bernhard, jaringan jalan merupakan urat nadi per tumbuhan ekonomi dan politik yang memiliki fungsi sangat strategis dalam rangka mendukung tercapainya sasaran-sasaran pokok pembangunan nasional.
Dukungan tersebut akan terwujud apabila prasarana jalan yang ada telah mampu melayani arus pergerakan manusia, barang dan jasa secara efisiensi dan efektif ke seluruh Jambi maupun terhadap hinterland dan regionalnya, disamping itu juga dia menyebutkan saat didampingi Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Jalan dan Jembatan Jambi mengatakan, potensi masalah yang ada pada jalan Muaratembesi-Batas Bangko-Sarolangun adalah setiap tahun pada km 150+000 s.d. km 160+000 di desa Pauh sepanjang 10 km terjadi banjir, sehingga jadwal pelaksanaan harus benar-benar memper hati kan masalah tersebut, agar pelaksanaan pekerjaan bisa diselesai kan tepat pada waktunya.

Seperti diakui, peran pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Batanghari sangat besar dalam mendukung program penyele saian masalah yang terkena proyek, sehingga mempercepat proses persetujuan oleh negara donor ADB. Guna meningkatkan pelayanan jalan antar provinsi di jalan penghubung lintas Sumatera serta memperlancar mobilitas barang dan jasa Departemen Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, akan membangun ruas jalan ruas Muara tembesi-Batas Bangko-Sarolangun pada tahun ini.
hellothere123 no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:14 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 25.00%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu