daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business

Reply
 
Thread Tools
Old January 12th, 2009, 12:54 PM   #61
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by AceN View Post
Wah..banyak nan. Waktu g beliin bajo Mango buat nyokap di bcn, begitu g liat labelnya ternyata Made In Indonesia

sama aja dengan merk2 branded lainnya, Zara, Esprit, Giordano, dll. Toh dipake juga g ga ngerasa bedanya, sama aja

Sbenernya yang dijual di PS, GI, TA, Sency, PP, juga banyak yang Made In Indonesia kok

apalagi merk (X),S,M,L , Biyan, 126, Edward Forrer..made in Indonesia smua :p~
gw ngeliat produk otomotifnya aja sih..
susah banget tembus eropa karena tuntutan kualitas tinggi..
gw kira berlaku ama produk lainnya.. ternyata ada beberapa produk kita
yang diakui disana..

haha.. Edward Forrer emang bikinan sini..
namanya aja yang seakan2 dari Paris..
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old January 12th, 2009, 01:10 PM   #62
F-ian
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Location: Kingdom of Banten, the Dynasty of Queen Atut
Posts: 4,364
Likes (Received): 56

Sophie Martin Paris jg buatan sini.. ama investor dr Prancis
__________________
"Nggak usah sinis, kalau nggak setuju diam saja. Apa sih yang sudah Anda lakukan buat negeri ini?"
F-ian no está en línea   Reply With Quote
Old January 12th, 2009, 01:22 PM   #63
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,292
Likes (Received): 1914

Quote:
Originally Posted by =NaNdA= View Post
gw ngeliat produk otomotifnya aja sih..
susah banget tembus eropa karena tuntutan kualitas tinggi..
gw kira berlaku ama produk lainnya.. ternyata ada beberapa produk kita
yang diakui disana..

haha.. Edward Forrer emang bikinan sini..
namanya aja yang seakan2 dari Paris..
kan yang g sebutin di bawah itu memang smua brand lokal tapi internasional punya
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 06:33 AM   #64
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,855
Likes (Received): 7

HOTELS AND RESTAURANTS: Import rules to hurt expatriates, rich locals

The Jakarta Post , Jakarta | Tue, 01/13/2009 11:59 AM | Business

Business groupings voiced Monday their opposition to the newly issued import regulations by the Trade Ministry that have made imports of goods consumed by expatriates and rich Indonesians more difficult.

The Indonesian Hotels and Restaurants Association (PHRI), the Indonesian Retail Business Association (Aprindo), and the Indonesian Modern Market Supplier Association (AP3MI) believe the new rules would impact badly on their businesses.

Expatriates and luxury goods consumers will bear the brunt of the new regulations, with more of them likely to shop now in other countries for consumption in Indonesia, according to PHRI chairwoman Yanti Sukamdani.

“Already, imported goods that are vital for our businesses are becoming scarcer,” said Yanti in a press conference Monday.

The new ruling, dubbed Trade Ministry Rule No. 44/2008 on imports of certain products, is actually aimed at protecting local industry from a wave of unnecessary imported goods.

However, the associations argued that the new rules would also make it harder to import goods which were not produced locally because the requirements were so complicated.

According to the new rules, such imports will require official information on raw materials and packaging specifications, a document stating the appointment of an agency, and even presale certificates, which are not available from any countries.

Yanti cited certain ingredients such as wasabi paste or soy sauces for Japanese food, which could not be substituted for locally, and were getting harder to import.

“If these ingredients are not available, restaurant business will go downhill soon, and there will be many layoffs across the nation. I am sure the rule is not meant to cause that.”

The country’s hotel business is already feeling the pinch of deepening global economic downturn, already evident from plummeting room occupancy rates, according to the associations.

“Hotel occupancy in Bali, for example, has dropped to 50 percent recently from 80 percent in mid last year,” said Yanti.

APRINDO’s head of the supermarket division Nugroho Setiadharma said retailers specializing in imported goods, including toiletries and cosmetics, are also badly affected by the new rules.

“Some supermarkets specializing in Japanese goods are almost paralyzed now,” he said.

Nugroho said the retail market brought in around Rp 6 trillion in sales last year, around 2.5 percent of which came from imported goods. (dis)
tollfreak no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 12:25 PM   #65
Trip2Java
Log Out
 
Trip2Java's Avatar
 
Join Date: Feb 2007
Location: Disini Saja...!
Posts: 2,682
Likes (Received): 4

Bola bola yang dipakai buat pertandingan internasional seperti liga eropa, piala dunia 1998 dan 2002 berasal dari MAJALENGKA, INDONESIA
dan akan digunakan di piala dunia 2010

Piala Dunia 2010 Afsel Tertarik Gunakan Bola Majalengka

Kapanlagi.com - Pemerintah Afrika Selatan (Afsel) tertarik menggunakan bola produksi Majalengka pada Piala Dunia 2010.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Bantuan Administrasi Internasional (Head of Division for Foreign International Cooperation Administration Centre Department of Industry) Departemen Perindustrian Riris Mahardi usai pertemuan Komisi Bersama Indonesia-Afsel di Batam, Selasa.


Bola Majalengka memiliki kualitas standar.


"Bola produksi Majalengka juga pernah digunakan pada turnamen di Spanyol," katanya.


Selain bola, Deperin juga menawarkan pemerintah Afrika Selatan berbagai cinderamata Piala Dunia yang diproduksi Usaha Kecil Menengah (UMK) Indonesia.


UMK dapat memproduksi berbagai cinderamata Piala Dunia sesuai dengan pesanan.


Deperin juga mengajukan pembuatan aksesoris hotel yang digunakan untuk Piala Dunia.


Ia mengatakan, Deperin dan Pemerintah Afsel akan membicarakan penggunaan produk Indonesia lebih lanjut pada pertemuan selanjutnya. (*/rsd)
__________________
LANGIT TERBUKA LUAS
MENGAPA TIDAK PIKIRANMU PIKIRANKU ?
Trip2Java no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 12:51 PM   #66
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

masa PD 2010 pake bola Majalengka?? turun donk teknologinya...
tahun 2006 kmarin aja pake adidas teamgeist ball
yang khusus dibuat untuk world cup itu.. bola ini dibuat cuma 10 tiap pertandingan..



teknologinya







sory to Majalengka, tapi apa mereka bisa buat seperti ini?
kalo emang ita bener brarti kualitas bola- setelah PD 2006 malah menurun donk..

setau gw bola2 Majalengka dipake di Liga2 Amerika Selatan, Spanyol, Timur Tengah, ama Liga Jepang..
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 01:29 PM   #67
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

dari : detik.com

Seragam Tentara Peru Berbau Indonesia

Lima - Siapa bilang tak ada yang bisa dibanggakan dari Indonesia. Di Peru, nama Indonesia cukup terhormat. Salah satunya, karena seragam tentara dan polisi Peru berbau Indonesia. Kain untuk para aparat Peru ini dibuat oleh perusahaan tekstil di Solo, Jawa Tengah.

Tentara Peru memiliki seragam yang berbeda-beda, seperti Indonesia, tergantung angkatan. Seragam doreng tentara Angkatan Darat berwarna hijau kecoklatan, sementara seragam tentara Angkatan Udara berwarna abu-abu. Sedangkan seragam polisi berwarna coklat.

Informasi bahwa seragam mereka dari Indonesia bukan basa-basi. Atase Pertahanan yang membawahi KBRI-KBRI di kawasan Amerika Latin, Kolonel Supomo, membenarkan hal ini. "Ini kain-kain seragam tentara Peru ini memang diimpor dari Indonesia," kata Supomo saat berbincang-bincang dengan detikcom di Hotel Melia Lima, Peru, Minggu (23/11/2008) lalu.

Tidak hanya Peru. Negara-negara Amerika Latin lainnya juga tertarik untuk memesan kain seragam tentara mereka. Saat ini, negara Amerika Latin yang sudah menandatangani perjanjian kain seragam tentara adalah Suriname. "Suriname sudah memesan 172 km kain seragam tentara dari perusahaan tekstil di Malang," jelas dia.

Urusan mengenai seragam tentara negara lain ini memang mau tak mau menjadi urusan Atase Pertahanan KBRI. Bahkan, tidak hanya urusan seragam. "Atase Pertahanan bertugas juga menawarkan produk-produk strategis yang terkait pertahanan yang dimiliki Indonesia. Tapi, saya hanya membuka jalan, nanti diteruskan oleh KBRI," jelas dia.

Sebagaimana pesanan kain tentara Suriname, Kolonel Supomo juga hanya membuka jalan saja. "Setelah itu, pihak Suriname langsung melakukan koordinasi dengan perusahaan tekstil di Malang itu," ungkap dia.

Negara-negara Amerika Latin, kata Supomo, tidak hanya tertarik dengan kain seragam tentara saja dari Indonesia. Ada negara Amerika Latin yang tertarik juga dengan senjata dan amunisi buatan Pindad dan pesawat CN235 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
(asy/asy)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 01:36 PM   #68
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

Airbus Pesan Sayap Lagi ke PT DI

Bandung - PT Dirgantara Indonesia kian dipercaya perusahaan produsen Airbus sebagai pemasok tunggal pembuatan sayap pesawat A380. Jumlah pesanan setiap tahunnya terus meningkat. Untuk tiga tahun ke depan, Airbus sudah memesan 40 set.

Direktur Aerostructure PT DI, Budiman Saleh, mengatakan jumlah pesanan sayap pesawat A380 dari Airbus terus meningkat.

"Semula 12 set setahun lalu naik menjadi 15 set dan untuk tiga tahun ke depan menjadi 40 set setahun," ujar Budiman di PT DI, Jl Pajajaran, Kamis (13/3/2008).

Ketika ditanya berapa nilai kontrak, Budiman enggan menjawab. Dia menyatakan sudah menjadi kesepakatan dengan Airbus untuk tidak membicarakan nilai kontrak.

Budiman kembali menegaskan jika PT DI serius untuk bersaing dalam pasar global. Bahkan kalaupun tidak ada perpanjangan kontrak dari Airbus, PT DI tidak khawatir.

"Kami tidak khawatir karena kami yakin dengan kualitas produk," ujarnya mantap.

PT DI saat ini juga sedang menjajaki kerjasama dengan Korea. "Mereka sedang mempertimbangkan untuk order ke PT DI. Jadi order itu akan selalu ada," katanya.

Penghargaan

PT DI mendapat penghargaan 'Best Performance Supplier 07' dari spirit aerosystems (Europe) Ltd dari Inggris. Menurut Budiman, penghargaan ini bentuk kepercayaan industri pesawat terbang di eropa, kepada PT DI yang telah menghasilkan produk pesawat A380, A320, A321.

Pihak spirit aerosystem, diwakili Simon J Collins yang memberikan penghargaan, mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk kepercayaan pada kinerja delivery leading edge (pengiriman) PT DI serta komponen lainnya. Selain PT DI ada 7 supplier lain, beberapa diantaranya di negara Polandia, Rumania, Malaysia.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 01:39 PM   #69
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

yah.. kalo tekstil mah udah banyak pake dari Indonesia.. liat nih..

Seragam Polisi Jerman Dibikin di Bandung
Senin, 12 Januari 2009 , 13:45:00

BANDUNG, (PRLM).- Seragam polisi Jerman ternyata diproduksi di PT. Metro Garmin, Jln.
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Pembikinan seragam itu sudah berlangsung dua puluh tahun lalu. General Manajer PT Metro Hendra Gunawan mengatakan untuk bisa dipercaya membikin seragam polisi negara lain itu butuh waktu yang panjang.

"Kepercayaan buyer terhadap produk Bandung sangat tinggi sehingga kami selama 20 tahun bisa dipercaya," katanya saat jumpa pers Senin siang (12/1)

Dalam jumpa pers yang dihadiri puluhan wartawan itu Hendra didampingi kuasa hukum Singap Panjaitan dan Dullah Suharso.

Selain memproduksi seragam polisi Jerman, Metro Garmin juga memproduksi kemeja dan produk tekstil lainnya berskala ekspor.

Sejak tahun 1980, Metro Garmin ekspor ke Eropa, Amerika dan Australia. Pabrik produk tekstil
berskala ekspor itu sempat dirundung masalah dengan adanya kasus kepemilikan saham yang sempat menimbulkan aksi anarkis.

Sehingga sempat menjdi pertanyaan buyer dan perbankan. Namun setelah adanya putusan
Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang memutuskan jual beli saham sah dan kepemilikan pabrik tersebut tetap pada manajemen lama dibawah Sugianto, maka buyer dan perbankan pun sudah kembali normal.

"Kami mempekerjakan 15 ribu pekerja dan kami termasuk penyumbang devisa terbesar di Jabar, sehingga wakil presiden dan DPR pun menitipkan kepada kami agar Metro Garmin bisa tetap berdiri," katanya. (A-113/kur)***
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2009, 05:27 PM   #70
SkySpeed
Just Ordinary User
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 280
Likes (Received): 0

1. Pagi2 udah make Pepsodent buat gosok gigi, dan Lifebuoy untuk sabun.(ga keramasan, udah terlambat)


2. Sarapan cuma minum susu ultra


3. Makan siang dengan indomie rebus (ga sehat, tapi produk Indonesia)


4. Santai sore sebelum pulang, saya minum kopi Tora Bika dan merokok Sampoerna Mild (sangat tidak sehat, sekali lagi sangat tidak sehat..!!)


5. Isi bensin dengan pertamina pertamax.


Setiap hari saya pasti menggunakan produk Indonesia.
__________________
~_~'
SkySpeed no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2009, 04:45 AM   #71
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

komputer gimana bro?
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2009, 05:18 AM   #72
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,292
Likes (Received): 1914

mouse pad nya Made In Indonesia

he he he he..
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2009, 03:06 AM   #73
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 28,556
Likes (Received): 2632

membersihkan laptop toshiba memakai lap buatan indonesia.....
membersihkan mitsubishi lancer memakai lap buatan indonesia.....
membersihkan jam tangan rolex jg memakai lap buatan indonesia....
kesimpulannya...saya selalu menggunakan lap buatan indonesia....
VRS no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2009, 02:29 PM   #74
SkySpeed
Just Ordinary User
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 280
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by AceN View Post
mouse pad nya Made In Indonesia

he he he he..
hahaha..bisa aja gan...mousepad gw bikin dari kertas karton gw tempel di meja pake lakban..biar ga ngacir..
__________________
~_~'
SkySpeed no está en línea   Reply With Quote
Old January 17th, 2009, 04:19 PM   #75
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

oya...kebanyakan barang2 elektronik
Made in Singapore itu di rakit di Batam lo........
yg ngerakit adalah orang2 Indonesia!!!!
novian no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2009, 03:20 AM   #76
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

ya.. setau gw emang pabriknya diBatam..

gw pernah masuk salah satu pabrik molding alat2 elektronik di Batam
dan itu supplier pabrik2 elektronik...
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old January 28th, 2009, 12:27 PM   #77
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,855
Likes (Received): 7

50 Ribu Liter Minyakkita Digelontorkan

BERITAJAKARTA.COM — 28-01-2009 14:27
Untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam kemasan yang terjanngkau, pemerintah meluncurkan program minyak goreng kemasan produk dalam negeri. Untuk di Jakarta, Rabu (28/1) pagi digelontorkan 50 ribu liter migor bermerk Minyakkita seharga Rp 6.000 per liter. Saat ini ada 10 kelurahan di Jakarta yang didistribusikan Minyakkita dengan alokasi 5.000 liter di tiap kelurahan.

Peluncuran produk Minyakkita ini dibuka langsung Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Kelurahan Durensawit, Jakarta Timur. Sementara di sembilan kelurahan lainnya, distribusi Minyakkita dilakukan di Kelurahan Kebonbawang, Koja, Kedoyautara, Kalianyar, Pegangsaan, Kwitang, Durensawit, Rawaterate, Bukitduri, dan Pelamampang.

Minyakkita adalah merek pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.02/M-DAG/PER-1/2009 tentang migor sawit kemasan sederhana yang dapat digunakan oleh produsen migor secara sukarela. Hingga saat ini telah terdaftar sedikitnya 24 produsen migor yang bersedia mengemas produknya ke dalam kemasan Minyakkita. Tujuan peluncuran Minyakkita merupakan upaya pemerintah dalam menstabilisasi harga migor kemasan. Ini juga merupakan peluncuran pertama Minyakkita yang dijual langsung dengan mengutamakan konsumen Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang berpenghasilan rendah.

Menurut Mari Elka Pangestu, Minyakkita telah memperoleh izin edar dari BPOM serta mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Minyakkita juga memperoleh sertifikasi merek dari Departemen Hukum dan HAM, dengan kualitas Standar Nasional Indonesia (SNI). “Minyakkita ini saya harapkan mampu menjangkau 18,2 juta RTS yang berpenghasilan rendah. Dan mendorong pengembangan industri kemasan dalam masyarakat dalam negeri untuk melayani masyarakat luas,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Mari melakukan telewicara melalui fasilitas 3G dengan 10 kelurahan di wilayah DKI Jakarta yang dijadikan lokasi peluncuran migor Minyakkita. “Bagi produsen yang yang ingin menggunakan merek Minyakkita dapat mendaftarkannya ke Departemen Perdagangan. Karena Minyakkita adalah program bersama antara pemerintah dan produsen migor yang ditujukan untuk seluruh Indonesia. Karena setelah peluncuran ini, kami akan teruskan mulai Februari 2009 nanti ke seluruh secara bertahap,” tambahnya.

Peluncuran Minyakkita di Jakarta ini, Mari yang didampingi Wakil Walikota Jakarta Timur Nugraha Yasin juga menyempatkan diri menjadi penjual disalahsatu stand di Kelurahan Durensawit. Warga yang telah antre sejak pagi pun langung berebut untuk membeli migor yang dijual para pejabat tinggi tersebut. Operasi migor yang menyediakan sebanyak 5.000 liter untuk 2.500 keluarga yang ada di Kelurahan Durensawit ini diharapkan dapat tertuju langsung kepada masyarakat menengah ke bawah. Setelah selesai berjualan migor, Mari menyempatkan diri untuk menggoreng tempe yang dilakukan di depan Kantor Kelurahan Durensawit.
tollfreak no está en línea   Reply With Quote
Old January 28th, 2009, 12:35 PM   #78
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,538
Likes (Received): 45

hiyaa.. mau Pemilu.. rame yang beginian..

j/k
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old February 16th, 2009, 07:52 AM   #79
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,737
Likes (Received): 90

PNS Wajib Pakai Produk Indonesia

Keputusan Menteri Terbit Bulan Ini
Akan Kena Sanksi bila Menolak


JAKARTA, TRIBUN - Indonesia tidak mengikuti langkah negara-negara industri maju (G7), yakni Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Jerman, Prancis, Italia, dan Inggris, yang menolak praktik proteksionis terhadap pasar dalam negeri mereka. Indonesia memilih kembali ke pasar dalam negeri guna menyelamatkan industri nasional terhadap dampak krisis ekonomi global.

Caranya, Pemerintah Indonesia mewajibkan semua pegawai negeri sipil (PNS) yang berjumlah sekitar 4 juta orang, untuk memakai produk dalam negeri. Ini bukan sekadar wacana. Pemerintah segera menyusun aturan proteksionis itu dan akan keluar dalam bentuk surat keputusan bersama (SKB) yang segera diterbitkan pada bulan Februari ini.

“Bentuknya kebijakan bersama semacam SKB. Mudah-mudahan Februari ini sudah diterbitkan,” ujar Menteri Perindustrian Fahmi Idris saat menghadiri Pameran alas kaki, kulit, dan produk kulit Indonesia 2009, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (15/2).

Kata Fahmi, SKB tersebut merupakan petunjuk teknis dari terbitnya Instruksi Presiden mengenai peningkatan penggunaan industri dalam negeri itu.

“Itu ada kebijakan yang harus dilakukan bersama. Misalnya kalau yang bersangkut paut dengan PNS mengenai penggunaan sepatu dari produk dalam negeri, tentu saya harus berbicara dengan Pak Taufik Effendi (Menpan),” jelasnya.

Minggu ini Fahmi akan memulai pembicaraan intensif dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, dan Departemen Dalam Negeri, untuk membahas SKB tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, mereka akan membahas mengenai sanksi bagi PNS yang tidak mentaati peraturan tersebut dengan tetap memakai produk luar negeri. “Sanksi akan dibahas dengan Pak Taufik.

Pak Taufik lebih mengerti bagaimana memperlakukan PNS. Tapi sebenarnya, PNS tanpa itu adanya SKB pun pasti membeli yang murah. Kalau pejabat eselon I itu lebih mudah mengaturnya, karena mereka kan takut pada jabatannya,”ujar Fahmi.

Peraturan baru tersebut menyusul klaim kesuksesan pemerintah atas Peraturan Menteri Perdagangan No 56/2008 tentang pembatasan impor lima sektor industri, yaitu pakaian, sepatu, elektronik, makanan dan minuman, serta mainan anak-anak. Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu mengatakan, penerapan aturan itu telah berdampak pada meningkatnya permintaan pasar dalam negeri sebesar 20 persen atas kelima sektor tersebut.

Penerbitan SKB mengenai kewajiban PNS memakai produk dalam negeri, tentu menjadi kabar gembira bagi industri dalam negeri. Sebab, 4 juta PNS bukanlah pangsa pasar yang kecil. Kebijakan proteksionis ini diyakini bakal meningkatkan produktivitas industri dalam negeri.

Apalagi bila SKB itu didukung penurunan suku bunga kredit perbankan dan pengurangan pajak bagi industri dalam negeri untuk sementara di saat krisis. Pengurangan pajak sementara bisa menyeimbangkan antara cost (biaya produksi) dan benefit. Namun demikian, industri dalam negeri dituntut meningkatkan daya saing produk mereka terhadap produk serupa dari luar negeri.

Dan yang paling penting dari semua itu adalah bisa menekan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Sebab, akibat turunnya permintaan ekspor dari pasar AS dan Jepang, khusus industri sepatu dan alas kaki telah mem-PHK sekitar 14 ribu karyawan dari sekitar 300 ribu pekerja di industri tersebut.

Namun demikian, upaya proteksionis dari Pemerintah Indonesia bisa jadi bakal mengusik negara-negara industri maju (G7) yang dalam pertemuan di Roma, Italia, Sabtu (14/2) atau Minggu waktu Indonesia, menegaskan menolak langkah proteksionisme

Dalam pernyataan bersama perwakilan negara-negara industrialis yang diwakili Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Inggris, dan Kanada, menyatakan akan berusaha sekuat tenaga mengatasi resesi dan menghindari mengubah perdagangan bebas. Menurut para menteri keuangan G7 menyatakan bahwa proteksionis yang sejatinya untuk mendorong ekonomi nasional suatu negara, hanya akan mengancam kemakmuran dunia.

Pamer sepatu
Tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu, yakni Menperin Fahmi Idris dan istri, Mendag Marie Pangestu dan suami, serta Menkokesra Aburizal Bakrie (Ical) bersama beberapa sekretaris jenderal sejumlah departemen, didaulat mengenakan sepatu produksi dalam negeri dan berlenggak-lenggok layaknya model di atas panggung.

Pemandangan menarik itu saat penutupan Pameran Alas Kaki, Kulit & Produk Kulit Indonesia 2009, di JCC, kemarin. Fahmi mengenakan sepatu sport produksi Tomnkins, Ical memakai sepatu vantofel hitam dari Mario Fiadi, dan Marie Pangestu memakai sepatu buatan Yongki Komaladi. Suami Marie mengenakan sepatu vantofel dari Buccheri. Semuanya merek lokal Indonesia.

Ical mengagumi sepatu buatan lokal. “Sepatu ini mengkilap, seperti sepatu buat dansa ballroom. Sayang saya nggak bisa dansa. Saya kira ini produk buatan Amerika, nggak tahunya buatan lokal,” puji Ical.

Namun dia mengaku heran, mengapa mal-mal di Indonesia lebih suka menjual produk impor. Sehingga dia menganjurkan pengadaan showroom permanen di mal-mal besar untuk sepatu lokal agar masyarakat tak bingung ketika hendak membeli.

Selain itu, harga sepatu produk lokal di dalam negeri justru lebih mahal dibanding di luar negeri. “Selama ini policy yang ada adalah, penjual menjual barang mereka lebih murah di luar negeri ketimbang di dalam negeri sendiri, karena eksportir membeli dalam partai banyak. Pedagang harus menjual dengan harga yang sama, baik di luar maupun di dalam negeri,”saran Ical.

Dia juga menyarankan agar sepatu produksi lokal menerapkan standar yang seragam, misalnya dari segi ukuran. Sebab, seringkali produk sepatu lokal nomornya sama, tapi ukurannya berbeda-beda antara satu produsen dan produsen lainnya.
Inilah salah satu penyebab produk Indonesia kalah bersaing dengan produk impor. Sementara Marie menganjurkan peningkatan kualitas produk dan desain yang lebih inovatif.(persda network/yat/ap/edy)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old February 17th, 2009, 02:19 AM   #80
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 28,556
Likes (Received): 2632

brarti PNS boleh punya HP Motorolla or computer microsoft buatan USA..??
VRS no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 06:41 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu