daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Urban Transportation, Sports Facilities and Infrastructures



Reply

 
Thread Tools
Old November 20th, 2009, 03:22 PM   #21
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Jumat, 20/11/2009
RI calonkan diri jadi anggota Dewan IMO

JAKARTA (bisnis.com): Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori C periode 2009–2011.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S. Ervan menyatakan pencalonan itu diajukan dalam Sidang IMO ke-26 yang akan diadakan 23 November-4 Desember di Kantor Pusat IMO di London, Inggris.

"Pemilihan anggota dewan IMO sendiri akan berlangsung pada 27 November," katanya hari ini.

Sesuai dengan rencana, delegasi Indonesia akan dipimpin langsung Menhub Freddy Numberi yang akan bertolak ke London hari ini. Untuk pencalonan itu, Bambang menyatakan pencalonan Indonesia minimal harus didukung oleh setengah +1 dari jumlah negara anggota IMO, yakni minimal 85 suara dari 168 negara.

Pada pemilihan anggota Dewan IMO periode 2007-2009, Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Kategori C dengan memperoleh 114 suara dukungan.

"Indonesia telah menggalang dukungan dan melobi negara sahabat untuk mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO periode 2009-2011, antara lain menyelenggarakan resepsi pada 4 November di Dephub," tegas Bambang.

Resepsi tersebut dibuka oleh Menhub dan dihadiri oleh para duta besar atau perwakilan dari 24 negara sahabat di Jakarta. Selain itu, resepsi itu dihadiri juga pejabat Deplu, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dewan Kelautan Indonesia, Dishidros TNI AL, Bakorkamla, BUMN dan stakeholder maritim.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 20th, 2009, 03:45 PM   #22
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Jumat, 20/11/2009
Kontrak angkutan jangka panjang jadi kendala

JAKARTA (bisnis.com): Pembiayaan di sektor pengadaan perkapalan batu bara untuk angkutan dalam negeri masih terganjal ketersediaan kontrak jangka panjang yang hingga kini masih sulit didapatkan perusahaan pelayaran nasional.

Dirut PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN) Multifinance Ibnu Wibowo mengungkapkan kontrak jangka panjang diperlukan oleh lembaga pembiayaan dan perbankan supaya ada garansi kredit yang dikucurkan akan kembali.

Dia menjelaskan sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor angkutan batu bara mengajukan permohonan pembiayaan ke PT PANN, tetapi belum bisa diberikan karena tidak mengantongi kontrak angkutan jangka panjang.

Mereka kini masih mencari kontrak angkutan batu bara jangka panjang ke sejumlah produsen komoditas tambang itu di dalam negeri. "Begitu kontrak bisa diraih, kredit bisa langsung dikucurkan," katanya kepada bisnis.com hari ini.

Data Bank Indonesia menyebutkan hingga September tahun ini, kredit perbankan yang mengucur ke sektor maritim mencapai Rp18,9 triliun, naik 1,98% dibandingkan dengan posisi Desember 2008 sebanyak 18,5 triliun.

Ibnu menjelaskan lembaga keuangan di dalam negeri sudah banyak yang menawarkan pinjaman investasi pengadaan kapal berbendera Indonesia, tetapi masih mempersyaratkan perusahaan pelayaran melakukan kontrak jangka panjang minimal 8 tahun dengan pemilik barang.

PT PANN, katanya, sudah mendapat dukungan kuat dari sejumlah lembaga keuangan di dalam negeri untuk bekerja sama membiayai pengadaan kapal nasional dalam rangka memenuhi ketentuan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia).
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 20th, 2009, 06:47 PM   #23
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Jumat, 20-11-09
Seminar Kelelahan Awak di PIP

MAKASSAR-- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) menggelar Seminar Analisa Pengaruh Kelelahan Awak Kapal Niaga terhadap Kecelakaan Laut, di Gedung PIP, Jumat 20 November.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari kalangan peneliti, akademisi, medis. Tim itu diketuai Direktur PIP Ir Agus Budi Hartono,M.Mar.E sebagai, Dr M Rum Rahim, MSc, dan Prof Dr Muh Ardhi MS.

Agus mengatakan kecelakaan laut bisa disebabkan faktor kelelahan. Rasa lelah bisa muncul diantaranya karena waktu jaga yang tidak teratur, tidak ada akomodasi yang bagus, kontrak yang tadinya diperpendek lantas diperpanjang.

Sedangkan Rum dari tim medis mengatakan bahwa kesehatan awak juga harus diperhatikan. Pekerjaan yang berat harus diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup agar tubuh bisa pulih dan beraktivitas kembali. Setidaknya, butuh 7-8 jam waktu istirahat setiap hari.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 22nd, 2009, 05:42 PM   #24
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Kapal Dumai Express 10 Tenggelam, 59 Penumpang Hilang
Minggu, 22 November 2009

TEMPO Interaktif, Batam - Kapal penumpang Dumai Express 10 tujuan Batam - Dumai tenggelam pagi ini (22/11). Dari 213 penumpang, 180 berhasil dievakuasi dan satu orang dinyatakan meninggal, serta 59 penumpang lainnya belum ditemukan.

Kapal berangkat dari Batam pukul 08.00 WIB. Sejam kemudian, tepatnya di perairan Tekong Hiu, kapal diterjang ombak lalu tenggelam. Pihak pelabuhan di Karimun menerima laporan setengah jam kemudian lalu segera mengirimkan Kapal Dumai Express 5 untuk mengevakuasi penumpang yang selamat.

Komandan Bitpol Air Polisi Ajun Komisaris Besar Muhammad Yasin mengatakan pihaknya mengirim lima kapal patroli untuk memberi bantuan mengevakuasi korban. Kelima kapal tersebut adalah Kapal Patroli 648, 649, dan sisanya dari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

Kapal diduga melebihi kapasitas karena dari daftar penumpang yang tertera di loket penjualan tiket Dumai Express hanya 200 penumpang, tapi dari laporan yang ada tercatat 213 penumpang. Sebanyak 200 di antara penumpang adalah orang dewasa dan 13 lainnya anak-anak.

Masmur, 45 tahun, salah satu keluarga korban, mengatakan keluarganya yang berangkat menggunakan Kapal Penumpang Dumai Express 10 sebanyak empat orang, termasuk istrinya bernama Isra, 38 tahun, dan adik-adiknya yaitu Marliyono, Herlina, Rusmawati. Mereka tidak tercantum namanya di daftar penumpang. Namun istri Masmur telah menghubungi dari Rumah Sakit Karimun bahwa hanya Rusmawati yang belum diketahui apakah selamat atau ikut tenggelam.

Nurlis Saragih, 50 tahun, juga penumpang Dumai Express 10 tak tercantum namanya yang membuat anaknya Ruslida Sinaga gusar. Pantauan Tempo di Sekupang, keluarga korban telah memadati gerai tiket di Sekupang untuk mencari tahu keadaan keluarganya.

Kepala Kantor Pelabuhan Batam Roki Ahmad belum bersedia memberi keterangan dengan alasan ingin berangkat ke Tanjung Balai Karimun. "Tunggu nanti saya beri informasi, saya buru-buru," kata dia.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 22nd, 2009, 05:44 PM   #25
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Dua Kapal Dumai Express Kecelakaan, Empat Orang Tewas
Minggu, 22 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Dua kapal feri Kapal Motor Dumai Express 10 dan Kapal Motor Dumai Express 15 mengalami kecelakaan hari ini di wilayah perairan Kepulauan Riau.

Dumai Express 15 jurusan Batam-Moro kandas di dekat Pulau Moro. Semua penumpang selamat dan saat ini sudah dievakuasi ke Pulau Moro. Sementara Dumai Express 10 jurusan Batam menuju Dumai tenggelam di daerah perairan Selat Duria dekat Tanjung Balai Karimun pada pukul 09.30 WIB.

Direktur Jendral Perhubungan Laut Sunaryo mengatakan penyebab tenggelamnya kapal diperkirakan cuaca yang buruk. "Cuaca hari ini sangat buruk. Ombak mencapai lebih dari empat meter," kata dia di Jakarta, Ahad (22/10). Kabar terakhir dari tim Search And Rescue menyebutkan ada empat korban tewas dalam kecelakaan ini termasuk seorang anak berumur empat tahun.

"Informasi dari lapangan sampai saat ini memang masih simpang siur. Tetapi menurut informasi dari Bupati Tanjung Balai Karimun yang baru saja saya terima, saat ini 292 penumpang sudah diavakuasi dalam keadaan selamat dan ada di rumah bupati," kata Sunaryo.

Sedangkan informasi dari tim Search And Rescue di lapangan menyebut adanya 209 orang yang berhasil dievakuasi dengan selamat. Kapasitas kapal penumpang ini sebetulnya hanya sampai 273 orang saja. Manifes penumpang sampai saat ini juga masih diselidiki karena ada perbedaan data. Karena jumlah data di manifes dan kenyataan penumpang di atas kapal tidak sesuai, maka belum bisa ditentukan berapa korban hilang.

"Masih dicek antara manifes dan kenyataan. Kalau jumlahnya (penumpang) ternyata melebihi kapasitas ada dua kemungkinan. Jajaran saya di bawah tidak melakukan tugasnya atau manifes dan realita memang jumlahnya berbeda," kata dia.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 22nd, 2009, 05:48 PM   #26
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

iya td ombak di perairan kepri sangat2 kuat....td jg berangkat dr batam menuju tg.pinang suasananya lumayan mencekam....
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 22nd, 2009, 05:51 PM   #27
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

tambahan info, seluruh penumpang kapal sekarang wajib menggunakan pelampung saat di dalam kapal......
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 22nd, 2009, 07:04 PM   #28
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Pemudik di Pelabuhan Jangkar Diprediksi Menurun
Minggu, 22 November 2009

TEMPO Interaktif, SITUBONDO - Menjelang Hari Raya Idul Adha, warga Pulau Madura dan sekitarnya yang biasa pulang kampung melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo diprediksi menurun. "Kalau biasanya ada dua kapal penyebrangan, tapi sejak Idul Fitri lalu jumlah penumpang terus berkurang sehingga hanya dioperasikan satu kapal, yakni KMP Manila, "kata Kepala pelabuhan Jangkar Juni Hartono, Minggu (22/11).

Menurut dia, penurunan jumlah penumpang di pelabuhan itu sudah mulai terjadi sejak dipoerasikannya Jembatan Suramadu. Pada Idul Fitri lalu, rata-rata penurunan penumpang sebanyak 15 persen disbanding. Padahal sebelumnya, setiap Hari Raya Idul Adha, jumlah penumpang lebih banyak sekitar 20 hingga 30 persen dibanding Hari raya Idul Fitri. "Di Pulau Madura dan sekitarnya, Hari Raya Idul Adha lebih semarak dibandingkan Hari Raya Idul Fitri. Itu sudah menjadi tradisi," ujarnya pula.

Para pemilik perahu tradisional yang biasa melayani jasa penyeberangan ke Madura dan pulau-pulau sekitarnya diluar jam atau jadwal keberangkatan kapal, juga mengeluh. Tahun-tahun sebelumnya, perahu berukuran 10 X 3 meter biasa melayani jasa penyeberangan ke Madura dan pulau-pulau sekitarnya seperti Pulau Ra'as, Sapudi,Kangean, Sapeken atau Gili. "Ya mau bagaimana lagi, mulai tahun ini tidak bisa berharap banyak penumpang," tutur Sulaiman, 34 tahun, salah seorang awak perahu.

Meski demikian, Hartono dan Sulaiman mengaku tidak menyesalkan beroperasinya Jembatan Suramadu. Menurut mereka, penumpang tetap ada meski jumlahnya sedikit. "Masih cukup banyak yang malas lewat Surabaya, seperti para pedagang. Itu yang bisa diopeni,” tutur Sulaiman.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2009, 06:30 AM   #29
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

Foto Udara Pelabuhan Peti Kemas di Makassar










fotonya dah lama sih, dari pada nggak ada
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2009, 06:53 AM   #30
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1






aktifitas kapal2 niaga menuju pelabuhan makassar


Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2009, 08:51 AM   #31
paradyto
we care for EARTH
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 28,949

Nice Pics Rock Star... Hotel Pantai Gapura terlihat disitu
Gw pernah ambil gambar pelabuhan dari Hotel Pantai Gapura

__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; November 23rd, 2009 at 09:00 AM.
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old November 25th, 2009, 05:15 PM   #32
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Pengusaha Kapal Tak Keberatan Larangan Pemerintah
Rabu, 25 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengusaha kapal tak keberatan dengan larangan melaut bagi kapal berbahan dasar <I>fiberglass</I> lantaran kapal berbahan <I>fiberglass</I> seharusnya berlayar di lintasan pendek dan berarus tenang.

"Kami setuju saja dengan larangan itu," kata Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Darat dan Penyeberangan (Gapasdap), Luthfi Syarief, melalui telepon kepada Tempo, Rabu (25/11).

Luthfi mengatakan, larangan yang dikeluarkan pemerintah dinilai wajar karena kapal <I>fiberglass</I> dibuat secara tradisional. Pembuatannya tidak mengikuti standar Biro Klasifikasi Indonesia.

Saat ini anggota Gapasdap hanya memiliki dua unit kapal cepat penumpang berbahan <I>fiberglass</I>. Kapal tersebut melayani rute Merak-Bakauheni yang berjarak 15 mil laut. Namun, administrasi pelabuhan di Merak, Banten, sudah melakukan pengawasan ketat terhadap kapal tersebut. "Setiap cuaca jelek dan gelombang tinggi tidak boleh berlayar," katanya.

Ketua Bidang Program Asosiasi Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (INSA) Paulis Johan mengatakan, peraturan itu seharusnya sudah diterapkan sejak dulu. Dia menegaskan, kapal berbahan <I>fiberglass</I> tidak layak berlayar di antar selat.

Meski demikian, ada kapal berbahan <I>fiberglass</I> yang bisa berlayar di laut lepas. Hal itu, katanya, tergantung pada ketebalan dan konstruksi <I>fiberglass</I>. "Bisa juga dengan <I>fiberglass</I> tapi bukan dengan konstruksi sembarangan," ucapnya.

Hal itu bisa diketahui dari Klas (klasifikasi) yang diberikan Biro Klasifikasi Indonesia. Karena itu ia meminta pemerintah seharusnya tidak memberikan izin berlayar jika kapal tidak masuk Klas. "Jangan hanya menyalahkan pengusaha karena sebetulnya bahan <I>fiberglass</I> bisa berlayar di laut tergantung konstruksinya," ucapnya.

Wakil Ketua Umum Indonesian Ferry Association (IFA) Bambang Harjo mengatakan hal serupa. Menurut dia, kebanyakan kapal cepat penumpang di Indonesia, termasuk Dumai Express, tidak masuk Klas BKI. Padahal, Klas tersebut penting untuk menentukan daerah layaran kapal.

Kapal Dumai Express 10 yang tenggelam di perairan Tekong Hiu, Tanjung Balai Karimun, Ahad lalu, diizinkan berlayar oleh Departemen Perhubungan. Padahal kapal berbahan <I>fiberglass</I> tersebut tidak masuk Klas BKI.

Kepala Pusat Komunikasi Departemen Perhubungan Bambang S. Ervan mengaku belum mengetahui apakah Klas menjadi syarat persetujuan berlayar. "Nanti saya cek dulu apakah harus ada Klas dari BKI," katanya.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Sunaryo kemarin mengeluarkan peraturan yang melarang kapal berbahan dasar <I>fiberglass</I> berlayar di laut terbuka. Kapal tersebut hanya boleh berlayar di sungai, danau, atau pinggiran pantai.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 25th, 2009, 05:24 PM   #33
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Gelombang Tinggi, Pelabuhan Ketapang Diminta Waspada
Rabu, 25 November 2009



TEMPO Interaktif, Situbondo - Pimpinan dan pelaksana jasa penyeberangan di Pelabuhan Jangkar Situbondo dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, mewaspadai badai dan gelombang laut dalam beberpa hari mendatang.

Menurut koordinator kelompok teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Mawardi, mengatakan diperkirakan dalam beberapa hari ke depan, hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi masih terus mengancam perairan selat bali dan sekitarnya, termasuk Situbondo.

"Sejak awal pekan ini, kecepatan angin cenderungtinggi, mencapai 30 knot/jam dan tinggi gelombang air laut bisa mencapai 3,5 m bahkan lebih. Karena itu, kami berharap aktifitas di perairan laut terus diwaspadai, dan sewaktu-waktu harus siap dihentikan," katanya.

BMKG Banyuwangi, jelasnya, telah mengirimkan surat pemberitahun itu kepada pengelola jasa penyeberangan di dua kabupaten itu, karena hingga akhir pekan ini, aktifitas penyeberangan akan meningkat menyusul hari libur dan peringatan Hari Raya Idul Adha.

Kepala pelabuhan Jangkar, Juni Hartono mengakui adanya pemberitahuan itu. "Kami terus koordinasi dengan BMKG, dan sudah memberitahu terutama kepada pemilik dan pelaksana penyeberangan tradisional,"katanya.

Saat ini, Pelabnuhan Jangkar hanya mengoperasikan satu armada pelayaran yaitu KMP Manila ke pelabuhan Kalianget di Sumenep-Madura. Namun ada sekitar 50 perahu tradisional yang biasa melayani jasa penyeberangan ke Madura dan pulau-pulau sekitarnya diluar jam atau jadwal keberangkatan kapal Pelabuhan Jangkar seperti ke Pulau Pulau Ra'as, Sapudi,Kangean, Sapeken atau Gili.

"Mereka yang harus kami beritahu terus, karena seringkali tidak mau tahu kondisi cuaca buruk,"katanya menegaskan.

Syahbandar Pelabuhan Ketapang, M. Roetedjo juga mengatakan, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dengan kemungkinan terjadinya cuaca buruk dalam beberapa hari kedepan.

"Apalagi hari-hari ini calon pengguna jasa penyeberangan ke Bali dan ke Jawa akan makin banyak seperti tahun sebelumnya. Kita tidak ingin terjadi musibah, karena itu kami koordinasi terus dengan BMKG,"katanya.

Hartono dan Roetedjo mengaku tak akan mengambil resiko jika sewaktu-waktu terjadi cuaca buruk. Mereka mengaku siap menghentikan aktifitas penyeberangan jika memang diperlukan. "Daripada resiko memakan korban jiwa dan materi seperti di Dumai kemarin," kata Roetedjo.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 26th, 2009, 08:33 AM   #34
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Singapura Tolak Feri Fiber
Selasa, 24 November 2009
Harus Terbuat dari Besi atau Alumunium
Feri ke Luar Negeri Tetap Berlayar


BATAM, TRIBUN - Penghentian pelayaran kapal tidak berlaku bagi feri-feri yang melayani rute internasional Singapura dan Stulang Laut Malaysia. Kepala Pos Pelabuhan Internasional Batam Centre tetap mengijinkan feri-feri yang melayani rute tersebut berlayar.

“Kami melihat ombaknya tidak terlalu tinggi sehingga kami izinkan kapal berlayar. Kalau di arah Barat yaitu perairan Sekupang menuju Karimun ombaknya bisa mencapai tiga meter lebih, tapi di Batam Centre menuju Singapura hanya dua meter,” kata Kepala Pos Pelabuhan Batam Centre, Arifin Madiun, Senin (23/11).

Menurutnya jika kapal berangkat dari Batam Centre, hanya sekitar 2-3 mil saja laut terbuka, setelah itu sudah masuk perairan Singapura sehingga tidak terlalu besar ombaknya. “Saya mendengar kapal yang berangkat itu (Dumai Express 10) over kapasitas. Selain itu ombak yang besar dan angin kencang seperti Minggu lalu membuat lambung kapal sobek, apalagi bahannya terbuat dari fiber yang tentunya lebih ringan. Begitu kapal sobek, lalu masuk air sehingga langsung tenggelam,” papar Arifin.

Ia menyebut selama ini masih banyak yang kurang sadar atas keselamatan penumpang. Banyak kapal membawa penumpang melebihi kapasitas. “Saya masih beruntung bertugas di Pelabuhan Internasional, dengan tujuan Singapura dan Malaysia yang punya disiplin tinggi. Kalau ada nahkoda yang membawa penumpang melebihi kapasitas satu orang saja, nahkodanya akan dipecat dan dikenakan denda. Kami yang bertugas di sini pun merasa terbantu,” kata pria akan pensiun enam bulan lagi.

Pria kelahiran Batu Besar itu mengatakan kapal tujuan Singapura tidak diizinkan menggunakan fiber. Semua kapal yang berangkat ke Singapura terbuat dari besi dan aluminium. Apabila kapal menggunakan fiber, Singapura tidak akan menerimanya.

Sedangkan ke Malaysia, hanya kapal lama yang masih memakai fiber diizinkan berlayar. Sedangkan kapal baru harus terbuat dari besi atau aluminium.

Sebagai Kapos yang memangku jabatan syahbandar dan komersil, Arifin selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dan keselamatan penumpang. Setiap memberangkatkan penumpang selalu menjaga keselamatan penumpang.

“Keselamatan penumpang selalu kita jaga. Bahkan naik dan turun ke ponton kita awasi agar jangan ada penumpang sampai tergelincir. Kalau sampai tergelincir dan masuk ke laut akan mencoreng kita yang bertugas di sini. Apalagi penumpang yang berangkat bukan hanya orang lokal tapi banyak juga orang asing,” tambah dia.

Saat ini Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre menjadi pelabuhan terpadat di Batam untuk memberangkatkan penumpang ke luar negeri. Penumpang yang berangkat maupun tiba setiap hari rata-rata mencapai 3.500 orang. Sedangkan saat liburan bisa mencapai 6.000 per hari.

Ferry yang berangkat tujuan Singapura sebanyak 24 kapal dan fery yang berangkat ke Stulang Laut sebanyak 12 kapal. Pelayaran awal dimulai pukul 06.00 dan last ferry pukul 21.30. tujuan Word Trade Centre (WTC) Singapura dan Stulang Laut, Pasir Gudang, dan Pelabuhan Belangkor di Johor Bahru.
Arifin menyebut, kalau cuaca buruk dia memerintahkan kepada nahkoda kapal agar tidak berangkat. Namun kalau bisa diantisipasi, nahkoda tetap memberangkatkan kapalnya.
Selama ini belum ada sampai batal berangkat, karena Ferry yang berangkatkan sudah dilengkapi alat canggih yang bisa memonitor gelombang di laut. “Saya selalu minta ke nahkoda, kalau cuaca buruk ditunda keberangkatan. Tapi selama ini cuaca masih bersahabat sehingga jarang pelayaran ditunda tujuan Singapura,” tutup dia.(hat)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 26th, 2009, 09:21 AM   #35
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,731
Likes (Received): 82

Baruna Tambah Dua Kapal Alumunium
Kamis, 26 November 2009


TANJUNGPINANG (BP) - Mengantisipasi kecelakaan yang terjadi pada angkutan laut, manajemen MV Baruna sudah mengoperasikan tiga kapal berbahan alumunium. Hal ini dilakukan untuk mengikuti standar international tentang kapal feri penumpang. Bahkan, saat ini Baruna akan menambah dua unit kapal alumunium lagi.


“Sejak beberapa tahun lalu, kita sudah mulai menyiapkan kapal berbahan alumunium. Sekarang yang beroperasi baru tiga unit. Dan kini kita sedang membuat dua kapal baru,” kata Kepala Operasional Baruna, Andi Mashadiyat.


Dilanjutkannya, ketiga kapal alumunium tersebut bernama Nekolas, Kopindo dan Nokea. Feri-feri ini sudah lama digunakan Baruna. Sedangkan sisanya masih menggunakan bahan fiberglass. Namun kualitasnya sangat baik dan boleh diuji.


Pembuatan kapal alumunium ini dilakukan untuk mengikuti aturan standar international. Karena, memang sudah saatnya kapal-kapal yang dimiliki Baruna, kualitasnya sama dengan kapal-kapal feri yang ada di negara maju.


“Kita tak ingin kejadian yang dilami kapal fiberglass terjadi juga dengan kapal milik Baruna,” sambungnya.
Meskipun kapal fiberglass yang dimiliki tak ada masalah, MV Baruna tetap mendukung kebijakan yang dikeluarkan Departemen Perhubungan.


Terutama mengenai kapal fiberglass tak boleh berlayar di laut lepas. Namun kebijakan ini diharapkan dapat diterapkan dengan benar. “Jangan nanti setelah masalah ini selesai, kebijakan itu berubah lagi,” ungkapnya. (mat)
novian no está en línea   Reply With Quote
Old November 26th, 2009, 05:44 PM   #36
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Dua Buah Feri Kandas di Pelabuhan Lembar
KAMIS, 26 NOVEMBER 2009



MATARAM, KOMPAS.com — Dua kapal motor penyeberangan atau feri, masing-masing KMP Sindu dan KMP Rodita, kandas di sekitar jalur masuk-keluar Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/11) pukul 04.25 Wita. Semua 164 penumpangnya selamat. Mereka dievakuasi kapal dan perahu nelayan setempat.

Kedua feri yang kandas hingga kemarin petang belum bisa ditarik ke dermaga. Rencananya, penarikan dilakukan saat air laut pasang naik.

Kepala Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Lembar Kaimudin M, yang ditemui di Pelabuhan Lembar, menjelaskan, pagi itu KMP Sindu dalam pelayaran dari Padangbai (Bali). Posisinya 300 meter-400 meter sebelum dermaga Lembar (Lombok). Feri kandas diduga karena nakhodanya salah mengambil haluan sehingga memasuki perairan dangkal dan berlumpur. ”Saat kejadian, air laut sedang surut,” ujarnya.

Mengenai kandasnya KMP Rodita, Kaimudin menceritakan, saat itu feri tersebut sebenarnya tengah sandar di dermaga. Feri terjebak dalam perairan dangkal dan kandas ketika bermaksud menarik KMP Sindu. ”Ini insiden kecil. Kandasnya masih di area kolam dermaga,” ujarnya.

Kendaraan bermotor

Selain 164 penumpang yang sudah dievakuasi, KMP Sindu mengangkut 49 kendaraan bermotor, yakni 19 kendaraan roda empat dan 30 sepeda motor. Kemarin petang, semua kendaraan bermotor itu juga masih di atas kapal.

Kejadian itu tak mengganggu aktivitas bongkar muat dan hilir mudik angkutan laut di Pelabuhan Lembar. Posisi kedua feri tidak menghalangi jalur pelayaran.

Masih soal kelautan, dari Manado, Sulawesi Utara, dilaporkan, gelombang tinggi dan angin kencang yang disertai hujan selama dua hari terakhir melanda perairan Teluk Manado. Akibatnya, sejumlah fasilitas usaha di kawasan Boulevard rusak.

Terkait kondisi yang demikian, Dinas Perhubungan Sulawesi Utara melarang seluruh kapal motor penumpang melakukan pelayaran ke Sangihe, Talaud, dan Sitaro.

Kepala Dinas Perhubungan R Kenap di Manado, kemarin, mengatakan, larangan berlayar dari Pelabuhan Manado diberlakukan selama tiga hari, terhitung sejak Rabu. ”Belasan kapal motor yang menuju ke Sangihe, Talaud, dan Sitaro, sejak Selasa lalu bahkan tidak diperkenankan berlayar,” katanya.

”Kami menerima peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa cuaca buruk selama seminggu,” kata Kenap.

BMKG memprakirakan, tinggi gelombang laut mencapai 5 meter dengan kecepatan angin sekitar 45 km per jam selama pekan ini.

Akibat adanya larangan itu, kemarin ratusan calon penumpang yang akan bepergian ke Sangihe, Talaud, dan Sitaro tertahan di Pelabuhan Manado. Sebagian di antara mereka terpaksa menginap di terminal penumpang, menunggu keberangkatan.

Rugi miliaran rupiah

Menurut sejumlah pengusaha di kawasan Bahu Mall dan Manado Town Square, yang berada di kawasan jalan pantai Boulevard, mereka mengalami kerugian miliaran rupiah akibat terjangan gelombang tinggi laut. ”Tiga kapal bernilai Rp 1,2 miliar yang biasa dijadikan sebagai rumah makan terapung rusak dihantam ombak setinggi empat meter. Satu kapal lainnya bahkan terbelah dua. Sebagian puingnya hanyut terbawa air laut,” kata seorang pengusaha yang tak bersedia disebutkan namanya.

Hengky Wijaya, pemilik Manado Town Square, menambahkan, penangkal ombak yang dibangunnya senilai Rp 1 miliar, di sekitar lokasi malnya, kini rusak sepanjang 100 meter.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 29th, 2009, 03:07 PM   #37
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Indonesia Kembali Duduk di Dewan Maritim Internasional
29/11/2009

LIputan6.com, London: Indonesia berhasil terpilih kembali menjadi anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) kategori C periode 2009-2011, yang diputuskan dalam sidang umum IMO di Inggris, London. Hal tersebut diterangkan Sekretaris Tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Billy Wibisono, kepada ANTARA, Ahad (29/11). Indonesia memperoleh 132 suara dari 153 suara sah dalam sidang umum yang berlangsung hingga 4 Desember mendatang itu.

Anggota Dewan IMO kategori C adalah negara-negara yang memiliki kepentingan khusus di bidang transportasi laut atau navigasi, dengan mempertimbangkan keseimbangan sebaran keterwakilan negara-negara secara geografis. Pada pernyataannya dalam sidang IMO tersebut, Menteri Perhubungan Fredi Numberi menegaskan, Indonesia selaku negara maritim menjalankan perannya sebagai anggota Dewan IMO. Terutama dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam kegiatan pelayaran Indonesia.

Perolehan suara sebanyak 132 tersebut menempatkan Indonesia pada posisi ketiga, naik satu tingkat dibandingkan pada saat Indonesia terpilih pada tahun 2007 yang menduduki posisi keempat dengan perolehan 114 suara. Selain berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan dengan posisi tiga negara ASEAN yaitu Filipina, Malaysia dan Thailand, peringkat Indonesia juga lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang terpilih dalam kategori C. Yakni, Turki, Malta, Mesir, Nigeria, Afrika Selatan, Cili, Bahama, Denmark, Meksiko, Kenya, Arab Saudi, Belgia, Australia dan Jamaika.

Dengan terpilihnya kembali Indonesia pada pemilihan kali ini, maka Indonesia dapat terus memainkan peranan pentingnya sebagai anggota Dewan IMO yang telah dijalani sejak tahun 1973 dengan mandat dukungan yang semakin kuat. Di sisi lain, keterpilihan Indonesia juga sekaligus memberikan beban tanggung jawab yang lebih besar, khususnya dalam upaya untuk meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran yang efisien, sekaligus meningkatkan perlindungan lingkungan ekosistem laut.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2009, 01:11 PM   #38
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Tenggelamnya Dumai Express 10 Dibawa ke Mahkamah Pelayaran
Senin, 30 November 2009



TEMPO Interaktif, Batam - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun, Letnan Kolonel Laut (P) Edwin mengatakan kasus tenggelamnya kapal feri Dumai Express 10 dibawa ke Mahkamah Pelayaran. Tujuannya untuk memberikan sanksi dan menetapkan apa penyebab tenggelamnya kapal itu di perairan Tekong Hiu Kecil minggu lalu.

Edwin mengatakan Tim SAR menghentikan pencarian korban kapal yang belum ditemukan. Berdasarkan catatan TNI Angkatan Laut, jumlah korban sebanyak 254 orang selamat, 38 orang meninggal, dan 37 orang dinyatakan hilang.

Di antara yang hilang adalah mantan Kepala Dinas Pertanahan Kota Batam Amiruddin AT, isterinya, serta dua anaknya. "Pencarian sudah dihentikan," kata Edwin.

Menurut Edwin, kedalaman laut mencapai 34 meter dan jarak pandang di dasar laut hanya satu meter. Untuk menghindari terjadi kecelakaan lain, maka pencarian bangkai kapal pun dihentikan. Penghentian ini telah diumumkan Badan Keselamatan Nasional.

Ada dugaan kapal itu kelebihan muatan karena berdasarkan manifest penumpang terdaftar 228 orang, termasuk anak buah kapal, tapi pihak SAR menemukan 254 orang selamat, 38 orang meninggal dan 37 orang penumpang dinyatakan hilang.

Selain penumpang, juga ada muatan lain, yakni baju bekas dan sejumlah kasur yang akan diangkut ke luar Batam.

Sejumlah penumpang selamat kepada Tempo mengatakan ketika sedang berjalan tiba-tiba kapal dihantam ombak dan air masuk kedalam kapal. Karena bermuatan kasur, beban kapal menjadi lebih berat dan tak lama oleng dan berangsur tenggelam.

"Kami terkatung-katung tiga jam," kata Nelly boru Harahap. Ia mengaku sudah 13 tahun menggunakan kapal Dumai Express 10 untuk dari dan ke Batam.

Kapal Dumai Express 10 berangkat dari Batam pada hari Minggu, 22 November 2009 mengangkut 228 penumpang. Satu jam berjalan, musibah menimpa kapal tersebut dan tenggelam.

Kepala Pelabuhan Laut Batam Rocky Achmad Suherman enggan memberi komentar. "Maaf ya, saya ada pekerjaan, jadi harus buru-buru," katanya menjawab Tempo di Mapolda Kepri, Senin (30/11).
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2009, 01:31 PM   #39
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,490
Likes (Received): 391

Nahkoda Diminta Berani 'Say No' dalam Berlayar
Senin, 30 November 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Perhubungan Freddy Numberi mendesak para nakhoda dan mualim agar lebih berani untuk menolak berlayar jika mendapati kondisi kapal yang kelebihan penumpang dan barang, atau cuaca sedang buruk. "Sesuai dengan undang-undang nakhoda boleh menolak berlayar. Kita harus membangun budaya nakhoda berani 'say no'," katanya di Jakarta, Senin (30/11).

Apabila nakhoda secara tegas menjalankan peraturan tersebut, dan sistem yang menempatkan nakhoda sebagai penentu berlayar atau tidaknya sebuah kapal, bisa terbangun, Freddy yakin kecelakaan di laut bisa diminimalisir.

Ia menyampaikan hal tersebut menanggapi kemungkinan kecelakaan yang menimpa kapal Dumai Express akibat kelebihan penumpang, dan bukan murni karena cuaca buruk. Juga terkait komitmen Menteri Perhubungan terhadap Organisasi Maritim Internasional bahwa ke depan tidak akan ada lagi kompromi terhadap keselamatan pelayaran di tanah air.

Freddy menjelaskan, peraturan ini memang sulit diterapkan di Indonesia karena kemungkinan terjadinya benturan dengan penumpang sangat besar. Sesuai peraturan, nakhoda berhak menolak berlayar, namun penumpang justru yang sering tak peduli dengan peraturan ini, dan memaksa naik ke dalam kapal.

"Kalau nakhoda menolak berlayar yang terjadi masyarakat (penumpang) anarki," ujarnya. Padahal, menurut Freddy, keselamatan kapal dan penumpang di atas laut adalah tanggung jawab penuh nakhoda.

"Di laut kalau ada apa-apa yang ditanya bukan Dirjen (direktur jendral) atau menteri tetapi mereka akan bertanya kepada kapten langkah apa yang harus diambil," tutur Freddy. Karena itu ia menegaskan pentingnya para nakhoda mendalami tanggung jawab dengan lebih baik.

"Mereka yang harus belajar meng-exercise tanggungjawabnya secara benar," ujarnya. Namun begitu ia menegaskan Departemen Perhubungan akan mendorong para nakhoda lebih tegas dan berani dalam menentukan pelayaran. "Nahkoda yang mengerti betul soal overload kapasitas dan perkiraan cuaca. Mereka lulusan akademi bukan lulusan SD," ujar Freddy.

Selain penumpang, nakhoda juga sering mendapatkan tekanan dari operator agar tetap berlayar meski kapasitas kapal melebihi jumlah yang seharusnya. Freddy berjanji akan memanggil para operator kapal supaya lebih mengutamakan keselamatan penumpang dibandingkan memenuhi kuota pelayaran dan mencari keuntungan.
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old December 1st, 2009, 01:16 PM   #40
d'sulovyo
Agent of Change
 
d'sulovyo's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: J town
Posts: 880
Likes (Received): 32

Quote:
Originally Posted by novian View Post
tambahan info, seluruh penumpang kapal sekarang wajib menggunakan pelampung saat di dalam kapal......
wajib?oh ya?ada sumbernya?
d'sulovyo no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 11:07 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu