daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old August 20th, 2010, 12:09 PM   #801
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,692
Likes (Received): 393

Quote:
Originally Posted by fajarmuhasan View Post
ini hanya utk urusan gawat darurat misal ada negara lain yg nyerbu kesini, pesawat tsb kalo kembali ke hangar kan repot, jadi mendarat di jalan tol adalah pilihan bijak.
Kalo kondisi perang antar negara tentu jalanan akan sepi jadi gak saling ganggu.
Selama gak ada perang ya gak ada pesawat yg mendarat di jalan tol.

sbg contoh: Irak diserbu Amrik.....kalo gak salah pesawat tempur bisa pake jalan tol disana
Sebenarnya yang namanya pesawat memang seharusnya bisa mendarat di jalan raya. Kalau memang kota itu punya perencanaan HANKAM yang bagus.

Jakarta punya loh Jalan Raya yang bisa didarati pesawat. Itu jalan2 di KEMAYORAN katanya bisa didarati pesawat.


----------

FLASH NEWS dari Jalan Lintas Timur Sumatra


Coba ada jalan tol yang standarnya layak, bukan jalan belak-belok tikungan tajam dan jurang yang dalam-dalam kayak jalan ke DURI itu

Dari RIAUTERKINI

Jum’at, 20 Agustus 2010 09:50
(LAGI) Truk CPO Terguling,
(LAGI-LAGI) Jalur Pekanbaru-Duri Macet Belasan Kilometer

Ribuan mobil berbagai ukuran terjebak kemacetan di Jalan Raya Pekanbaru-Duri sejak tadi malam. Penyumbatnya, sebuah truk CPO terguling di sebuah tanjakan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kemacetan belasan kilometer terjadi di Jalan Raya Pekanbaru-Duri sejak tadi malam, Kamis (19/8/10) hingga saat ini, Jumat (20/8/10). Ribuan kendaraan terjebak tak bisa bergerak. Maju kena mundur pun kena.

Kemacetan tersebut bermula dari tergulingnya sebuah truk tangki bermuatan CPO di KM 65, lewat dari Simpang Gelombang. Truk tersebut kehilangan kendali saat gagal melintasi tanjakan tajam dan akhirnya terguling di tengah badan jalan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, Kamis kemarin tersebut langsung menyumbat arus lalu-lintas.

"Sampai saat ini masih macet. Belum bisa diuraikan dan saya masih di lokasi untuk mengupayakan penuntasannya," ujar Kasat Lantas Polres Siak AKP Indra Simamungsong saat dihubungi riauterkini, Jumat pagi.

Karena tengah sibuk di lokasi kejadian, Indra meminta wawancara dipersingkat dan berjanji akan memberi penjelasan jika sutiasi sudah membaik. "Nanti saya kabari perkembangannya," janjinya sebelum menutup telephon.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun riauterkini dari berbagai sumber, kemacetan yang terjadi panjangnya mencapai belasan kilometer. Ke arah Duri kemacetan melewati Kandis, hingga KM 75, dekat Pasar Minggu dekat Polsek Kandis. Sementara ke arah Pekanbaru macetnya juga berkilometer.***(mad)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  

Sponsored Links
 
Old August 20th, 2010, 12:11 PM   #802
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,692
Likes (Received): 393

Dari RIAUTERKINI

Jum’at, 20 Agustus 2010 15:21
Tumpahan CPO Lincinya Jalan,
Kemacetan di Jalur Pekanbaru-Duri Mulai Terurai


Tergulingnya truk tangki memicu kemacetan parah di jalur Pekanbaru-Duri. Truk sudah disingkirkan, namun jalan masih licin akibat tumpahan CPO.

Riauterkini-PEKANBARU- Kemacetan belasan kilometer yang terjadi di jalur Pekanbaru-Duri mulai lancar. Menjelang tengah hari truk tangki CPO berhasil disingkirkan dari badan jalan oleh petugas Polres Siak. Meskipun demikian, aru lalu-lintas dak otomatis bisa terurai kemacetannya.

Kemacetan masih terjadi akibat kondisi ribuan kendaraan yang terjebak macet sudah sangat padat. Banyaknya supir yang tak sabar, lalu memotong jalan, memicu kondisi kendaraan jadi sembrawut.

Selain itu, badan jalan yang tersiram rumpahan CPO menjadi licin, sehingga kendaraan harus melintas berlahan. Petugas hanya mampu mengurangi kelicinan jalan dengan menaburkan pasir.

"Truknya sudah bisa disingkirkan dari badan jalan, sehingga berangsung-angsur kemacetan mulai terurai," ujar Kasat Lantas Polres Siak AKP Indra Simamungsong sangat dihubungi riauterkini.

Sebagai data tambahan, kemacetan belasan kilometer terjadi sejak kemarin, Kamis (19/8/10) mulai pukul 16.40 WIB akibat truk tangki CPO terguling di KM 65 Kandis.***(mad)
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old August 20th, 2010, 12:34 PM   #803
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 7,767
Likes (Received): 267

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Sebenarnya yang namanya pesawat memang seharusnya bisa mendarat di jalan raya. Kalau memang kota itu punya perencanaan HANKAM yang bagus.

Jakarta punya loh Jalan Raya yang bisa didarati pesawat. Itu jalan2 di KEMAYORAN katanya bisa didarati pesawat.


----------

FLASH NEWS dari Jalan Lintas Timur Sumatra


Coba ada jalan tol yang standarnya layak, bukan jalan belak-belok tikungan tajam dan jurang yang dalam-dalam kayak jalan ke DURI itu

Dari RIAUTERKINI

Jum’at, 20 Agustus 2010 09:50
(LAGI) Truk CPO Terguling,
(LAGI-LAGI) Jalur Pekanbaru-Duri Macet Belasan Kilometer

Ribuan mobil berbagai ukuran terjebak kemacetan di Jalan Raya Pekanbaru-Duri sejak tadi malam. Penyumbatnya, sebuah truk CPO terguling di sebuah tanjakan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kemacetan belasan kilometer terjadi di Jalan Raya Pekanbaru-Duri sejak tadi malam, Kamis (19/8/10) hingga saat ini, Jumat (20/8/10). Ribuan kendaraan terjebak tak bisa bergerak. Maju kena mundur pun kena.

Kemacetan tersebut bermula dari tergulingnya sebuah truk tangki bermuatan CPO di KM 65, lewat dari Simpang Gelombang. Truk tersebut kehilangan kendali saat gagal melintasi tanjakan tajam dan akhirnya terguling di tengah badan jalan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, Kamis kemarin tersebut langsung menyumbat arus lalu-lintas.

"Sampai saat ini masih macet. Belum bisa diuraikan dan saya masih di lokasi untuk mengupayakan penuntasannya," ujar Kasat Lantas Polres Siak AKP Indra Simamungsong saat dihubungi riauterkini, Jumat pagi.

Karena tengah sibuk di lokasi kejadian, Indra meminta wawancara dipersingkat dan berjanji akan memberi penjelasan jika sutiasi sudah membaik. "Nanti saya kabari perkembangannya," janjinya sebelum menutup telephon.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun riauterkini dari berbagai sumber, kemacetan yang terjadi panjangnya mencapai belasan kilometer. Ke arah Duri kemacetan melewati Kandis, hingga KM 75, dekat Pasar Minggu dekat Polsek Kandis. Sementara ke arah Pekanbaru macetnya juga berkilometer.***(mad)
dari pekanbaru selepas minas...dimulailah jalanan kelak kelok naik turun, yg suka mabok siap-siap aja....
meski begitu kagak kapok kapok utk lewat hampir tiap akhir pekan (dulu aku di duri, kalo weekend suka ke PKU)
fajarmuhasan no está en línea  
Old August 20th, 2010, 02:00 PM   #804
skyscrapped
Registered User
 
skyscrapped's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Posts: 124
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post


Sangat berbahaya bila pesawat tempur mendarat di Jalan Tol. Sebab memang jalan tol bukan dirancang untuk itu. Kalau memang pangkalan pesawat tempur sekarang sudah tidak layak, baik runway ataupun hanggar penampungan pesawat, seharusnya minta diusulkan dipindahkan ke tempat baru. Jadi istilahnya jangan tanggung2, bangun baru sekalian.
Mohon dibaca dengan teliti. Yang dimaksud marsekal adalah dalam keadaan darurat perang.

Fighter jet generasi 4 banyak yang memiliki kemampuan STOL (short take off and landing), e.g. Gripen (Swedia) dan F-16 (US).

Seperti ini contohnya:





Wajar jika TNI-AU meminta developer jalan tol untuk mempertimbangkan hal ini untuk tujuan jangka panjang dan bela negara. Minimal ada jarak 2500 meter antara satu jembatan layang dengan yang lain di jalan tol (atau rintangan lain). Jarak itu cukup aman untuk take off dan landing jet fighter.

Konsep gerilya tidak lagi melulu monopoli angkatan darat.
skyscrapped no está en línea  
Old August 20th, 2010, 11:29 PM   #805
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,501
Likes (Received): 48



O iya, yang namanya lagi perang apapun bisa digunakan/dialihfungsikan. Tapi melihat gambar yang kamu postkan, aku yakin itu bukan jalan tol. Ini lebih seperti jalur kusus dari hanggar ke runway. jadi jalan begituan bukan tempat take off and landing pesawat.

kalo membaca beritanya, seharusnya sebagai pimpinan TNI-AU tidak perlu terlalu kuatir dengan hal yang begituan. Itu tugas corps engineer mengalihfungsikan jalan tol jadi tempat landing darurat pesawat. Apalagi alasan yang dikemukakan jalan tol akan digunakan buat pendaratan darurat jika pangkalan penuh ??? nah, loh...usulan dengan alasan beliau ngga nyambung bangetkan ??? apa hubungannya pangkalan penuh dengan pendaratan darurat ?
bama84 no está en línea  
Old August 21st, 2010, 03:08 PM   #806
fastvx
Registered User
 
Join Date: Aug 2005
Posts: 9
Likes (Received): 0

Ada yang punya peta 6 ruas jalan tol baru yang direncanakan untuk Jakarta?
thanks
fastvx no está en línea  
Old August 21st, 2010, 04:46 PM   #807
sesamee
Registered User
 
sesamee's Avatar
 
Join Date: Apr 2010
Posts: 148
Likes (Received): 0

Enam Ruas Tol Dibangun Sebagai Jalan Layang
Jumat, 20 Agustus 2010 | 16:20 WIB

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Kepadatan lalu lintas kendaraan bermotor saat jam pulang kerja di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Pemprov DKI akan membangun jalan tol layang tahun 2011 sebagai salah satu solusi atas kemacetan di Ibu Kota

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tertunda beberapa tahun, pembangunan enam ruas jalan tol di Jakarta segera dimulai. Lelang pembangunan dan pengelolaan ruas jalan tol Semanan- Sunter dan Sunter-Bekasi Raya pada akhir tahun 2010, sementara pembangunan fisiknya pada awal tahun 2011.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kamis (19/8) di Balai Kota DKI Jakarta, mengatakan, pembangunan jalan tol yang menghubungkan kawasan barat dan timur Jakarta diprioritaskan di urutan pertama. Jalan tol itu untuk mengurangi beban lalu lintas pada jalan tol dalam kota.

Pengendara dari Sumatera ke Jawa Tengah atau Jawa Timur dan arah sebaliknya tidak perlu masuk ke jalan tol dalam kota. Mereka dapat masuk ke jalan tol Semanan-Bekasi Raya.

Jalan tol itu menguntungkan pengendara karena jauh lebih lancar ketimbang jalan tol dalam kota. Di sisi lain, beban lalu lintas jalan tol dalam kota berkurang sehingga tidak ada kemacetan yang meluber ke jalan arteri di sisi jalan tol. ”Pintu masuk dan pintu keluar jalan tol itu akan dibatasi sehingga benar-benar digunakan pengendara yang akan melintasi Jakarta, bukan pengendara jarak pendek,” kata Fauzi.

Ruas jalan tol Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya dilelang sebagai satu paket pembangunan dan pengelolaan. Kedua ruas jalan tol itu sepanjang 28,88 kilometer dan memerlukan investasi sekitar Rp 17,13 triliun.

Untuk memudahkan proses konstruksi, pembangunan kedua ruas jalan tol itu dibagi dalam beberapa seksi. Pembangunan seksi pertama awal tahun 2011 adalah Semanan-Pedongkelan sepanjang 7,5 km. Kebutuhan dana pembangunan jalan tol di seksi itu sekitar Rp 5 triliun.

Menurut Fauzi, konsorsium BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti pelelangan proyek pembangunan dan pengelolaan kedua ruas jalan tol itu. Konsorsium BUMD meliputi PT Jakarta Propertindo dan Pembangunan Jaya Group.

”Konsorsium BUMD itu menggalang dana sendiri dan bukan dari Pemprov DKI. Namun, konsorsium BUMD mendapat keuntungan sebagai pemrakarsa proyek, yang biasanya mendapat penilaian lebih,” kata Fauzi.

Keempat ruas jalan tol lainnya adalah ruas Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kampung Melayu- Kemayoran pada prioritas kedua, ruas Ulujami-Tanah Abang pada prioritas ketiga, serta ruas Pasar Minggu-Casablanca pada prioritas ketiga.

”Keenam ruas jalan tol itu dibangun sebagai jalan layang untuk meminimalkan pembebasan lahan,” kata Fauzi Bowo.

Dana membangun ruas jalan tol Duri Pulo-Kampung Melayu (11,38 km) Rp 5,96 triliun. Ruas Kampung Melayu-Kemayoran (9,65 km) perlu Rp 6,95 triliun. Ruas Ulujami-Tanah Abang (8,27 km) Rp 4,25 triliun. Ruas Pasar Minggu-Casablanca (9,56 km) Rp 5,71 triliun.

Total dana untuk membangun keenam ruas jalan tol sepanjang 67,74 km sekitar Rp 40,02 triliun. Keenam ruas jalan tol itu akan meningkatkan rasio luas jalan berbanding luas lahan Jakarta, dari 6,2 persen menjadi 6,5 persen. (Emilius Caesar Alexey)

http://properti.kompas.com/index.php...Jalan.Layang-5
sesamee no está en línea  
Old August 21st, 2010, 04:51 PM   #808
sesamee
Registered User
 
sesamee's Avatar
 
Join Date: Apr 2010
Posts: 148
Likes (Received): 0

Tinggal 15 Bidang Lahan Seksi I Tol Cijago Yang Belum Beres
Rabu, 18 Agustus 2010 | 17:25 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah warga Depok yang lahannya terkena proyek jalan tol Cinere-Jagorawi sepakat untuk melepas tanah miliknya untuk dijadikan jalan bebas hambatan.
Dengan adanya kesepakatan tersebut maka tinggal 15 bidang lahan Seksi I yang belum dibebaskan. Total lahan untuk Tol Cinere-Jagorawi Seksi I itu sebanyak 1.200 bidang atau 27 hektare. Jika dihitung panjang maka panjangnya 4,5 km.

"Kami memang telah sepakat setelah selama tiga tahun bertahan," kata warga Cimanggis, Manahan Panggabean, usai menerima pembayaran pembebasan lahan, di Balai Kota Depok, Rabu. Ia mengatakan dalam musyawarah pasti ada perbedaan pendapat dan ketika ada kesepakatan dia menyebutnya hak yang wajar.

Sebelumnya Manahan bersama 21 anggotanya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Korban Proyek Tol Cinere Jagorawi (Forkot Cijago) selalu menolak pembebasan lahan jalan tol tersebut. Namun kali ini dia bersama anggota sepakat atas pembebasan lahan mereka untuk seksi satu Tol Cinere-Jagorawi.

Manahan menjelaskan, dalam kesepakatan pembebasan lahan dengan TPT tidak ada kenaikan harga. Karena itu ia meminta agar pembebasan lahan di seksi yang lain tidak naik.

Harga tanah yang disepakati sesuai dengan harga yang ditentukan oleh tim independen appraisal, yakni mulai dari harga tanah per meternya Rp750 ribu, Rp950 ribu, Rp1,050.000 dan Rp 1.250.000.

"Kalau ada harga tanah yang naik, maka kami juga menuntut naik, karena harga tanah kami tidak naik. Tadinya saya berharap Wali Kota Depok dapat menaikkan harganya," harapnya.

Hal senada juga dikatakan kelompok Manahan tersebut, yaitu Jawawi. Ia megakui kalau sudah ada kesepakatan dengan Tim Pembebasan Tanah (TPT) mengenai lahan untuk tol tersebut.

Menurut dia, di Kelurahan Curug, Cimanggis ada 23 keluarga yang tanahnya dibebaskan, namun satu keluarga bukan kelompok Manahan. Warga sudah merasa puas karena sesuai dengan musyawarah. Yang jelas warga senang atas pembebasan lahan itu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Cijago, Sugandhi menjelaskan, untuk pembebasan lahan di seksi satu tersebut menghabiskan dana Rp12,05 miliar.

Dana itu untuk membebaskan 27 bidang lahan seluas 0,5 hektare. 27 bidang itu termasuk 22 bidang yang merupakan anggota Manahan serta lima bidang dari wilayah Cisalak Pasar, dan Harjamukti. "Dengan adanya kesepakatan tersebut maka tinggal 15 bidang lahan seksi satu yang belum dibebaskan," ujarnya.

Total lahan untuk Tol Cijago seksi I itu sebanyak 1.200 bidang atau 27 hektare. Jika dihitung panjang maka panjangnya 4,5 km.

Anggota Panita Pengadaan Tanah (P2T) Tol Cijago, Theo Da Silva menjelaskan, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il telah berusaha untuk memenuhi keinginan warga tersebut ke Pemerintah Pusat. Namun kata dia, karena harga tanah sudah ditetapkan oleh tim independen apraisal maka permohonan wali kota Depok pun ditolak.

http://properti.kompas.com/index.php...Belum.Beres-12
sesamee no está en línea  
Old August 21st, 2010, 05:41 PM   #809
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,701
Likes (Received): 37

BUMD DKI Ikut Lelang Jalan Tol Semanan-Bekasi Raya


JAKARTA, KOMPAS.com - Konsorsium BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan ikut pelelangan proyek pembangunan dan pengelolaan jalan tol di ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya pada akhir 2010. Konsorsium BUMD terdiri atas PT Jakarta Propertindo dan Pembangunan Jaya Group.

"Konsorsium BUMD itu menggalang dana sendiri dan bukan dari Pemprov DKI. Namun, konsorsium BUMD mendapat keuntungan sebagai pemrakarsa proyek, yang biasanya mendapat penilaian lebih," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kamis (19/8).

Ruas jalan tol Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya akan dilelang sebagai satu paket pembangunan dan pengelolaan. Kedua ruas jalan tol itu memiliki panjang 28,88 kilometer dan perkiraan investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 17,13 triliun.

Untuk memudahkan proses konstruksi, pembangunan kedua ruas jalan tol itu akan dibagi dalam beberapa seksi . Seksi pertama yang akan dibangun pada awal 2011 adalah Semanan-Pedongkelan sepanjang 7,5 kilometer. Pembangunan jalan tol di seksi itu diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 5 triliun. (Emilius Caesar Alexey)


Ruas jalan tol Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya akan dilelang sebagai satu paket pembangunan dan pengelolaan. Kedua ruas jalan tol itu memiliki panjang 28,88 kilometer dan perkiraan investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 17,13 triliun.


http://properti.kompas.com/read/2010...an.Bekasi.Raya
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain
Mimihitam no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 04:20 AM   #810
skyscrapped
Registered User
 
skyscrapped's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Posts: 124
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post


O iya, yang namanya lagi perang apapun bisa digunakan/dialihfungsikan. Tapi melihat gambar yang kamu postkan, aku yakin itu bukan jalan tol. Ini lebih seperti jalur kusus dari hanggar ke runway. jadi jalan begituan bukan tempat take off and landing pesawat.
ROAD BASE... silahkan disimak jawaban dari yang kompeten sbb:

Quote:
the "Gripen can take off and land in less than 600 meters (2,000 feet). Once deployed to a road base, the Gripens are serviced by a ground crew of six, including one highly trained specialist and five minimally trained conscripts. A service team can refuel and rearm a Gripen in ten minutes. The Gripen features an auxiliary power unit (APU) to reduce its dependence on ground systems, and the fighter's onboard digital systems include "built-in self-test" capabilities that can download diagnostic data to a tech's laptop computer. Service doors to critical systems are at head level or lower, allowing easy access by technicians."

The Gripen's STOL capabilities may have special significance for the IAF for three good reasons. One, the long borders that the IAF has to cover, making it imperative to either maintain a huge fleet or a nimble footed one that can operate out of road bases. Second, there are over 400 unused airfields in the country. The Gripen has the ability to turn these into assets for the country by making them serviceable bases. Third, the proximity of attacks and short warning time which requires either strategic depth for the airfields against first strike, moving bases away from the frontline. The Gripen is a contender for the prized IAF MMRCA competition which is currently underway,


Source 1

Source 2
-------------------------------------

Quote:
kalo membaca beritanya, seharusnya sebagai pimpinan TNI-AU tidak perlu terlalu kuatir dengan hal yang begituan. Itu tugas corps engineer mengalihfungsikan jalan tol jadi tempat landing darurat pesawat. Apalagi alasan yang dikemukakan jalan tol akan digunakan buat pendaratan darurat jika pangkalan penuh ??? nah, loh...usulan dengan alasan beliau ngga nyambung bangetkan ??? apa hubungannya pangkalan penuh dengan pendaratan darurat ?
Jadi Zeni disuruh ngancurin jembatan layang yang melintang di jalan tol gitu? Trus kendaraan yang mau nyebrang gimana?

Kalau bisa dirancang dari awal jarak antar jembatan layang yang aman buat pendaratan dan take off pesawat kenapa ngga?

Dan ingat asumsi awalnya adalah keadaan darurat.

Jalan tol dipilih karena lebar dan kualitas konstruksinya mencukupi. Kalau jalan biasa di Indonesia apa mau sayapnya nyangkut di warung atau tiang listrik? Belum lagi kalau jalannya berlubang
skyscrapped no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 08:04 AM   #811
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,780

Quote:
Originally Posted by fastvx View Post
Ada yang punya peta 6 ruas jalan tol baru yang direncanakan untuk Jakarta?
thanks
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 08:17 AM   #812
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,006

Quote:
Jalan tol dipilih karena lebar dan kualitas konstruksinya mencukupi. Kalau jalan biasa di Indonesia apa mau sayapnya nyangkut di warung atau tiang listrik? Belum lagi kalau jalannya berlubang
bro skyscrapped, dont bother explaining it to him. better save your energy for something else worthwhile

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 10:18 AM   #813
skyscrapped
Registered User
 
skyscrapped's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Posts: 124
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by David-80 View Post
bro skyscrapped, dont bother explaining it to him. better save your energy for something else worthwhile

cheers
Thanks for your advice bro David-80. I'm new in this forum, can't help to shoot crappy arguments like those.

Nice to know you btw...
skyscrapped no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 04:24 PM   #814
typhoonbringer
Registered User
 
Join Date: Aug 2009
Posts: 2,418
Likes (Received): 65

gile zeni suruh robohin tiang listrik sama bangunan

gw setuju sama skyscrapped, kalo ga alihfungsi sawah jadi landasan pesawat, mig-29,35 sama su-27,30,33,34,37 bisa mendarat di tanah, fulcrum D bahkan bisa mendarat tanpa roda cmiiw
typhoonbringer no está en línea  
Old August 23rd, 2010, 06:20 PM   #815
kimi1977
Registered User
 
Join Date: Dec 2005
Posts: 47
Likes (Received): 0

btw beberapa negara mendesain jalannya supaya bisa didarati pesawat tempur kok
ga usah jauh2, liat aja negara tetangga kita singapore, jalan mereka didesain untuk didarati jet tempur pada saat darurat
kimi1977 no está en línea  
Old August 24th, 2010, 05:21 AM   #816
Zorobabel
Awesomeness
 
Zorobabel's Avatar
 
Join Date: May 2005
Location: Jakarta
Posts: 1,209
Likes (Received): 2

For anyone who might know the answers:

First, almost all of the new toll roads in Jakarta are going to be elevated, correct? It'd be awesome if they actually expedite the tender and construction process, because just by looking at that map it looks as though the new toll road system could reduce traffic on the main thoroughfares by more than 50%.

Also, when will the Trans-Java system be completed? I remember a few years ago they said it would be finished by 2009. And are there any plans to make toll roads that run along the southern coast of Java (going to Cilacap, etc.)?
Zorobabel no está en línea  
Old August 24th, 2010, 07:00 AM   #817
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,501
Likes (Received): 48

Quote:
Originally Posted by skyscrapped View Post
ROAD BASE... silahkan disimak jawaban dari yang kompeten sbb:



-------------------------------------



Jadi Zeni disuruh ngancurin jembatan layang yang melintang di jalan tol gitu? Trus kendaraan yang mau nyebrang gimana?

Kalau bisa dirancang dari awal jarak antar jembatan layang yang aman buat pendaratan dan take off pesawat kenapa ngga?

Dan ingat asumsi awalnya adalah keadaan darurat.

Jalan tol dipilih karena lebar dan kualitas konstruksinya mencukupi. Kalau jalan biasa di Indonesia apa mau sayapnya nyangkut di warung atau tiang listrik? Belum lagi kalau jalannya berlubang
sebetulnya aku bukan mempermasalahkan jalan tol dirancang buat keadaan darurat, yang aku pingin tau itu sebenarnya strategi perang sang jendral. , maklum, aku ini pengamat military juga. Sebagai pimpinan TNI-AU, masa belum apa2 dia sudah kuatir dengan keadaan2 darurat. Semestinya dia fokus ke soal kemampuan penyerbuan dan pertahanan TNI-AU daripada mengurus persoalan teknis gituan. Coba rekan2 pikir, dalam keadaan perang, apa mendarat di Jalan tol lebih aman dan efisien ketimbang pesawat balek ke hanggar ?
bama84 no está en línea  
Old August 24th, 2010, 07:05 AM   #818
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,006

Quote:
Coba rekan2 pikir, dalam keadaan perang, apa mendarat di Jalan tol lebih aman dan efisien ketimbang pesawat balek ke hanggar ?
Coba rekan2 pikir, bagaimana kalo hanggar penuh sesak oleh pesawat medivac dan korban perang, dimana mungkin harus memakai runway nya untuk parkir beberapa pesawat logistic dan tidak lupa hanggar yang sudah beralih fungsi sebagai rumah sakit darurat.

Quote:
maklum, aku ini pengamat military juga.
Hahaha, thanks for the laugh, you really enlightened my day

Cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea  
Old August 24th, 2010, 07:31 AM   #819
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,501
Likes (Received): 48

Quote:
Originally Posted by David-80 View Post
Coba rekan2 pikir, bagaimana kalo hanggar penuh sesak oleh pesawat medivac dan korban perang, dimana mungkin harus memakai runway nya untuk parkir beberapa pesawat logistic dan tidak lupa hanggar yang sudah beralih fungsi sebagai rumah sakit darurat.



Hahaha, thanks for the laugh, you really enlightened my day

Cheers
coy, apa mungkin hanggar penuh sesak dengan pesawat medivac ? Paling2 pesawat medivac mampir sebentar, lalu pergi lagi mengangkut korban perang ke tempat yang lebih aman. Pesawat logistic juga paling2 drop logistic lalu pergi lagi ngga bakalan nginep. Korban perang juga ngga harus ditaruh di hanggar bisa dicarikan tempat laen. Yang jelas, kalau yang namanya perang, military airfield dan hanggar itu sudah pasti jadi target musuh.(bakalan di bom) jadi bukan tempat yang aman, kalau hanggar dirubah jadi RS darurat.
bama84 no está en línea  
Old August 24th, 2010, 07:42 AM   #820
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,006

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
coy, apa mungkin hanggar penuh sesak dengan pesawat medivac ? Paling2 pesawat medivac mampir sebentar, lalu pergi lagi mengangkut korban perang ke tempat yang lebih aman. Pesawat logistic juga paling2 drop logistic lalu pergi lagi ngga bakalan nginep. Korban perang juga ngga harus ditaruh di hanggar bisa dicarikan tempat laen. Yang jelas, kalau yang namanya perang, military airfield dan hanggar itu sudah pasti jadi target musuh.(bakalan di bom) jadi bukan tempat yang aman, kalau hanggar dirubah jadi RS darurat.

coba baca ini

http://www.redcross.org/museum/history/WW2Canteens.asp

http://www.mil-airfields.de/de/stutt...spital-ahp.htm

http://conflicthealth.com/photo-medevac/

banyak lagi military airfield yang berubah fungsi jadi hospital untuk redcross. btw yang di serang oleh musuh adalah 1, SAM, 2, runway, 3, Army

there is always rules of engagement. You dont bomb: red cross, medivac and civilians.

sekarang balik ke pertanyaan bama, kenapa pesawat harus balik ke hanggar kalo menurut bama tidak aman di hanggar? padahal bama bilang, ide jenderal ga masuk akal dan kurang urgensinya....sekarang kenapa jadi berubah lagi statement nya? la la la

bisa jawab?

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside

Last edited by David-80; August 24th, 2010 at 07:51 AM.
David-80 no está en línea  
Closed Thread

Tags
highway

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:36 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu