|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#41 |
|
...is the art of space
Join Date: Aug 2007
Location: Antapani City
Posts: 6,030
Likes (Received): 86
|
__________________
"YOUR CITIES YOUR RESPONSIBILITIES" - Ridwan Kamil |
|
|
|
|
|
#42 |
|
Half Geek
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 9,890
Likes (Received): 215
|
ya ampun, Kota Cirebon cuma se-iprit :p~
|
|
|
|
|
|
#43 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
Jumat, 29/01/2010
Gayaland bangun apartemen Rp120 miliar JAKARTA: PT Gayaland Prokencana menginvestasikan dana Rp120 miliar untuk membangun apartemen murah 20 lantai di Bekasi. Direktur PT Gayaland Prokencana Anthony Rahardjo mengatakan saat ini pengerjaan konstruksi proyek apartemen Mutiara Bekasi yang dimulai sejak Juni 2009 tersebut telah mencapai lantai 15. "Kami harapkan pada Juni mendatang sudah topping off [tutup atap] dan serah terima kunci kepada pembeli pada September," ujarnya kepada Bisnis, pekan ini. Anthony mengklaim proyek apartemen murah (low cost apartment) yang dibangun di lahan sekitar 7.000 meter persegi itu cukup strategis karena berada tepat di depan pintu tol Bekasi barat. Sehingga, katanya, pembeli apartemen itu tidak hanya warga Jakarta dan sekitarnya, tapi juga dari Bandung. "Saat ini hampir 90% unit telah terjual dari 840 unit yag ditawarkan. Dan kami membangun apartemen senilai Rp120 miliar ini dengan dana sendiri." Menurut dia, apartemen murah berbeda dengan rumah susun sederhana milik bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan ditawarkan dengan harga Rp144 juta per unit. Apartemen Mutiara Bekasi, katanya, bukan apartemen bersubsidi, melainkan dijual dengan kisaran mulai dari Rp100 juta sampai dengan Rp180 juta per unit. Anthony mengungkapkan semula apartemen itu memang direncanakan untuk membidik masyarakat berpenghasilan rendah atau bergaji di bawah Rp3 juta per bulan. Ubah rencana Namun, berbagai problem berkaitan dengan rusunami bersubsidi membuat pihaknya mengubah rencana dengan menjadikan Mutiara Bekasi sebagai apartemen murah. Problem itu a.l. banyak pembeli yang tidak semestinya berhak memperoleh rusunami bersubsidi serta masalah yang bakal dihadapi pengelola gedung ke depan, semisal, dalam menarik service charge kepada penghuni. Anthony menambahkan berkaitan dengan perubahan rencana tersebut pula manajemen Gayaland Kencana akhirnya memangkas jumlah lantai yang sedianya akan dibangun setinggi 23 lantai menjadi tinggal 20 lantai. Dari jumlah tersebut hanya 18 lantai yang dijadikan hunian, 2 lantai lainnya untuk area komersial yang akan dikelola langsung oleh perusahaan. "Alasannya, kami akan menjadikan Mutiara Bekasi sebagai apartemen yang bisa memenuhi semua keperluan penghuni. Ini sesuai dengan konsep kami untuk menjadikan apartemen ini sebagai living happy family." Selain itu pula, tuturnya, apartemen itu akan dilengkapi dengan tempat parkir di lantai dasar yang bisa menampung seluruh kendaraan penghuni.
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#44 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
Apartemen Mutiara Bekasi memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada tepat di depat pintu tol bekasi barat. Apartemen ini memiliki 3 tipe unit yang dijual yakni : tipe studio, 2 bed room dan tipe 3 bed room.
Fitur Proyek Apartemen Mutiara Bekasi memiliki beberapa fasilitas pendukung, diantaranya yakni : 1. Kolam renang 2. Pusat kebugaran 3. Listrik 4. Mini market 5. ATM & Bank 6. Apotik 7. Kafe 8. Laundry 9. 24 hour security system ![]()
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#45 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
Kamis, 04/02/2010 19:36 WIB
Pelindo II Bidik Karawang-Bekasi Jadi Pelabuhan Internasional Andri Haryanto - detikBandung Bandung - PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo Persero) membidik Karawang dan Bekasi untuk pelabuhan internasional. Rencana tersebut setelah pihak Pelindo II membenahi dan mengembangkan Pelabuhan Tanjung Priok. Menurut Dirut Pelindo II, R.J. Lino, kebutuhan akan pembuatan pelabuhan di Karawang dan Bekasi melihat 80 persen barang yang masuk ke Priok berasal dari kawasan industri di Karawang, Bekasi, dan Bandung. "Kalau lokasinya di karawang cukup ideal," kata Lino dalam jumpa pers 10th IAPH (International Association of Ports and Harbors) Asia/Oceania Regional Meeting and Port Forum, di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Kamis (4/2/2010). Ia menambahkan, dirinya menentang rencana pembangunan pelabuhan di Bojonegoro. Karena tidak efektif untuk pengangkutan barang melihat saat ini 80 persen barang berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, yang nantinya akan berdampak hilangnya konsumen karena penambahan ongkos angkut via darat. "Kan jaraknya tambah 120 kilometer. Kalau bikin apa-apa yang baru harus lebih murah terhadap yang orang pakai," terang Lino. Dalam membidik pelabuhan Karawang-Bekasi, ia memprediksikan kebutuhan tanah seluas 10 ribu hektare. "Kalau jadi di Karawang areal yang mesti dipersiapkan untuk 100 tahun, 10 ribu hektare. Kalau itu jadi itu bisa jadi pelabuhan kebanggaan di Indonesia. Disinggung langkah Pelindo dalam membidik Karawang-Bekasi, Lino masih enggan menuturkannya. Pasalnya, pihaknya tengah berbenah terkait pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok. "Itu nanti, berikutnya. Areal di Priok terbatas. Sekarang kita masih mempersiapkan fasilitas untuk Priok," katanya. Saat ini Priok mampu menampung volume Trans Shipment sebesar 3 juta TEU per tahun. Selain itu, ia menilai pertumbuhan pelabuhan saat ini berjalan di tempat dikalahkan Vietnam. "Pelabuhan yang dulu saya bangun hampir sama keadaanya dengan 25 tahun yang lalu," ujarnya, seraya menambahkan pelabuhan di Makasar, Semarang, dan Palembang. Pembangunan pelabuhan baru, lanjutnya, membutuhkan waktu 8-10 tahun. Padahal, kondisi volume angkut di Priok sudah terbilang padat. "Nggak ada opsi lain selain mengembangkan Priok dulu, sambil nanti mulai mempersiapkan pelabuhan baru. 2,5 tahun tahun ini selesai," katanya. Dengan pengembangan Priok diharapkan mampu mengembangkan pertumbuhan ekonomi domestik. Lino juga meminta pemerintah mampu menekan logistic cost dalam pengembangan angkut pelabuhan. Dia mencontohkan, biaya angkut domestik terbilang mahal. Pengiriman kontainer dari Priok ke Belawan dihargai $ 400 per TEU, Jakarta-Pontianak $ 300 per TEU. Sementara untuk Jakarta-Singapura nilainya $ 70, Jakarta-Rotterdam $ 400. Ia juga mengharapkan produktivitas pelabuhan ditingkatkan, "Supaya kapal kapal kita banyak berlayar," katanya. "Pelabuhan selama ini sebagian besar (bekerja) dari jam enam pagi sampai empat atau lima sore. Sehingga kapal kapal diam di pelabuhan nggak bongkar," ujarnya. (ahy/lom)
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#46 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
Jawa Barat Kawasan Investasi Terbaik
JAKARTA, (PR).- Provinsi Jawa Barat termasuk salah satu dari tujuh provinsi yang mendapatkan penghargaan sebagai kawasan yang dinilai paling unggul dalam menarik investasi ke daerahnya dan berpotensi merealisasikan projek infrastruktur besar. Tahun 2010 ini, arus investasi yang masuk ke Jawa Barat diperkirakan mencapai Rp 75 triliun. ”Tujuh provinsi ini paling fisibel, ada provinsi lain yang bisa menarik investasi lebih banyak dari yang tujuh ini. Tetapi, kami fokusnya bukan hanya itu. Namun juga nilai kehausan masing-masing pimpinan daerah mendatangkan investasi. Itu sangat kami bobotkan,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan saat menyerahkan penghargaan tersebut di Jakarta, Kamis (18/2). Tujuh daerah yang dimasukkan dalam program ”Regional Champions” oleh BKPM adalah Provinsi Riau, Provinsi Sumatra Selatan, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Provinsi Papua. Tujuh provinsi tersebut memiliki projek infrastruktur besar yang bersifat padat karya dan penting bagi pertumbuhan ekonomi di daerahnya. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima langsung penghargaan tersebut dari Kepala BKPM Gita Wirjawan di Gedung BKPM, Jln. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Gita menjelaskan, proses pemilihan ”Regional Champions” itu didasarkan pada penilaian kuantitatif dari indikator kesiapan investasi di suatu daerah, seperti indikator ekonomi, projek investasi yang ditawarkan, kesiapan pemerintah daerah memberikan iklim investasi yang kondusif, ketersediaan sumber daya manusia dan alam, serta dukungan sarana dan prasarana daerah. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi atas perhatian BKPM yang telah menunjuk Jabar sebagai mitra dalam program ”Regional Champions”. Berkaitan dengan usaha menarik investasi itu, Pemprov Jawa Barat siap dengan sejumlah projek unggulan, baik bersifat fisik maupun pengembangan agroindustri secara luas. Apalagi, Jawa Barat memiliki sejumlah keunggulan, baik dari sisi infrastruktur maupun kekayaan sumber daya alam. Tahun 2010 ini, arus investasi yang masuk ke Jawa Barat diperkirakan mencapai Rp 75 triliun. Ini berarti Jawa Barat berkontribusi 7,5 persen dari target investasi nasional sebesar Rp 1.000 triliun. ”Target optimistis, Jawa Barat mampu menyedot arus investasi di atas Rp 50 triliun, bahkan bisa Rp 75 triliun,” ujar Heryawan seusai menerima penghargaan. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang hadir dalam acara itu mengatakan, kinerja pemerintah secara keseluruhan bergantung pada pemerintah daerah (pemda). Kinerja pemda menyumbang enam puluh persen terhadap kinerja pemerintah secara nasional. Dijelaskan Gamawan, kementerian yang dipimpinnya akan terus memacu kinerja dan memperkecil hambatan yang terjadi, khususnya terkait dengan investasi dan regulasi. ”Harmonisasi antara pusat dan daerah diperlukan guna menarik investasi dan mendorong pembangunan di daerah,” ujarnya. (A-75/A-160)***
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#47 |
|
Awesome User
Join Date: Apr 2008
Location: Bantul Projo Tamansari
Posts: 7,493
Likes (Received): 79
|
Bakrie Akan Bangun Disneyland di Sukabumi
JAKARTA, KOMPAS.com —* PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mengembangkan usahanya ke bisnis hiburan dan rekreasi. Setelah memiliki kawasan wisata air, The Jungle Water Park, pengembang properti Grup Bakrie ini akan membangun Disneyland Park.  Wahana permainan asal Amerika Serikat akan berdiri di kawasan wisata Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengembangan Disneyland ini sejalan dengan rencana ELTY membangun jalan tol Ciawi-Sukabumi. Jalan tol ini juga akan menghubungkan proyek ELTY lainnya, yakni Bogor Nirwana Residence yang terletak di Kotamadya Bogor. ELTY sudah membebaskan lahan untuk proyek jalan tol sepanjang 54 kilometer itu. Ternyata, rencana tersebut sudah sampai ke telinga Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. "Setahu saya memang betul ada rencana tersebut," katanya kepada KONTAN, Kamis (25/3/2010) pekan lalu. Namun, dia mengaku masih belum mengetahui detail dan realisasi proyek ELTY itu. Hiramsyah S Thaib, Presiden Direktur Bakrieland, juga belum mau bercerita panjang lebar mengenai proyek itu, termasuk berapa nilai investasinya. "Saya no comment," ujarnya. Yang jelas, ELTY harus terus memoles kinerjanya. Maklum, tahun lalu perusahaan ini menderita penurunan laba bersih 51,4 persen dari 2008 menjadi Rp 132,3 miliar. Sedangkan pendapatannya hanya naik tipis 0,5 persen menjadi Rp 1,06 triliun. Tahun ini, ELTY menargetkan kinerjanya bisa lebih baik dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 30 persen. Salah satu penyumbang pendapatan ELTY adalah jalan tol* Kanci-Pejagan yang sudah beroperasi 26 Januari 2010. Pekan lalu, ELTY baru saja menerbitkan obligasi konversi atau equity linked bond sebesar 155 juta dollar AS. ELTY juga terus membeli sahamnya di lantai bursa melalui program buyback. "Karena harga saham ELTY sangat rendah," ujar Hiramsyah. Program itu juga mengantisipasi masuknya investor strategis. (Kontan/Anna Suci, Abdul Wahid Fauzie, Edy Can) http://m.kompas.com/news/read/data/2010.03.29.10255951
__________________
Jogja Selalu Ceria
Menuju Tujuh Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh Pertahankan dia yang menemanimu mendaki, bukan yang menunggumu di puncak |
|
|
|
|
|
#48 |
|
Awesome User
Join Date: Apr 2008
Location: Bantul Projo Tamansari
Posts: 7,493
Likes (Received): 79
|
Bakrie Akan Bangun Disneyland di Sukabumi
JAKARTA, KOMPAS.com —* PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mengembangkan usahanya ke bisnis hiburan dan rekreasi. Setelah memiliki kawasan wisata air, The Jungle Water Park, pengembang properti Grup Bakrie ini akan membangun Disneyland Park.  Wahana permainan asal Amerika Serikat akan berdiri di kawasan wisata Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengembangan Disneyland ini sejalan dengan rencana ELTY membangun jalan tol Ciawi-Sukabumi. Jalan tol ini juga akan menghubungkan proyek ELTY lainnya, yakni Bogor Nirwana Residence yang terletak di Kotamadya Bogor. ELTY sudah membebaskan lahan untuk proyek jalan tol sepanjang 54 kilometer itu. Ternyata, rencana tersebut sudah sampai ke telinga Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. "Setahu saya memang betul ada rencana tersebut," katanya kepada KONTAN, Kamis (25/3/2010) pekan lalu. Namun, dia mengaku masih belum mengetahui detail dan realisasi proyek ELTY itu. Hiramsyah S Thaib, Presiden Direktur Bakrieland, juga belum mau bercerita panjang lebar mengenai proyek itu, termasuk berapa nilai investasinya. "Saya no comment," ujarnya. Yang jelas, ELTY harus terus memoles kinerjanya. Maklum, tahun lalu perusahaan ini menderita penurunan laba bersih 51,4 persen dari 2008 menjadi Rp 132,3 miliar. Sedangkan pendapatannya hanya naik tipis 0,5 persen menjadi Rp 1,06 triliun. Tahun ini, ELTY menargetkan kinerjanya bisa lebih baik dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 30 persen. Salah satu penyumbang pendapatan ELTY adalah jalan tol* Kanci-Pejagan yang sudah beroperasi 26 Januari 2010. Pekan lalu, ELTY baru saja menerbitkan obligasi konversi atau equity linked bond sebesar 155 juta dollar AS. ELTY juga terus membeli sahamnya di lantai bursa melalui program buyback. "Karena harga saham ELTY sangat rendah," ujar Hiramsyah. Program itu juga mengantisipasi masuknya investor strategis. (Kontan/Anna Suci, Abdul Wahid Fauzie, Edy Can) http://m.kompas.com/news/read/data/2010.03.29.10255951
__________________
Jogja Selalu Ceria
Menuju Tujuh Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh Pertahankan dia yang menemanimu mendaki, bukan yang menunggumu di puncak |
|
|
|
|
|
#49 |
|
Separuh Aku Dirimu
Join Date: Jul 2008
Location: in your heart
Posts: 5,987
Likes (Received): 272
|
Hiramsyah S Thaib, Presiden Direktur Bakrieland, juga belum mau bercerita panjang lebar mengenai proyek itu, termasuk berapa nilai investasinya. "Saya no comment," ujarnya.
Presdirnya aja "no comment" heuheuheu ..... btw, untuk Tol Ciawi-Sukabumi, kalo jadi, bakalan mentrigger kawasan sekitar menjadi pesat pertumbuhannya....ekses positif bagi industri pariwisata
__________________
Maukah Engkau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku Dengan Bibirmu? |
|
|
|
|
|
#50 |
|
Awesome User
Join Date: Apr 2008
Location: Bantul Projo Tamansari
Posts: 7,493
Likes (Received): 79
|
Iya, aku juga excited sama tol Ciawi-Sukabumi itu mam! Habisnya kalo balik ke Sukabumi, suka males sama macetnya. Udah gitu jalannya sempit sama ga mulus. ![]()
__________________
Jogja Selalu Ceria
Menuju Tujuh Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh Pertahankan dia yang menemanimu mendaki, bukan yang menunggumu di puncak |
|
|
|
|
|
#51 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
PENGEMBANGAN JAWA BARAT DITETAPKAN DALAM ENAM KAWASAN
Bandung, 17/3/2010 (Kominfo-Newsroom) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan kebijakan pembangunan kewilayahan di Jawa Barat berdasarkan pada potensi, kegiatan produksi, dan aglomerasi pusat pemukiman, sedangkan skenario pengembangan wilayah adalah mencapai target penataan ruang dan pengembangan ekonomi. Untuk itu wilayah pengembangan Jawa Barat ditetapkan dalam 6 kawasan, meliputi; Bodebekpunjur (Bogor, Depok, Bekasi, Puncak, Cianjur) dan sekitarnya, Purwasuka (Purwakarta-Subang-Karawang), Cekungan Bandung, Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), Priangan timur dan Pangandaran serta Sukabumi dan sekitarnya. Rencana pola ruang di Jawa Barat, Gubernur membaginya ke dalan beberapa kawasan yakni; kawasan lindung, kawasan budidaya, kawasan industri, kawasan wisata dan kawasan strategis. Untuk kawasan lindung, Pemprov Jabar menetapkan 45 persen dari luas wilayah sebagai kawasan lindung. Ada 4 kabupaten yang memiliki kawasan lindung terluas, yakni; Garut (78,7 persen), Bandung (60,5 persen), Cianjur (59,6 persen) dan Bandung Barat (59,2 persen). “Kebijakan kita yakni mempertahankan kawasan resapan air dan mengendalikan pemanfatan ruang,” kata Gubernur di Bandung, Selasa (16/3) pagi. Dalam Undang-Undang No.26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, disebutkan bahwa Kawasan Strategis yakni kawasan yang memiliki nilai strategis sehingga penataan ruangnya harus menjadi prioritas. Ada sejumlah alasan kenapa sebuah kawasan disebut sebagai strategis, yakni untuk kepentingan pertahanan keamanan, penunjang pertumbuhan ekonomi, kegiatan sosial budaya, pendayagunaan sumberdaya alam, kepetingan untuk menjaga fungsi dan daya dukung lingkungan. Pengembangan kawasan industri akan diarahkan di wilayah Jawa Barat bagian timur, yakni; wilayah pengembangan Ciayumajakuning, sedangkan untuk pengembangan industri wisata atau parawisata akan dilakukan beberapa zona; zona utara untuk wisata agro-industri-budaya pesisir, zona tengah untuk wisata alam-kota-pendidikan-kerajinan-budaya dan zona selatan untuk ekowisata dan wisata pantai. “Melalui pembagian zona-zona tersebut, diharapkan pada gilirannya akan tumbuh dan berkembang ciri khas masing-masing wilayah yang menjadi daya tarik minat turis untuk datang ke sebuah wilayah,” kata Gubernur Heryawan. (jabarprov.go.id/toeb) ------------------------------------------------------------------------------------ Kawasan Industri Jawa Barat Diarahkan ke Wilayah Timur GEDUNG PAKUAN,(GM)- Pengembangan kawasan industri baru di Jabar akan diarahkan ke wilayah timur atau Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Demikian disampaikan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan kepada wartawan di Gedung Pakuan, Jln. Otto Iskandardinata Bandung, Selasa (16/3). Sementara itu, untuk industri wisata di Jabar telah ditetapkan zona-zona pengembangan seperti zona utara untuk wisata agro-industri-budaya pesisir, zona tengah untuk wisata alam-kota-pendidikan-kerajinan-budaya, dan zona selatan untuk ekowisata dan wisata pantai. "Sehingga dengan begitu akan tumbuh berkembang ciri khas masing-masing wilayah yang menjadi daya tarik minat turis datang ke sebuah wilayah," ujar Heryawan. Kebijakan pembangunan kewilayahan di Jabar, lanjutnya, dilakukan dengan memperhatikan aspek potensi, kegiatan produksi, dan aglomerasi pusat permukiman. Dalam pelaksanaannya, pengembangan wilayah diarahkan pada skenario untuk mencapai target penataan ruang dan pengembangan ekonomi. Dijelaskannya, dalam pengembangan wilayah di Jabar telah ditetapkan enam kawasan, yakni Bodebekpunjur (Bogor, Depok, Bekasi, Puncak, Cianjur, dan sekitarnya), Purwasuka (Purwakarta, Subang,Karawang), Cekungan Bandung, Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), Priangan Timur dan Pangandaran serta Palabuhanratu, Kab. Sukabumi. Sedangkan rencana pola ruang di Jabar, tambahnya, telah ditetapkan dalan beberapa kawasan. Kawasan itu terdiri dari kawasan lindung, kawasan budi daya, kawasan industri, kawasan wisata, dan kawasan strategis. Untuk kawasan lindung, Pemprov Jabar menetapkan 45% dari luas wilayahnya. Empat kabupaten memiliki kawasan lindung terluas, yaitu Kab. Garut (78,7%), Kab. Bandung (60,5%), Kab. Cianjur (59,6%), dan Kab. Bandung Barat (59,2%). "Kebijakan ini kita tetapkan untuk mempertahankan kawasan resapan air dan mengendalikan pemanfaatan ruang," tegasnya. Heryawan mengungkapkan, dalam Undang-undang (UU) No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang ditetapkan adanya kawasan streategis. Kawasan ini merupakan daerah-daerah yang memiliki nilai strategis sehingga penataan ruangnya harus menjadi prioritas. Menurut Heryawan, ada sejumlah alasan mengapa sebuah kawasan disebut sebagai strategis, di antaranya untuk kepentingan pertahanan keamanan, penunjang pertumbuhan ekonomi, kegiatan sosial budaya, pendayagunaan sumberdaya alam, kepetingan untuk menjaga fungsi, dan daya dukung lingkungan. Heryawan meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan kawasan-kawasan yang telah ditetapkan itu. Di kawasan lindung, katanya, masyarakat diharapkan berpartisipasi menjaga. "Jangan sampai kawasan itu hancur karena ulah manusia sendiri," katanya. (B.83)**
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#52 |
|
Registered User
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,511
Likes (Received): 41
|
Selasa, 06/04/2010 19:57 WIB
Pelabuhan Ratu Jadi Minapolitan Pertama di Indonesia Pradipta Nugrahanto - detikBandung Bandung - Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhamad didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanegara beserta Bupati Sukabumi Sukmawijaya mencanangkan Pelabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi sebagai Minapolitan Pertama tingkat Nasional, Selasa (6/4/2010). Pencanangan ini merupakan salah satu rangkaian acara Syukuran Nelayan ke 50 yang digelar setahun sekali setiap tanggal tanggal 6 April. Tradisi syukuran nelayan ini sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah hasil laut yang diterima para nelayan. Menteri menyatakan perlu dilakukan terobosan pada sektor perikanan agar Indonesia menjadi penghasil produksi perikanan terbesar di dunia pada tahun 2015. "Departemen Pekerjaan Umum membangun infrastruktur, Departemen Kesehatan membangun Pusat Kesehatan, Departemen Pendidikan membangun sekolahan dan seterusnya", ungkap Fadel dalam rilis yang diterima detikbandung. Menyinggung kondisi kapal nelayan yang masih tertinggal, lebih lanjut Fadel menambahkan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran 1,5 triliun untuk restruksturisasi kapal penangkapan ikan. Kapal nelayan kita saat ini hanya dua persen yang mampu berlayar ke daerah Zona Ekonomi Eklusif (ZEE). "Kondisi ini mengakibatkan hasil tangkapan ikan dari nelayan kita kalah bersaing dengan kapal nelayan asing," ujarnya. Senada dengan itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan sampai tahun 2011 akan mencanangkan enam Mina Politan se Jawa Barat baik di kawasan pantura maupun kawasan pantai selatan Jawa Barat. S "Sektor perikanan ini harus digarap secara serius karena bisa menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan nelayan," tutur Heryawan. (dip/bbn) |
|
|
|
|
|
#53 |
|
...is the art of space
Join Date: Aug 2007
Location: Antapani City
Posts: 6,030
Likes (Received): 86
|
Dari Harian PIKIRAN RAKYAT 14/06/10
Pemprov Jajaki Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Tasikmalaya BANDUNG, (PRLM).-Pemprov Jabar sedang menjajaki pembangunan jalan tol Cileunyi-Tasikmalaya sepanjang 70 kilometer. Pra feasibility study projek itu akan selesai dalam dua minggu ke depan, dan Pemprov Jabar akan mengajukannya ke pemerintah pusat. Menurut Kepala Bappeda Jabar, Deny Juanda, Senin (14/6), jalan tol itu akan menghubungkan Cileunyi-Cijapati-Garut-Rajapola-Kota Tasikmalaya. Nilai projek diperkirakan Rp 3,2 triliun, dan di sepanjang jalan tol akan dibangun kawasan-kawasan kegiatan ekonomi. “Koridor jalan tol itu diperkirakan memiliki lebar antara 50 meter sampai 80 meter,” kata Deny, saat dihubungi melalui telefon. Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pembangunan jalan tol Cileunyi-Tasikmalaya itu merupakan rencana Pemprov Jabar untuk membuka akses yang lebih luas ke wilayah tengah Jawa Barat. Kegiatan pra feasibility study untuk projek itu dilakukan oleh PT Jasa Sarana. “Kita mencoba merespon investasi dari China yang demikian besar. Prospek investasinya besar, bisa puluhan triliun,” kata Heryawan. Selain tol Cileunyi-Tasikmalaya, Pemprov Jabar juga merencanakan untuk membangun tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang. Nilai projek untuk tol itu, diperkirakan lebih besar dari tol Cileunyi-Tasikmalaya. Tahun ini, anggaran untuk infrastruktur dengan pengalokasian anggaran mencapai Rp. 1,061 triliun. Secara teknis upaya itu akan dilaksanakan melalui peningkatan kualitas jalan sepanjang 196,04 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang 142,94 kilometer, penggantian jembatan sepanjang 186,60 meter, rehabilitasi jembatan sepanjang 224 meter, dan pemeliharaan jalan sepanjang 1.896,18 kilometer. Lebih lanjut Heryawan mengatakan, khusus pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Barat Selatan mendapatkan pengalokasian anggaran sebesar Rp. 278,5 miliar, yang terdiri dari penanganan jalan sepanjang 124 km dan jembatan sepanjang 386 meter. Diharapkan, pembangunan infrastruktur itu mengurangi disparitas wilayah selatan dan utara, yang pada gilirannya akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian daerah diwilayah Jawa Barat bagian selatan secara signifikan. “Pemprov Jabar bertekad menghubungkan seluruh wilayah di Jawa Barat agar pembangunan dan kesejahteraan dapat dinikmati merata bagi masyarkat Jawa Barat. Tidak hanya itu, Pemprov Jabar juga bertekad kuat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan hingga 100 persen mantap. Artinya kualitas jalan dalam kondisi baik dan sedang,” tegas Heryawan di hadapan Muspida dan masyarakat yang menghadiri pencanangan itu. Diharapkan kondisi kemantapan jalan Provinsi pada tahun 2010 mencapai 92% (2.023,24 kilometer) atau meningkat 2,5% dari tahun sebelumnya yang telah mencapai 89,50% (1.968,19 kilometer) dari total panjang jalan 2.199,18 kilometer. Pada saat yang sama, Pemprov Jawa Barat juga mendukung terlaksananya pembangunan jalan tol melalui penyediaan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan jalan tol Soroja dan Cisumdawu. (A-132/kur)
__________________
"YOUR CITIES YOUR RESPONSIBILITIES" - Ridwan Kamil Last edited by Ampelio; June 17th, 2010 at 08:24 AM. |
|
|
|
|
|
#54 |
|
Satpol PP Cyinnn....!
Join Date: May 2010
Location: Tatar Sunda
Posts: 9,027
Likes (Received): 94
|
wah, another Cipularang tuh, tol turun naik menyusuri pegunungan yang indah viewnya
__________________
JAWA BARAT MEMIKAT |
|
|
|
|
|
#55 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
Senin, 25/10/2010 13:35 WIB
Amerika Berencana Mendanai Jalan Sepanjang 516 KM di Jabar Oris Riswan Budiana - detikBandung Bandung - Pemerintah Amerika melalui Millennium Challenge Corporation (MCC) berencana membangun Jalan sepanjang 516 KM di Jawa Barat. Jalan yang akan dibangun mulai dari Kalipucang Banjar hingga Cisolok Sukabumi. "Itu angan-angan Amerika, yang ingin membangun kemajuan masyarakat. Jadi mereka nanya ke kita jalan mana saja yang bisa dibangun di Indonesia," ujar Guntoro, Kepala Dinas Bina Marga Jabar, di Kantor Dinas Bina Marga, Jalan Asia Afrika, Senin (25/10/2010). Jalan yang akan dibangun yakni dari Kalipucang Banjar hingga Cisolok Sukabumi. Saat ini Dinas Bina Marga terus berkoordinasi dengan Bappenas dan Kementrian PU untuk rencana pembangunan tersebut. Dana yang diajukan dari pemerintah untuk proyek tersebut sekitar Rp 3 triliun. "Tapi berapapun yang cair, misalnya Rp 1 triliun saja, itu sudah bagus," kata Guntoro. Sementara jika pengajuan tersebut tidak cair, Guntoro berharap pemerintah pusat mencari solusi lain untuk membiayai pembangunan jalan tersebut. "Kalau tidak cair tergantung pemerintah pusat mau bagaimana," ucapnya. Menurut Guntoro, hingga saat ini belum ada gambaran anggaran yang diperlukan untuk pembangunan jalan tersebut. Diharapkan dengan adanya pembangunan di sepanjang jalur tersebut, akan memajukan masyarakat setempat dan meningkatkan perekonomian. "Itu satu misi dengan kami, Amerika ingin memajukan masyarakat di daerah yang bisa dibilang terpencil," jelasnya
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#56 |
|
_-_-_-_-_-_
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,643
Likes (Received): 90
|
IDB Siap Bangun Infrastruktur
BANDUNG, (PR).- Islamic Development Bank (IDB) siap mendukung pembangunan infrastruktur di Jawa Barat. Ratusan juta dolar Amerika telah siap dikucurkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, di antaranya jalan tol dan panas bumi. Hal itu terungkap dalam seminar Peranan IDB dan ICD (Islamic Corporation for the Development of the Private Sectors) sebagai lembaga keuangan internasional dalam peningkatan fasilitas infrastruktur di Indonesia, di Bandung, Senin (18/10). Direktur Infrastruktur IDB Walid Mohammad Said Alkhatib menilai iklim investasi di Jabar cukup menjanjikan. Salah satunya adalah kebutuhan yang tinggi akan sarana perhubungan dan energi. Hanya, dukungan tersebut tergantung dengan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalin peluang kerja sama tersebut. Ia mencontohkan, pemerintah daerah mampu menyelesaikan sejumlah persoalan terkait dengan pembangunan itu. Misalnya, pembebasan lahan pada projek tol. Pembangunan jalan tol semestinya bisa dilakukan lebih cepat jika pemerintah mampu menerapkan mekanisme yang tepat dan jitu dalam proses pembebasan lahan. "Tentunya bergantung kesiapan pemda," ujarnya. Pada kesempatan itu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengungkapkan, tengah berupaya membuat terobosan untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur. Di antaranya, mempertimbangkan penyertaan modal badan usaha milik daerah (BUMD) dalam proses pembebasan lahan. "Ke depan, mungkin akan ada penyertaan modal dari BUMD untuk pembebasan lahan. Bisa merupakan bentuk penyertaan modal BUMD dalam suatu projek investasi," ucapnya. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Ari Hendarmin menilai rencana IDB yang akan membiayai projek infrastruktur di Jabar harus dipersiapkan secara matang agar pemerintah dan pengusaha setempat dapat mengetahui secara detail keinginan IDB di balik kucuran pembiayaan itu. Ia pahami ketergantungan pemerintah terhadap lembaga pembiayaan internasional cukup besar karena keterbatasan anggaran. Hanya, perlu kesiapan matang untuk melibatkan lembaga pembiayaan asing. Menurut dia, idealnya sebelum ada pertemuan telah terbangun kesepahaman antara Pemprov Jabar dengan IDB. Sehingga, ketika terjadi pertemuan dengan lembaga pembiayaan maka tinggal menuju tahap selanjutnya. (A-188)***
__________________
B A N D U N G menginspirasi. |
|
|
|
|
|
#57 | |
|
Registered User
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,205
Likes (Received): 5
|
Quote:
|
|
|
|
|
|
|
#58 |
|
Satpol PP Cyinnn....!
Join Date: May 2010
Location: Tatar Sunda
Posts: 9,027
Likes (Received): 94
|
mal baru di tasikmalaya selain mayasari plaza
![]() Bioskop Cinema 21 Dibuka di Tasikmalaya Tasikmalaya (ANTARA News) - Bioskop Cinema 21 dibuka untuk umum sekaligus diresmikan wali kota Tasikmalaya di mall Asia Plaza lantai `ground flour`, Jln HZ Mustofa, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat sore. Manager Operasional Cinema 21 Tasikmalaya, Laksmono, mengatakan keberadaan bioskop di kota Tasikmalaya merupakan keinginan dan harapan masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya. Ia menjelaskan bioskop 21 memiliki empat studio dengan kapasitas studio 1 dan 2 mampu menampung 204 penonton, sedangkan studio 3 dan 4 berkapasitas 146 penonton. "Keberadaan Cinema 21 di Tasikmalaya dengan empat studio disuguhkan berbagai kenyamanan bagi penonton," katanya. Cinema 21 di Tasikmalaya buka setiap hari mulai pukul 12.00 untuk empat kali tayang film dalam satu hari di empat studio, dengan tarif tiket Senin hingga Jumat Rp10.000 dan Sabtu-Minggu Rp15.000 per orang. Selain dilengkapi tempat penjualan makanan, Cinema 21 di Tasikmalaya memiliki standar keamanan dan kenyamanan bagi para penonton di setiap sudut ruang bioskop. Bahkan kata Laksmono, masing-masing empat studio dilengkapi pintu darurat untuk memudahkan penonton keluar dengan cepat apabila terjadi sesuatu seperti kebakaran ataupun gempa bumi. (U.PK-FPM/R009)
__________________
JAWA BARAT MEMIKAT |
|
|
|
|
|
#59 |
|
Satpol PP Cyinnn....!
Join Date: May 2010
Location: Tatar Sunda
Posts: 9,027
Likes (Received): 94
|
ASIA PLAZA
band Nine Ball di pelataran Plaza Asia
__________________
JAWA BARAT MEMIKAT |
|
|
|
|
|
#60 |
|
Satpol PP Cyinnn....!
Join Date: May 2010
Location: Tatar Sunda
Posts: 9,027
Likes (Received): 94
|
Plaza Asia
![]() ![]() by Daris Kadarisman @ panoramio
__________________
JAWA BARAT MEMIKAT |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|