daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive


Closed Thread

 
Thread Tools Display Modes
Old December 8th, 2010, 05:38 PM   #181
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 28,662
Likes (Received): 48

Quote:
Originally Posted by jendry View Post
rakyat itu pada umum nya sangat takut sekali dengan hukum, tapi dengan melihat langsung orang asing merusak lingkungannya, ada dua jalur yang bakal terjadi ada pihak yang sangat menentang dan ada yang mengikuti hal yang demikian itu..


di daerah kampar kiri itu ada namanya hutan ulayat dan lubuk larangan, sebelum ada keputusan dari pemangku adat setempat daerah yang masuk hutan ulayat dan lubuk larangan itu jika ada yang menebangg atau menangkap ikan di wilayah tersebut akan di kenakan hukuman adat..

nah dari hal ini saja kita sudah bisa mempresentasikan bagaimana ketaatan daerah ini akan hukum, hanya godaan pihak dari lluar dan pejabat yang mengelikan yang bisa merubah pandangan mereka...
Gak semua orang di Riau ini percaya hak-hak ulayat.

Transmigran dan pendatang gak percaya hal-hal begituan. Penduduk asli boleh saja berpegang teguh sama adat mereka. Tapi, tidak demikian dengan penduduk pendatang yang tetap harus mempertahankan penghidupan mereka.

Karena jangkauan ULAYAT ini gak pernah "terlalu" luas, palingan cuman berlaku untuk penduduk lokal.
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  

Sponsored Links
 
Old December 8th, 2010, 06:33 PM   #182
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

pendatang itu gak bakalan berani mau langsung aja bang, ntar melayang parang di kepala meraka

tapi mereka melakukan pendekatan persuasif juga sama penduduk lokal, mana yang terpengaruh omangan dia itu lah nanti yang jadi tameng dia, dengan dalih di lakukan oleh penduduk lokal padahal di belakang itu dia..
jendry no está en línea  
Old December 10th, 2010, 12:06 PM   #183
drie
Registered User
 
drie's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: R I A U
Posts: 14,205

Kampar Sukses Ubah Sampah jadi Pupuk Organik

Sampah bisa dijadikan komoditas bernilai ekonomis. Itulah yang dibuktikan Dinas Kebersiah dan Pertamanan Kampar. Setiap bulan berhasil menyulap sampah menjadi 500 kilogram pupuk organik.

Riauterkini-BANGKINANG-Tempat Pembuangan Akhir Sampah yang dikelola dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan kabupaten Kampar berhasil mengelola sampah terpadu. Dari pengolahan sampah tersebut saat ini menghasilkan rata 500 kilogram perbulan pupuk kompos yang dihasilkan dari sampah organic. Untuk sampah non organic menghasilkan daur ulang.

‘’ Sampah organic seperti sayur-sayuran dan kulit buah-buahan kita kelola untuk menghasilkan pupuk kompos dan sampah non organic dikelola menjadi daur ulang,’’ terang Ahmad Zaki Kasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Sampah kepada Riauterkini di Bangkinang, Kamis (9/12/10).

Kendala yang dihadapi saat ini kurangnya bahan baku untuk pengolahan sampah menjadi pupuk kompos. ‘’ Mesin pengolahan sampah ada dua unit namun karena keterbatasan bahan baku mesin yang beroperasi hanya satu, Untuk itu kita berharap partisipasi masyarakat untuk dapat memilah sampah organik dan non organic,’’ ujarnya.

Harga pupuk kompos yakni Rp 1000 per kilogramnya. ‘’ Dan sudah banyak pesanan dari masyarakat dan Alhamdulillah permintaan pupuk kompos dapat kita penuhi. Dari hasil penjualan pupuk kompos nantinya akan dapat menambah PAD Kampar,’’ ungkap Zaki.

Dikatakannya, pengolahan sampah terpadu ini sudah berjalan selama satu tahun, ‘’ Pengolahan sampah terpadu ini beberapa waktu lalu menjadi salah satu tempat pengolahan sampah terbaik di Propinsi Riau,’’ terangnya.

Pengolahan sampah terpadu ini berlokasi di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang Seberang. Beroperasi diatas lahan seluas 1/4 hektar.***(man)
__________________
"Biarlah Badan Berkalang Tanah. Biarlah Mati Tak Tersebut Budi. Tak Akan Surut Langkah Memajukan Bumi Melayu Ini,"

-H.M. Rusli Zainal-
drie no está en línea  
Old December 10th, 2010, 05:36 PM   #184
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

masjid di desa pantai cermin kecamatan tapung - kampar




image hosted on flickr












image hosted on flickr
jendry no está en línea  
Old December 12th, 2010, 02:46 PM   #185
drie
Registered User
 
drie's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: R I A U
Posts: 14,205

Bupati Kampar Raih Penghargaan Adibakti Mina Bahari


Bupati Kampar Burhanuddin Husin dinilai berhasil mengembangkan usaha perikanan. Atas prestasi tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad memberinya penghargaan Adibakti Mina Bahari.





Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Burhanuddin Husin, menerima penghargaan Adibakti Mina Bahari dibidang perikanan untuk kategori ’Bupati Teladan Pendorong Usaha Perikanan’. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, di gedung Mina Bahari III Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan Jakarta, Sabtu (11/12/10) malam yang juga dihadiri sejumlah Menteri.

’’ Terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi semua pihak atas penghargaan yang kita raih ini. Berkat kerja keras, motivasi dan totalitas kita dalam bekerja membuat penghargaan ini terasa sangat berarti dalam usaha memberikan dorongan untuk berbuat lebih baik lagi. Penghargaan ini saya dedikasikan buat semua pihak yang telah berjasa mudah-mudahan kita dapat terus berbenah sehingga tercapai tujuan yang kita inginkan,”Ujar Burhanudin.

Visi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia ingin menjadikan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar pada tahun 2015 mendatang. Dengan merancang grand design untuk mewujudkannya termasuk menjadikan Kabupaten Kampar sebagai sentra produksi perikanan air tawar karena memang dinilai mempunyai potensi yang luar biasa.

” Dari 179 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri, Kabupaten Kampar adalah sebagai daerah percontohan utama dari 10 kabupaten/kota, ''ujarnya.

Penetapan Kabupaten Kampar sebagai Kawasan Sentra Produksi Perikanan Air Tawar di Propinsi Riau telah dituangkan dalam berbagai surat keputusan dan program diantaranya melalui surat keputusan Gubernur, pembentukan Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) Perikanan Kabupaten Kampar melalui SK Bupati Kampar , Pengembangan Sentra Pengolahan Hasil Perikanan Air Tawar Propinsi Riau melalui SK Dirjen P2HP,” Bahkan Bapak Menteri telah membuat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia tentang Penetapan Kawasan Minapolitan yang juga kita perkuat dengan Keputusan Bupati Kampar tentang Penetapan Kecamatan XIII Koto Kampar Sebagai Kawasan Minapolitan di Kabupaten Kampar,”sebutnya.

Adapun langkah-langkah yang telah dan akan diambil disebutkan Burhanuddin diantaranya adalah Pemerintah Pusat telah memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Kampar dengan membuat beberapa program diantaranya adalah dibangunnya balai benih ikan di desa Sipungguk Kecamatan Salo. Dibangunnya sentra pengolahan ikan yang berbentuk usaha masyarakat seperti salai ikan, nugget maupun kerupuk ikan serta dermaga penangkapan ikan didesa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto Kampar,”Begitu juga dari Propinsi dan Kabupaten dimana saat ini sedang dibangun berbagai sarana pendukung seperti jalan untuk akses menuju sentra-sentra tersebut,”ujarnya.***(man)
__________________
"Biarlah Badan Berkalang Tanah. Biarlah Mati Tak Tersebut Budi. Tak Akan Surut Langkah Memajukan Bumi Melayu Ini,"

-H.M. Rusli Zainal-
drie no está en línea  
Old December 13th, 2010, 11:37 AM   #186
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

PODSI Kampar Targetkan Juara Umum Kejurda Riau di Pekanbaru

Para pedayung Kabupaten Kampar siap berlaga pada Kerjuda Provinsi Riau di Danau Buatan, Pekanbaru. Mereka menargetkan keluar sebagai juara umum.

Riauterkini
-BANGKINANG- Pederasi Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Kabupaten Kampar targetkan juara umum pada Kejurda dayung yang bakal digelar di Danau Buatan Pekanbaru tanggal 14-15 Desember mendatang.

‘’ Kita menagertkan untuk dapat meraih juara umum pada Kejurda yang baru pertama dilaksanakan di Riau ini,’’ terang Ketua Pengcab PODSI Kabupaten Kampar Ali Akbar kepada Riauterkini di Bangkinang, Senin ( 13/12/10).

Ali Akbar sangat optimis untuk meraih medali emas pada kejurda ini bakal di raih dari tim putri ,’’ Setelah kita memperhatikan tim putri punya peluang besar untuk menyumbangkan medali emas,’’ terangnya.

Pada Kejurda ini PODSI Kabupaten Kampar menurunkan dua tim yakni tim putra 25 orang dan putri 14 orang. Yang akan mengikuti lomba 1000 meter, 500 meter dan 200 meter.

‘’ Tim putra terdiri dari dua regu. Untuk regu pertama 20 pendayung 1 penabuh genderang dan 1 orang kemudi. Dan regu kedua dengan jumlah 10 pendayung, 1 penabuh genderang dan 1 kemudi,’’ jelasnya.

Untuk tim putri hanya satu regu dengan jumlah 10 orang pendayung, 1 penabuh genderang dan 1 orang pengemudi dengan lomba 1000 meter, 500 meter dan 200 meter.

‘’ Tim dayung ini kita rekrut dari club-club dayung yang berada di Kabupaten Kampar. Untuk mengikuti Kejurda ini, kita telah melakukan persiapan selama satu bulan dengan pusat latihan di Sungai Kampar tepatnya di Kelurahan Pulau Bangkinang,’’ ungkap Ali sembari mengatakan tim ini akan dilepas besok Selasa (14/12/10) dan akan didampingi dengan manajer Elfiyulis Mukhtar.

Salah seorang pengurus KONI Kabupaten Kampar Koordinator bidang Bimbingan Prestasi Ilias HU mengatakan, Kejurda ini merupakan ajang untuk meningkatkan prestasi.’’ Semoga tim dayung Kampar dapat memberikan yang terbaik,’’ harapnya.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 14th, 2010, 07:13 AM   #187
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Bupati dan Ketua DPRD Bedah Otonomi di Kampar



PEKANBARU (RiauPos.com)- Rangkaian Roundtable Discussion membahas 11 Tahun Otonomi Daerah di Provinsi Riau sempena HUT ke-20 Harian Pagi Riau Pos kembali digelar (13/12) pukul 9.30 WIB di ruang rapat redaksi Riau Pos, Panam, Pekanbaru.

Kabupaten Kampar akan menjadi topik pembahasan dengan mendatangkan tiga narasumber berkompeten, yakni Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Drs H Syafrizal MSi dan narasumber pembanding dari UIN Suska Riau yang juga tokoh muda asal Kampar, Dr Akbarizan.

Diskusi ini diprediksi akan lebih menarik, karena Kabupaten Kampar termasuk kabupaten induk yang dimekarkan menjadi tiga kabupaten (Pelalawan dan Rokan Hulu) dan yang pertama merasakan otonomi di awal-awal program dari program otonomi bagi kemajuan Kabupaten Kampar mulai dirasakan saat pemerintah pusat mengeluarkan Undang-undang 22/1999 tentang Otonomi Daerah. Keluarnya undang-undang ini, menjadikan apa yang selama ini keinginan daerah direspon pemerintah pusat.

‘’Yang pasti kita merasakan pelaksanaan otonomi memberikan kewenangan ke daerah lebih cepat. Ini diikuti dengan adanya perimbangan keuangan pusat dan daerah dan PP 25/2000, sehingga memacu ketertinggalan pembangunan,’’ ujar Burhanuddin Husin kepada Riau Pos, Senin (13/12).

Burhanuddin mengatakan, ini bisa dibuktikan dengan kenyataan bahwa Kabupaten Kampar memiliki luas wilayah sepertiga dari wilayah Provinsi Riau sebelum otonomi daerah. ‘’Saat itu APBD Kabupaten Kampar hanya Rp98 miliar. Itu juga digunakan untuk anggaran rutin dan pembangunan. Kita bayangkan dengan luas yang begitu besar dan dana sebanyak itu sehingga pergerakan pembangunan menjadi lambat. Alhamdulillah dengan adanya otonomi daerah dan diikuti dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Ini titik awal bagi daerah untuk memacu pembangunan,’’ ujarnya.

Bahkan saat ini, lanjut Burhanuddin, setelah 11 tahun berjalannya otonomi daerah, Kabupaten Kampar merasakan pembangunan yang begitu cepat. ‘’Meski kami mengerti belum semua hal bisa dilakukan, tapi paling tidak berbagai pembangunan telah dilakukan dengan kemauan yang baik. Kita bayangkan APBD Kampar dari Rp98 miliar naik menjadi Rp1,7 triliun atau meningkat 17 kali lipat dalam tempo 11 tahun,’’ ujar Burhanudin yang akan memaparkan lebih luas dalam diskusi nanti.

Sementara itu, pembicara pembanding Dr H Akbarizan MA juga membuka sedikit tentang apa yang akan dipaparkannya. Dia menyebutkan, 11 Tahun Otonomi Daerah yang diberlakukan, dampak yang dirasakan bagi Kabupaten Kampar cukup besar. Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau dan tokoh muda asal Kampar ini menyebutkan, sebagai Negeri Serambi Makkah, sudah sepatutnyalah perkembangan itu diiringi dengan memonumentalkan syariat Islam.

‘’Perkembangan pembangunan Kampar kini sudah jauh lebih baik. Namun derap pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan masih belum terasa betul dengan menyemarakkan siar Islam. Sebagai Negeri Serambi Makkah sudah sepatutnyalah hal itu dilakukan,’’ papar Akbarizan.

Ia juga akan membentangkan tentang pembangunan pendidikan di mana saat ini tidak begitu sulit lagi bagi generasi muda dalam mengenyam pendidikan. Hal ini karena sudah tingginya kesadaran memperhatikan pendidikan seperti beasiswa. ‘’Akan tetapi, kesejahteraan guru mesti lebih diperhatikan lagi. Tunjangan yang diterima guru di Kampar, masih rendah dibandingkan daerah lain,’’ ujar Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Roundtable Discussion Riau Pos Abdul Kadir Bey menyampaikan, Kabupaten Kampar yang bukan daerah pemekaran buah dari Otda, patut untuk dicermati derap pembangunannya. Otda, menurutnya, tetap cukup berpengaruh besar terhadap pembangunan fisik maupun non fisik.

‘’Diskusi membentangkan pembangunan Kampar 11 Otda ini bisa menjadi pembanding bagi kita semua dengan pertanyaan dasar apakah memang kabupaten induk lebih berkembang pesat dibandingkan kabupaten baru. Dan diskusi ini diharapkan nanti menemukan sebuah hipotesa tentang pembangunan setelah Otda digulirkan, baik daerah induk maupun pemekaran,’’ ujar Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos ini.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kampar Drs H Syafrizal MSi mengatakan Pelaksanaan diskusi 11 Tahun Otonomi daerah di Riau merupakan kegiatan yang positif, terutama dalam rangka evaluasi yang dilaksanakan oleh sebuah lembaga independen seperti Riau Pos. Syafrizal mengatakan bahwa hendaknya diskusi yang dilaksanakan ini jangan habis di meja saja, tetapi bagaimana langkah ke depannya yakni kontribusi Riau Pos untuk dapat menyuarakan hasil diskusi tersebut hingga ke tingkat pusat.

‘’Setelah menghadirkan seluruh bupati dan wali kota di Riau dalam diskusi otonomi daerah ini, tentu ada berbagai kesimpulan dan gambaran evaluasi pelaksanaan Otda di Riau. Hal ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh Riau Pos dengan menyuarakannya hingga ke tingkat pusat dengan ‘ala’ Riau Pos pula,’’ ungkapnya.

‘’Bila hasil diskusi tersebut disuarakan lebih lanjut oleh Riau Pos hingga ke tingkat pusat, lanjutnya, diharapkan ada respon positif dari pusat untuk menoleh lebih banyak ke Riau terutama dalam hal memberikan kontribusi kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pembangunan di Riau,’’ katanya.(fia/why/hpz)
jendry no está en línea  
Old December 14th, 2010, 08:19 AM   #188
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Kampar Tuan Rumah Kejurnas Pencak Silat 2011



Kabupaten Kampar mendapat kehormatan besar. Tahun depan, Kejuaraan Nasional Pencak Silat akan digelar di daerah berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

Riauterkini
-BANGKINANG-Kabupaten Kampar ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) Pencak Silat Nasional yang rencananya akan berlangsung pada akhir Agustus atau awal September 2011 yang akan datang.

‘’ Menyusul ditunjuknya Kabupaten Kampar sebagai Tuan Rumah penyelengara cabang Pencak Silat pada Pekan Olah Raga (PON)- ke 18 tahun 2012, secara otomatis pula Kampar dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan nasional pencak silat pada tahun 2011,’’ ungkap Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Zulher kepada wartawan melalui telepon selulernya usai mengikuti pembukaan kejuaraan Pencak Silat Internasional di Jakarta, Ahad (12/12/10).

Kejurnas ini tentunya memiliki makna yang sangat strategis bagi Kabupaten Kampar,karena sebelum menyelenggarakan even empat tahunan di bidang olah raga, kejurnas tentunya sekaligus sebagai momentum ujicoba dan evaluasi sebelum digelarnya PON ke XVIII tahun 2012.

‘’ Untuk itu kita berharap kiranya semua pihak dapat ikut bertanggung jawab untuk menyukseskan dua agenda penting Nasional pada cabang olah raga pencak silat ini yang dipercayakan kepada Kabupaten Kampar yang kita banggakan ini,’’ harap Zulher yang juga Sekda Kampar ini. Selaku ketua IPSI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar dirinya bersama segenap Pengurus KONI Kabupaten Kampar, sengaja datang ke Jakarta untuk melihat secara langsung kejuaraan Pencak Silat Internasional yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 12 sampai dengan 17 Desember 2010.

‘’ Melalui pelaksanaan kejuaraan bertarap Internasional yang diikuti oleh 30 negara itu, tentunya kita dapat belajar banyak baik secara teknis maupun persiapan sarana dan prasarana penunjang yang harus dipersiapkan, sehingga kepercayaan ini akan dapat diemban dengan baik dan penuh tanggung jawab,’’ ungkapnya

Menurut Zulher, kita bertekad dan akan mendorong semua pihak baik masyarakat dan dunia usaha di daerah ini untuk ikut menyukseskan kepercayaan yang diberikan pusat kepada kita, terutama di bidang olah raga ini.

‘’ Kepercayaan ini sekaligus menuntut kerja keras semua pihak, agar prestasi sebagai tuan rumah dapat tercapai, sekaligus akan dapat memotivasi generasi muda kita untuk berprestasi pada berbagai cabang olah raga yang ada,’’ ujar Zulher mengakiri.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 14th, 2010, 03:59 PM   #189
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Camat di Kampar Diberi Wewenang Keluarkan IMB




Pemkab Kampar membuat terobosan baru dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Para camat diberikan kewenangan untuk mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Riauterkini-BANGKINANG-Tugas dan kewenangan camat di Kabupaten Kampar bertambah terutama kewenangan pelayanan perizinan. Mereka diberikan kewenangan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk luas bangunan sampai 100M2 dan tidak bertingkat serta pelayanan penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Pelayanan Tanda Dafar Isi (TDI).

” Pelimpahan sebagian kewenangan ini adalah rangka mendekatkan pusat-pusat pelayanan kepada masyarakat dan disisi lain diharapkan pula peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi,” ungkap sekdakab Kampar Zulher saat memberikan pengarahan pada acara pembukaan pembekalan Camat se-Kabupaten Kampar, Selasa (14/12/10) di ruang rapat kantor Bupati Kampar.

Secara structural, fungsional maupun cultural dalam tatanan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kewenangan camat semakin besar dan bertambah. ‘’ Sebagai perangkat daerah, Camat dalam menjalankan tugasnya mendapat pelimpahan kewenangan dari Bupati/Walikota serta bertanggung jawab langsung kepada Bupati/Walikota,” terangnya.

Kedudukan, tugas dan kewenangan Camat sebagai perangkat daerah dan sebagai pelaksana teknis kewilayahan sangatlah strategis. Bupati dalam melimpahkan kewenangan tentunya berdasarkan criteria eksternalitas dan efisiensi.

‘’ Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan, bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 38 tahun 2009 dijelaskan bahwa Camat telah memperoleh pelimpahan sebagian kewenangan dari Bupati Kampar. Kewenangan yang telah dilimpahkan Bupati ada yang berbentuk pelayan final ada pula yang berbentuk pelayanan rekomendasi serta pelayanan pembinaan dan pengawasan,”ujar Sekda.

Tuntutan pelayanan masyarakat semakin komplek intensitasnya, maka dituntut pula kesiapan Pemerintah Daerah dalam hal mempersiapkan perangkat pelayanan terutama kesiapan SDM dan infrastruktur. Pemerintah Kecamatan yang merupakan gerbang terdepan Pemda dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan harus lebih siap dan proaktif menyikapi berbagai hal yang terjadi dan yang dibutuhkan secepatnya oleh masyarakat.

“ Para Camat agar dapat menyikapi secara sistemik dan operasional terhadap bentuk-bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan kewenangan yang telah dilimpahkan untuk selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait . oleh sebab itu saya berharap kewenangan yang dilimpahkan ini dapat dilaksnakan dengan baik dan transparan dengan mengedepankan pelayanan yang prima,” pinta Zulher.

Asissten Pemerintahan, Nukman Hakim, ketua panitia pelaksana acara tersebut dalam laporannya menyampaikan pembekalan yang yang dilaksanakan dalam satu hari tersebut para Camat akan dibrikan petunjuk teknis dan tata cara pelaksanaan perizinan yang telah dilimpahkan kepada Camat. Acara tersebut dihadiri, Asissten Umum, Annizur, Staf Ahli Bidang Hukum Helmi Syukra, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Johar Makmun, Kabag Pemdes, Nursyamsi, Camat se-Kabupaten Kampar dan sejumlah pejabat lainnya.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 15th, 2010, 05:37 PM   #190
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Bupati Buka Seminar Generasi Emas Kabupaten Kampar

SDM Kabupaten Kampar harus terus dipacu peningkatan kualitasnnya. Salah satunya dengan menggelar seminar bertema 'Generasi Emas Pendidikan' yang dibuka Bupati Burhanuddin Husin.

Riauterkini-BANGKINANG- Kurangnya tenaga pengajar, kompetensi dan kualifikasi guru yang belum memadai masih membelit dunia pendidikan di Kabupaten Kampar. Padahal dari berbagai aktifitas pembangunan kata kuncinya adalah Sumber Daya Manusia ( SDM ).

’' Sarana dan prasarana yang kita miliki sudah lebih dari cukup. Namun dewasa ini dunia pendidikan kita lebih banyak bergelut pada persoalan kompetensi, sertifikasi maupun pemerataan guru pada setiap daerah. Padahal ditengah persaingan yang semakin kompetitif SDM yang handal adalah jawabannya ” sebut Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, saat memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi seminar sehari generasi emas pendidikan di kabupaten Kampar di aula Kantor Bupati Rabu (15/12/10).

Bupati juga menyorot masalah angka kelulusan yang setiap tahun sebenarnya cukup mencengangkan. Setiap tahun angak kelulusan di Kabupaten Kampar disetiap tingkatan cukup tinggi bahkan di propinsi Riau Kampar selalu mendominasi. Namun menurut Bupati angka kelulusan tersebut hanya pada kuantitas bukan kualitas. Akhirnya yang terjadi, siswa-siswi sulit bersaing masuk ke Perguruan Tinggi pavorit,”Artinya kita hanya terjebak pada prestise yang sebenarnya bukan substansi dari persoalan yang ada. Oleh karena itu saya mengharapkan dunia pendidikan Kampar harus menciptakan manusia yang berkarakter, mempunyai etika moral dan kerpribadian yang kuat, ” sebutnya.

Kedepan Pemkab Kampar terus berupaya membangun dunia pendidikan dengan melakukan langkah-langkah seperti pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana, penyelenggaraan pendidkan yang bermutu, murah dan terjangkau, meningkatkan jumlah guru dan mutu tenaga pendiddik, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Bupati juga mengakui walaupun setiap tahun menganggarkan dana diatas 20% dari APBD,tidak serta merta mampu menjawab berbagai persoalan dan masalah yang terjadi. Segenap stake holder yang ada harus bahu membahu untuk membangun dunia pendidikan di kabupaten Kampar.

Untuk saat ini berdasarkan data yang ada, jumlah TK Negeri maupun swasta berjumlah 293 sekolah dengan jumlah murid mencapai 1.150 orang, SD 459 sekolah dengan jumlah murid 95.639 orang, SMP 102 sekolah dengan jumlah murid 25.293 orang, serta SMA/SMK negeri dan swasta sebanyak 53 buah dengan jumlah murid yang mencapai 17.614 orang. Selain itu di Kabupaten Kampar juga terdapat tiga perguruan tinggi yakni sekolah Tinggi ilmu kesehatan (STIKes) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Politeknik Kampar (Polkam).

Hadir pada acara tersebut sekaligus menjadi pembicara, Dirjen Dikti Kemendiknas, Pof. Dr. Joko santoso. Kadispora, Alfi Syahri, Kepala Sekolah, serta ratusan siswa.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 20th, 2010, 12:36 PM   #191
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

2011, Kampar Terapkan Pengumuman Lelang Secara Online

Pemkab Kampar tengah melakukan persiapan maksimal dalam rangka memperbaiki sistem lelang pengadaan barang dan jasa. Mulai 2011 pengumumanya secara elektronik.

Riauterkini-BANGKINANG- Untuk mengumumkan proyek lelang barang dan jasa.Pemerintah Kabupaten Kampar tahun 2011 akan menggunakan system Elektronik. ‘’ Dengan pengadaan secara elektronik, proses pengadaan barang/jasa akan dapat dilaksanakan lebih cepat, lebih murah, transparan, bebas premanisme dan mafia, karena semua proses pengadaan dilaksanakan melalui media elektronik yang berbasis internet, semua data terjamin dan tersimpan dengan baik dan tidak memungkinkan trjadinya perubahan data dalam proses pengadaan,’’ terang Sekda Kampar Zuher MS saat sosialisasi Perpres no 54 tahun 2010 dan system pengadaan secara elektronik ( e- procurement) bekerjasama dengan LKPP RI ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Baran dan Jasa Pemerintah) di aula kantor Bupati Kabupaten Kampar, Senin ( 20/12/10).

Ditetapkannya Perpres 54 tahun 2010, pemerintah bermaksud memberikan arah perubahan yang lebih baik dari Keppres 80/2003, dimana perbedaan pokok Perpres 54/2010 dengan Keppres 80/2003 adalah keharusan melaksanakan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik ( e-procurement) pada tahun 2011.

‘’ Sebagai komitmen terhadap keharusan pelaksanaan secara lelektronik, pemerintah kabupaten Kampar telah membentuk LPSE ( Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sebagai unit pengelola e-procurement di Kabupetan Kampar dan berkomitmen akan mulai melaksanakan proses pengadaan secara elektronik pada tahun 2011, ujar Zulher.

Dalam menyongsong pelakasanaan APBD Tahun 2011, dimana semua proses pengadaan barang dan jasa sudah harus dilakanakan mengacu kepada Perpres 54 tahun 2010, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam proses pengadaan tersebut, baik pengguna anggran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Panitia/pejabat Pengadaan harus memahamai dan mampu melaksanakan amanat dan ketentuan dalam Perpres54 tahun 2010.

‘’ Terkait komitmen Kabupaten Kampar terhadap pelaksanaan Perpres 54 /2010 mulai tahun 2011, agar semua pihak agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan e-procurement untuk meningkatkan pemahaman menyangkut media internet, peraturan terkait dan operasinal computer, jadi untuk implementasi tahun 2011 tidak ada lagi alasan tidak bisa atau kurang paham,’’tegasnya.

Tim sosialisasi dari LKPP RI, Ir. Rian Horem, Dpl HE e-procurement memperkenalkan aturan, metoda, system dan prosedur yang lebih sederhana dengan tetep memperhatikan prinsip good governance. Juga memperjelas konsep swakelola,klarifikasi aturan, mendorong terjadinya inovasi, tumbuh suburnya ekonomi kreatif serta adanta system reward dan punishment yang lebih adil bagi pengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.***( man)
jendry no está en línea  
Old December 20th, 2010, 02:50 PM   #192
drie
Registered User
 
drie's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: R I A U
Posts: 14,205

Potensi Wisata Kampar Kurang Dikelola

Kampar merupakan salah satu daerah di Riau yang memiliki sejumlah obyek wisata. Sayangnya, sejauh ini keberadaannya belum dikelola dengan baik.

Riauterkini-BANGKINANG- Kabupaten Kampar punya potensi yang sangat besar untuk menjadi Daerah Tujuan Wisata ( DTW) utama di Provinsi Riau Potensi namun, kurang terkelola baik sarana maupun prasarana.

‘’ Yang menjadi persoalan adalah pengelolaan dan pemanfataan potensi serta promosi dan menyediakan sarana dan prasarana penunjang lainnya. Untuk membangun industry kepariwisataan di Kabupaten Kampar tentulah harus didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai,’’ ujar Sekdakab Kampar Zulher, MS saat memimpin seminar draft akhir penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah( RIPKD) Kabupaten Kampar di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Senin (20/12/10).

Potensi kepariwisataan Kabupaten Kampar yang sangat kaya dengan letak wilayah yang sangat strategis serta amanat dari undang-undang no 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan maka perlu untuk menyusun suatu strategi pengembangannya. Langkah utama yang harus dilakukan dalam pengembangan sector kepariwisataan ini adalah dengan menyusun suatu Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah ( RIPKD), yang akan dijadikan panduan dalam mengembangkan program-program pembangunan kepariwisataan Kabupaten Kampar secara menyeluruh.

‘’ Tersedianya RIPKD ini juga merupakan bagian dari langkah-langkah pengembangan wilayah yang lebih terencana dan terrah serta terintegrasi dengan pembangunan sektor-sektor ekonomi lainnya,” jelas Zulher.

Saat ini masih banyak daerah yang potensi wisatanya besar tapi tidak didukung oleh fasilitas-fasilitas yang memadai seperti hotel dan taranportasi lokal. Selain itu industry kepariwisataan juga harus didukung oleh keamanan dan kenyamanan wisatawan. ‘’ Untuk itu Pemda Kampar tidak mungkin dapat bekerja sendiri membangun semua yang dibutuhkan, oleh sebab itu pemerintah mengajak kalangan swasta untuk bersama-sama membangun fasilitas yang diperlukan,’’ terangnya.

Ia berharap kepada seluruh komponen untuk dapat bersama-sama meningkatkan pemeliharaan dan pengelolaan kekayaan budaya, meningkatkan kemampauan baik fiscal maupun manajerial, merumuskan konsep yang inovatif serta mengedepankan pembangunan pariwisata berbasis lingkungan ( eco-tourisms).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sekaligus ketua panitia pelaksana Drs. Syamsul Bahri, MSi menyampaakan adapun yang menjadi tujuan dilaksanakannya seminar penyusunan RIKPD Kabupaten Kampar ini untuk memperoleh hasil yang maksimal sebagai panduan dan acuan untuk mengembangkan berbagai program pembangunan sector pariwisata di Kabupaten Kampar bekerja sama dengan tim ahli dari P4W IPB Bogor.*** (man)
__________________
"Biarlah Badan Berkalang Tanah. Biarlah Mati Tak Tersebut Budi. Tak Akan Surut Langkah Memajukan Bumi Melayu Ini,"

-H.M. Rusli Zainal-
drie no está en línea  
Old December 28th, 2010, 04:10 PM   #193
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

PROGRAM LANJUTAN DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN KAMPAR
10 Mesjid Raya Dan Stadion Mini Dilanjutkan



KAMPAR(RiauInfo) - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Kampar akan melanjutkan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar tahun 2010 ini kembali dilanjutkan hingga 2011 mendatang.

Hal ini disampikan oleh Kepala CKTR Kabupaten Kampar H Basri Rasyid yang ditemui wartawan belum lama ini di ruangan kerjanya di Bangkinang. Basri mengatakan, program yang lama masih belum selesai akan dilanjutkan pada tahun 2011 mendatang, ada juga penambahan beberapa program yang baru di akan juga dilaksanakan nantinya.

"Ada beberapa bangunan Mesjid Raya di 10 Kecamatan, dan akan ditambah lagi. Tapi bagi yang sudah mempunyai Mesjid Raya di Kecamatan, tidak akan dibangun lagi, paling cuma dibantu perehaban saja. Untuk stadium mini juga akan kita masukkan, ini juga merupakan program Pemkab Kampar untuk mengakomodir dibidang olahraga," ujar Basri. (arief).
jendry no está en línea  
Old December 29th, 2010, 11:21 AM   #194
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

perbaikan dan pelebaran jalan alternatif pekanbaru - petapahan



image hosted on flickr







image hosted on flickr
jendry no está en línea  
Old December 29th, 2010, 02:16 PM   #195
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Koperasi Manifesto Ekonomi Kerakyatan



KAMPAR (RiauInfo) - Koperasi merupakan manifesto ekonomi kerkayatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menyatakan komit untuk melakukan pembinaan intensif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kampar. Daya saing koperasi merupakan salah satu jalan untuk menuju pengentasan kemiskinan.

"Memotret situasi kondisi saat ini, koperasi di Kabupaten Kampar harus terus berbenah. Koperasi didirikan memiliki tujuan yang mulia yakni mensejahterakan masyarakat. Lebih dari itu koperasi merupakan manifestasi ekonomi kerakyatan yang mempunyai kekuatan dan pondasi yang kuat," ujar Bupati Kampar H Burhanuddin Husin ketika bertindak sebagai pemakalah pada acara Seminar Sehari Koperasi dengan tema peningkatan daya saing koperasi dalam rangka pengentasan kemiskinan, Senin (27/12/2010) kemarin di Gedung Mahligai Bungsu
Bangkinang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pemakalah II Prof Dr Zulfadil, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Kampar H Nurahmi, Kadis Koperasi UKM H Amril Arifin, para pejabat di Lingkunngan Pemkab Kampar, Wakil Ketua DPRD Kampar H Syahrul Aidi dan ratusan peserta seminar.

Bupati menyebutkan, bahwa saat ini situasi dan kondisi globalisasi serta perdagangan bebas sangat mempengaruhi perdagangan dunia dimana proteksi pemerintah akan semakin berkurang.

Pada kondisi seperti itu daya saing dan kualitas akan sangat menentukan." Globalisasi dan perdagangan bebas tidak akan bisa terelakkan. Pada situasi dan kondisi seperti itu daya saing akan menjadi kata kunci untuk bisa eksis selain mutu dagang yang kita miliki," ujar Bupati Kampar.

Bupati memaparkan bahwa visi pembinaan koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Kampar adalah terwujudnya koperasi usaha kecil dan menengah yang sehat dan tangguh sebagai pelaku utama perekonomian rakyat di Kabupaten Kampar tahun 2020. Sedangkan misi pembinaan koperasi di Kampar adalah meningkatkan dan memantapkan kualitas SDM pengelola Koperasi UKM, memantapkan dan mengembangkan kelembagaan koperasi dan UKM, memperkuat struktur permodalan koperasi dan UKM sehingga mampu menjadi pelaku utama ekonomi kerakyatan.

Program pengembangan koperasi di Kabupaten Kampar 2011-2016 antara lain penyediaan tenaga pendamping daerah, program kerjasama antar koperasi dan kemitraan usaha, program kelembagaan koperasi dan program pengembangan informasi perkoperasian. Program lainnya yakni pendidikan dan pelaithan pengembangan usaha bagi pengurus atau pengelola usaha, pelatihan manajemen koperasi bagi pengurus dan pejabat Pembina koperasi, pelatihan idiologi bagi anggota koperasi primer dan pengembangan skim-skim kredit serta perluasan akses koperasi terhadap lembaga keuangan dan pembiayaan koperasi.

Di sisi lain, Bupati menyebutkan ada beberapa hal yang diharapkan dapat diperhatikan oleh para anggota dan pengurus koperasi dalam rangka meningkatkan eksistensi koperasi, yaitu diperlukan persamaan persepsi anggota, pengurus dan pembina koperasi, yakni anggota dan pengurus harus mengambil tanggungjawab penuh terhadap kebutuhan badan usaha koperasi.

Anggota sebagai pemilik koperasi harus bersedia menanamkan uangnya untuk dijadikan modal usaha koperasi. Anggota diharapkan menyadari bahwa koperasi yang didirikan memerlukan waktu untuk berfungsi secara efektif. Pemilihan dan pengelola koperasi mesti didasarkan pada pemilihan orang-orang yang berkemampuan secara teknis untuk mengelola koperasi bukan karena kedudukan seseorang di dalam masyarakat.

"Sistem pemilihan langsung adalah salah satu sistem yang dianggap paling demokratis," ucap Burhanuddin.

Bukan hanya itu, Burhanuddin juga menyebutkan masih minimnya peran koperasi terhadap perekonomian Kabupaten Kampar. Hal ini terlihat dari perbandingan antara perputaran uang serta investasi yang mencapai Rp 7 Trilin pertahun sementara dari jumlah koperasi yang aktif sebanyak 198 hanya memiliki omset sebesar 144 Milyar.”Hanya dua persen dan ini cukup kecil. Sekalipun kecil ini sebenarnya gambaran tantangan sekaligus peluang bagi koperasi untuk terus berkembang lebih baik lagi,”ujar Burhanuddin

Sementara itu, pemakalah II yaitu Prof Zulfadil menyampaikan bahwa upaya meningkatkan peranan koperasi perlu diawali dengan peningkatan daya saing koperasi. Ada dua pendekatan dalam meningkatkan daya saing koperasi di Kabupaten Kampar yaitu pendekatan budaya dan pendekatan kebijakan.

"Pendekatan budaya secara khusus adalah peningkatan tenaga pengelola koperasi yang intrapreneur, sedangkan pendekatan kebijakan lebih banyak dilakukan oleh pemerintah daerah," ujar Zulfadli.

Ketua Dekopinda Kampar H Nurahmi dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa saat ini masih banyak kendala yang dihadapi dalam menghadapi perkembangan perkoperasian di Kabupaten Kampar, yang mana selain dihadapkan pada persoalan modal, pengembangan koperasi juga menghadapi kendala karena Sumber daya manusia (SDM) pengurus dan pengelola koperasi yang sebagian masih berpendidikan SLTA ke bawah. Untuk itu, ke depan diperlukan berbagai kebijakan dan dukungan dari pemerintah agar dapat meningkatkan pengembangan koperasi.

" Selama ini Pemkab Kampar sudah memiliki kepedulian besar terhadap pengembangan koperasi di Kabupaten Kampar. Dukungan moril dan materil dari Pemkab Kampar sangat bermanfaat bagi pembinaan dan pengembangan koperasi di Kampar," papar Nurahmi dalam laporannya.(arief)
jendry no está en línea  
Old December 30th, 2010, 10:37 AM   #196
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

Herman Moyan Ketua Panjat Tebing Kampar


Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kampar memiliki nakhoda baru. Peserta Muscab secara aklamasi memilih Herman Moyan sebagai ketua.

Riauterkini-BANGKINANG-Herman Moyan secara aklamasi terpilih sebagai ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Kampar. Melalui Muscab Pengcab FPTI Kabupaten Kampar bertempat di kantor KONI Kabupaten Kampar jalan Pramuka Bangkinang, Rabu (28/12/10).

‘’ Amanah ini akan saya jalan kan dengan sebaik-baiknya, kedepan tentu lebih banyak PR yang harus diselesaikan dalam rangka meningkatkan prestasi atlit panjat tebing ini,’’ jelas Herman kepada Riauterkini.

Ada tiga target yang bakal menjadi program prioritas yang bakal di jalan kan Herman kedepan diantaranya, pembenahan secara internal, menciptakan atlit yang mampu bersaing baik secara nasional maupun internasional serta meningkat kan hubungan secara bersinergi dengan semua kalangan. ‘’ Mudah-mudahan kedepan tiga target ini dapat dicapai. ’’terangnya.

Ia mengatakan tahun 2012 di Riau bakal digelar perhelatan akbar yakni Pekan Olahraga Nasional (PON),’’ Kita menargetkan atlit panjat tebing Kampar dapat memperkuat tim panjat tebing Riau dalam pesta olaharaga terbesar di negeri ini,’’ harapnya

Minat olahraga ini di Kabupaten Kampar cukup tinggi baik kalangan pelajar maupun remaja namun sayang sirkuit yang memadai belum berdiri.’’ Kita berharap pemda dapat membangun sirkuit yang lebih memadai dan bertaraf internasional sebab, olahraga panjat tebing ini adalah olahraga prestasi,’’jelasnya.

Hadir pada Musda tersebut Sekretaris KONI Kabaupaten Kampar Emil Budiono, Kabid Organisasi M Salis serta pengurus cabang dan ranting FPTI Kampar. Herman Moyan menggantikan ketua lama H Masnur dan Pengcab FPTI Kampar ini berdiri pada tahun 2006.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 30th, 2010, 06:30 PM   #197
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

PMR Kampar Raih Juara Umum Jumbara Riau di Inhil


Target Kotingen Kampar di Jumara Riau yang digelar di Inhil tercapai. Palang Merah Remaja (PMR) Kampar sukses mempertahankan prestasi juara umum.

Riauterkini
-BANGKINANG- Palang Merah Remaja (PMR) Kampar juara umum pada Jumpa Bakti gembira (Jumbara) PMR se-Riau yang digelar di Tembilahan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerjakeras dan kerjasama PMI Cabang Kampar.

”Alhamdulillah, saya dikabari oleh pengurus PMR disana kita mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan merebut juara umum Jumbara yang diadakan di Tembilan. Tentunya ini tidak terlepas dari pembinaan yang secara kontinyu kita lakukan serta kerjasama dengan sejumlah elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar,”Ujar Ketua PMI Cabang Kampar Zulher MS kepada wartawan usai menghadiri pelantikan sejumlah Pejabat Struktural di Aula Bupati Kampar, Kamis (30/12/10).

PMR Kampar telah dua kali mengkuti kompetisi ini yakni tahun 2006 di Pekanbaru dan sekarang di Tembilahan. ” PMR Kampar merebut juara umum kedua-duanya dan dengan keberhasilan ini kita berhak mewakili Riau pada Jumbar Nasional yang akan berkangsung di Gorontalo pada 2011 mendatang. Tapi itu bukan tujuan akhir, eksistensi dalam aksi kemanusian jauh lebih penting dan bernilai”ujarnya.

Ia menjelaskan keberhasilan ini tidak terlepas dari dominasi PMR Kampar hampir, pada semua cabang yang diperlombakan. Dari sembilan cabang yang diikuti yakni pertolongan pertama, peralatan keluarga, kebersihan remaja, kesiagaan bencana, kepalang merahan, donor darah siswa, pentas seni, majalah dinding dan pamerana mini PMR Kampar berhasil merebut delapan cabang baik pada tingkat Madya untuk SMP maupun tingkat Wira untuk SMA.

” Pada jumbara tersebut PMI Kampar mengikuti dua tingkatan, yakni tingkat Madya untuk SMP dimana kita unggul 8 cabang dari Sembilan cabang begitu juga tingkat Wira untuk SMA kita unggul 8 cabang juga dari Sembilan cabang,”jelas Zulher.

Jumbara ini juga sebagai sarana untuk mengimplementasikan Tri Bakti PMR, baik secara pribadi maupun kelompok masyarakat sekolah, ‘’ Dengan menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, upaya dan keinginan untuk mengoptimalkan ketrampilan diri, kesadaran untuk senantiasa memelihara kebersihan dan kesehatan, serta menumbuhkan dan mempererat persahabatan antar sesame,’’terangnya.***(man)
jendry no está en línea  
Old December 30th, 2010, 06:38 PM   #198
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 28,662
Likes (Received): 48

Quote:
Originally Posted by jendry View Post
perbaikan dan pelebaran jalan alternatif pekanbaru - petapahan



image hosted on flickr







image hosted on flickr
Ini lewat mana, Jen??? Yang lewat MINAS/KANDIS ??? Atau yang lewat Jalan Garuda Sakti ??
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old December 30th, 2010, 07:14 PM   #199
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,586
Likes (Received): 11

jalan alternatif yang lewat jalan garuda sakti.. kalau lewat minas mulus jalan dan belum melewati ke kandis kalau mau ke petapahannya..


jalan yang rusak di jalur alternatif ini udah di timbun sirtu. dan juga jalan nya di lebarkkan dan di perbaiki parit di beberapa titik..
jendry no está en línea  
Old December 30th, 2010, 07:19 PM   #200
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 28,662
Likes (Received): 48

Ini bukan lewat kawasan yang namanya Pantai Cermin itu, ya ???

Kalau yang aku lewat waktu itu lewat Garuda Sakti, kayaknya jalannya baik-baik aja. Tidak ada kerusakan yang parah sampe sepanjang jalur yang nampak pada gambar.

Rusaknya sifatnya berupa titik-titik kerusakan, bukan krusakan merata lah kira-kira.
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  


Closed Thread

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 03:38 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu