LOP | Lombok International Airport - Page 65 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old December 7th, 2015, 12:17 AM   #1281
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by slurppy View Post
Apakah diganti karena belum bisa membawa perubahan pada BIL?
Perubahan sih udah banyak, tetapi pasti itu belum semuanya.
perjuangan GM yang lama ini sudah luar biasa. BIL tidak seperti bandara lain yang mudah diatur. PKL, preman, warga, pengunjung, dll menjadi rintangan untuk melakukan pembenahan di BIL

Semoga GM yang baru bisa melakukan pembenahan dan perubahan lebih baik lagi.

Terima kasih Pak Pujiono
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old December 7th, 2015, 12:40 AM   #1282
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

TEMPO.CO, Mataram - Maraknya kehadiran hotel baru di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjadikan tingkat hunian kamar di Lombok merosot, hanya 30 persen. Karena itu, pemerintah daerah dan calon investor diminta untuk menghentikan pendirian hotel baru.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Gusti Lanang Patra mengatakan jumlah wisatawan yang datang ke Lombok memang bertambah. Tetapi pada saat yang sama jumlah kamar yang bertambah juga sangat banyak. ‘’Tidak berimbang. Biasanya rata-rata hunian 70 persen sekarang tinggal 30 persen,’’ kata Gusti Lanang Patra yang juga General Manager Hotel Lombok Raya.

Menurut dia, pertumbuhan kamar mencapai 30-40 persen setahun. Sedangkan angka kunjungan bertambahnya 10-20 persen. Karena itu, ia meminta dilakukan pengereman pembangunan hotel. Sekarang ini, sudah cukup banyak hotel yang sedang dibangun yang masing-masing hotel memiliki hingga 200 kamar. ‘’Tahun depan saja pertambahannya hingga 700an kamar,’’ ujar Lanang, Senin 7 September 2015.

Usulan penghentian izin hotel baru itu demi melindungi usaha hotel yang sudah ada dan juga menghindarkan pengusaha baru tidak terjebak kemacetan usahanya. Kepala Badan Pusat Statistik NTB Wahyudin menjelaskan secara terpisah, hunian 3.546 kamar dari 53 hotel berbintang, rata-rata 3-24 persen. Sedangkan rata-rata lama menginapnya 2,16 hari. Pada Juli 2015 bahkan ada yang huniannya nihil dan yang tertinggi 86,44 persen. Di hotel non bintang, dari hanya 114 hotel melati yang disurvey, hunian kamarnya 23,98 persen dan rata-rata lama menginapnya 1,59 hari saja.

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafid setuju permintaan penghentian izin baru pendirian hotel. ‘’Saya setuju moratorium hotel baru. Sekarang ini banyak dalam proses pembangunan dan belum beroperasi. ‘’Pasti akan over supply,’’ katanya.

Untuk memajukan kunjungan wisata di Lombok dan Sumbawa tidak hanya bergantung keberadaan hotel semata. Tetapi juga ketersediaan penerbangan yang melayani tujuan ke Lombok dan Sumbawa.

Juli 2015 lalu, dari sejumlah 5.316 orang wisatawan yang langsung datang melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) sebanyak 1.684 orang asal Malaysia, Inggris 511 orang dan Tiongkok 338 orang.

Namun Lanang mengakui adanya kendala kemampuan apron yang hanya menampung delapan pesawat dan masih pendeknya landas pacu Bandara Internasional Lombok (BIL). Pemerintah menjanjikan perluasan apron dan perpanjangan landas pacu menjadi 3.000 meter agar bisa didarati pesawat Airbus 330 dan Boing 747.

__________________________________________________________

Penerbangan BIL lesu, tidak ada tanda-tanda pembukaan rute Internasional.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 7th, 2015, 12:43 AM   #1283
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Selasa, 01 Desember 2015 15:05:58 WIB Alfin Tofler

Bareksa.com - Emiten perhotelan sepertinya akan meraup keuntungan lebih baik pada akhir 2015. Penyebabnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat penghunian hotel pada Oktober sudah mulai meningkat. Selain itu juga berdasarkan data historikal, setiap akhir tahun selalu ada kenaikan kunjungan wisatawan dan tingkat penghunian hotel.

Berdasarkan data BPS, tingkat hunian di 27 provinsi di Indonesia mencapai 2,31 poin dibandingkan dengan tingkat hunian pada Oktober 2014.

"Tingkat hunian Oktober 2015 mencapai 56,60 persen, sedangkan pada Oktober 2014 mencapai 54,29 persen," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta (Selasa, 1/12)

Jika dibandingkan dengan tingkat hunian pada September 2015, tingkat hunian juga naik dari 56,26 persen atau 0,34 poin. Sasmito mengatakan angka ini merupakan sinyal positif bagi pariwisata di Indonesia.

Pasalnya, tingkat okupansi tetap mengalami kenaikan walaupun sebagian besar daerah terkena musibah kabut asap. Tingkat okupansi hotel bahkan bisa lebih tinggi dibanding periode 2014.

Kenaikan tingkat okupansi ini, menurut dia, juga didukung oleh naiknya tingkat wisatawan yang datang ke Tanah Air. Sepanjang Januari - Oktober 2015 tercatat ada 8,02 juta kunjungan wisatawan mancanegara atau naik 3,38 persen.

Untuk Oktober saja kunjungan wisatawan asing mencapai 825,8 ribu atau naik 2,11 persen dibanding Oktober 2014. Namun, jika dibandingkan dengan September 2014 ada penurunan jumlah wisatawan asing sebesar 4,99 persen.

"Penyebabnya ada penurunan jumlah wisatawan asing yang datang dari Singapura. Singapura merupakan salah satu negara dengan kunjungan terbanyak ke Indonesia. Ini seiring bencana asap yang terjadi pada Oktober," katanya.

Sasmito mengungkapkan pada Desember tingkat okupansi memang cenderung tinggi. Dari data historikalnya, hanya Desember 2014 saja yang mencatatkan tingkat keterisian rendah.

Desember 2014 tingkat hunian hanya mencapai 50,13 persen. Pada Desember 2012 tingkat keterisian mencapai 55,85 persen dan 55,91 persen pada 2013.

Untuk kunjungan wisatawan, diharapkan pada Desember tingkat kunjungan wisatawan bisa menyamai atau melebihi capaian 2014. Pada Desember 2014 kunjungan wisatawan bisa mencapai 900 juta orang dalam satu bulan.

"Kami harapkan akan ada lonjakan sampai 900 juta orang lagi atau bahkan sampai satu juta," katanya.

Berdasarkan pintu masuk, peningkatan wisatawan asing hanya terjadi di tiga bandara besar, yakni Bandara Internasional Lombok, Bandara Internasional Soekarno Hatta dan juga Bandara Ngurah Rai. Di Lombok ada kenaikan wisman yang masuk hingga 36,43 persen, Jakarta sebesar 11,40 persen dan Bali sebesar 8,12 persen.

Emiten-emiten yang akan terdampak dari banyaknya wisatawan yang masuk ini adalah PT Bayu Buana Tbk (BAYU), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk(BUVA), PT Hotel Mandarine Regency Tbk(HOME), PT Saraswati Griya Lestari Tbk(HOTL), PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON), PT Jakarta International Hotel & Development Tbk (JIDH) dan PT Hotel Sahid jaya International Tbk (SHID).

__________________________________________________________

Semoga dengan peningkatan arus wisatawan, BIL bisa semakin berkembang
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 7th, 2015, 05:04 AM   #1284
sondonk
Registered User
 
Join Date: Dec 2015
Posts: 51
Likes (Received): 7

Quote:
Originally Posted by basoikan View Post
Dapat kabar bahwa per 7 Desember 2015 besok, General Manager AP I BIL akan diganti.

Terima kasih pak Pujiono atas kontribusi besarnya sejak BIL pertama kali beroperasi dan berkembang seperti saat ini.
Selamat datang untuk GM yang baru, semoga dapat membawa perubahan positif untuk BIL.


CMIIW kalo kabar yang saya dapat ini salah
semoga semakin maju dan berkembang ya....
sondonk no está en línea   Reply With Quote
Old December 8th, 2015, 04:25 PM   #1285
basoikan
Registered User
 
Join Date: Nov 2014
Location: ID
Posts: 335
Likes (Received): 140

Kabar pergantian GM BIL ternyata benar, per 7 Desember 2015 sudah ganti GM.
Terima kasih Pak Pujiono.

GM yang baru namanya I Gusti Ngurah Ardita, selamat datang!
http://www.lombokita.com/kabar-lombo...lombok-diganti
basoikan no está en línea   Reply With Quote
Old December 10th, 2015, 11:59 PM   #1286
IlhamBXT
Registered User
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 18,118
Likes (Received): 6815

Asik bisa intip dalemannya Bandara LOP via Google Maps
__________________

givary98 liked this post
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 08:33 AM   #1287
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

PT Angkasa Pura I Target BIL Didatangi Satu Juta Wisman

Quote:
MATARAM - PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Lombok melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) mencapai satu juta orang. Keyakinan ini tercapai paling lambat 2025. Saat ini, wisman yang melalui BIL pada tahun 2014 baru sebanyak 272.434 orang.
BIL yang telah bergandengan dengan Haneda Jepang sebagai sister city, dan selama setahun terakhir, 2014, sudah menangani 2,3 juta penumpang datang dan pergi termasuk wisatawan nusantara, diyakini mampu meraih angka kunjungan wisman tersebut.

Direktur Pengembangan Usaha dan Pemasaran AP I M Asrori pertumbuhan penumpang di BIL mencapai 47 persen. Rata-rata isian penumpang pesawat dari dan ke BIL mencapai 75 persen. ‘’Pertumbuhannya selama ini 22 persen setahun,’’ katanya sewaktu berbicara dalam Focus Group Discussion Collaborative Destination Development yang diselenggarakan AP I di Hotel Grand Legi Mataram, Kamis 10 Desember 2015.

Untuk merangsang arus penerbangan ke BIL, AP I memberikan insentif maskapai penerbangan agar membuka jalur baru guna mengisi slot penerbangan yang tersedia di BIL maupun di Bandara Ngurah Rai Bali. Misalnya, diberikan keringanan 50 persen landing fee selama enam bulan. Sedangkan setiap peningkatan pertumbuhan penumpang 1-10 persen diberikan stimulan Rp 3 ribu per penumpang, jika meningkat 10-20 persen diberikan Rp 5 ribu per penumpang dan lebih 20 persen diberikan Rp 5 ribu ditambah bebas CUTE pada periode tertentu.

Saat ini, masih ada slot penerbangan baik di Ngurah Rai Bali maupun di BIL untuk diisi rute baru maskapai penerbangan. Kalau di Ngurah Rai pada jam pagi dini hari, sore dan malam hari. Sedangkan di BIL pada pagi, siang, sore dan malam.

Potensi pasar wisatawan yang masih ditargetkan kunjungannya sekitar satu juta orang itu adalah Cina 154.126 orang, Korea/Jepang (112.828), Singapura/Malaysia 344.606, Australia (356.036), Timur Tengah (98.503).

Lebih membuka penerbangan ke BIL, AP I pun sudah mendatangi Asia Routes Mumbai India, World Routes di Las Vegas, World Routes di Chicago, Asia Routes di Kunming Cina, World Routes Durban Afrika Selatan.
sumber : http://lomboknews.com/2015/12/11/pt-...u-juta-wisman/

Last edited by rizal993; December 11th, 2015 at 08:38 AM.
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 10:51 AM   #1288
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by IlhamBXT View Post
Asik bisa intip dalemannya Bandara LOP via Google Maps
Kok bisa??
tapi lantai 2 & 3 gak keliatan tuh

Last edited by Fadli Syarief; December 11th, 2015 at 11:36 AM.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 11:29 AM   #1289
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by rizal993 View Post
PT Angkasa Pura I Target BIL Didatangi Satu Juta Wisman



sumber : http://lomboknews.com/2015/12/11/pt-...u-juta-wisman/
tidak perlu hingga 2025 target ini bisa tercapai tergantung juga dari perbaikan fasilitas, infrastruktur, keamanan, dan pelayanan di BIL.

btw, semoga rute" internasional baru akan terealisasi
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 01:53 PM   #1290
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

BIL, GATE UTAMA PARIWISATA NTB
Quote:
Memasarkan pariwisata NTB, tentu sangat penting dukungan bandara yang memadai. “Ketika kita ingin memasarkan potensi pariwisata NTB, dikaitkan dengan bandara, maka Bandara merupakan gate utama bagi wisatawan. Bilamana Bandara nyaman maka perasaan orang yang baru datang akan tenang serta ini memberi kesan yang baik bagi para wisatawan ,” ungkap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat menerima kunjungan Presiden Direktur PT Angkasa Pura I, Sulistyo Wimbo S. Hardjito, di Pandopo Gubernur NTB, Rabu (09/12/2015). Saat itu, Presiden Direktur PT Angkasa Pura I dan rombongan ditemani General Manager PT Angkasa Pura I (AP) Bandara Internasional Lombok, I Gusti Ngurah Ardita.
Kedatangan tokoh penting PT Angkasa Pura tersebut untuk membahasa rencana pengembangan dan pemanfaatan bandara yang lebih baik, sehingga wisatawan yang berkunjung di daerah pariwisata NTB semuanya melewati BIL. “Sekitar 2500 wisatawan per hari yang berkunjung ke Gili Trawangan hampir semuanya berpassport Bali. Itu artinya, wisatawan tersebut tidak melewati BIL,” ungkap Gubernur.
Karena NTB telah ditetapkan sebagai destinasi Halal Tourism, Gubernur berencana untuk menggaet wisatawan-wisatawan muslim atau muslem traveller yang selama ini banyak berkunjung ke negara-negara tetangga. “Di Indonesia, hanya NTB yang sudah mengembangkan Halal Tourismini dengan cepat. Kami telah menetap beberapa Gili yang akan menjadi destinasi halal tourism itu” Jelas Gubernur.
Terkait hal tersebut, Sulistyo Wimbo S. Hardjito beserta jajarannya akan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Kami akan berupaya untuk memperbaiki manajemen yang ada, termasuk meminta Direktur pemasaran untuk proaktif memasarkan paket-paket pariwisata di NTB,” jelas Presiden Direktur PT.AP tersebut. menurutnya, produk pariwisata yang ada di NTB saat ini sudah mengalami kemajuan, apalagi Lombok sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata nasional. Termasuk, dalam waktu dekat akan diselenggarakan group discussion yang bekerjasama dengan berbagai pihak.“Tahun depan kami akan menambah satu lagi apron di BIL untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Terkait dengan bandara, Manajemen Angkasa Pura telah malakukan survei ke beberapa daerah terkait dengan pola manajemen dan potensi daerah. Hal yang sama juga akan dilakukan di BIL untuk meningkatkan wisatawan yang melewati BIL.
Di akhir kunjungan tersebut, Gubernur NTB berharap agar keamanan, kebersihan dan keindahan bandara tetap diperhatikan. Hal ini untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi wisatawan.

sumber :http://www.ntbprov.go.id/berita-bil-...isata-ntb.html

* ternyata gedung terminal belum di lirik juga ya, kenapa apronnya yang di tambah ?
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 02:43 PM   #1291
slurppy
Registered User
 
Join Date: Sep 2014
Posts: 184
Likes (Received): 18

Quote:
Originally Posted by rizal993 View Post
BIL, GATE UTAMA PARIWISATA NTB





sumber :http://www.ntbprov.go.id/berita-bil-...isata-ntb.html



* ternyata gedung terminal belum di lirik juga ya, kenapa apronnya yang di tambah ?

Mungkin karena terminal BIL yg sekarang didesain untuk 3 jt penumpang. Sedangkan tahun ini baru mencapai 2,3 jt
slurppy no está en línea   Reply With Quote
Old December 11th, 2015, 10:53 PM   #1292
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by slurppy View Post
Mungkin karena terminal BIL yg sekarang didesain untuk 3 jt penumpang. Sedangkan tahun ini baru mencapai 2,3 jt
Info jumlah pemumpanh tidak.valid.thn 2011 letika di selaparang aja sudah diatas1,2 (1,4 / 1,6). thn 2013 ada yg menyebut 2,2 jt dan di web bandara sendiri menhebutkan angka 3,6 jt. Sepertinya yg bener 2,2 dengan peningkatan 33% /th. Sepertinya 2014 sudahlebih dari 2,5 jika dilihat dari persentase peningkatan.

Apon kadang" nyisain 1-2 parking stand. Mgknya butuh penambahan lagi. Garbaratanya juga harus ditambah dan dipersiapkan utk pesawat a330 dan yg lebih besar lagi. Apakah di bil lebar apronnya belum cukup jika widebody menggunakan garbarata.Garbarata juga perlu penambahan.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 08:46 AM   #1293
basoikan
Registered User
 
Join Date: Nov 2014
Location: ID
Posts: 335
Likes (Received): 140

Sebenarnya dua dua nya butuh dikembangkan.
Tapi kalo dilihat dari level urgensinya, gedung terminal yang paling penting. Pernah seorang staff airline cerita ke saya sewaktu menemani boarding beberapa waktu yang lalu, kalo sedang peak hour ruang tunggu domestik ini sudah gak muat mas katanya. Banyak pax yang akhirnya harus nunggu lesehan di bawah atau berdiri.

Untuk Apron, walaupun peak hour, apron tetap available untuk parkir. Tapi menyisakan satu atau dua stand saja yang available, kalo ada force majeur bisa saja fully occupied


Btw, berita di lomboknews com hari ini, pemerintah kembali menawarkan subsidi 1.5 miliar untuk maskapai yang mau membuka rute LOP - Australia.
Plus ada clue kalo JHB - LOP akan dibuka kembali:
"http://lomboknews.com/2015/12/12/ntb...omosi-airline/"

"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 miliar sebagai marketing funds airline untuk diberikan kepada maskapai penerbangan yang membuka rute dari Australia ke Lombok.
Penyediaan dana tersebut guna menghidupkan kembali rute langsung Perth – Lombok yang ditinggalkan oleh Jetstar sejak setahun terakhir."

"Sekarang ini, masih ada rute Singapura – Lombok yang diisi Silk Air empat kali seminggu, Air Asia dari Kuala Lumpur ke Lombok setiap hari dua kali penerbangan, dan Johor – Lombok juga empat kali seminggu akan dibuka kembali."

Kita lihat saja
basoikan no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 10:24 AM   #1294
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

Quote:
Originally Posted by basoikan View Post
Sebenarnya dua dua nya butuh dikembangkan.
Tapi kalo dilihat dari level urgensinya, gedung terminal yang paling penting. Pernah seorang staff airline cerita ke saya sewaktu menemani boarding beberapa waktu yang lalu, kalo sedang peak hour ruang tunggu domestik ini sudah gak muat mas katanya. Banyak pax yang akhirnya harus nunggu lesehan di bawah atau berdiri.

Untuk Apron, walaupun peak hour, apron tetap available untuk parkir. Tapi menyisakan satu atau dua stand saja yang available, kalo ada force majeur bisa saja fully occupied


Btw, berita di lomboknews com hari ini, pemerintah kembali menawarkan subsidi 1.5 miliar untuk maskapai yang mau membuka rute LOP - Australia.
Plus ada clue kalo JHB - LOP akan dibuka kembali:
"http://lomboknews.com/2015/12/12/ntb...omosi-airline/"

"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 miliar sebagai marketing funds airline untuk diberikan kepada maskapai penerbangan yang membuka rute dari Australia ke Lombok.
Penyediaan dana tersebut guna menghidupkan kembali rute langsung Perth – Lombok yang ditinggalkan oleh Jetstar sejak setahun terakhir."

"Sekarang ini, masih ada rute Singapura – Lombok yang diisi Silk Air empat kali seminggu, Air Asia dari Kuala Lumpur ke Lombok setiap hari dua kali penerbangan, dan Johor – Lombok juga empat kali seminggu akan dibuka kembali."

Kita lihat saja
Ya bener gedung terminal lebih di utamakan karena sudah sesak di jam2 12 Siang 14, dan 17
Cuma pihak AP1 sama pemda belum berpihak kesana,

Bukannya Silk Air rute Singapura 5X seminggu ya,
Kalau buka lagi berarti tambah 1X frekuensi dari 3x seminggu dong
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 12:33 PM   #1295
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

Dukung Wisata Halal di NTB, Bandara Internasional Lombok Akan Berbenah

Quote:
Mataram (Global FM Lombok)- Untuk mendukung wisata halal di Lombok dan Sumbawa, manajemen Bandara Internasional Lombok (BIL) akan berbenah. Keberadaan bandara menjadi objek yang sangat penting dalam dunia pariwisata karena merupakan etalase sekaligus menjadi pintu gerbang sebuah daerah. Karena itu, sejumlah kebijakan akan diterapkan untuk mendukung wisata halal ini.

Kepala PT Angkasa Pura I BIL I Gusti Ngurah Ardita kepada Global FM Lombok mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan gubernur NTB dalam rangka pengembangan wisata halal di NTB. Jika diperlukan perubahan desain bandara untuk menunjang image wisata halal di Lombok, PT AP akan melakukannya sesuai dengan kebutuhan. Misalnya menampilkan aksara Arab di lingkungan bandara.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, untuk mendongkrak kunjungan Muslim Traveler atau wisatawan Muslim yang datang ke Lombok-Sumbawa, provinsi NTB terus berbenah. Pemprov NTB menginginkan agar pusat perbelanjaan, destinasi wisata dan fasilitas public lainnya mendukung konsep wisata halal ini. Termasuk BIL yang diharapkan mengatur letak musholla agar lebih refresentatif.

Tahun 2016 mendatang, target kunjungan wisatawan yang datang ke NTB sebanyak 3 juta orang baik domestik maupun mancanegara. Khusus wisatawan mancanegara, sebanyak 20 persennya berasal dari muslim traveler dari berbagai Negara di dunia. Karena pasar wisatawan Muslim tidak hanya berasal dari Timur Tengah, namun wisatawan muslim juga berasal dari Eropa, Australia dan Negara-negara Asia Tenggara lainnya.(ris)-
Sumber :http://globalfmlombok.com/read/2015/...-berbenah.html

Semoga bener2 Berbenah
Mulai dari luar bandara hingga dalamnya, dan bandara nya benar2 enak dan nyaman
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 02:47 PM   #1296
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by basoikan View Post
Sebenarnya dua dua nya butuh dikembangkan.
Tapi kalo dilihat dari level urgensinya, gedung terminal yang paling penting. Pernah seorang staff airline cerita ke saya sewaktu menemani boarding beberapa waktu yang lalu, kalo sedang peak hour ruang tunggu domestik ini sudah gak muat mas katanya. Banyak pax yang akhirnya harus nunggu lesehan di bawah atau berdiri.

Untuk Apron, walaupun peak hour, apron tetap available untuk parkir. Tapi menyisakan satu atau dua stand saja yang available, kalo ada force majeur bisa saja fully occupied


Btw, berita di lomboknews com hari ini, pemerintah kembali menawarkan subsidi 1.5 miliar untuk maskapai yang mau membuka rute LOP - Australia.
Plus ada clue kalo JHB - LOP akan dibuka kembali:
"http://lomboknews.com/2015/12/12/ntb...omosi-airline/"

"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 miliar sebagai marketing funds airline untuk diberikan kepada maskapai penerbangan yang membuka rute dari Australia ke Lombok.
Penyediaan dana tersebut guna menghidupkan kembali rute langsung Perth – Lombok yang ditinggalkan oleh Jetstar sejak setahun terakhir."

"Sekarang ini, masih ada rute Singapura – Lombok yang diisi Silk Air empat kali seminggu, Air Asia dari Kuala Lumpur ke Lombok setiap hari dua kali penerbangan, dan Johor – Lombok juga empat kali seminggu akan dibuka kembali."

Kita lihat saja
Senang sekali mendengar kabar seperti ini setelah berbulan" tidak ada kabar.

Satu lagi yg perlu, yaitu pembangunan paralel taxy way. Saya sering lihat di radar24 jika ada 2 pesawat yg akan landing dalam jarak berdekatan maka pesawat yg dibelakang harus muter 360° dulu utk mengatur jarak dan waktu. Terkadang juga selang waktu itu digunakan pesawat utk take off. Mungkin apron sedang penuh.

Oiya. Sebulan lalu saya mendarat di bil. Jalur kedatangan yg di deket parkir inap itu ditutup dan hanya dibuka yg jalur utama. Rupanya ada perbaikan.
Mungkin ada yg tau itu sedang pembenahan apa?
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 02:54 PM   #1297
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Semoga terminalnya dirombak total. Design baru dan lebih keren lagi. Jangan mau kalah dengan KNO, terminal internasional DPS, BPN dengan taman indoornya, maupun dengan T3 ultimate CGK yg super mewah dan futuristik. Lahan di BIL masih sangat memungkinkan utk melakukan pembenahan.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2015, 06:02 PM   #1298
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

Targetkan 50 Persen Wisatawan Domestik

Quote:
[/MATARAM鈥揚emerintah Provinsi NTB menargetkan tiga juta kunjungan wisatawan untuk tahun 2016. Dari total kunjungan tersebut, 50 persen diantaranya diharapkan berasal dari dalam negeri alias wisatawan domestik. 鈥淭ahun depan, kita harapkan fifty-fifty. Jadi, kunjungan wisatawan mancanegara sama besarnya dengan kunjungan domestik,鈥� kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) NTB HL Muhammad Faozal, kemarin.

Dikatakan, kehadiran wisatawan domestik tak bisa dianggap remeh. Menurut Faozal, wisatawan domestik bahkan lebih besar memberikan dampak bagi perekonomian daerah. 鈥淲isatawan domestik itu lebih banyak memborong oleh-oleh, kerajinan. Jadi, sangat memberikan dampak bagi ekonomi kreatif kita,鈥� jelasnya.

Untuk menjangkau target itu, Faozal mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan guna memperkuat keterjangkauan akses dari dan menuju Lombok. Diketahui, katanya, sejauh ini sudah tersedia lima rute penerbangan domestik langsung dari dan menuju Bandara Internasional Lombok (BIL). Diantaranya, Surabaya, Jogjakarta, Jakarta, Bali, dan Bandung.

Kedepannya, lanjut Faozal, pemerintah juga sedang mencoba menarik minat maskapai agar berkenan membuka rute penerbangan langsung dari Kalimantan, tepatnya Balikpapan. Wisatawan asal Kalimantan dianggap sangat potensial untuk digarap dan banyak yang memang menaruh minat untuk berkunjung ke NTB. Tetapi selama ini terkendala oleh terbatasnya akses transportasi langsung. (uki/r9)
Sumber:http://www.lombokpost.net/2015/12/12...awan-domestik/
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2015, 01:59 AM   #1299
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Gak sabar nunggu 2016 akan ada perkembangan apa aja
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2015, 11:26 PM   #1300
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 532
Likes (Received): 90

Dapat informasi bahwa landasan BIL akan di perpanjang menjadi 3.200 Meter sesuai janji pak jk, dan akan melobi ke beberapa maskapai LCC seperti jetstar, airasia, scoot, untuk menggarap pasar di BIL.
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Utrecht: Kop van Lombok dommeltje Utrecht 570 April 19th, 2017 01:07 PM
Hidden Paradise, Lombok Blue_Sky Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures 76 December 10th, 2016 04:45 PM
Lombok, Indonesia hkskyline The Urban Tourist 10 January 22nd, 2011 08:41 PM
godblessbotox... lombok... too many photos!! godblessbotox Cityscapes and Skyline Photos 3 February 6th, 2007 05:18 AM


All times are GMT +2. The time now is 04:11 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us