LOP | Lombok International Airport - Page 75 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old March 26th, 2016, 06:26 AM   #1481
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 542
Likes (Received): 93

Mulai Juni Sudah Ada Penerbangan Carter
Poros Beijing-Lombok di Depan Mata


Quote:
MATARAM – Minat NTB memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok tak lama lagi akan terwujud. Jika tak ada aral melintang, penerbangan itu akan mulai ada pada awal Juni 2016. Penerbangan itu akan membuka arus kunjungan wisatawan Tiongkok ke NTB kian besar.

Rencananya, penerbangan itu baru akan dijalankan sekali sepekan oleh penerbangan Citilink, perusahaan penerbangan bertarif murah anak usaha Garuda Indonesia. Rencananya, untuk sementara baru berupa penerbangan carter.

Poros penerbangan ke Tiongkok itu terungkap dalam Desiminasi Standar Usaha Pariwisata yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata di Hotel Lombok Raya, Kamis (24/3). Hadir dalam desiminasi selain para pelaku wisata adalah anggota Komisi X DPR RI Helmi Faishal Zaini yang juga legislator dari daerah pemilihan NTB.

“Rencananya penerbangan akan berlangsung dari Beijing ke Lombok,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal dalam pertemuan itu.

Dia mengatakan, kontrak penerbangan carter Citilink ini akan berlangsung hingga akhir 2016. Penerbangan akan dilayani dengan pesawat Airbus A-320 dengan kapasitas 180 kursi dengan frekuensi sekali sepekan.

“Untuk sementara sekali sepekan. Karena slot di Beijing baru didapat sekali sepekan. Ke depan, kita harap frekuensinya bisa bertambah,” kata Faozal.

Diharapkan, penerbangan ini akan menjadi pembuka jalan penerbangan komersil lain yang melayani rute ini. Sehingga, arus kunjungan wisatawan Tiongkok ke NTB kian besar.

Sebagai gambaran, wisatawan Tiongkok yang ke Bali saja tahun lalu sedikitnya 700 ribu orang. Diharapkan, angka kunjungan wisatawan Tiongkok ke NTB bisa seperti di Bali.

Sementara itu, arus kunjungan wisatawan Malaysia kata Faozal, saat ini terus meningkat. Saat ini saja, sudah ada reservasi wisatawan Malaysia yang ke Lombok yang diterima pengusaha perjalanan wisata sudah mencapai 20 ribu orang.

Bahkan, pesawat maskapai penerbangan AirAsia yang terbang dari Kuala Lumpur sehari dua kali ke Lombok kini sudah tak lagi memadai. Rencananya, awal Mei nanti akan dibuka penerbangan Malindo Kuala Lumpur-Lombok. Malindo adalah anak usaha Lion Air Group. “Kunjungan turis Malaysia sudah meningkat 100 persen,” kata Faozal.

Minat wisatawan Malaysia ke Lombok memang tinggi. Awal Maret ini misalnya, ASITA NTB menggelar table top di Malaysia. Hanya dalam waktu dua jam, berhasil membukukan transaksi perjalanan wisata hingga Rp 10,1 miliar.
sumber :http://www.lombokpost.net/2016/03/26...ok-depan-mata/
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old March 26th, 2016, 08:04 AM   #1482
Boy1
Registered User
 
Join Date: Dec 2015
Posts: 1,415
Likes (Received): 206

Quote:
Originally Posted by rizal993 View Post
Mulai Juni Sudah Ada Penerbangan Carter
Poros Beijing-Lombok di Depan Mata




sumber :http://www.lombokpost.net/2016/03/26...ok-depan-mata/
Nambah lagi flight internasionalnya

Betul kan, dari KUL
Boy1 no está en línea   Reply With Quote
Old March 27th, 2016, 11:58 PM   #1483
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by Boy1 View Post
Nambah lagi flight internasionalnya

Betul kan, dari KUL
Semakin ramai yeayyy...
Kira" bisa terbang langsung ke Beijing gak ya? Pesawatnya kan a320 dan jarak Lombok-Beijing jauh

Kabar Cathay Pasific yg berencana membuka rute Hongkong-Lombok th 2012 sudah lenyap haha

Iya dari KUL.
Cuma bagi info nih. Dulu ketika ada flight JHB-LOP sebagian wisatawan malaysia memilih rute ini karena lebih ekonomis dibanding dari KUL.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old March 28th, 2016, 04:15 AM   #1484
Boy1
Registered User
 
Join Date: Dec 2015
Posts: 1,415
Likes (Received): 206

Quote:
Originally Posted by Fadli Syarief View Post
Semakin ramai yeayyy...
Kira" bisa terbang langsung ke Beijing gak ya? Pesawatnya kan a320 dan jarak Lombok-Beijing jauh

Kabar Cathay Pasific yg berencana membuka rute Hongkong-Lombok th 2012 sudah lenyap haha

Iya dari KUL.
Cuma bagi info nih. Dulu ketika ada flight JHB-LOP sebagian wisatawan malaysia memilih rute ini karena lebih ekonomis dibanding dari KUL.
Kalau A320 kayaknya bisa lah Beijing-Lombok, nggak terlalu jauh juga kan
Boy1 no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2016, 06:15 AM   #1485
IlhamBXT
Registered User
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 18,120
Likes (Received): 6817

mungkin akan stop over di Balikpapan atau Manado.Lihat pengalamannya Citilink charter flight dari Bali ke beberapa kota di China selalu stop over untuk isi bahan bakar di Balikpapan atau Manado
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2016, 06:23 AM   #1486
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Ketemu jawabannya
Jarak Lombok-Beijing sekitar 5.405 km, sedangkan A320 dapat terbang sejauh 5.900km jadi masih lebih
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2016, 06:39 AM   #1487
ardial
Registered User
 
ardial's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Jakarta
Posts: 3,855
Likes (Received): 481

Quote:
Originally Posted by Fadli Syarief View Post
Ketemu jawabannya
Jarak Lombok-Beijing sekitar 5.405 km, sedangkan A320 dapat terbang sejauh 5.900km jadi masih lebih
Test casenya bagus kl daily charter penuh
Tapi buat airline lebih prefer dreamliner biar ga separah a320 yg bisa 6:30 jam ke beijing
ardial no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2016, 08:10 AM   #1488
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Ketemu jawabannya
Jarak Lombok-Beijing sekitar 5.405 km, sedangkan A320 dapat terbang sejauh 5.900km jadi masih lebih
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old April 1st, 2016, 09:25 AM   #1489
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Lombok, HanTer - Raut wajah Menpar Arief Yahya sempat memerah, ketika Hadi Faishal, Wakil Ketua PHRI NTB berbicara dalam nada tinggi pada Seminar Wisata Dunia Halal di Hotel Lombok Raya, Rabu (16/3/2016) lalu. Hal itu bukan lantaran tidak bisa menjawab pertanyaan di forum.
Akan tetapi, akibat merasa ikut malu, karena KEK Pariwisata Mandalika belum kelihatan progresnya di lapangan.

Padahal, Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sudah menginjakkan kaki di KEK yang sudah berusia 20 tahun itu. Banyak menteri juga sudah sampai di kawasan yang setiap tahun dipakai untuk Festival Bau Nyale itu. "Terus terang saya juga malu, kalau Mandalika belum bergerak konkret dan tangible atau kasat mata," kata Menpar Arief Yahya.

Kata-kata Hadi memang cukup menusuk. "Kita sudah tidak perlu lagi memperdebatkan halal dan non halal tourism. Saatnya berlari. Pak Menpar dan Pak Gubernur sudah berlari 150 km per jam. Masak kita masih berdebat soal halal dan non halal?" ucap Hadi mengawali komentarnya.

"Harusnya kita bertanya, seberapa jauh progress yang sudah dibangun di KEK Mandalika? Bagaimana dengan perpanjangan landasan dan appron Bandara International Lombok? Kapan mau dibangun? Itu Bandara Ngurah Rai, satu pesawat menghabiskan Rp 50-70 juta hanya untuk puter-puter di udara menunggu jadwal landing? Sedangkan di Lombok kosong?" tuturnya.

Sementara Ketua Tim Percepatan 10 Destinasi, Hiramsyah Sambudhy Taib menjelaskan, bahwa sebelumnya Menpar Arief Yahya telah mengingatkan terkait proyek Mandalika yang harus segera ada progres di lapangan. "Saya sudah meminta untuk ada realisasi cluster pertama dulu, tidak harus menunggu selesai masterplan. Action dulu, di lapangan. Juga meningkatkan confidence level bagi manajemen. Semoga dalam waktu cepat bisa segera kelihatan actionsnya," cetusnya.

Menpar Arief Yahya juga yakin akan komitmen, kementerian dan lembaga lain yang terkait dengan program percepatan 10 top destinasi pariwisata. Seperti Kemenhub, Kemen PU PR dan KemenBUMN, yang terkait dengan bandara dan akses menuju Mandalika. "Setelah infrastrukturnya cukup, akses direct flight dari Singapore, Malaysia, Timur Tengah dan China segera dikebut. Empat itulah sasaran market wisata halal yang potensial buat Lombok," beber Arief.

Pria asal Banyuwangi itu juga sependapat dengan berbagai usulan untuk menggarap cluster wisata halal eksklusif. "Khusus di Pengembangan Destinasi, yang biasa menggunakan rumus 3A, atraksi, aksesibilitas dan amenitas, kami sudah mendiskusikan dengan tim. Tinggal eksekusi saja, kalau sudah setuju," lanjutnya.

Tiga besar pembangunan atraksi di Lombok yang dirancang adalah: Moslem Friendly Beach (Kawasan Senggigi yang pantainya milik Pemprov NTB), Kota Tua Ampenan untuk dibangun seperti konsep Bukit Bintang Kuala Lumpur. Lalu Lighting System di Masjid Islamic Center.

Soal akses, sedang melobi Direct Flight dari Pasar Utama, Singapura, Malaysia, dilanjutkan dengan Timur Tengah dan China ke Lombok Internasional Airport (LIA). Kedua, moslem friendly signage, papan petunjuk berbahasa Arab. Lalu Tourism Information Center (TIC) Moslem Friendly di Bandara LIA.

Sedangkan amenitas, kata Menpar, yang terkait dengan penyediaan akomodasi, restoran, cafe, tempat bermain, dan lainnya dibuat tiga cluster. "High End Model (contohnya Oberoi Hotel), Middle Model (seperti Svarga Resort Villa) dan Low End Model (mirip Kuta Home Stay)," ungkap Menpar.

Tetapi, sekali lagi Menpar Arief mengingatkan pemerintah daerah untuk terus sadar skan potensi pariwisata serta menempatkan sektor tersebut sebagai unggulan. Melihat hal itu, Gubernur pun beberapa kali mengangguk atas statemen itu.

"Betul Pak Menteri. Kita tidak lagi perlu berdebat apakah pariwisata membawa budaya mabuk, wong sebelum ada pariwisata sudah terjadi dekadensi moral? Sudah banyak yang pada suka mabuk? Karena itu jangan menyalahkan pariwisatanya, tapi kita harus introspeksi, itu pekerjaan kita dalam mendidik anak-anak muda," jelas Tuan Guru.

Ada satu hal yang tidak sempat diungkapkan Gunbernur NTB di forum, tetapi sempat tercetus setelah seminar yang diprakarsai Kompas dan Kemenpar itu selesai. "Coba kalau bupati dan walikota saya seperti Ridwan Kamil Bandung atau Azwar Anas Banyuwangi? Saya yakin kita sudah take off," paparnya.
(Eka)

http://www.harianterbit.com/m/nasion...ata-Mandalika-
__________________

blablanonsense liked this post

Last edited by Fadli Syarief; April 1st, 2016 at 09:31 AM.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old April 5th, 2016, 10:55 AM   #1490
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 542
Likes (Received): 93

Topang Wisata NTB, Bekas Bandara Selaparang Diusulkan Jadi Bandara Jet Pribadi

Quote:
Mataram (Global FM Lombok)- Bekas bandara Selaparang yang berada di wilayah Kota Mataram diusulkan menjadi bandara khusus jet pribadi. Usulan itu disampaikan Komandan Korem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede kepada Kementerian Perhubungan dan PT Angkasa Pura I. Bekas bandara Selaparang itu masih bagus, sehingga harus dimanfaatkan untuk menunjang pariwisata NTB.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede kepada wartawan Selasa,(5/4) singang mengatakan, kementerian perhubungan memberi isyarat setuju agar bekas bandara terbesar di NTB di manfaatkan tujuan komersil. saat ini di pelajari intensitas Jet pribadi yang datang ke lombok.
sumber :http://globalfmlombok.com/read/2016/...t-pribadi.html
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old April 6th, 2016, 06:08 AM   #1491
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 542
Likes (Received): 93

BIL dapat lebel kuning dari Kementrian Perhubungan RI

Quote:
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melihat keamanan dan ketertiban di Bandara Internasional Lombok – BIL masih belum optimal sehingga diberikan Label Kuning oleh Kementerian Perhubungan.


Dalam meningkatkan keamanan di BIL, PT Angkasa Pura satu berkoordinasi dengan jajaran TNI dan kepolisian didaerah ini.


Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede menegaskan, pihaknya siap memberikan pengamanan secara maksimal di kawasan Bandara Internasional Lombok. Pengamanan dan ketertiban di kawasan BIL merupakan keharusan dan perlu tingkatan agar masyarakat berkunjung tidak merasa khawatir.
menurut Danrem 162 wira Bhakti, kawasan bandara saat ini ketertiban terganggu akibat kerap dijadikan tempat pesta minuman keras oleh sekelompok preman saat bandara tidsak beroperasi pada malam hari. selain itu juga, situasi di dalam bandara kerap terjadi pemalakan dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum trolyman dan porter dengan modus membawa TKI masuk dalam lobi kemudian minta sejumlah uang.
Sumber :http://rrimataram.com/bil-dapat-lebe...erhubungan-ri/

ternyata setelah penertiban PKL, serta kerjasama sama perangkat desa di lingkaran BIL belum membuahkan hasil yang memuaskan dari kata aman.
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old April 6th, 2016, 04:42 PM   #1492
Rudi Gahal
Registered User
 
Join Date: Mar 2016
Posts: 215
Likes (Received): 14

ya bagaimana lombok mau maju, mau nandingin BALI dan juga jadi destinasi wisata mancanegara kalo masalah keamanan aja belum kelar. Jadi org mikir2 utk ke lombok CWIIM
Rudi Gahal no está en línea   Reply With Quote
Old April 7th, 2016, 07:20 AM   #1493
mangsit
Registered User
 
Join Date: Sep 2015
Posts: 145
Likes (Received): 27

Quote:
Originally Posted by Rudi Gahal View Post
ya bagaimana lombok mau maju, mau nandingin BALI dan juga jadi destinasi wisata mancanegara kalo masalah keamanan aja belum kelar. Jadi org mikir2 utk ke lombok CWIIM
Lokasi bandara lombok emang dekat dengan yang dulu nya dikenal kampung bnyak maling nya,tapi gak tau sekarng.masalah kamtibmas emang masalah utama yg harus di selesaikan.kawasan lombok tengah tempat lokasi bandara secara umum masih rawan terutama di malam hari.tapi tidak di kawasan wisata senggigi Lombok barat hingga lombok utara.tapi bagaimanapun sulit untuk tidak berkunjung ke lombok,pantai2 keren2 semua.kalo kita kenal secara personal orang2 lombok sangat baik2.
mangsit no está en línea   Reply With Quote
Old April 7th, 2016, 04:25 PM   #1494
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Lokasi bandara lombok emang dekat dengan yang dulu nya dikenal kampung bnyak maling nya,tapi gak tau sekarng.masalah kamtibmas emang masalah utama yg harus di selesaikan.kawasan lombok tengah tempat lokasi bandara secara umum masih rawan terutama di malam hari.tapi tidak di kawasan wisata senggigi Lombok barat hingga lombok utara.tapi bagaimanapun sulit untuk tidak berkunjung ke lombok,pantai2 keren2 semua.kalo kita kenal secara personal orang2 lombok sangat baik2.[/QUOTE]

setuju nih. Itu hanya bbrpa orang yg blum sadar klo daerah mereka sudah mendunia. Maklum orang" lombok baru" mengenal dunia luar. Nanti jika daerah mereka sudah mulai ramai dan mereka akan paham dengan apa yg seharusnya mereka lakukan untuk mendukung kemajuan daerahnya.
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 11:06 AM   #1495
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 542
Likes (Received): 93

Lombok International Airport Tambah Dua Parking Stand


Quote:
MATARAM - Sampai triwulan I-2016, arus kedatangan dan keberangkatan di Lombok International Airport (LIA) mengalami peningkatan hingga 41 persen. Sehari ada 78 pergerakan pesawat yang datang dan pergi. Sedangkan jumlah pesawat yang menginap hingga tujuh pesawat semalam. Karena itu diperlukan perluasan apron atau biasa disebut parking stand.

Perluasan diperlukan mengingat Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Bali dan Nusa Tenggara Timur merupakan koridor V yang dihajatkan sebagai sebagai salah pintu gerbang pariwisata nasional.

General Manager LIA I Gusti Ngurah Ardita menjelaskan penambahan dua parking stand di area LIA tersebut, Jum’at 8 April 2016 malam. Pembiayaannya Rp 78 miliar sudah dialokasikan. ‘’Ini disiapkan untuk pesawat besar,’’ katanya di sela Lombok Travel Mart 3-2016 di Hotel Lombok Plaza.

Menurutnya, saat ini LIA memiliki 10 stand parking. Namun, kebutuhan penerbangan ke LIA semakin tinggi. PT Angkasa Pura I menargetkan angka pelayanan penumpang di LIA mencapai satu juta orang. ‘’Secara bertahap setelah parking stand kemudian perluasan terminal dan landas pacu.

Secara terpisah Kepala Badan Pusat Statistik NTB Wahyudin mengatakan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Februari 2016 sebanyak 109.119 orang dan penumpang datang melalui penerbangan internasional 10.280 orang. Sebaliknya jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan domestik sebanyak 108.959 orang dan yang berangkat melalui penerbangan internasional 10.013 orang.

LIA mulai dioperasikan 1 Oktober 2011 dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 20 Oktober 2011. LIA mulai dibangun 30 November 2005 yang menggunakan dana
Rp945 miliar. PT (Persero) Angkasa Pura I menanggung biaya Rp785 miliar, Pemerintah Provinsi NTB Rp110 miliar untuk kepentingan taxiway, apron dan fasilitas penunjangnya. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengeluarkan dana Rp40 miliar untuk areal parkir, jalan lingkungaan dan fasilitas penunjangnya.

Semula panjang landas pacunya 2.500 meter dan luas terminal 12 ribu meter persegi untuk kapasitas tampung 1,5 juta penumpang setahunnya. Kemudian ditingkatkan panjang landasannya menjadi 2.750 meter dan luas terminal menjadi 21 ribu meter persegi sehingga kapasitas terminalnya menjadi 3,5 juta penumpang setahun. Bahkan rencananya diperpanjang lagi runwaynya sepanjang 500 meter menjadi 3.250 meter.
Sumber : http://lomboknews.com/2016/04/09/lom...parking-stand/


Isu penambahan parkir pesawat ini pengerjaan nya kapan ya ? Udah lama isu nya, dan runway 3.250 meter bakalan jadi runway terpanjang di indonesia tengah sama timur dong,
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 12:11 PM   #1496
Fadli Syarief
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: East Lombok
Posts: 287
Likes (Received): 14

Isu penambahan parkir pesawat ini pengerjaan nya kapan ya ? Udah lama isu nya, dan runway 3.250 meter bakalan jadi runway terpanjang di indonesia tengah sama timur dong,[/QUOTE]

setau saya info perluasan apron sudah dari akhir/awal tahun lalu sejak pergantian GM LIA. tetapi realisasinya belum-belum ada. untuk panjang runway beragam ada yg 3.000 m, 3.200 m, 3.250 m, hingga 3.500 m. Saya sih mending sekali-kali aja daripada nanggung klo cuma 3.000 m.


untuk 12 parking stand itu semua bisa untuk wide body atau hanya 2 yang akan dibangun itu saja? soalnya ada berita yg mengatakan kalo ke-12 parking stand itu bisa untuk pesawat berbadan lebar
Fadli Syarief no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 02:16 PM   #1497
mangsit
Registered User
 
Join Date: Sep 2015
Posts: 145
Likes (Received): 27

Bandara internasional lombok(BIL) atau Lombok internasional airport (LIA) yang pas penyebutan nya buat LOP ini?padahal masyarakat udah familiar dengan kode BIL. Paling yang masih bikin bingung masyarakat lombok ya kode internasional bandara ini yakni LOP.
mangsit no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 03:37 PM   #1498
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Planet Earth
Posts: 6,766
Likes (Received): 2093

Semoga makin banyak atraksi wisata yang dibangun di KEK Mandalika supaya kunjungan terus meningkat...
__________________
Tiada hasil yang mengkhianati usaha
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 05:02 PM   #1499
basoikan
Registered User
 
Join Date: Nov 2014
Location: ID
Posts: 344
Likes (Received): 145

Quote:
Originally Posted by Fadli Syarief View Post
Quote:
Isu penambahan parkir pesawat ini pengerjaan nya kapan ya ? Udah lama isu nya, dan runway 3.250 meter bakalan jadi runway terpanjang di indonesia tengah sama timur dong,
setau saya info perluasan apron sudah dari akhir/awal tahun lalu sejak pergantian GM LIA. tetapi realisasinya belum-belum ada. untuk panjang runway beragam ada yg 3.000 m, 3.200 m, 3.250 m, hingga 3.500 m. Saya sih mending sekali-kali aja daripada nanggung klo cuma 3.000 m.


untuk 12 parking stand itu semua bisa untuk wide body atau hanya 2 yang akan dibangun itu saja? soalnya ada berita yg mengatakan kalo ke-12 parking stand itu bisa untuk pesawat berbadan lebar
10 parking stand yang ada saat ini kan sudah bisa untuk widebody
Dari A333 sampe B767 sudah capable untuk parkir di apron yang ada sekarang.
Jadi, dengan adanya penambahan dua parking stand tersebut akan ada 12 parking stand yang semuanya bisa untuk widebody dan tentu saja narrow body.
Atau mungkin yang dimaksud pak GM adalah akan dibuat untuk mampu menampung B747(?) karena setau saya saat ini parking stand LOP belum ada yang capable untuk B747, kecuali dua stand dicaplok satu B747.

Quote:
Originally Posted by rizal993 View Post
Lombok International Airport Tambah Dua Parking Stand




Sumber : http://lomboknews.com/2016/04/09/lom...parking-stand/


Isu penambahan parkir pesawat ini pengerjaan nya kapan ya ? Udah lama isu nya, dan runway 3.250 meter bakalan jadi runway terpanjang di indonesia tengah sama timur dong,
At least sekarang keterangan pak GM adalah" dana 78M sudah dialokasikan"
Bukan seperti sebelum sebelumnya yang baru direncanakan, baru pengusulan, dan sejenisnya.
Artinya, tinggal tunggu waktu eksekusi saja, semoga tahun ini.


Btw berita baru lagi"
Quote:
Apron (tempat parkir pesawat) TNI AU dalam waktu dekat akan segera dibangun di Lombok International Airport (LIA), Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
"Saat ini kita sedang mencanangkan untuk pembangunan apron di LIA, ini dikhususkan bagi personel Lanud Rembiga," kata Komandan Pengkalan Udara (Danlanud) Rembiga Kolonel Pnb Bambang Gunarto usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi ke-70 TNI AU di Lanud Rembiga, Sabtu.
- See more at: http://lombokita.com/index.php?optio....cYF20aP0.dpuf
TNI AU berencana membangun apron di LIA.

Kalo ini sih saya pribadi kurang setuju mencampur operasional penerbangan sipil di LIA dengan militer, karena you know lah kalo sudah nyampur jadi gimana kayak bandara bandara lain di Indonesia yang nyampur.
Saya lebih setuju kalo TNI AU memanfaatkan Bandara Selaparang sebagai pangkalan, bukan di LIA.
http://lombokita.com/index.php?optio...d=9&Itemid=139
basoikan no está en línea   Reply With Quote
Old April 9th, 2016, 06:31 PM   #1500
rizal993
Registered User
 
Join Date: Mar 2014
Posts: 542
Likes (Received): 93

Quote:
Originally Posted by basoikan View Post
10 parking stand yang ada saat ini kan sudah bisa untuk widebody
Dari A333 sampe B767 sudah capable untuk parkir di apron yang ada sekarang.
Jadi, dengan adanya penambahan dua parking stand tersebut akan ada 12 parking stand yang semuanya bisa untuk widebody dan tentu saja narrow body.
Atau mungkin yang dimaksud pak GM adalah akan dibuat untuk mampu menampung B747(?) karena setau saya saat ini parking stand LOP belum ada yang capable untuk B747, kecuali dua stand dicaplok satu B747.



At least sekarang keterangan pak GM adalah" dana 78M sudah dialokasikan"
Bukan seperti sebelum sebelumnya yang baru direncanakan, baru pengusulan, dan sejenisnya.
Artinya, tinggal tunggu waktu eksekusi saja, semoga tahun ini.


Btw berita baru lagi"
TNI AU berencana membangun apron di LIA.

Kalo ini sih saya pribadi kurang setuju mencampur operasional penerbangan sipil di LIA dengan militer, karena you know lah kalo sudah nyampur jadi gimana kayak bandara bandara lain di Indonesia yang nyampur.
Saya lebih setuju kalo TNI AU memanfaatkan Bandara Selaparang sebagai pangkalan, bukan di LIA.
http://lombokita.com/index.php?optio...d=9&Itemid=139

# bukannya B 747 sudah bisa parkir di LOP, di parkir stand sudah di siap kan 2 parkir stand untuk pesawat A333, B747 dan B777, coba cek disini sudah dinjelaskan secara rinci
http://hubud.dephub.go.id/files/doku...hun%202011.pdf


## seperti yang di beritakan sebelumnya bandara selaparang juga di usulkan untuk TNI, kalau mau di bangun kebayang nantinya saling caplok,
rizal993 no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Utrecht: Kop van Lombok dommeltje Utrecht 570 April 19th, 2017 01:07 PM
Hidden Paradise, Lombok Blue_Sky Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures 76 December 10th, 2016 04:45 PM
Lombok, Indonesia hkskyline The Urban Tourist 10 January 22nd, 2011 08:41 PM
godblessbotox... lombok... too many photos!! godblessbotox Cityscapes and Skyline Photos 3 February 6th, 2007 05:18 AM


All times are GMT +2. The time now is 04:44 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us