SURABAYA | Mass Rapid Transit Project - Page 3 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Closed Thread

 
Thread Tools
Old March 6th, 2007, 09:44 PM   #41
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,616
Likes (Received): 7

Quote:
Originally Posted by sanhen View Post
Omong2.. SCNF di Perancis itu profitable company or kaga ya?
yes according to Fortune.com: http://money.cnn.com/magazines/fortu...hots/1236.html
__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea  
Sponsored Links
Advertisement
 
Old March 6th, 2007, 10:15 PM   #42
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,434
Likes (Received): 4

Oh, good. I was searching in Google but can not find it. That's a good sign indeed since a lot of public transport companies are not profitable / depends on govt subsidy.
sanhen no está en línea  
Old March 6th, 2007, 10:29 PM   #43
MARINHO
Registered User
 
MARINHO's Avatar
 
Join Date: Sep 2005
Location: AMS
Posts: 1,312
Likes (Received): 5

Société Nationale des Chemins de fer Français (“SNCF”), fully owned and controlled by the state, is France’s main passenger and freight
rail transport operator, with a monopoly in passenger transport (except in the Parisian area).
It also controls several subsidiaries active in road and sea transport, logistics, and special types of railway transport (cars, cereals, etc.), regrouped under a holding company, SNCF Participations. SNCF’s FY05
consolidated EBITDA was EUR1.8bn, 83% generated by passenger activities and 8% by freight activities. Subsidies under various forms amounted to EUR4.2bn in FY05, including EUR2.6bn for pensions.
MARINHO no está en línea  
Sponsored Links
Advertisement
 
Old March 6th, 2007, 10:32 PM   #44
MARINHO
Registered User
 
MARINHO's Avatar
 
Join Date: Sep 2005
Location: AMS
Posts: 1,312
Likes (Received): 5

Some sites

The SNCF Group
www.entreprise-sncf.com

The site with it's passenger products
www.sncf.com

The site with extensive financial performance information http://lesfinances.sncf.com/

Last edited by MARINHO; March 6th, 2007 at 10:39 PM.
MARINHO no está en línea  
Old March 8th, 2007, 07:03 AM   #45
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 34,725
Likes (Received): 3618

I just figured out... that this thread title is

Mass Rapit Transportation Project....
actually It shud be

Mass Rapid Transportation Project....

__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new no está en línea  
Old March 8th, 2007, 08:22 AM   #46
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,849
Likes (Received): 728

And MRT stand for Mass Rapid Transit Not Transportation
Blue_Sky no está en línea  
Old March 8th, 2007, 08:27 AM   #47
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 34,725
Likes (Received): 3618

__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new no está en línea  
Old March 10th, 2007, 07:19 PM   #48
glitz_boy
Registered User
 
Join Date: Feb 2006
Location: Singapore - Surabaya
Posts: 1,039
Likes (Received): 2

udah gaq sabar nunggu ini buat sby ..... quick sby quick... klo bisa sblm jkt hehehe
glitz_boy no está en línea  
Old March 11th, 2007, 12:36 AM   #49
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,434
Likes (Received): 4

Iya, this will be interesting kalo happen. A humiliation for Jakarta hahaha.
sanhen no está en línea  
Old March 12th, 2007, 04:37 PM   #50
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Perkembangan Proyek2 Transportasi

Waduh dah lama kok tidak ada kabar kelanjutan berita tentang transportasi disurabaya??? kiranya ada yang mendapatkan bisa kirim disini ya...
Hadi no está en línea  
Old March 14th, 2007, 05:18 PM   #51
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Progress Monorel Surabaya

Rabu, 14/03/2007 16:13 WIB

Infrastruskur Monorel Perak-Sidoarjo Butuh Rp 1,6 T
Reporter : Zaki Zubaidi

Surabaya - Pemprop Jatim akan membangun transportasi kereta monorel dengan rute Perak Surabaya–Sidoarjo. Jarak tempuh kerata monorel itu sekitar 35-40 km, dan diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 1,6 triliun.

Kasubdin Penyusunan Program Dinas Perhubungan Propinsi Jatim mengatakan, sudah ada dua investor yang berminat untuk pembangunan monorel di Jatim yakni dari Jakarta monorel dan Negara Rusia.

Namun dua investor itu belum memberikan keputusan atas kesanggupan untuk menanamkan sahamnya. "Mereka hanya mendaftarkan saja," ujarnya, dilansir JNR, Rabu (14/3/2007).

Belum adan kepastian dari dua investor monorel tersebut, membuat pihaknya masih memberikan peluang bagi investor baru yang berminat menanamkan sahamnya untuk pembangunan monorel. Bahkan, tidak memberikan batasan waktu penutupan pendaftaran.

"Siapapun investor yang minat menanamkan sahamnya di bidang transportasi langsung saja mendaftarkan. Karena tidak ada batasan waktu penutupan," tuturnya.

Selain masih mencari investor, pihaknya juga telah mempersiapkan studi pengembangan kereta monorel. Desain dan tata letak stasiun (tempat pemberhentian) masih dibahas.

"Titik lokasi stasiun monorel ada lima yakni dua terdapat di Perak, Waru, dan tiga stasiun diletakkan di tengah-tengah kota," paparnya, enggan memastikan lokasinya.

Terkait biaya Rp 1,6 triliun hanya infrastruktur saja, belum termasuk unit gerbong monorel. Sedangkan, biaya pembuatan setiap unit gerbong diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 8 miliar.

Jika ideal pengoperasian monorel 5 trainset (satu trainset = 4 gerbong) maka anggaran pembuatan gerbong untuk kereta monorel sekitar Rp 1,6 triliun.

Ia menambahkan, ada dua wacana rute kereta monorel, yakni rute utara-selatan (Perak-Sidoarjo) dan rute timur-barat (ITS-Gresik). Namun yang menjadi program utama, rute Perak-Sidoarjo.


copied from www.beritajatim.com
Hadi no está en línea  
Old March 14th, 2007, 05:25 PM   #52
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

------ edited -----

Last edited by Hadi; August 9th, 2007 at 04:11 PM.
Hadi no está en línea  
Old March 14th, 2007, 05:27 PM   #53
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Revitalisation Kalimas

Pelindo Mulai Agustus 2007
Wednesday, 14 March 2007
Rencana revitalisasi Sungai Kalimas, menjadi wisata air di Surabaya, baru mamasuki tahap pengajuan detailed engineering design (DED), ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, selaku pihak yang bersedia mendanai proyek itu. Sehingga, pekerjaan fisik revitalisasi paling cepat baru mulai Agustus 2007 mendatang.

“Akhir tahun ini (2007), tahap pertama revitalisasi Kalimas diselesaikan. Yaitu, penataan di sekitar pasar Petekan,” kata Basori, Manajer Teknik mendampingi General Manager (GM) PT Pelindo III Cabang Surabaya, Achmad Baroto, kepada Surya, Selasa (13/3). Basori belum bisa menyebutkan total kebutuhan anggaran revitalisasi sungai Kalimas, karena masih menunggu hasil estimasi dari hasil pengajuan DED PT Pelindo III Cabang Surabaya, kepada PT Pelindo. “Setelah estimasi itu turun, baru bisa diketahui jumlah kebutuhan anggaran revitalisasi. Saat ini DED-nya sudah masuk di Pelindo pusat,” katanya.

Total anggaran, lanjut Basori, tidak sepenuhnya dikeluarkan PT Pelindo III, kerena proyek tersebut akan ditenderkan secara terbuka kepada investor yang berminat. PT Pelindo hanya mengeluarkan dana untuk pembangunan fasilitas umum bagi warga, seperti penataan di sekitar pasar Petekan, serta penghijauan di sepanjang lokasi revitalisasi sungai Kalimas. Selain itu, PT Pelindo selaku tim teknis yang akan menyiapkan seluruh desain bangunan di titik-titik revitalisasi. “Jadi PT Pelindo tidak keluar uang untuk revitalisasi ini, semuanya akan didanai investor. Akhir tahun ini, revitalisasi sungai Kalimas akan ditenderkan,” katanya.

Revitalisasi sungai Kalimas yang panjangnya sekitar 2,3 km, mulai dari pasar Petekan sampai muara laut, dilakukan empat tahap selama empat tahun. Tahap pertama, kata Basori, penataan sepanjang 300 meter di sekitar pasar Petekan. Meliputi, pembangunan pasar agro dan buah, tempat nongkrong, penghijauan, dan pedestrian.

Tahap kedua adalah revitalisasi dari pos 4 ke pos 5 Sungai Kalimas. Meliputi, pembangunan gedung meseum bahari, pembangunan areal road court, penataan lingkungan dermaga, dan penataan taman. Lalu tahap tiga dan empat, revitalisasi pos 2- pos 3, serta pos 1 di bagian muara laut atau di kawasan terminal penyeberangan Ujung-Kamal.

“Untuk revitalisasi tahap tiga dan empat, hanya menata ulang karena di bagian itu lebih banyak gudang yang menjadi pusat bongkar muat kapal dagang. Nantinya sungai kalimas dijadikan seperti pasar rakyat, yang akan menarik minat turis asing,” kata Basori.

Wajah bangunan sepanjang sungai Kalimas, kata dia, akan dikembalikan seperti tahun 1930-an silam. “Seluruh gudang di sepanjang pinggiran sungai Kalimas yang masuk zona revitalisasi, diubah seperti desain bangunan Balanda,” katanya. st24
Hadi no está en línea  
Old March 14th, 2007, 05:27 PM   #54
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Progress Water Way Surabaya

Pelindo Mulai Agustus 2007


Wednesday, 14 March 2007
Rencana revitalisasi Sungai Kalimas, menjadi wisata air di Surabaya, baru mamasuki tahap pengajuan detailed engineering design (DED), ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, selaku pihak yang bersedia mendanai proyek itu. Sehingga, pekerjaan fisik revitalisasi paling cepat baru mulai Agustus 2007 mendatang.

“Akhir tahun ini (2007), tahap pertama revitalisasi Kalimas diselesaikan. Yaitu, penataan di sekitar pasar Petekan,” kata Basori, Manajer Teknik mendampingi General Manager (GM) PT Pelindo III Cabang Surabaya, Achmad Baroto, kepada Surya, Selasa (13/3). Basori belum bisa menyebutkan total kebutuhan anggaran revitalisasi sungai Kalimas, karena masih menunggu hasil estimasi dari hasil pengajuan DED PT Pelindo III Cabang Surabaya, kepada PT Pelindo. “Setelah estimasi itu turun, baru bisa diketahui jumlah kebutuhan anggaran revitalisasi. Saat ini DED-nya sudah masuk di Pelindo pusat,” katanya.

Total anggaran, lanjut Basori, tidak sepenuhnya dikeluarkan PT Pelindo III, kerena proyek tersebut akan ditenderkan secara terbuka kepada investor yang berminat. PT Pelindo hanya mengeluarkan dana untuk pembangunan fasilitas umum bagi warga, seperti penataan di sekitar pasar Petekan, serta penghijauan di sepanjang lokasi revitalisasi sungai Kalimas. Selain itu, PT Pelindo selaku tim teknis yang akan menyiapkan seluruh desain bangunan di titik-titik revitalisasi. “Jadi PT Pelindo tidak keluar uang untuk revitalisasi ini, semuanya akan didanai investor. Akhir tahun ini, revitalisasi sungai Kalimas akan ditenderkan,” katanya.

Revitalisasi sungai Kalimas yang panjangnya sekitar 2,3 km, mulai dari pasar Petekan sampai muara laut, dilakukan empat tahap selama empat tahun. Tahap pertama, kata Basori, penataan sepanjang 300 meter di sekitar pasar Petekan. Meliputi, pembangunan pasar agro dan buah, tempat nongkrong, penghijauan, dan pedestrian.

Tahap kedua adalah revitalisasi dari pos 4 ke pos 5 Sungai Kalimas. Meliputi, pembangunan gedung meseum bahari, pembangunan areal road court, penataan lingkungan dermaga, dan penataan taman. Lalu tahap tiga dan empat, revitalisasi pos 2- pos 3, serta pos 1 di bagian muara laut atau di kawasan terminal penyeberangan Ujung-Kamal.

“Untuk revitalisasi tahap tiga dan empat, hanya menata ulang karena di bagian itu lebih banyak gudang yang menjadi pusat bongkar muat kapal dagang. Nantinya sungai kalimas dijadikan seperti pasar rakyat, yang akan menarik minat turis asing,” kata Basori.

Wajah bangunan sepanjang sungai Kalimas, kata dia, akan dikembalikan seperti tahun 1930-an silam. “Seluruh gudang di sepanjang pinggiran sungai Kalimas yang masuk zona revitalisasi, diubah seperti desain bangunan Balanda,” katanya. st24
Hadi no está en línea  
Old March 17th, 2007, 07:22 AM   #55
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Monorel Surabaya Metro

Jatim & KTI

2 Calon investor monorel Surabaya mulai daftarkan diri

SURABAYA: Sedikitnya ada dua investor sekaligus kontraktor telah menyatakan komitmen untuk membangun proyek mass rapid transport (MRT) jenis monorel di Kota Surabaya yang menghubungkan Perak (Surabaya)-Sidoarjo dengan jarak sekitar 40 km dengan alokasi biaya diperkirakan sebesar Rp800 miliar.
Kedua investor yang menyatakan kesanggupannya itu yaitu Jakarta Monorel dan satu perusahaan BUMN perkeretaapian dari Rusia.

Wahid Wahyudi, Kepala Sub Dinas Penyusunan Program Dinas Perhubungan Jatim mengatakan Pemerintah Provinsi Jatim bakal segera merealisasikan pembangunan proyek MRT itu, dengan adanya dua perusahaan yang telah menyatakan minatnya untuk menggarap megaproyek sektor transportasi itu.

"Kedua perusahaan itu yaitu Jakarta Monorel dan BUMN perkeretaapian Rusia yang disebut SNCS telah mendaftar untuk diikutkan dalam proses pembangunan proyek Monorel sejauh 40 km yang menghubungkan Perak menuju Sidoarjo tersebut," kata Wahid kepada Bisnis, semalam.

Wahid menyatakan pihaknya masih terus membuka proses pendaftaran bagi investor lain yang berminat untuk berkompetisi dalam penggarapan proyek tersebut, sementara hingga kini jadwal tender pemenang belum ditetapkan.

"Pemprov berharap semakin banyak investor yang berminat, karena dengan semakin banyak investor maka akan ada kompetisi yang sehat khususnya tentang detail desain proyek serta pembiayaan yang ada," katanya.

Pemprov jatim berharap pengerjaan proyek monorel itu dapat dimulai pada 2009, dimana estimasi biaya Rp800 miliar diperkirakan habis untuk biaya konstruksi dan infrastruktur monorel, belum termasuk perangkat rangkaian monorel beserta gerbongnya. "Total keperluan infrastruktur senilai Rp800 miliar itu berdasarkan perhitungan biaya Rp20 miliar per km dengan panjang lintasan 40 km," tegasnya.

Dia menerangkan sebenarnya berdasarkan proses studi pengembangan proyek monorel di Surabaya yang telah dilakukan, ternyata lintasan monorel yang direncanakan ada dua jalur, pertama jalur Perak-Sidoarjo sedangkan jalur kedua ITS-Gresik dengan jarak yang relatif sama.

"Jadi bila keduanya digarap secara bersama maka total biaya yang dibutuhkan untuk infrastruktur sebesar Rp1,6 triliun," ungkapnya.

Sedangkan untuk biaya rangkaian monorel, lanjut Wahid, diperkirakan sebesar Rp160 miliar dimana tiap gerbong biayanya sebesar Rp8 miliar per unit gerbong.

"Rencananya dibutuhkan sedikitnya lima trainset [rangkaian monorel] masing-masing empat gerbong, sehingga total Rp160 miliar," jelasnya.

Dia menambahkan desain awal proyek monorel ternyata telah ada, meski akan terus dimatangkan termasuk rencana letak stasiun maupun shelter. "Rencananya lokasi stasiun ada lima yakni 2 terdapat di Perak, Waru, dan tiga stasiun diletakkan di tengah-tengah kota," ujarnya. (k21) ([email protected])

BISNIS INDONESIA
Hadi no está en línea  
Old March 17th, 2007, 07:29 AM   #56
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Promosi Surabaya... hehehehe

"Siapapun investor yang minat menanamkan sahamnya di bidang transportasi langsung saja mendaftarkan. Karena tidak ada batasan waktu penutupan,"

Ayo siapa saja ya kontraktor MONOREL DI INDONESIA atau di Seluruh Dunia hehehehehe.... buruan daftar..... go go go Surabaya....................


webnya.. www.jatim.go.id
Hadi no está en línea  
Old March 17th, 2007, 07:40 AM   #57
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

About Monorel Surabaya....

JATIM TAWARKAN INVESTASI MONOREL PADA PERANCIS




Sebagai langkah antisipasi menyiapkan sarana transportasi yang terhindar dari kemacetan, DPRD Jatim menawarkan kepada duta besar Perancis untuk melakukan investasi di bidang ini. Dan modal trasnportasi yang ditawarkan adalah kereta Monorel.

--------------------------------------------------------------------------------

Ketua DPRD Jatim, Fathorrasjid, saat menerima duta besar Perancis di gedung DPRD Jatim, Surabaya, Selasa (6/3), mengatakan, agar Perancis dapat melakukan investasi di bidang transportasi darat khususnya ketreta Monorel. Karena, modal transportasi ini dianggap bisa mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di kota-kota besar di Jatim, khususnya Surabaya. “Kami berharap, Perancis dapat menjalin kerjasama dengan melakukan investasi untuk pembangunan Monorel,” kata Fathor.
Selama, ini kerjasama yang terjalin antara pemerintah Perancis dan Jatim banyak terjadi di bidang perdagangan. Jatim telah banyak mengekspor komoditi non migas berupa, udang beku, bekicot, kopi dan lainnya.
Fathorrasjid, juga menyatakan akan mendukung sepenuhnya niat dari dubes Perancis untuk membantu dan investasi di Jatim. “Kami akan mendukung penuh jika Perancis mau melakukan kerjasama dengan Jatim,” katanya.
Duta Besar Perancis, Cathrine Boivineaw, juga menyatakan siap membantu pemerintah Jawa Timur untuk mengembangkan potensi daerah yang ada. “ Kami siap mengembangkan potensi perekonomian di Jatim,” katanya.
Oleh karena itu, dalam rombongannya, dubes Perancis membawa serta beberapa perwakilan dari perusahaan di Perancis yang siap untuk melakukan investasi di Jatim. “Dalam rombongan ini ada pengusaha dari Perancis yang memiliki perusahaan di Surabaya,” ujarnya.
Perusahaan yang termasuk dalam rombongan tersebut berasal dari berbagai bidang. Dari beberapa perusahaan tersebut mempunyai cabang di Surabaya. Diantaranya, perusahaan bidang eksplorasi energi, bidang cosmetic, kecantikan, retail dan perusahaan di bidang transportasi maritim.
Ketua Kamar Dagang dan Industri, Erlangga Satriagung, mengatakan, kerjasama dengan pemerintah Perancis akan menguntungkan Jatim. Karena Perancis memiliki teknologi tinggi yang diperlukan guna memaksimalkan potensi yang ada di Jatim. “Ini butuh support dari dewan, karena hal ini akan menumbuhkan investasi di Jatim,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Index production house, HM Yuwono, menawarkan konsep Monorel yang dianggap akan menjadi trasportasi yang nyaman dan menarik. “Dengan Monorel masyarakat dapat kemana-mana dan yang terpenting adalah nyaman,” katanya.
Konsep yang ditawarkan Yuwono cukup menarik. Pasalnya, dirinya menolak wacana Monorel ditengah kota. “Jika Monorel di tengah kota maka akan banyak terjadi penggusuran dan merugikan masyarakat saat proses pembangunannya,” ujarnya.
Monorel yang ditawarkan Yuwono, akan didirikan di sepanjang bantaran sungai Kali Mas. “Jika Monorel ditengah sungai, tidak akan ada masyarakat yang digusur. Selain itu, trasnsportasi ini juga akan menjadi salah satu wisata alternatif,” ujarnya menegaskan
Hadi no está en línea  
Old March 20th, 2007, 04:19 AM   #58
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 3,686
Likes (Received): 312

Busway-Monorel Proyek Prioritas

Selasa, 20 Mar 2007,
Busway-Monorel Proyek Prioritas


Dishub Pemprov Undang Investor
SURABAYA - Pembangunan busway dan monorel yang berjalan lamban disikapi Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov. Mulai tahun ini, dua konsep transportasi angkutan masal itu ditetapkan sebagai proyek prioritas pembangunan.

Kasubdin Penyusunan Program Dishub Wahid Wahyudi menjelaskan, busway merupakan program jangka pendek yang akan direalisasikan Dishub bersama Pemkot Surabaya. Menurut Wahid, rute busway yang akan digarap pertama membentang dari koridor utara-selatan, yakni Tanjung Perak-Sidoarjo. Setelah itu, digeser pada koridor barat-timur, yakni Sukolilo sampai Tandes, tembus Gresik. Dishub Pemprov terlibat dalam perencanaan jaringan transportasi Surabaya Metropolitan Area (SMA). "Karena melintasi beberapa daerah, maka pemprov terlibat dalam perencanaan," jelasnya.

Wahid menjelaskan, pembangunan rute busway akan menyesuaikan dengan kondisi jalan yang ada. Untuk ruas jalan yang terdiri atas tiga lajur, seperti Jl A. Yani akan dibangun rute khusus busway yang tidak boleh dilalui kendaraan lain. "Tapi, kalau kondisi jalan eksisting tidak memungkinkan, konsepnya adalah mix antara busway dan angkutan lainnya," jelas Wahid.

Lebih lanjut dia menjelaskan, busway merupakan model angkutan masal yang paling memungkinkan dibangun. Sebab, sebagian sarana dan prasarananya sudah siap. "Paling hanya perlu pengadaan beberapa tambahan bus dan halte. Jadi, investasinya tidak terlalu mahal, mungkin tidak sampai Rp 1 triliun," jelasnya.

Setelah koridor utara-selatan dan barat-timur busway berjalan optimal, barulah pembangunan monorel direalisasikan. Menurut Wahid, hasil studi awal menyebutkan bahwa jalur monorel akan melintasi koridor Perak-Sidoarjo sepanjang 40 kilometer. "Titik-titik yang akan dilewati monorel masih dalam kajian," katanya.

Penentuan rute secara pasti menunggu pelaksanaan DED (detail engineering design). Dengan rute sepanjang itu, proyek ini diperkirakan menelan biaya investasi sebesar Rp 3,2 triliun. Dana sebesar itu tidak mungkin ditanggung sendiri oleh APBD Jatim maupn Surabaya. Karena itu, Dishub akan melibatkan investor. Sampai kini, sudah ada beberapa investor yang menyatakan tertarik menggarap monorel. Di antaranya berasal dari Jakarta, Prancis serta Rusia.

Menurut catatan Jawa Pos, investor asal Prancis termasuk yang cukup serius menggarap proyek ini. Bahkan, Departemen Perhubungan RI bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan dan Transportasi Negara Prancis telah melakukan studi transportasi untuk merintis pembangunan monorel.

Berdasar MoU yang telah ditandatangani pada 18 Januari 2005, jalur yang akan dibangun meliputi meliputi Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto. Lalu jalur Malang-Kepanjen. Namun, sampai kini belum ada perkembangan terbaru tentang kelanjutan investor tersebut. "Kita masih membuka kesempatan kepada investor lain yang ingin menggarap monorel," tandas Wahid. (oni)

copied from http://www.jawapos.co.id/index.php?a...il_c&id=276701
Hadi no está en línea  
Old March 20th, 2007, 04:41 AM   #59
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,849
Likes (Received): 728



Wah bisa jadi monorel terpanjang di dunia tuh
Blue_Sky no está en línea  
Old March 20th, 2007, 04:06 PM   #60
indistad
leiden-yogyakarta
 
indistad's Avatar
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 476
Likes (Received): 0

wahahah.. kenapa ga mrt aj sekalian..
__________________
those who can make you believe absurdities can make you commit atrocities

Voltaire
indistad no está en línea  
Sponsored Links
Advertisement
 


Closed Thread

Tags
monorail, surabaya, tram

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
#PROJECT: DUBAI ROADS AND TRANSPORTATION IMPROVEMENT Trances Infrastructure and Transport 3228 November 10th, 2019 11:25 AM
Surabaya - Indonesia SeeMacau Rate Our Skylines 469 June 13th, 2019 03:10 PM
SURABAYA | Marvell City | Mixed Use | 36 Fl, 16 Fl, 12 Fl - U/C | 3 x 36 Fl - Plan OPTX Surabaya 919 February 6th, 2018 02:28 PM
SURABAYA | The Cosmopolis | Apt | 1 x 8 Fl | Completed us_lukman Surabaya 16 March 2nd, 2012 03:35 PM
My new pet project :) Mapping mass transit in Montreal malek Quebec 21 July 16th, 2006 07:03 PM


All times are GMT +2. The time now is 08:43 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us