[LHOKSEUMAWE] Projects & Development - Page 7 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Infrastructure and general construction development > Sumatra

Sumatra » Lampung | Pekanbaru | Palembang


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old January 5th, 2012, 09:59 AM   #121
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
APBK Lhokseumawe Tahun 2012 Rp569,7 Miliar

Lhokseumawe | Harian Aceh – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Lhokseumawe tahun 2012 senilai Rp569,7 miliar lebih. Dari angka itu, belanja tidak langsung Rp347,1 miliar lebih dan belanja langsung Rp222,6 miliar lebih.

Kalangan dewan mengingat para Satuan Kerja Perangkat Kota memperketat pengawasan Alokasi Dana Gampong atau ADG yang mencapai Rp25 miliar yang telah dianggarkan dalam APBK 2012.

Data yang diperoleh Harian Aceh, menyebutkan, APBK Lhokseumawe tahun 2012 disahkan dalam rapat paripurna DPRK di aula Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Senin (26/12). Dalam sambutannya, Wali Kota Munir Usman menyebutkan, Pendapatan Daerah tahun 2012 Rp559,1 miliar lebih, bersumber dari pendapatan asli daerah Rp33,1 miliar lebih, dana perimbangan Rp493,5 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp32,5 miliar lebih.

Menurut Munir Usman, dari total Belanja Daerah Rp569,7 miliar lebih, dianggarkan untuk belanja tidak langsung 60,93 persen dan belanja langsung 39,07 persen. Untuk pembiayaan daerah, kata wali kota, dianggarkan Rp10,6 miliar. Munir juga menyebutkan, Belanja Daerah Kota Lhokseumawe sejak tahun 2007 hingga 2012 relatif mengalami peningkatan. Tahun 2007, Belanja Daerah Rp465,1 miliar lebih, tahun 2008 Rp474,4 miliar lebih, tahun 2009 Rp469,4 miliar, tahun 2010 Rp421,6 miliar lebih dan tahun 2011 Rp548,6 miliar lebih.

Anggota Badan Anggaran DPRK Lhokseumawe M Yusuf A Samad kepada Harian Aceh, Rabu (28/12), mengatakan, pengalokasian APBK tahun 2012 disesuaikan dengan peraturan baru yaitu Permendagri Nomor 22/2011. “Sekarang sudah lebih bagus, mengarahkan kita agar lebih terencana. Misalnya, bantuan rumah kaum dhuafa Rp10 juta, harus terinci dalam APBK siapa penerimanya. Kalau dulu penerima bantuan hanya dimasukkan dalam DPA (dokumen pelaksana anggaran),” katanya.

Dalam APBK 2012, kata Yusuf A Samad, dianggarkan Alokasi Dana Gampong (ADG) mencapai Rp25 miliar. Ia berharap eksekutif menyiapkan perangkat lewat Peraturan Kepala Daerah, pengawasan yang ketat dari SKPK terkait dan mendampingi aparat gampong supaya tidak timbul masalah dalam pelaksanaan kegiatan. “Kalau berhasil, ADG ini bisa ditingkatkan di masa mendatang. Tapai kalau tidak, bisa jadi preseden buruk,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Menurut dia, manfaat dari ADG ini dapat memangkas birokrasi yang panjang. Selain itu, kalau ada usulan masyarakat yang tidak tertampung dalam Musrenbang maupun hasil inisiatif DPRK, maka program mendesak untuk kebutuhan gampong bisa diakomodir dengan anggaran tersebut.
Sumber : http://harian-aceh.com/2011/12/29/ap...-rp5697-miliar

Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:37 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old January 6th, 2012, 04:09 AM   #122
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Progress Harun Square Lhokseumawe


Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:38 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 6th, 2012, 05:40 AM   #123
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
Lhokseumawe Terima DIPA Pusat Rp252 Miliar

Lhokseumawe, (Analisa). Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menerima anggaran dari pemerintah pusat melalui Daftar Isian Proyek Anggaran (DIPA) pada 2012 seniali Rp 252,3 miliar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cabang Lhokseumawe, Mukhlis SSos, dalam sambutannya pada penyerahan DIPA untuk tiga wilayah satuan kerja (Satker) kabupaten/kota di halaman Kantor KPPN Kota Lhokseumawe, Jumat (23/12).

Tiga kabupaten/kota yang mendapatkan dana DIPA dari pusat, masing-masing Pemko Lhokseumawe dengan 37 DIPA dengan nilai Rp252,3 miliar, Aceh Utara dengan jumlah 78 DIPA menerima dana Rp239,6 miliar, dan Bireuen dengan jumlah 94 DIPA menerima anggaran Rp225,8 miliar. Mukhlis mengatakan, KPPN Lhokseumawe sebagai intansi vertikal di bawah Dirjen Perbendaharaan juga diwajibkan menyerahkan DIPA kepada satuan kerja.

Penyerahan DIPA untuk tahun anggaran 2012 lebih cepat dibandingkan DIPA 2011 yang dilakukan pada 30 Desember 2010. Percepatan ini karena Dirjen Perbendaharaan telah memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya .

Mukhlis mengatakan, penyerahan DIPA yang dilakukan pihaknya sifatnya simbolis, sedangkan untuk Satker lainnya akan diserahkan para petugas dari KPPN.

Penyerahan DIPA secara simbolis juga dilakukan masing-masing kepala daerah kepada masing-masing tiga dinas/instansi.

Walikota Lhokseumawe, H Munir Usman dalam sambutannya mengatakan, dengan penerimaan DIPA dari pemerintah pusat itu, maka percepatan pembangunan di Lhokseumawe kian membaik. Kepada dinas yang menerima dana DIPA agar dapat menggunakannya sesuai target dan tepat sasaran, agar masyarakat benar-benar dapat menikmati pembangunan.
Sumber : http://www.analisadaily.com/news/rea.../#.TwZr-RfvrG4

Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:32 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old January 6th, 2012, 05:41 AM   #124
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Malam di Kota Lhokseumawe


Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:32 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 12th, 2012, 05:18 AM   #125
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Supply Logistik dari Kegiatan Eksplorasi dan Survey Migas di Lepas Pantai Lhokseumawe di Pelabuhan Krueng Geukueh







Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 10:01 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2012, 11:38 AM   #126
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
Beberapa proyek yg hampir rampung:
* Gedung PU Lhokseumawe
* Gedung Tarbiyah STAIN Malikussaleh
* Gedung Polresta Lhokseumawe
* Gedung SD 6 Banda Sakti
* RSJ di bukit kawasan Blang Panyang
* Pasar Terpadu Pusong
* Pasar Terpadu Cunda
* Pasar Kuliner Mon Geudong
* Pasar Kuliner KP3
* Pembangunan 2 Jalur Jalan Pase
* Drainase Perkotaan
* Drainase Reservoir Pusong

Masih dalam proses pembangunan:
* Gedung Bappeda Lhokseumawe
* Gedung Biro Rektor, Syariah, Dakwah dan Pustaka STAIN Malikussaleh
* RS Bunda di Darussalam
* Masjid Mon Geudong
* Masjid Darussalam
* Masjid Pusong
* Water Park di Alue Lim

Akan dibangun:
* Gedung BRI Lhokseumawe yg baru
* Gedung Ma'had Ali STAIN Malikussaleh
* 2 Jalur di Jln Banda Aceh - Medan, dr Uteunkot s/d Punteut sepanjang 8 km lebih
* Ringroad Pantai Ujong Blang sepanjang 5 km lebih
* Waterboom di Ujong Blang
* Jembatan Los Kala II

Komplek Perumahan yg sedang dan akan dibangun
:
* Atjeh Kongsi
* Andema
* Buket Rata

Informasi itu saya dapat dr media dan pengamatan saya langsung diseputaran kota Lhokseumawe, sdgkan untuk proyek diluar pusat kota Lhokseumawe saya kurang tau informasinya. Btw, ntar saya upload picnya jika sudah ada...

Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 05:39 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2012, 07:52 AM   #127
bayupamungkas
Registered User
 
bayupamungkas's Avatar
 
Join Date: Jan 2012
Posts: 7
Likes (Received): 0

Sayangnya beberapa waktu kemaren keamanan di aceh agak sedikit terganggu, semoga keamanan bisa terkendali kembali sehingga tidak menggangu pembangunan yang sedang berjalan !
__________________
universitas terbaik || universitas terbaik 2012
bayupamungkas no está en línea   Reply With Quote
Old January 19th, 2012, 08:01 AM   #128
anja sadiqa
Registered User
 
anja sadiqa's Avatar
 
Join Date: Jul 2009
Location: NAGAN RAYA ACEH
Posts: 2,118
Likes (Received): 174

semoga saja terus aman,,,,,,,,,,,/////////////
__________________
ada apa aceh pasca 2026?
anja sadiqa no está en línea   Reply With Quote
Old January 19th, 2012, 11:48 AM   #129
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Amin...............
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 20th, 2012, 10:26 AM   #130
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Salah Satu Lokasi Proyek Pembangunan Drainase senilai 23 Milyar di Lhokseumawe


Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 05:40 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old January 27th, 2012, 04:37 AM   #131
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75



Quote:
Gubernur Resmikan Reservoir Teluk Pusong

MedanBisnis – Lhokseumawe. Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, meresmikan Reservoir Teluk Pusong di Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sekaligus meresmikan gedung pengujian kendaraan bermotor milik Pemkab Aceh Utara, dipusatkan di areal reservoir, Rabu (25/1).
Reservoir atau waduk pengendali banjir tersebut, biaya pembangunannya total sebesar Rp 113,865 miliar ditanggung APBN dan Multi Donor Fund (MDF). Dana sebesar itu dikucurkan tiga tahap, yakni pada tahun anggaran 2008 sebesar Rp 38,8 miliar dengan masing-masing dari APBN sebesar 63% atau Rp 23,623 miliar dan MDF 37% atau Rp 11,639 miliar.

Kucuran dana ditambah pada tahun anggaran 2009 dengan jumlah Rp 45 miliar yang seluruhnya dari MDF, begitu juga tahun anggaran 2010 mencapai Rp 30,165 miliar ditanggung MDF.

Pada kesempatan persemian tersebut, gubernur mengingatkan Pemko Lhokseumawe agar membangun selter di areal waduk. “Selter harus dibangun sebagai tempat berteduh, soalnya waduk ini bisa multifungsi di antaranya menjadi obyek wisata. Tapi selter itu tidak perlu pakai dinding, nanti bisa digunakan untuk berbuat yang tidak baik,” katanya.

Reservoir memiliki luas lahan sekitar 60 hektar, dengan efektif areal digali seluas 40 hektar dan sekelilingnya selebar 50 meter dari kaki tanggul tidak digali. Panjang tanggul keliling reservoir sepanjang 3,6 km, dan badan tanggul dibuat dari konstruksi timbunan tanah yang dilengkapi konstruksi pasangan batu revetment pada lereng sisi luar dan konstruksi batuan trip rap pada lereng sisi dalam.

Untuk stabilitas pasangan batu pada lereng sisi luar dipasang lembaran separator geotextie, dan pada lereng sisi dalam dipasang lembaran kedap air. Total waktu pekerjaan waduk raksasa itu selama 660 hari kalender.

Di sisi lain, gubernur juga meminta agar waduk ini dijaga dan dirawat. “Untuk menjaga dan merawat sangatlah mudah, yakni jangan membuang sampah sembarangan, itu saja. Sehingga waduk benar-benar berfungsi sebagai tempat penampungan air, bukan penampungan sampah,” tandasnya.

Baru 40%
Sementara itu, Walikota Lhokseumawe H Munir Usman mengatakan, untuk mendukung Lhokseumawe bebas banjir, seluruh kawasan yang berpotensi banjir harus dibangun drainase. Sementara saat ini pembangunan drainase baru mencapai 40% dari total yang dibutuhkan dan sudah menyedot anggaran Rp 16 miliar, sedangkan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 125 miliar.

Walikota mengatakan, pihaknya butuh dukungan Pemerintah Propinsi Aceh untuk pembangunan drainase tersebut, sehingga seluruh kawasan Lhokseumawe bisa terbebas dari banjir. “Walaupun waduk sudah selesai dibangun, menjadi tidak ada artinya jika drainase tidak tuntas,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, gubernur menyatakan masalah yang dihadapi Pemko Lhokseumawe terkait drainase, harus diselesaikan lewat lobi ke pemerintah pusat. Menueutnya, Pemko Lhokseumawe jangan ragu-ragu melobi pemerintah pusat, terutama menyangjut sumber dana dari APBN. “Nanti kurangnya baru minta ke propinsi,” katanya.

Tapi, kata gubernur, harus diingat agar jangan sampai terjebak mafia anggaran. “Lobi ke pusat silahkan, agar dapat kucuran dana dari APBN. Tapi jangan sampai terjebak mafia anggaran, karena berbahaya,” ucapnya.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news.../#.TwVP8IG0Ohd



Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:30 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old February 13th, 2012, 11:28 AM   #132
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
Aceh Utara Serahkan Aset ke Lhokseumawe

Setelah tertunda 10 tahun, Pemkab Aceh Utara menyerahkan sejumlah aset tidak bergerak kepada Pemko Lhokseumawe. Serah-terima aset itu dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Penjabat Bupati M Ali Basyah dan Wali Kota Munir Usman di Pendopo Bupati Aceh Utara, Jumat (3/2).
serah aset aceh utara


Pj Bupati Ali Basyah menyebutkan, penyerahan aset tersebut amanah UU No.2 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Lhokseumawe dan ketentuan lainnya menyangkut pemekaran wilayah. “Ini kelanjutan dari rencana penyerahan aset tahun 2002 yang saat itu kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan terhadap aset yang akan diserahkan sehingga penyerahan tertunda (10 tahun),” katanya.


Mestinya, kata Ali Basyah, Aceh Utara pindah ke ibukota yang di Lhoksukon setelah terjadi pemekaran wilayah itu. Namun, kata dia, di Lhoksukon hingga kini sama sekali belum ada fasilitas sebagai ibukota kabupaten. “Kita sebagai ‘orangtua’ belum bisa pindah karena belum punya dana yang memadai untuk membangun fasilitas yang layak, maka masih menumpang tinggal bersama ‘anak’,” kata Ali Basyah.


Menurut dia, sebagian aset lainnya belum dapat diserahkan dan perlu pembicaraan antar kedua belah pihak. Sebab, kata Ali Basyah, untuk pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan, fasilitas umum serta fasilitas sosial di ibukota Aceh Utara memerlukan dana besar dan waktu lama. Dia berharap penyerahan aset akan terus dilaksanakan bertahap dan diselesaikan sebaik mungkin dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, keadilan dan keterbukaan. “Ke depan bupati dan wali kota terpilih yang akan memikirkan bagaimana sebaiknya hal ini, saya sebagai pj bupati punya waktu terbatas,” katanya.


Wali Kota Munir Usman mengatakan aset tidak bergerak tersebut akan dibukukan dalam buku aset Pemko Lhokseumawe. Aset berupa bangunan itu, kata Munir, akan dipergunakan untuk kepentingan pemerintahan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kota Lhokseumawe tidak mengusir ‘orangtuanya’ seperti yang selama ini sering dikatakan orang. Yang berlalu biarlah berlalu, jangan kita jadikan konflik dalam segala hal. Kalau kita melaksanakan ketentuan yang berlaku, maka tidak ada yang merasa diusir,” kata Munir Usman.


Munir Usman menambahkan, Pemko akan membantu Pemkab Aceh Utara terkait kebutuhan pembangunan di ibukota yang baru. Tapi, kata dia, jangan sampai ada tawar-menawar seperti jual beli saat pembahasan kompensasi aset. Dan juga, jangan menimbulkan disharmonisasi. Selama ini, kata Munir, Pemko boros anggaran karena harus menyewa gedung untuk kantor pemerintahan. “Gedung eks Dinas Pertambangan dan Energi Aceh Utara juga sudah ditawarkan kepada kami, tapi nilainya terlalu tinggi, perlu kita bahas kembali,” katanya.


Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Utara Iskandar Nasri menyebutkan aset yang diserahkan itu adalah bangunan yang mengikuti pemekaran yang dulunya berada di bawah Kota Administratif Lhokseumawe. “Aset ini meliputi sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana pemerintahan seperti kantor camat termasuk pemerintahan gampong. Kita serahkan dalam bentuk fisik, soal nilainya dihitung sendiri oleh Pemko Lhokseumawe untuk pembukuan aset,” kata dia menjawab Harian Aceh usai acara serah terima aset itu.


Disinggung soal eks gedung Dinas Pertambangan dan Energi Aceh Utara, Iskandar Nasri menyebutka, “kita tawarkan ke Pemko Rp10,5 miliar termasuk tanahnya, itu hasil pembahasan kita dengan DPRK Aceh Utara. Tapi masih kita buka pintu untuk bahas kembali harganya. Misalnya, Pemko minta berapa? Nanti kita musyawarahkan lagi dengan DPRK karena butuh persetujuan dewan”.


Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Lhokseumawe Marwadi Yusuf mengatakan, jumlah unit bangunan aset yang diserahkan Aceh Utara belum dihitung karena datanya masih berada pada Pemkab Aceh Utara. “Nilainya juga akan kita hitung dengan membentuk tim,” katanya.
Sumber : http://www.mataaceh.org/rudi-835-ace...okseumawe.html

Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:31 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old February 24th, 2012, 04:22 AM   #133
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:

Monumen Kerajaan Pase Segera Dibangun


LHOKSUKON- Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Utara berencana membangun Monumen Kerajaan Samudra Pase di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera Aceh Utara, tepatnya dekat dengan makam Malikussaleh.

Monumen yang dibangun di atas tanah seluas 7,7 hektare tersebut diperkirakan menghabiskan biaya Rp45 miliiar, “Monumen tersebut akan dibuat dalam empat tahap. Kita belum tahu pasti berapa tahun akan siap, itu tergantung cepat tidaknya proses anggaran” ujar Kepala Bidang Wisata Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata, Nurliana, kepada The Atjeh Post, Kamis 23 Februari 2012.

Nurliana mengaku sudah mengajukan proposal ke Jakarta untuk membangun monumen tersebut, “Monumen ini akan bermanfaat untuk generasi Aceh, jangan bangga saja dengan Aceh tapi tidak mengerti tentang sejarah Aceh," ujarnya.
Sumber : http://www.atjehpost.com/read/2012/0...egera-Dibangun

Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:30 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 2nd, 2012, 04:09 AM   #134
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
Delapan Pasar di Lhokseumawe Difungsikan

MedanBisnis – Banda Aceh. Delapan pasar dalam wilayah Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe telah difungsikan, sehingga 568 pedagang bisa menggunakan sarana ekonomi tersebut. Delapan pasar tersebut diresmikan Walikota Lhokseumawe, Munir Usman dalam acara yang dipusatkan di gedung Dekranasda, Kamis (1/3).
Kadis Perindagkop Kota Lhokseumawe, Muhammad Ridha, mengatakan delapan unit pasar yang diresmikan tersebut bervariasi jenisnya dan tersebar di beberapa kecamatan. Di antaranya pasar sayur 51 unit lapak, pasar sayur Inpres (260), pasar ikan Cunda (60), pasar promosi kerajinan di Simpang Line, Kecamatan Muara Satu sebanyak 20 unit kios dan pasar di Muara satu sebanyak 62 lapak.

Pasar kuliner Mon Geudong sebanyak 20 unit kios, pasar kuliner KP3 sebanyak 60 unit kios, dan pasar sayur di Meunasah Mee Kandang 42 lapak dan kios di terminal Keude Aceh delapan unit.
Disebutkan, pembangunan sejumlah pasar dan gedung Dekranasda Kota Lhokseumawe tersebut dananya bersumber dari APBN, APBK dan dari dana otonomi khusus.

Dana pembangunan yang bersumber dari dana Otsus mencapai Rp19,305 miliar, sedangkan yang bersumber dari dana APBK Rp500 juta, pembangunan sejumlah pasar dimulai sejak tahun 2008 hingga 2011, katanya.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news.../#.T1Aq6nkZRMc

Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:31 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2012, 10:47 AM   #135
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Progress Gedung PU di Komplek Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe


Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:36 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 6th, 2012, 12:34 PM   #136
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Quote:
Tahun ini, PIM Hanya Operasikan Satu Pabrik Urea

LHOKSEUMAWE- PT Pupuk Iskandar Muda atau PIM tahun 2012 ini hanya mengoperasionalkan satu pabrik urea dari dua pabrik yang ada. Sebab, bahan baku utama yaitu gas dari ExxonMobil yang disetujui pemerintah untuk perusahaan pupuk ini hanya tujuh kargo.

“Untuk 2012, kita hanya hidupkan pabrik urea unit 1 dan amonia unit 2. Sedangkan pabrik urea unit 2 dan amonia unit 1 tidak (beroperasi), karena tidak cukup bahan baku utama (gas). Gas yang disetujui pemerintah untuk PIM tahun ini tujuh kargo dari ExxonMobil,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat PT PIM Mustafa Tahir saat dihubungi lewat telpon seluler, Minggu, 22 Januari 2012.

Menurut Musfata, tahun 2011 lalu, PIM memperoleh gas dari ExxonMobil sembilan kargo. Pada awal tahun 2011, kata dia, perusahaan ini juga hanya mengoperasionalkan satu pabrik urea. “Baru pada akhir tahun (2011) hidup dua pabrik. Produksi (urea) tahun 2011 mencapai 443 ribu ton, melebihi target yang hanya 434 ribu ton,” katanya.

Kini, 2012, kembali satu pabrik urea yang berproduksi, apakah tidak akan menghambat kebutuhan pupuk untuk Aceh? “Insya Alllah, tidak. Sebab jika tidak ada hambatan, satu pabrik saja mampu memproduksi 570 ribu ton, itu cukup untuk kebutuhan lima provinsi, malah lebih. Untuk Aceh, kuota tahun 2012 sebanyak 101 ribu ton,” kata Mustafa Tahir.

Dari 101 ribu ton itu, Mustafa melanjutkan, alokasi untuk masing-masing kabupaten dan kota akan dibahas pada 25 Januari 2012 mendatang dan kemudian ditetapkan dengan surat keputusan atau SK Gubernur Aceh. Biasanya, kata dia, alokasi lebih dominan untuk Aceh Utara, Pidie, Aceh Besar dan Aceh Barat. “Tahun 2011 lalu, kuota untuk Aceh 91 ribu ton,” katanya.

Kalau memang stok pupuk mencukupi, lantas mengapa sering terjadi kelangkaan urea bersubsidi di sejumlah daerah, bahkan di sekitar PIM sendiri? “Itu karena distributor tidak menebus pupuk. Seperti baru-baru ini, di Krueng Geukuh (Kecamatan Dewantara) dan Krueng Mana (Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara) sempat putus. Itu kan aneh, padahal stok ada, namun tidak ditebus oleh distributor,” kata Mustafa Tahir.

“Temuan itu menjadi catatan kita untuk terus mengevaluasi. Kemarin sudah turun tim ke lapangan, ternyata benar distributornya belum menebus pupuk (ke PIM). Yang seperti itu tidak akan kita biarkan,” kata dia lagi.

Ditanya apakah PT PIM memperoleh laba besar atau justru merugi pada tahun 2011 dengan hasil produksi yang mencapai 443 ribu ton, Mustafa Tahir menyebutkan, “Saya belum tahu laba atau rugi, karena belum turun hasil audit dari BPKP”. BPKP ialah Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, yang untuk Perwakilan Provinsi Aceh berkantor di Banda Aceh.
Sumber : http://www.atjehpost.com/read/2012/0...tu-Pabrik-Urea

Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 05:41 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2012, 09:39 AM   #137
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75



Quote:
Dibantu 4 BUMN, Kertas Kraft Aceh Beroperasi Lagi Medio 2012

Aceh Utara - PT Kertas Kraft Aceh (Persero) diharapkan bisa efektif beroperasi pada pertengahan tahun 2012. Setidaknya ada 4 BUMN yang diharapkan berpartisipasi dalam penyelamatan KKA itu.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar empat BUMN yang diharapkan dapat berpartisipasi dalam "penyelamatan" PT Kertas Kraft Aceh (Persero) (KKA) adalah PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Perum Perhutani dan PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA).

Komitmen dari 4 BUMN itu dalam pengoperasian kembali KKA adalah SMGR bertindak untuk menjadi offtaker atas produk kertas kraft yang akan diproduksi oleh KKA dengan mempertimbangkan kebutuhan dana yang mendesak bagi KKA. Sementara kondisi KKA sendiri belum memungkinkan memperoleh pinjaman dari bank.

"Jika swasta ada yang berminat baik luar negeri dan dalam negeri untuk ikut bisa aktifkan kembali pabrik KKA ini diberi kesempatan. Bisa-bisa dia (SMGR) juga bertindak sebagai investor dengan masuknya anak semen gresik," ujar Mustafa usai pembukaan Pembukaan Program Revitalisasi Lahan, di Sawang, Aceh Utara, Sabtu (15/1/2011).

Sementara PTBA akan berkomitmen sebagai pemasok batu bara untuk pabrik KKA. Sedangkan Perum Perhutani secara sendiri atau bersama PPA akan memberikan kontribusi berupa kontrol supply bahan baku pinus untuk KKA.

"PPA sendiri berperan untuk mengupayakan restrukturisasi dan revitalisasi KKA dan mengupayakan perolehan kontrol terhadap supply bahan baku kayu pinus," katanya.

Mustafa mengakui kebutuhan investasi untuk menghidupkan kembali perusahaan plat merah penghasil kertas semen ini adalah sebesar Rp 800 miliar.

"Investasi Rp 800 miliar. Mudah-mudahan sudah bisa runing. Rp 800 miliar itu bisa dilakukan oleh BUMN melalui yang dikoordinir oleh PPA atau juga dibuka kesempatan untuk investor sawsta," jelasnya.

Walaupun proses 'penyelematannya' sudah dimulai sejak sekarang, lanjut Mustafa, tetapi perusahaan ini diharapkan baru bisa beroperasi pada pertengahan tahun 2012. Pasalnya, masih banyak yang perlu disiapkan seperti penataan hutan untuk bahan baku.

"Sekarang sudah mulai tapi untuk hidupkan bukan pada kuartal I, ditekan tombol langsung hidup, ini persiapan dulu. Running kembali persiapan. Melengkapi komponen lebih baik, menata hutan bisa dipotong continue 20 tahun siklus. Itu yang saya sebut tadi diperkirakan kuartal I, tapi tambah satu setengah tahun kemudian baru running. Kira-kira pertengahan 2012 akan beroperasi. Kalau semuanya sudah beres, pertengahan 2012 bisa beroperasi kembali," tambah Mustafa.

KKA merupakan BUMN yang didirikan pada 1983 di Kabupaten Aceh Utara yang bergerak di bidang pembuatan kertas kraft dengan kapasitas produksi terpasang 135.000 ton per tahun, yang menghasilkan kertas kantong semen dengan bahan baku kayu pinus.
Sumber : http://finance.detik.com/read/2011/0...agi-medio-2012

Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 05:47 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2012, 04:57 AM   #138
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Lokasi Blok Migas Pase Field yang dieksplorasi oleh Triangle Energy



Pasca akan berhentinya PT. ARUN yang telah dieksplorasi lebih dari 30 tahun, Aceh masih memiliki ladang-ladang migas yang baru di seputaran kawasan Pase atau disekitar Aceh Utara, Lhokseumawe dan kawasan Aceh Timur. Meski tidak sebesar blok migas Arun, namun blok migas Pase bisa dieksplorasi untuk jangka waktu lebih dari 20 tahun....

Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 05:49 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 15th, 2012, 10:13 AM   #139
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

KA Aceh yang tidak jelas kapan beroperasi.......


Last edited by aneuknanggroe; February 28th, 2013 at 05:39 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Old March 16th, 2012, 11:45 AM   #140
aneuknanggroe
Atjeh Dar E Salam
 
aneuknanggroe's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Atjeh
Posts: 1,208
Likes (Received): 75

Pembuatan ornamen di sisi Utara Islamic Center Lhokseumawe


Last edited by aneuknanggroe; March 1st, 2013 at 10:22 AM.
aneuknanggroe no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Tags
aceh, kota, lhokseumawe, nanggroe, sumatra

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:33 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us