[BINTAN] Future CBD & other developments - Page 6 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Infrastructure and general construction development > Sumatra

Sumatra » Lampung | Pekanbaru | Palembang


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old June 8th, 2008, 09:44 AM   #101
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 9,713
Likes (Received): 761

ni masuk ga ya?




PROJECT: WATER FRONT MASTER PLANNING
AREA: 500 HA
LOCATION: Teluk Kriting - TanjongPinang City ,Bintan
CLIENT:PT.Puria Pakumas - BATAM
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old June 8th, 2008, 11:24 AM   #102
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

hmm sepertinya proyek diatas masuk selama gambarnya diambil dari source
thn 2007-2008 tapi kenapa gw ga prnah ketemu proyek2 bintan from googling
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 8th, 2008, 03:38 PM   #103
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28




Bintan Leisure Park "Reading The Wilderness"
Project : Recreational Park MasterPlanning
Area : 40 Ha
Location : GUNUNG KIJANG - SOUTH BINTAN,Kepulauan RIAU
Client : Mr.Lee leng sim, PT.Libra Kharisma Alam



Discovery Phase
Keunikan lokasi lahan ini terletak didataran rendah diantara Gunung kijang sebagai latar belakang dan laut sebagai bagian depan, pencapaian ketapak bisa dilakukan dengan 2 cara pencapaian yaitu melalui darat dari kota tanjung pinang atau melalui laut.

Masih rimbunnya formasi hutan mangrove di lahan ini dengan latar belakang gunung kijang yang rimbun dengan hutannya menyebabkan lahan ini sangat ideal untuk dijadikan sebagai kawasan pariwisata di daerah pulau bintan, untuk dapat mencapai ketapak harus melewati bekas pertambangan pasir yang kering dan panas. Terlihat disekitar hanyalah gugusan dataran pasir yang gundul dan banyak lubang-lubang bekas penambangan pasir yang ditumbuhi oleh tanaman perintis sebagai usaha reklamasi pasca tambang.

Lokasi berada di zona peruntukan industri tambang, sehingga tampak lokasi berada diantara tambang pasir dan tambang granit yang merupakan investasi dari penanaman modal asing singapura.


Actual issue
Permasalahan perencanaan lansekap pada proyek ini adalah perencanaan pencapaian ketapak sehingga tidak mengganggu rutinitas pekerjaan tambang dan kondisi tanah yang mempunyai topsoil yang tipis.

Tujuan proyek adalah membangun kawasan pariwisata yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas rekreasi darat; seperti Mini zoo, area camping,mountain hiking,driving range dan rekreasi laut; seperti jet ski,kayak,parasailing, laguna pemancingan serta fasilitas penunjang yaitu penginapan / resort dengan gaya tradisional / kampung dengan penginapan/resort terapung diatas laut serta restoran makanan laut ditepi pantai.
Pengunjung yang diharapkan sebagai penggunan kawasan pariwisata ini adalah golongan ekonomi kecil dan menengah dari penduduk singapura dan malaysia serta penduduk lokal.

Dengan mendepankan kondisi tapak yang berada dekat dengan area konservasi gunung kijang, perencana melakukan pendekatan dengan konsep ”Back To nature”.

Semua letak fasilitas diletakan pada area yang tidak mengganggu kestabilan ekosistem yang telah terbentuk, yang merupakan potensi utama kawasan ini.

Perencanaan proyek Bintan Leisure Park ini dilaksanakan selama 6 bulan hari kerja pada awal tahun 1997. Diakibatkan situasi politik Di indonesia pada sekitar tahun 1998, proyek ini belum rampung hanya baru selesai 60 % dan hingga kini hanya dilakukan pekerjaan pemeliharaan dan hanya dibuka untuk turis lokal penduduk setempat sebagai tempat rekreasi dan camping anak-anak sekolah.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old June 11th, 2008, 08:32 AM   #104
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Treasure Bay Bintan, Signing and Groundbreaking Ceremony




Sebanyak 12 investor dari dalam maupun luar negeri, tertarik menanamkan modal dalam proyek Lagoi Bay di Bintan Resort Lagoi. Sebagai wujud keseriusan berinvestasi di Bintan, Jumat (9/5) mereka melakukan signing (penandatanganan) berinvestasi yang dilaksanakan di Nirwana Gardens Resort, Lagoi. Dengan masuknya investor ini, proyek pembangunana Lagoi Bay pun mulai digesa dengan dilakukannya groundbreaking pada malam harinya di Lagoi Bay Village. Proyek Lagoi Bay sendiri dibangun di lahan seluas 1.300 hektare.

Sebagaimana dikutip dari www.batampos.co.id, hadir dalam acara tersebut Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Ketua DPRD Dalmasri Syam, Wakil Presiden Director PT BRC Chin Chow Yoon, serta sejumlah investor. Acara groundbreaking juga dimeriahkan oleh Ruth Sahanaya dan VJ Cathy.

Bersamaan dengan acara groundbreaking yang ditandai penekanan tombol oleh Gubernur, Bupati, Ketua DPRD Bintan dan Chin Chow Yoon, Ismeth menyampaikan perasaan bangga sekaligus memberikan penghargaan terhadap investor yang masuk ke Bintan. Sedangkan Chin menerangkan, masuknya investor ini setidaknya membawa masuk nilai investasi sebanyak 45 juta dolar Singapura.

Bintan Resort sendiri telah mencanangkan hingga tahun 2011 – 2012 bakal ada tambahan 1.000 kamar. Dengan begitu, tahun 2011 optimis angka kunjungan mencapai 1 juta turis.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2008, 08:36 AM   #105
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Treasure Bay Bintan
Developed by Bintan Treasure Bay Pte Ltd, subsidiary of Landmarks Bhd


Treasure Bay is a “water resort city” that is situated within the famed Lagoi area on the island of Bintan, strategically located next to Bintan Bandar Telani Ferry Terminal, the main gateway to Bintan from Singapore.

The project is a creation of islands, landscaped land parcels, waterways and canals designed to accentuate the unique features of Bintan. Consideration is given to visitors and home-owners who have their personal sailboats or pleasure crafts, where they can sail right up to their new home at Treasure Bay.

Landscape features are primary to the vision of Treasure Bay. A combination of soft and hard-scape designs provide for an experience all on its own. Infrastructure planning ensures that sub-developers have access to all amenities, with service roads and utility resources in easy reach.

The layout design provides for maximum exposure for sub-developers, while location is strategic, it is also at the same time flexible to their needs. The larger plots have the potential of providing high-end leisure facilities while smaller plots are more focused and oriented toward medium and high-density residences.

Treasure Bay is unveils a gem to a global market of niche property developers. Transforming 338 hectares into an integrated health, leisure, cultural, residential and commercial real estate opportunity, Treasure Bay will provide an infrastructure of world-standard, supported by the natural unspoilt environment of an island paradise.

The development practices stringent environmental management policies and emphasises on carbon neutralization.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2008, 08:52 AM   #106
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

:: Development ::


There are 4 distinct precincts in Treasure Bay that offers immense investment options for developers. Each precinct has a distinct character and unique design element.

The West Key is the gateway to the whole development with the Ferry and Cruise Terminal, Marina, Resort and Luxury Hotel.

The North Islands provides for high-end estates, private villas and bungalows.

The South Side offers theme resorts and parks with a water canals. An Integrated Wellness and Medical Spa is located here.

The East Bay is a mix of resort, retail, commercial and medium to high density residential units. The Town Centre and
Cultural village are located here.

==========================================================


Integrated Wellness and Medical Spa

One of the catalysts for Treasure Bay is an all-encompassing wellness center. The center offers a full range of beauty and health treatments, ranging from traditional to modern therapies. The medical spa plans to house an anti-aging center with dermatological, preventive treatment and diagnosis facilities which will be managed by top health experts in their respective fields.


Luxury Hotel

Next to the Integrated Wellness and Medical Spa will be a luxury hotel which will be managed by one of the most prestigious hotel groups in the world, providing a new meaning to service and exclusivity.





Cultural Village

Within the East Bay precinct, is a unique Cultural Village that is built on islands resembling the shape of Indonesia. Accessible by water taxis and connected by bridges, the village showcases the ethnic diversity of local culture with performances, handicrafts and traditional food.

Here you will find an enchanting and interactive experience featuring facets of Aceh, Sumatra, Java, Bali, etc.




iTown Centre

As with any bustling destination, an entertainment, dining and retail hub will be located at Treasure Bay’s town center. Specialty shops and international cuisine provide an exciting and fun ambience, supported by impromptu live musical street performances.

A main street or boulevard will host regular festival-like processions inspired by Mardi Gras and Rio carnivals, Disneyland marches. Street parties at Treasure Bay will reinforce the destination as a Fun and Exciting Place with great variety. Part of the Town Centre provides strategically located parcels for high density.



Water Canal

Running alongside the promenade is the Water Canal, a 4km water canal which will be the main thoroughfare for water taxis and romantic mini cruises.

Marina

A marina is located at the entrance of Treasure Bay and will be able to provide 50 berths for pleasure crafts and yachts of up to 100 feet in length.






Residential
There are a number of parcels available for the development of high-end villas as well as medium and high density apartments.

High End Villas
Parcels of land the development of villas are located in the North Islands. The villas have a superb frontage and are all lagoon-facing. Owners have the luxury of berthing their boats in front of their villa homes.
Medium & High density Apartments
Several lots have been reserved for the building of medium and high density apartments. These lots are located in the Town Centre, which provides convenient access to shopping, dining and entertainment areas.

Medium & High density Apartments
Several lots have been reserved for the building of medium and high density apartments. These lots are located in the Town Centre, which provides convenient access to shopping, dining and entertainment areas.




Theme Resorts/Hotels
There are 5 large parcels of land allocated for the development of Theme Resorts/Hotels. Each parcel will have a distinct design attribute, plus special attractions or theme parks to give life to the experience. Developers are required to submit theme proposals to the Master Developer for strategy discussions.




Retail
The Treasure Bay Town Centre on the east will be a hive of activity with a myriad of shops, eateries, kiosks, entertainment and other elements to contain a bustling commercial precinct.

The Town Centre will have streets with different Asian designs and store facades.
A Piazza will front the area, which will connect to the Promenade. This location will host impromptu street performances and live outdoor concerts.

Little pockets of parks will provide relief for visitors and to take in the festival-like atmosphere of this thriving site.

__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung

Last edited by DJ_Archuleta; June 11th, 2008 at 09:12 AM.
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2008, 09:02 AM   #107
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,826

Quote:
Originally Posted by DJ_Archuleta View Post



Bintan Leisure Park "Reading The Wilderness"
Project : Recreational Park MasterPlanning
Area : 40 Ha
Location : GUNUNG KIJANG - SOUTH BINTAN,Kepulauan RIAU
Client : Mr.Lee leng sim, PT.Libra Kharisma Alam



Discovery Phase
Keunikan lokasi lahan ini terletak didataran rendah diantara Gunung kijang sebagai latar belakang dan laut sebagai bagian depan, pencapaian ketapak bisa dilakukan dengan 2 cara pencapaian yaitu melalui darat dari kota tanjung pinang atau melalui laut.

Masih rimbunnya formasi hutan mangrove di lahan ini dengan latar belakang gunung kijang yang rimbun dengan hutannya menyebabkan lahan ini sangat ideal untuk dijadikan sebagai kawasan pariwisata di daerah pulau bintan, untuk dapat mencapai ketapak harus melewati bekas pertambangan pasir yang kering dan panas. Terlihat disekitar hanyalah gugusan dataran pasir yang gundul dan banyak lubang-lubang bekas penambangan pasir yang ditumbuhi oleh tanaman perintis sebagai usaha reklamasi pasca tambang.

Lokasi berada di zona peruntukan industri tambang, sehingga tampak lokasi berada diantara tambang pasir dan tambang granit yang merupakan investasi dari penanaman modal asing singapura.


Actual issue
Permasalahan perencanaan lansekap pada proyek ini adalah perencanaan pencapaian ketapak sehingga tidak mengganggu rutinitas pekerjaan tambang dan kondisi tanah yang mempunyai topsoil yang tipis.

Tujuan proyek adalah membangun kawasan pariwisata yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas rekreasi darat; seperti Mini zoo, area camping,mountain hiking,driving range dan rekreasi laut; seperti jet ski,kayak,parasailing, laguna pemancingan serta fasilitas penunjang yaitu penginapan / resort dengan gaya tradisional / kampung dengan penginapan/resort terapung diatas laut serta restoran makanan laut ditepi pantai.
Pengunjung yang diharapkan sebagai penggunan kawasan pariwisata ini adalah golongan ekonomi kecil dan menengah dari penduduk singapura dan malaysia serta penduduk lokal.

Dengan mendepankan kondisi tapak yang berada dekat dengan area konservasi gunung kijang, perencana melakukan pendekatan dengan konsep ”Back To nature”.

Semua letak fasilitas diletakan pada area yang tidak mengganggu kestabilan ekosistem yang telah terbentuk, yang merupakan potensi utama kawasan ini.

Perencanaan proyek Bintan Leisure Park ini dilaksanakan selama 6 bulan hari kerja pada awal tahun 1997. Diakibatkan situasi politik Di indonesia pada sekitar tahun 1998, proyek ini belum rampung hanya baru selesai 60 % dan hingga kini hanya dilakukan pekerjaan pemeliharaan dan hanya dibuka untuk turis lokal penduduk setempat sebagai tempat rekreasi dan camping anak-anak sekolah.
udah dibangun ngak
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old June 12th, 2008, 08:04 AM   #108
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

proyek ini belum rampung hanya baru selesai 60 % dan hingga kini hanya dilakukan pekerjaan pemeliharaan dan hanya dibuka untuk turis lokal penduduk setempat sebagai tempat rekreasi dan camping anak-anak sekolah.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 16th, 2008, 12:16 PM   #109
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Pembangunan Casino Bintan Masih Berlanjut

Senin, 16 Juni 2008 | 14:13:21

Bintan (BCZ) Indonesia kemungkinan akan mempunyai satu-satunya pusat perjudian yang sah, yang kemungkinannya akan dibangun di Bintan.
Hal ini kemungkinan akan segera terealisasi jika proposal pembangunan dari Landmark, sebuah kontraktor dari Malaysia yang diserahkan kepada pemerintah Indonesia pada awal tahun ini disetujui.

“Pembangunan dan ijin pengadaan casino legal pertama di Indonesia ini masih dalam perdebatan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah daerah Bintan,” ujar Bupati Bintan Ansar Ahmad.

“Secara hukum perjudian itu bertentangan dengan undang-undang kecuali hal tersebut mendapat persetujuan dari pemerintah. Hingga kini masih terdapat sedikit kerancuan tentang ijin tersebut, apakah harus dari pemerintah pusat ataukah cukup dari pemerintah daerah,” ujar Ansar

“Bagi kami, selama pembangunan ini masih mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, maka akan tetap kami kembangkan. Untuk saat ini masih ada sedikit kendala dari Departemen Agama yang tetap menolak pembangunan casino ini, namun kami akan memberikan penjelasan bahwa casino ini hanya dikhususkan bagi orang asing dan orang-orang tertentu saja dan kemungkinan akan dikenakan tarif masuk yang sangat tinggi hingga hanya segelintir orang saja yang dapat memiliki akses untuk memasuki tempat ini,” tambahnya.

Pembangunan Casino ini hanyalah sebuah proyek kecil dari sebuah proyek pembangunan resort terpadu yang hendak dibangun oleh Landmark. Pembangunan resort terpadu ini diperkirakan akan memakan biaya sebesar US$3,1 Milyar (Rp29 Trilyun) di atas lahan seluar 338 ha.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 17th, 2008, 08:29 AM   #110
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Ayin Seret Adnan Buyung


Selasa, 17 Juni 2008|08:23:48WIB
Kasus suap Artalyta alias Ayin sebesar 660 ribu dolar AS kepada jaksa kasus BLBI Sjamsul Nursalim, Urip Tri Gunawan, memang luar biasa. Tak hanya menyeret sejumlah pejabat tinggi Kejaksaan Agung.

Namun, perkembangan terakhir mulai melibatkan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Adnan Buyung Nasution. Sebelumnya, Buyung pernah tercatat sebagai kuasa hukum Sjamsul dalam kasus BLBI Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).


Nama Buyung disebut-sebut dalam sidang lanjutan kasus Ayin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin (16/6). Anggota majelis hakim Andi Bachtiar menanyakan kepada saksi Erry Hartiawan apakah surat sakit Sjamsul atas persetujuan Buyung. ‘’Sejak diangkat jadi Wantimpres, beliau harus cuti,’’ ujar Erry.

Sejak aktif di Wantimpres, lanjut Erry, Buyung tak lagi mengurus Sjamsul sehingga tidak tahu-menahu soal surat sakit tersebut.

Tak puas, Andi Bachtiar lantas mengorek-orek hubungan Ayin-Buyung, khususnya soal surat sakit yang menjelaskan Sjamsul dirawat di Singapura. Menurut Andi, ada bukti bahwa sebelum surat dibuat, Ayin berkonsultasi dengan Buyung. ”Itu yang saya lupa. Setelah dapat (informasi, red) dari Urip, saya tanya pada Kemas,’’ jawab Ayin.

Andi yang hakim ad hoc pun membeberkan transkrip rekaman percakapan Ayin-Buyung yang gagal diputar di persidangan karena pengacara Ayin, O.C. Kaligis, berkali-kali mengajukan keberatan. ‘’Namanya verifikasi data, boleh datang boleh tidak,’’ kata Andi menirukan perkataan Buyung kepada Ayin, dengan logat Makassar kental.

Andi yang mantan pengacara itu mempermasalahkan kop Adnan Buyung Nasution and Partners (ABNP) yang jadi kop surat sakit Sjamsul. ‘’Waktu saya pindah dari Makassar, papan nama saya cabut untuk menghindari benturan kepentingan. Bagaimana bisa ABN yang pejabat negara menjadi pengacara (Sjamsul) melawan negaranya sendiri,’’ ujar Andi.

Erry mengungkapkan, meski berkop ABNP, surat tersebut ditandatanganinya dan Maqdir Ismail. Sjamsul, lanjut Erry, secara faktual sedang sakit berdasar kepercayaan antara lawyer dan kliennya. Setahu dia, perkembangan terakhir bahwa Sjamsul sakit pada 2002. ‘’Faktanya bagaimana? Apa kalau dia (Sjamsul) jalan-jalan, saksi tahu?’’ tanya anggota majelis hakim Ugo.

Erry lantas menjelaskan hubungan terakhir dengan Sjamsul yang terjadi 4 Maret lalu atau dua hari setelah penangkapan Ayin. Itu pun diperantarai kerabat dekat Sjamsul. Mereka bertemu malam di rumah Simprug˙bersama kuasa hukum Sjamsul yang lain Maqdir Ismail dan para pembantu rumah tangga untuk membahas apa yang terjadi.

Kuasa hukum Sjamsul, Maqdir Ismail, mengaku mendapat perintah membuat surat sakit langsung dari Sjamsul. Tanpa medical record, Maqdir mengiyakan alasan kliennya.

Buyung membenarkan adanya surat berkop Kantor Pengacara ABNP yang berisi pemberitahuan bahwa Sjamsul tidak bisa memenuhi panggilan penyelidik Kejaksaan Agung. ‘’Tapi, bukan saya yang membuat. Itu dibuat dan ditandatangani Maqdir (Maqdir Ismail). Sejak jadi Wantimpres, Abang (Adnan Buyung, red) sudah tidak lagi pegang perkara Nursalim,’’ kata Adnan Buyung saat dihubungi kemarin.

Buyung mengaku sudah mengecek ke Maqdir soal surat yang ditanyakan hakim dalam persidangan kasus dugaan suap Artalyta Suryani itu. ‘’Yang ditelepon Nursalim waktu itu Maqdir. Dia juga yang berinisiatif membuat surat tersebut,’’ katanya. ‘’Maqdir memang ketua tim pembela Nursalim,’’ tambahnya.

Secara etika, kata Buyung, surat berkop itu tidak menjadi masalah. Kalaupun saat ini Maqdir punya kantor pengacara sendiri, tidak berarti dia tidak bisa meminta bantuan ke kantor pengacara lain. ‘’Karena kode etik advokat harus membantu kolega yang memerlukan bantuan. Termasuk klien lama, kalau perlu bantuan, wajib diberi bantuan,’’ katanya.

Buyung juga berkeras meski menjadi pejabat negara, aktifnya kantor pengacara Adnan Buyung and partner tidak menyalahi aturan. Yang terpenting, kata Buyung, dirinya tidak lagi aktif di kantor tersebut.

Hendarman Menolak Mundur

Kejagung langsung tancap gas terkait perkembangan terbaru kasus suap Ayin. Tim pemeriksa kemarin (16/6) mulai memeriksa tiga di antara 11 jaksa yang diduga terlibat skenario ‘’penyelamatan’’ dengan cara menangkap Ayin sebelum penangkapan oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tiga jaksa tersebut berinisial FH, K, dan SL. Menurut sumber JPNN, mereka adalah Faried Hariyanto, Kuntadi, Sidik Latuconsina, dan sejumlah jaksa lain. JAM Intelijen Wisnu Subroto yang menugasi tiga jaksa tersebut belum diperiksa.
Dua pejabat yang berkomunikasi intim dengan Ayin, JAM Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Untung Udji Santoso serta mantan JAM Pidana Khusus (Pidsus) Kemas Yahya Rahman, juga belum tersentuh. Mereka rencananya baru diperiksa mulai hari ini, Selasa (17/6).

Ditemui terpisah, Jaksa Agung Hendarman Supandji membantah tudingan bahwa dirinya melindungi bawahan yang diduga terlibat kasus Ayin. Dia juga menolak disebut lambat dalam menyikapi kasus di internal korps Adhyaksa itu. Ia juga tak menghiraukan desakan beberapa pihak yang memintanya mundur. Sebab, dia merasa berada di luar masalah yang kini sedang disorot publik itu. ***
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 17th, 2008, 10:58 AM   #111
yudibali2008
BANИED
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Balikpapan (Hometown), Denpasar (2nd Home), Singapore/KL (Current)
Posts: 33,671

Quote:
Originally Posted by DJ_Archuleta View Post
Ayin Seret Adnan Buyung


Selasa, 17 Juni 2008|08:23:48WIB
Kasus suap Artalyta alias Ayin sebesar 660 ribu dolar AS kepada jaksa kasus BLBI Sjamsul Nursalim, Urip Tri Gunawan, memang luar biasa. Tak hanya menyeret sejumlah pejabat tinggi Kejaksaan Agung.

Namun, perkembangan terakhir mulai melibatkan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Adnan Buyung Nasution. Sebelumnya, Buyung pernah tercatat sebagai kuasa hukum Sjamsul dalam kasus BLBI Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).


Nama Buyung disebut-sebut dalam sidang lanjutan kasus Ayin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin (16/6). Anggota majelis hakim Andi Bachtiar menanyakan kepada saksi Erry Hartiawan apakah surat sakit Sjamsul atas persetujuan Buyung. ‘’Sejak diangkat jadi Wantimpres, beliau harus cuti,’’ ujar Erry.

Sejak aktif di Wantimpres, lanjut Erry, Buyung tak lagi mengurus Sjamsul sehingga tidak tahu-menahu soal surat sakit tersebut.

Tak puas, Andi Bachtiar lantas mengorek-orek hubungan Ayin-Buyung, khususnya soal surat sakit yang menjelaskan Sjamsul dirawat di Singapura. Menurut Andi, ada bukti bahwa sebelum surat dibuat, Ayin berkonsultasi dengan Buyung. ”Itu yang saya lupa. Setelah dapat (informasi, red) dari Urip, saya tanya pada Kemas,’’ jawab Ayin.

Andi yang hakim ad hoc pun membeberkan transkrip rekaman percakapan Ayin-Buyung yang gagal diputar di persidangan karena pengacara Ayin, O.C. Kaligis, berkali-kali mengajukan keberatan. ‘’Namanya verifikasi data, boleh datang boleh tidak,’’ kata Andi menirukan perkataan Buyung kepada Ayin, dengan logat Makassar kental.

Andi yang mantan pengacara itu mempermasalahkan kop Adnan Buyung Nasution and Partners (ABNP) yang jadi kop surat sakit Sjamsul. ‘’Waktu saya pindah dari Makassar, papan nama saya cabut untuk menghindari benturan kepentingan. Bagaimana bisa ABN yang pejabat negara menjadi pengacara (Sjamsul) melawan negaranya sendiri,’’ ujar Andi.

Erry mengungkapkan, meski berkop ABNP, surat tersebut ditandatanganinya dan Maqdir Ismail. Sjamsul, lanjut Erry, secara faktual sedang sakit berdasar kepercayaan antara lawyer dan kliennya. Setahu dia, perkembangan terakhir bahwa Sjamsul sakit pada 2002. ‘’Faktanya bagaimana? Apa kalau dia (Sjamsul) jalan-jalan, saksi tahu?’’ tanya anggota majelis hakim Ugo.

Erry lantas menjelaskan hubungan terakhir dengan Sjamsul yang terjadi 4 Maret lalu atau dua hari setelah penangkapan Ayin. Itu pun diperantarai kerabat dekat Sjamsul. Mereka bertemu malam di rumah Simprug˙bersama kuasa hukum Sjamsul yang lain Maqdir Ismail dan para pembantu rumah tangga untuk membahas apa yang terjadi.

Kuasa hukum Sjamsul, Maqdir Ismail, mengaku mendapat perintah membuat surat sakit langsung dari Sjamsul. Tanpa medical record, Maqdir mengiyakan alasan kliennya.

Buyung membenarkan adanya surat berkop Kantor Pengacara ABNP yang berisi pemberitahuan bahwa Sjamsul tidak bisa memenuhi panggilan penyelidik Kejaksaan Agung. ‘’Tapi, bukan saya yang membuat. Itu dibuat dan ditandatangani Maqdir (Maqdir Ismail). Sejak jadi Wantimpres, Abang (Adnan Buyung, red) sudah tidak lagi pegang perkara Nursalim,’’ kata Adnan Buyung saat dihubungi kemarin.

Buyung mengaku sudah mengecek ke Maqdir soal surat yang ditanyakan hakim dalam persidangan kasus dugaan suap Artalyta Suryani itu. ‘’Yang ditelepon Nursalim waktu itu Maqdir. Dia juga yang berinisiatif membuat surat tersebut,’’ katanya. ‘’Maqdir memang ketua tim pembela Nursalim,’’ tambahnya.

Secara etika, kata Buyung, surat berkop itu tidak menjadi masalah. Kalaupun saat ini Maqdir punya kantor pengacara sendiri, tidak berarti dia tidak bisa meminta bantuan ke kantor pengacara lain. ‘’Karena kode etik advokat harus membantu kolega yang memerlukan bantuan. Termasuk klien lama, kalau perlu bantuan, wajib diberi bantuan,’’ katanya.

Buyung juga berkeras meski menjadi pejabat negara, aktifnya kantor pengacara Adnan Buyung and partner tidak menyalahi aturan. Yang terpenting, kata Buyung, dirinya tidak lagi aktif di kantor tersebut.

Hendarman Menolak Mundur

Kejagung langsung tancap gas terkait perkembangan terbaru kasus suap Ayin. Tim pemeriksa kemarin (16/6) mulai memeriksa tiga di antara 11 jaksa yang diduga terlibat skenario ‘’penyelamatan’’ dengan cara menangkap Ayin sebelum penangkapan oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tiga jaksa tersebut berinisial FH, K, dan SL. Menurut sumber JPNN, mereka adalah Faried Hariyanto, Kuntadi, Sidik Latuconsina, dan sejumlah jaksa lain. JAM Intelijen Wisnu Subroto yang menugasi tiga jaksa tersebut belum diperiksa.
Dua pejabat yang berkomunikasi intim dengan Ayin, JAM Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Untung Udji Santoso serta mantan JAM Pidana Khusus (Pidsus) Kemas Yahya Rahman, juga belum tersentuh. Mereka rencananya baru diperiksa mulai hari ini, Selasa (17/6).

Ditemui terpisah, Jaksa Agung Hendarman Supandji membantah tudingan bahwa dirinya melindungi bawahan yang diduga terlibat kasus Ayin. Dia juga menolak disebut lambat dalam menyikapi kasus di internal korps Adhyaksa itu. Ia juga tak menghiraukan desakan beberapa pihak yang memintanya mundur. Sebab, dia merasa berada di luar masalah yang kini sedang disorot publik itu. ***


cape d seperti kata gusdur "gitu aja kok repot"
yudibali2008 no está en línea   Reply With Quote
Old June 18th, 2008, 09:33 AM   #112
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

'Tak Ada Lagi Fasilitas Kumuh'

Rabu, 18 Juni 2008 | 11:00:12
Tanjungpinang (BCZ) Gubkepri Ismeth Abdullah telah meresmikan 12 proyek fisik yang bersumber dari APBD 2007 di Kota Tanjungpinang yang terdiri dari 11 proyek sarana pendidikan dan satu terminal angkutan kota.
Menurut Gubkepri, Ismeth Abdullah ada tiga hal yang menunjang mutu pendidikan, guru, sarana, dan sistem pendidikan. “Ketiganya harus ada dan harus berkualitas,” kata Ismeth.

Ismeth berharap tahun depan sudah tidak ada lagi sarana pendidikan yang kumuh dan rusak dan menitipkan nasib pendidikan pada guru-guru serta menganjurkan untuk setiap guru jangan ada lagi yang nyambi.

Di antara proyek-proyek yang diresmikan adalah pembangunan gedung serba guna SMPN 4, ruang serba guna dan majelis guru SMPN 1. Labor bahasa SMKN 3, pembangunan 3 RKB SMAN 4, renovasi ruang kepala sekolah, TU dan majelis guru SMA Muhamadiah.

Pembangunan SMKN 4, pembangunan pagar dan batu miring SMA PGRI, revitalisasi ruang serba guna SMAN I, pembangunan RKB STISIPOL, pembangunan RKB STAI Miftahul Ulum dan pembangunan SLB N. Kemudian terminal angkutan umum semuanya berada di Tanjungpinang dan menghabiskan dana sebesar Rp13,3 miliar.

Wako Tanjungpinang menyinggung hasil UN yang menempatkan kota Tanjungpinang di posisi ke-2 dari bawah. “Walaupun di posisi ke-5 tapi posisinya naik dari tahun lalu, ‘’ katanya.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 18th, 2008, 09:36 AM   #113
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Pemprov Kepri Minta Semua Pihak Bersabar

Rabu, 18 Juni 2008 | 08:57:09
Terkait Pembangunan RSUD yang Molor
TANJUNGPINANG - Asisten Tata Praja Setdaprov Kepri, Tengku Mukhtaruddin mengatakan Pemprov Kepri serius membangun RSUD Kepri. Pembangunan sekaligus untuk mendukung pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Pulau Dompak yang saat ini tengah berjalan.

Mukhtaruddin mengharapkan karena pembangunan telah disetujui DPRD Provinsi Kepri dengan alokasi anggaran APBD Tahun 2007, diharap semua pihak bersabar dan berikan pihak terkait di lapangan melakukan pengerjaan.

Persiapan pembangunan RSUD yang berlokasi di Batu 8 arah Tanjunguban ini, telah lama. Kala itu, katanya pejabat Biro Pemerintahan Pemprov Kepri masih dipegang Raja Ariza yang saat ini menjabat Kepala Biro Umum Setdaprov Kepri. Proses penetapan lokasi katanya telah melalui survei dan uji kelayakan diakui secara nasional.

Awalnya, ada 7 lokasi yang disurvei. Lokasi tersebut meliputi eks Terminal Batu 7 jalan Kijang Lama Tanjungpinang dengan lahan seluas lebih kurang 2 Hektar. Lokasi lainnya, depan eks terminal Batu 7 seluas lebih kurang 3 hektar. Survei lain, adalah lahan milik Effendy atau Tie Hwa yang berada di KM 13 arah Tanjunguban seluas lebih kurang 2,7 hektar.

Ada pula, survei ke lahan sekitar lokasi milik Effendy, seluas lebih kurang 15 hektar. Lahan ini dimiliki beberapa orang pemilik. ‘’Seterusnya, Pemprov kala itu juga survei lahan milik Herman Tanujaya dan Lahan Said Jalil cs di KM 8 Sei carang seluas lebih kurang 5 Hektar. Akhirnya, setelah dikaji dan dianalisa, Pemprov menetapkan lahan Herman Tanujaya, said Ali dan beberapa pemilik lain. Gubernur Kepri pun kala itu telah meninjau lahan ini,’’ujar Tengku Mukhtaruddin didampingi Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Kepri, Reni, di kantor Gubernur, kemarin.

Setelah lokasi lahan disepakati, kemudian Pemprov Kepri melakukan penawaran lahan. Masing-masing lahan pemilik katanya, ditawar sesuai keadaan yang berlaku saat itu. Semua dokumen kepemilikan adalah berstatus hak milik. Setelah tawar menawar harga, akhirnya disepkati ada lahan yang ditawar Rp145 ribu permeter kubik, dan Rp125 Ribu permeter kubik. Harga ini katanya meliputi lahan harus dimatangkan dan siap dibangun. Pemilik lahan menyetujui.

‘’Setelah semua selesai dengan pemilik lahan, akhirnya proses pembangunan diresmikan oleh Gubernur Kepri. Artinya, tak ada permasalahan lagi karena pemilik lahan telah menyepakati,’’ujar Mukhtaruddin.

Belakangan, beberapa anggota DPRD Provinsi Kepri, kembali mempertanyakan pembangunan RSUD Kepri. Bagi pemprov katanya hal tersebut tak dipermasalahkan. Namun, Mukhtaruddin memberi pemahaman, sebelum proses pembangunan, pemilik lahan, pemprov dan DPRD Kepri telah menyetujui.

‘’Karena itu, kita berharap, karena pembangunan RSUD Kepri ini bertujuan untuk kepentingan umum bidang pelayanan kesehatan, mari kita bersama mendukung pembangunan dan kehadirannya,’’pungkasnya.
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old June 24th, 2008, 02:28 AM   #114
AceN
Expelled
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: (0231)
Posts: 13,089
Likes (Received): 4956

Indonesia’s Bintan set to become tourism mecca

Indonesia’s Bintan island is set to receive a major face-lift after a company from the Malaysian-owned Genting group revealed plans which will see the island transformed into an integrated tourism hub over the next eight years.

According to reports, the company will turn Bintan into medical tourism destination and an IT based gaming centre. However, it is not yet clear whether an Internet gaming aspect will be incorporated into the development.

The final ’Treasure Bay’ development, which will be built on a 342 ha site on Bintan’s Lagoi area, will include 745 luxury villa sites with boat berthing facilities, 1,700 marinas as well as a range of hillside condominiums. A casino for the general public, a six-star hotel, shops and a wellness centre will also feature. The project is expected to cost in the region of US$1.5 billion.

However the scope and nature of the development has not yet been fully settled, and an Indonesian official in charge of planning on Bintan has called into question the legality of constructing and operating a casino and gaming complex as part of the development. The official was quoted by eTN Asia as saying, “It was rejected a long time ago. Indonesia has tough anti-gambling laws.”

Bintan is the largest of the 3,200 islands in the Riau archipelago and sits just an hour’s boat journey south of Singapore. The northern coast of the island, which boasts tropical forests and a number of white-sand beaches, was signed over under lease by the Indonesian government to Singapore which is currently developing the ’Bintan Resort’ region as a holiday destination for Singaporeans.

The Treasure Bay project indicates that the rest of Bintan could soon become Indonesia’s ’pleasure island’ and even compete directly with another of Genting’s leisure development projects, the integrated resort-cum casino project on Sentosa island in Singapore.

source : www.property-report.com
__________________

“Never argue with IDIOT people, they will drag you down to their level and then beat you with experience ! ”
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old September 22nd, 2008, 04:11 PM   #115
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,795
Likes (Received): 200

Sports Center Stadium (Project Prov.Kepri 2008)

image hosted on flickr


image hosted on flickr



sumber :http://daycass-gallery.blogspot.com/...nter%20Stadium

Last edited by novian; September 23rd, 2008 at 01:33 PM.
novian no está en línea   Reply With Quote
Old September 23rd, 2008, 12:22 AM   #116
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 34,744
Likes (Received): 3644

Gambar dari BLOGSPOT gak bisa di-LINK langsung di sini
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old September 23rd, 2008, 02:10 PM   #117
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,795
Likes (Received): 200

tennis court

image hosted on flickr
novian no está en línea   Reply With Quote
Old September 23rd, 2008, 02:14 PM   #118
novian
Registered User
 
novian's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: tanjungpinang
Posts: 1,795
Likes (Received): 200

swiming pool

image hosted on flickr
novian no está en línea   Reply With Quote
Old September 23rd, 2008, 04:07 PM   #119
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Bintan Miliki Lima Pelsus FTZ

Sabtu, 20 September 2008 | 09:20:06
Hasil Rapat DK dan BPK Bintan
TANJUNGPINANG - Hasil rapat Dewan Kawasan (DK) FTZ dengan Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Bintan menetapkan lima pelabuhan khusus (pelsus) yang dijadikan jalur resmi pintu keluar masuk barang di wilayah Bintan saat Free Trade Zone (FTZ) berlaku. Pembahasan masalah pelabuhan ini dilangsungkan Jumat (19/9) di Hotel Pelangi, Tanjungpinang.
Menurut Sekretaris DK, Jon Arizal, lima pelabuhan tersebut meliputi dua pelabuhan barang dan tiga pelabuhan penumpang. Pelabuhan barang itu antara lain, Pelabuhan Sri Bintan Kijang dan Pelabuhan Sri Udana Lobam. Sementara untuk pelabuhan penumpang di antaranya, Pelabuhan Bintan Telani Lagoi, Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, serta Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.

Selain lima pelabuhan yang telah ditetapkan itu, pelabuhan lainnya dinyatakan sebagai pelabuhan ilegal untuk proses keluar masuk barang saat berlakunya FTZ. ”Kami juga membahas tentang barang apa saja yang diatur tata niaga impornya. Ada dua puluh item barang,” kata Arizal usai rapat, Jumat (19/9).

Sebanyak 20 barang tersebut antara lain, gula, beras, garam, cengkeh, nitro cellulose, bahan peledak, prekursor, pelumas, cakram optik, tekstil dan produk tekstil, keramik, bahan perusak ozon, intan kasar, minuman beralkohol, plastik, sakarin, perkakas tangan, mesin dan peralatan mesin, fotokopi berwarna. “Semuanya harus sesuai kuota dan kebutuhan,” tambahnya.

Jon Arizal menjelaskan, sesuai keputusan DK nomor 04/DK/VIII/2008, tertanggal 23 Agustus 2008, BPK Bintan dibagi menjadi dua struktur. Satu struktur kepemimpinan wilayah kabupaten Bintan dan satu lagi stuktur wilayah Kota Tanjungpinang.

Untuk BPK Kabupaten Bintan dikepalai Junisman dan wakilnya Wan Rudi Iskandar. Untuk BPK Tanjungpinang sendiri ketuanya adalah Raja Izharuddin dan Herman selaku wakil ketua. Dengan masing-masingnya empat orang anggota. Disamping itu, dengan telah dibentuknya personel BPK Bintan, Arizal mentargetkan tiga bulan kedepan implementasi FTZ untuk wilayah Bintan dapat di laksanakan.

Ditambahkannya lagi, dengan berlakunya FTZ di tiga kawasan Batam, Bintan dan Karimun, target satu miliar dolar AS, dan 20 ribu tenaga kerja dapat diserap setiap tahunnya. “Salah satu contoh, PT Saipem yang mampu menyerap lima ribu tenaga kerja,” lanjutnya. Untuk saat ini saja, jumlah investor sebanyak 1.600. “Terdiri dari 1.200 PMA dan 200 PMDN,” tukasnya. Dengan nilai investor sekitar 10 miliar dolar As setiap tahunnya.


Pelabuhan Lobam Siap Sambut FTZ

Ditunjuknya Pelabuhan Lobam menjadi pelabuhan bebas mendapatkan dukungan dari Ketua Apindo Bintan, Jamin Hidajat. Jamin menilai, pelabuhan Lobam yang berstandar internasional sangat representative bila dijadikan pelabuhan umum bebas.

Jamin, yang dijumpai wartawan, Kamis (18/9) usai menggelar acara buka puasa bersama menyampaikan dukungan atas rencana penggunaan pelabuhan Lobam sebagai pelabuhan umum bebas . Namun, perlu dibahas juga apakah penggunaan pelabuhan tersebut bersifat sementara atau dalam jangka panjang.

Selain itu, secara administrasi, pelabuhan yang ada di Lobam merupakan pelabuhan khusus yang ada di dalam kawasan Bonded. Bila digunakan untuk pelabuhan umum, tentu harus ada merubah status dari pelabuhan khusus ke pelabuhan umum.

Permasalahannya, kata Jamin, bila merubah status pelabuhan khusus ke pelabuhan umum apakah tidak bertentangan atau bertabarakan dengan peraturan tentang pelabuhan khusus tadi. “Ini perlu dilakukan pengkajian agar tak bertentangan dengan aturan tadi,” jelas Jamin.
Meskipun begitu, Jamin menegaskan bila pelabuhan Lobam dibuka untuk pelabuhan umum sarana dan prasarananya sudah sangat mendukung. Demikian juga pelayanan yang ada di pelabuhan ini juga telah diberlakukan pelayanan satu atap yang sangat mempercepat arus lalu lintas barang di dalam pelabuhan.

Tidak hanya itu, pelabuhan Lobam merupakan pelabuhan Lobam ini fasilitas pelayanannya telah memiliki ISPS Code atau berstandar internasional. Pelabuhan yang berstandar internasional di Bintan ini baru ada dua selain di Lobam juga di Lagoi.

Karena pelayannya sudah bertaraf internasional tadi, maka pelabuhan Lobam ini sudah memenuhi untuk dijadikan pelabuhan umum guna mendukung pelaksanaan FTZ di Bintan. Meskipun dengan statusnya yang bertaraf internasional, Jamin menyampaikan pelabuhan Lobam belum begitu sibuk.

Padahal, pelabuhan bertaraf internasional semestinya bisa digunakan selam 24 jam. Sedangkan di Lobam untuk bongkar muat satu hari hanya berlangsung empat kali dan jadwal ferry penumpang dengan tujuan Singapura Lobam satu hari beroperasi hanya dua kali.

Mengingat masih banyak kelonggaran waktu tadi, maka pelabuhan Lobam masih dimungkinkan untuk digunakan sebagai pelabuhan bebas. Tapi, bila untuk jangka panjang pelabuhan yang sekarang tidak bisa menampung operasional bila digunakan sebagai pelabuhan bebas.
Untuk mengantisipasi perkembangan tadi, Jamin menerangkan kalau PT BIIE Lobam dalam hal ini memiliki master plan melebarkan pembangunan pelabuhan umum internasional ke arah desa Busung.

Mengenai keberadaan pusat pelayanan satu atap atau One Stop Service, Jamin berharap dekat , karena akan mempermudah pelayanan. Untuk one stop service Bintan, Jamin berharap tidak ditempatkan di Tanjungpinang melainkan di sekitar pulau Bintan.

Bila diposisikan di Tanjungpinang, pengurusan perizinan dinilai relative jauh. Ia menilai, semakin dekat posisi pelayanan satu atap akan semakin baik. Meskipun begitu, pihaknya tak menapikan bicara Bintan tentu juga menyangkut pelayanan bagi pengusaha di Kijang, sehingga sangat ideal kalau kantor pelayanan tadi berada di tengah pulau Bintan. (cnt)
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Old October 8th, 2008, 03:16 PM   #120
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,050
Likes (Received): 28

Wisatawan Domestik ke Bintan Meningkat
Rabu, 08 Oktober 2008

TANJUNGUBAN (BP) — Tren kunjungan wisatawan domestik terutama dari Jakarta ke Bintan terus mengalami kenaikan. Untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan domestik asal Jakarta ini, Dinas Pariwisata Bintan bekerjasama dengan resort yang ada di Bintan bakal menggelar roadshow ke ibukota negara tersebut.

”Tujuan roadshow ini untuk promosi dan memasarkan potensi pariwisata yang ada di Bintan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bintan, Khazalik kepada Batam Pos, Selasa (7/10).

Adapun roadshow ke Jakarta ini rencananya dilakukan selama dua hari yaitu mulai tanggal 21 Oktober ini. Khazalik meniilai, wisatawan domestik terutama dari Jakarta ini masih potensial untuk meningkatkan angka kunjungan ke pariwisaya di Bintan.

Untuk pemasaran sendiri, akan dilakukan oleh resort-resort yang ada di Bintan. Mereka (resort, red) selama roadshow dipersilakan memasarkan produk-produk unggulan yang dimiliki masing-masing.

Khazalik yakin, wisatawan domestik yang berkunjung ke Bintan bakal mengalami peningkatan. Dibukanya rute penerbangan Jakarta - Tanjungpinang sehari dua kali, plus jalan lintas Barat sudah selesai dibangun, dinilai sangat menguntungkan pariwisata Bintan. Akses ke daerah ini makin mudah dijangkau.

Berbeda sebelum dibukanya rute penerbangan Jakarta - Tanjungpinang dan belum dibukanya jalan lintas Barat. Wisatawan domestik sulit menuju ke tempat pariwisata Bintan. Ditambah lagi, resort yang ada di Bintan sudah membuka travel agen pemasaran di Jakarta. (cnt)
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Future Developments Travis007 Development Archive 21 December 15th, 2005 05:36 AM
Bintan Island developments Indonesia! ncon DN Archives 36 November 8th, 2005 12:24 PM
DT Raleigh - The future of residential developments. Raleigh-NC Southeast 20 May 18th, 2005 07:32 PM


All times are GMT +2. The time now is 03:49 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us