DAOP I Jakarta (excluding KRL Commuterline) | Trains, Stations, and Developments - Page 62 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old October 9th, 2019, 07:19 AM   #1221
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 6,377
Likes (Received): 2412

Masak memakai lahan PJKA tanpa izin bahkan mendirikan bangunan permanen, dikasih ganti rugi

Kecuali emg mereka punya surat resmi / sertifikat hak milik, mengingat rumit atau kacaunya administrasi zaman dulu. Okelah dikasih unit rusunami, tapi nggak gratis juga lah, mereka mesti ada kontribusi pembayaran juga.

Yang aq liat di seberang depan St Manggarai sih emg bangunan2 permanen semua, dan jauh dari kata pemukiman liar. Agak susah nanti kayaknya kalo gusur. Mesti skala masif dan didukung aparat ama Pemda. Jadi ya solusi memberi unit rusunami harus dibicarakan dengan mereka juga
__________________
Just Another Brick in the Wall

Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com

Last edited by Gingerbread_Man; October 9th, 2019 at 07:29 AM.
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old October 9th, 2019, 07:43 AM   #1222
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 2,700
Likes (Received): 500

Permasalah tanah milik PT. KAI atau instansi lain memang rumit. Karena seringnya tanah itu peninggalan instansi era kolonial, misal Staatspoorwagen, atau KNIL dan instansi lain. Pada masa perang kemerdekaan rakyat berlomba2 menduduki lahan2 itu dengan alasan mereka mengambil paksa dari rakyat sebelumnya...
Akhirnya turun temurun tanah itu diduduki dan dikuasai masyarakat, terbit pula sertipikatnya...

Jadi status tanah itu bagaimana? Apakah masyarakat yg menduduki salah? Harus dilihat sejarah tanah itu juga sih...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 09:01 AM   #1223
AceN
Expelled
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: (0231)
Posts: 13,042
Likes (Received): 4843

Quote:
Originally Posted by fajarbuslovers View Post

Wew. Luas sekali wilayah kepemilikan DJKA di Manggarai.
Ini bisa dilakukan penggusuran super massif.
Ini sih bisa bikin:
1. Super Green-TOD dengan konsep rusunami. Pemilik rumah/hunian yang terdampak bisa dapat ganti rugi dengan unit di rusunami.
Atau tidak bersedia berminat, bisa mendapatkan ganti rugi berupa saham dari KAI atau uang ganti rugi.
2. Bisa bikin venue tempat hiburan, pertandingan olahraga dan pameran sekelas ICE. Jadi Manggarai bisa mirip2 kayak Bandara Hongkong atau Incheon. Dibangun setelah proses ganti rugi selesai.
3. Bisa bikin Hutan Kota Produktif di kawasan ini, lumayan buat tempat ngadem.

Ini semua akan bisa dilakukan kalau PT. KAI bersedia mulai go-public dan buka penawaran saham via pasar modal.
Korelasi nya apa pakkk, korelasinya apaaaaaaaaa......
__________________

“Never argue with IDIOT people, they will drag you down to their level and then beat you with experience ! ”
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 10:19 AM   #1224
fajarbuslovers
Bus & Model Photographer
 
fajarbuslovers's Avatar
 
Join Date: Aug 2014
Location: Bojong Menteng, Bekasi
Posts: 893
Likes (Received): 236


Korelasinya yaitu anggaran/dana.
Pembebasan lahan kawasan manggarai yang bisa dilakukan KAI membutuhkan dana yang sangat tidak sedikit dan proses yang rumit.
Karena saat kemerdekaan, banyak aset2 SS diambilalih oleh PJKA, tapi di saat yang sama bener kata @stepznaz_kdi masyarakat saat itu berlomba2 menguasai lahan milik SS, terlebih belum ada UU yang mengatur kejelasan status tanah atas rampasan perang pada saat itu.
Sehingga memang diperlukan konsep go-public pada KAI untuk melakukan pembebasan lahan.
==
Pada umumnya, perusahaan2 akan membuka saham ke publik apabila ingin:
1. Melakukan ekspansi usaha
2. Membuka/mengembalikan/mengambil-alih lahan baru
3. Membutuhkan investor dalam pengembangan bisnis.

Sekadar info, PT. KAI merupakan BUMN yang belum mencatatkan namanya di pasar modal.
Ketika sudah masuk, lambang , Tbk. akan melekat di KAI dan memberikan kesempatan publik untuk nanam saham di KAI.
__________________
Suka Foto Bus, Model dan Produk.
Instagram : @fbl.photoworks


Last edited by fajarbuslovers; October 9th, 2019 at 04:11 PM.
fajarbuslovers no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 11:38 AM   #1225
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 6,377
Likes (Received): 2412

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
Permasalah tanah milik PT. KAI atau instansi lain memang rumit. Karena seringnya tanah itu peninggalan instansi era kolonial, misal Staatspoorwagen, atau KNIL dan instansi lain. Pada masa perang kemerdekaan rakyat berlomba2 menduduki lahan2 itu dengan alasan mereka mengambil paksa dari rakyat sebelumnya...
Akhirnya turun temurun tanah itu diduduki dan dikuasai masyarakat, terbit pula sertipikatnya...

Jadi status tanah itu bagaimana? Apakah masyarakat yg menduduki salah? Harus dilihat sejarah tanah itu juga sih...
Kalo case nya begini, menurutku sih sebaiknya diberi ganti rugi.
Untuk bangunannya diberi ganti rugi, tapi untuk tanahnya mungkin sekitar 50:50 gitu kali ya, negara ganti setengahnya aja karena aslinya tanah negara.
Tapi gak tau juga sih, bukan orang hukum saya. Reaktivasi rel di Jawa Barat juga ada case ny yg gini juga kan?
__________________
Just Another Brick in the Wall

Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 11:46 AM   #1226
raihanaulia
Resident Image-corrector
 
raihanaulia's Avatar
 
Join Date: Sep 2013
Location: Jatinangor
Posts: 2,539
Likes (Received): 1473

kalau untuk reaktivasi Garut, menurut teman saya yang rumahnya menempati jalur Garut - Cikajang, memang sejak awal mereka menempati lahan itu mereka semua sadar statusnya sewa dan KAI berhak kapan saja melakukan penertiban. Ada hitam diatas putihnya. Makanya resistensinya gak terlalu besar.

Yang di Manggarai kalau gak salah kan kasusnya mereka menempati tanah yang seharusnya merupakan rumah dinas PJKA/PNKA.
__________________



Avatar yang ada di kiri post ini itu bagian dari sticker LINE kita lho!

Download yuk!


https://line.me/S/sticker/3243834
raihanaulia no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 02:15 PM   #1227
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 2,700
Likes (Received): 500

klo yg di jalur yg pernah aktif atau rumah dinas lebih mudah, paling uang kerohiman aja. Karena mereka cuma numpang, dan saya yakin pada dasarnya mereka sadar status tanah itu. Jadi masalah klo tiba2 ada sertipikat di tanah itu, nah lo, bgmn itu...
Yg repot itu yg ada di sekitar stasiun atau dekat rel tapi bertahun2 tidak dikelola PT KAI, apalagi punya sejarah diduduki dan dikuasai sejak perang kemerdekaan...
Inget, badan usaha itu gak bisa punya SHM, cuma bisa SHGB/SHGU yg punya waktu aktif. Kecuali itu statusnya tanah milik Kemenhub cq
DJKA, itupun klo sudah disertipikat dan tercatat di BHMN, klo belum, ea... Ini yg bikin pembebasan lahan makin berdarah2...

Btw tanah negara yg tidak ada hak diatasnya atau tidak ada catatan apapun atas tanah itu, bisa diduduki, dimanfaatkan, dan dikuasai loh, bahkan bisa ditingkatkan jadi SHM selama persyratan terpenuhi, karena seluruh tanah itu pada dasarnya adalah tanah negara...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 02:58 PM   #1228
Kanz_KAP
Registered User
 
Kanz_KAP's Avatar
 
Join Date: Nov 2018
Posts: 171
Likes (Received): 129

Quote:
Originally Posted by Gingerbread_Man View Post
Kalo case nya begini, menurutku sih sebaiknya diberi ganti rugi.
Untuk bangunannya diberi ganti rugi, tapi untuk tanahnya mungkin sekitar 50:50 gitu kali ya, negara ganti setengahnya aja karena aslinya tanah negara.
Menurut ku sih gan ketimbang diberi ganti rugi 50:50 yg otomatis terjadi penolakan, lebih baik pemerintah menjalankan program transmigrasi aja di luar pulau jawa dengan di iming-iming dikasih tanah yang luas dan perbaikan kesejahteraan.
Toh lagi pula yg menempati tanah tersebut kebanyakan kerja di sektor informal yang tidak ada hubungan kontrak dengan PT KAI.
Juga mengurangi dampak tawuran karena adanya kesenjangan sosial di sekitar stasiun Manggarai
Kanz_KAP no está en línea   Reply With Quote
Old October 9th, 2019, 04:06 PM   #1229
fajarbuslovers
Bus & Model Photographer
 
fajarbuslovers's Avatar
 
Join Date: Aug 2014
Location: Bojong Menteng, Bekasi
Posts: 893
Likes (Received): 236


Konsep di atas tidak semuanya setuju, karena di beberapa titik, program transmigrasi di era orde baru yang tidak berhasil dan tidak berdampak signifikan terhadap lapangan kerja.
Ada yang berhasil, ada yang gagal berkembang.

Terkecuali kl dikasih tanah untuk transmigran di wilayah ibu kota baru di sekitaran Panajam Passer Utara. Atau di tengah2 lokasi ibukota baru dengan ibukota provinsi yg terhubung dekat dengan tol.

Memang paling realistis dikasih uang ganti rugi, atau mendapat sebagian lembar saham dari KAI.
__________________
Suka Foto Bus, Model dan Produk.
Instagram : @fbl.photoworks

fajarbuslovers no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2019, 08:15 AM   #1230
AceN
Expelled
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: (0231)
Posts: 13,042
Likes (Received): 4843

Quote:
Originally Posted by fajarbuslovers View Post

Korelasinya yaitu anggaran/dana.

Pembebasan lahan kawasan manggarai yang bisa dilakukan KAI membutuhkan dana yang sangat tidak sedikit dan proses yang rumit.
Karena saat kemerdekaan, banyak aset2 SS diambilalih oleh PJKA, tapi di saat yang sama bener kata @stepznaz_kdi masyarakat saat itu berlomba2 menguasai lahan milik SS, terlebih belum ada UU yang mengatur kejelasan status tanah atas rampasan perang pada saat itu.

Sehingga memang diperlukan konsep go-public pada KAI untuk melakukan pembebasan lahan.
Saya tau pasti jawabannya bakal itu

Pak, kalau anggaran / dana, itu gak harus IPO. Bisa nerbitin Obligasi, Global Bond, Sekuritisasi Aset, dll Makanya saat anda bilang itu bisa dilakukan kalo PT. KAI Go Public, itu IMHO Gak Tepat. Karena ada jalan lain selain IPO.

Tapi memang anak usaha PT. KAI akan IPO sbentar lagi, cuma induknya mah belum tentu.

Quote:
Originally Posted by fajarbuslovers View Post
Pada umumnya, perusahaan2 akan membuka saham ke publik apabila ingin:
1. Melakukan ekspansi usaha
2. Membuka/mengembalikan/mengambil-alih lahan baru
3. Membutuhkan investor dalam pengembangan bisnis.

Sekadar info, PT. KAI merupakan BUMN yang belum mencatatkan namanya di pasar modal.
Ketika sudah masuk, lambang , Tbk. akan melekat di KAI dan memberikan kesempatan publik untuk nanam saham di KAI.
You don't have to tell me about this bro
__________________

“Never argue with IDIOT people, they will drag you down to their level and then beat you with experience ! ”
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2019, 12:23 PM   #1231
fajarbuslovers
Bus & Model Photographer
 
fajarbuslovers's Avatar
 
Join Date: Aug 2014
Location: Bojong Menteng, Bekasi
Posts: 893
Likes (Received): 236


Jatuhnya KAI bisa nge-bon dulu ya pas pembebasan lahan?
Baru pelunasan dibayarkan pada saat kawasan integrasi MRI jadi, betul kan?

---

Tapi akan saat menarik menantinya anak usaha KAI bakal IPO, sehingga pada saat pembebasan lahan, ganti ruginya bisa berbentuk lembar saham.
Seperti yg terjadi pada warga Kota Semarang waktu lahannya digusur untuk pembangunan tol.
__________________
Suka Foto Bus, Model dan Produk.
Instagram : @fbl.photoworks

fajarbuslovers no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2019, 02:05 PM   #1232
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 2,700
Likes (Received): 500

Quote:
Originally Posted by fajarbuslovers View Post

Jatuhnya KAI bisa nge-bon dulu ya pas pembebasan lahan?
Baru pelunasan dibayarkan pada saat kawasan integrasi MRI jadi, betul kan?

---

Tapi akan saat menarik menantinya anak usaha KAI bakal IPO, sehingga pada saat pembebasan lahan, ganti ruginya bisa berbentuk lembar saham.
Seperti yg terjadi pada warga Kota Semarang waktu lahannya digusur untuk pembangunan tol.

Gak usah rumit2 lah, klo butuh lahan ya bebasin aja. Gak punya duit, minta pemerintah yg bebasin, setelah itu di jadikan PMP ke KAI.
Pemerintah gk punya duit? Ya tunggu giliran tahun depan, hehehe...
Klo kata motivator mah KISS... keep it simple s*****...

Klo masalah status tanah, ada lah solusinya... Tanah mau bagaimanapun statusnya, bisa dibebaskan klo untuk kepentingan umum, asal bukan untuk kepentingan KAI...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2019, 02:31 PM   #1233
fajarbuslovers
Bus & Model Photographer
 
fajarbuslovers's Avatar
 
Join Date: Aug 2014
Location: Bojong Menteng, Bekasi
Posts: 893
Likes (Received): 236


I see.
Tapi ada yg tau apakah pembebasan lahan ini masuk Renstra pemerintah periode ini?
__________________
Suka Foto Bus, Model dan Produk.
Instagram : @fbl.photoworks

fajarbuslovers no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:21 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us