Indonesia | Trains & National Railways | 7 - Page 326 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old June 27th, 2018, 01:03 PM   #6501
romeo_foxtrot
Registered User
 
Join Date: Sep 2016
Location: Parijs van Java
Posts: 158
Likes (Received): 65

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
Sabtu kemarn bela2in turun di YK buat nyobain K1 18 SS Argo Wilis, hasilnya agak sedikit mengecewakan.
Tiba di stasiun Bandung merasa sehat dan baik2 saja, selanjutnya naik rangkain KA 6 gak berapa lama tiba2 merasa sedikit pusing. Saya perhatkan, ambiance interior K1 SS kurang nyaman, klo saya rasa pengaruh warna kursi dan bentuk kursi yang seperti itu. Saya pikir mungkin krn masih baru jd msh keras. Simpulannya, warna dan bentuk joknya gak nyaman buat saya, bahkan menurut saya lebih nyaman kursi K3 Premium. kamar mandinya juga agak sempit.

Rencana awal pulang naik Turangga, tp krn pengalaman itu gak jd, kembali ke kereta andalan, Lodaya.
Dan tada, dapet kereta eks Gajayana. Pintu otomatis, kamar mandi luas, kursi nyaman, ada mejanya, goncangan selama duduk nyaman2 aja. Dan selalu puas dg ketepatan waktu Lodaya. Berangkatnya KA 6 telat lebh 30 menit.

Kritik utama saya ke K1 18 itu kursinya, bentuknya gak nyaman, sepertinya cocok buat orang yg tinggi. Bahkan dibandingkan dg K1 lama atau K3 Premium. Tebel banget tuh kursi. padahal kursi pesawat gak setebal itu tetep nyaman.
warna kursi juga bikin pusing.

Dan rupanya ada penumpang Lodaya yg juga bilang lebih enak Lodaya daripada K1 18 Argo Wilis. Jadi dia seperti saya, naik Argo Wilis buat nyobain K1 18. Pulangnya ya balik ke Lodaya lg.
kalo soal bentuk kursi, saya pribadi justru lebih suka yg di K1 18, terutama "kuping" di sandarannya itu, jadi gak perlu takut nyenggol kepala orang atau nyenderin kepala ke jendela buat tidur... tapi kalo warnanya sih saya juga lebih suka warna yg nuansa gelap, kayak K1 16-17 atau K3 16-18, yg di K1 18 terlalu ngejreng menurut saya...

btw sedikit cerita soal mudik kemarin ke bandung naik GoPar stainless, dpt menu buka puasa tapi kok... rasanya porsinya bahkan lebih sedikit dari makanan yg dijual di restorasi ya? udah gitu daging ayamnya keras pula, jadi kurang bisa dinikmati...
untung bawa cemilan jadi gak terlalu laper pas di jalan (krn sebelum berangkat gak makan krn mikir bakal dikasih makanan gratis, minimal porsinya sama kayak makanan restorasi)...



mungkin tahun depan kalo mau adain menu buka puasa gratis, minimal porsinya setara dgn menu restorasi lah...
romeo_foxtrot no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old June 27th, 2018, 06:15 PM   #6502
gibranalnn
Hadir Untuk Negeri
 
gibranalnn's Avatar
 
Join Date: Aug 2014
Location: Jakarta
Posts: 796
Likes (Received): 208

btw

klo laa sudah sampe cikampek, plz.

Saatnya pesen lok listrik ato electrodiesel (hybrid).

Pasti Gopar lebih cepet, apalagi di GMR/MRI-CKP.
__________________
sssSelamat datang para penumpang
gibranalnn no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2018, 06:31 PM   #6503
dimz_ctn
Your Shit Says
 
dimz_ctn's Avatar
 
Join Date: Oct 2017
Location: Kotabaru - Jakarta
Posts: 1,127
Likes (Received): 501

Quote:
Originally Posted by gibranalnn View Post
btw

klo laa sudah sampe cikampek, plz.

Saatnya pesen lok listrik ato electrodiesel (hybrid).

Pasti Gopar lebih cepet, apalagi di GMR/MRI-CKP.
Kenapa ga sekalian sampe KJT?
__________________
don't be afraid to be different, be yourself
dimz_ctn no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old June 27th, 2018, 06:33 PM   #6504
gazart
Registered User
 
gazart's Avatar
 
Join Date: Jun 2015
Location: Biliton
Posts: 3,527
Likes (Received): 4595

Quote:
Originally Posted by romeo_foxtrot View Post
kalo soal bentuk kursi, saya pribadi justru lebih suka yg di K1 18, terutama "kuping" di sandarannya itu, jadi gak perlu takut nyenggol kepala orang atau nyenderin kepala ke jendela buat tidur... tapi kalo warnanya sih saya juga lebih suka warna yg nuansa gelap, kayak K1 16-17 atau K3 16-18, yg di K1 18 terlalu ngejreng menurut saya...

btw sedikit cerita soal mudik kemarin ke bandung naik GoPar stainless, dpt menu buka puasa tapi kok... rasanya porsinya bahkan lebih sedikit dari makanan yg dijual di restorasi ya? udah gitu daging ayamnya keras pula, jadi kurang bisa dinikmati...
untung bawa cemilan jadi gak terlalu laper pas di jalan (krn sebelum berangkat gak makan krn mikir bakal dikasih makanan gratis, minimal porsinya sama kayak makanan restorasi)...

mungkin tahun depan kalo mau adain menu buka puasa gratis, minimal porsinya setara dgn menu restorasi lah...
Tahun depan? Iya kalau menteri & dirutnya gak ganti.
Udah di syukuri saja, daripada gak dapat sama sekali, namanya juga gratisan dari program "mudik bareng guyub rukun".
Kalau gak mau dimakan bisa minta secuil kurma aja sama petugas KA nya, atau makanannya dikasih ke penumpang sebelah.

Lagipula PT KAI gak akan kasih makanan berat untuk berbuka kalau bukan karena bisikan dari Kementrian BUMN.

Quote:
Originally Posted by gibranalnn View Post
btw
klo laa sudah sampe cikampek, plz.
Saatnya pesen lok listrik ato electrodiesel (hybrid).
Pasti Gopar lebih cepet, apalagi di GMR/MRI-CKP.
Cikampek? tanggung amat, Cirebon sekalian. Biar Argo Jati bisa pakai layanan kereta listrik sekalian. Entak itu mau pakai tipe EMU/KRL atau ditarik loko listrik.
Kita tunggu tanggal main mini medium HSR aja. Kalau gak salah ada fase-fase nya dan salah satunya fase 1 yaitu Jakarta - Cirebon.
__________________
Selamat Pagi, selamat jumpa lagi, menyongsong pagi kita berkarya...
gazart no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 02:00 AM   #6505
@theta
Registered User
 
@theta's Avatar
 
Join Date: Jun 2016
Location: Bandung
Posts: 481
Likes (Received): 148

Quote:
Originally Posted by gibranalnn View Post
btw

klo laa sudah sampe cikampek, plz.

Saatnya pesen lok listrik ato electrodiesel (hybrid).

Pasti Gopar lebih cepet, apalagi di GMR/MRI-CKP.
Ga perlu lok listrik, lok yang sekarang 120 km/jam juga bisa kok. Cuma tinggal nunggu lintasnya siap aja. Dulu tahun 1995 vmax Bks-Ckp itu bisa nyampe 110km/jam loh. Sekarang kan maksimal semua lintas cuma 100 km/jam.


Dari segi sarana juga sudah siap, keretanya sudah banyak yang memiliki TM F (v max 120km/jam)
__________________
Instagram - Flickr - Twitter
@theta no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 03:33 AM   #6506
bro-bro
Registered User
 
bro-bro's Avatar
 
Join Date: Jan 2016
Location: jakarta
Posts: 756
Likes (Received): 182

lok listrik mestinya bisa hemat gerbong pembangkit
__________________
“It is not enough to win a war; it is more important to organize the peace.”


― Aristotle

gazart liked this post
bro-bro no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 11:48 AM   #6507
streamline002
Registered User
 
Join Date: Mar 2018
Location: New York Int' Airport, YK
Posts: 67
Likes (Received): 48

Sempet kebayang dibenak saya, bagaimana loko listrik digunakan di daop 1 yang ada laa nya. Dan saat keluar dari BKS, RK maupun BOO. Baru digunakan loko diesel.

Lumayan, bisa irit bahan bakar sekaligus mengurangi beban KAI dalam operasionalnya dari segi pembelian bahan bakar diesel..

Plus ngurangin polusi..

Just my 2 cent
streamline002 no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 01:18 PM   #6508
raihanaulia
Resident Image-corrector
 
raihanaulia's Avatar
 
Join Date: Sep 2013
Location: Jatinangor
Posts: 2,708
Likes (Received): 1712

ga efisien dan membuang-buang waktu untuk ganti lok.

masa beli lok listrik cuma buat jalan 40 kilo GMR-CKR. buang buang duit.

lagipula polusi yang dikeluarkan lokomotif gak sebanding dengan penghematan yang dihasilkan dalam perbandingannya dengan mobil pribadi kok
__________________



Avatar yang ada di kiri post ini itu bagian dari sticker LINE kita lho!

Download yuk!


https://line.me/S/sticker/3243834
raihanaulia no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 02:19 PM   #6509
MPSCLFJRN
A kid from yesterday
 
MPSCLFJRN's Avatar
 
Join Date: Apr 2017
Location: Depok
Posts: 1,045
Likes (Received): 374

Lok listrik nanti aja kalo Pantura full elektrifikasi. Kalo masih parsial ga perlu.
__________________
#58
MPSCLFJRN no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 03:18 PM   #6510
streamline002
Registered User
 
Join Date: Mar 2018
Location: New York Int' Airport, YK
Posts: 67
Likes (Received): 48

Quote:
Originally Posted by raihanaulia View Post
ga efisien dan membuang-buang waktu untuk ganti lok.

masa beli lok listrik cuma buat jalan 40 kilo GMR-CKR. buang buang duit.

lagipula polusi yang dikeluarkan lokomotif gak sebanding dengan penghematan yang dihasilkan dalam perbandingannya dengan mobil pribadi kok
Bagaimana dengan loko hybrid? Jadi tidak perlu buang waktu untuk langsir loko diesel ke loko listrik. Jadi ketika diluar jalur laa tinggal di switch saja..

Karena saya berpikir, ketika saya di stasiun MRI banyak kereta api dengan loko diesel sering wara wiri di jalur dengan laa nya. Dan saya lihat pun sepertinya sayang kenapa listrik yang ada tidak digunakan dan dimanfaatkan. Malah menggunakan mesin diesel

Intinya sih untuk menghemat serta memanfaatkan laa yang ada
streamline002 no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 07:51 PM   #6511
balfajrs
tukang ukur jalan
 
balfajrs's Avatar
 
Join Date: Jan 2015
Location: Cilacap-Jogja
Posts: 937
Likes (Received): 265

kayanya kalau untuk lokomotif hybrid masih belum perlu juga, toh harga lokomotif hybrid itu masih mahal, daripada beli lokomotif semacam itu, lebih baik bersabar hingga seluruh jalur di Jawa full elektrik, baru deh beli lokomotif listrik beneran.
balfajrs no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2018, 08:00 PM   #6512
trent_768
Registered User
 
Join Date: Jan 2016
Posts: 745
Likes (Received): 432

Paling bener sih benerin rel2 kriting dulu. Mau full LAA trs beli Siemens Taurus juga tetep max 100kph kalo rel masih keriting
__________________

peseg5, ahonksirad, adriantj liked this post
trent_768 no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2018, 09:16 AM   #6513
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 3,233

semua peningkatan kualitas infrastruktur rel itu nantinya akan menaikkan biaya tac. dan biasanya dibebankan ke harga tiket yang naik. jadi siap2 saja ya..
__________________
lantaran kebodohannja si koesir, maka kemaren di pintoe besar ada satoe sado jang soedah dilanggar stoomtram. banjak diantara koesir sado jang bodoh dan tiada patoet mengoesiri.

(pembrita betawi, 16 april 1909)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2018, 09:32 AM   #6514
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 4,533

Quote:
Originally Posted by trent_768 View Post
Paling bener sih benerin rel2 kriting dulu. Mau full LAA trs beli Siemens Taurus juga tetep max 100kph kalo rel masih keriting
Kalau masalah jalan mestinya Kemenhub yang aktif ajukan anggarannya, karena urusan jalan rel ya pemerintah yang mesti turun tangan langsung.

Kalau masalah kenaikan TAC itu kan kebijakan pemerintah juga, bisa TAC naik atau bisa TAC turun atau tetap juga bisa. Jadi gak ngaruh karena relnya diperbarui TAC harus naik. Turun pun juga boleh kok. Kecuali kalau asetnya murni milik KAI, seperti ruas Batuceper-Bandara Soetta. Kalau seandainya jalurnya diupgrade oleh KAI, TAC nya kepada operator lain (bila ada swasta yang ikut pakai) pasti TAC nya ikut berdampak. Karena urusannya bisnis.
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2018, 04:01 PM   #6515
@theta
Registered User
 
@theta's Avatar
 
Join Date: Jun 2016
Location: Bandung
Posts: 481
Likes (Received): 148

Benerin aja dulu prasarana kek geometri jalan rel, sintelis, perlintasan sebidang, vmax.
Sarana juga benerin dulu deh itu kereta-kereta TM E yg pake bogie TB-398 ganti semua pake NT-60 atau TB-1014

Baru deh mikirin elektrifikasi jawa terus beli lok listrik. Toh hybrid-hybridan juga belum urgent banget

Itu lintas Cimekar-Tasikmalaya upgrade sintelis dulu aja deh. Terus bikin DT Kiaracondong-Kroya. Itu yang lebih urgent sekarng daripada gaya gayaan pake hybrid
__________________
Instagram - Flickr - Twitter

aryomath liked this post
@theta no está en línea   Reply With Quote
Old July 2nd, 2018, 02:25 AM   #6516
alif8993
Registered User
 
alif8993's Avatar
 
Join Date: Nov 2017
Location: Jakarta
Posts: 163
Likes (Received): 30

intinya untuk membangun sebuah kereta yang berkecepatan tinggi ...
banyak yang harus di siapkan.
mulai dari sarana yang handal, mumpuni dan bisa di ajak lari..
prasarananya juga gitu, harus kuat dan memang teruji kualitasnya.
masyarakatnya juga harus siap, teknologi yang tinggi itu butuh biaya yang tinggi, jadi jangan ngarep kereta cepat tapi bayarnya spt ka ekonomi,
dan juga semua pintu perlintasan wajib tidak sebidang, demi keselamatan dari masyarakat itu sendiri.
hal ini memang harus di siapkan.

dulu sempat pernah membikin hitung-hitungan,
kalau JKT-SBY via pantura itu ada sekitar +-4500 pintu perlintasan, dan baru 35% nya saja yang tidak sebidang , 50% diantaranya perlintasan liar, dan pemda/pempus hanya dapat membangun 10-20 perlintasan tidak sebidang baik dalam bentuk melayang / underpass .. butuh berapa tahun kita untuk membangun kereta cepat?

IMHO
CMIIW
__________________
Transportasi yang bagus mencerminkan kemajuan sebuah negara


firdaus9903 liked this post
alif8993 no está en línea   Reply With Quote
Old July 2nd, 2018, 04:00 AM   #6517
fajarmuhasan
******
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 11,742
Likes (Received): 882

Quote:
Originally Posted by alif8993 View Post
intinya untuk membangun sebuah kereta yang berkecepatan tinggi ...
banyak yang harus di siapkan.
mulai dari sarana yang handal, mumpuni dan bisa di ajak lari..
prasarananya juga gitu, harus kuat dan memang teruji kualitasnya.
masyarakatnya juga harus siap, teknologi yang tinggi itu butuh biaya yang tinggi, jadi jangan ngarep kereta cepat tapi bayarnya spt ka ekonomi,
dan juga semua pintu perlintasan wajib tidak sebidang, demi keselamatan dari masyarakat itu sendiri.
hal ini memang harus di siapkan.

dulu sempat pernah membikin hitung-hitungan,
kalau JKT-SBY via pantura itu ada sekitar +-4500 pintu perlintasan, dan baru 35% nya saja yang tidak sebidang , 50% diantaranya perlintasan liar, dan pemda/pempus hanya dapat membangun 10-20 perlintasan tidak sebidang baik dalam bentuk melayang / underpass .. butuh berapa tahun kita untuk membangun kereta cepat?

IMHO
CMIIW
seperti ide awal untuk jakarta-surabaya disebut kereta kencang (semi cepat) dengan memanfaatkan jalur yg ada dengan upgrade masalah perlintasan dan bantalan rel.
jika udah gak ada perlintasan sebidang dan bantalan diganti maka kereta bisa melaju cepat.
kereta kelas argo juga bisa full speed dan waktu tempuh bisa dipersingkat.

sebenernya ide itu saja dikerjakan dulu...bukan demi kereta cepat tapi demi kelancaran dan keselamatan.
setelah itu mantap baru dech ganti loko plus kereta yg bisa lari 150 km/jam sbg kereta kencang
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote
Old July 2nd, 2018, 05:14 AM   #6518
rafimp
Registered User
 
Join Date: Nov 2017
Location: Padang, West Sumatera
Posts: 283
Likes (Received): 108

Quote:
Originally Posted by fajarmuhasan View Post
seperti ide awal untuk jakarta-surabaya disebut kereta kencang (semi cepat) dengan memanfaatkan jalur yg ada dengan upgrade masalah perlintasan dan bantalan rel.
jika udah gak ada perlintasan sebidang dan bantalan diganti maka kereta bisa melaju cepat.
kereta kelas argo juga bisa full speed dan waktu tempuh bisa dipersingkat.

sebenernya ide itu saja dikerjakan dulu...bukan demi kereta cepat tapi demi kelancaran dan keselamatan.
setelah itu mantap baru dech ganti loko plus kereta yg bisa lari 150 km/jam sbg kereta kencang
Permasalahannya, gimana perlintasan sebidang yang ditutup berada di pendesaan dan itu satu2nya jalan akses mereka. Takutnya jika anggaran tidak mencukupi untuk membangun jalan layang atau underpass/overpass (kek) jalan di pendesaan jadi terancam.

Mudah2an aja pemerintah punya solusi terbaik untuk hal itu
rafimp no está en línea   Reply With Quote
Old July 2nd, 2018, 07:31 AM   #6519
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 3,000
Likes (Received): 609

Quote:
Originally Posted by rafimp View Post
Permasalahannya, gimana perlintasan sebidang yang ditutup berada di pendesaan dan itu satu2nya jalan akses mereka. Takutnya jika anggaran tidak mencukupi untuk membangun jalan layang atau underpass/overpass (kek) jalan di pendesaan jadi terancam.

Mudah2an aja pemerintah punya solusi terbaik untuk hal itu
Gak ada masalah dengan jalan akses, pasti dibuat UP/OP atau perlintasan sebidang dengan palang pintu. Masalahnya adalah kebanyakan orang2 maunya praktis. Klo pake jalan yang sudah disediakan agak jauh (sedikit memutar), jadi pada bikin jalan dan perlintasan sendiri. Dan jadilan perlintasan ilegal tanpa palang pintu...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old July 2nd, 2018, 08:01 AM   #6520
fajarmuhasan
******
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 11,742
Likes (Received): 882

@atas,
kalo ide awal kereta kencang dijalankan programnya maka perlintasan sebidang juga masuk dalam program kerja jadi akan dilakukan entah underpass atau overpass tergantung lokasi dan tentu melalui study dulu
nah perlintasan abal-abal alias yg gak resmi dibikin warga...itu perlu sosialisasi ekstra supaya gak kejadian lagi
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 04:04 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2020, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2020 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2020 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us