Indonesia | Trains & National Railways | 7 - Page 335 - SkyscraperCity
 

forums map | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station


Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old August 10th, 2018, 02:21 PM   #6681
tanokichi
Registered User
 
tanokichi's Avatar
 
Join Date: Jan 2012
Posts: 2,411
Likes (Received): 889


bagaimana tindakan pusat untuk KA komuter surabaya? surabaya bagaikan anak pungut, ngenes banget kondisi KA komuter di surabaya yg kurang mendapat perhatian, apakah itu adil dan mengingat surabaya kota terbesar kedua lho.

saya rasa prameks kalo cuma nambah 5 trip lagi ga bakal ganggu kok.
__________________
tanokichi no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old August 10th, 2018, 02:29 PM   #6682
@theta
Registered User
 
@theta's Avatar
 
Join Date: Jun 2016
Location: Bandung
Posts: 481
Likes (Received): 148

Bandung Raya apakabar ya? Udha urgent banget tuh buat di elektrifikasi. Eh jangan kebanyakan mimpi elektrifikasi dulu, itu Kac-Ccl aja belum DT. Malah Boo-Si yang di DTin. Kasian itu KA Lokal yang jam sore-malam haus dihajar sama Lodaya, Malabar, Mutiara Selatan, Argo Wilis, Turangga. Kasian yang baru pulang harus nunggu lama di kereta gara-gara kalah silang sama susul mulu. Itu dar segi prasarana ya, dari segi sarana juga udah ga banget deh. Masa K3 106 seat buat KAJJ dijadiin kereta komuter, bener-bener ga cocok deh, soalnya kalau lagi penuh bener2 sumpek jadinya, terus pintu keluar-masuknya juga terlalu kecil. SF 7 K3 + 1 KMP3/KP3 juga belum cukup ah, masih banyak yang suka ga keangkut kalau pagi sama sore.
__________________
Instagram - Flickr - Twitter

Cabron del Mar, ahonksirad liked this post
@theta no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2018, 03:36 PM   #6683
bro-bro
Registered User
 
bro-bro's Avatar
 
Join Date: Jan 2016
Location: jakarta
Posts: 756
Likes (Received): 182

jakarta expansinya juga lambat selain kereta bandara . kereta jurusan rankas bitung aja baru tahun lalu elektrifikasinya, sebelumnya pakai kereta lokal doang. jalur baru ddt aja lamanya minta ampun.
__________________
“It is not enough to win a war; it is more important to organize the peace.”


― Aristotle
bro-bro no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 
Old August 10th, 2018, 03:42 PM   #6684
erick17
Registered User
 
Join Date: Dec 2016
Location: Depok
Posts: 323
Likes (Received): 104

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
Trus nyambung ke Prameks, berharap prameks seliweran kayak KRL jadebotabek. Kira2 kapasitas jalur KTA-SLO bagaimana? Kayaknya kepadatan KAJJ dan KA lokal-nya lumayan juga tuh... Ntar bersinggungan prameks vs KAJJ, nanti diprotes lagi, KAJJ dilarang lewat atau kurangin jadwalnya...
Solusinya cukup tambahin stasiun pemberhentian supaya paling tidak jadi tempat persusulan dengan KAJJ sekaligus naik-turun penumpang jika jadwal prameks ditambah.

Bayangkan saja, masih ada stasiun seperti Brambanan (baru satu jadwal pp), Sowot, Delanggu, Gawok , dan Ceper yang masih bisa dijadikan stasiun pemberhentian dengan potensi penumpang dari daerah luar Yogya, Klaten, dan Solo.
erick17 no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2018, 03:50 PM   #6685
erick17
Registered User
 
Join Date: Dec 2016
Location: Depok
Posts: 323
Likes (Received): 104

Quote:
Originally Posted by tanokichi View Post

bagaimana tindakan pusat untuk KA komuter surabaya? surabaya bagaikan anak pungut, ngenes banget kondisi KA komuter di surabaya yg kurang mendapat perhatian, apakah itu adil dan mengingat surabaya kota terbesar kedua lho.

saya rasa prameks kalo cuma nambah 5 trip lagi ga bakal ganggu kok.
Mengingat Surabaya dan Sidoarjo telah menjadi sebuah metropolitan yg menyatu, sepertinya perlu proyek elektrifikasi dan double tracking jalur Sidoarjo/Waru - SBI sehingga ada layanan krl dengan frekuensi yg lebih banyak.

Untuk tahap berikutnya, lanjut ke arah Mojokerto dan Lamongan (didukung dengan elektrifikasi untuk KA semi cepat jkt-sby) hingga kemudian ke Gresik.

Paling tidak jika krl sudah beroperasi dapat mengubah mindset warga Surabaya untuk menggunakan public transport sehingga menjadi insentif bagi pemerintah daerah untuk memperluas jaringan krl dan membangun proyek lrt (bukan tram yaa) dengan ruas Barat ke timur, dll (kalau masih ogah, bisa ganti BRT tapi harus seekstensif seperti Jakarta).
__________________

Cabron del Mar, JR1704RSD liked this post
erick17 no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2018, 03:58 PM   #6686
erick17
Registered User
 
Join Date: Dec 2016
Location: Depok
Posts: 323
Likes (Received): 104

Quote:
Originally Posted by @theta View Post
Bandung Raya apakabar ya? Udha urgent banget tuh buat di elektrifikasi. Eh jangan kebanyakan mimpi elektrifikasi dulu, itu Kac-Ccl aja belum DT. Malah Boo-Si yang di DTin. Kasian itu KA Lokal yang jam sore-malam haus dihajar sama Lodaya, Malabar, Mutiara Selatan, Argo Wilis, Turangga. Kasian yang baru pulang harus nunggu lama di kereta gara-gara kalah silang sama susul mulu. Itu dar segi prasarana ya, dari segi sarana juga udah ga banget deh. Masa K3 106 seat buat KAJJ dijadiin kereta komuter, bener-bener ga cocok deh, soalnya kalau lagi penuh bener2 sumpek jadinya, terus pintu keluar-masuknya juga terlalu kecil. SF 7 K3 + 1 KMP3/KP3 juga belum cukup ah, masih banyak yang suka ga keangkut kalau pagi sama sore.
Sama, saya juga sepaham dengan mas.

Paliing tidak dapat disimpulkan bahwa permasalahan2 diatas tadi disebabkan oleh ketidakmampuan pemerintah, terutama Kemenhub, untuk mentukan skala prioritas pembangunan proyek yg paling dibutuhkan dan lebih berpengaruh ke masyarakat. Sorry Kalo malah melenceng ke politik.
erick17 no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2018, 06:43 PM   #6687
dimz_ctn
Your Shit Says
 
dimz_ctn's Avatar
 
Join Date: Oct 2017
Location: Kotabaru - Jakarta
Posts: 1,127
Likes (Received): 501

Quote:
Originally Posted by tanokichi View Post

bagaimana tindakan pusat untuk KA komuter surabaya? surabaya bagaikan anak pungut, ngenes banget kondisi KA komuter di surabaya yg kurang mendapat perhatian, apakah itu adil dan mengingat surabaya kota terbesar kedua lho.

saya rasa prameks kalo cuma nambah 5 trip lagi ga bakal ganggu kok.
Sebut saja pilih kasih... Ya begitulah, terkesan terpusat pada satu lokasi saja. Itupun penggunanya banyak yang salah sasaran. Komuter gak cuman di ibukota bung... Kota lain seperti bandung, surabaya, yogyakarya, solo, semarang juga butuh. Tapi ya begitulah, KRL di impor terus.... Tapi buat kota lain mana???? Jam dikurangin, jam operasional diganti yang gak prime... Ya beginilah PT. KAI sekarang... Reaktivasi cuman habisin duit doang buat penjajakan lokasi tapi no action, contoh tuntang - kedungjati. Penyakit banget sumpah
__________________
don't be afraid to be different, be yourself

JR1704RSD, firdaus9903 liked this post
dimz_ctn no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2018, 07:00 PM   #6688
W2203
Registered User
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 3,423
Likes (Received): 1360

Quote:
Originally Posted by erick17 View Post
Mengingat Surabaya dan Sidoarjo telah menjadi sebuah metropolitan yg menyatu, sepertinya perlu proyek elektrifikasi dan double tracking jalur Sidoarjo/Waru - SBI sehingga ada layanan krl dengan frekuensi yg lebih banyak.

Untuk tahap berikutnya, lanjut ke arah Mojokerto dan Lamongan (didukung dengan elektrifikasi untuk KA semi cepat jkt-sby) hingga kemudian ke Gresik.

Paling tidak jika krl sudah beroperasi dapat mengubah mindset warga Surabaya untuk menggunakan public transport sehingga menjadi insentif bagi pemerintah daerah untuk memperluas jaringan krl dan membangun proyek lrt (bukan tram yaa) dengan ruas Barat ke timur, dll (kalau masih ogah, bisa ganti BRT tapi harus seekstensif seperti Jakarta).
surabaya jalur KAnya kaya jalur KA di bangkok. udah terlampau outdated terutama petak surabaya sidoarjo. itu kan lahannya udah ada, kalau pempus ada niat dikit aja... langsung deh cor tiang bikin LRT/MRT gauge disamain pake 1067 jadi dipo sama fasilitasnya bisa nebeng sama PTKA. jalur existing biarin buat KAJJ aja...
W2203 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 05:09 AM   #6689
nick_1212
sobat padi
 
nick_1212's Avatar
 
Join Date: Jan 2011
Location: -
Posts: 978
Likes (Received): 647

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
Loh bukannya semua kereta lokal dan komuter itu disubsidi? Termasuk prameks, lokalan di Sumut, KA kertalaya di Palembang... Klo aja ada kereta komuter di Makassar, saya yakin itu juga akan di-PSO-kan... Cuma masalahnya kan gak ada kereta komuter disana...
BRT, gak disubsidi pusat per-tiket, tapi bus dibeliin pusat. Apalagi klo operatornya Damri... Selain itu BRT juga sebenernya bisa aja disubsidi pusat, tinggal ajuin... Cuma sudah siap menerima subsidi?

Soal adil panjang lagi ceritanya. Bagi sama rata bukan berarti adil... Kebutuhan anak SD beda dengan anak TK...
Adil memang bukan berarti sama rata. Dalam konteks komuter ini sangat debatable. Menurut anda adil. Tapi mungkin tidak bagi ratusan juta yang lain.

APBD jabodetabek itu: lebih dari 100 Triliun. Dalam konteks subsidi: sudah seharusnya mandiri. Mengusahakan sendiri.

Bus di daerah itu bukan subsidi. Bandingannya begini:

Daerah dapat bus. Tidak disubsidi.
Jabodetabek dapat kereta. Dan disubsidi.

Dan itu adil buat anda.

Uang subsidi itu mending dialihkan ke sarana dan prasarana kereta api diluar jabodetabek. Itu lebih adil. Setidaknya menurut saya.

Kebutuhan prioritas? Daerah demandnya sedikit?

Sampai kapanpun demandnya ya bakal begitu. Kalau tidak diperbaiki.

Dan sampai kapanpun Jabodetabek akan selalu prioritas. Karena kebutuhannya akan semakin komplek. Tidak akan ada cukupnya.

Biarlah pusat urus saja infrastruktukrnya.
Subsidinya biar urusan daerah masing2. Kalau finansial daerah tidak kuat: Pusat boleh membantu. Hanya membantu. Nanti subsidinya tarik pelan pelan. Untuk dialihkan ke daerah lain. Biar merata.
__________________
The Spirit Carries On
nick_1212 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 06:14 AM   #6690
Cabron del Mar
Halo!
 
Cabron del Mar's Avatar
 
Join Date: Sep 2013
Location: Bojonegoro
Posts: 380
Likes (Received): 131

Quote:
Originally Posted by dimz_ctn View Post
Sebut saja pilih kasih... Ya begitulah, terkesan terpusat pada satu lokasi saja. Itupun penggunanya banyak yang salah sasaran. Komuter gak cuman di ibukota bung... Kota lain seperti bandung, surabaya, yogyakarya, solo, semarang juga butuh. Tapi ya begitulah, KRL di impor terus.... Tapi buat kota lain mana???? Jam dikurangin, jam operasional diganti yang gak prime... Ya beginilah PT. KAI sekarang... Reaktivasi cuman habisin duit doang buat penjajakan lokasi tapi no action, contoh tuntang - kedungjati. Penyakit banget sumpah
Reaktivasi Tuntang-Kedungjati stop. Peningkatan jalur Gundih-Gambringan yang diharapkan melepas keterisolasian jalur kereta pantura area Grobogan & Pantura Jawa Timur pun tidak dilirik sama sekali. Komuter Surabaya dan Bandung pun seperti itu.

Kadang suatu daerah terlihat tidak potensial karena memang sarana dan prasarana tidak ada.
__________________
El Cabron

ahonksirad liked this post
Cabron del Mar no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 06:57 AM   #6691
ed1382
Registered User
 
ed1382's Avatar
 
Join Date: Apr 2012
Posts: 904
Likes (Received): 172

baru tau soal proyek LRT Batam waktu baca
Quote:
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan proyek infrastruktur ke investor China mencapai USD13,1 miliar atau setara Rp189,9 triliun (kurs Rp14.500 per USD).

Proyek tersebut di antaranya adalah proyek perluasan Bandara Hang Nadim, beberapa proyek pembangkit Listrik dengan total kapasitas sekitar 1.885 megawatt (mw), beberapa proyek jalan tol di sejumlah daerah, proyek LRT di Kota Batam, proyek infrastruktur pariwisata Kawasan Danau Toba, dan proyek perluasan Bandara Labuan Bajo.
https://economy.okezone.com/read/201...iliun-ke-china
blm ada yg bikin threadnya?ternyata lbh banyak dibahasnya di thread Batam sendiri(itupun gak banyak)
bahkan sdh lama ada desain stasiun&jalurnya juga

yg menarik ada bagian yg melewati laut segala
__________________

Cabron del Mar liked this post
ed1382 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 09:36 AM   #6692
tanokichi
Registered User
 
tanokichi's Avatar
 
Join Date: Jan 2012
Posts: 2,411
Likes (Received): 889

Quote:
Originally Posted by dimz_ctn View Post
Sebut saja pilih kasih... Ya begitulah, terkesan terpusat pada satu lokasi saja. Itupun penggunanya banyak yang salah sasaran. Komuter gak cuman di ibukota bung... Kota lain seperti bandung, surabaya, yogyakarya, solo, semarang juga butuh. Tapi ya begitulah, KRL di impor terus.... Tapi buat kota lain mana???? Jam dikurangin, jam operasional diganti yang gak prime... Ya beginilah PT. KAI sekarang... Reaktivasi cuman habisin duit doang buat penjajakan lokasi tapi no action, contoh tuntang - kedungjati. Penyakit banget sumpah
maklum lah bro selain jabodetabek yg lain anak pinggiran

Quote:
Originally Posted by nick_1212 View Post
Adil memang bukan berarti sama rata. Dalam konteks komuter ini sangat debatable. Menurut anda adil. Tapi mungkin tidak bagi ratusan juta yang lain.

APBD jabodetabek itu: lebih dari 100 Triliun. Dalam konteks subsidi: sudah seharusnya mandiri. Mengusahakan sendiri.

Bus di daerah itu bukan subsidi. Bandingannya begini:

Daerah dapat bus. Tidak disubsidi.
Jabodetabek dapat kereta. Dan disubsidi.

Dan itu adil buat anda.

Uang subsidi itu mending dialihkan ke sarana dan prasarana kereta api diluar jabodetabek. Itu lebih adil. Setidaknya menurut saya.

Kebutuhan prioritas? Daerah demandnya sedikit?

Sampai kapanpun demandnya ya bakal begitu. Kalau tidak diperbaiki.

Dan sampai kapanpun Jabodetabek akan selalu prioritas. Karena kebutuhannya akan semakin komplek. Tidak akan ada cukupnya.

Biarlah pusat urus saja infrastruktukrnya.
Subsidinya biar urusan daerah masing2. Kalau finansial daerah tidak kuat: Pusat boleh membantu. Hanya membantu. Nanti subsidinya tarik pelan pelan. Untuk dialihkan ke daerah lain. Biar merata.
daerah cuma dapat bus doang tapi halte, maintenance, gaji supir, kernet, dan gaji pegawai2 printilan lainnya bukan dari pusat. bandingkan dengan jabodetabek (KRL) dari kereta, maintenance, dan gaji bukan dari APBD loh.
enak banget yah jabodetabek APBDnya ga banyak tergerus gara2 public service . masih inget gimana UPTD transjogja kesulitan dana sampe2 bus yg di operasikan bisa dihitung satu jari kemudian maintenancenya juga payah sampe asap pekat banget gara2 apa? gara2 pusat ga ngasih subsidi. DIY itu APBD nya terkecil di jawa masak harus ngasih subsidi transjogja yg jalur dan armada semakin banyak, ya empot2an lah pemdanya.
__________________

Last edited by tanokichi; August 11th, 2018 at 11:13 AM.
tanokichi no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 11:06 AM   #6693
dimz_ctn
Your Shit Says
 
dimz_ctn's Avatar
 
Join Date: Oct 2017
Location: Kotabaru - Jakarta
Posts: 1,127
Likes (Received): 501

ya sudahlah... Haha, its okay yakk pake subsidi. Tapi setidaknya gak usah ngeluh kalau di selip sama railink... Dah bayar setengah tapi ngotot nomer 1.
__________________
don't be afraid to be different, be yourself
dimz_ctn no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2018, 12:20 PM   #6694
ardial
Registered User
 
ardial's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Jakarta
Posts: 4,142
Likes (Received): 513

Friend sebenarnya kan perdebatan ini karena subsidi yang seharusnya 50 trilyun buat angkutan komuter ga rata.
Jadi kalo mau bener2 ibukota dan daerah penyangga jadi ga makin berdiri ya mau ga mau digelontorkan saja.
Ya walaupun harus kerjasama swasta, ga 100% pemerintah
Kalau semua 100% pemerintah ya tekor mas
ardial no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2018, 03:09 PM   #6695
reva
Pumper of PIU FIESTA EX 2
 
reva's Avatar
 
Join Date: Aug 2012
Location: Luwuk Banggai
Posts: 952

selain dapat subsidi, dr pendapatan operasional jabodebek lumayan padat lho ? apa masih belum untung ya pete komuter
reva no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2018, 04:32 PM   #6696
AGXfari
Registered User
 
AGXfari's Avatar
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 39
Likes (Received): 5

Btw untuk rencana perka KA Wijayakusuma Cilacap-Banyuwangi sudah keluar kah?
__________________
3/4 time Yogyakarta, 1/4 Ponorogo, the rest will be on the road/rails
AGXfari no está en línea   Reply With Quote
Old August 13th, 2018, 07:55 AM   #6697
W2203
Registered User
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 3,423
Likes (Received): 1360

saya tidak pro subsidi namun pertanyaan saya kalau subsidi KRL sebesar 1.2 trilyun setahun itu dicabut. lalu dibangun jalur baru akan dapat jalur baru berapa KM? to be fair subsidi KRL diberikan sebagai insentif dari pemerintah karena kerugian akibat kemacetan di jakarta itu berkali-kali lipat dari nilai subsidi KRL.

Quote:
Home Ekonomi Makro
Bappenas: Kerugian akibat Macet Jakarta Rp 67 Triliun Per Tahun
KURNIA SARI AZIZA Kompas.com - 06/10/2017, 05:40 WIB

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bappenas: Kerugian akibat Macet Jakarta Rp 67 Triliun Per Tahun", https://ekonomi.kompas.com/read/2017...liun-per-tahun.
Penulis : Kurnia Sari Aziza
apa kalau subsidi tiket KRL dicabut akan dibangun jalur baru? ga jamin juga kembali 1.2 trilyun jadi jalur baru paling berapa KM. apalagi kalau elevated paling 3KM. to be honest nyambungin subsidi KRL dengan ketimpangan infrastruktur KA ga apple to apple sih.

dari dirjen KA sendiri anggaran pada lari ke proyek DDT, DT jalur selatan, DT sumsel, dsb. dari pemerintah juga APBN masih kefokus di bangun tol, jalan, jembatan, dan bendungan.

Pilih kasih? jelas dari dulu. cuma ya ga bisa dibandingin sama subsidi KRL . harusnya pilih kasih itu ya bandingannya sama kenapa pemerintah masih fokus bangun jalan tol. yang ga feasible pula dengan alasan daripada nunggu macet. kenapa anggaran tol yang ga feasible itu buat benahin angkutan perkotaan di surabaya, bandung, jogja yang jelas-jelas udah macet.
__________________

firdaus9903 liked this post
W2203 no está en línea   Reply With Quote
Old August 13th, 2018, 12:46 PM   #6698
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 3,000
Likes (Received): 609

Klo saya lihatnya, duit terbatas, kebutuhan banyak. Akhirnya pake prioritas. Dan pertimbangan jadi prioritas itu banyak banget, termasuk politik... Jalan tol nilai politiknya gede, makanya dapet prioritas utama...

Kembali soal subsidi, setahu saya semua kereta komuter dan KA lokal itu dapet subsidi, kecuali yang berstatus komersial, tandanya gandeng K1. Klo kenapa KRL jadebotabek dapet paling gede, ya karena sarprasnya paling siap dan penggunanya paling banyak... Klo Prameks banyak juga subsidiny banyak...

Subsidi Jadebotabek dicabut? Ya cabut aja. Cuma ya semua subsidi komuter dicabut, termasuk Prameks, Bandung Raya, dll... Tinggal hitung risiko aja, klo dicabut...
spetznaz_kdi está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 13th, 2018, 06:53 PM   #6699
s1nch4n
Registered User
 
Join Date: Nov 2015
Posts: 372
Likes (Received): 88

kalo subsidi dicabut ya malah sia-sia, orang malah balik naik kendaraan sendiri.
harusnya pajak kendaraan dinaikan, nah sebagian subsidi transportasi massal bisa diambil dari pajak kendaraan.
__________________

rafimp, firdaus9903 liked this post
s1nch4n no está en línea   Reply With Quote
Old August 14th, 2018, 05:34 PM   #6700
@theta
Registered User
 
@theta's Avatar
 
Join Date: Jun 2016
Location: Bandung
Posts: 481
Likes (Received): 148

Quote:
Originally Posted by AGXfari View Post
Btw untuk rencana perka KA Wijayakusuma Cilacap-Banyuwangi sudah keluar kah?
Secara duksar udah disiapin. Tinggal eksekusi aja.
Perka ya jelas pake Klb ya. Wam, Malka sama Ppk (eh 3-3nya apa cuma 2 aja ya?) minimal 30 hari sebelum perjalanan pertama kan harus udh ada ya klo gasalah. CMIIW
__________________
Instagram - Flickr - Twitter
@theta no está en línea   Reply With Quote
Sponsored Links
Advertisement
 


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:07 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2020, vBulletin Solutions Inc.
vBulletin Security provided by vBSecurity v2.2.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2020 DragonByte Technologies Ltd.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2020 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us