Skyscraper City Forum banner
1 - 6 of 6 Posts

·
Registered
Joined
·
259 Posts
Discussion Starter · #1 ·
From kompas.com

Nusa Indah Auditorium (NIA) di Kompleks Balai Kartini bakal jadi alternatif baru gedung pertunjukan. Tapi, risiko kemacetan lalulintas (lalin) di kawasan itu masih mengintai.

Gedung Balai Kartini di persimpangan Jalan Jenderal Gatot Subroto dan HR Rasuna Said beberapa waktu lama sohor sebagai salah satu tempat untuk melangsungkan pesta pernikahan. Tapi, sejak Oktober 2004, gedung milik Yayasan Kartika Eka Paksi itu dirobohkan untuk dibangun kembali.

Kini, di bawah manajemen PT Kartika Buana Ayu (KBA) Balai Kartini yang hingga kini masih dalam tahap pembangunan, Balai Kartini akan berubah wajah. Selain ANI, Balai Kartini juga memiliki Boutique Hotel dan Kartika Expo Center.

NIA, seperti dijelaskan Manajer Auditorium NIA Tri Budiman kepada pers, Selasa (3/5), merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk pergelaran acara mulai yang bersifat formal hingga hiburan. Dengan luas 1344 meter persegi, ANI memiliki kapasitas 1100 tempat duduk. Jumlah tempat duduk ini meliputi kelas VIP dan balkon.

Lebih lanjut, Ani mengatakan, NIA menyediakan fasilitas memadai termasuk back stage, perlengkapan akustik, loading dock, berikut area parkir yang mampu menampung sekitar 1500 kendaraan. Kalau tak ada aral melintang, NIA akan dibuka untuk umum pada Agustus 2005.

"Sampai dengan Desember tahun ini, ada 14 penyelenggaraan acara yang sudah booking," kata Tri menjawab pertanyaan KCM soal pemesanan tempat untuk pergelaran pertunjukan.

Namun, pengelolaan gedung yang sudah memiliki situs www.balaikartini.com ini memang masih perlu mencermati soal kemacetan lalin di persimpangan kedua jalan tersebut di atas. Soalnya, jika seluruh fasilitas Balai Kartini dipakai secara bersamaan, akan ada banyak kenderaan masuk keluar kawasan itu.

Kemacetan, bisa jadi, akan makin parah karena pada titik jembatan layang, tepat di depan Balai Kartini, ada dua arus lalulintas yang padat, terlebih pada jam-jam sibuk pergi pulang kantor. Yang satu mengarah ke lajur arteri Gatot Subroto menuju HR Rasuna Said. Satunya lagi, arus yang akan naik jembatan layang ke arah Pancoran (Jalan MT Haryono).

Ditambah dengan arus dari dan ke Balai Kartini, besar kemungkinan, kalau tidak ditata seksama, kemacetan reguler di kawasan itu bisa menjadi-jadi. (Prim)









more pics: www.balaikartini.com
 

·
Registered
Joined
·
4,089 Posts
Salah satu thread yg harus DIBUANG ke "tong sampah" alias ke Archive. Udah gak ada gunanya
 
1 - 6 of 6 Posts
Top