SkyscraperCity banner

1 - 20 of 141 Posts

·
Registered
Joined
·
7,167 Posts
Yeah, I assume from the design, this project will be the foundation for Jakarta future transportation...which is water ferry transportation. Hopefully it works.


cheers
 

·
Jakarta : Home sweet Home
Joined
·
769 Posts
AsIaBoYz said:
Is this project locate in Tangerang ?? And is it under construction now ??
nah mate.. it's in Jakarta...
yeah. now it's under construction..
I heard that the bridge in the picture is u/c now.. but they have some problems in clearing the area.. which is always the problem in Jakarta..
but they aare hoping that the problem will be solved at the end of this month so they could continue the construction
 

·
leiden-yogyakarta
Joined
·
476 Posts
Cool.

They're gonna make use the canal as a riverfront district?

I hope it works. There's few places in Jakarta where nature can be molded with the city infrastructure to create something beautiful and livable. I think they have underutilized the original bandjir kanal. They could also build apartments along the bandjir kanal, as they are wont to do in the new canal.
 

·
there's no free lunch
Joined
·
2,616 Posts
Lagu lama....
Same old story...

Proyek BKT Terganjal Pembebasan Lahan
JAKARTA - Pekerjaan fisik proyek Banjir Kanal Timur (BKT), seperti penggalian kanal, pembangunan jembatan dan bendungan, serta pintu air berjalan lambat karena terganjal pembebasan lahan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Kita mengerjakan pembangunan fisik BKT sesuai besarnya lahan yang dibebaskan. Ya, memang berjalan lambat. Kita sih inginnya cepat," kata Pimpinan Proyek BKT, Pitoyo Subandriyo, saat meninjau perkembangan pembangunan fisik BKT, Ra-bu (13/10).

Salah satu contoh, kata Pitoyo, pengerukan Kali Cipinang yang merupakan satu bagian dari pengerjaan paket sembilan pembangunan fisik BKT terpaksa ditunda karena harus menunggu pemindahan warga yang menempati sekitar 500 bangunan liar di bantaran Kali Cipinang, tepatnya di dekat Jalan IPN, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jaktim.

Pitoyo mengatakan, agar masyarakat yang menempati bantaran kali itu cepat pindah, ia akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI. "Mereka akan dipindahkan ke mana, apakah dibuatkan rumah susun atau bagaimana, saya pikir Pemprov DKI paling mengerti," kata dia.

Menurut Pitoyo, dana untuk mengeruk Kali Cipinang sebesar Rp 172,3 juta. Pekerjaan lain yang ditunda adalah penggalian dasar sungai bagian hilir yang dianggarkan Rp 98,8 juta, jalan inspeksi Rp 234,7 juta, bangunan terjun Rp 2,7 miliar, ambang dasar (ground sill) Rp 45,8 juta, saluran gendong (penyaring limbah) Rp 149 juta, dan perlindungan talut BKT Rp 1,6 miliar.

Sampai sekarang, kontraktor paket sembilan pembangunan fisik BKT, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama sedang mengerjakan jembatan di Jalan IPN, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, sepanjang 28 meter dengan lebar 10 meter. Selain itu, kontraktor juga menguruk saluran.

Sementara paket tujuh pembangunan fisik BKT di Ujung Menteng, Cakung, baru berjalan 25 persen. Lambatnya pengerjaan paket tujuh itu karena lamanya pembebasan lahan oleh tim pembebasan lahan dari Pemkot Jaktim dan Pemprov DKI. Total lahan sepanjang satu kilometer, yaitu dari Rawa Bebek sampai Ujung Menteng, baru 300 meter lahan yang dibebas-kan dengan lebar 100 meter.

Menurut Pimpinan Sub-Proyek Paket 6 dan 7 Udin Zainudin, di atas lahan yang sudah dibebaskan itu pun masih ada tanah seluas 800 meter persegi milik Maca binti Kisin yang belum dibebaskan. (E-8)
 

·
there's no free lunch
Joined
·
2,616 Posts
Canal project produces instant millionaires

Damar Harsanto, The Jakarta Post, Jakarta

Chairun Nikmah, a resident of Pondok Kopi, East Jakarta, was more than happy with the cheque for Rp 2.476 billion he received last Friday from the city administration.

Chairan's 2,159 square meter plot of land was acquired by the administration for the East Flood Canal project.

The city administration, which had initially struggled to acquire land for the stalled East Flood Canal project, offered to pay compensation worth Rp 1.147 million per square meter in accordance with the 2005 taxable value of property (NJOP).

Chairun was one of 30 residents from six subdistricts who received a cheque on Friday from the administration.

"I am satisfied with the money," said Sutoro who received Rp 100.9 million for 88 sq m of land.

Jakarta Governor Sutiyoso and East Jakarta Mayor Koesnan Abdul Halim witnessed the handing over of the cheques.

Four hundred and fifty four families will receive this month cheques for a total of 12.43 hectares of land and properties of 53,643 sq m worth Rp 153.1 billion in five subdistricts: Pondok Kopi, Pulogebang, Duren Sawit, Malaka Jaya, Cipinang Besar Selatan and Pondok Bambu.

"I want to thank residents who have lent their support to the East Flood Canal project. As you know the project is vital to mitigate annual flooding in the capital considering the facts that 40 percent of the city's areas are under sea level and there are 13 rivers flowing here," Sutiyoso said.

He reiterated that his administration would implement the controversial presidential decree on land acquisition for public projects.

"In the case of residents who refuse to accept the amount we offer we will let the court resolve the dispute and we will consign the fund to the court for the duration of the legal process," he said.

He said Presidential Decree No. 36/2005 allocated 90 days for negotiations over land acquisition before the matter was handed to the court.

The project is estimated to cost a total of Rp 4.9 trillion, Rp 2.5 trillion for physical development costs will be shouldered by the central government, leaving Rp 2.4 trillion for land acquisition.

Last year, the administration acquired 42.84 hectares, or 24.46 percent of the total 224.66 hectares needed for the project.

This year, the administration has allocated Rp 450 billion for land acquisition in East Jakarta and North Jakarta.

When completed, the East Flood Canal will stretch over 23 kilometers from Cipinang district in East Jakarta to Marunda in North Jakarta and will be between 100 and 300 meters wide. It will also link the existing West Flood Canal to create a semicircular canal that will channel runoff from the 13 rivers that flow through the capital.
 

·
Dangerous User
Joined
·
9,787 Posts
hope they really build it

:rofl: nice projects~ :rofl:

one thing that make jakarta always banjir every year is the RUBBISH !! :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox:

the Rubbish block the water and resulting flood ! :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox: :soapbox:
 

·
Enthusiast
Joined
·
823 Posts
Guys, do u know what causing the flood in Thamrin-Sudirman area ? I read somewhere in local newspaper, it is because the pedestrian block which used to use a "KONBLOCK" replaced with a full-tile-floor.. it is said that Konblok could be useful as it can be use as the median for water.

And why did they replaced Konblock ??? I heard from my friend, the project manager of this pedestrian restoration project is a woman, apparently they found difficulties for ladies to walk on Konblock (as it has regular hole as a pattern, can make their shoes stuck into it), and thats why she choose not to use Konblock...

Anyway, dont know if its the true story or not.. but still, personally, i love not to use konblock. :) :) :)
 

·
Dangerous User
Joined
·
9,787 Posts
22 Juli 2005
Gubernur Sutiyoso: Jika Tidak Dibangun BKT, Jakarta Akan Kebanjiran Terus




Gubernur Propinsi DKI Jakarta Sutiyoso menyaksikan secara langsung pembayaran uang ganti rugi proyek Banjir Kanal Timur (BKT), di Kantor Walikotamadya Jakarta Timur, Jumat (22/7). Pada kesempatan tersebut Sutiyoso berterima kasih pada warga yang telah mendukung proyek BKT, karena menurutnya, proyek BKT sangat penting untuk menghindari kota Jakarta dari bahaya banjir pada musim hujan.



Sutiyoso mengatakan, wilayah Jakarta 40 persen berada dibawah permukaan laut, karena itu setiap hujan pasti akan banjir. Hal itu diperparah lagi, ada 13 sungai dari arah selatan, Bogor, Cianjur, Banten serta Bekasi yang mengalir masuk ke Jakarta, sehingga jika tidak dikendalikan dengan proyek BKT akan berakibat fatal yaitu, Jakarta akan kebanjiran terus.



“Oleh karena itu jika di bangun BKT Insya Allah akan mencegah Jakarta dari bahaya banjir, karena air yang masuk ke Jakarta akan dialirkan ke sungai," jelas Sutiyoso mengenai manfaat dari BKT.
 

·
Dangerous User
Joined
·
9,787 Posts
19 Juli 2005
Walikota Jaktim Ajak Anggota DPRD Bantu Atasi Masalah Pembebasan Lahan BKT


Walikotamadya Jakarta Timur Drs. Koesnan Abdul Halim SH., meminta para anggota DPRD Propinsi DKI Jakarta, terutama yang berasal dari daerah pemilihan Kotamadya Jakarta Timur untuk ikut membantu dan mengatasi masalah pembebasan lahan Banjir Kanal Timur (BKT). Menurut Koesnan, masalah pembebasan tanah ini masalah klasik yang memerlukan koordinasi dan kerjasama antar semua pihak. “Permasalahannya dinegosiasi harga dengan warga,” jelas Koesnan.

Dari 11 kelurahan dengan panjang 23 km lahan yang dibutuhkan untuk proyek BKT, sampai saat ini telah dibebaskan seluas kurang lebih 420.820 meter persegi atau sekitar 30,12 persen dari Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kelurahan Duren Sawit, Kelurahan Pulo Gebang dan Kelurahan Ujung Menteng. “Yang sudah kita bebaskan dari mulai tahun 2004, 2003, 2002 dan 2001 atau selama 4 tahun itu sekitar 30 persen,” kata Koesnan.

Pada tahun 2004 lalu, Pemkodya Jakarta Timur telah mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp. 90 miliar untuk membebaskan tanah warga yang terkena proyek BKT. Sedangkan untuk tahun 2005 ini, Pemkodya Jakarta Timur berencana akan melakukan pembayaran untuk pengadaan lahan BKT mulai bulan Juli tahun 2005 ini kepada warga yang setuju ganti rugi sesuai Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). “Ada sekitar 500 persil yang sudah siap untuk dibayar dengan NJOP,” terang Walikota.

Walikota menegaskan, Gubernur Propinsi DKI Jakarta Sutiyoso telah menginstruksikan kepada dirinya, bahwa pembebasan lahan untuk pengadaan proyek BKT harus sudah selesai tahun 2005 dan 2006 mendatang. Pada tahun 2007 akan dilanjutkan dengan pembangunan fisik dan tahun 2008 proyek BKT harus sudah selesai.

“Pak Gubernur telah menugaskan saya, pembebasan tanah harus selesai sampai 2005 dan 2006, tidak ada pilihan lain. 2007 itu dilanjutkan dengan fisik, 2008 harus sudah selesai,” ungkap Koesnan. Sementara anggaran yang telah disiapkan untuk pembebasana lahan BKT di Jakarta Timur pada tahun 2005 sebesar Rp. 450.

Koesnan menuturkan, penganggaran untuk pembebasan lahan BKT tidak dari Pemkodya Jakarta Timur, namun dari Dinas PU DKI Jakarta. Adapun tugas Pemkodya Jakarta Timur adalah menyiapkan tanah, mendata dan negosiasi harga dengan warga yang terkena proyek BKT. “Tugas menyiapkannya, mendata dan negosiasi dengan warga tugasnya Walikota,” tutur Koesnan yang berbicara di depan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta asal daerah pemilihan Kotamadya Jakarta Timur, di Ruang Pola, Kantor Walikotamadya Jakarta Timur, beberapa hari lalu.
 

·
Dangerous User
Joined
·
9,787 Posts
18 Juli 2005
Pembebasan Lahan Proyek BKT Tahun 2004 Serap Anggaran Rp 90 Miliar


Walikotamadya Jakarta Timur Drs. Koesnan Abdul Halim SH., mengatakan, pembebasan tanah untuk pembangunan proyek Banjir Kanal Timur (BKT) di wilayah Kotamadya Jakarta Timur pada tahun 2004 lalu, telah menyerap anggaran kurang lebih sebesar Rp 90 miliar. Hal tersebut diungkapkan Koesnan, saat menerima kunjungan para anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta asal daerah pemilihan Kotamadya Jakarta Timur, di Ruang Pola, Kantor Walikotamadya Jakarta Timur, akhir pekan lalu.

Jumlah tersebut untuk membebaskan tanah warga yang terkena proyek BKTdi Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kelurahan Duren Sawit, Kelurahan Pulo Gebang dan Kelurahan Ujung Menteng. Sampai saat ini telah dibebaskan seluas kurang lebih 420.820 meter persegi atau sekitar 30,12 persen. “Yang sudah kita bebaskan sekitar 30 persen,” kata Koesnan.

Sedangkan untuk tahun 2005, lanjut Koesnan, Pemkodya Jakarta Timur berencana akan melakukan pembayaran untuk pengadaan lahan BKT mulai bulan Juli 2005, kepada warga yang setuju dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). “Ada sekitar 500 persil yang sudah siap untuk dibayar dengan NJOP,” terang Koesnan. Menurutnya, tahun 2005 ini telah disiapkan anggaran sebesar Rp. 450 miliar untuk pembebasan lahan BKT di Kotamadya Jakarta Timur.

Dalam kesempatan ini, Koesnan meminta para anggota Propinsi DPRD DKI Jakarta terutama yang berasal dari daerah pemilihan Kotamadya Jakarta Timur, untuk ikut membantu dan mengatasi permasalahan BKT ini. Menurut Koesnan masalah pembebasan tanah ini merupakan masalah klasik yang memerlukan koordinasi dan kerjasama antar semua pihak. “Permasalahannya di negosiasi harga dengan warga,” jelas Koesnan.
 

·
Skyteam Platinum Elite
Joined
·
2,511 Posts
Those 3 Indonesian articles must have interesting news it s pity I cann t understand/read them as good as you guys and girl do.
 

·
Registered
Joined
·
5 Posts
East Canal Project

Can anyone point me to an electronic version of the original design/route of the East Canal Project, or the current design?

What kind of problems are they having with the land aquisition for this project?
 
1 - 20 of 141 Posts
Top