Skyscraper City Forum banner
1 - 20 of 276 Posts

·
Pengguna Jelata
Joined
·
2,814 Posts
Discussion Starter · #1 ·
INDRA: Radar Pertama Buatan Anak Bangsa

INDRA: Radar Pertama Buatan Anak Bangsa

KARYA ANAK BANGSA - Radar INDRA yang merupakan radar pertama buatan anak bangsa.

JAKARTA -- Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau besar dan kecil yang dikelilingi luasnya lautan. Hal ini membuat Indonesia memiliki potensi kekayaan bumi yang melimpah, namun juga memberikan resiko dan permasalahan yang besar. Kenyataannya Indonesia menghadapi banyak ancaman dan permasalahan akibat posisi
geografisnya, seperti konflik teritorial dengan Negara tetangga, penyelundupan kekayaan alam, pembajakan kapal laut, dan terorisme.

Untuk mengurangi masalah yang ditimbulkan sekaligus membantu memaksimalkan pengawasan dan pengamanan negara, Indonesia memerlukan suatu sistem pengamanan terintegrasi yang diaplikasikan ke dalam bentuk radar. Selama
ini teknologi radar dikuasai oleh pihak asing. Bertahun-tahun lamanya Indonesia membeli radar dari negara lain dengan biaya sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhannya.

Beno Pradekso, Direktur Utama Solusi247 menyatakan, “Sudah waktunya teknologi strategis seperti radar, dikuasai oleh sebuah bangsa besar seperti bangsa Indonesia. SOLUSI247 bersama dengan divisi radar RCS-247 (Radar & Communication Systems) berhasil meluncurkan sebuah karya anak bangsa di bidang teknologi radar. Radar buatan anak bangsa ini diberi nama INDRA.

Radar Maritim INDRA dibangun dengan kemampuan mendeteksi dan mengukur jarak sebuah kapal di lautan dengan penggunaan teknologi Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW) yang mampu menghasilkan radar canggih dengan daya
pancar sangat rendah. Karena daya pancarnya yang sangat rendah itu INDRA dapat dioperasikan dimana saja dan tidak akan menggangu perangkat-perangkat lain di sekitarnya.

Dalam proses pembangunan INDRA, RCS-247 bekerjasama dengan institusi-institusi riset, pendidikan dan swasta dalam negeri seperti PPET- LIPI, ITB, UI dan IDE. Dalam kerjasama ini, pembangunan INDRA dilakukan sepenuhnya di Indonesia oleh insinyur-insinyur terbaik anak bangsa. Teknologi radar yang diterapkan pada INDRA didukung juga oleh institusi
riset IRCTR - TU Delft di Belanda yang memang sudah sejak lama menguasai teknologi ini.

Mengukur dengan Akurat

Pada tanggal 24 Oktober 2008, untuk pertama kalinya INDRA diujicobakan di pantai Cilegon, Banten. Ujicoba ini disaksikan juga oleh Dinas Litbang TNI-AL. Dalam penampilan perdananya, INDRA mengukuhkan eksistensinya
sebagai radar maritim. Hal ini dibuktikan dengan kemampuannya mendeteksi dan mengukur jarak sebuah kapal yang sedang berlayar di laut dengan akurat.

Dr. Ir. A. Andaya Lestari, Head of Division dari RCS-247 menegaskan, “Tanggal 24 Oktober 2008 merupakan momen bersejarah bagi dunia IPTEK Indonesia. Hari itu untuk pertama kalinya setelah 63 tahun kemerdekaan Indonesia, akhirnya sebuah radar buatan bangsa Indonesia telah berhasil dibangun dan dioperasikan. "Semoga keberhasilan ini turut menyemarakkan 100 tahun kebangkitan nasional Indonesia," kata Andaya.

Saat ini RCS-247 mengembangkan beberapa varian dari radar maritim yaitu Radar Kapal (Marine Radar) dan Radar Pantai (Coastal Radar) yang dapat berfungsi sebagai radar stand alone maupun membentuk jaringan radar. RCS-247 juga telah mengembangkan dan mengoperasikan sebuah Radar Penembus Tanah atau Ground Penetrating Radar (Georadar) yang berfungsi untuk mendeteksi benda-benda yang tertanam di dalam tanah.

"Dengan diluncurkannya INDRA, Indonesia telah berhasil membuat radar sendiri dengan keunggulan yang mampu bersaing dengan radar buatan luar negeri," kata Andaya menambahkan. - ah
http://republika.co.id/berita/16814.html

Ada yang punya fotonya? :D
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
BATAN, BPPT dan LIPI adalah Lembaga Negara Non Kementrian yang bergerak dibidang riset. Ketika lembaga ini dianggap yang terbaik untuk saat ini. Penilaian yang diberikan karena lembaga tersebut dianggap mampu meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan prima, dan dari sisi integritas dianggap baik.

Oleh karena itu, tiga lembaga ini mendapatkan tambahan alokasi tunjangan kinerja


Tunjangan ini telah dianggarkan “Berdasarkan surat Menteri Keuangan Nomor SR-74/MK.02/2012 tertanggal 25 April 2012, perihal Tunjangan Kinerja bagi Pegawai di Lingkungan 20 Kementerian/lembaga yang ditujukan kepada Ketua DPR RI, bahwa dalam rangka pelaksanaan agenda Reformasi Birokrasi Empat Kementerian/Lembaga dalam lingkup Kementerian Ristek telah diusulkan untuk mendapatkan Tunjangan Kinerja Pegawai, yaitu Kementerian Ristek, BATAN, BPPT, dan LIPI”, ujar Menegristek.
http://setagu.net/berita/dpr-ri-setujui-tunjangan-kinerja-kemenristek-lipi-bppt-dan-batan
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
BATAN​

Badan Tenaga Nuklir Nasional, disingkat BATAN, adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan tenaga nuklir.

Sesuai dengan UU No. 10/1997 tentang Ketenaganukliran dan Keppres RI No. 64/2005, BATAN ditetapkan sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen, berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden. BATAN dipimpin oleh seorang Kepala dan dikoordinasikan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Tugas pokok BATAN adalah melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir sesuai ketentuan Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan tugas, BATAN menyelenggarakan fungsi:

Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir.
Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BATAN.
Fasilitasi dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir,
Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hukum, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.

Visi
Energi Nuklir sebagai pemercepat kesejahteraan bangsa.


Misi

Melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi dalam mendukung program pembangunan nasional
Melaksanakan manajemen kelembagaan untuk mendukung kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi

Tujuan
Tujuan pembangunan iptek nuklir adalah memberikan dukungan nyata dalam pembangunan nasional dengan peran :

Meningkatkan hasil litbang energi nuklir, isotop dan radiasi, dan pemanfaatan/pendayagunaanya oleh masyarakat dalam mendukung program pembangunan nasional
Meningkatkan kinerja manajemen kelembagaan dan penguatan sistem inovasi dalam rangka mendukung penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi

Official website
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
BPPT​

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, disingkat BPPT, adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah lembaga pemerintah non-departemen yang berada dibawah koordinasi Kementerian Negara Riset dan Teknologi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.


TUGAS POKOK

Melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



FUNGSI
Pengkajian & penyusunan kebijakan nasional di bidang pengkajian dan penerapan teknologi
Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BPPT.
Pemantauan, pembinaan dan pelayanan terhadap kegiatan instansi pemerintah dan swasta dibidang pengkajian dan penerapan teknologi dalam rangka inovasi, difusi, dan pengembangan kapasitas, serta membina alih teknologi.
Penyelenggaraan pembinaan & pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi & tatalaksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan & rumah tangga.

VISI
Pusat unggulan teknologi yang mengutamakan kemitraan melalui pemanfaatan hasil rekayasa teknologi secara maksimum.

MISI
Memacu perekayasaan teknologi untuk meningkatkan daya saing produk industri
Memacu perekayasaan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik instansi pemerintah.
Memacu perekayasaan teknologi untuk kemandirian bangsa

Official Website
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
LIPI​

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (disingkat LIPI) merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian Republik Indonesia yang dikoordinasikan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi.


TUGAS POKOK

Membimbing perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berakar di Indonesia agar dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia pada khususnya dan umat manusia pada umumnya.
Mencari kebenaran ilmiah dimana kebebasan ilmiah, kebebasan penelitian serta kebebasan mimbar diakui dan dijamin, sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Mempersiapkan pembentukan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (sejak 1991 tugas pokok ini selanjutnya ditangani oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi dengan Keppres no. 179 tahun 1991).



FUNGSI
Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian ilmu pengetahuan.
Penyelenggaraan riset keilmuan yang bersifat mendasar.
Penyelenggaraan riset inter dan multi disiplin terfokus.
Pemantauan, evaluasi kemajuan, dan penelaahan kecenderungan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas LIPI.
Pelancaran dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang ilmu pengetahuan.
Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.

VISI
Menjadi lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia yang mendorong terwujudnya kehidupan bangsa yang adil, cerdas, kreatif, integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanis.

MISI
Menciptakan great science (ilmu pengetahuan berdampak penting) dan invensi yang dapat mendorong inovasi dalam rangka meningkatkann daya saing perekonomian nasional;
Mendorong peningkatan pemanfaatan pengetahuan dalam proses penciptaan good governance dalam rangka memantapkan NKRI;
Turut serta dalam proses pencerahan kehidupan masyarakat dan kebudayaan berdasarkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan kaidah etika keilmuan;
Memperkuat peran Indonesia (yang didukung ilmu pengetahuan) dalam pergaulan internasional;
Memperkuat infrastruktur kelembagaan (penguatan manajemen dan sistem).

Official Website
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
Kasawan Nuklir di Indonesia yang Dikelola oleh BATAN​

Kawasan Nuklir Serpong
Salah satu fasilitas nuklir Batan yang dibangun untuk melaksanakan kegiatan Litbangyasa iptek nuklir adalah Kawasan Nuklir Serpong. Kawasan Nuklir Serpong merupakan kawasan pusat Litbangyasa iptek nuklir yang dibangun dengan tujuan untuk mendukung usaha pengembangan industri nuklir dan persiapan pembangunan serta pengoperasian PLTN di Indonesia. Pembangunan instalasi dan laboratorium Kawasan Nuklir Serpong dilaksanakan melalui 3 (tiga) fase yang dimulai sejak tahun 1983 dan selesai secara keseluruhan pada tahun 1992. Luas kawasan mencapai sekitar 25 hektar dan terletak di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong.
Di kawasan ini, terdapat Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN), Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG), Pusat Pengembangan Informatika Nuklir (PPIN), Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir (PRPN), Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR), Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN), Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir (PSJMN), dan Pusat Kemitraan Teknologi Nuklir (PKTN).
Fasilitas utama yang terdapat di kawasan ini adalah Reaktor Serba Guna GA. Siwabessy (RSG-GAS) engan daya 30 MW, Instalasi Produksi Elemen Bakar Reaktor Riset, Instalasi Radioisotop dan Radiofarmaka, Instalasi Elemen Bakar Eksperimental, Instalasi Pengolahan Limbah Radioaktif, Instalasi Radiometalurgi, Instalasi Keselamatan dan Keteknikan Reaktor, Fasilitas Penembangan Informatika, Instalasi Mekano Elektronik Nuklir, Instalasi Spektrometri Neutron serta Instalasi Penyimpanan Elemen Bakar Bekas dan Bahan Terkontaminasi.

Kawasan Nuklir Pasar Jumat
Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta dibangun pada tahun 1966 dan menempati area sekitar 20 hektar. Di kawasan ini terdapat Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Pengembangan Geologi Nuklir (PPGN), Pusat Pendidikan dan Pelatihan )Pusdiklat), serta Pusat Diseminasi Iptek Nuklir (PDIN).
Berbagai Kegiatan penelitian yang dilakukan du kawasan ini meliputi litbang radioisotop dan radiasi serta aplikasinya di berbagai bidang, litbang eksplorasi dan pengolahan bahan nuklir, kegiatan pendidikan dan pelatihan, serta kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil litbangyasa iptek nuklir BATAN kepada masyarakat.
Fasilitas yang terdapat di kawasan ini antara lain Iradiator Gamma (ɣ) 60CO, mesin berkas elektron, laboratorium pengolahan uranium, perangkat alat ukur radiasi, laboratorium kimia, biologi, proses dan hidrologi, fasilitas pendidikan dan pelatihan, serta gedung pertemuan peragaan sains dan teknologi nuklir (Perasten).

Kawasan Nuklir Yogyakarta

Kawasan Nuklir Yogyakarta dibangun pada tahun 1974 dan menempati area sekitar 8,5 hektar. Di kawasan ini terdapat Pusat Teknplogi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) dan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN).
Kegiatan yang dilakukan meliputi litbang fisika, kimia nuklir, teknologi akselerator zarah energi rendah dan menengah, teknologi proses, analisis bahan nuklir dan reaktor, serta pendayagunaan reaktor untuk penelitian dan pembinaan keahlian. Disamping itu dilakukan pula pengawasan keselamatan kerja terhadap radiasi dan pengawasan radioaktivitas lingkungan. Sedangkan STTN digunakan untuk menyelenggarakan pendidikan program D4 di bidang iptek nuklir.
Fasilitas yang ada di kawasan ini adalah Reaktor Kartini dengan daya 100 kW, perangkat subkritik, laboratorium penelitian bahan murni, akselerator, laboratorium fisika dan kimia nuklir, fasilitas keselamatan kerja dan kesehatan, fasilitas perpustakaan, serta fasilitas laboratorium untuk pendidikan.

Kawasan Nuklir Bandung
Kawasan Nuklir Bandung dibangun pada tahun 196 yang menempati area sekitar 3 hektar dan merupakan tempat dibangunnya reaktor pertama di Indonesia. Di kawasan ini terdapat Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri (PTNBR).
Kegiatan yang dilakukan meliputi pendayagunaan reaktor untuk penelitian dan pembinaan keahlian, litbang bahan dasar, radioisotop dan senyawa bertanda, instrumentasi dan teknik analisis radiometri, pengawasan keselamatan kerja terhadap radiasi dan lingkungan.
Kedokteran nuklir pertama kali dikembangkan di Kawasan Nuklir Bandung yang merupakan embrio dari kedokteran nuklir di Indonesia. Saat ini kegiatan kedokteran nuklir dikembangkan lebih lanjut di beberapa rumah sakit di Indonesia.
Untuk mendukung pelaksanaan litbang, Kawasan Nuklir Bandung dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain Reaktor Triga Mark II dengan daya 250 kW (1965). Daya reaktor ini pada tahun 1971 ditingkatkan menjadi 1000 kW dan kemudian menjadi 2000 kW pada tahun 2000. Fasilitas lain yang terdapat di kawasan ini adalah laboratorium fisika, kimia dan biologi, produksi isotop dan senyawa bertanda.

Sumber
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
Perkembangan electric car rancangan LIPI sendiri atau hasil kerjasama dengan pihak lain sampai saat ini

Marlip




Kijang Listrik


Hybrid Electric Vehicle


Bus LIPI hasil kerjasama dengan BPPT


SV-1, hasil kerjasama salah satu perusahaan dengan LIPI
 

·
Dilarang
Joined
·
9,392 Posts
Semua lembaga berlomba untuk menghasilkan yang terbaik bagi negeri ini

BPPT kembangkan bahan bakar biohidrogen

Kamis, 9 Agustus 2012 20:48 WIB



Pakar energi fuell cell Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr Eniya Listiani Dewi mengembangkan biohidrogen yang merupakan sumber energi di masa depan, yang berasal dari biomassa seperti limbah singkong dan tebu menjadi energi hidrogen.

"Hidrogen selama ini masih mahal karena kebanyakan berasal dari gas alam sehingga dianggap bukan energi terbarukan," kata Eniya yang menjadi pembicara dalam workshop "Memperkuat Kemandirian Energi Nasional" dalam rangka Hakteknas ke-17, di Gedung Sabuga Bandung, Kamis.

Karena itu ia mencari sumber lain yang berasal dari limbah pertanian (biomassa) dengan metode fermentasi menjadi ekstrak gliserol dan menghasilkan gas hidrogen, di mana proses menjadi hidrogen dilakukan oleh enzim bakteri ADH-45.

"Dari kapasitas reaktor 40 liter dapat dihasilkan 720 liter gas hidrogen per jam dengan kemurnian 99 persen," katanya sambil menambahkan bahwa reaktor buatannya tersebut sudah dipatenkan.

Dengan memanfaatkan biomassa yang melimpah di Indonesia, di masa depan harga hidrogen akan menjadi lebih murah dengan harga Rp90 per liter di mana 1 liter hidrogen mampu menggerakkan motor listrik 1 km, karena saat ini harga hidrogen masih cukup mahal.

Reaktor biohidrogen tersebut nantinya akan disebar di situs-situs yang punya banyak limbah pertanian, namun menurut Eniya, reaktor tersebut masih akan terus disempurnakan sebelum biohidrogen menjadi skala dasar.
Antaranews
 

·
Registered
Joined
·
10,189 Posts




Pameran yang digelar bersamaan dengan Hari Teknologi Nasional pada 10 Agustus di Puspitek Serpong ini, salah satunya menampilkan mobil sport listrik SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1) yang dibuat oleh anak bangsa.

Kendaraan sport listrik ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.

Kehadiran SKEV-1 merupakan perwakilan salah satu karya teknologi bangsa Indonesia di mana karya ini bisa disejajarkan dengan teknologi buatan bangsa lain. SKEV-1 diharapkan bisa memacu inovasi dan kreatifitas anak bangsa lainnya untuk menjadi pionir teknologi.

Saat Media Indonesia menyoal banyaknya perangkat audio berdaya besar yang diusung SKEV-1, Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, menjelaskan bahwa SKEV-1 awalnya diciptakan untuk ikut ajang kontes modifikasi Autoblackthrough 2010.

Oleh karena itu, kendaraan tersebut dibuat seatraktif mungkin lewat kehadiran 4 buah Subwoofer 10 inci, 4 speaker 6 inci berikut tweeter-nya dan 3 unit power plus 7 layar LCD touchscreen yang seluruhnya dipasok oleh PT Multi Mayaka dengan produk Alpine.

Sementara untuk sistem pencahayaan, Andre menyerahkan kepada produk AutoVision. "Cuma AutoVision yang memiliki LED dengan formasi berderet. Dan kami memerlukanny untuk mendukung kesan high-tech yang menjadi tema desain SKEV-1," jelas Andre.

"Kami juga memanfaatkan produk AutoVision pada headlamp model HID projector dan lampu rem LED. Selain tiga kali lebih terang dan berkesan high-tech, penggunaan lampu LED juga bertujuan mengurangi beban baterai," ujar Andre di sela-sela pameran, Rabu (10/8).

Menurut Andre SKEV-1 dirancang dan dibangun oleh tim desainer Signal Kustom, mulai dari sasis sistem suspensi hingga bagian bodinya yang terbuat dari perpaduan logam, serat kaca dan serat karbon. "Bisa dibilang 95% kita membuatnya sendiri," ujar Andre.

"Tapi sebagai syarat mengikuti kontes Autoblackthrough, kami harus memiliki basis kendaraan asli yaitu Honda Genio keluaran 1993. Itu bisa dilihat dari sistem transmisinya yang masih menggunakan punya Genio, selebihnya sudah dirombak total," beber Andre.

Rencana awalnya menggunakan mesin Honda Integra Type-R, namun Andre merasa tidak ada yang baru jika harus menggunakan mesin konvensional. Pasalnya peserta lain pun bisa melakukan hal itu dan Andre pun pergi ke LIPI untuk mengutarakan maksudnya.

Awalnya, Kepala Bidang Peralatan Transportasi di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Ir Abdul Hapid yang ditemuinya ketika itu menolak. Namun setelah Andre menjelaskan dan menyodorkan rancangan SKEV-1, Hapid pun bersedia membantu.

Maka jadilah mobil sport yang trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.

Abdul Hapid mengatakan bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96 Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali penuh dari kondisi 30%.

Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.

"Masalahnya untuk membuat perangkat itu membutuhkan biaya dan daya listrik yang besar yaitu sekitar 100 Amper. Jadi saat ini menggunakan sumber kelistrikan rumah 220 volt dengan daya 42 Amper untuk mengisinya," tutur Hapid.

Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1 diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.

Tampilan kendaraan yang berkesan streamline dan futuristis ini kian sempurna berkat penggunaan ban-ban high performance lansiran Pirelli. Bagian depannya dibekali ukuran 295/30 ZR19 sementara bagian belakangnya memiliki dimensi 355/25 ZR19.

Remnya mengandalkan empat cakram model ventilated & perforated berdiameter lebar yang dijepit oleh caliper piston lansiran Brembo. Dan sebagai kendaraan listrik ia juga memiliki sistem regenerative yang mampu mengembalikan listrik ke baterai saat pengereman dan deselerasi.

http://jelajahunik.blogspot.com/2011/08/skev-1-mobil-balap-sport-listrik-buatan.html
 
1 - 20 of 276 Posts
Top