SkyscraperCity banner

22741 - 22760 of 23248 Posts

·
Registered
Joined
·
93 Posts
CGV Hartono Mall Cinema 2 Sphere X – Review oleh first timer: main entrance

CGV Hartono Mall berada di luar pusat kota Jogja tepatnya di Jl. Ring Road Utara Condong Catur Sleman yg cukup jauh dari Plaza Ambarrukmo tempat saya pertama menonton di hari yg sama. CGV ini memiliki 7 audi: Starium, Sphere X, 4DX, Velvet, dan 3 audi reguler. Saya memilih untuk menjajal Sphere X mengingat CGV, setahu saya, hanya membuka dua bioskop berjenis itu di Indonesia. Ini membuat saya penasaran mau merasakan keistimewaannya. Saya sengaja kesana untuk menonton Jumanji: The Next Level.



CGV Hartono Mall menempati keseluruhan satu sisi bagian belakang lantai 4 yg juga terdapat beberapa restoran dan foodcourt. Sebagai bioskop flagship CGV di Jogja, main entrance tidak memberi efek wow meski di sebelah kiri dan kanannya terdapat tembok panjang yg dipasangi dekorasi khas CGV. Kesan ini mungkin dikarenakan langit-langit yg pendek di luar pintu utama.

Saya mendapat dua bonus menyebalkan di mall ini. Sewaktu saya berkunjung sekitar jam 15:00 dan sedang berjalan-jalan di lantai 4, lampu mendadak padam sekitar 5 detik sebelum menyala kembali diikuti permintaan maaf yg disampaikan melalui speaker oleh mall announcer wanita. Bonus menyebalkan kedua saya alami lagi sewaktu berada di dalam Sphere X.
 

·
Registered
Joined
·
93 Posts
CGV Hartono Mall Cinema 2 Sphere X – Review oleh first timer: lobby



Lobby
Setelah memasuki lobby terdapat beberapa self-ticketing machine dan kursi meja tunggu di sisi kanan. Lobby yg cukup luas dengan langit-langit tinggi memberi kesan yg lumayan lapang. Desain lobbynya mirip lobby Bella Terra tapi dengan area yg lebih luas.

Layar besar yg digantung di tembok atas menayangkan trailer-trailer film namun sayangnya speaker yg dipakai berkualitas buruk sehingga menghasilkan output suara kencang dan kasar yg memekakkan. Akan jauh memberi kesan lobby yg lebih berkelas (sesuai mal-nya) apabila trailer ditayangkan tanpa suara.





Lounge - area kiri (pertama); area kanan (kedua)
Penonton dapat duduk santai di dalam ruangan tunggu meski hanya terdapat sedikit kursi. Apabila lounge penuh, penonton juga dapat duduk di kursi tinggi berderet yg ada meja panjangnya di koridor depan lounge yg menuju ke toilet.



Cinema 6 & 7
Untuk sampai ke Cinema 6 dan 7, kita berjalan berbelok ke arah kanan lobby menuju koridor 4DX Cinema 4 dan Velvet Cinema 5 yg agak sempit kemudian sesampai di tengah koridor berbelok kiri. Lebar kedua koridor kurang lebih sama.



Cinema 2 - Sphere X
Lokasi Cinema 2 di sebelah kiri lobby setelah melewati Popcorn Zone dan bersebelahan dg pintu masuk Cinema 1 Starium.



Tata letak kursi
Sphere X berkapasitas kurang lebih 290an penonton dengan 28 kursi per baris dimana terdapat 14 baris A-R minus I, L, dan O.
 

·
Registered
Joined
·
93 Posts
CGV Hartono Mall Cinema 2 Sphere X – Review oleh first timer: Cinema 2 - Sphere X


Desain interior mewah. Tata letak kursi agak melengkung di sisi kanan kiri (mirip Cinepolis Gajah Mada Plaza) sehingga yg duduk di pinggir hanya perlu sedikit menengok ke arah layar. Kursi terbuat dari sejenis soft latex berlapis bahan kulit sintetis tipis, dg armrest lebar terbuat dari kayu yg dipernis, dan berdesain spesial krn sandarannya bergerak kebelakang beberapa derajat sewaktu kita meletakkan punggung. Namun utk mereka yg tingginya melebihi rata-rata tidak akan merasa nyaman krn kepalanya tdk dapat bersandar.

Lantai memiliki kecuraman mungkin sekitar 30 derajat tapi tidak securam IMAX Kelapa Gading.


Legroom yg luas sebenarnya memberi cukup ruang gerak bagi penonton yg lewat di depan kita. Legroom menjadi berkurang pada saat ada penonton duduk di kursi depan kita dikarenakan swinging backrest yg bergerak kebelakang mengambil sedikit legroom di baris belakangnya. Kita jadi harus berhati-hati melewati legroom di baris kita duduk supaya tdk menyenggol backrest kursi penonton di depan kita.


Desain langit-langit yg melengkung berkesan futuristik. Tidak tahu apakah arsitektur itu berdampak pada peningkatan kualitas suara atau justru menyebabkan kebalikannya. Dibalik balok horizontal di sebelah kanan kiri porthole proyektor ternyata tersembunyi speaker rear surround krn terdengar suara musik dari arah belakang ketika end credits sedang berlangsung. Tata suara Sphere X masih Dolby 7.1. Suara speaker layar bagus meski tidak terasa efek hembusan angin atau getaran ketika terdengar suara-suara rendah.

Speaker surround kiri kanan hanya ada dua tapi berukuran jumbo berbentuk lebar dan agak persegi panjang dg (kalau tdk salah) 4 woofer. Saya tdk tahu merek atau jenisnya krn baru pertama kali melihat bentuk seperti itu di CGV. Manteman mungkin ada yg tahu?


Layar scope wall-to-wall yg tertarik di keempat sudut memberi kesan melengkung. Keunikan bentuk layar ini sekaligus adalah kekurangannya. Kok bisa? Hal ini disebabkan gambar yg diproyeksikan di keempat sudut menjadi seolah-olah hilang krn tertutup warna abu-abu layar.

Kekurangan fatal lain dari Cinema 2 Sphere X ini adalah kualitas gambar yg tidak cerah, parahnya bagian bawah layar dimana teks berada terlihat redup seperti dilapisi kain transparan. Entah ini disebabkan bentuk layar yg unik atau ketidaksesuaian tipe proyektor dg ukuran layar. Yg pasti kualitas gambar mengecewakan.


Saya duduk di kursi E15 yg persis di tengah untuk bisa merasakan efek surround. Kenyataannya suara surround dominan keluar dari kiri kanan dan bahkan tidak terasa suara keluar dari belakang selama film Jumanji: The Next Level diputar padahal intro Dolby-nya 7.1.

Singkatnya:
Apa keunggulan Sphere X CGV Hartono Mall?
+ Kursi dg swinging backrest yg nyaman. Bisa dipakai tidur :lol:
+ Layout kursi tiga blok yg melengkung.
+ Lantai dg stadium seating.
+ Layar scope lebar wall-to-wall.
+ Tiket hanya 40k - 50k (Mana dapat segitu kalau di Jakarta?).

Apa kekurangannya Sphere X CGV Hartono Mall?
- Kualitas gambar yg tidak cerah bahkan "menghilang" di keempat sudut dan redup di bagian teks.
- Suara rendah dari speaker layar tidak punchy meski cukup bertenaga.
- Suara rear surround yg tidak terdengar meski duduk di E15.
- Suara rendah (gemuruh) bocor dari Cinema 1 Starium agak menggangu.

O iya, bonus kedua yg saya dapat di Hartono Mall selain mati lampu adalah film terputus setelah tayang kira-kira satu jam. Saya pikir mati lampu lagi tapi AC dan lampu di pintu exit tetap menyala. Film disambung lagi setelah menunggu kira-kira 5 menit :bash:

Secara keseluruhan,CGV Hartono Mall Sphere X, meski mempunyai keunggulan, not recommended krn faktor utama kualitas gambar yg kurang cerah, bahkan "menghilang" di keempat sudut dan redup di bagian teks. Selain itu, kualitas suara juga bisa diupgrade agar lebih immersive spt XXI. Dengan harga tiket yg lebih murah, kita bisa nonton dg nyaman di Studio XXI ber-Dolby Atmos. Sangat disayangkan.
 

·
Registered
Joined
·
775 Posts
^^ pasang proyektor laser 2k/4k di audi 60-70 seats mah harga tiketnya bisa mendekati flix Platinum, Cinemaxx gold/VIP,CGV gold, premiere XXI entar :bash: XXI studio reguler kecilnya juga gak pakai laser kok.

Cinemaster: bisa coba 4DXnya, 4DX CGV yang all new juga sama, cuma ada di 2 site.
 

·
Registered
Joined
·
593 Posts
Yah mengecewakan... padahal di Pejaten Village udah pake projektor Christie CP2320-RGB, ini malah balik lagi ke Barco 10S. Berarti pake laser bukan untuk semua site baru ya?
Kayaknya cuma dipake di cabang tertentu/ di cabang-cabang utama, dan lebih diproritaskan untuk studio berukuran besar deh.

XXI Pluit Junction

PJXI1 by Speand, di Flickr

PJXI5 by Speand, di Flickr

PJXI2 by Speand, di Flickr

PJXI3 by Speand, di Flickr

Studio 5
PJXI4 by Speand, di Flickr
 

·
Movie & Cinema Enthusiast
Joined
·
4,500 Posts
^^ pasang proyektor laser 2k/4k di audi 60-70 seats mah harga tiketnya bisa mendekati flix Platinum, Cinemaxx gold/VIP,CGV gold, premiere XXI entar :bash: XXI studio reguler kecilnya juga gak pakai laser kok.

Cinemaster: bisa coba 4DXnya, 4DX CGV yang all new juga sama, cuma ada di 2 site.
XXi emang ga pake laser, cuma tetep aja pakenya proyektor diatas spek seharusnya :v

XXI studio mini-nya (Contoh: Senayan City) proyektornya Christie 4220. Setara Barco seri B lah, sedangkan Cinemaxx/CGV pake Barco seri C untuk studio besarnya mereka.
 

·
Registered
Joined
·
532 Posts
Gandaria City XXI - Studio IMAX

Studio ini baru aja upgrade projektor jadi laser dan juga nambah speaker biar jadi 12 channel. Layar tetep silver, ga tau apa diganti atau masih yang lama. Setelah ganti ke laser jadi kepaksa ada 7 kursi di row A yang dilepas karena terlalu deket sama sumber laser.

Berhubung disini pake kombinasi laser + silver screen, saya udah ngebayangin specklenya bakal banyak banget kayak di Starium GI, eh ternyata salah satu yang paling sedikit, hampir ga keliatan malah, mungkin karena pake screen shaker. Dari segi resolusi akhirnya sekarang agak pas dengan ukuran layar, dulu waktu masih 2K bagi saya lumayan kerasa gambarnya ga detail. Kecerahan kurang lebih sama lah dengan jaman xenon dulu dengan bagian bawah layar juga masih keliatan gelap dibanding bagian tengah dan atas, entah karena efek silver screen atau offset lensa berlebih. Kontras agak sedikit bingung ya: Kalau lagi scene gelap banget, kontras bisa dibilang terbaik yang pernah saya liat dibanding projektor (studio) lain. Tapi kadang ada scene tertentu yang kontrasnya kerasa kalah dibanding Christie Laser yang banyak dipake di studio besar XXI lainnya. Entahlah mungkin efek filmnya. Fokus baik dan merata di seluruh bagian layar, ketajaman lensa juga baik. Alignment antar kedua lensa terlihat pas. Warna sedikit terasa karakter lasernya, cenderung seperti Barco 60L yang dipake di Starium GI (dan Epi 1 dulu).

Untuk suara yang paling terasa adalah peningkatan detail yang signifikan ketimbang sebelumnya. Jadi bukan menang bass aja, walau sampe sekarang juga masih sedikit dominan frekuensi rendahnya. Untuk panning suara masih lebih enak Atmos. Separasi L-C-R agak kurang. Frekuensi tinggi tidak terasa kasar. Dengung frekuensi rendah masih terkendali.









Dari F19:


Kursi yang dilepas:


Tampilan projektornya:


Panjang studio 24,3m
Lebar area duduk 24m
Lebar area layar 20m
IMAX Laser (Single Projector)
IMAX 12 Channel Sound
Silver screen - tanpa masking - aspect full (1,89:1)
 

·
Movie & Cinema Enthusiast
Joined
·
4,500 Posts
Transpark Bintaro 7 XXI

Kayaknya ini XXI dengan lobby paling sempit yang pernah gue datengin. Ga nonton, cuma foto-foto doang karena mampir sebentar sebelum Jum'at-an. Sayangnya ga ada The Premiere, heran kenapa ga berani masukin Premium Cinema ke daerah Bintaro ini. Sama sekali belum kesentuh The Premiere disaat daerah BSD-GS-Lippo-Alsut pada kebagian semua.













 
22741 - 22760 of 23248 Posts
Top