SkyscraperCity banner

19821 - 19840 of 23265 Posts

·
Registered
Joined
·
3,077 Posts
kalo mau ngomongin demografi penonton, kadang suka gak ketebak, gak taunya ada aja. sering banget gua nemu celetukan "kerenan ini apa Auro ya?", atau "di sini udah Atmos, bagus." jadi menurut gua yang peduli itu ada, tapi tergantung lokasi juga. that's why bioskop-bioskop gak bakal bother invest teknologi sedemikian rupa di lokasi yang gak prime.
 

·
Registered
Joined
·
261 Posts
Epicentrum XXI - Studio 2

Saya kira speckle di studio 1 itu sedikit dan tidak mengganggu, ternyata begitu nonton di sini langsung terasa bening banget gambarnya. Berarti sebenarnya speckle studio 1 (kalau laser) cukup terasa. Warna bagus dan familiar karena menggunakan xenon, bukan laser. Kontras tidak bisa dibandingkan dengan studio 1 laser, tapi sangat bagus untuk ukuran projektor 4K. Fokus tepat, lensa tajam, dan tidak ada masalah convergence.

Untuk suara saya rasa frekuensi rendah sedikit terlalu mendominasi, sehingga tidak terasa seimbang dan juga berdengung. Separasi L-C-R bagus dan panning surround Atmos juga terasa tepat. Hanya saja volume surround sepertinya sedikit lebih keras dibanding seharusnya. Detail baik hanya saja frekuensi tinggi terasa sedikit kasar.

Ada 2 pintu exit di sisi kiri-kanan layar, tapi terasa cukup mirip dengan studio 1. Terutama karena studio 1 pun memiliki layar yang tidak maksimal hingga ke ujung dinding.


PxL studio 21,3m x 18,3m
Christie CP4230
Christie Vive Audio, Atmos
White screen - aspect scope - dengan masking
ya itu aja minusnya epicentrum, layarnya ga maksimal sampe ke dinding kiri kanan, sayang banget sih...


^^ padahal di IMAX SMS speaker surroundnya pas jurasic word mantap habis.

Nah kan om el gua bilang apa:lol: situ beruntung keluar audi gak sakit kuping kayak ane. Kalau pas ane speaker surround hidup, kuantitas suara dan bass kencang tapi kualitas suara dan bass ancur :lol:

coba aja tonton ulang di rumah pas bdnya keluar dijamin tambah nyesek :lol:

Bicara soal XXI, jangan dibandingkan sama XXI dibandingkan ama all new CGV Starium aja kalah jauh banget:lol:

CGV Teko disekitar situ memang gak ada saingannya untuk film non XXI, saingan terdekat Cinemaxx maxxbox tapi juga ya gitu deh :lol: makanya lebih baik gua nunggu bdnya rilis aja.
imax emang bukan tempatnya utk nyari detil surround kan ?... lebih ke sub woofer bass yg menggetarkan relung hati dan jiwa (apa seee....); detil surround yah di DOLBY 7.1 dan atmos...

Effort without result is bullshit. Emang sih, bikin bioskop itu gak gampang, tapi kan kita konsumen, bukan produsen. Gak bisa dong semua konsumen dipaksakan menjadi produsen juga. Dan kalau kenyataannya memang jelek, kenapa harus dimaklumi? Kritis aja, supaya pemiliknya mengerti di mana kelemahan mereka dan bisa meningkatkan kualitasnya. Saya sendiri tidak segan memberikan review 1 bintang untuk tempat-tempat yang menurut saya sangat jelek, bahkan saya sering menyebut tempat-tempat ini "layak tutup". CGV TK adalah salah satunya.

tenang tenang... itu bukan cuman komen utk bioskop juga.. tapi review film dan makanan,
lagipula CGV itu tempat nonton utk film-film non-XXI aja kan... tapi gua prefer nonton film non-XXI di cinemaxx sih, hanya aja cinemaxx udah jarang promo dibandingkan CGV, so i choose CGV, demi promo
 

·
Registered
Joined
·
532 Posts
Kuningan City XXI - Studio 5

Gambar terang, fokus tepat, lensa tajam, kontras baik.

Suara disini bisa dikatakan menggelegar, dimana frekuensi rendah memiliki dengung yang pas sehingga menghasilkan kesan luas, namun ketika volume bass cukup tinggi, dengung akan bertambah sehingga lumayan mengganggu.









Dari E11:


PxL studio 17m x 14,85m
Barco DP2K seri B
Speaker QSC, 7.1
White screen - aspect scope - dengan masking
 

·
Registered
Joined
·
776 Posts
imax emang bukan tempatnya utk nyari detil surround kan ?... lebih ke sub woofer bass yg menggetarkan relung hati dan jiwa (apa seee....); detil surround yah di DOLBY 7.1 dan atmos...
Tergantung, entah kenapa kemarin pas jurasic world 2 efek surroundnya bisa mantap abis. Imax yang baru udah ada speaker kanan kiri dan speaker atapnya cuma sayang, belum masuk Indo.

Kalau ane, film non XXI lebih prefer all new CGV karena mayoritas film non XXI kanan kiri black bar di Cinemaxx sementara di all new CGV full screen.

Nah sayangnya all new CGV Jakarta+Tangerang kadang-kadang gak muter film non XXI yang ane incer, ujung-ujungnya bd rip :lol: (sebenarnya di Cinemaxx kanan kiri black bar gak terlalu masalah ane asal suaranya kayak di wtc/metos)
 

·
Registered
Joined
·
446 Posts
Kalau sesuai List yg pernah di upload jadwal pembukaan XXI, di Sorong seharusnya 27 Juli 2018 lokasinya di Ramayana, cuma sampai sekarang ini gak nampak pula tanda2 nya 🤪 Blm ada terlihat renovasi di Ramayana ada yg tau infonya kira2?
Sepertinya kerja sama xxi dengan Ramayana kali ini sedikit "macet" :bash: ada beberapa lokasi yang awal nya kita denger bakal ada xxi tapi sampai berbulan bulan gak juga buka, seperti di Sorong ini.
Alasannya kalau yang saya denger dari insider xxi malah pihak Ramayana nya lah yang blm buat untuk pembangunan gedung fisiknya ke xxi.
Apa mungkin Dana Ramayana nya yang lagi macet??
 

·
Movie & Cinema Enthusiast
Joined
·
4,503 Posts
Walaupun CGV Teraskota ini masuk kategori jelek banget, tapi bukan berarti udah gak layak nonton. Seperti yang gua jelaskan diatas tadi, seluruh elemen dasar sebuah studio bioskop masih terpenuhi, hanya saja kualitasnya nggak bagus.

Bagi 30% penonton yang emang jarang ke bioskop, biasanya soal kualitas bioskop baik dari segi suara, gambar, kenyamanan dan service emang nggak dipedulikan. Tapi bagi sekitar 50% penonton kebanyakan yang cukup sering nonton ke bioskop, percaya deh hal-hal kaya gini mereka "notice" kok, cuma mereka nggak mau ambil pusing. Model 50% penonton ini (mungkin) aja model penonton yang nonton di bioskop "yang penting murah" atau "deket rumah atau deket kantor.", mereka tahu mana bioskop yang bagus atau enggak, tapi karena faktor males ama pengen praktis, mereka cari yang terdekat aja dengan memaklumi kualitas. Nah sisanya yang 20% penonton, yang model kaya kita-kita, yang tahu mana bioskop bagus dan mana yang enggak, dan hanya nonton di bioskop yang bagus aja (atau di jaringan bioskop yang ada promo casback, Buy 1 Get 1 Free, promo kartu kredit bank, dan lain-lain. Untuk para fakir promo.)

Teras kota dan bioskop-bioskop lain yang gak peduli kualitas suara atau gambar, memanfaatkan ketidakpedulian 80% penonton ini, makannya mereka masih buka-buka aja tuh, dan masih rame kok kemaren gua liat. Butuh contoh lain bagaimana sebuah jaringan bioskop memanfaatkan 80% penonton ini bahkan dengan harga tiket yang tinggi. Sebut saja bioskop di bilangan Grand Indonesia.
Gue termasuk yang 50%, CGV CP pun tau lah jeleknya kayak gimana dan jelas ga jauh dari situ ada Anggrek XXI yang bagus dengan THX & Atmosnya. Tapi ya agak effort kalo mau kesana harus pindahin parkir motor dulu dari kantor ke mall belakang.

Atau CGV TK yang El sendiri baru ngerasain & ga jauh dari situ ada The Breeze XXI yang lebih fresh dengan HTM lebih murah, tapi berhubung gue fakir promo & CGV terdekat disitu yaudah lah gue kesana (Meskipun Jenius Movie Sunyay itu bisa dipake disemua bioskop sih, tapi milih ke CGV karena ada poin 10% nya) wakakakkaa.

BTW Audi 1 CP, surprisingly udah jauh berbeda ketimbang waktu Pitch Perfect 3 akhir tahun lalu. Long story short, gue cuma bisa bilang ini audi terbaik dari semua audi CP yang pernah gue coba. Salah satu contoh kalibrasi audio bisa merubah salah satu audi terburuk (Waktu itu komparasi film PP3 dengan Studio 2 Living World) menjadi audi CGV CP terbaik yang gue coba.


8_CGVCP1 by Pratama_Faizal, on Flickr


8_CGVCP2 by Pratama_Faizal, on Flickr


8_CGVCP3 by Pratama_Faizal, on Flickr


8_CGVCP4 by Pratama_Faizal, on Flickr

======================

Silver Screen with Scope ratio (Ada pintu exit disisi layar & masking tapi ga berfungsi)
Barco C series (With extra kipas angin cooling)
Speaker surround SLS by Dolby (Speaker layar ga perhatiin karena keburu ada petugas, but whatever clearly the best speaker in CP so far)
Lampu studionya ga ada dimmer, ga ngerti sih sebenernya dimmer ini masih dipake di CGV atau engga, soalnya waktu itu di TK masih ada.

======================

Full Album: https://www.flickr.com/photos/mcclarious/albums/72157673993147606/with/42964045754/
Desain Lama: https://www.flickr.com/photos/mcclarious/albums/72157667484563397
 

·
Registered
Joined
·
302 Posts
imax emang bukan tempatnya utk nyari detil surround kan ?... lebih ke sub woofer bass yg menggetarkan relung hati dan jiwa (apa seee....); detil surround yah di DOLBY 7.1 dan atmos...
Tergantung, entah kenapa kemarin pas jurasic world 2 efek surroundnya bisa mantap abis. Imax yang baru udah ada speaker kanan kiri dan speaker atapnya cuma sayang, belum masuk Indo.

Kalau ane, film non XXI lebih prefer all new CGV karena mayoritas film non XXI kanan kiri black bar di Cinemaxx sementara di all new CGV full screen.

Nah sayangnya all new CGV Jakarta+Tangerang kadang-kadang gak muter film non XXI yang ane incer, ujung-ujungnya bd rip
(sebenarnya di Cinemaxx kanan kiri black bar gak terlalu masalah ane asal suaranya kayak di wtc/metos)

Hai Mr.kevin,

Pengamat saya nonton IMAX di Jakarta, Bekasi dan BSD, belum coba di Surabaya, Krungsri IMAX Paragon Bangkok, dan juga di IMAX Theater Sydney Darling Harbour (sekarang lagi renovasi), IMAX Hoyts Cinema Sydney, IMAX Kinepolis Brussels, menurut saya gambar terbaik di IMAX Theatre Sydney dan IMAX Kinepolis Brussels, sound terbaik dgn Teknologi terbaru ada di IMAX Kinepolis Brussels, sudah pakai sound IMAX 12 Track, speaker di ceiling pakai 4 speaker, speaker samping kiri kanan masing2 pakai 2 speaker di couples, kalau suara bass kencang dan bisa bangku sampai bergetar tetap di IMAX Indonesia, hanya bass-nya ga clean dan definitive.

Salam Audio,
Felix7070
 

·
Registered
Joined
·
821 Posts
^^ kayaknya di ASEAN untuk IMAX yang sudah 12 Track baru IMAX di TGV Sunway Velocity ya? Tapi anehnya gak pernah di mention sama pihak TGV kalau mereka punya IMAX 12 Channel. Tapi pas saya nonton disana emang ada speaker di ceilingnya.

Kira-kira Indonesia minat gak ya bikin IMAX 12 Channel. Atau next yang di Thamrin Nine itu?
 

·
Movie & Cinema Enthusiast
Joined
·
4,503 Posts
Kuningan City XXI - Studio 5

Gambar terang, fokus tepat, lensa tajam, kontras baik.

Suara disini bisa dikatakan menggelegar, dimana frekuensi rendah memiliki dengung yang pas sehingga menghasilkan kesan luas, namun ketika volume bass cukup tinggi, dengung akan bertambah sehingga lumayan mengganggu.

PxL studio 17m x 14,85m
Barco DP2K seri B
Speaker QSC, 7.1
White screen - aspect scope - dengan masking
BTW ini orang juara deh, nonton film yang sama 6x buat komparasi kualitas studionya bwakakakaka :lol::lol:
 

·
Registered
Joined
·
776 Posts
^^ kalau dapat poin 10% untuk dapat kualitas super buruk kalau ane tetap big no ya.

Kalau film bagus/film yang ane incer, ane rela bayar mahal untuk dapat kualitas audi terbaik daripada mood rusak :lol: (reguler max 50k weekdays, premiere cs max 100k weekday) tentunya tergantung jarak juga.

Berarti pas avengers mungkin lagi dibetulin ama mereka ya? Ane kesana pas avengers suaranya udah mulai bener malah lebih bagus dari maxxbox audi reguler+XXI Lippo studio 3 :lol:

BTW ini orang juara deh, nonton film yang sama 6x buat komparasi kualitas studionya bwakakakaka :lol::lol:
Mungkin Daripada nyesel lebih baik Hajar :lol:, ane ada 3 film nyesel dulu cuma ekse 1X.

Ane besok kalau jadi, mau ekse Mi lagi asal filmnya masih tayang di Lotte barco auro dan epi studio 2. (Mi katanya support dts:X dan barco auro)
 

·
Registered
Joined
·
3,077 Posts
^^ sama aja. Anggrek THX certified tapi ga ngaruh banget. St. Moritz juga not bad. tinggal mau ngemol di mana aja.
 

·
Registered
Joined
·
532 Posts
Anggrek studio 1-2 itu dapet sertifikasi THX. Tapi kata temen karena disana studio udah tua jadi kadang ada bocor suara dari sebelah.

St. Moritz itu masih tergolong baru, jadi harusnya ga ada bocor, tapi ga ada sertifikasi THX disana.

Yang lain mohon koreksinya ya... soalnya saya belum pernah ke dua-duanya
 

·
Movie & Cinema Enthusiast
Joined
·
4,503 Posts
^^ Kemarin kebetulan MI disana, bagus kok bassnya tebel tapi masih berasa nyaman. Bocor juga untuk ukuran studio tua termasuk bagus peredamnya ga parah kayak Living World. Mungkin karena film yang gue tonton kemarin MI yang full action ya makanya ga begitu berasa, padahal nonton distudio 2 diapit sama studio 1 (Yang juga THX) dan studio 4 (Yang juga nayangin MI).
 

·
Registered
Joined
·
3,077 Posts
tiap nonton di Anggrek gak pernah merasa bocor gimana banget sih. oh, poin plusnya di Anggrek juga, ceilingnya tinggi, jadi berasa curam. pintu exit aja ada di lantai bawah.

St. Moritz standar XXI generasi kekinian sih.
 

·
Registered
Joined
·
302 Posts
Bioskop yg tidak terdengar bocor adalah FLIX PIK Avenue, design layout ruang tidak ada satupun yg berdempetan satu sama lain hall, jadi kalau kita nonton tidak terpengaruh dgn suara hall sebelah, ini nilai plus yg sangat baik, jadi kita bisa nonton lebih serius tanpa terganggu suara bocor.

Salam Audio,
Felix7070
 
19821 - 19840 of 23265 Posts
Top