SkyscraperCity banner

20241 - 20260 of 32392 Posts

·
here there everywhere
Joined
·
783 Posts
Kedatangan tadi pagi 21 Agustus 2016 GA449





view gedung parkir



artwork yang failed itu.,.. tolonglah AP2 buang aja artwork itu, ganti yang beneran wayang


toilet area kedatangan


manusia capung ini belum dicopot juga ya, bikin tambah jelek aja, maaf ya para seniman, bukan saya tidak menghargai karya anda, tapi karya anda sangat tidak cocok untuk di pajang disini, tapi memang jelek sih :lol::lol:


sementara itu dibawah kolong tol...




tuh masih keliatan excavator yang bongkar bikin sodetan


papan penunjuk arah untuk transportasi publik


tuuuhh kan udah bocor, padahal belum juga ujan :lol:


note:
untuk area penjemputan sudah rapi, sekarang penjemput gak boleh ngetem disitu, makanya sekarang 3 jalur itu aja udah lancar gak macet
 

·
Fiat Voluntas Tua
Joined
·
7,152 Posts
Kadang kepikiran lho... Kenapa sih eksekusi gak ditangani Woodhead sekalian? Napa harus bawa masuk si Grha Matra Design ini... Atelier6 kemana? Bukannya dia juga anggota konsorsium Kawahapejaya?
Si BAN ini anaknya siapa sih? Gak terkenal tapi kog bisa dapat proyek negara terus? Siapa emak dan bapaknya?

Lobby kantor Google Indonesia aja lebih Indonesia daripada T3U. Dan kagak norak dungdats. Money emang gak bisa beli taste dan class ya. Dari sononya selera jelek tetep dibawa ke proyek 10T.
 

·
here there everywhere
Joined
·
783 Posts
another failed artwork


ada yang bisa jelasin ini maknanya apa? kalo aku bilang sih ini penggambaran suram, kelam, seperti T3 ini #LOL
 

·
Registered
Joined
·
9,099 Posts
Gak ngerti maksud manusia capungnya. Kalau benar2 di kartunkan apa gak mati itu manusia capung dgn baling2 di depan terutama kalau dia mau buang deposit di wc?
 

·
Registered
Joined
·
20 Posts
tmbh lama dilihat tmbh sedih and kasian gw sama GA

mendingan t1 dan t2 di renov bagusan dikasi ke GA & air asia sama international deh trus t3 dikasi ke lion grup sama airlines2 lain yang ga jelas.

ngomong2 dalemnya GA lounge di t3 isinya apa aja ya?? cuma kursi2 doank??

ato udah sekelas lounge2 premium pax seperti silverkriss SQ/the wing&the pier CX??
 

·
here there everywhere
Joined
·
783 Posts
tmbh lama dilihat tmbh sedih and kasian gw sama GA

mendingan t1 dan t2 di renov bagusan dikasi ke GA & air asia sama international deh trus t3 dikasi ke lion grup sama airlines2 lain yang ga jelas.

ngomong2 dalemnya GA lounge di t3 isinya apa aja ya?? cuma kursi2 doank??

ato udah sekelas lounge2 premium pax seperti silverkriss SQ/the wing&the pier CX??
Masuk GA lounge itu belok kiri untuk premium, busines, elite+ sama sky priority, belok kanan untuk gold/elite dan silver(asal bayar) dan saya masuk di gold member jadi ya isinya cuma kursi sama makanan, kalo yang premium pax belom tau belom pernah masuk sana hahaha
 

·
Registered
Joined
·
200 Posts
Hallo, saya mau sharing pengalaman saya hari ini. Hari ini saya pp ke surabaya, saya nyetir mobil dan parkir di parking building yg sediakan.

Gedung parkirnya sendiri tidak menunjang sama sekali untuk menjadi pick up point, karena pick up point terletak di atas (lt 3) sedangkan jalur mobil di dalam gedung parkir termasuk sempit, jadi kalau ada mobil di depan mau parkir atau menurunkan penumpang, sudah pasti arus lalu lintas akan tertahan....nah kapan nyampai lantai 3 nya tempat pick up point ? sedangkan penumpang lebih senang bikin pick up point bayangan di lt dasar gedung parkir, karena pas ketibaan kita sudah di lantai dasar.


Tidak usah ngomongin estetika lah ya, saya cuman mau bahas functional aja kali ini, penumpang bus masih menunggu di area terbuka, ac masih panas ....kalau di ruang terbuka yang ( ceiling nya membran ceiling itu), ac kurang terasa, kalau di tempat yg ada ceiling nya, misalnya dalam Ga lounge, ac nya baru kerasa dingin. kayaknyan ini efek dari ceiling yang kurang bagus menahan panas matahari, dan ribut kalau hujan itu.

Paling parah menurut saya, adalah lampu sorot di ruang pengambilan bagasi yang sangat silau dan menganggu mata, bikin sakit mata. mau tau rasanya ? rasanya seperti kalau kita sedang berkendara dan ada mobil dari lawan arah menggunakan lampu besar ( tapi lampunya yg putih LED), terus terang mata saya sangat terganggu dan lelah.....terpaksa kalau jalan harus melihat ke bawah lantai supaya tidak tertembak cahaya lampu.

Lorong kedatangan spt foto2 yang sudah di share oleh Mas Dira, sangat plain benar2 tidak ada unsur welcoming yang hangat...misalnya seperti kalau kita mendarat di Bali..



Kalau ada yang mau bikin petisi, saya sih mau focus minta lampu silau itu diganti karena mengganggu mata customer. :)

Yang kasihan adalah iklan2 bank2 BUMN, kok tidak dikasih lampu dari dalam, cuman menjadi seonggok display iklan yang jadinya terlihat murahan dan tidak niat? perkiraaan saya iklan tsb adalah bonus dr AP2 ke bank bank BUMN karena sudah jadi tenant di T3. Nah karena itu bonus, mereka dikasih tempat seadanya untuk memasang branding mereka.

So kesimpulan saya, in my humble opinion, mohon maaf untuk mengatakan hal ini: designer, arsitek, executor dan yg mengapprove perubahan design T3, adalah orang tidak perdulian dan tidak punya kepekaan, bisa2nya tidak memperdulikan mata customer yang kesilauan kena lampu sorot stadion.


Nasi sudah menjadi bubur, tapi kalau buburnya juga engga enak, ya jangan dimakan. what i am trying to say is...kalau saya jadi GA saya akan minta ke bu Rini agar dipercaya untuk merenovasi t2 sendiri dan kembali ke t2, agar direnovasi menjadi terminal yang indah, resort style kayak hotel di Bali, dengan nuansa Indonesia yang kental sehingga GA experince nya akan total di darat dan udara.

Kalau di t3 sih, Indonesia experience nya engga ada yang kerasa, so plain, so blah..so pitty.

cheers.
 

·
Indonesia
Joined
·
7,122 Posts
another failed artwork


ada yang bisa jelasin ini maknanya apa? kalo aku bilang sih ini penggambaran suram, kelam, seperti T3 ini #LOL
Apa salahnya kalau pakai lukisan lokal yg dari Bali atau Jawa, toh lebih enak di lihat daripada seni yg gak ada unsur lokalnya sama sekali.. Bahkan corak batik masih lebih enak di lihat.

Maunya moderen tapi gagal :bash::bash:

Si mobil jg lebih baik di sumbangkan ke museum aja, mending ganti patung2an lokal.

Gak ngerti maksud manusia capungnya. Kalau benar2 di kartunkan apa gak mati itu manusia capung dgn baling2 di depan terutama kalau dia mau buang deposit di wc?
Bukan capung itu mah laron :lol::lol:
 

·
Skyteam Platinum Elite
Joined
·
2,512 Posts
I'm very disappointed, I had very high expectations of this so called T3.
but they did it again buying cheap stuff.

for once please make T4 better and plse make it a sophisticated and state of the arte terminal.
 

·
Registered
Joined
·
18,212 Posts
Kedatangan tadi pagi 21 Agustus 2016 GA449



Berasa kayak terminal LCC,Papan Iklan seadanya.Kesannya asal tempel :eek:hno:

artwork yang failed itu.,.. tolonglah AP2 buang aja artwork itu, ganti yang beneran wayang
manusia capung ini belum dicopot juga ya, bikin tambah jelek aja, maaf ya para seniman, bukan saya tidak menghargai karya anda, tapi karya anda sangat tidak cocok untuk di pajang disini, tapi memang jelek sih :lol::lol:
[/QUOTE]

Selera emang gak bisa dibohongi :D
padahal dipasangi lukisan begini saja bisa bagus lho dikasih pencahayaan yang bagus

Lukisan Bali





atau kartun kartun begini kan lebih kelihatan nyeni dan bisa diterima semua orang


 

·
SSCI
Joined
·
1,503 Posts
Kadang kepikiran lho... Kenapa sih eksekusi gak ditangani Woodhead sekalian? Napa harus bawa masuk si Grha Matra Design ini... Atelier6 kemana? Bukannya dia juga anggota konsorsium Kawahapejaya?
Si BAN ini anaknya siapa sih? Gak terkenal tapi kog bisa dapat proyek negara terus? Siapa emak dan bapaknya?

Lobby kantor Google Indonesia aja lebih Indonesia daripada T3U. Dan kagak norak dungdats. Money emang gak bisa beli taste dan class ya. Dari sononya selera jelek tetep dibawa ke proyek 10T.
Otak jg sih... Juga gak mau denger feedback karena bahaya kalo ketauan dimakan tikus
 

·
Registered
Joined
·
16 Posts
Akhirnya semalam punya kesempatan nyobain terminal 3 walaupun cuma arrival. Sayangnya gak sempat foto-foto, tapi kesan saya kurang lebih:

1. Lorong arrival benar-benar kurang penerangan apalagi waktu malam, titik lampunya sangat kurang padahal jaman sekarang apa susahnya sih pake lampu LED.
2. Penempatan iklan Bank Mandiri dan BRI di sepanjang lorong arrival benar-benar failed. Iklannya terkesan asal tempel, bahkan tidak ada lampu penerangan di iklannya, malah jadi terkesan norak.
3. Banyak tiang-tiang yang dilapisi gypsum yang sudah somplak di pinggirannya.
4. Penggunaan cat tembok putih untuk dinding menurut saya benar-benar tidak berselera dan bakalan kotor. Sekarang aja sudah banyak bekas-bekas kotoran di temboknya juga bekas senggolan sepatu yang bikin kotor. Kenapa sih temboknya gak dilapisi panel alumunium seperti di HK airport atau stasiun-stasiun MRT di Singapura atau HK, gagal paham banget.
5. Toilet sudah relatif ok dibandingkan terminal 2, tapi lantainya kok gak rapi.
6. Papan-papan petunjuk yang harusnya dibuat mencolok supaya jadi perhatian orang juga relatif kurang cahaya penerangan.
7. FIDS benar-benar jelek, saya rasa semua setuju dengan ini hehehe..
8. Petunjuk conveyor baggage claim juga ngaco, di layar ditulis untuk flight dari Semarang tapi di pinggir ada petugas yang teriak-teriak bahwa flight dari Medan juga di conveyor yang sama padahal layarnya gak tulis sama sekali mengenai flight dari Medan.
9. Ternyata benar keluarnya bagasi dari bawah ke conveyor seperti dibanting karena terlalu curam. Kalau ada barang pecah belah, resikonya tinggi. Sepertinya di HK airport juga menggunakan sistem yang mirip tapi entah kenapa benturan di T3 terlihat jauh lebih keras, mungkin perlu dikalibrasi ulang.
10. Tembok penyekat antara baggage claim dengan hall penjemput benar-benar menyedihkan kaya tembok rumah sakit, padahal kalau pakai sekat kaca mungkin akan terlihat lebih cantik.
11. Area penjemputan masih chaos, banyak mobil dan orang yang menunggu di sebelah ujung.

Kurang lebih itu laporan hasil nyobain kedatangan di T3. Saya juga tidak ada latar belakang desain atau arsitektur, hanya orang awam saja hehehe..
 

·
Ես ցանկա
Joined
·
4,665 Posts
kalau saya jadi GA saya akan minta ke bu Rini agar dipercaya untuk merenovasi t2 sendiri dan kembali ke t2, agar direnovasi menjadi terminal yang indah, resort style kayak hotel di Bali, dengan nuansa Indonesia yang kental sehingga GA experince nya akan total di darat dan udara.
Dulu waktu wacana renovasi besar-besaran bandara Soekarno Hatta, Garuda rencananya malah mau bertahan di T2, sehingga T2 jadi full Garuda terminal.

Apa nyana, saking Menneg BUMN sekarang lebih getol kepada pencitraan daripada well being perusahaan-perusahaan BUMN, segala kerja keras pemerintahan dulu jadi hancur di saat-saat terakhir.

Saya yakin kalau kondisi sekarang tetap dipertahankan, bukan tidak mungkin saat T3 dibuka penuh (termasuk untuk penerbangan internasional) bukan tidak mungkin bandara Soekarno Hatta akan jadi Ultimate.... Disaster
 
20241 - 20260 of 32392 Posts
Top