SkyscraperCity banner

16121 - 16140 of 32371 Posts

·
Registered
Joined
·
4,525 Posts
Bagus sih Bapak itu punya mimpi punya visi, tapi klo gak diimbangi sama kemampuan eksekusi, yg kemaren Dufan mau lebih dari Universal Studios apa kabar?

**OOT Bapak ini emang jago jualannya k media kayaknya klo browsing2 portfolio yg dulu2
 

·
Registered
Joined
·
56 Posts
Bagus sih Bapak itu punya mimpi punya visi, tapi klo gak diimbangi sama kemampuan eksekusi, yg kemaren Dufan mau lebih dari Universal Studios apa kabar?

**OOT Bapak ini emang jago jualannya k media kayaknya klo browsing2 portfolio yg dulu2
kayake sih BKS ini emang relasi medianya kenceng atau emang dia berani supply certain amount of money buat Biaya PR yg lebih gede dari yg dulu2. kalo yg no.1 yg bener ya gw cukup salut n ga masalah bagi gw, kalo yg kedua menurut gw bisa dianggap sebagai KKN mungkin, CMIIW. soalnya banyak exposure ke media yg bentuknya personal branding. liat aja baru kepilih langsung ada wawancara eksklusif di metro tv ama berita satu. padahal sebelum2nya hampir ga pernah denger suaranya CEO AP2 ada eksklusive interview di media, (ga tau kalo gw yg kudet). trus kalo karena ada momentum pembangunan T3, lah kan pembangunan udah dari dulu sebelum BKS, kenapa ga dr dulu aja di blow up CEO-nya. well intinya personal branding dia bagus walau menyesatkan, mirip kayak pak mbem. mungkin dia versi kw-nya. hehehe
 

·
Ecce Ancilla Domini
Joined
·
1,059 Posts
maaf kalo OOT dikit... masukan aja...

untuk subforum aviasi ini sebaiknya nama si dirut jangan disingkat jadi BKS...

takutnya kita salah mengartikannya sebagai bandara di Bengkulu...

terima kasih...
 

·
Registered
Joined
·
59 Posts
Courtesy of @julietiono

Ini yang sudah saya khawatirkan sejak awal gambar kursi-kursi dangdut ini muncul. Penataannya.

Coba perhatikan.. Mereka aja gak pake logika dalam mengatur kursi-kursi ini... Jarak antar kursinya itu loh! Kalo orang mau duduk di tengah, gimana cara lewatnya? Jarak antar kursinya sempit banget. Mesti permisi-permisi gitu dengan orang yang duduk di paling pinggir?

Sudah pasti kursi-kursi itu akan berantakan nantinya ketika bandara ini benar-benar beroperasi, karena semuanya bakal digeser-geser oleh pax.

Urusan logika begini aja bener-bener 'gak nyampe' ya si AP II.. :nuts:
 

·
Registered
Joined
·
25 Posts
bbrp waktu lalu sempat lewat KLIA, jadi iseng mau bandingin dikit boleh ya :cheers:
Sekedar mengingatkan kembali KLIA ini udah dari tahun 1998, sempat masuk top 10 airport sampe sekitar thn 2010, namun dengan adanya airport2 baru dari negara2 lain
jadi sekarang peringkatnya udah turun jadi top 30 aja. Mau lihat T3U yang selesai 2016 dengan ambisi menyaingi Changi yang ranking 1 apakah udah sejajar sama yang top 30 apa belum :lol:

menurut saya pribadi, ceiling KLIA lebih photogenic dibanding T3U. Denger2 ceiling nya terinspirasi dari bentuk kelapa sawit (CMIIW).
Elemen kayu yang dipasang juga terlihat rapi dibanding ceiling T3U yg miring2. Teksturnya gak bikin reflection kayak 'genangan air' seperti ceiling T3U.
Entah lighting T3U yg salah atau emang ceiling nya yg jelek. Kalo menurut saya ceiling T3U mungkin bisa kelihatan lebih hidup dan menarik apabila sebagian segitiga2nya
dibikin terbuka dan jatuh kebawah kayak ceiling di Changi.
Tapi kalo katanya ceiling T3U ini terinspirasi dari sisik ikan ya gak mungkin dibikin begitu ya karna akan terlihat sisik ikannya mengelupas :nuts:

source : tianchad.com


Jarak antara pintu masuk dari drop off ke check in island agak luas, memungkinkan adanya tempat duduk untuk orang2 yang nunggu,
sementara di T3U kelihatannya tidak begitu banyak space untuk diletakkan tempat duduk.
[/url]20160629_145012 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


penempatan FIDS utama di check in hall juga menarik, sangat jelas dan terlihat simple, mudah dibaca. Sementara di T3U diletakkan dibelakang information counter
yang jelas merusak pemandangan, apalagi design FIDS nya yang kurang jelas dan terutama berhadapan langsung dengan lampu sorot dan membuat FIDS sulit dibaca karna memantul cahaya.
(again ceiling nya KLIA photogenic, terlihat menambah keindahan objek yg difoto)
[/url]20160629_145427 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Dari yang simple di KLIA, T3U gak mau kalah dengan membuatnya seperti prosotan kayu raksasa. :eek:hno:
[/url]20160629_145615 (1) by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lantai granit dengan pattern yang menarik. Beda dengan T3U yang pake HT dengan design garis2 saja. (terlihat males mikir untuk buat pattern). :eek:hno:
[/url]20160629_145853 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Terdapat map disetiap lantai, menunjukkan area komersil, office, toilet, dll.
T3U yang berkoar2 membentang sepanjang 2.4KM sampai saat ini belum terlihat adanya map (CMIIW). Mudah2an penumpang gak tersesat :nuts:
[/url]20160629_145638 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Jam nya pake merk Omega. Penempatannya juga pas. Pemilihan warna juga sesuai.
Sementara di T3U pake merk Bodet, penempatan yang terkesan maksa dan ngasal tempel, dan warna yang gak sesuai.
[/url]20160629_151015 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Udah lama punya Aerotrain sebagai penghubung antar terminal.
Di CGK malah dijadikan selling point seakan2 yang pertama kali punya, dan namanya menjadi APMS / Kereta Tanpa Awak. Sok canggih :eek:hno:
[/url]20160629_150745 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Signage yang terdiri dari beberapa bahasa. Huruf2nya juga menyalah terang dan jelas.
Di T3U cuma ada English, dan sekarang untuk sementara masih menggunakan stiker.
Mudah2an kalo udah final, Hurufnya yang menyalah biar jelas, bukan kayak T1&T2 yang papan2nya juga menyalah semua, akibatnya contrast antara papan sama huruf jadi hilang :eek:hno:
[/url]20160629_150508 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lampu2 di boarding hall juga kelihatan menarik, kelihatannya terinspirasi dari bintang dilangit yang ditempatkan secara acak.
Kalo lihat lampu2 di atap bergelombang T3U pas arrival kok agak kurang wow ya. :nuts:
[/url]20160629_151312 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Bahkan brand yang satu ini bisa ada disini
[/url]20160629_151441 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Punya hutan ditengah airport, padahal jelas hutan indonesia jauh lebih luas dan kaya, tapi kok APII gak bisa mengeksekusi dengan baik ya :eek:hno:
Oh iya lupa tanaman indoor aja gak becus ngurusnya :nuts:
[/url]20160629_151515 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Sekian dulu perbandingan dari saya. KLIA (1998) VS T3U (2016).

Kesimpulannya : Hanya Bisa Ngelus Dada :nuts:
 

·
Registered
Joined
·
146 Posts
bbrp waktu lalu sempat lewat KLIA, jadi iseng mau bandingin dikit boleh ya :cheers:
Sekedar mengingatkan kembali KLIA ini udah dari tahun 1998, sempat masuk top 10 airport sampe sekitar thn 2010, namun dengan adanya airport2 baru dari negara2 lain
jadi sekarang peringkatnya udah turun jadi top 30 aja. Mau lihat T3U yang selesai 2016 dengan ambisi menyaingi Changi yang ranking 1 apakah udah sejajar sama yang top 30 apa belum :lol:

menurut saya pribadi, ceiling KLIA lebih photogenic dibanding T3U. Denger2 ceiling nya terinspirasi dari bentuk kelapa sawit (CMIIW).
Elemen kayu yang dipasang juga terlihat rapi dibanding ceiling T3U yg miring2. Teksturnya gak bikin reflection kayak 'genangan air' seperti ceiling T3U.
Entah lighting T3U yg salah atau emang ceiling nya yg jelek. Kalo menurut saya ceiling T3U mungkin bisa kelihatan lebih hidup dan menarik apabila sebagian segitiga2nya
dibikin terbuka dan jatuh kebawah kayak ceiling di Changi.
Tapi kalo katanya ceiling T3U ini terinspirasi dari sisik ikan ya gak mungkin dibikin begitu ya karna akan terlihat sisik ikannya mengelupas :nuts:

source : tianchad.com


Jarak antara pintu masuk dari drop off ke check in island agak luas, memungkinkan adanya tempat duduk untuk orang2 yang nunggu,
sementara di T3U kelihatannya tidak begitu banyak space untuk diletakkan tempat duduk.
[/url]20160629_145012 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


penempatan FIDS utama di check in hall juga menarik, sangat jelas dan terlihat simple, mudah dibaca. Sementara di T3U diletakkan dibelakang information counter
yang jelas merusak pemandangan, apalagi design FIDS nya yang kurang jelas dan terutama berhadapan langsung dengan lampu sorot dan membuat FIDS sulit dibaca karna memantul cahaya.
(again ceiling nya KLIA photogenic, terlihat menambah keindahan objek yg difoto)
[/url]20160629_145427 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Dari yang simple di KLIA, T3U gak mau kalah dengan membuatnya seperti prosotan kayu raksasa. :eek:hno:
[/url]20160629_145615 (1) by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lantai granit dengan pattern yang menarik. Beda dengan T3U yang pake HT dengan design garis2 saja. (terlihat males mikir untuk buat pattern). :eek:hno:
[/url]20160629_145853 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Terdapat map disetiap lantai, menunjukkan area komersil, office, toilet, dll.
T3U yang berkoar2 membentang sepanjang 2.4KM sampai saat ini belum terlihat adanya map (CMIIW). Mudah2an penumpang gak tersesat :nuts:
[/url]20160629_145638 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Jam nya pake merk Omega. Penempatannya juga pas. Pemilihan warna juga sesuai.
Sementara di T3U pake merk Bodet, penempatan yang terkesan maksa dan ngasal tempel, dan warna yang gak sesuai.
[/url]20160629_151015 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Udah lama punya Aerotrain sebagai penghubung antar terminal.
Di CGK malah dijadikan selling point seakan2 yang pertama kali punya, dan namanya menjadi APMS / Kereta Tanpa Awak. Sok canggih :eek:hno:
[/url]20160629_150745 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Signage yang terdiri dari beberapa bahasa. Huruf2nya juga menyalah terang dan jelas.
Di T3U cuma ada English, dan sekarang untuk sementara masih menggunakan stiker.
Mudah2an kalo udah final, Hurufnya yang menyalah biar jelas, bukan kayak T1&T2 yang papan2nya juga menyalah semua, akibatnya contrast antara papan sama huruf jadi hilang :eek:hno:
[/url]20160629_150508 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lampu2 di boarding hall juga kelihatan menarik, kelihatannya terinspirasi dari bintang dilangit yang ditempatkan secara acak.
Kalo lihat lampu2 di atap bergelombang T3U pas arrival kok agak kurang wow ya. :nuts:
[/url]20160629_151312 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Bahkan brand yang satu ini bisa ada disini
[/url]20160629_151441 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Punya hutan ditengah airport, padahal jelas hutan indonesia jauh lebih luas dan kaya, tapi kok APII gak bisa mengeksekusi dengan baik ya :eek:hno:
Oh iya lupa tanaman indoor aja gak becus ngurusnya :nuts:
[/url]20160629_151515 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Sekian dulu perbandingan dari saya. KLIA (1998) VS T3U (2016).

Kesimpulannya : Hanya Bisa Ngelus Dada :nuts:
^^

Terima kasih buat ulasannya :)

Walaupun buatan tahun 1998, terlihat di buatnya gak ngasal. Okelah, indoor plant dan retail space-nya gak semantab Changi, tapi aspek konseptual dan eksekusi-nya saling nyambung, gak tambal-sulam kaya T3U...
 

·
Banned
Joined
·
119 Posts
Bagus sih Bapak itu punya mimpi punya visi, tapi klo gak diimbangi sama kemampuan eksekusi, yg kemaren Dufan mau lebih dari Universal Studios apa kabar?

**OOT Bapak ini emang jago jualannya k media kayaknya klo browsing2 portfolio yg dulu2
lebih tepatnya BKS itu cuma bisa omong doang

dulu semua TV juga kebagian iklan rebranding ancol, jor-joran, budget jumbo, tapi hasilnya di lapangan : nol, ancol ya gitu-gitu aja, ibaratnya, sebutir pasir pun tidak berubah dari tempatnya yg lama di ancol

kayake sih BKS ini emang relasi medianya kenceng atau emang dia berani supply certain amount of money buat Biaya PR yg lebih gede dari yg dulu2. kalo yg no.1 yg bener ya gw cukup salut n ga masalah bagi gw, kalo yg kedua menurut gw bisa dianggap sebagai KKN mungkin, CMIIW. soalnya banyak exposure ke media yg bentuknya personal branding. liat aja baru kepilih langsung ada wawancara eksklusif di metro tv ama berita satu. padahal sebelum2nya hampir ga pernah denger suaranya CEO AP2 ada eksklusive interview di media, (ga tau kalo gw yg kudet). trus kalo karena ada momentum pembangunan T3, lah kan pembangunan udah dari dulu sebelum BKS, kenapa ga dr dulu aja di blow up CEO-nya. well intinya personal branding dia bagus walau menyesatkan, mirip kayak pak mbem. mungkin dia versi kw-nya. hehehe
sebagai decision maker, gampang lah buat BKS belanja media suka suka dia, keputusan di tangan dia kok

begitu juga di AP II, itu Komisaris AP II malah seperti anak buah BKS

entah BKS itu mutant dari apa

kalau Pak Jokowi baca posting ini, semoga Bapak tidak beri posisi penting nih BKS. bahaya banget. jago bikin bubble dia. dorrr... meletus kosong hanya fatamorgana
 

·
Nyonya Nyinyir
Joined
·
2,311 Posts
Jonan Minta AP II Bangun Sub-tower Lagi di Terminal 3

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kembali meminta Angkasa Pura II membangun satu sub-tower lagi di Terminal 3.

"Saya minta dibangun lagi," ujar Jonan berbicara kepada Direktur Operasional AP II Djoko Mudjatmodjo di Medan, Sabtu (16/7/2016).


Mantan Direktur Utama PT KAI itu menilai, menara AMC yang merupakan sub-tower air traffic controller (ATC) tersebut belum memadai.


selengkapnya

Akhirnya keraguan dan kekhawatiran itu terjawab sudah! Ternyata emang bener sub-tower nggak mampu menjangkau apron di sisi timur pier baru.

Beginilah jadinya jika proyek mahal digarap tanpa perencanaan matang! Tambal lagi.. Sulam lagi! Proyek lagi! :lol:

Entah apa jadinya eksterior T3U jika muncul menara baru lagi yg ala kadar... Bakal mirip menara lapas kali ya? :nuts:
 

·
Registered
Joined
·
3,642 Posts
Jonan Minta AP II Bangun Sub-tower Lagi di Terminal 3

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kembali meminta Angkasa Pura II membangun satu sub-tower lagi di Terminal 3.

"Saya minta dibangun lagi," ujar Jonan berbicara kepada Direktur Operasional AP II Djoko Mudjatmodjo di Medan, Sabtu (16/7/2016).


Mantan Direktur Utama PT KAI itu menilai, menara AMC yang merupakan sub-tower air traffic controller (ATC) tersebut belum memadai.


selengkapnya

Akhirnya keraguan dan kekhawatiran itu terjawab sudah! Ternyata emang bener sub-tower nggak mampu menjangkau apron di sisi timur pier baru.

Beginilah jadinya jika proyek mahal digarap tanpa perencanaan matang! Tambal lagi.. Sulam lagi! Proyek lagi! :lol:

Entah apa jadinya eksterior T3U jika muncul menara baru lagi yg ala kadar... Bakal mirip menara lapas kali ya? :nuts:
AP II ini kok ngga belajar-belajar ya...
dari awal yang dipermasalahkan kan emang sisi tengah ke timur. kenapa ngga bangun AMC ini di pier timur? kan bisa buat ngeliat apron timur. ketauan pengen cepet2 dibuka makanya dibangun di section yang udah siap pake. :lol::lol:
 

·
Registered
Joined
·
4,597 Posts

·
vampire
Joined
·
2,292 Posts
Semakin kesini mantengin thread ini terus semakin sedih dan depresi... Sumpah ya.. ngepoin IG nya si Nus Salomo itu rasanya bener-bener pengen ngumpat itu di salah satu fotonya.... tapi ya udahlah daripada bikin dosa mending pasrah berjamaah...

Kenapa ya mereka bisa mengelola PLM, DJB, BDO dan KNO dengan sangat baik tapi tidak dengan CGK ini... sedih sekali kalo ngeliat KLIA, Heydar Aliyev atau airport2 lain yang bahkan ga ada seujung kukunya sama T3U ini... :eek:hno: meenn kalian tuh ngabisin 7T sampe minjem sana minjem sini loh untuk project prestisius ini, so saaad :picard: :eek:hno:
 

·
Registered
Joined
·
8,819 Posts
Dibandingkan KLIA, sepertinya bagusan klia padahal hampir 20 thn yg lalu designnya. Gw pernah pake 2x, walaupun gak seenak kyk changi tapi cukup nyaman hampir sama level dengan hong kong dan incheon.

Sedangkan t3u ini keliatan norak (ndesit bahasa jawanya), dilihat aja warna kursi ijo, bahannya juga keliatan murahan. Atapnya keliatan gelap, gak ada wow feeling. Yg mengecewakan lagi lantai pake HT, mestinya daerah check in counter pake marmer. Yg dalam boleh pake carpet atau marmer juga. Jgn gunakan alasan no time atau budget dikit, kalo budget dikit pake nama T3 Budget


Sekarang harapan gw hanya ada satu, namanya diganti jadi T3L. L for Large.
 

·
Tukang Makan
Joined
·
2,805 Posts
Pak BSK plis deh nyamain T3U dengan Airport Mumbai, Haneda, Incheon, atau Changi? Kurang piknik ya pak?

Gue dulu sempet mikir sih sama BSK dengan track record dia di ancol. Awal-awal pembangunan T3U gue udh nyium hawa-hawa desain ala Dufan. Mungkin karena kelamaan ngurus Dufan jadi kebawa fantasi.

Daripada benchmarknya ke negara yg emg udah well established, kenapa ga mau liat negara berkembang atau yg (maaf) masih lebih kere dari Indonesia? Kayaknya CGK ini salah satu pemborosan 7 triliun rupiah yang paling epic. Persis kaya pesawat kepresidenan yang interiornya norak jelek bin ajaib
 

·
Registered
Joined
·
9,056 Posts
kayake sih BKS ini emang relasi medianya kenceng atau emang dia berani supply certain amount of money buat Biaya PR yg lebih gede dari yg dulu2. kalo yg no.1 yg bener ya gw cukup salut n ga masalah bagi gw, kalo yg kedua menurut gw bisa dianggap sebagai KKN mungkin, CMIIW. soalnya banyak exposure ke media yg bentuknya personal branding. liat aja baru kepilih langsung ada wawancara eksklusif di metro tv ama berita satu. padahal sebelum2nya hampir ga pernah denger suaranya CEO AP2 ada eksklusive interview di media, (ga tau kalo gw yg kudet). trus kalo karena ada momentum pembangunan T3, lah kan pembangunan udah dari dulu sebelum BKS, kenapa ga dr dulu aja di blow up CEO-nya. well intinya personal branding dia bagus walau menyesatkan, mirip kayak pak mbem. mungkin dia versi kw-nya. hehehe
Gak kebayang nih kalau kepiawaian beliau dalam urusan ke-PR-an jadi merambah ke SSCI ini.

Bisa-bisa akan banyak akun yang isi postingnya seperti "pesan sponsor" dengan segala puja-puji dan hal-hal yang gak sesuai dengan kenyataan.

Belum tentu beliau menghabiskan sangat banyak budget untuk media spending, karena setahu saya waktu beliau jadi CEO Ancol dulu sebagian besar beliau gak mau ada cash outflow, maunya barter saja (banyak perusahaan media yang punya stok tiket masuk Ancolnya 'menggunung'....hehehe...)
 

·
Registered
Joined
·
601 Posts
Gak kebayang nih kalau kepiawaian beliau dalam urusan ke-PR-an jadi merambah ke SSCI ini.

Bisa-bisa akan banyak akun yang isi postingnya seperti "pesan sponsor" dengan segala puja-puji dan hal-hal yang gak sesuai dengan kenyataan.

Belum tentu beliau menghabiskan sangat banyak budget untuk media spending, karena setahu saya waktu beliau jadi CEO Ancol dulu sebagian besar beliau gak mau ada cash outflow, maunya barter saja (banyak perusahaan media yang punya stok tiket masuk Ancolnya 'menggunung'....hehehe...)
Terus kalau di cgk nanti barternya pake apa ya....??
Pasang iklan selamat datang a la parte lagi :lol:
 

·
Registered
Joined
·
878 Posts
Oot sorry...

Gw dr thn 1990 tinggal d Ancol, yah Aancol gini gini aj... Ad si perubahan sampai thn 2016 tapi... Yah biasa aj standart

Ga ad yg Istimewa...
 

·
Registered
Joined
·
878 Posts
Justru pede banget kayaknya.

Bandara2 AP2 akan mengacu ke-4 negara ini untuk dikembangkan (berita malam ini):

4 Negara Ini Jadi Acuan AP II Kembangkan Bandara

Link:http://finance.detik.com/read/2016/07/16/184737/3254894/4/4-negara-ini-jadi-acuan-ap-ii-kembangkan-bandara
Sumpah, ini keliatan banget ud FAILED TOTAL...

Jadi klo gw liat, ini berdasarkan yg ditangkep sama mata aj...

Tapi mw ngarah seperti mereka airportnya, ga tw mesti ngapain... Seperti org liat rumah bagus d komplek lewat depan rumah... Jadi sisstemnya seinget Mata sama Imajinasi Sendiri

Klo Airport A ad ini kita ikutin aj, yg penying ad... Yah pling modif dikit biar ad ciri Indo nya

Klo Airport B ad itu, kita ikutin atau ambil juga ide nya... Tp Yah ga ssebagus itu ga ap juga... Yg pentng ad

Begitu juga trus liat Airport C D E F sampai Airport Z

Hahaha...ud ga heran si :nuts:
 

·
Registered
Joined
·
56 Posts
sorry oot. kalo liat twitter yg nyinyirin T3 ga gitu banyak ya. agak kasian ama yg adytorial jd malah kayak bot bayaran. mungkin member sini bisa turun gunung biar makin hitz aja tuh T3GU (Gagal Ultimate: Red)
 

·
Registered
Joined
·
85 Posts
bbrp waktu lalu sempat lewat KLIA, jadi iseng mau bandingin dikit boleh ya :cheers:
Sekedar mengingatkan kembali KLIA ini udah dari tahun 1998, sempat masuk top 10 airport sampe sekitar thn 2010, namun dengan adanya airport2 baru dari negara2 lain
jadi sekarang peringkatnya udah turun jadi top 30 aja. Mau lihat T3U yang selesai 2016 dengan ambisi menyaingi Changi yang ranking 1 apakah udah sejajar sama yang top 30 apa belum :lol:

menurut saya pribadi, ceiling KLIA lebih photogenic dibanding T3U. Denger2 ceiling nya terinspirasi dari bentuk kelapa sawit (CMIIW).
Elemen kayu yang dipasang juga terlihat rapi dibanding ceiling T3U yg miring2. Teksturnya gak bikin reflection kayak 'genangan air' seperti ceiling T3U.
Entah lighting T3U yg salah atau emang ceiling nya yg jelek. Kalo menurut saya ceiling T3U mungkin bisa kelihatan lebih hidup dan menarik apabila sebagian segitiga2nya
dibikin terbuka dan jatuh kebawah kayak ceiling di Changi.
Tapi kalo katanya ceiling T3U ini terinspirasi dari sisik ikan ya gak mungkin dibikin begitu ya karna akan terlihat sisik ikannya mengelupas :nuts:

source : tianchad.com


Jarak antara pintu masuk dari drop off ke check in island agak luas, memungkinkan adanya tempat duduk untuk orang2 yang nunggu,
sementara di T3U kelihatannya tidak begitu banyak space untuk diletakkan tempat duduk.
[/URL]20160629_145012 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


penempatan FIDS utama di check in hall juga menarik, sangat jelas dan terlihat simple, mudah dibaca. Sementara di T3U diletakkan dibelakang information counter
yang jelas merusak pemandangan, apalagi design FIDS nya yang kurang jelas dan terutama berhadapan langsung dengan lampu sorot dan membuat FIDS sulit dibaca karna memantul cahaya.
(again ceiling nya KLIA photogenic, terlihat menambah keindahan objek yg difoto)
[/URL]20160629_145427 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Dari yang simple di KLIA, T3U gak mau kalah dengan membuatnya seperti prosotan kayu raksasa. :eek:hno:
[/URL]20160629_145615 (1) by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lantai granit dengan pattern yang menarik. Beda dengan T3U yang pake HT dengan design garis2 saja. (terlihat males mikir untuk buat pattern). :eek:hno:
[/URL]20160629_145853 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Terdapat map disetiap lantai, menunjukkan area komersil, office, toilet, dll.
T3U yang berkoar2 membentang sepanjang 2.4KM sampai saat ini belum terlihat adanya map (CMIIW). Mudah2an penumpang gak tersesat :nuts:
[/URL]20160629_145638 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Jam nya pake merk Omega. Penempatannya juga pas. Pemilihan warna juga sesuai.
Sementara di T3U pake merk Bodet, penempatan yang terkesan maksa dan ngasal tempel, dan warna yang gak sesuai.
[/URL]20160629_151015 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Udah lama punya Aerotrain sebagai penghubung antar terminal.
Di CGK malah dijadikan selling point seakan2 yang pertama kali punya, dan namanya menjadi APMS / Kereta Tanpa Awak. Sok canggih :eek:hno:



Signage yang terdiri dari beberapa bahasa. Huruf2nya juga menyalah terang dan jelas.
Di T3U cuma ada English, dan sekarang untuk sementara masih menggunakan stiker.
Mudah2an kalo udah final, Hurufnya yang menyalah biar jelas, bukan kayak T1&T2 yang papan2nya juga menyalah semua, akibatnya contrast antara papan sama huruf jadi hilang :eek:hno:
[/URL]20160629_150508 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Lampu2 di boarding hall juga kelihatan menarik, kelihatannya terinspirasi dari bintang dilangit yang ditempatkan secara acak.
Kalo lihat lampu2 di atap bergelombang T3U pas arrival kok agak kurang wow ya. :nuts:
[/URL]20160629_151312 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Bahkan brand yang satu ini bisa ada disini
[/URL]20160629_151441 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Punya hutan ditengah airport, padahal jelas hutan indonesia jauh lebih luas dan kaya, tapi kok APII gak bisa mengeksekusi dengan baik ya :eek:hno:
Oh iya lupa tanaman indoor aja gak becus ngurusnya :nuts:
[/URL]20160629_151515 by pok_pok, on Flickr[/IMG]


Sekian dulu perbandingan dari saya. KLIA (1998) VS T3U (2016).

Kesimpulannya : Hanya Bisa Ngelus Dada :nuts:
Sumpek sekali ini bandara, sesak sekali nafas lihatnya. Desain interior berantakan.
 
16121 - 16140 of 32371 Posts
Top