SkyscraperCity banner

1 - 20 of 1049 Posts

·
Registered
Joined
·
672 Posts
Discussion Starter · #1 · (Edited)
PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)
DAERAH OPERASIONAL (DAOP) IX JEMBER


INTRO

Salam forum SSI. Seiring dengan dibukanya forum khusus tentang perekeratapian Indonesia, maka ijinkan saya untuk membuka thread yang membahas tentang perkembangan perkeretaapian di PT. Kereta Api Indonesia DAOP IX, wilayah perkeretaapian paling timur di Pulau Jawa
ABOUT DAOP IX JEMBER
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IX Jember atau disingkat dengan DAOP IX JR adalah salah satu daerah operasi perkeretaapian Indonesia, di bawah lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berada di bawah Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dipimpin oleh seorang kepala Daerah Operasi (Kadaop) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Daop IX merupakan wilayah kerja PT KAI yang berada di ujung timur Pulau Jawa dan berpusat di Jember. Stasiun besar di wilayah Daop IX adalah Stasiun Jember dan Dipo Lokomotif terbesar yakni Dipo Lokomotif Jember (JR) yang berada dalam satu kompleks stasiun. Terdapat dua subdipo lok, yakni pada Stasiun Probolinggo dan Stasiun Ketapang. Sub Dipo Lokomotif Probolinggi (PB) dulunya melayani lokomotif KA Probowangi (sekarang sebagai tempat penyimpanan peralatan darurat untuk PLH serta perbaikan rel), sementara Sub Dipo Lokomotif dan Dipo Gerbong Ketapang melayani lokomotif-lokomotif milik dipo lain atau milik Dipo Jember sendiri pasca dinas dengan KA Mutiara Timur, KA Tawang Alun, KA Sri Tanjung, KA Pandanwangi, KA Wijayakusuma, KA Blambangan Ekspress dan KA Probowangi sekaligus sebagai tempat penyimpanan gerbong milik DAOP IX Jember. Dipo Lokomotif Jember sendiri sebagai pusat bengkel lokomotif DAOP IX Jember dan juga peristirahatan lokomotif KA Pandanwangi, KA Ranggajati, dan KA Logawa sebelum berdinas kembali pada pagi harinya.
KERETA API (TRAIN)

Kereta api penumpang yang berada di bawah pengoperasian Daop IX Jember di antaranya adalah:

  1. Kereta api Mutiara Timur, premium dan eksekutif ekspres relasi Stasiun Ketapang s.d. Stasiun Yogyakarta
  2. Kereta api Sri Tanjung, ekonomi ekspres relasi Stasiun Ketapang s.d. Stasiun Lempuyangan
  3. Kereta api Tawang Alun, ekonomi ekspres relasi Stasiun Ketapang s.d. Stasiun Malang Kotalama
  4. Kereta api Pandanwangi, ekonomi lokal relasi Stasiun Banyuwangi Baru s.d. Stasiun Ketapang
  5. Kereta Api Blambangan Ekspress, ekonomi dan eksekutif ekspres relasi Stasiun Ketapang s.d. Stasiun Semarang Tawang lewat Stasiun Surabaya Gubeng (berjalan fakultatif)
Kereta api penumpang yang terlayani Daop IX Jember namun di bawah pengoperasian daerah operasi lain:

  • Kereta api Logawa, bisnis dan ekonomi ekspres relasi Stasiun Jember sampai Stasiun Purwokerto (operator DAOP V Purwokerto)
  • Kereta api Probowangi, ekonomi lokal relasi Stasiun Surabaya Gubeng s.d. Stasiun Ketapang (operator DAOP VIII Surabaya, dulunya dioperasikan DAOP IX Jember sampai pemberlakuan GAPEKA 2021)
  • Kereta api Ranggajati, bisnis dan eksekutif ekspres relasi Stasiun Jember sampai Stasiun Cirebon lewat Yogyakarta-Purwokerto (operator DAOP III Cirebon)
  • Kereta api Wijayakusuma, premium dan eksekutif ekspres relasi Stasiun Banyuwangi sampai Stasiun Cilacap (operator DAOP V Purwokerto)
Sumber : Wikipedia
To be Continue
 

·
Registered
Joined
·
672 Posts
Discussion Starter · #2 · (Edited)
DAOP IX Lines

Berikut ini adalah Jalur-jalur DAOP IX berserta profil kondisi jalur
Jalur Bangil-Kalisat (BG-KLT)
Profil kondisi Jalur

  • Antara Bangil-Pasuruan-Probolinggo-Leces: rel R54 bantalan beton, laju maksimum 90 km/jam (dibatasi 60 km/jam di Stasiun Rejoso)
  • Antara Leces-Bangsalsari: rel R54 bantalan beton, laju maksimum 80 km/jam (kecepatan bisa bervariasi bergantung tikungan di petak tertentu)
  • Antara Bangsalsari-Rambipuji: rel R42 bantalan beton, laju maksimum 70 km/jam
  • Antara Rambipuji-Jember: rel R54 bantalan beton, laju maksimum 80 km/jam
  • Antara Jember-Kotok: rel R42 bantalan beton, laju maksimum 60 km/jam
  • Antara Kotok-Kalisat: campuran rel R42 bantalan beton dan R33 bantalan besi, laju maksimum 50-60 km/jam (kecepatan bisa bervariasi bergantung tikungan di petak tertentu)
Penjelasan Jalur
Jalur kereta api Bangil-Kalisat adalah jalur rel yang menghubungkan Stasiun Bangil di Daop VIII Surabaya dan Stasiun Kalisat di Daop IX Jember. Jalur ini dilintasi kereta api baik dari ataupun menuju timur. Meskipun tergolong jauh, jalur ini bukanlah jalur padat karena setiap harinya hanya ada ±20 kereta api yang melintasi jalur ini. Sebagian besar pengoperasian jalur ini milik Daop IX Jember.

Karena jalur kereta api Probolinggo-Paiton, Klakah-Lumajang, Lumajang-Balung, dan Lumajang-Pasirian sudah tidak aktif, maka jalur kereta api Bangil-Probolinggo, Probolinggo-Klakah, Klakah-Rambipuji, dan Rambipuji-Kalisat menyatu dan membentuk segmen besar jalur kereta api Bangil-Kalisat.

Stasun di Jalur ini

Sumber : Wikipedia
Jalur Kalisat-Ketapang (KLT-KTG)
Profil kondisi jalur

  • Antara Kalisat-Glenmore: rel tipe R54 bantalan beton, laju maksimum 80 km/jam. (berkurang 40 km/jam pada Terowongan Garahan dan Terowongan Mrawan)
  • Antara Glenmore-Temuguruh: rel R42 dan R33 bantalan kayu, beton, dan besi, laju maksimum 50-60 km/jam.
  • Antara Temuguruh-Ketapang: rel R42 bantalan beton, laju maksimum 80 km/jam.

Penjelasan Jalur

Boleh dibilang, jalur ini adalah ciri khas wilayah timur Daop IX yang bertipikal pegunungan dan dataran tinggi. Belum lagi pada petak Kalisat-Ledokombo terdapat puluhan bukit yang ada di tepian rel. Juga, melewati dua terowongan buatan Belanda yang dibuat sekira tahun 1901 hingga 1902, yaitu Terowongan Mrawan (penghubung Kalibaru dan Mrawan) dan Terowongan Garahan (penghubung Garahan dan Mrawan).

Semakin ke timur, mulai dari Kalibaru ruang jarak (spasial) antara jalur rel dan pemukiman amatlah sempit, namun lanskap sepanjang jalur ini hingga titik minus (Banyuwangi Baru) bisa dikatakan pemandangan khas jalur timur Daop IX.

Di utara Stasiun Banyuwangi Baru terdapat rute balon (balloon loop) yang menggantikan turn-table di jalur ujung lain. rute balon ini disebut demikian karena bentuknya yang seperti balon. Rute ini berawal dari Stasiun Banyuwangi Baru masuk kembali ke jalan raya melintasi pabrik-pabrik seperti Pusri, Pelabuhan Meneng, dan Jakarta Lloyd.[1] Namun rute balon tersebut kini sudah tidak dipergunakan karena pabrik-pabrik tersebut mengganti moda transportasi barang-barangnya. Kini rute balon tersebut diperkecil dan terletak di selatan jalan kecil yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Lingkar Ketapang.

Sistem persinyalan dan wesel di lintas ini masih murni mekanik, namun tak menutup kemungkinan jika nantinya akan diubah pula menjadi persinyalan elektrik yang dibuat oleh PT Len Industri.

Stasiun di Jalur ini

Sumber : Wikipedia
Jalur Tidak Aktif

  • Kalisat (KLT) - Panarukan (PNR) - Panarukanpelabuhan (PNRH). Namun lintas yang ditutup pada 2004 ini direncanakan akan kembali diaktifkan.
  • lintas Probolinggo - Jati - Kraksaan - Paiton
  • lintas Klakah - Lumajang - Pasirian
  • lintas Rambipuji - Balung - Lumajang
  • lintas Balung - Ambulu
  • lintas Kabat - Banyuwangi Lama
  • lintas Rogojampi - Benculuk
Sumber : Wikipedia
Note : Garis Miring berarti Stasiun sudah tidak aktif
To be Continue
 

·
Registered
Joined
·
672 Posts
Discussion Starter · #3 · (Edited)
DAOP IX Trains

DAOP IX TRAINS

KA MUTIARA TIMUR
Nomor KA: 180/181 (YK-KTG) 182/179 (KTG-YK)
Jadwal: 20.05 (Dari Yogyakarta); 17.30 (Dari Ketapang)
Tarif: Rp 280.000,00 - Rp 360.000,00 (Kelas Premium); Rp 370.000,00 - Rp 430.000,00 (Kelas Ekselutif); terdapat tarif parsial pada rute tertentu

Kereta api Mutiara Timur adalah rangkaian kereta api kelas eksekutif-premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia yang melayani rute Yogyakarta-Ketapang pp. Kereta api ini adalah kereta api komersial yang pertama dan satu-satunya andalan Daop IX Jember sampai dengan tahun 2021 (dengan kehadiran KA Blambangan Ekspress). Kereta api ini dioperasikan pertama kali pada tahun 1972 dengan menawarkan layanan kelas ekonomi dan bisnis. Sejak tanggal 7 April 1996 diluncurkan layanan baru dengan menggantinya menjadi kelas bisnis dan eksekutif. Kereta api ini menempuh koridor Surabaya-Banyuwangi dengan jarak 308 km selama sekitar 6,5 jam. Pada akhir tahun 2018 rangkaian kereta diganti dengan rangkaian stainless steel buatan INKA buatan tahun 2018, bersamaan dengan penggantian ini kelas bisnis pada KA Mutiara Timur diganti dengan kelas premium. Seiring dengan berlakunya GAPEKA 2021, perjalanan KA Mutiara Timur diperpanjang sampai Stasiun Yogyakarta dengan jarak tempuh 601 km namun jadwal perjalanan kini tinggal berjalan sekali sehari.

Dalam perjalanannya kereta api ini berhenti di Stasiun Yogyakarta, Klaten, Solo Balapan, Sragen, Madiun, Ngawi, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Boharan (hanya untuk KA 182/179), Surabaya Gubeng Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalisat, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, dan Ketapang.

Tarif reguler untuk kelas eksekutif antara Rp50.000,00–Rp290.000,00 dan untuk kelas premium antara Rp90.000,00–Rp400.000,00, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus untuk rute Jember-Banyuwangi dan Probolinggo-Surabaya maupun sebaliknya yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun pemberhentian yang berada pada kedua rute tersebut: Rp 35.000,00 untuk kelas premium dan Rp 65.000,00 untuk kelas eksekutif. Dulunya terdapat bus yang melanjutkan penumpang perjalanan penumpang KA Mutiara Timur ke Denpasar, namun layanan ini telah dihapus pada tahun 2018
KA SRI TANJUNG
Nomor KA: 288/289 (LPN-KTG); 290/287 (KTG-LPN)
Jadwal: 07.00 (Dari Ketapang); 07.00 (Dari Lempuyangan)
Tarif: Rp 94.000,00. (tarif flat)

Kereta api Sri Tanjung adalah rangkaian kereta api kelas ekonomi AC jarak jauh milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang melayani rute Banyuwangi Baru-Lempuyangan, pp. Kereta api ini dioperasikan oleh Daerah Operasi IX Jember, yang diambil dari Sri Tanjung, nama tokoh dalam cerita rakyat Banyuwangi.

Kereta api ini berangkat dari Ketapang pukul 07.00 WIB tiba di Lempuyangan pukul 19.42 WIB, sedangkan berangkat dari Lempuyangan pukul 07.00 WIB tiba di Ketapang pukul 20.05 WIB. Kereta api ini membawa enam kereta penumpang kelas ekonomi, satu kereta makan pembangkit kelas ekonomi, dan satu kereta bagasi.

Dalam perjalanannya, kereta api ini berhenti di Stasiun Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Kalibaru, Kalisat, Jember, Rambipuji, Tanggul, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Wonokromo, Surabaya Gubeng, Surabaya Kota, Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Magetan, Ngawi, Walikukun, Sragen, Purwosari, Klaten, dan Lempuyangan, dengan total waktu tempuh sekitar 13-14 jam. Di Stasiun Surabaya Gubeng, dilakukan pemindahan posisi lokomotif.

Pada tahun 2017 tarif KA Sri Tanjung kembali disubsidi pemerintah; tarifnya sebesar Rp 94.000,00. Tarif ini masih sama per 2021
KA TAWANG ALUN
Nomor KA: 314/315 (KTG-MLK); 316/313 (MLK-KTG)
Jadwal: 05.14 (Dari Ketapang); 16.10 (Dari Malang Kota Lama)
Tarif: Rp 62.000,00. (tarif flat)

Kereta api Tawang Alun adalah rangkaian kereta api kelas ekonomi AC jarak menengah yang melayani rute Ketapang-Malang Kotalama pp. Berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 05.00 dan tiba di Stasiun Malang Kotalama pukul 12.50. Kereta api ini berangkat kembali dari Stasiun Malang Kotalama pukul 16.10 dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 23.45.

Kereta api ini terdiri dari lima kereta penumpang kelas ekonomi dan satu kereta makan pembangkit, dan satu kereta barang. Kereta api ini menjadi salah satu primadona transportasi warga karena murah dan pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan sangatlah menarik.

Kereta api ini merupakan kelahiran kembali dari Kereta api Rengganis (Stasiun Kediri-Stasiun Banyuwangi Baru) yang dahulu pernah beroperasi pada dekade 1990-an. Alasan dihentikannya kereta api ini adalah sering terjadi kecelakaan dan sarana dan prasarana tidak mencukupi. Akhirnya, kereta api ini dihentikan operasinya oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IX Jember. Jadi, akibat penghentian operasional kereta api tersebut adalah penumpang dari Malang yang hendak menuju Banyuwangi atau sebaliknya harus oper kereta api lain. Barulah pada tahun 2000-an, pengganti kereta api ini dihidupkan lagi dengan nama Tawang Alun seperti sekarang ini. Okupansi kereta api ini selalu penuh hampir setiap harinya.

Pada tahun 2017 tarif KA Tawang Alun kembali disubsidi pemerintah; tarifnya sebesar Rp 62.000,00. Tarif ini masih berlaku sama di tahun 2021
KA PANDANWANGI
Nomor KA: 379-382
Jadwal: 05.30, 14.10 (Dari Jember); 09.50, 18.15 (Dari Ketapang)
Tarif: Rp. 8000,00 untuk semua stasiun (tarif flat)

Kereta api Pandanwangi merupakan kereta api lokal kelas ekonomi AC yang melayani rute Jember-Ketapang pp. Kereta api ini biasanya terdiri atas enam kereta penumpang dan satu kereta pembangkit yang juga diisi penumpang (KP3); biasa ditarik lokomotif CC201. Kereta api ini beroperasi dua kali pp dalam sehari sejak 1 Juni 2014.

Kereta ini berhenti di stasiun Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Kalisetail, Kalibaru, Kalisat, dan terakhir Jember. Mulai 1 April 2015 tarif kereta api ini adalah flat Rp 8.000,00 untuk semua stasiun yang disinggahinya.

Dulu sebelum 1 April 2015, penumpang dapat membeli pecel pincuk khas Garahan saat kereta api ini berhenti di Stasiun Garahan dengan harga tiap porsinya adalah Rp 4.000,00. Saat ini kereta api ini tidak berhenti lagi di stasiun tersebut.
KA BLAMBANGAN EKSPRESS
Nomor KA: 238F/239F (SMT-KTG); 240F/237F (KTG-SMT)
Jadwal: 18.05 (Dari Semarang Tawang); 08.30 (Dari Ketapang)
Tarif: Untuk saat ini belum diketahui

Kereta api Blambangan Ekspress merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan bisnis yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi IX Jember, dan melayani lintas Semarang TawangKetapang dan sebaliknya. Nama "Blambangan" berasal dari nama semenanjung Blambangan yang merupakan bagian dari wilayah kabupaten Banyuwangi.

Kereta api Blambangan Ekspress pertama kali beroperasi melayani lintas Semarang TawangSurabaya PasarturiSurabaya GubengKetapang pada 10 Februari 2021, diluncurkan sebagai layanan kereta api penumpang menuju Semarang yang sebelumnya tidak tersedia, sehingga penumpang dari Banyuwangi maupun Semarang dapat melakukan perjalanan dengan lebih efisien tanpa harus berganti kereta di kota Surabaya. Perjalan kereta ini bersifat fakultatif sehingga hanya akan dijalankan pada hari-hari tertentu dengan pemberitahuan.
Train who operated inside DAOP IX Jember area, but not owned by DAOP IX Jember

KA LOGAWA (OPERATED BY DAOP IV PURWOKERTO)
Nomor KA: 250/247 (JR-PWT); 248/249 (PWT-JR)
Jadwal: 06.00 (Dari Jember); 05.30 (Dari Purwokerto)
Tarif: Rp. 150.000,00 (ekonomi); Rp. 210.000,00 - Rp. 260.000,00 (bisnis); terdapat tarif parsial pada rute tertentu

Kereta api Logawa adalah rangkaian kereta api kelas bisnis dan ekonomi AC PSO jarak jauh milik PT Kereta Api Indonesia yang melayani rute Jember-Purwokerto via Surabaya Gubeng dan sebaliknya.

Stasiun pemberhentian kereta api ini adalah Stasiun Purwokerto, Kroya, Sumpiuh, Gombong, Karanganyar, Kebumen, Kutoarjo, Wates, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Ngawi, Madiun, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Wonokromo, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Jatiroto, Tanggul, Rambipuji, dan Jember, dengan total waktu tempuh sekitar 13-14 jam.

Dulu dari Stasiun Kroya, rangkaian dibagi menjadi dua, ada yang melanjutkan perjalanan ke Cilacap, ada juga yang melanjutkan perjalanan ke Purwokerto. Dengan arah sebaliknya, rangkaian yang datang dari Stasiun Cilacap dan Purwokerto akan disatukan di Stasiun Kroya, lalu berjalan ke timur. Mulai Juni 2011 kereta api ini tidak lagi menuju Stasiun Cilacap, hanya sampai Purwokerto saja. Nama kereta api Logawa berasal dari nama sungai yang berada di Kabupaten Banyumas.

Pada awalnya Logawa sempat mendampingi Purbaya pada akhir 1999 hingga 2002, namun kebijakan rasionalisasi yang dibuat oleh PT KA pada Januari 2002 menyebabkan kereta api Purbaya berhenti beroperasi karena Purbaya sudah tidak dapat diandalkan lagi sebagai kereta api ekonomi cepat. Masuk GAPEKA 2019, kereta ini mulai kembali membawa rangkaian kelas bisnis

Pada tahun 2021 tarif KA Logawa kembali disubsidi pemerintah; besaran tarifnya adalah Rp 150.000,00 pada kelas ekonomi, sedangkan pada kelas bisnis tarif berkisar Rp 210.000,00 sampai Rp 260.000,00.
Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • PurwokertoYogyakarta maupun sebaliknya: Rp90.000,00 (bisnis) dan Rp65.000,00 (ekonomi)
  • MadiunJombang maupun sebaliknya: Rp50.000,00 (bisnis) dan Rp40.000,00 (ekonomi)
  • MadiunSurabaya maupun sebaliknya: Rp80.000,00 (bisnis) dan Rp70.000,00 (ekonomi)
  • JombangSurabaya maupun sebaliknya: Rp30.000,00 (bisnis) dan Rp20.000,00 (ekonomi)
  • SurabayaJember maupun sebaliknya: Rp80.000,00 (bisnis) dan Rp65.000,00 (ekonomi)
KA PROBOWANGI (OPERATED BY DAOP VIII SURABAYA)
Nomor KA: 317-318
Jadwal: 13.30 (Dari Banyuwangi Baru); 04.30 (Dari Surabaya Gubeng)
Tarif: Disesuaikan jauhnya perjalanan. Surabaya-Probolinggo 29.000, Probolinggo-Banyuwangi 27.000, Jember-Banyuwangi 17.000, Probolinggo-Jember 17.000, Surabaya-Jember 46.000, Surabaya-Banyuwangi 56.000

Kereta api Probowangi adalah rangkaian kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IX Jember, yang melayani rute dari Ketapang - Surabaya Kota/Semut pp. Kereta api ini merupakan kereta api kelas ekonomi AC yang sepanjang koridor dilalui berhenti pada beberapa stasiun dengan waktu tempuh sekitar 7,5 jam. Kereta api ini membawa enam kereta penumpang kelas ekonomi serta satu kereta makan dan pembangkit (biasanya KMP3 atau MP2).

Dalam perjalanannya, kereta api ini berhenti di Stasiun Ketapang, Banyuwangi KOta, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Kalibaru, Kalisat, Jember, Rambipuji, Tanggul, Leces, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Waru, Wonokromo, Surabaya Gubeng, dan terakhir Surabaya Kota.

Kereta ini tergolong kereta api lokal jarak menengah. Mulai tanggal 11 Februari 2014, kereta api ini yang semula hanya sampai di Stasiun Probolinggo diperpanjang rutenya hingga Stasiun Surabaya Gubeng dan sejak 14 April 2014 diperpanjang lagi hingga Stasiun Surabaya Kota serta jadwal perjalanannya diubah sehingga memungkinkan kereta api ini dapat dinaiki penumpang baik pulang maupun pergi tanpa harus menunggu cukup lama di Probolinggo. Pada tahun 2021 kepemilikan KA Probowangi berpindah dari DAOP IX Jember ke DAOP VIII Surabaya
KA RANGGAJATI (OPERATED BY DAOP III CIREBON)
Nomor KA: 114/111 (JR-CN); 112/113 (CN-JR)
Jadwal: 05.10 (Dari Jember); 06.15 (Dari Cirebon)
Tarif: Rp. 360.000,00-Rp. 550.000,00 (Kelas Eksekutif); Rp. 260.000,00-Rp. 350.000,00 (Kelas Bisnis); Tarif Parsial (Bisa dilihat di bawah)

Kereta api Ranggajati adalah kereta api kelas eksekutif dan bisnis milik PT Kereta Api Indonesia di Jawa yang dijalankan pada tanggal 1 November 2016. Kereta api ini dioperasikan untuk membantu tugas kereta api Logawa di segmen ekonomi AC PSO dan mengakibatkan perubahan pada jadwal kereta api Logawa per 1 November 2016.

Nama KA Ranggajati Ekspres diambil dari nama seorang tokoh dalam sejarah Kabupaten Cirebon, yaitu Ki Gede Ranggajati yang merupakan salah satu tokoh yang menyebarkan Islam di wilayah Cirebon pada masanya, dan turut andil dalam membangun kota Sumber yang kini menjadi ibukota dari Kabupaten Cirebon, setelah terlebih dahulu nama ini diabadikan menjadi nama stadion sepak bola di daerah Cirebon yaitu Stadion Ranggajati.

Rangkaian kereta api Ranggajati Ekspres terdiri atas sebuah lokomotif, 3-4 kereta kelas bisnis (K2), satu kereta makan (M1), 3-4 kereta kelas eksekutif (K1), kereta pembangkit (P), dan kereta bagasi (B).

Tarif tiket kereta api Ranggajati Ekspres berada di rentang Rp. 360.000,00-Rp. 550.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp. 260.000,00-Rp. 3500.000,00 untuk kelas bisnis, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari perjalanan. Selain itu, terdapat juga tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun pemberhentian yang berada pada rute-rute berikut :

  • Cirebon-Purwokerto maupun sebaliknya : eksekutif Rp. 65.000,00 bisnis Rp. 45.000,00
  • Purwokerto-Kutoarjo maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 55.000,00, bisnis Rp. 45.000,00
  • Purwokerto-Yogyakarta maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 110.000,00, bisnis Rp. 90.000,00
  • Kutoarjo-Solo maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 70.000,00, bisnis Rp. 55.000,00
  • Yogyakarta-Solo maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 55.000,00, bisnis Rp. 45.000,00
  • Surabaya-Madiun maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 90.000,00, bisnis Rp 65.000,00
  • Surabaya-Jember maupun sebaliknya: eksekutif Rp. 65.000,00, bisnis Rp. 45.000,00
 
  • Like
Reactions: Djoko Lelono

·
Registered
Joined
·
125 Posts
Stasiun Banyuwangi Baru - Jawa Timur

Stasiun berketinggian +7 m ini difungsikan untuk menggantikan stasiun Banyuwangi Lama. Stasiun Banyuwangi Baru terletak 10 km dari arah kota ke utara dan 100 meter dari pelabuhan Ketapang, pelabuhan menuju ke Gilimanuk - Bali
Jalur rel kereta api ini merupakan jalur baru yang bukan meriupakan jalur rel peninggalan Belanda.





 

·
Registered
Joined
·
125 Posts
Stasiun Banyuwangi Baru - Jawa Timur

Stasiun ini merupakan stasiun yang berada di paling ujung timur Pulau Jawa, yang langsung berbatasan dengan selat Bali.





 

·
Registered
Joined
·
125 Posts
berharap stasiun ini penjadi stasiun peti kemas juga, karena letaknya yang strategis tepat berada di depannya pelabuhan ketapang, depo pertamina, dan terminal bongkar muat barang.
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
KA CANTIK EKSPRES (dalam kenangan 2006 - 2009)

KA CANTIK EKSPRES
relasi Stasiun Jember (JR) - Stasiun Surabaya Kota (SB)


credit for : ZIAN (the photographer)

Kereta api Cantik Ekspres merupakan kereta api yang melayani pemerjalanan Surabaya-Jember dengan membawa penumpang dari Jember hingga Surabaya Kota dengan kereta api campuran kelas bisnis dan eksekutif.

Pemberangkatan dari Jember jam 06:00 dan tiba di Surabaya Kota jam 10:15, dan pemberangkatan dari Surabaya Kota jam 16:00 dan tiba di Jember jam 20:00. Berhenti di Stasiun Jember, Rambipuji, Stasiun Tanggul, Stasiun Probolinggo, Stasiun Bangil, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Wonokromo, serta terakhir Surabaya Gubeng. Nomor gapeka yang dipakai, 102 tujuan Surabaya dan 101 tujuan Jember.

KA Cantik Ekspres membawa 1 gerbong eksekutif, 2 gerbong bisnis, dan 1 gerbong makan pembangkit bisnis (KMP2). Dan peresmian awalnya dilakukan di Stasiun Jember dengan dihadiri Bupati Jember, MZA Djalal. Kereta ini menjadi favorit mahasiswa dan pekerja, baik yang akan pulang, maupun bertandang ke Surabaya.

Pada saat lebaran atau angkutan mudik, KA Cantik Ekspres dapat dilakukan penambahan gerbong menjadi 1 gerbong eksekutif, 1 gerbong makan pembangkit, dan 6 gerbong bisnis. Penambahan dilakukan secara fleksibel.

Secara resmi pada 1 Desember 2009 pengoperasian KA Cantik Ekspres akan dihentikan untuk seterusnya dengan alasan okupansi yang minim.
sumber : www.id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Cantik_Ekspres
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
Pembangunan Stasiun yang Terintegrasi Dengan Angkutan Lain, Minim sosialiasi
Tuesday, 24 December 2013 00:00
Lambannya realisasi pembangunan stasiun kereta api yang terintegrasi dengan angkutan lain, karena PT Kai Daops 9 Jember belum mensosialisasikan rencana tersebut kepada masyarakat. Apalagi stasiun yang terintegrasi dengan angkutan lain ini, membutuhkan lahan parkir yang luas.

Menurut humas PT KAI Daops 9 Jember, Suprapto, setiap tahun terjadi lonjakan jumlah pengguna jasa kereta api. Di sisi lain, lahan parkir tetap. Karena itu, pihaknya mulai berkoordinasi dengan Pemkab Jember untuk merealisasikan program stasiun kereta api yang terintegrasi dengan angkutan lain.

Ternyata Bupati Jember MZA Djalal sangat mendukung rencana PT KAI Daops 9 Jember. Bupati Djalal juga menginginkan Kabupaten Jember memiliki stasiun kereta api yang lengkap dan modern.

Konsep stasiun yang terintegrasi dengan angkutan lain, bisa dilihat di stasiun kereta api di Bogor. Semua angkutan bisa masuk ke dalam stasiun. Di depan stasiun kereta api, ada tempat parkir yang luas dan terminal angkutan barang dan penumpang. Untuk mewujudkan rencana tersebut, PT KAI Daops 9 terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, PT KAI juga menyiapkan akses jalan khusus bagi warga sekitar stasiun. (Hafit)
sumber : www.prosalinaradio.com/index.php?op...-sosialiasi&catid=54:sosial-budaya&Itemid=411
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
Tiga KA Ekonomi di Jember Pakai Tarif Nonsubsidi
Jumat, 3 Januari 2014 18:05 WIB

SURYA Online, JEMBER - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan kembali tarif nonsubsidi untuk kereta api (KA) AC ekonomi jarak jauh. Tarif baru itu diberlakukan mulai 1 Januari 2014.

Ini menyusul habisnya masa kontrak public service obligation (PSO) antara pemerintah pusat dengan PT KAI. Di wilayah kerja KAI Daerah Operasional (Daop) IX Jember, ada tiga KA AC ekonomi jarak jauh yakni KA Logawa, Tawangalun dan Sritanjung.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 28 Tahun 2012, seiring habisnya masa kotrak PSO dan belum ada perbaruan, maka kami menerapkan tarif nonsubsidi lagi," ujar Manajer HUmas PT KAI Daop IX Jember, Suprapto, Jumat (3/1/2014).

Tarif yang diterapkan kini berdasarkan jarak. Tarif KA Logawa jurusan Jember - Purwokerto kini antara Rp 50.000 - Rp 100.000. Tarif KA Sritanjung jurusan Banyuwangi - Lempuyangan (Jogjakarta) antara Rp 50.000 - Rp 95.000, sementara tarif KA Tawangalun jurusan Banyuwangi - Malang antara Rp 35.000 - Rp 65.000.

Tarif parsial berdasarkan jarak untuk KA Logawa dan Sritanjung yakni, jarak 0 - 320 kilometer dikenakan tarif 50 persen dari tarif atas, jarak 321 - 500 kilometer dikenakan 80 persen dari tarif atas, sedangkan untuk jarak diatas 500 kilometer dikenakan tarif atas.

Sedangkan untuk KA Tawangalun, ketentuannya, untuk jarak 0 - 120
kilometer dikenakan 50 persen dari tarif atas, jarak 121 - 220 kilometer kena 80 persen dari tarif atas, dan jarak diatas 220 kilometer dikenakan tarif atas.

Suprapto menyebutkan, jarak Banyuwangi - Jember adalah 112 kilometer, Banyuwangi - Probolinggo 208 kilometer, dan Banyuwangi - Malang adalah 312 kilometer. sementara jarak Banyuwangi- Surabaya Gubeng 306 kilometer. Jember - Surabaya Gubeng-Lempuyangan 500 kilometer dan jarak

Jember - Surabaya Gubeng 194 kilometer, dan jarak Banyuwangi - Surabaya Gubeng - Walikukun (Ngawi) 503 kilometer.

"Kami sudah menginformasikan tarif baru ini sejak tiga bulan lalu, karena pembelian secara online bisa dilakukan 90 hari (3 bulan) sebelum keberangkatan. Karena meskipun belinya tiga bulan lalu, tetapi kalau berangkatnya sekarang ya tetap kena tarif baru ini," tegas Suprapto.

Meskipun ada penyesuaian tarif memakai tarif nonsubsidi, tiket ketiga KA itu hingga keberangkatan 5 Januari mendatang sudah habis.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Lembaga Advokasi Konsumen (YLAK) Jember, Abdil Furqon mengaku kecewa berat dengan peraturan baru itu. Seharusnya PT KAI tidak melupakan sejarah kereta api yang menjadi andalan transportasi murah bagi masyarakat.

"Tentu saja kami kecewa, dan seharusnya tetap ada subsidi sehingga masyarakat bisa menjangkau layanan ini," ujar Abdil
sumber : surabaya.tribunnews.com/2014/01/03/tiga-ka-ekonomi-di-jember-pakai-tarif-nonsubsidi
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
^^^^
menurut saya perhitungan yang masih masuk akal demi kebaikan bersama, baik bagi KA maupun pengguna :)
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
Transparansi Sewa Aset Internal, PT KAI Jember Libatkan Peran Publik
Tgl: 16/01/2014 19:49 Reporter: Gandhi Luqmanto

KBRN, Jember : PT KAI Daop 9 Jember mulai melakukan penertiban internal aset miliknya. Langkah itu dilakukan sebagai upaya transparansi sekaligus memberikan pemahaamaan bagi masyarakat yang akan melakukan persewaan aset berupa tanah dan bangunan milik PT KAI.

Manajer Humas Daop 9 Jember, Suprapto mengatakan, PT KAI memiliki tanggungjawab besar dalam pengelolaan aset karena pemerintah memberikan kewenangan kepada BUMN dalam hal ini PT KAI untuk mengelola serta KPK dan BPK sudah mengaudit masalah tersebut.

“Langkah penertiban aset yang kami lakukan saat ini adalah dengan membina di kalangan internal disiplin pegawai maupun memberikan edukasi bagi masyarakat tentang wilayah aset-aset kita, khususnya dalam hal prosedur persewaan yang legal dan sesuai aturan,” ungkapnya kepada RRI, Kamis (16/1/2014).

Dijelaskannya, dalam hal sewa-menyewa aset milik PT KAI, ada beberapa point ketentuaan yang harus dipenuhi masyarakat mulai dari prosedur pengajuaan hingga pembayaraan yang juga harus diketahui masyarakat agar terhindar dari praktek ataupun ulah oknum nakal yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk pengajuaan sewa-menyewa, masyarakat bisa datang langsung ke PT KAI Daop 9 Jember di jalan Dahlia No 2 Jember dan mengisi formulir. Setelah itu baru dilakukan negosiasi harga yang ditentukan dalam bentuk TOR (Term Of Reference), di situ tercantum seluruh variabel pembiayaan persewaan mulai NJOP, luas tanah atau bangunan, peruntukan lahan dan yang terakhir menyangkut kemampuaan yang bersangkutan”jelas Suprapto.

Setelah melalui rangkaiaan tersebut, maka masyarakat selaku Debitur dapat melakukan pembayaraan sewa kepada petugas dan akan diberikan kwitansi sementara sebagai bukti pembayaraan sewa, jika telah terjadi kesepakaan maka petugas akan menganti Kwitansi Sementara dengan Rekening G 215 kepada Debitur.

“Masyarakat bisa mencocokan uang yang mereka setor antara yang tertera di Kwitansi sementara dan Rekening G 215 yang diberikan petugas, jika terjadi selisih dari jumlah sewa maka masyarakat bisa melaporkan kepada pihak PT KAI, karena tidak menutup kemungkinan ada oknum nakal yang sengaja menjadi cukong untuk mencari keuntungan, ini berdasarkan pengalaman pahit yang terjadi sebelum-sebelumnya, maka karena itu kedepan kita berharap tidak ada lagi masyarakat jadi korban dan pegawai kita semakin disiplin,” imbuhnya.

Untuk saat ini, total jumlah luasan aset komersial PT KAI Daop 9 Jember tercatat mencapai 16 juta meter persegi. Luas lahan berupa tanah tersebut tersebar mulai dari kawasan Pasuruaan hingga Banyuwangi. (Gandhi/HF)
sumber : rri.co.id/index.php/berita/86438/Transparansi-Sewa-Aset-Internal-PT-KAI-
 

·
just DUIT !!!
Joined
·
3,523 Posts
bagaimana kabar revitalisasi jalur mati kalisat-bondowoso-panarukan/situbondo ?

berharap stasiun ini penjadi stasiun peti kemas juga, karena letaknya yang strategis tepat berada di depannya pelabuhan ketapang, depo pertamina, dan terminal bongkar muat barang.
dulu terminal petikemas ada di rambipuji. tapi tampaknya sudah lama tidak aktif. entah kapan difungsikan kembali.
 

·
Registered
Joined
·
672 Posts
Discussion Starter · #16 ·
Terminal peti kemas tidak berfungsi samapi sekarang di Rambipuji, tapi jalur untuk ke tempat bongkar muat peti kemas sudah dibenahi sejak akhir 2013, kelihatannya bakal diaktifkan dalam waktu dekat. Mengenai jalur Kalisat-Panarukan, samapi sekatrang belum ada kejelasan kapan diaktifkan. Yang jelas dengan rel R25/R33 dan bantalan besi campur kayu, jalur ini perlu diupgrade. Lagi pula wesel yang mengarah ke panarukan di Kalista udah dicopot

Tadi naik KA 77 dari SGU-JR. Penumpang yang ke BW naik bus. Tadi dapat rangkaian yang paling enak. Yaitu K1 0 01 09



Meja berfungsi baik, dan bisa makan dengan enak


Dan sekarang di KA 77 (entahlah di perjalanan Muttim lainnya) ada prami yang bertugas. Biasanya cuma prama saja



Penilaian K1 0 01 09
Plus
- Guncangan halus
- AC cukup dingin
- Prami/prama, OTC, dan Polsuskan rutin berkeliling
- Kursi empuk (enak buat tidur)
Minus
- TV Mati
- Salah satu pintu otomatis tidak berfungsi
- Kursi sudah kusam, perlu diganti

Suasana MP2 0 65 02



Staformasi Rangkaian : CC 203 01 07 - 3 K2 - MP2 - 4 K1 - B
Start di SGU : 09.15 (terlambat 15 menit)
Finish di JR : 12.58 (one minute ahead of schedule)
Suasana Perjalanan : Karena start di SGU sudah telat, maka KA 77 selama perjalanan ngebut pol. Bahkan petak Pasuruan-Probolinggo digeber sampai 75 km/jam (biasanya 50 km/jam). Perjalanan KA 77 diakhiri di JR karena anjlokan kricak di petak Garahan-Mrawan. Rangkaian KA 77 langsung berangkat ke SGU untuk mengangkut penumpang KA 79

Sekian laporan singkat saya
 
  • Like
Reactions: tama81

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
Akan ada perjalanan KA baru Surabaya - Jember......

PT KAI Luncurkan Empat KA Baru Februari Nanti
Selasa, 28 Januari 2014 19:56 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Wacana untuk membuat jalur kereta api jalur melingkar (loop) yang dilemparkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan segera terwujud. Awal Februari 2014 nanti PT KAI akan meluncurkan empat KA baru yang menghubungkan empat kota besar di tengah pulau Jawa di DIY dan Jawa Tengah.

Manajer Humas PT KAI daop V Purwokerto, Surono mengatakan, empat rute KA baru yang membentuk loop Jateng-DIY tersebut meliputi rute Kroya-Lempuyangan-Purwokerto yang akan menggunakan perpanjangan rute KA Serayu Malam. Sedangkan rute Lempuyangan-Kutoarjo akan ditempuh KA baru Ajisaka, rute Purwokerto-Semarang menggunakan KA baru Kamandaka, dan rute Purwosari-Solobalapan-Semarang menggunakan KA Kalijaga.

KA Ajisaka direncanakan akan membawa rangkaian delapan kereta penumpang kelas ekonomi ac. Tarif untuk KA Ajisaka ini dipatok sebesar Rp 15.000 untuk Lempuyangan-Kutoarjo atau sebaliknya. Sedangkan untuk KA Kalijaga menggunakan tujuh kereta kelas ekonomi AC. Tarif KA Kalijaga ini untuk Purwosari-Semarang atau sebaliknya hanya sebesar Rp 15.000. KA Kalijaga ini direncanakan akan beroperasi pada pertengahan Februari 2014.

"KA baru yang membentuk loop Jateng-DIY ini rencananya akan dilayani dengan KA kelas ekonomi ac non subsidi (non-PSO). Namun meski demikian tarif yang dikenakan dipastikan masih akan terjangkau oleh masyarakat. Setidaknya berimbang dengan tarif bus yang ada, namun dengan waktu tempuh yang jauh lebih cepat," jelas Surono dalam siaran persnya, Selasa (28/1/2014).

Pengoperasian empat KA yang menjalani rute baru di Jateng - DIY tersebut, lanjut Surono merupakan bagian dari 16 perjalanan KA baru di seluruh Jawa yang rencananya akan diluncurkan PT KAI pada Februari 2014 ini.

KA Baru tersebut diantaranya KA Maharani rute Surabaya-Cepu, KA Kiansantang rute Bandung-Cianjur, KA Siliwangi rute Sukabumi-Cianjur, KA Sarangan rute Surabaya-Madiun, KA Sidomukti rute Solo-Yogya. Selain itu ada pula penambahan di beberapa rute lain misalnya Surabaya-Malang, Surabaya-Jember , Probolinggo-Surabaya, Gambir-Cirebon, Malang-Blitar dan Gambir-Bandung.(*)
sumber : jogja.tribunnews.com/2014/01/28/pt-kai-luncurkan-empat-ka-baru-februari-nanti/
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
bagaimana kabar revitalisasi jalur mati kalisat-bondowoso-panarukan/situbondo ?


dulu terminal petikemas ada di rambipuji. tapi tampaknya sudah lama tidak aktif. entah kapan difungsikan kembali.
jika berdasarkan beberapa berita di internet akan ada rencana pengaktifan jalur KA yang sudah lama mati guna menunjang perputaran roda ekonomi daerah, salah satunya jalur Kalisat - Panarukan yang sudah mati sejak 2004.... hal itu guna mengimbangi revitalisasi pelabuhan Panarukan menjadi pelabuhan dagang dan penumpang yang lebih besar dan modern
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
KA baru Surabaya Jember semoga paling tidak kelasnya campuran (eksekutif dan bisnis) untuk menggantikan KA CANTIK Ekspres yang terakhir beroperasi Desember 2009....

BTW.... kira-kira KA tersebut dengan nama apa ya?? CANTIK Ekpress lagi atau nama baru? dan operatornya kira-kira Daop VIII atau Daop IX ya? Bikin penasaran :)
 

·
si vis pacem para bellum
Joined
·
1,216 Posts
Usulan Pembangunan Jalur KA Cepat Lintas Pesisir Selatan Jawa

Usulkan Bangun Jalur KA Cepat di Pantai Selatan
Posted on 11:03 - 28 January 2014 by heri in Bisnis with 0 Comments



JAKARTA – Jika Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah menggagas pembangunan megaproyek jalan tol atas laut Pantura Pulau Jawa, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan ide sebaliknya. Kadin mengusulkan megaproyek jalur kereta cepat di sisi selatan Pulau Jawa senilai Rp 150 triliun.

Hal itu diyakini akan memacu pertumbuhan perekonomian nasional yang luar biasa di masa mendatang. Ketua LP3ES Kadin Indonesia, Didik J Rachbini menilai proyek pembangunan jalur kereta api baru di pesisir Selatan Jawa dapat menjadi leading sektor dalam terwujudkan pertumbuhan kota-kota baru yang lebih bagus dan tertata.

”Kalangan pengusaha lebih memilih transportasi kereta api daripada tol di atas laut yang dianggap bisa mencemari lingkungan,” ujar Didik dalam jumpa pers bertajuk ”Catatan Awal Tahun: Kepemimpinan Ekonomi Baru 2014” di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (27/1).

Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan kereta api itu bisa bersamaan dengan daerah lain seperti Pulau Sumatera, dan pulau lainnya. Suryo mengaku, jalur kereta api baru itu setidaknya bisa menembus kecepatan hingga 200 kilometer (km) per jam. Apalagi bagi dunia usaha sekarang memerlukan dukungan transportasi yang cepat agar perekonomian terdongkrak cepat. Proyek tersebut dianggap lebih murah direalisasikan karena teknologinya sudah banyak. (dni)
sumber : www.indopos.co.id/2014/01/usulkan-bangun-jalur-ka-cepat-di-pantai-selatan.html




Pemerintah diminta bangun rel KA di selatan Jawa
Ameidyo Daud
Senin, 27 Januari 2014 − 15:24 WIB

Sindonews.com - Untuk mengatasi kemacetan yang menambah biaya logistik, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengusulkan agar pemerintah membangun jalur kereta api baru di pulau Jawa bagian selatan yang menghubungkan kota-kota pesisir selatan pulau Jawa.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan, untuk membangun jalur kereta api selatan Jawa, maka pemerintah harus merogoh Rp150 triliun selama beberapa tahun dari APBN dan APBD. "Ini juga dapat membangun kota-kota baru di wilayah pesisir selatan Pulau Jawa," ujar Suryo di Gedung Menara Kadin, Jakarta, Senin (27/1/2014). Selain itu, ia juga meminta agar pemerintah membagun jalan kereta api cepat yang melintasi pulau Jawa, Sumatera dan pulau lainnya yang memiliki kecepatan 200 km per jam. "Jalan kereta api cepat ini sama sekali baru di luar (jalan) yang telah berjalan saat ini dan teknologinya dikuasai negara maju," lanjut Suryo.

Hal ini harus dilakukan pemerintah, karena banyak akses keluar masuk sentra-sentra produksi yang terhalang apabila menggunakan truk dan sudah mulai tidak efisien. "Jadi dengan rel kereta maka beban jalan raya akan dipindahkan," tandas Suryo.(gpr)
sumber : m.sindonews.com/read/2014/01/27/34/830400/pemerintah-diminta-bangun-rel-ka-di-selatan-jawa
 
1 - 20 of 1049 Posts
Top