SkyscraperCity banner

41 - 60 of 1287 Posts

·
Registered
Joined
·
2,096 Posts
Discussion Starter · #41 ·
Klo mau buat BRT.. dari grafik diatas sih, tetep beban terbesar itu jatuh di tol JKT -tGR dan Daan Mogotnya sendiri.. kedua jalan itu saat ini sudah over-over-overload, bahkan dengan 4 jalur yg ada sekarang.. ga itung GLC pun uda lumayan berat bebannya.. kecuali memang toll atau Daan Mogotnya ada jalur khusus non truk macam toll Bandara yang membedakan jalur berdasarkan tujuan.. mungkin akan sangat membantu. Tol JKT-TGR sekarang ini uda banyak truk lambat2nya, jalannya berlubang besar2, dan kebanyakan off-on ramp-nya pula...
Saya juga kepikiran... kenapa Jl. Benteng Betawi dan Jl. Arjuna (selatan dan Utara) itu gak diextend sekalian aja, seperti yang kita bahas di thread sebelumnya?

Dengan perpanjangan ke-2 ruas jalan ini, akan lebih membantu beban jalan tol Tangerang dan Daan Mogot itu sendiri. Biarkanlah jalan tol Tangerang dan Daan Mogot itu buat truk atau angkutan berat aja... (CMIIW)
Hmmmm pemerintah dan rakyat blm kepikiran ke sana....

Japeksel aja sepertinya baru saya yg kepikiran agar dijadikan 100% khusus truk tanpa diberi exit yg ke residential area. Padahal Japeksel adalah uji coba bagus untuk konsep freight highway, karena ekornya di JORR 1, udah gitu tepat membelah atau memagari kawasan industri di selatan Japek 1.

Kalau kendaraan kecil masuk tol Japeksel langsung ditilang, caranya gampang, sensor beban. Andai tidak menyentuh beban truk golongan 2 maka gate tidak akan membuka dan mobilnya ditilang. Terkecuali ambulance yg pakai kartu khusus buat lewat tol itu
 

·
Professional Instagrapher
Joined
·
1,221 Posts
^^
Untuk perpanjangan Jl. Benteng Betawi, DPRD Kota Tangerang sudah melobi ini ke Pemprov DKI dan Kemen PUPR, tapi ya itu, mental karena anggaran pembebasan lahan sangat mahal dan skala prioritasnya tidak sampai ke situ.

Untuk Japeksel, sangat bagus untuk konsep jalan tol barang. Udah ada pemetaannya sejak 2001. (saya punya petanya)
 

·
Pengguna Terdaftar
Joined
·
2,592 Posts
^^ Sama juga untuk perpanjangan Arjuna Selatan dan Utara.. pembebasan lahannya terlalu rumit dan jalannya dijamin ga bakal konsisten selalu berada dipinggir toll.. Kayaknya Arjuna sudah akan berhenti di Meruya saja, ga bakal lebih.. sayang memang sih.

Kebayangnya sih.. nantinya, truk2 dari Balaraja dan sekitarnya kedepannya ga bakalan bole masuk even dr Karawaci / Tangerang, karena semuanya akan melalui toll Balaraja - Serpong - JORR 2 - toll Cikampek Selatan lalu terserah naik dimana... malah klo balaraja bandara udah jadi, area toll JORR 2, JORR1, dan dan toll dalam kota bakalan bebas selamanya dari truk... *Ohhh how I can only dream...
 

·
Registered
Joined
·
4,450 Posts
Hmmmm pemerintah dan rakyat blm kepikiran ke sana....

Japeksel aja sepertinya baru saya yg kepikiran agar dijadikan 100% khusus truk tanpa diberi exit yg ke residential area. Padahal Japeksel adalah uji coba bagus untuk konsep freight highway, karena ekornya di JORR 1, udah gitu tepat membelah atau memagari kawasan industri di selatan Japek 1.

Kalau kendaraan kecil masuk tol Japeksel langsung ditilang, caranya gampang, sensor beban. Andai tidak menyentuh beban truk golongan 2 maka gate tidak akan membuka dan mobilnya ditilang. Terkecuali ambulance yg pakai kartu khusus buat lewat tol itu
itu juga jadi alternate bagus.
bayangkan aja balaradja-serpong-cinere-jatiasih-sadang+mengurangi beban barrier gate tomang yang mungkin bisa saja dihapus Jika melihat integrasi tarif tol yang akan dilakukan
akan bagus sekali Jika truk golongan 2-5 diberi discount 65% dari harga asli+mengurangi beban cipali+cipularang
syukur2 sadang-brebes selatan dibuat tol baru sebagai alternate jalur tengah yang membelah cisumdawu melalui daerah cideres majalengka, sindanglaut cirebon dan ketemu di bumiayu percabangannya
apalagi kalo golongan 1 bis dapat discount 30%.
wah saya akan bertepuk tangan paling keras karena pemerintah sadar penuh bahwa kendaraan pribadi hanyalah membawa masalah kemacetan parah di longweekend
 

·
Registered
Joined
·
2,096 Posts
Discussion Starter · #45 · (Edited)
Semua proyek elevated akan kena bung akibat ngawurnya kerja kontraktor becakayu. Awas digoreng tukang bikin ribut thread FAQ buat jadi bahan "klipingan".

https://m.kumparan.com/@kumparannews/pemerintah-moratorium-semua-proyek-infrastruktur-yang-elevated

Mulai dari Japek elevated (one of the longest viaducts in the world) sampai proyek di Papua sana, bahkan kayaknya berimbas sampai ke flyover pendek

Semoga nggak lama ditahannya ya ..... Karena sebagian kontraktor yg entah bad luck (kasus di Pasuruan) atau memang kerjanya salah (spt becakayu), semua kena imbas

Btw terkait japeksel untuk jadi tol barang, perlu dikasih "hadiah hiburan" untuk warga sekitar yg gabisa masuk dgn kendaraan kecil. Harus disediakan tanah buat commuter line di pinggirnya
 

·
This is Dre
Joined
·
85 Posts
Hmmmm pemerintah dan rakyat blm kepikiran ke sana....

Japeksel aja sepertinya baru saya yg kepikiran agar dijadikan 100% khusus truk tanpa diberi exit yg ke residential area. Padahal Japeksel adalah uji coba bagus untuk konsep freight highway, karena ekornya di JORR 1, udah gitu tepat membelah atau memagari kawasan industri di selatan Japek 1.

Klo menurut saya, Japeksel lebih baik dibuat seperti ini:

- Japeksel ruas Jatiasih-Setu (Bekasi): khusus kendaraan Gol. 1 (angkutan barang dilarang masuk), dibarengi dengan jalur rel (KRL/MRT/LRT) sejajar untuk melayani komuter yg berasal dari selatan Bekasi-utara Transyogi

- Japeksel ruas Setu (Bekasi)-Sadang: khusus angkutan barang (kendaraan pribadi dilarang masuk), melayani kawasan industri di timur Jakarta (dari MM2100 hingga Suryacipta)

Kalau kedua yg diatas terapkan, maka:

- Angkutan barang yg ingin ke Tangerang Barat dari Cikarang-Karawang maupun sebaliknya dialihkan melewati ruas utara: JORR 2 (Setu-Cibitung-Priok)-Tol Pelabuhan-Tol Bandara-Tol Teluknaga (dengan asumsi adanya ruas tol CGK-Teluknaga-Balaraja, yg masih rencana)

- JORR 2 selatan Setu (Cimanggis-Cinere-CGK), bersama dgn JORR 1, Dalkot, Japek (Cibitung-Cawang), Becakayu, Jagorawi (Cimanggis-Cawang), Desari, Ulujami-Serpong-Balaraja dan Jamer (Balaraja-Tomang) menjadi ruas2 tol khusus kendaraan Gol. 1 dengan tarif terintegrasi
 

·
Registered
Joined
·
2,738 Posts
Kalo truk yang dari kawasan Bekasi gimana bro? JORR 2 kan rencananya baru mulai berpotongan dengan Japek itu di CIbitung
 

·
Banned
Joined
·
861 Posts

JSMR 40th
Connecting Indonesia since 1978
#JasaMargaConnectingIndonesia


Madam Tien Suharto (eyang on far left) inaugurating Jagorawi


Another img in https://www.instagram.com/p/BfkPG5vnNmf/

Jagorawi 1978?, GT Taman Mini Utama?
Lihat central reserve yang lebar itu, karena emang dirancang untuk memuat lajur yang lebarnya 3.75m jadi taspatnya bisa 120km/h (jadi 100km/h saat dilebarin 2010)
(Kemenhub/PUPR/Polri kenapa ga bikin taspatnya 120km/h lagi ya?)

Yang bikin tol ini sebenarnya gak full korea kayak yang orang" bilang. Desain ama supervisornya dari amrik (Yang ngerancang tol ini (Sverdrup & Parcel) pernah ngerancang jembatan di I-35W yang ngelaluin sungai mississippi, dan roboh thn 2007 karena salah rancang), kontraktornya baru dari korea, Hyundai E&C

Desainer ama supervisor tolnya udah merger :( (Sverdrup & Parcel ngerancang tolnya, skrg Sverdrup Civil; Ammann & Whitney supervisor, sekarang divisi jembatan longspannya Louis Berger)



jasamarga archives/Kompas (need subscription to access)
 

·
Registered
Joined
·
4,450 Posts
Sebenarnya yang bagus dari segi speed limit standard indonesia itu 65 buat low speed.
High speed overtake above 125 max.
Kalo di average 90 itu moderat
 

·
Registered
Joined
·
4,684 Posts
Pembangunan Tol Bandung-Tasikmalaya-Cilacap Segera Dimulai, Ini Rencana Jadwalnya
wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah berencana segera merealisasikan pembangunan delapan ruas jalan tol. Dan tahapannya sudah memasuki lelang yang ditargetkan bakal dilelang pada tahun ini. Delapan ruas tol yang akan dilelang itu adalah ruas Semarang-Demak, Jembatan Suramadu (lelang operator dan pemeliharaan), Jalan Tol Lingkar Timur Surabaya, Semanan-Balaraja, Kamal-Teluknaga-Rajeg, Yogyakarta-Bawen, Samarinda-Bontang, dan Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap.

Demikian dikutip detikFinance dari data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Senin (29/1/2018).

Dari data tersebut, sebagian ruas tol tersebut saat ini tengah dalam persiapan lelang. Di antaranya Tol Semarang-Demak yang akan diintegrasikan dengan pembangunan tanggul laut kota Semarang), lalu Jembatan Suramadu (lelang operator dan pemeliharaan), jalan Tol Lingkar Timur Surabaya, Yogyakarta-Bawen dan Samarinda-Bontang.

Sementara sisanya saat ini tengah dievaluasi. Tiga tol yang tengah dievaluasi tersebut merupakan tol prakarsa atau yang diinisiasi langsung oleh Badan Usaha Jalan Tol yang berminat membangun, yakni Tol Semanan-Balaraja yang diprakarsai oleh raksasa properti Grup Alam Sutera, Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang diinisiasi oleh Agung Sedayu Grup, dan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang diprakarsai PT Jasa Marga dan perusahaan swasta dari Malaysia, UEM.

Adapun panjang kedelapan jalan tol tersebut seluruhnya mencapai 473,48 km. Jalan Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau Bandung-Cilacap menjadi tol terpanjang mencapai 184 km dengan biaya investasi sebesar Rp 47,32 triliun.

Menurut Kepala Panitia Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol BPJT Eka Pria Anas yang dikutip dari berbagai sumber, pembangunan jalan tol Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap akan dilelang pada mulai dari kuartal kedua hingga keempat tahun ini. “Ruas-ruas tol ini akan dilelang dari pertengahan tahun hingga akhir tahun [2018]”.
Sumber
 

·
Registered
Joined
·
2,096 Posts
Discussion Starter · #53 ·
Klo menurut saya, Japeksel lebih baik dibuat seperti ini:

- Japeksel ruas Jatiasih-Setu (Bekasi): khusus kendaraan Gol. 1 (angkutan barang dilarang masuk), dibarengi dengan jalur rel (KRL/MRT/LRT) sejajar untuk melayani komuter yg berasal dari selatan Bekasi-utara Transyogi

- Japeksel ruas Setu (Bekasi)-Sadang: khusus angkutan barang (kendaraan pribadi dilarang masuk), melayani kawasan industri di timur Jakarta (dari MM2100 hingga Suryacipta)

Kalau kedua yg diatas terapkan, maka:

- Angkutan barang yg ingin ke Tangerang Barat dari Cikarang-Karawang maupun sebaliknya dialihkan melewati ruas utara: JORR 2 (Setu-Cibitung-Priok)-Tol Pelabuhan-Tol Bandara-Tol Teluknaga (dengan asumsi adanya ruas tol CGK-Teluknaga-Balaraja, yg masih rencana)

- JORR 2 selatan Setu (Cimanggis-Cinere-CGK), bersama dgn JORR 1, Dalkot, Japek (Cibitung-Cawang), Becakayu, Jagorawi (Cimanggis-Cawang), Desari, Ulujami-Serpong-Balaraja dan Jamer (Balaraja-Tomang) menjadi ruas2 tol khusus kendaraan Gol. 1 dengan tarif terintegrasi
Jangan lupa bahwa di sekitar Japeksel Setu-Jatiasih ada juga daerah industri ramai yaitu Narogong, belum yg seputar Kalimalang dan kawasan industri Pulogadung yg sangat membutuhkan JORR 1. Kalo mereka lewat arteri siap-siap diprotes warga Bekasi

Kasihan sih gara-gara masalah di sekitar Pondok Indah doang kok JORR 1 Priuk-Cikunir yg cenderung sepi jadi terimbas.

Saran saya sih Japek 1 (Utara) sepenuhnya dilarang aja, toh nanti akan ada pengurangan arus besar jika ada tol elevated, ganjil genap diterusin, dan wilayah larangan truk diperluas.

Wilayah larangan truk JORR 1 hanya dari Jatiasih (mulut Japeksel) sampai mulut tol Jakarta-Serpong.
 

·
Registered
Joined
·
217 Posts
Kalo Tol JORR2 sudah jadi bisalah buat Larangan Truk melintas di JORR1 .. Truk dari Merak mau ke Cikampek harus lewat Tol Serpong Balaraja - Tol JORR2 Serpong - Cinere - Cimanggis - baru keluar di Cibitung lanjut cikampek .. sebaliknya Truk ke Tanjung Priuk harus lewat JORR2 Ke Cibitung tidak melalui JORR1 Cikunir
 

·
Registered
Joined
·
4,684 Posts
Ganjil-genap Di Tol Jakarta-Cikampek Berlaku Hanya Pada Saat Pembangunan LRT dan Tol Layang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan Tiga sistem baru yang akan diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek dipastikan hanya berlaku hingga infrastruktur di sekitar tol Jakarta-Cikampek selesai dibangun.
Adapun saat ini terdapat dua pembangunan infrastruktur di ruas Tol Jakarta-Cikampek yakni Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dan Jalan Tol Elevated Jakarta-Cikampek.

"Iya peraturan diterapkan sampai LRT dan tol elevated selesai," ucap Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi saat ditemui di peluncuran sistem E-tilang di Jakarta Pusat, Minggu (4/3/2018).
Kedua proyek yang sama-sama menerapkan sistem jalur layang itu direncanakan rampung tahun 2019 mendatang.
Adapun tiga peraturan yang akan diterapkan mulai 12 Maret 2018 yakni jalur khusus angkutan bus yang terletak di lajur 1 atau tepat disamping bahu jalan tol.

Angkutan masal lainnya seperti bus pariwisata maupun bus yang mengangkut karyawan boleh melewati jalur tersebut, namun apabila truk ataupun kendaraan pribadi melewati jalur tersebut akan terkena sanksi.

Aturan kedua adalah penerapan ganjil-genap khusus di pintu tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur. Kendaraan yang tidak sesuai jadwalnya akan diarahkan untuk melewati jalur arteri.

Lalu yang ketiga aturan jalur khusus kendaraan golongan III, IV dan V.
Peraturan tersebut berlaku di waktu padat yaitu pada pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Budi menjelaskan sistem yang digunakan untuk mengurangi kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek itu juga diharapkan dapat mengembalikan waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung seperti dulu yakni hanya dua jam saja.
"Kami ingin mengembalikan bahwa dulu Tol Japek orang mau ke Bandung waktunya cukup 2,5-3 jam tapi kalau pagi kan volume kendaraan banyak. Nah inginnya saat jam sibuk itu bisa lancar kembali," pungkas Budi Setiyadi
sumber
 

·
Registered
Joined
·
2,096 Posts
Discussion Starter · #56 ·
Kalo Tol JORR2 sudah jadi bisalah buat Larangan Truk melintas di JORR1 .. Truk dari Merak mau ke Cikampek harus lewat Tol Serpong Balaraja - Tol JORR2 Serpong - Cinere - Cimanggis - baru keluar di Cibitung lanjut cikampek .. sebaliknya Truk ke Tanjung Priuk harus lewat JORR2 Ke Cibitung tidak melalui JORR1 Cikunir
Selama plant dan pabrik di Pulogadung dan Cilincing masih eksis maka selama itu jg truk-truk JORR1 bahkan tol pelabuhan yg jadi bagian dari JIRR ga bisa sepenuhnya dilarang. Ingat memindahkan pabrik apalagi yang berbasis kimia itu susahnya kebangetan ya Allah :(

Kalau mereka dipaksa lewat Raya Bekasi hanya untuk ke JORR 2 akan membuat kondisi semakin buruk.

Solusinya adalah larangan parsial aja. Baik dari wilayah atau waktu. Untuk JORR1 yg saya setuju larangan truk itu segmen Jatiasih (Japek Selatan)-tol Jkt Serpong. JORR 2 segmen Raya Bogor-Sawangan rasanya perlu diberlakukan jg akibat potensi macet berat di keluar tol ke Margonda. Lah truk lintas kota lewat mana? Diarahkan lewat tol JORR2 utara-tol pelabuhan-tol cgk. Namun larangan lewat JORR 2 selatan perlu lihat kondisi keluar tol Margonda nanti

Tol dalkot gabisa dilarang sepenuhnya jg lho karena ada truk tertentu semacam logistik ind*maret, ekspedisi, truk semen yg melintas saat dalkot sudah sepi. Jakarta gak bisa hidup tanpa truk yg masuk ke tengah kota. Maka truk besar harus dikasih kebebasan masuk tengah kota sampai subuh :)

Cuma untuk golongan 4-5 ttp jangan dikasih masuk sama sekali ke tengah kota, cukup sampai kawasan industri aja :eek:hno:
 

·
Registered
Joined
·
217 Posts
Selama plant dan pabrik di Pulogadung dan Cilincing masih eksis maka selama itu jg truk-truk JORR1 bahkan tol pelabuhan yg jadi bagian dari JIRR ga bisa sepenuhnya dilarang. Ingat memindahkan pabrik apalagi yang berbasis kimia itu susahnya kebangetan ya Allah :(

Kalau mereka dipaksa lewat Raya Bekasi hanya untuk ke JORR 2 akan membuat kondisi semakin buruk.

Solusinya adalah larangan parsial aja. Baik dari wilayah atau waktu. Untuk JORR1 yg saya setuju larangan truk itu segmen Jatiasih (Japek Selatan)-tol Jkt Serpong. JORR 2 segmen Raya Bogor-Sawangan rasanya perlu diberlakukan jg akibat potensi macet berat di keluar tol ke Margonda. Lah truk lintas kota lewat mana? Diarahkan lewat tol JORR2 utara-tol pelabuhan-tol cgk. Namun larangan lewat JORR 2 selatan perlu lihat kondisi keluar tol Margonda nanti

Tol dalkot gabisa dilarang sepenuhnya jg lho karena ada truk tertentu semacam logistik ind*maret, ekspedisi, truk semen yg melintas saat dalkot sudah sepi. Jakarta gak bisa hidup tanpa truk yg masuk ke tengah kota. Maka truk besar harus dikasih kebebasan masuk tengah kota sampai subuh :)

Cuma untuk golongan 4-5 ttp jangan dikasih masuk sama sekali ke tengah kota, cukup sampai kawasan industri aja :eek:hno:
Kalo di bayangan saya juga gitu sih , Tol Dalam Kota 24 jam penuh ga boleh Truk melintas kecuali angkutan BBM/BBG sembako .. kalo JORR1 mungkin diberlakukan sama kaya Dalkot sekarang (Diatas Jam 22 truk bisa masuk) , Kalo pemberlakuan larangan masuk JORR1 ya untuk kendaraan barang dari arah Merak / Cikampek saja .. mereka dialihkan masuk JORR2 di Kunciran / Cibitung , kalo dari Pabrik2 daerah Pulo Gadung,Cakung,Cengkareng ya mau ga mau tetep pake JORR1 tapi diarahkan lewat Sisi Utara Cilincing jangan ngambil arah ke Tb Simatupang ..

Kalo udah jadi semua JORR2 ya nanti JORR2 selatan mirip2 Tb Simatupang sekarang yang lewat padet truk udah gitu ditambah kendaraan pribadi karena daerah Depok-Serpong emang dasarnya udah rame ya kan
 

·
Registered
Joined
·
4,450 Posts
Kalo di bayangan saya juga gitu sih , Tol Dalam Kota 24 jam penuh ga boleh Truk melintas kecuali angkutan BBM/BBG sembako .. kalo JORR1 mungkin diberlakukan sama kaya Dalkot sekarang (Diatas Jam 22 truk bisa masuk) , Kalo pemberlakuan larangan masuk JORR1 ya untuk kendaraan barang dari arah Merak / Cikampek saja .. mereka dialihkan masuk JORR2 di Kunciran / Cibitung , kalo dari Pabrik2 daerah Pulo Gadung,Cakung,Cengkareng ya mau ga mau tetep pake JORR1 tapi diarahkan lewat Sisi Utara Cilincing jangan ngambil arah ke Tb Simatupang ..

Kalo udah jadi semua JORR2 ya nanti JORR2 selatan mirip2 Tb Simatupang sekarang yang lewat padet truk udah gitu ditambah kendaraan pribadi karena daerah Depok-Serpong emang dasarnya udah rame ya kan
Balaradja itu kan nyambung hingga sadang.
Kan rencananya sadang-Jatiasih, Jatiasih-Cinere, dan Cinere Kunciran-Balaradja.
Jadi kalo truk sadang akan seharga brexit-Merak seharga 162 ribu
Kecuali diminta diskon 70% baru deh Bagus idenya
 
41 - 60 of 1287 Posts
Top