SkyscraperCity banner

61 - 80 of 119 Posts

·
entendre privilege
Joined
·
37,522 Posts
Discussion Starter #62
di Bandung, Monumen Sister City-nya juga ada. Dengan Forth Waorth Bras di pertigaan Wastukencana, Jalan Tamansari dan Jalan Purnawarman.

 

·
Jiva & Kasabian
Joined
·
12,059 Posts
^^yup bener banget bang... dan Fort worth, Cebu serta satu lagi lupa namanya sebuah kota di jerman yang paling lama menjalin kerjasama kota kembar dg bandung
sebenarnya bandung punya banyak sister cities sejak 90-an, tetapi sekarang sepertinya banyak yang tidak diperpanjang seperti dengan Bangalore, Miami dll, kurang tahu alesannya kenapa ya ?
 

·
Registered
Joined
·
43 Posts
^^yup bener banget bang... dan Fort worth, Cebu serta satu lagi lupa namanya sebuah kota di jerman yang paling lama menjalin kerjasama kota kembar dg bandung
sebenarnya bandung punya banyak sister cities sejak 90-an, tetapi sekarang sepertinya banyak yang tidak diperpanjang seperti dengan Bangalore, Miami dll, kurang tahu alesannya kenapa ya ?
Sisiter cities pertama Bandung di Jerman namanya Braunschweig! Di depan Rathaus (kantor walikota) ada logo Bandung berjajar dengan logo2 dari kota lainnya di dunia.

nih foto logo bandung di braunschweig:

 

·
Registered
Joined
·
43 Posts
Bandung-Braunschweig

Di Braunschweig juga sering diadakan acara kultural yg melibatkan Bandung seperti acara karnaval kota musim dingin yg bertepatan dgn 50 thn kerjasama Bandung-Braunschweig

 

·
Jiva & Kasabian
Joined
·
12,059 Posts
^^ Itu dia...thanx bro buat ngingetin
oya kamu salah satu duta budaya dari bdg-kah di braunschweig ? denger2 tahun 2002 lalu juga bdg membuka kerjasama sister cities dengan kota jerman lainnya HANNOVER :)
tapi BRAUNSCHWEIG emang soulmate-nya bdg tak tergantikan dari dulu hehe
 

·
Registered
Joined
·
538 Posts
Surakarta dan Montana, Bulgaria Menjadi Kota Kembar

Montana , Bulgaria


Surakarta (Solo City ) , Indonesia




Pada hari Senin, tanggal 19 Januari 2007 di Solo, Pemerintah Kota Surakarta Propinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Kota Montana, Bulgaria telah menandatangani Nota Kesepahaman mengenai Kerjasama Kota Kembar.
Upacara penandatanganan antara Walikota Ir. Joko Widodo dan Wakil Walikota Montana Mr. Roumen Angelov dilaksanakan di Pendapi Gedhe Kantor Walikota Surakarta.
Kerjasama kedua kota tersebut merupakan bagian dari upaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sofia untuk lebih mendekatkan hubungan kedua negara melalui kerjasama antara kota-kota Surakarta dan Montana.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Eddy Hariyadi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. Ali Mufiz, MPA, serta Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia Boyko Mirchev.

Dalam kerangka Kerjasama Kota Kembar, kedua belah pihak telah sepakat untuk lebih meningkatkan dan memperluas kerjasama yang efektif dan saling menguntungkan bagi pemerintah kedua kota yang mencakup bidang ekonomi, lingkungan, sistem transportasi, infrastruktur, pariwisata dan kebudayaan, serta pendidikan.

Sehari sebelumnya, Walikota Surakarta dan Deputi Walikota Montana menanam pohon “Sawo Kecik” Kembar di Stadion Manahan, Surakarta. Pohon Sawo Kecik dipilih sebagai simbol karena memiliki bunyi yang mirip dengan “sarwo becik yang dalam bahasa Jawa yang berarti “segalanya menjadi lebih baik”.

Bertepatan dengan hari jadi kota Surakarta yang ke-262, dalam kunjungannya ke Surakarta Wakil Walikota Montana Mr. Roumen Angelov ikut dalam Kirab Kebudayaan berkeliling kota Surakarta bersama Walikota Surakarta. Perjalanan keliling tersebut mendapat sambutan antusias dari warga kota Surakarta.

Source :

http://www.deplu.go.id/?hotnews_id=1761

http://en.wikipedia.org/wiki/Montana,_Bulgaria

selain Montana , Solo jg punya kota kembar lainnya yaitu Bilbao (Spanyol)

Source : http://en.wikipedia.org/wiki/Bilbao



Tapi klo menurut pendapatku Bilbao masih jauh berada diatas kota Solo dilihat dari sarana public yg lbh modern . Desain arsitekturnya jg unik2 disamping bangunan kunonya masih terpelihara , semoga Bilbao bisa menginspirasi Solo dlm membangun kotanya
 

·
Registered
Joined
·
222 Posts
DPRD Medan Setujui Kerjasama Sister City
Medan, (Analisa)

Delapan fraksi DPRD Kota Medan masing-masing, Fraksi Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Golkar, Amanat Nasional, Partai Damai Sejehtera,

Patriot Persatuan Pembangunan, dan Medan Bersatu, menyetujui rancangan kesepakatan hubungan kerjasama kota bersaudara (Sister City) antara Medan dengan Kota Burgas Bulgaria, dalam sidang paripurna Dewan, Senin (14/2).

Ketua Fraksi Partai Golkar Ferdinand Lumbang Tobing SE, dalam pendapat fraksinya mengatakan, mendukung pembangunan Kota Medan menuju kota metropolitan, sehingga peranan kerjasama kota bersaudara ini penting, mengingat referensi dan pertukaran pengalaman dan informai di berbagai bidang yang dapat dikerjasamakan, baik gagasan pemerintah kota Medan dengan kota mitra kerjasama.

"Golkar menyambut baik gagasan Pemko Medan menjalin hubungan kersama kota bersaudara dengan kota Burgas Bulgaria ini, dengan kerjasama ini diharapkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan antara lain dengan pertukaran pertukaran pelajar dan guru," ungkapnya.

Selain itu juga program kerjasama antar universitas, pertukaran ahli, pertukaran kebudayaan, kesenian, oalhraga dan pembanguan ekonomi melalui petukaran, misi ekonomi, kerjasama antar pelabuhan, kesenian, lingkungan hidup dan energy, serta kegiatan perdagangan untuk peningkatan investasi, yang pada akhirnya mewujudkan iklim kondusif bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Medan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Drs Herri Zulkarnain MSi, dalam pendapat fraksinya mengatakan, kerjasama yang dilakukan harus dapat mendukung pembangunan kota Medan menuju Kota Metropolitan.

Apalagi dengan adanya kerjasama kota bersaudara ini dapat dilakukan pertukaran pengalaman dan informasi diberbagai bidang kerjasama yang diperlukan sebagaimana yang direncanakan dalam nota kesepahaman yang akan dilakukan nantinya.

Dikatakanya, Fraksi Demokrat mencatat Pemko Medan sejak 1984 telah beberapa kali menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai kota yangh ada, antara lain dengan kota Pulau Penang Malaysia (1984), Kota Gwang Yu Korea Selatan (1987), dengan Kota Ichikawa Jepang, dengan Kota Cheng Du Republik Rakyat China.

"Namun kami tidak banyak memperloreh informasi sejauhmana perkembangan dari hasil kerjasama tersebut, bahkan fraksi kami kurang mengetahui apakah kerjasama yang dilakukan telah berakhir.Lebih dari itu kami juga kurang mengetahui banyak hasil yang diperoleh dari hasil kerjasama tersebut," ungkap Herri. (sug)
 

·
_-_-_-_-_-_
Joined
·
9,600 Posts
Sabtu, 05 Februari 2011

Angklung Jadi Ikon Monumen Sister City di Suwon

ANGKLUNG sebagai alat musik khas Indonesia khususnya Bandung, ternyata sudah diakui negara lain. Buktinya, Kota Suwon di Korea Selatan membangun monumen sister city dengan ikon angklung, sebagai wujud kerja sama dengan Kota Bandung. Melihat kepedulian yang cukup tinggi dari Negeri Ginseng inilah, Pemkot Bandung pun berencana membangun monumen angklung.

Tidak hanya monumen, pemeliharaan angklung sebagai alat musik asal Kota Bandung ini juga akan dilakukan dalam bentuk kurikulum. Angklung akan dimasukkan dalam muatan lokal seni budaya. Untuk itulah, secara bertahap tiap sekolah harus memiliki guru yang mahir dalam memainkan alat musik.

Menurut Wali Kota Bandung, Dada Rosada, sebagai bentuk kerja sama antarkota atau sister city antara Kota Bandung dan Suwon, di kota yang berada di Korea Selatan ini sudah dibangun monumen dengan ikon angklung. Rencananya, Dada akan terbang ke Suwon, Korea Selatan untuk meresmikan monumen angklung ini pada pertengahan tahun 2011.

"Orang lain saja peduli sama budaya kita, masa kita tak peduli," ujar Dada, saat meresmikan pelatihan guru angklung untuk TK-SMA/sederajat di Padepokan Senin, Jln. Peta, Jumat (4/2).

Melihat kepedulian Korea Selatan, Dada pun berencana akan membangun monumen serupa di Kota Bandung. "Bandung merupakan tempat produksi alat musik dan perkembangan angklung. Keberadaan angklung bisa memperkokoh Kota Bandung sebagai kota seni dan budaya," katanya.

Seni dan budaya angklung haruslah dipelihara dengan baik. Karena kalau tidak, angklung ataupun seni budaya lainnya bisa diambil orang. Itu pun sudah terjadi, angklung diklaim Malaysia sebagai alat musik miliknya. Selain monumen, salah satu upaya memelihara angklung ini dengan memasukkannya menjadi kurikulum.

"Kita lihat apa mungkin angklung dimasukkan ke kurikulum sekolah. Kalau tidak berat, bisa kita masukkan. Saat ini di sekolah sudah ada muatan lokal lingkungan hidup, angklung mungkin juga bisa dimasukkan dalam mulok seni budaya di sekolah-sekolah," ungkapnya.

Untuk dijadikan mulok, tentu saja harus didukung sumber daya manusia yang memang mahir menggunakan alat musik ini. Karenanya secara bertahap, guru di tiap sekolah harus bisa menggunakan alat musik asal Kota Bandung ini.

Monumen angklung

Ditambahkan Kabag Pemerintahan Umum Pemkot Bandung, Medi Mahendra, monumen sister city Bandung dengan ikon angklung ini berukuran lebar 4 meter dan tinggi 3 meter. "Monumennya ada di jalan khusus untuk pembangunan monumen sister city yang berada di Suwon," tandasnya.

Medi mengakui, Wali Kota Suwon sempat datang ke Bandung dan tertarik akan permainan angklung. Saat kunjungan September tahun lalu, Wali Kota Suwon disuguhi beberapa nyanyian seperti "Manuk Dadali" dan "Halo-halo Bandung", yang tak asing di telinga.

Karena tertarik dengan angklung, Wali Kota Bandung pun mengirimkan satu set peralatan angklung ke Kota Suwon. Ternyata satu set angklung tersebut dijadikan monumen sister city. "Rencananya Juni tahun ini, Pak Wali Kota akan ke Suwon untuk meresmikannya," ungkapnya.

Terinspirasi dari Kota Suwon inilah, Pemkot Bandung pun akan membangun monumen angklung. Hanya untuk materialnya tidak langsung angklung yang berasal dari bambu, tapi dari tembaga atau kuningan.

"Sebenarnya kita punya taman angklung di Setiabudhi dekat Karang Setra, tapi tempatnya tertutup, jadi orang enggak ngeuh. Sekarang Distam sudah diminta mencari tempat yang tepat untuk monumen ini," tandas Medi.

Sementara itu, ketua pelaksana pelatihan, Gungun Guna Wijaya mengatakan, pada pelatihan ini ada 100 guru yang ikut dari Kota Bandung, Kab. Bandung, KBB, Cimahi, dan Sumedang. Guru sebagai pelatih angklung harus memiliki keterampilan dalam memainkan alat musik yang satu ini.

"Saat ini masih banyak angklung yang hanya jadi hiasan di sekolah-sekolah. Terkadang ada angklung, tapi pelatihnya tidak ada. Ada pelatihnya, tapi tidak ada regenarasinya. Karena itulah perlu upaya untuk mencetak SDM angklung," ungkapnya.

Gungun berharap angklung bisa masuk kurikulum. "Di sekolah-sekolah khusus saat ini pun baru sebatas pengenalan saja, tidak khusus pada penguasaan angklung," tutur Gungun sambil menambahkan, pelatihan sebanyak 8 pertemuan dan guru dijamin bisa menguasai alat musik angklung. (yeni/"GM")**

http://klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110205043436&idkolom=beritautama
 

·
BANИED
Joined
·
33,686 Posts
A. Sumatera

Aceh
Banda Aceh

Sana'a, Yemen
Martapura, Indonesia

1. North Sumatra

Medan
Aichi Prefecture, Japan
George Town, Malaysia
Chengdu, China
Gwangju, South Korea

2. West Sumatra

Padang
Chonburi, Thailand

3. Riau

Pekanbaru
Ruhr, Germany
Beijing, China

4. Riau Islands

Batam
Singapore
Ambon, Indonesia
Manama, Bahrain
Hong Kong
Shenzhen, China

Bangka-Belitung Islands
Åland Islands, Aland Islands
Florida Keys, United States

Pangkal Pinang
Key West, Florida, United States

5. Jambi

Jambi City
Kupang, Indonesia
Nakhon Ratchasima, Thailand
Ermera, East Timor
Ainaro, East Timor

6. Bengkulu

Bengkulu City
Boise, Idaho, United States
Zamboanga City, Philippines
Gorontalo City, Indonesia

7. South Sumatra

Palembang
Belgorod, Russia
Moscow Oblast, Russia
Teresina, Brazil
Piraeus, Greece
The Hague, Netherlands
Ternate, Indonesia
Malacca, Malaysia
Venice, Italy

8. Lampung

Bandar Lampung
Split, Croatia


B. Java

1. Jakarta Special Capital Region
Tri-State Region - New York Metropolitan Area - New York City.
Toronto Metropolitan Area & Greater Toronto Area.
Keihanshin & Osaka.
Greater Mexico City.
Greater Sao Paulo.
Greater Cairo.
Seoul National Capital Area
Greater Tokyo Area & National Capital Region (Japan).

Thousand Islands
Northern Mariana Islands
United States Virgin Islands
State of Hawaii
British Indian Ocean Territory
British Virgin Islands
Azores Islands

Jakarta
New York City, United States
Los Angeles, United States
Chicago, United States
Washington D.C, United States
San Franscisco, United States
Johannesburg, South Africa
Cape Town, South Africa
Pretoria, South Africa
New Delhi, India
Mumbai, India
Dubai, United Arab Emirates
Abu Dhabi, United Arab Emirates
Islamabad, Pakistan
Jeddah, Saudi Arabia
Riyadh, Saudi Arabia
Amsterdam, Netherlands
Rotterdam, Netherlands
Tokyo, Japan
Osaka, Japan
Kingston, Jamaica
Mexico City, Mexico
Sao Paulo, Brazil
Montevideo, Uruguay
Istanbul, Turkey
Berlin, Germany
Pyongyang, North Korea
Singapore, Singapore
Manila, Philippines
Kuala Lumpur, Malaysia
Seoul, South Korea
Teheran, Iran
Beijing, China
Paris, France
London, United Kingdom
Budapest, Hungary
Cairo, Egypt


2. Banten Province

Serang
Cheyenne, Wyoming
Barrow, Alaska

Tangerang
Gatineau, Canada
Mississauga, Canada
Arlington, Virginia
Shah Alam, Malaysia
Kuching, Malaysia

3. West Java

Bogor
St.Louis, Missouri, United States
Lloró, Colombia
Gödöllõ, Hungary
Salak Tinggi, Malaysia

Bandung
Fort Worth, Texas, United States
Miami, Florida United States
Nelspruit, South Africa
Tshwane, South Africa
Kuantan, Malaysia
Seremban, Malaysia
Bari, Italy
Klagenfurt, Austria
Cebu City, Philippines
Brunswick, Germany
Udon Thani, Thailand
Bangalore, India
Maribor, Slovenia
Hamamatsu, Japan
Suwon, South Korea

4. Central Java

Semarang
Tallahassee, Florida, United States
Malacca Town, Malaysia
Tegucigalpa, Honduras
Samarinda, Indonesia
Palangkaraya, Indonesia
Palu, Indonesia

Solo City
Montana, Bulgaria
Bilbao, Spain

5. Yogyakarta
State of California, United States
Kyoto Prefecture, Japan
Ipoh, Malaysia
Chiang Mai Province, Thailand

Jogjakarta
Cambridge, Massachusetts, United States
Gangbuk-gu, South Korea
Kazan, Russia
Bonn, Germany
Baalbek, Lebanon
Hue, Vietnam
Hefei, China
Kyoto, Japan
Paramaribo, Suriname

6. East Java

Surabaya
Seattle, Washington, United States
New Orleans, Louisiana, United States
Portland, Oregon, United States
Fuzhou, China
Kunming, China
Xiamen, China
Guangzhou, China
Johor Bahru, Malaysia
Kuching, Malaysia
Kochi, Japan
Kitakyushu, Japan
Perth, Western Australia, Australia
Busan, South Korea
Izmir, Turkey
Varna, Bulgaria
The Hague, Netherlands
Alexandria, Egypt
Mashhad, Iran

C. Borneo

1. East Borneo

Samarinda
Mobile, Alabama, United States
Kota Kinabalu, Malaysia
Semarang, Indonesia
Makassar, Indonesia

Balikpapan
Bandar Abbas, Iran
Trieste, Italy

2. South Borneo

Banjarmasin
Gothenburg, Sweden
Stockholm, Sweden
Chongqing, China
Manaus, Brazil
Ratchaburi, Thailand
Makassar, Indonesia
Guadalajara, Mexico
Inverness, Scotland

Banjarbaru
Tallahassee, Florida, United States
Banjar Regency, indonesia

3. Central Borneo

Palangkaraya
Yangon, Myanmar
Semarang, Indonesia

4. West Borneo

Pontianak
Sao Tome Or Principe
Kuching, Malaysia

D. Sulawesi

1. North Sulawesi

Manado
Davao City, Philippines
Zamboanga City, Philippines
Tegucigalpa, Honduras
Darwin, Australia
Koror, Palau
Kota Kinabalu, Malaysia

2. Gorontalo

Gorontalo City
Mamuju, Indonesia
Ponce, Puerto Rico
Bengkulu City, Indonesia

3. Central Sulawesi

Palu
Semarang, Indonesia

4. West Sulawesi

Mamuju
Soweto, Gauteng, South Africa
Gorontalo City, Indonesia

5. South Sulawesi

Makassar
Mobile, Alabama, United States
Peshawar, Pakistan
Constanta, Romania
Banjarmasin, Indonesia
Samarinda, Indonesia
Tawau, Malaysia

6. South East Sulawesi

Kendari
Kosovska Mitrovica, Kosovo

Bau-Bau
Seoul, South Korea

E. Lesser Sunda Islands

1. Bali

Miami-Dade County, United States
Veracruz, Mexico
Canary Islands, Spain
Phuket, Thailand
The Comoros

Denpasar
Veracruz, Veracruz, Mexico
Gran Canaria, Spain
Phuket City, Thailand

2. West Nusa Tenggara

Mataram
Aruba
Praia, Cape Verde

3. East Nusa Tenggara

Kupang
Zhuhai, China
Bridgetown, Barbados


F. Maluku

1. Maluku Province

Ambon
Guam
Darwin, Northern Territory, Australia
Batam, Indonesia

2. North Maluku

Ternate
Malé, Maldives
Palembang, Indonesia

G. Papua

1. West Papua

Sorong
Nuuk, Greenland
Gaborone, Botswana

Manokwari
Podgorica, Montenegro
Thimpu, Bhutan

2. Papua Province

Jayapura
San Jose, Costa Rica
Port Moresby, Papua New Guinea
Lome, Togo

Wikipedia

--------------------------------------------------------------------------------
 

·
Jiva & Kasabian
Joined
·
12,059 Posts
^^ Bandung sister cities

FORTH WORTH
adalah kota terbesar nomor ke-empat belas di USA, dan terbesar ketiga di negara bagian TEXAS, setelah Houston dan Dallas..:nuts:, masih jauh lebih bagus dan tertata dari bandung..
sedangkan Braunschweig adalah sebuah kota ukuran sedang di dataran tinggi jerman dengan kualitas HDI di atas rata2 di dunia :eek:kay:
MIAMI, Florida adalah kota dengan ribuan gedung berasitektur ART-DECO di amerika dan dunia yang masih terjaga kelestariannya, tidak seperti bandung yang juga sama kaya akan gedung2 berarsitektur art deco, namun sebagian dari gedung2 itu tidak dijaga keberadaannya sebagian ada yang dihancurkan diganti gedung2 modern yang tanggung.

BANGALORE (Bengaluru) adalah kota IT-nya di India dan merupakan kota terbesar ke-empat di India setelah mumbai, delhi dan kolkatta..., universitas2 terbaik (terutama bidang kedokteran, teknik dan IT) sebagian besar berada di kota ini, yang membuat MICROSOFT berani membuka kantor perusahaan mereka di kota ini karena SDM-nya yang mumpuni...kapan bandung bisa mengikuti jejak Bangalore ini, kota yang asalnya bukan apa-apa, bahkan orang lain di dunia dahulu tidak mengenal bangalore, namun sekarang dunia tahu...bangalore atau bengaluru adalah salah satu kota tempat berkantornya microsoft.

sister cities semarang, cuma nambahin...ada BRISBANE australia CMIIW
 

·
Registered
Joined
·
9,648 Posts
kenapa Sister Cities? bukan Brother Cities?
udah terlanjur populer nama sister city :p
anyway, sister city biasanya juga disebut twin towns *CMIIW
 

·
Registered
Joined
·
222 Posts
Peranan Sister City Bagi Pembangunan Kota Medan
Oleh : Muhammad Arifin

SEJAK ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) 10 Oktober 1984 oleh Waliktoa Medan, Agus Salim Rangkuti ketika itu mewakili Kota Medan dan Walikota Pulau Pinang, Datuk Haji Mohamed Bin Yeop Abdulraof. Kota Medan juga menjalin hubungan Kerjasama Kota Bersaudara dengan Kota Ichikawa Jepang (1989), Kota Gwangju Korea (1997),

Kota Chengdu (2002) dan Bandaraya Ipoh, Malaysia berupa Friendship City (2009).

Saat ini Kota Medan di bawah kepemimpinan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dan Wakil Walikota Medan Drs H Dzulmi Eldin S MSi dengan motto "Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari ini" sedang dalam proses menjalin Kota Bersaudara dengan Kota Burgas, Bulgaria. Letter of Intent kedua kota telah ditandatangani Mei 2010 yang lalu di Kota Burgas, Bulgaria (Persetujuan dan dukungan DPRD Kota Medan untuk melanjutkannya ke jenjang MoU, telah didapat dari sidang pleno DPRD Kota Medan 14 Februari 2011.

Gerak Walikota/ Wakil Walikota yang dinamis itu akan sangat mendukung upaya pengembangan hubungan yang lebih baik dan menguntungkan bagi masyarakat kedua kota yang menjalin hubungan.

Pendekatan persaudaraan melalui kerjasama Kota Bersaudara yang dikelola Bagian Hubungan Kerjasama Setda Kota Medan, sejalan dengan peranan negara Republik Indonesia untuk turut nenciptakan perdamaian dunika, seperti tercantum dalam UUD 1945.

Demikian disampaikan Kabag Hubungan Kerjasama Setda Kota Medan, Drs. Rivai Nasution, MM, baru-baru ini.

Rivai menjelaskan, Asosiasi Kota Bersaudara (Sister City) Kota Medan merupakan mitra Pemko Medan dalam menjalin hubungan kerjasama dengan luar negeri. Karena itu, kita patut berterimakasih kepada mantan ketua Asosiasi Kota Bersaudara Bapak dr Rosihan Arbie beserta pengurus lainnya yang telah banyak berbuat bagi peningkatan hubungan kerjasma antara Pemko Medan dengan negara mitra kerjasama luar negeri.

Namun Rivai sangat berharap dengan terpilihnya Bayu Fadhlan sebagai Ketua Asosiasi Sister City yang baru, hubungan kerjasama tersebut dapat lebih meningkat lagi di masa mendatang.

Menurut Rivai, prinsip dasar Kota Bersaudara antara lain menumbuhkembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertian antar bangsa.

Mengutamakan prinsip kesetaraan yang saling menguntungkan dalam bentuk kemitraan dan kerjasama antara masyarakat dua kota bersaudara. Saling menghormati kedaulatan kedua negara serta tidak saling mengganggu stabilitas politik dan keamanan perkekonomian dalam negeri masing-masing. Mematuhi peraturan perundangan-undangan.

Menurut Rivai, manfaat Kerjasama Kota Bersaudara antara lain tukar menukar pengetahuan dan pengalaman pengelolaan pembangunan bidang-bidang yang dikerjasamakan, mendorong tumbuhnya prakarsa dan peran aktif pemerintah daerah, masyarakat dan swasta.

Meningkatkan optimalisasi pengelolaan potensi daerah, mempererat persahabatan pemerintah dan masyarakat kedua pihak, tukar menukar kebudayaan dalam rangka memperkaya kebudayaan daerah.

Sedangkan kegiatan Kerjasama Kota Bersaudara dalam kurun waktu 26 tahun sejak ditandatanganinya hubungan kerjasama Kota Bersaudara antara kota Medan dengan George Town Pulau Pinang, telah banyak kegiatan yang dilakukan Kota Medan/Aosisasi Kota Bersaudara dengan mitra kota bersaudara di luar negeri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan butir bidang kerjasama yang disepakati dan tertuang dalam Nota Kesepahaman kedua kota. Di samping kegiatan yang bersifat periodik, seperti program pertukaran pelajar (Student Exchange Program), maupun kegiatan kunjungan rutin kedua kota.

Secara umum kegiatan tersebut sangat berorientasi kepada pembangunan kota, pengembangan wawasan serta bantuan bilateral yang ditujukan untuk keuntungan masyarakat dan pembangunan yang sedang dilaksanakan kedua kota, khususnya kota Medan.

Bidang Ekonomi Perdagangan

Bidang ini, kata Rivai merupakan salah satu upaya Bagian Hubungan Kerjasama dan pengurus Asosiasi Kota Bersaudara, dalam mendukung program Pemerintah Kota Medan untuk promosi Kota Medan sebagai salah satu tujuan perdagangan dan investasi mitra kerjasama Kota Bersaudara. Upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk:

Kesepakatan untuk mempromosikan produk hasil produksi masyarakat (kerajinan rakyat) dan membuka askes pasar bagi produk unggulan dari kedua kota. Kota Medan diberikan fasilitas arena promosi secara permanen oleh Majlis Perbandaran Pulau Pinang, berupa bangunan rumah di daerah Pulau Tikus. Bangunan yang dinamakan ‘Wisma Kota Kembar’ hingga sekarang masih diberikan hak penggunaannya kepada kota Medan dan sampai saat ini dikelola Pemprovsu untuk promosi produk-produk kerajinan dengan biaya sewa yang sangat relatif kecil. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan berkoordinasi dengan pengelola dan Bagian Hubungan Kerjasama Setda Kota Medan Kota Medan.

Bidang Kebudayaan

Sebagai kota dengan 8 etnis dan beragam budaya, kota Medan memilki potensi untuk memperkenalkan kekayaan budaya ke luar negeri. Tim kesenian kota Medan mendapat kehormatan untuk tampil di kota Gwangju Korea pada tahun 2002 untuk memeriahkan pertandingan ‘World Cup’ (pada pertandingan di kota Gwangju tersebut, kesebelasan Korea mengalahkan Spanyol diperdelapan final). Sambutan yang sangat meriah dan luar biasa, menjadi alasan kota Gwangju mengundang kembali tim kesenian kota Medan untuk tampil pada festival Kimchi dan pada acara ‘Foreigners day’ (Hari untuk orang asing yang bermukim di Kota Gwangju) pada awal tahun 2008.

Bidang Pendidikan

Di bidang pendidikan yang secara berkesinambungan dilaksanakan kota Medan Program Pertukaran Pelajar (Student Exchange Program). Lebih dari 300 orang pelajar telah dikirim kota Medan untuk mengikuti program ini di Kota Ichikawa, Jepang, Kota Gwangju Korea, kota Chengdu Cina dan Pulau Pinang, Malaysia.

Program ini sangat memberi manfaat bagi pelajar dan generasi muda kota Medan untuk mendapatkan pengalaman, pengembangan wawasan dan membina pershabatan dengan generasi muda di negara tujuan. Diharapkan persahabatan yang telah terjalin antar pemuda ini akan menghasilkan kedekatan dan dalam tahun mendatang, ketika tongkat estafet pembangunan bangsa bearada di tangan generasi yang akan datang.

Program pertukaran guru pendidikan dasar (Teacher Exchange Program) antara kota Medan dengan Bandaraya Ipoh, Malaysia yang dilaksanakan 6 Desember ~ 10 Desember 2010, sebagai program perdana bidang pendidikan dengan Bandaraya Ipoh. Program ini akan terus diupayakan secara berkesinambungan untuk memberikan kesempatan kepada guru pendidikan dasar lainnya, untuk menambah dan mengembangkan wawasan dan pengalaman.

Bidang Pemuda dan Olahraga

Rivai menjelaskan, di bidang pemuda dan olahraga bekerjasama dengan KONI kota Medan, Kota Medan berpartisipasi dalam ‘Mountain Bike Challenge 2002’ yang diadakan oleh Persatuan Bersepeda Pulau Pinang.

Asosiasi Kota Bersaudara Kota Medan menjembatani bantuan pengadaan baju judo sebanyak 1 container, untuk padepokan (dojo) Judo Kota Medan dari masyarakat kota Ichikawa, Jepang (2004).

Kota Medan mengirimkan 12 orang pelajar Sekolah Menengah Atas untuk mengikuti Program Cabaran Mutiara (Pearl Challenge Program 2007) di Pulau Pinang, Malaysia. Selain delegasi kota Medan, kegiatan perkemahan remaja ini juga diikuti oleh delegasi remaja dari Brunei Darussalam, Thailand, Singapura dan Malaysia sebagai tuan rumah.

Bidang Pariwisata

Kota Medan merupakan kota dengan keberagaman etnis tertinggi di seluruh Indonesia. Keberagaman ini menghasilkan ragam jenis kuliner yang menjadikan Medan sebagai syurga bagi penikmat makanan. Potensi ini dipromosikan dengan menggelar Festival Makanan kota Medan di Pulau Pinang, Malaysia (2003). Salah satu sasaran dari pergelaran festival ini untuk menarik minta negeri jiran, Malaysia untuk datang ke Medan agar secara langsung dapat menikmati ragam kuliner kota Medan. Pada tahun yang sama, kota Medan juga menggelar Festival Makanan Pulau Pinang di Medan. Festival ini diselenggarakan secara bersama dengan Konsulat Malaysia di Medan.

Menyentuh Masyarakat

Menurut Rivaim, sejak dicanangkannya kerjasama Kota Bersaudara kota Medan dengan beberapa mitra Kota Bersaudara, telah banyak program yang langsung menyentuh masyarakat seperti 3 unit mobil pemadam kebakaran yang dihibahkan Pemerintah Kota Ichikawa, Jepang yang hingga saat ini masih berfungsi dengan baik. Masyarakat kota Ichikawa juga menyumbangkan 40 set alat bantu dengar (hearing aid) untuk panti asuhan di kota Medan serta mesin jahit bagi korban tsunami di Aceh. Bantuan tersebut disampaikan secara langsung oleh Pemerintah Kota Medan melalui Asosiasi Kota Bersaudara Kota Medan.

Program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat akan terus diupayakan pada masa mendatang. Hal ini terungkap pada kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Jepang di Medan yang baru Tuan Yuji Hamada kepada Walikota Medan pada tanggal 21 Februari 2011 yang lalu. Kerjasama ini mencakup bidang pertanian dan kelautan. Tuan Yuji Hamada menawarkan teknologi dan tenaga ahli bagi kota Medan untuk meningkatkan produktifitas masyarakat petani dan nelayan pada masa mendatang. Seperti diketahui, Jepang merupakan negara kepulauan yang memiliki teknologi yang sangat baik dibidang kelautan, namun juga berhasil dibidang pertanian. Diharapkan program yang sangat menguntungkan masyarakat secara langsung ini, dapat direlaisasikan oleh kedua belah pihak.

Selain itu, peranan kerjasama Kota Bersaudara (sister city) semakin signifikan, mengingat pentingnya referensi dan pertukaran pengalaman dan informasi diberbagai bidang yang dapat dikerjasamakan dengan kota mitra kerjasama. Bidang-bidang kerjasama seperti penanganan banjir (rioling), lingkungan (environtment), kampanye kota hijau dan bersih (green and clean city campaign), pengembangan pembangunan kawasan pelabuhan (sister port), teknologi informasi (information technology), investasi, sumber energi dari bahan limbah (waste based management), pendidikan dan manajemen kesehatan (medical education and management) serta bidang-bidang lainnya terkait dengan kesejahteraan masyarakat perkotaan, masih perlu diperluas dan diupayakan. "Diharapkan seluruh stake holders di Kota Medan dapat terus mendukung kegiatan ini," katanya.

http://analisadaily.com/index.php?o...mbangunan-kota-medan&catid=31:umum&Itemid=143
 

·
Oki Satrial
Joined
·
814 Posts
A. Sumatera



2. West Sumatra

Padang
Chonburi, Thailand
Untuk West Sumatra ada yang ketinggalan Bro, Bukittinggi - Seremban (Malaysia). Persamaan kota ini adalah, Seremban merupakan pusat etnis Minangkabau di Malaysia. Di Seremban juga ditemukan bangunan Bagonjong (Rumah dengan ciri atap runcing khas Minang). Kedua kota setiap tahun rutin mengadakan pertukaran pelajar. ^^

ini foto lambang kedua kota dipajang di Bukittinggi... :

 

·
entendre privilege
Joined
·
37,522 Posts
Discussion Starter #77

·
Moved
Joined
·
6,592 Posts
Kerja Sama Sister Province Sumbar-Bavaria Jerman Terwujud

Sebagai tindak lanjut kunjungan Gubernur bersama rombongan ke Jerman pada 5 November 2010 lalu, pemerintah Jerman, khususnya dari Negara Bavaria, langsung merespons dengan melakukan pertemuan bidang ekonomi di Hotel Mulya, kawasan Senayan, Jakarta, pada Senin 4 Juli 2011.

Dalam kesempatan itu, pihak Bavaria menyatakan komitmennya untuk mengalokasikan bantuan dana guna mengeksplorasi potensi sumberdaya energi panas bumi yang ramah lingkungan di Sumbar. Syaratnya hanya satu, pemerintah provinsi diharapkan terlebih dahulu mengalokasikan anggaran pendamping di APBD Provinsi.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai rapat dengan delegasi ekonomi Negara Bagian Bavaria itu mengatakan, apabila di APBD Sumbar sudah dicantumkan anggaran eksplorasi, maka pemerintah Jerman melalui negara bagiannya Bavaria segera memberikan bantuan.

Delegasi Bavaria berjumlah 22 orang dipimpin Sekretaris Negara pada Kementerian Negara Bagian Bavaria, untuk Ekonomi, Prasarana, Lalu-lintas dan Teknologi, Katja Hessel. Turut dalam rombongan itu sejumlah pengusaha Eropa yang bermarkas di Bavaria yang telah memperlihatkan keinginan untuk berinvestasi ke Sumbar. Selain itu, juga hadir dua anggota DPR negara bagian Bavaria yakni Otmar Bernhard dari Partai CSU dan Martin Runge dari Partai Bundis 90.

”Mereka semua tadi berkomitmen untuk mendorong pemerintah Jerman dan negara Bagian Bavaria segera merealisasikan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumbar melalui mekanisme G to G (government to government),” kata Irwan yang ketika itu didampingi Kepala Biro Pembangunan dan Kerja Sama Rantau, Suhermanto Raza dan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sumbar, Marzuki Mahdi.

Dalam rapat dengan delegasi Bavaria, Gubernur Sumbar juga menugaskan Kepala Biro Pembangunan dan Kerjasama Rantau serta Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, untuk lebih intensif membicarakan teknis rencana kerja sama ini dengan Armin Schwimmbeck selaku Kepala Bagian Perdagangan Luar Negeri Asia Pasifik pada Kementerian Bavaria untuk Ekonomi, Prasarana, Lalu-lintas dan Teknologi.

”Terutama soal kerja sama optimalisasi potensi geothermal yang terdapat di Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Agam, Solok, Tanahdatar dan Solok Selatan yang memiliki potensi sekitar 1.656 MWe,” pinta Irwan.

Dijelaskannya, ketertarikan investor Bavaria terhadap geothermal karena Sumbar merupakan satu-satunya provinsi terkaya di Indonesia yang memiliki sumber energi geothermal. “52 persen sumber panas bumi dunia ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut seperempatnya ada di Sumbar,” ungkap Irwan.

Potensi itulah yang membuat Jerman sangat serius dalam mengoptimalisasi potensi geothermal karena di Jerman sendiri sumber energi nuklir sudah dihentikan menyusul kecelakaan nuklir pascagempa dan tsunami yang terjadi di Jepang. ”Jerman dengan seluruh negara bagiannya sudah berkomitmen untuk meninggalkan sumber energi nuklir dan beralih ke program green energi yang kini mewabah di seluruh kawasan Eropa. Pihak Jerman menginginkan Sumbar masuk dalam agenda green energi ini,” urainya.

Sementara Katja Hessel menegaskan bahwa pemilik perusahaan asal Bavaria yang ikut serta bersama mereka adalah para profesional yang dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Indonesia umumnya dan Sumbar khususnya.

”Perusahaan-perusahaan kami bergerak pada sektor konstruksi mesin dan instalasi, prasarana dan perencanaan bangunan serta lingkungan hidup dengan teknologi terkini penuh inovasi,” kata Hessel. Pihaknya akan mengintensifkan hubungan ekonomi ini. ”Khusus terhadap Sumbar, kami sudah bersepakat segera merealisasikan Provinsi Kembar (sister province) Sumbar-Bavaria,” tukasnya.
link

--------------------------------------------

FYI, Bavaria adalah negara bagian Jerman yang paling makmur, jd cukup membanggakan juga kalau ternyata Sumbar berhasil menjadi sister province-nya Bavaria :cheers:
 

·
Unregistered User
Joined
·
2,972 Posts
Ga gitu paham alasan dan tujuan adanya sister city.
Adakah implementasi kerja sama secara nyata di antara sister city tersebut? Maksudnya yang langsung antara G to G.
 
61 - 80 of 119 Posts
Top