Skyscraper City Forum banner
1 - 20 of 74 Posts

·
HRH Prince of Woles
Hogwars Groundskeeper
Joined
·
13,505 Posts
This shud be in nusantara....mod, move this
 

·
Dangerous User
Joined
·
9,789 Posts
we have lots of this thread ! should mod delete it or merge it ?
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
koq???

kayaknya tata kota zaman dulu lebih tertata ya?
SOalnya dulu orang kaya dan pedagang tinggal di pusat kota , while "orang biasa" tinggal di perkampungan .....

Tertata yaa jelas lah tertata yang tinggal kan "mostly" petingginya :p~ ...... Lagian poto dulu kan hitam-putih jadi kita gak bisa SPOT apakah beneran kotor atau tidak "corner-corner" nya ... Tapi bangunannya jelas lah terawat,, jaman dulu kan bangunan itu rata-rata tergolong "baru" ..
 

·
Registered
Joined
·
7,037 Posts
Ambon Tempo Doeloe



Pada tanggal 6 September 1935 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Ambon menjadi gereja yang berdiri sendiri. Dahulu gereja ini tergabung dengan Indische Kerk. Foto di atas menunjukan anggota-anggota G.P.M. yang bertugas pendeta atau anggota majelis jemaat pada waktu persidangan yang pertama, yang mulai tanggal 7-10 September 1935.. Hari ini, Senin 6 September GPM merayakan HARI JADI ke-75... "Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang membuahkan..."



Jemaat Kristen Protestan Kota Ambon usai beribadah minggu di Gereja Protestan pada tahun 1923. Lokasi gerejanya saat itu di kawasan Pecinaan (China Town). Sekarang daerah ini adalah kawasan perdagangan A.Y. Patty. Lokasi gerejanya tepatnya adalah Gedung Puskud Ambon saat ini (depan eks Toko Lily)...



Inilah Alun-Alun atau lapangan utama Kota Ambon di tahun 1924. Kini lokasinya bernama Lapangan Merdeka dan Pattimura Park (lapangan segitiga). Untuk diketahui, saat itu, dari arah jalan Pattimura tembus tengah lapangan sampai ke depan Benteng Victoria, namun sejak lama arahnya sudah dialihkan belok ke kanan arah Mardika.




Inilah kawasan kampung Batugajah tahun 1875. Terlihat rumah kediaman Gubernur Jenderal Belanda. Lokasi ini masih ada dan sekarang dijadikan Markas Korem Binaya (juga prnah Markas Kodam Pattimura). Di sudut tikungan kini dijadikan Markas Detasemen POM Pattimura.




Aktifitas Gemeente Kantoor (Kantor Walikota Ambon) di Tahun 1935... Lokasi kantornya waktu itu adalah di lokasi Kantor Gubernur Maluku sekarang, namun berhadapan ke arah Restoran Halim (membelakangi Gereja Pusat skrang)...



Nah ini dia, jalan raya Passo dengan jembatan pake rumahnya dikelilingi pohon-pohon sagu di kiri kanan... Ini foto bulan Agustus 1929. Tiga tanta terlihat dengan kebaya khas Ambon.



Kawasan A.Y. Patty atau China Town (Pecinaan) di tahun 1920-an. Lokasi foto ini sekarang posisinya dari Perempatan Pos Kota menuju ke eks Toko Lily dan Puskud sekarang. Nampak menara tinggi adalah eks Gereja Protestan di jaman kolonial yg skarang lokasi telah berdiri gedung Puskud Ambon.


http://www.facebook.com/media/set/?set=a.447146526968.242229.61925886968&type=1
 

·
Registered
Joined
·
7,037 Posts
Jogja Tempo Doeloe II


Ngejaman (1957)


Gereja Kota Baru (1937)


Gedung Agung (1939)


Tugu (1928)


Jl. KH A.Dahlan -Ngabean (1930)


Susteran (1935)


Jl. Malioboro (1936)


Gedung Societet (1941)


Jl. Senopati (1895)


Sekolah utuk bangsa Jawa


Jl. Surotomo (1895)


Stasiun Tugu (1887)


Hotel Garuda (1941)

http://wahdanef.blogspot.com/2008/07/jogja-tempo-dulu.html
 

·
sup!
Joined
·
7,885 Posts
wow. love it. paling suka nih ngeliat gambar2 masa lalu, trus ngebandingin dengan masa skrg.
 

·
Registered
Joined
·
7,037 Posts
Ia Bro....sama...ternyata karena pengaruh Belanda,kalau liat Indonesia tempo dulu lebih mirip kota kota di Eropa...beda dengan sekarang :D
 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe: Wajah Balikpapan Sebelum 1940

Awal perkembangan tata kota Balikpapan sebenarnya juga ikut ditentukan oleh BPM. Komplek kilang minyak pastinya disesuaikan dengan letak sumur Mathilda. Kilang minyak berada di utara Sumur Mathilda. Kilang minyak Balikpapan dibangun memanjang ke utara—disepanjang Pelabuhan Semayang sampai Pandan Sari dan tepat disebelah timur Teluk Balikpapan. Disebelah timur kilang minyak terdapat sebuah jalan yang disebut sebagai jalan Minyak—nama resmi jalan itu sekarang adalah jalan Yos Sudarso.................................................
Pertambahan penduduk di Balikpapan—khususnya di sekitar kilang minyak BPM—membuat pemerintah kolonial menjadikan Balikpapan sebagai suatu afdeling (semacam daerah administratif) tersendiri dimana pada awalnya seorang Controleur ditempatkan.

............................................................................................Tidak banyak yang tersimpan dari Ballikpapan masa lalu. Hanya tersisa perumahan pertamina dengan bentuk bangunan yang tampak ketinggalan zaman bagi benyak orang, namun sebenarnya memperhatikan konsep kenyaman bagi pemiliknya. Bangunan rumah-rumah dalam komplek Pertamina itu memiliki gaya Indis—perpaduan gaya Eropa yang agak beradaptasi dengan iklim tropis nusantara. Banyak dari bangunan-bangunan indis disekitar Klandasan itu hancur karena serbuan tentara Australia diakhir PD II. Kebanyak gedung-gedung tua di Balikpapan mulai dibangun setelah tahun 1945—saat kondisi sudah aman. Jadi aroma kolonial pada gedung-gedung di kota Balikpapan tidak kental—walaupun gedung-gedung itu dibangun dengan gaya yang sama. Bangunan-bangunan itu beberapa masih berdiri menjadi tolok ukur kemajuan Balikpapan setelah Indonesia merdeka.

Balikpapan sudah menjadi kota kecil yang maju dengan fasilitas hidup untuk orang-orang Eropa yang menjadi tuan di nusantara. Produksi minyak Balikpapan diawal abad XX tentu saja membuat fasilitas kota ini semakin bertambah—mulai dari perumahan yang nyaman, Societeit untuk berkumpul dan berdansa, lapangan sepak bola modern, pelabuhan laut, dan penyaringan air untuk kota kecil Balikpapan yang sering kesulitan air. Hampir semua fasilitas itu, kecuali penyaringan air Somber, memiliki jarak yang berdekatan antara satu sama lain di daerah Alun-alun kota, Lapangan Merdeka Sekarang.
Balikpapan, menurut Peta terbitan BPM 1939, sudah memiliki fasilitas penting perminyakan yang memang harus dilindungi oleh pemerintah kolonial. ...................................

Dikutip dari : http://sejarah.kompasiana.com/2010/08/22/balikpapan-tempo-doeloe-wajah-balikpapan-sebelum-1940/
 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe

Sumber : http://kotabalikpapan.wordpress.com

1. Sumur Minyak Mathilda, sumur minyak pertama di Kota Balikpapan, menjadi tonggak bersejarah bagi perkembangan kota ini ke depannya :eek:kay:.



2.Pelaboehan Semajang (Pelabuhan Semayang) - 1903



3.Pelaboehan Semajang (Pelabuhan Semayang) - 1918



4.Karang Anjar (Karang Anyar) District



5.Kereta Andong yang sempat digunakan oleh Para Petinggi Belanda - 1920 (tabe Tuan Meneer...:lol:)



6.Jalan di sekitar Pelabuhan Semayang - 1940



7.Jalan pelabuhan - 1940



8.Rumah Sakit Tentara - 1940

 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe

9.Area Melawai - Banua Patra pada saat penyerangan Tentara Sekutu terhadap Jepang di Teluk Balikpapan - 1945



10.Area Klandasan pasca pertempuran - 1945 (pepohonan Kelapa ampe sisa batang-batangnya aja ya bo :cry:)



11. Pantai Selatan Balikpapan - 1945 (besar juga armada sekutu pada waktu itu, liat aja kapal-kapal perangnya lumayan gede ya :shocked: :horse:)



12. Armada Sekutu mulai menyerbu bandar & kilang minyak Kota Balikpapan yang menjadi kawasan yang dinilai strategis pada saat itu :guns1::storm:



13. Infantri Sekutu mulai menguasai Kota Balikpapan



14. Sisa kilang-kilang minyak yang dibom Sekutu, Jepang pun menyerah (sebagian mundur ke arah perbukitan maupun hutan) - 1945 :master:



15. Bekas persenjataan Tentara Jepang (narsis dulu Om :D:cool:)

 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe

16. Jalan di depan Lapangan Merdeka - 1950 (sejak Zaman Kolonial sudah digunakan sebagai fasilitas olahraga/sportlaan termasuk Lapangan Sepakbola/Votbalveld dan kawasan pendidikan/Schoolweg)



17. Kereta Api di Kilang Pertamina Balikpapan (ternyata dari dulu sudah ada rel kereta api di kota ini)



18. Kantor Pemda Balikpapan - 1950 (bangunannya masih bergaya kolonial ya...ya iyalah khan peninggalan Belanda :nuts: :lol:)



19. Kawasan Klandasan (kawasan ini sudah menjadi pusat perniagaan sejak zaman kolonial dan katanya dulu di daerah ini terdapat semacam Pecinan juga)



20. Jalan di Karang Djati - 1950 (masih lempeng ya)



21.Komplek Pertamina Gunung Pipa - 1950 (masih belum ada pohon-pohonnya, bisa main perosotan kalo gini nih :D)



22. Konvoi penyambutan Presiden Soekarno di Lapangan Terbang Sepinggan (plat nomornya sudah pake abjad KT waktu itu :cool:)



23. Suasana Pasar Baru (jalannya masih kecil dan banyak permukiman penduduk :))

 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe

24. Kawasan Banua Patra - 1955



25. Jalan di depan Banua Patra (apakah ada yang merasa di antara bapak-bapak ini yang merupakan kakek-kakek kita ? :D)



26. Kawasan Melawai (masih rimbun dan belum banyak penduduk yang tinggal di sini)



27. Rumah-rumah Pelengkung di Kawasan Melawai dengan view Pulau Tukung (sering juga disebut Rumah Tempurung; sisanya masih bisa kita jumpai di sekitar Rumah Sakit Pertamina saat ini)



28. Tugu Australia (ramai oleh bule-bule Aussie pada saat peringatan Anzac Day setiap tahunnya; tugu peringatan sebagai tanda kehormatan bagi Tentara Australia (Pasukan Divisi VII Australia) yang gugur melawan Tentara Jepang)



29. Rumah Sakit Umum GSU - 1960



30. Rumah Sakit Pertamina (pada era Kolonial Belanda disebut BPM Hospitaal) - 1970



31. Hotel Bahana Surya aka Blue Sky Hotel - Kawasan Kebun Sayur - 1973



32. Hotel Bahtera (sekarang Adhika Hotel Bahtera/Menara Bahtera) - 1974



33. Jalan di depan Hotel Bahtera - 1974 (nggak ada yang mengira kalo sekarang area ini sudah menjadi kawasan pusat perbelanjaan yang sangat ramai di Balikpapan :eek:kay:)

 

·
Registered
Joined
·
1,149 Posts
Balikpapan Tempo Doeloe

34. Kantor Pos dan Giro di Klandasan - 1979



35. Penumpang di Bandara Sepinggan - 1975 (pada saat itu pakaian kebaya masih dianggap sebagai tren busana yang cukup elit bagi wanita Indonesia lho :lol: )



36. Penumpang di Bandara Sepinggan - 1975 (para penumpang diharap antri :grouphug: :D)



37. Armada pesawat di Bandara Sepinggan - 1978



38. Penumpang di Bandara Sepinggan - 1978



39. Penumpang di Bandara Sepinggan - 1978 (ayo ibu-ibu, senyuuum...:cool::bash:)



40. Terminal untuk angkutan luar kota di Muara Rapak



41. Pertigaan Klandasan - 1985 (masih belum ada Plaza Balikpapan & Jembatan Penyeberangannya bro :lol:)

 
1 - 20 of 74 Posts
Top