SkyscraperCity banner

6521 - 6540 of 8459 Posts

·
Registered
Joined
·
3,110 Posts
Menurut saya memang konsep kereta kencang itu lebih realistis buat kita saat ini. Poinnya adalah mengoptimalkan aset yang sudah ada, diantaranya menghilangkan atau mengurangi perlintasan sebidang, rehab track termasuk ganti rel jika perlu, dll.
Bikin jalur HST tersendiri juga bagus, tapi kondisi saat ini tidak memungkinkan, jadi ya optimalkan saja apa yang sudah dimiliki.
Klo JICA mau biayai sampe elektrifikasi CKR-SBI juga sudah lumayan. Mereka bisa jualan rolling stock atau kerjasama dengan INKA bikin EMU kereta kencang, dan persinyalan dengan LEN.
 

·
Registered
Joined
·
167 Posts
seperti ide awal untuk jakarta-surabaya disebut kereta kencang (semi cepat) dengan memanfaatkan jalur yg ada dengan upgrade masalah perlintasan dan bantalan rel.
jika udah gak ada perlintasan sebidang dan bantalan diganti maka kereta bisa melaju cepat.
kereta kelas argo juga bisa full speed dan waktu tempuh bisa dipersingkat.

sebenernya ide itu saja dikerjakan dulu...bukan demi kereta cepat tapi demi kelancaran dan keselamatan.
setelah itu mantap baru dech ganti loko plus kereta yg bisa lari 150 km/jam sbg kereta kencang
permasalahan yang harus di hadapi dalam pembangunan yang kemarin sudah jelas perlintasan sebidang, totalnya sangat banyak. terutama di daerah grobogan, semarang, bojonegoro, dll. karena di tutup satu, muncul lagi yang daerah lainnya. hal ini tentunya sangat membahayakan operasional.

untuk sarana kereta api yang saat ini sebenarnya bisa, di lihat dari spesifikasi lokomotif untuk CC206 saja bisa berlari hingga 140 km/h, dan gerbong-gerbong dengan trainmerk E/F sudah bisa lari hingga 100-120 km/h.

entah apa sebabnya kini hanya di batasi hingga 90-100 km/h saja.
 

·
Registered
Joined
·
4,184 Posts
seperti ide awal untuk jakarta-surabaya disebut kereta kencang (semi cepat) dengan memanfaatkan jalur yg ada dengan upgrade masalah perlintasan dan bantalan rel.
jika udah gak ada perlintasan sebidang dan bantalan diganti maka kereta bisa melaju cepat.
kereta kelas argo juga bisa full speed dan waktu tempuh bisa dipersingkat.

sebenernya ide itu saja dikerjakan dulu...bukan demi kereta cepat tapi demi kelancaran dan keselamatan.
setelah itu mantap baru dech ganti loko plus kereta yg bisa lari 150 km/jam sbg kereta kencang
permasalahan yang harus di hadapi dalam pembangunan yang kemarin sudah jelas perlintasan sebidang, totalnya sangat banyak. terutama di daerah grobogan, semarang, bojonegoro, dll. karena di tutup satu, muncul lagi yang daerah lainnya. hal ini tentunya sangat membahayakan operasional.

untuk sarana kereta api yang saat ini sebenarnya bisa, di lihat dari spesifikasi lokomotif untuk CC206 saja bisa berlari hingga 140 km/h, dan gerbong-gerbong dengan trainmerk E/F sudah bisa lari hingga 100-120 km/h.

entah apa sebabnya kini hanya di batasi hingga 90-100 km/h saja.
Durrability
Karena stabil jarang 120 rata2 sarananya bisa puluhan tahun.
Tapi kalo rel+crossroad sebidang selesai 14 tahun itu bagus banget durrability kereta api+inovasinya
Kecuali kereta kita mau 8 lajur buat misah.computer, KAJJ, Cargo dan HST.
Tapi loop ga sama
 

·
Registered
Joined
·
3,585 Posts
Lok CC206 bisa berlari hingga 140 km/h? Itu secara design.
Secara operasional tentu beda.

Okelah loko CC206 bisa belari hingga 140 km/h?.
Namun kondisi kualitas & kuantitas lainnya di lapangan/track perlu dipikirkan. Seperti lingkungan sekitar, kondisi rel, baut, bantalan, bogie kereta dan lain-lain.

FYI, dan sekencang-secangih apapun sebuah kendaraan pasti memiliki batas kecepatan maksimum yang harus dibatasi untuk keawetan sebuah mesin. Kendaraan yang dipacu dengan kecepatan maksimum & dalam waktu yang lama akan lebih sering maintenance, seperti kualitas oli mesin dan oli transmisinya untuk menjaga komponen mesin agar tetap awet dan mencegah terjadinya kerusakan fatal.

Ya kalau loko CC206 punya batas kecepatan maksimal 140 km/h saya rasa pantas kecepatan rata-rata dibatasi 90-100 km/h saja. (diluar faktor rel, perlintasan dll.)

Di Malaysia, KTMB ETS class 93 yang maksimal kecepatannya 160 km/h saja masih dibatasi dengan kecepatan rata-rata 140 km/h, uniknya dengan lebar rel (gauge) yang sedikit lebih sempit, yaitu 1000mm.

Jadi, jangan juga terlalu memaksakan mesin dipacu dengan akselerasi tinggi dalam waktu yang lama atau jauh. CMIIW :cheers2:
Dan yang saya mau tanya, umur pakai loko CC206 berapa tahun?
Dengan pemaksaan kecepatan/laju tentunya juga bisa menjadi faktor memperpendek umur pakai.
 

·
Registered
Joined
·
756 Posts
Selain nutup grade crossing, mesti ada edukasi ke warga juga biar ga bikin palang2 liar. Saya kayaknya juga pernah liat tembok2 pembatas rel suka dibolongin buat nyebrang. Tapi KAI/Dephub juga harus kasih fasilitas jembatan penyebrangan buat warga. Ga usah bikin jembatan beton, cukup pake besi aja. Yang penting kuat buat orang, gerobak dorong, dan motor. Karena 3 ini yang sering jebol tembok buat nyebrang.
 

·
Registered
Joined
·
484 Posts
Bulan ini ada penambahan 2 jadwal Argo Parahyangan, dari Gambir jam 2 siang, dari Bandung jam 6 sore. Memanfaatkan rangkaian cadangan dipo Jakarta Kota, stamformasinya 7 K1 + M1 + P. Tanpa terasa juga, Argo Parahyangan sekarang sudah menyentuh 32x perjalanan dalam sehari. Sedikit lagi, Argo Parahyangan bisa kembali ke masa jaya Parahyangan, dimana satu hari ada 40x perjalanan Parahyangan.

BD-GMR
PLB 7057 Argo Parahyangan Premium (8 K3)
KA 19 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 21 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 31 Argo Parahyangan (idle Harina)
KA 33 Argo Parahyangan (idle Turangga)
PLB 7051 Argo Parahyangan (idle Sembrani/Gajayana)
KA 23 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)
KLB KP/11211 Argo Parahyangan (8 K1 SS)
PLB 7059 Argo Parahyangan Premium (8 K3)
KLB KP/11265 PSE Argo Parahyangan (idle Senja Utama Solo)
KA 25 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 27 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KLB KP/11665 Argo Parahyangan (7 K1, CAD JAKK)
KA 29 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)
KLB KP/11163 Argo Parahyangan (8 K1 SS)
PLB 7049 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)

GMR-BD
KA 20 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)
KLB KP/11232 Argo Parahyangan (8 K1 SS)
PLB 7052 Argo Parahyangan (idle Sembrani/Gajayana)
PLB 7058 Argo Parahyangan Premium (8 K3)
KLB KP/11314 PSE Argo Parahyangan (idle Senja Utama Solo)
KA 22 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 24 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 32 Argo Parahyangan (idle Harina)
KA 34 Argo Parahyangan (idle Turangga)
KLB KP/11752 Argo Parahyangan (7 K1, CAD JAKK)
KA 26 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)
KLB KP/11234 Argo Parahyangan (8 K1 SS)
PLB 7060 Argo Parahyangan Priority (8 K3)
KA 28 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
KA 30 Argo Parahyangan (Priority + 4 K1 + 4 K3)
PLB 7050 Argo Parahyangan (4 K1 + 4 K3)

yang dibold : jadwal baru
 

·
Registered
Joined
·
291 Posts
@atas,
kalo ide awal kereta kencang dijalankan programnya maka perlintasan sebidang juga masuk dalam program kerja jadi akan dilakukan entah underpass atau overpass tergantung lokasi dan tentu melalui study dulu
nah perlintasan abal-abal alias yg gak resmi dibikin warga...itu perlu sosialisasi ekstra supaya gak kejadian lagi
Tambah lagi isu sosial, kalo ditutup perlintasan sebidang hanya karena kereta semi cepat yg tergolong premium bagi orang desa bisa protes masyarakat sana karena mereka menganggap pemerintah hanya membangun untuk pihak "orang kaya" saja dan rakyat kecil tersingkirkan.

Emang betul sih, sosialisasi ekstra perlu banget. Tapi jangan lupa pemerintah harus terbuka dengan masyarakat disana, begitu juga masyarakat harus terbuka dengan kebijakan pemerintah. Harus sama-sama mengerti biar tidak terjadi isu sosial yg bikin serba salah.

Btw good luck untuk Argo Parahyangan, semoga semakin rame karena motorisasi tidak selalu mengenakan dan jalanan apalagi jalan tol gampang macet untuk saat ini
 

·
Registered
Joined
·
3,110 Posts
Bulan ini ada penambahan 2 jadwal Argo Parahyangan, dari Gambir jam 2 siang, dari Bandung jam 6 sore. Memanfaatkan rangkaian cadangan dipo Jakarta Kota, stamformasinya 7 K1 + M1 + P. Tanpa terasa juga, Argo Parahyangan sekarang sudah menyentuh 32x perjalanan dalam sehari. Sedikit lagi, Argo Parahyangan bisa kembali ke masa jaya Parahyangan, dimana satu hari ada 40x perjalanan Parahyangan.

...
Dari 32, hanya 16 yang punya gapeka, yang lain statusnya LB...
 

·
A kid from yesterday
Joined
·
1,077 Posts
mulai bulan ini, 12 unit kereta bisnis eks dipo solo resmi berpindah kedudukan ke dipo jakarta kota. selain itu, dipo jakarta kota juga bertukar 8 unit kereta bisnis dengan dipo kutoarjo. perpindahan kedudukan (mutasi) ini berkaitan dengan perubahan formasi rangkaian gumarang dan pemenuhan armada sesuai kode sarana (trainmark).
 

·
Registered
Joined
·
484 Posts
mulai bulan ini, 12 unit kereta bisnis eks dipo solo resmi berpindah kedudukan ke dipo jakarta kota. selain itu, dipo jakarta kota juga bertukar 8 unit kereta bisnis dengan dipo kutoarjo. perpindahan kedudukan (mutasi) ini berkaitan dengan perubahan formasi rangkaian gumarang dan pemenuhan armada sesuai kode sarana (trainmark).
Jangan lupa juga pertukaran sarana kereta bisnis dari dipo Cirebon ke dipo Bandung dan sebaliknya, dari dipo Solobalapan/Yogyakarta ke Bandung dan sebaliknya juga.

K1 0 16 62 dan K1 0 16 64 yang "asistensi abadi" untuk dipo Solobalapan juga akhirnya dimutasi ke dipo Slo.
 

·
Cis Indische (2011-2018)
Joined
·
1,768 Posts
Sbnrnya yg di Sumatra bakal ganti jadi daops semua ya kalau yg di Sumatera udah nyambung. Lebih baik dari skrg ud disiapkan nama2 finalnya, jd setiap ada proyek yg operasional ga buang2 sumber daya lg buat pembaharuan administrasi.
 

·
Registered
Joined
·
484 Posts
^^ Daop ya bukan Daops hehe. Penetapan nomenklatur sudah ada, terbukti dengan adanya teleks dari direksi.

BTW,
Hari ini Argo Bromo Anggrek Luxury "membawa petaka". Hari ini Argo Bromo Anggrek dari Gambir overbooked. Penjualan seat dibuka di 9 K1 (450 pnp), kenyataannya di lapangan hanya ada 8 K1 (400 pnp), karena ada Luxury jadi yg semula 9 K1 menjadi 8 K1 agar sf tetap 12 kereta. Tindak lanjutnya Kdk Jakk memasang 1 K1 tambahan (K1 0 01 22) sebagai Eksekutif 9 dan melepas kereta bagasi, hal ini berdampak pada keterlambatan KA 2 Argo Bromo Anggrek selama 107 menit.

Contoh "ketidakharmonisan" div. komersial dan div. sarana
 
6521 - 6540 of 8459 Posts
Top