SkyscraperCity banner

Setujukah jika thread KRL Jakarta ini di-sticky??


  • Total voters
    72
  • Poll closed .
281 - 300 of 12754 Posts

·
just DUIT !!!
Joined
·
3,238 Posts
Discussion Starter #281 (Edited)
seperti dugaan saya. pasti terjadi ribut besar jika krl ekonomi dihapus. di salah satu tv nasional ada demo penolakan krl ekonomi dihapus. tampaknya di bekasi.

saya tidak dapat bayangkan jika krl ekonomi bogor dihapus. mengingat koridor ini penumpang tidak punya alternatif kereta lokal subsidi seperti di koridor serpong (ka2 lokal ke rangkas) dan bekasi (ka2 lokal ke cikampek/purwakarta).

nggak tahu bakal terjadi apa nanti.... :eek:hno:
 

·
Registered
Joined
·
4,930 Posts
maaf nimbrung :D

kemungkinan ga semua KRL i9000 atau KFW bakal operasi di Jabotabek, soalnya daya listriknya masih belom balance.. kemungkinan beberapa set malah akan dioperasikan di jalur PWS-LPN (Purwosari-Lempuyangan) yang akan dielektrifikasi tahun ini (CMIIW) , karena disana mayoritas petak jauh dan jaringan baru... info dari RF daop 6 juga begitu sih... lagian KFW kurang cocok buat trafik KRL Jabodetabek yang rush, sementara buka-tutup pintu aja harus agak lama

:cheers:
seriusan Elektrifikasi LPN-PWS tahun ini? syukurlah kalau begitu, kami tak perlu bejibaku lagi dengan masalah Prameks yang KRDEnya sudah saatnya dikandangkan :cheers:

#MaafOOT, kalau tidak berkenan saya pindahkan ke thread Indonesia | Trains & National Railways
 

·
SSC Indonesia
Joined
·
4,538 Posts
seperti dugaan saya. pasti terjadi ribut besar jika krl ekonomi dihapus. di salah satu tv nasional ada demo penolakan krl ekonomi dihapus. tampaknya di bekasi.

saya tidak dapat bayangkan jika krl ekonomi bogor dihapus. mengingat koridor ini penumpang tidak punya alternatif kereta lokal subsidi seperti di koridor serpong (ka2 lokal ke rangkas) dan bekasi (ka2 lokal ke cikampek/purwakarta).

nggak tahu bakal terjadi apa nanti.... :eek:hno:
Ya dihapusnya sudah benar bertahap. Dulu yang tangerang dihapus ekonomi juga ribut2 awalnya, tapi sekarang fine2 aja tuh.

Ini memang merubah kebiasaan masyarakat, dan itu tidak mudah.

Kalau masalah ribut, biasa kalau kebijakan baru gak ada yg tidak ada ribut2nya. Tinggal bagaimana sosialisasi dan konsistensi KAI saja.
 

·
Dilarang
Joined
·
9,337 Posts
Atasi Atapers, Ahok: Tambah Gerbong, Tambah Rel
25/03/2013 17:53 WIB

Soal 'atapers' masih menjadi pekerjaan rumah PT KAI yang belum bisa dipecahkan. Menurut Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok), ulah 'atapers' disebabkan kuantitas gerbong kereta yang tak mencukupi. Meski begitu, sekadar menambah gerbong saja bukan solusi, karena akan menimbulkan masalah baru, yaitu kemacetan.

"Intinya itu musti tambah rel kereta api. Kita lagi berpikir tahun ini kita akan bantu kereta api. Kalau tambah kereta api itu kan headway (selang waktu antar kereta) jadi pendek maka macetnya (di palang perlintasan kereta) lebih tinggi," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2013).

Untuk itu, Ahok mengatakan Pemprov DKI merencanakan pembangunan MRT menggunakan rel layang (elevated) dan bawah tanah (underpass). Dengan desain rel demikian, interaksi rel MRT dengan jalan raya bisa jauh berkurang.

"Nanti ada penggabungan antara MRT dan PT Kereta Api untuk menekan biaya operasional, sehingga orang-orang yang naik di atas itu (atapers) sudah tidak ada," tuturnya.
Sumber :
http://news.detik.com/read/2013/03/25/175353/2203288/10/atasi-atapers-ahok-tambah-gerbong-tambah-rel?9911012

Sepertinya sulit mengatasi atapers. Menjadi atapers bukan sekedar karena armada kereta yang kurang, tetapi juga sebuah candu :lol:

Btw, akan ada integrasi jalur antara MRT dan KRL? Bisa tukar-tukaran kereta donk :D
 

·
Registered
Joined
·
289 Posts
^^^^hahaha mungkin yang dimaksud seperti integrasi moda...jadi ada satu stasiun yang terintegrasi atau bisa connect ke perjalanan selanjutnya menggunakan MRT..bukan jalurnya...wah repot juga tuh kalo KRL bs masuk jalur MRT...

lebih baik MRT atau monorail dijadikan satu sistem sendiri..jalurnya jangan nyambung dgn KRL...cari stasiun yang bisa dijadikan transit...

#just my thought..never mind it :cheers::cheers:
 

·
All Izz Well
Joined
·
3,625 Posts
KRL Ekonomi Dihapus, PT KAI Usulkan Subsidi dalam Bentuk Kartu Tiket
Jakarta - KRL Ekonomi di Jabodetabek bakal dihapus semua. Alasannya, karena meningkatkan pelayanan dan keselamatan. Namun penetapan tarif tunggal yang njomplang banyak diprotes. PT KAI mengusulkan pemerintah memberikan subsidi dalam bentuk kartu tiket.

Tarif KRL Ekonomi sekarang adalah Rp 2 ribu. Bila dihilangkan, maka masyarakat pengguna KRL Ekonomi itu akan membayar tarif tunggal berdasarkan relasi antara Rp 8 ribu - Rp 9 ribu. Nah, kenaikan yang sangat timpang dari Rp 2 ribu yang naik 400% lebih bila KRL Ekonomi ditiadakan itulah yang membuat warga protes dan menduduki jalur kereta di Bekasi, Senin (26/3/2013) kemarin.

..................................................................................................
Ketika ditanya mengapa tidak menerapkan tarif tiket berbasis jarak seperti MRT di Singapura, Mateta mengatakan bila mahal bepergian dalam jarak dekat, warga bisa memakai moda transportasi lain.

"Kereta bukan satu-satunya angkutan. Kalau mahal bisa ada pilihan lain. Misalnya, dari Stasiun Bekasi ke Stasiun Kranji, kan cuma 1 stasiun tuh. Kalau mahal ya bisa menggunakan moda yang lain, jangan dipaksakan harus naik kereta. Demi kepentingan yang lebih banyak, tentu kita tidak bisa memuaskan semuanya.
Jangankan kayak Singapura, minimal tidak buang sampah sembarangan saja, bisa? Jangan hanya dilihat tarifnya, harus dilihat sisi-sisi lain juga," jelas dia.

Bila sudah ada tarif tunggal PT KAI berjanji akan memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM). Walaupun, diakuinya, belum sempurna betul.

"Kami berharap berikan layanan terbaik. Bahlan Commuter Line saja belum sempurna, kadang AC-nya tidak nyala, tidak bisa dipungkiri masih ada kekurangan-kekurangan. Peningkatan kualitas layanan tidak mungkin sempurna, yang sempurna hanya Tuhan," tutur mantan Kepala Humas Daops I ini.

(nwk/nrl)
Jawabannya ga' ngenakin banget :eek:hno::eek:hno:
Kalo njawab mbok yang logis, kendala untuk meniru sistem tiket MRT Singapura karena "begini-begini" or "begitu-begitu". Kalo seperti ini sama saja bilang, "Adanya begini, ga' mau ya silakan cari yg lain." :bash:
 

·
Registered
Joined
·
1,636 Posts
Jawabannya ga' ngenakin banget :eek:hno::eek:hno:
Kalo njawab mbok yang logis, kendala untuk meniru sistem tiket MRT Singapura karena "begini-begini" or "begitu-begitu". Kalo seperti ini sama saja bilang, "Adanya begini, ga' mau ya silakan cari yg lain." :bash:
^^ IMO si, PT KAI sama sekali gak salah disini, ya mungkin kurang sosialisasi ya. Karena PT KAI hanya ingin MENINGKATKAN kualitas pelayanan mereka dan mengurangi kerugian karena kereta ekonomi tercinta ini mogok terus, lampu gak nyala lg dan bahkan tahun 2012 lalu ada 1200 kejadian mogok krl ekonomi yg otomatis mengacaukan jadwal krl comuter line dan pada akhirnya libur. YANG SALAH TUH PEMERINTAH KHUSUSNYA DPR sekali lagi DPR pas pt kai mau hapus eko bekasi ini tadi di detik.com mereka bilang mau panggil pt kai karena mereka gak setuju penghapusan ini karena bertentangan dengan pasal, perpres... bla bla blaa, padahal mereka sendiri mengurangi PSO (subsidi) buat kereta eko tahun ini dan membuat pt kai rugi besar :eek:hno::eek:hno::bash::bash::bash: hello dpr anda yg buat salah anda yg menyalahkan harusnya semua eko diganti comuter line tapi dengan SYARAT PEMERINTAH MEMBERIKAN SUBSIDI UNTUK KERETA, sehingga pelayannannya memuaskan dan seragam, siapa coba yg gak mau naik kereta yg nyaman, murah, dan cepat jangan bebankan masyarakat dgn tarif 8 - 9 ribu gampang kan :banana::banana::banana:
 

·
Noi Siamo Parma
Joined
·
602 Posts
hahaha... itu slogan terbaru PT KAI... "Silahkan cari moda transportasi lain" bener2 smart deh itu... dirut nya juga lebih suka ngurusin kereta barang kok.. wajar aja kalo pax nya dianggap kek kardus sama dia... :p
 

·
just DUIT !!!
Joined
·
3,238 Posts
Discussion Starter #290
hanya usul mengenai sistem tarif.

kalau menurut saya, karena krl merupakan moda campuran suburban-rapid transit, harusnya tarif krl dibagi 2 zona, urban dan suburban. tarif urban adalah tarif khusus penumpang yang hanya bergerak dikawasan urban saja (dki). lewat zona ini penumpang harus pakai tarif suburban.

penerapannya menurut saya cukup mudah tak perlu teknologi canggih. yaitu tiket zona urban diberi warna yang mencolok berbeda dengan tiket suburban. harganya bisa setara tiket busway 3,5rb atau lebih.

tinggal nanti di stasiun2 perbatasan para portir memisahkan penumpang yang masih memegang tiket urban untuk dikenakan biaya ekstra/denda. stasiun2 batas ini misalkan di ui (koridor bogor), pondok ranji (serpong), cakung (bekasi), rawabuaya (tanggerang).

sistem ini saya pikir cukup adil bagi para penumpang didalam zona urban (dki) tanpa perlu bayar dengan tarif tertinggi.
 

·
Banned
Joined
·
4,576 Posts
@Djoko,

PT KAI sebenarnya ingin mentargetkan atapers. Yg paling banyak atapersnya kan dari Bogor. Kalau di hapus, tentu yg bikin susah PT KAI berkurang. Biar saja atapers bikin masalah ke angkutan umum.

DPR juga jadi target, dgn demikian kan mereka bisa negosiasi. Smart direktur.
 

·
******
Joined
·
11,803 Posts
hanya usul mengenai sistem tarif.

kalau menurut saya, karena krl merupakan moda campuran suburban-rapid transit, harusnya tarif krl dibagi 2 zona, urban dan suburban. tarif urban adalah tarif khusus penumpang yang hanya bergerak dikawasan urban saja (dki). lewat zona ini penumpang harus pakai tarif suburban.

penerapannya menurut saya cukup mudah tak perlu teknologi canggih. yaitu tiket zona urban diberi warna yang mencolok berbeda dengan tiket suburban. harganya bisa setara tiket busway 3,5rb atau lebih.

tinggal nanti di stasiun2 perbatasan para portir memisahkan penumpang yang masih memegang tiket urban untuk dikenakan biaya ekstra/denda. stasiun2 batas ini misalkan di ui (koridor bogor), pondok ranji (serpong), cakung (bekasi), rawabuaya (tanggerang).

sistem ini saya pikir cukup adil bagi para penumpang didalam zona urban (dki) tanpa perlu bayar dengan tarif tertinggi.
sepertinya masih bagus jaman dulu system tiketnya
dulu (dulu banget) dari pondok cina ke pasar minggu beda harganya dg pondok cina ke cikini dan beda juga pondok cina ke kota
tinggal cetak karcis sesuai tujuan dan penumpang akan beli sesuai tujuan pula
dalam kereta ada petugas yg ngecek tiket, kalo tiketnya lewat (alias beli bukan yg seharusnya) maka akan didenda...meski bisa nego ama petugas
 

·
just DUIT !!!
Joined
·
3,238 Posts
Discussion Starter #294
jika pso kurang/seret, lebih baik naikkan saja tarif krl ekonomi dari yang sekarang 1.5-2rb ke tarif 3-3.5rb, seperti yang dulu pernah direncanakan pt. kai commuter 3 tahun yang lalu. itu adalah pilihan terbaik daripada timbul konflik sosial akibat krl ekonomi dihapus.

saya dengar dari thread national train di posting oleh cak bagus70, kabarnya permasalahan pso ini ribet di parlemen karena daerah2 yang tidak ada krl atau kereta pada protes jika pso untuk kereta/krl diambil dari apbn. jika demikian, sebaiknya memang pso untuk krl ini diambil dari apbd di 3 provinsi saja (dki, jabar, dan banten).
 

·
******
Joined
·
11,803 Posts
jika pso kurang/seret, lebih baik naikkan saja tarif krl ekonomi dari yang sekarang 1.5-2rb ke tarif 3-3.5rb, seperti yang dulu pernah direncanakan pt. kai commuter 3 tahun yang lalu. itu adalah pilihan terbaik daripada timbul konflik sosial akibat krl ekonomi dihapus.

saya dengar dari thread national train di posting oleh cak bagus70, kabarnya permasalahan pso ini ribet di parlemen karena daerah2 yang tidak ada krl atau kereta pada protes jika pso untuk kereta/krl diambil dari apbn. jika demikian, sebaiknya memang pso untuk krl ini diambil dari apbd di 3 provinsi saja (dki, jabar, dan banten).
dari 2rb (eko) berubah jadi 8rb (AC) tentu sangat berat
bener kata bro @DJoko, kalo tujuannya masalah kerugian ya naikan saja kelas eko menjadi 3rb atau 3.5rb kan gak terlalu berat bagi penumpang,,,sedang bagi KA juga ada kenaikan pemasukan.
Jika tujuannya memberi kenyamanan yaa kelas AC-nya diturunin jadi 5rb jadi gak berat bagi penumpang yg biasa bayar 2rb.

bagi penumpang yg biasa bayar 8rb terus jadi bayar 5rb...anggap saja bonus desak desakan karena jumlah penumpang jadi makin sesak (limpahan yg dari eko)
 

·
Registered
Joined
·
113 Posts
jika pso kurang/seret, lebih baik naikkan saja tarif krl ekonomi dari yang sekarang 1.5-2rb ke tarif 3-3.5rb, seperti yang dulu pernah direncanakan pt. kai commuter 3 tahun yang lalu. itu adalah pilihan terbaik daripada timbul konflik sosial akibat krl ekonomi dihapus.

saya dengar dari thread national train di posting oleh cak bagus70, kabarnya permasalahan pso ini ribet di parlemen karena daerah2 yang tidak ada krl atau kereta pada protes jika pso untuk kereta/krl diambil dari apbn. jika demikian, sebaiknya memang pso untuk krl ini diambil dari apbd di 3 provinsi saja (dki, jabar, dan banten).
pso itu sekarang besarnya brp?
misal ada 100.000 penumpang yg perlu subsidi tiap bulan beli tiket bulanan 200 ribu.
jadi total subsidi per bulan: 100.000 x 200.000 = 20.000.000.000 = 20 milyar.
setahun 20 x 12 = 240 milyar.
dibagi 3 propinsi jadi sekitar 80 milyar.

mungkin bs dibagi rata 3 propinsi itu.

penghapusan kelas ekonomi non AC itu kepentingannya utk menambah kenyamanan. karena kita tinggal di daerah tropis, sebenarnya kereta atau bus non AC sebaiknya dihapuskan saja.
 

·
just DUIT !!!
Joined
·
3,238 Posts
Discussion Starter #297 (Edited)
pso itu sekarang besarnya brp? mungkin bs dibagi rata 3 propinsi itu.
pso untuk seluruh kereta ekonomi di indonesia sekitar 700 m per tahun. krl ekonomi mendapat jatah sekitar 135 m.
 

·
SSC Indonesia
Joined
·
4,538 Posts
dari 2rb (eko) berubah jadi 8rb (AC) tentu sangat berat
bener kata bro @DJoko, kalo tujuannya masalah kerugian ya naikan saja kelas eko menjadi 3rb atau 3.5rb kan gak terlalu berat bagi penumpang,,,sedang bagi KA juga ada kenaikan pemasukan.
Jika tujuannya memberi kenyamanan yaa kelas AC-nya diturunin jadi 5rb jadi gak berat bagi penumpang yg biasa bayar 2rb.

bagi penumpang yg biasa bayar 8rb terus jadi bayar 5rb...anggap saja bonus desak desakan karena jumlah penumpang jadi makin sesak (limpahan yg dari eko)
Mungkin kalau KRL eko tarifnya Rp 5000an, gelombang protesnya gak akan sekenceng sekarang karena disparitas harganya tidak terlalu jauh dibanding jika tarifnya Rp 2000an. Sebenarnya maunya PT KAI tarif ekonomi dinaikan dari beberapa tahun yang lalu, apalagi KRL juga beberapa kali terkena dampak kenaikan TDL. Hanya faktanya ga semudah yang diomongkan, usulan kenaikan sudah sering dimentahkan oleh DPR dan Dirjen KA atas pertimbangan politis.

Protes itu hal biasa, saya rasa kalaupun akhirnya tarif naik, masyarakat secara alami akan menyesuaikan. Contoh lintas tangerang yg KRL ekonominya sudah dihapus tahun lalu. Awalnya juga banyak yang protes, tapi sekarang normal saja dan masyarakat menyesuaikan.
 
281 - 300 of 12754 Posts
Top