SkyscraperCity banner

Setujukah jika thread KRL Jakarta ini di-sticky??

5361 - 5380 of 13244 Posts

·
Tukang Bikin Peta
Joined
·
5,598 Posts

·
Registered
Joined
·
118 Posts
Lagi di dalam traja arah dukuh atas liat commuterline lagi ngedorong kereta jarak jauh ke arah manggarai.. ada apa ya?
Apa ada yang tahu
*maaf ga sempat foto
 

·
Registered
Joined
·
5,735 Posts
Gak kebalik mas? Omong2 jadwal JR205 Nambu Line dateng kapan ya?

Bukannya pengiriman JR205 ex-Nambu udh beres? Tinggal nunggu 60cars dari TM tahun ini, masih kepengen TM-05 yang dikirim :lol::lol:

----

Cukup setuju dengan yg berpendapat peron di Stn. Tanjung Priok kenapa nggk ditinggiin ya? At least satu peron island tersebut. BTW, kenapa feeder KPB nggk dihapuskan/ digantikan ke perjalanan arah Tanjung Priok ya? I mean lewat Stn. KPB atas jadi lebih "hidup" dan di perhatikan gitu.
 

·
Registered
Joined
·
2,901 Posts
^^
Bukannya pengiriman JR205 ex-Nambu udh beres? Tinggal nunggu 60cars dari TM tahun ini, masih kepengen TM-05 yang dikirim :lol::lol:
Tokyo Metro TM 05

source wikipedia, btw itu rolling stock Yamanote Line mau direplace ke series E235.
Kenapa KCJ tidak beli seri 231 juga?
 

·
SSCI
Joined
·
1,503 Posts
Stasiun tangerang apa perlu dibuka lagi bagian belakangnya ya (tambah mesin gate in/out deket gerbong 8)? Alasannya banyak menurut ane bos

1. Di depan antri gate out suka panjang banget sampe ke gerbong wanita peron 1. Kalo libur nambah antrian refund THB pengguna musiman, panjang bener sampe lewat kanopi padahal ada 5 loket
2. Kejauhan jalan ke parkiran mobil baru, bikin park and ride blm efektif di sini karena ujungnya pasti jalan ke depan st jg (pernah ane ke st tangerang dari belakang), sementara parkir di kisamaun udh jd rahasia umum cuma bisa 1-2 jam di sini
3. Mengurangi kebiasaan pengguna krl tangerang yg suka maju maju ke gerbong 1-3 karena dari gerbong 8 ke 1 lumayan bos
4. Bikin macet jalan kisamaun kalo bubaran kereta terutama yg drop off ama angkotnya loh. Jaman masih ada ruko di situ, angkot suka masuk stasiun, skrg udah ga boleh
5. Tangerang punya pintu belakang peninggalan jaman dulu (pernah baca di sini jg stasiun tangerang itu sebenarnya digeser) yg saya rasa msh layak, bahkan tangerang ini sebenernya muat sf12 loh :D beda dgn stasiun lain yg cuma ada satu pintu, mau bikin kepalang susah.
6. Tangerang line meski kecil rasio penumpangnya tapi diprediksi bisa tumbuh kayak bekasi/serpong ke depannya. Kalo ada kereta bandara sm sambungan ke karawaci bisa kayak bogor itu ramenya

Rawa buaya jg butuh karena cuma SATU mesin gate out dan penumpang sampe membeludak gitu, antri bisa terlihat sampai gerbong 6
 

·
Registered
Joined
·
331 Posts
KCJ Operasikan KRL Formasi 12 Kereta di Jalur Bekasi

Setelah mengadakan uji coba pada hari Rabu (20/1), Kini PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) siap mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) formasi 12 Kereta di Jalur Bekasi mulai 25 Januari 2016.

Menurut rilis resmi dari KCJ, akan ada 24 jadwal perjalanan dalam 2 putaran dinasan (loop) yang akan dilayani oleh KRL formasi 12 kereta. Perjalanan KRL ini akan menggunakan KRL seri 205 eks-JR East dari Jalur Nambu, yang terdiri dari 2 rangkaian (6 kereta per rangkaian) yang dijadikan satu.

Prasarana di Jalur Bekasi kini telah siap menampung pengoperasian KRL formasi 12 Kereta ini. Namun, hanya Stasiun Cakung yang peronnya masih belum cukup untuk menampung KRL formasi 12 Kereta ini, tercatat hanya satu kereta yang tidak mendapatkan peron. Sementara untuk stasiun-stasiun yang semula hanya dapat menampung KRL dengan formasi 8 kereta, sebagian besar sudah menjalani perpanjangan peron sehingga dapat mengakomodasi KRL formasi 12 kereta.

Pengoperasian KRL formasi 12 kereta di jalur Bekasi diharapkan mampu mengoptimalkan kapasitas angkut penumpang yang saat ini terus meningkat, sementara frekuensi perjalanan belum mampu dimaksimalkan akibat penggunaan jalur yang bersamaan dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

https://www.kaorinusantara.or.id/newsline/44065/kcj-operasikan-krl-formasi-12-kereta-di-jalur-bekasi
 

·
Registered
Joined
·
3,665 Posts
Asyik, KRL Bisa Sampai ke Cikarang pada 2018

TEMPO.CO, Bekasi - Kereta rel listrik commuter line direncanakan beroperasi hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi. "Targetnya awal 2018," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Hutajulu, Minggu, 24 Januari 2016.

Joice menuturkan kini infrastrukturnya tengah dibangun, yaitu pembangunan double-double track dari Stasiun Manggarai-Bekasi dan Bekasi-Cikarang. Adapun untuk Manggarai-Bekasi, pembangunannya sudah hampir rampung, sementara Bekasi-Cikarang masih sebatas elektrifikasi.

Menurut dia, sesuai dengan kontrak, elektrifikasi selesai pada Agustus 2016. Karena itu, jika proyek tersebut rampung, dimungkinkan operasi commuter line dapat direalisasikan. "Tapi, bergantung kesiapan support dari PLN," katanya. Lagi pula, kata dia, proses elektrifikasi juga terkendala status heritage Stasiun Tambun.

Baca juga: Tanah untuk Rel Ganda, Warga Minta Harga Rp 5 Juta

Adapun untuk modernisasi dan pembangunan double-double track terkendala oleh angkutan batu bara di Stasiun Bekasi. Karena itu, pihaknya masih mencari solusi dengan adanya beberapa kendala tersebut sehingga double-double track dapat dipakai sesuai dengan target awal 2018.

Sementara itu, pembangunan dua jembatan di atas kali sepanjang Bekasi hingga Cikarang hampir rampung. Misalnya, jembatan di atas Kali Bekasi progresnya mencapai 80 persen. "Tinggal memasang bantalan rel kereta," kata salah satu pekerja. Jembatan baru itu, rencananya akan dipakai untuk kereta jarak jauh.

Ia mengatakan jembatan baru di atas Kali Bekasi memiliki panjang sekitar 75 meter. Setelah pembangunan jembatan, akan dibangun infrastruktur penghubung antara jembatan dan rel kereta api. Menurut dia, dibutuhkan sekitar setahun lagi untuk menyelesaikan semuanya. "Mungkin bersamaan dengan pembangunan DDT (double-double track)-nya," tuturnya.

Baca juga: Tujuh Perlintasan Kereta Api di Bekasi Ditutup

Double-double track dibangun untuk memisahkan jalur antara kereta jarak jauh dan commuter line. Sebab, selama ini penggunaan jalur double track kerap bersinggungan sehingga PT Kereta Api Indonesia lebih memprioritaskan kereta jarak jauh, sedangkan commuter line sering tertahan menjelang Stasiun Jatinegara.

Adapun proyek DDT tersebut terbagi menjadi empat paket, di antaranya, Paket A (Manggarai-Jatinegara) senilai Rp 3,440 triliun, Paket B2 (1) Jatinegara-Bekasi Rp 900 miliar, Paket B2 (2) (Jatinegara -Bekasi) Rp 260 miliar dan Paket B1 (Bekasi-Cikarang) senilai Rp 1,121 triliun. Semua dikerjakan secara multiyears.


*) http://www.tempo.co/read/news/2016/01/25/083738971/Asyik-KRL-Bisa-Sampai-ke-Cikarang-pada-2018
 
5361 - 5380 of 13244 Posts
Top