SkyscraperCity banner

4141 - 4160 of 4190 Posts

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Proyek City Walk Kudus Segera Dilelang, Diprediksi Tak Cukup Tampung Seluruh PKL

Kudus, isknews.com – Rencana kebijakan program City Walk di Kudus yang akan menyasar pada kawasan Jantung Kota tepatnya di Alun-Alun atau Simpang Tujuh ke barat menuju Jalan Sunan Kudus. Dari hitung luasan lahan, proyek tersebut diprediksi tak akan mampu menampung seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di jalur City Walk.

Pasalnya jumlah kebutuhan jalan yang dipakai untuk menampung seluruh pedagang mencapai 420 meter, sedangkan total panjang ruas jalan hanya sepanjang 562 meter dari alun-alun hingga Sungai Gelis.

‎Pedagang baso, Lia Rosa (25) mengharapkan, bisa ikut berjualan di area City Walk tersebut karena mengandalkan penghasilan dari berjualan baso.

‎”Saya sudah berjualan sekitar tiga tahun di sini, kalau bisa ya saya tetap bisa berjualan,” jelas dia, Selasa (25/2/2020).

TRENDING : Songsong Adipura, Seluruh OPD Diminta Peduli Kebersihan

Dia mengharapkan, proyek City Walk yang akan dikerjakan pemerintah itu tidak menyingkirkan pedagang kecil.

Lia juga berencana akan memprotes jika dia tidak mendapatkan tempat di proyek yang menelan anggaran hingga Rp 16,4 miliar tersebut.

“‎Suami saya sudah sering mengikuti rapat bersama pedagang yang lainnya agar ‎bisa mendapatkan tempat,” ujar dia.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus akan melelang pengerjaan Proyek City Walk senilai Rp 16,4 miliar pada bulan depan.

Dinas PUPR Kudus bersama dinas terkait lainnya telah menyepakati ‎pembangunan City Walk di Jalan Sunan Kudus sepanjang 562 meter dari alun-alun hingga Sungai Gelis.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Apriliana Hidayati‎ menjelaskan, pembangunan City Walk yang telah disepakati di Jalan Sunan Kudus yakni sepanjang 562 meter.

“Rencananya proyek akan dilelang sekitar bulan Maret atau April 2020 mendatang. Karena kami sekarang masih melakukan revisi-revisi,” jelas dia.

Pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Kudus, terkait penataan PKL yang masih memakai trotoar jalan di sana.

Rencananya sejumlah ‎PKL tersebut akan mendapatkan tempat meski menggunakan tenda semi permanen.

“Nanti mereka akan mendapatkan tempat, nanti dihitung idealnya setiap stan ukuran tendanya berapa,” ujar dia.

Kendati demikian, dia memperkirakan tidak semua pedagang bisa menggunakan ‎jalan di area City Walk tersebut.

Menurutnya, jika banyak PKL yang memakai jalan tersebut justru akan membuat pengguna jalan lainnya tidak nyaman.

“Kalau semua PKL berjualan di sana nanti susah buat pejalan ‎kaki malah tidak nyaman saat melintasinya,” kata dia.

‎Dalam rapat tersebut, diketahui Dinas Perdagangan membutuhkan sekitar 420 meter jalan untuk 105 PKL.

Jumlah itu terbagi untuk PKL Sunan Kudus sebanyak 51 PKL yang membutuhkan 204 meter, sedangkan PKL simpang tujuh sebanyak 54 pedagang membutuhkan 216 meter sehingga totalnya mencapai 420 meter.

“Jika semua pedagang ditampung rasanya sulit, kebutuhan jalannya 420 meter. Berarti hanya tersisa 142 meter saja,” ujar dia.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti, enggan berkomentar banyak terkait penataan PKL pada City Walk tersebut.

“Belum selesai, ini kan masih pembahasan. ‎Nanti jika sudah siap kami akan mengabarkannya,” jelas dia. (YM/YM)

https://isknews.com/proyek-city-walk-kudus-segera-dilelang-diprediksi-tak-cukup-tampung-seluruh-pkl/
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Kopi Janji Jiwa Prambatan Hari ini grand opening pada tanggal 5 Maret 2020. lokasinya berada di jalan Kudus-Jepara (Samping Apotek Limas Prambatan), Prambatan, Kaliwungu, Kudus.

 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Tahun ini Empat Jembatan Rusak di Kudus Diperbaiki, Mana Saja?

KUDUS, Radar Kudus - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus telah memetakan beberapa jembatan yang masuk prioritas pembangunan pada tahun ini. Total ada empat jembatan yang akan digarap. Empat jembatan ini urgen dibangun lantaran mengalami kerusakan cukup banyak.

Kabid Binamarga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Harry Wibowo menyatakan, ada empat jembatan yang masuk dalam prioritas pembangunan pada tahun ini. Pasalnya jembatan tersebut sudah mengalami beberapa kerusakan. ”Empat jembatan ini statusnya mendesak dan perlu dilakukan pembangunan,” ungkapnya.

Keempat jembatan itu, kata Harry, merupakan jembatan Blolo-Nganti, jembatan Garung Lor-Getasrabi, jembatan Dersalam-Conge, dan jembatan Kandangmas-Cranggang Wetan. Terkait lelang, pihaknya memastikan bisa dilakukan pada akhir Maret nanti. Sebab saat ini masih dalam review paket lelang yang dilakuan oleh inspektorat.

Dalam pembangunan jembatan Blolo-Nganti dianggarkan Rp 1 miliar. Jembatan Garung Lor-Getasrabi dianggarkan Rp 500 juta, jembatan Dersalam-Conge dianggarkan Rp 500 juta. Sementara jembatan Kandangmas-Cranggang Wetan dianggarkan sebanyak Rp 5 miliar.

Penggantian konstruksi jembatan akan dilakukan di jembatan Blolo-Nganti. Kondisi jembatan saat ini mengkhawatirkan. Sebab beberapa pinggir jembatan ambrol. Sekaligus tidak bisa dilalui mobil. Konstruksi jembatan nantinya akan diganti dengan girder.

”Konstruksi akan diganti dengan girder, ini akan mampu menahan beban seberat 20 ton. Panjangnya sembilan meter, sedangkan lebar efektif jalan 5,4 meter,” ungkapnya.

Hal seruapa juga dilakukan di jembatan Garung Lor-Getasrabi. Konstruksi jembatan akan diganti dengan box culvert, yang mampu menahana beban kendaraan seberat 20 ton. Sementara jembatan Dersalam-Conge dibangun dengan balok IWF dengan panjang enam meter dan lebar enam meter. Jembatan Kandangmas-Cranggang Wetan rencananya juga menggunakan material girder dengan panjang sembilan meter dan lebar enam meter.

Harry juga menargetkan proses lelang ini bisa berjalan dengan lancar. Ditargetkan sebelum Idul Fitri semua paket sudah kontrak. Sementara pengerjaan bisa dilakukan sehabis lebaran.

Sebelumnya, Dinas PUPR Kudus mengusulkan jembatan Karangsambung juga dilakukan pembangunan, melalui alokasi dana Bangub. Namun tahun ini belum bisa dilakukan. Lantaran keterbatasan anggaran. Total anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunannya menelan Rp 30 miliar. Meski gagal, pihaknya akan mengusulkan kembali pembangunan jembatan itu pada Musrenbang tingkat Provinsi Jawa Tengah. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

https://radarkudus.jawapos.com/read/2020/03/06/182464/tahun-ini-empat-jembatan-rusak-di-kudus-diperbaiki-mana-saja
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Pemdes Tanjungrejo Kudus Sulap Bengkok Jadi Taman Wisata

KUDUS, Radar Kudus - Pemerintah Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo kini tengah berinovasi untuk mengembangkan potensi desa untuk mendukung perekonomian desa. Salah satunya dengan menjadikan area persawahan mina padi menjadi taman wisata. Saat ini proses pembangunan sedang berjalan.

Kepala Desa Tanjungrejo Christian Rahadiyanto menuturkan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas satu hektare untuk lokasi taman wisata ini. Tanah perswahan mina padi tersebut merupakan tanah bengkok miliknya sebagai kepala desa setempat.

”Lokasinya itu bengkok kades, tapi untuk pembangunannya semua pakai dana pribadi saya,” katanya.

Taman wisata ini nantinya digadang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Desa Tanjungrejo. Selain ditanami padi, juga dipakai untuk budidaya ikan. Sehingga dapat dimafaatkan untuk wisata edukasi bagi masyarakat khususnya pelajar di wialyah setempat.

”Nanti akan ditata agar menarik. Saya juga menyiapkan spot-spot selfie yang bisa dimanfaatkan warga untuk mengabadikan momen. Temanya disesuaikan dengan alam juga. Misalnya spot kupu-kupu hingga sayap burung,” jelas pria yang akrab disapa Christian.

Dengan konsep ini, Mina Padi Desa Tanjungrejo bisa menjadi tempat pelatihan untuk edukasi terkait penerapan mina padi. Bagaimana menanam padi dan budi daya ikan bisa di satu tempat. Dengan menjadi taman wisata, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan desa dan bisa menarik masyarakat luas. ”Tahap awal disiapkan anggaran sekitar Rp 25 juta dari uang pribadi saya,” katanya.

Dirinya menargetkan, taman wisata ini rampung dalam waktu dekat ini. Dikatakannya, selain melakukan pembangunan taman wisata ini, pihaknya juga sedang melakukan pengembangan wisata Bendungan Logung.

(ks/daf/mal/top/JPR)

https://radarkudus.jawapos.com/read/2020/03/06/182516/pemdes-tanjungrejo-kudus-sulap-bengkok-jadi-taman-wisata
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Dua Tahun Mangkrak Usai Terbakar, Matahari Dibangun Pertengahan Tahun

KUDUS, Radar Kudus – Dua tahun lebih bangunan eks Kudus Plaza atau Matahari Departement Store (MDS) mangkrak. Bangunan yang berada di sebelah timur Pasar Bitingan ini, kehilangan fungsinya setelah terbakar lebih dari delapan jam pada 22 Februari 2018 lalu. Namun, kini Pemkab Kudus membawa angin segar terhadap nasib bangunan ini. Bangunan yang berdiri diatas tanah seluas sekitar 12.646 meter persegi ini, bakal dimanfaatkan lagi pada petengahan tahun.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPKAD) Kudus Eko Djumartono. Angin segar ini muncul setelah dirinya berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebelumnya, pihaknya tak bisa berbuat banyak karena masih menunggu jawaban Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait upaya penghapusan aset bangunan Kudus Plaza tersebut.

”Sebelumnya kami kirim surat ke Kemendagri. Intinya kami meminta petunjuk terkait penghapusan aset tersebut. Apakah perlu persetujuan DPRD atau tidak. Ternyata pekan lalu saat saya koordinasi dengan BPK tidak perlu. Karena bangunan sudah tidak utuh,” jelas Eko.

Meski demikian, langkah pemkab untuk upaya penghapusan bangunan dari daftar aset belum sepenuhnya mulus. Pihaknya kini sedang berupaya untuk meminta salinan hasil dari uji labfor ke Polres Kudus. Tanpa adanya lampiran hasil labfor, pengahapusan tidak dapat dilakukan.

”Sejak April 2018 sebenarnya kami sudah mengajukan. Namun sampai sekarang kami belum menerima. Ini kami mau ajukan lagi permohonan permintaan lampiran hasil uji labfor,” ujarnya.

Eko menuturkan, bangunan yang dibangun pada 1989 itu, masih memungkinkan digunakan kembali dengan adanya penguatan. Sebab, dari hasil uji labfor diketahui hanya lantai III yang direkomendasikan untuk dirobohkan. Sementara untuk lantai I dan II bisa dimanfaatkan dengan penguatan di beberapa titik. Namun pihaknya akan tetap melakukan perobohan total bangunan. Sebab, hal itu dirasa dapat lebih mudah untuk mendapatkan biaya.

Pemkab telah menghitung taksiran bongkaran bangunan eks Kudus Plaza itu, beberapa waktu lalu. Dari hasil penghitungan, diketahui nilai taksiran bongkaran bangunan mencapai Rp 512 juta.

Eko menambahkan, saat ini sudah ada investor yang berminat untuk kembali berinvestasi di lokasi tersebut. Meski dia belum membeberkan siapa investor tersebut, Eko menegaskan jika lokasi tersebut bakal dimanfaatkan sebagai mal.

”Sudah ada investor yang masuk. Rencananya mau digunakan untuk mal. Kami perkirakan pertengahan tahun bisa mulai dimanfaatkan,” imbuhnya.

(ks/daf/lin/top/JPR)

https://radarkudus.jawapos.com/read/2020/03/09/182848/dua-tahun-mangkrak-usai-terbakar-matahari-dibangun-pertengahan-tahun
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Kudus Bakal Miliki City Walk Mirip Malioboro

KUDUS – Sektor pariwisata di Kudus terus dikembangkan. Setelah adanya rencana pembangunan Kampung Tematik, kini Pemerintah Kabupaten Kudus akan menggarap Kudus City Walk yang mirip dengan kawasan Malioboro, Yogyakarta. Berlokasi di Jalan Sunan Kudus, rencananya Kudus City Walk akan menjadi pusat kuliner dan pedestrian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus Sulistiyowati menjelaskan, Kudus City Walk mengusung konsep Green Building dan moderat. Selain mengakomodir para Pedagang Kaki Lima (PKL), Kudus City Walk diharapkan mampu menjadi sarana pedestrian bagi masyarakat Kudus. Keduanya harus berjalan seimbang dan saling mengisi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan yang akan datang, Kudus City Walk akan dijadikan lokasi pelaksanaan event tertentu.

“Kami mempunyai tema Green Building dan Moderat, artinya semua kegiatan harus terakomodir dengan baik,” ujarnya saat Rapat Rencana Pembangunan Kudus City Walk di Command Center, Senin (9/3/2020).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Samani Intakoris menyatakan, pembangunan Kudus City Walk diharapkan menjadi tempat masyarakat berkumpul yang baru. Selain itu, Kudus City Walk harus mampu menjadi daya tarik, khususnya kuliner di Kudus. Mengingat, sebanyak 104 PKL Alun-Alun Kudus dan Jalan Sunan Kudus akan digabung.

“Harapannya nanti Kudus City Walk bisa jadi ajang berkumpul masyarakat. Juga bisa menikmati kuliner Kudus,” ungkapnya.

Plt Bupati Kudus Hartopo menambahkan, pada pembangunan Kudus City Walk juga harus mengakomodir para difabel. Menurutnya, semua fasilitas maupun layanan publik harus merambah kaum difabel. Dengan demikian, hak untuk sama-sama menikmati fasilitas yang dibangun pemerintah dapat dirasakan.

“Saya ingatkan, dalam pembangunan Kudus City Walk, jangan lupa untuk teman-teman kita yang difabel. Tolong beri mereka akses juga,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga memberikan perhatian yang serius terkait pembangunan drainase. Pihaknya menginginkan, area Kudus City Walk bebas banjir. Kenyamanan tersebut dimaksudkan untuk menarik perhatian pengunjung. Tak hanya itu, jika terbebas banjir maka aktivitas di Kudus City Walk tak akan terganggu.

“Saya ingin nantinya Kudus City Walk bebas banjir. Jangan sampai pengunjung merasa tidak nyaman. Juga untuk pedagangnya, harus nyaman sehingga aktivitas disana dapat maksimal,” imbuhnya.

Selain itu, untuk jalur khusus pedestrian, Hartopo juga menyoroti penggunaan keramik yang tidak licin saat terkena air. Hal tersebut penting karena Kudus City Walk akan menyasar pedestrian. Oleh karena itu, kenyamanan pejalan kaki harus diakomodir dimulai dari pembuatan jalur khusus pejalan kaki yang aman dan nyaman.

“Penggunaan bahan dasar keramik yang tidak licin jadi penting. Jangan sampai kita menyasar para pejalan kaki, tapi jalurnya licin,” tutupnya.

Penulis : Kontributor Kab Kudus
Editor : Di, Diskominfo Jateng

https://jatengprov.go.id/beritadaerah/kudus-bakal-miliki-city-walk-mirip-malioboro/
 

·
Registered
Joined
·
216 Posts
Dua Tahun Mangkrak Usai Terbakar, Matahari Dibangun Pertengahan Tahun
Semoga aja beneran terealisasi dan sesuai jadwal, ga molor2 mulu. Sedikit berkhayal kalo yg bakal gantiin itu transmart. Soalnya tamzil pernah janjiin 2020 transmart dibangun di kudus :nuts:
 

·
Registered
Joined
·
66 Posts
Semoga aja beneran terealisasi dan sesuai jadwal, ga molor2 mulu. Sedikit berkhayal kalo yg bakal gantiin itu transmart. Soalnya tamzil pernah janjiin 2020 transmart dibangun di kudus :nuts:


Ikut aminin aja mas hehe, semoga nasib baik dan angin segar juga untuk taman bojana dan eks gedung ngasirah, semoga ada titik terang
 

·
Registered
Joined
·
209 Posts
Semoga aja beneran terealisasi dan sesuai jadwal, ga molor2 mulu. Sedikit berkhayal kalo yg bakal gantiin itu transmart. Soalnya tamzil pernah janjiin 2020 transmart dibangun di kudus :nuts:
Lahannya kurang kalo transmart, lebih cocoknya emang plaza... Kayak dulu Kudus Plaza
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
PUPR Akan Sinkronkan Luasan Lahan Kawasan Bendungan Logung Kudus

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus masih berkoordinasi terkait dengan pengelolaan lahan di kawasan Bendungan Logung. Sebab, lahan yang digunakan untuk pinjam pakai luasannya belum pasti.

Kasi Pengendalian Ruang dan Pertanahan pada Dinas PUPR Kabupaten Kudus Noor Hamid mengatakan, penggunaan lahan di kawasan Bendungan Logung bersifat pinjam pakai. Karena lahan tersebut milik Perhutani.

“Untuk luasnya hingga kini belum disepakati. Tapi kami sudah mengajukan untuk luas lahan yang bisa digunakan,” jelasnya, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan, dari pengajuan lahan pinjam pakai itu, rekomendasi dari Gubernur Jawa Tengah luasnya 39 hektare. Kemudian dari Perhutani juga seluas 39 hektare. Akan tetapi dari Kementrian Lingkungan Hidup hanya 19,4 hektare saja.

“Makanya masih koordinasi. Seharusnya luasanlahan yang bisa dikembakan itu berapa?. Kita akan sinkronkan kesana. Nanti kita akan undang BBWS, Perhutani dan pihak lainnya,” jelasnya.

Padahal dari pemerintah sudah memiliki anggaran. Ada sebesar Rp 21 miliar anggaran untuk mengembangkan potensi di kawasan yang ada di Bendungan Logung.

“Anggaannya itu nanti buat untuk sumber daya lahan. Juga nanti termasuk untuk mengembakan potensi wisata yang ada di kawasan Bendungan Logung,” tandasnya.

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

https://www.murianews.com/2020/03/10/184143/pupr-akan-sinkronkan-luasan-lahan-kawasan-bendungan-logung-kudus.html
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Pekan Ini Parkir Balai Jagong Kudus Mulai Dipasangi Portal

MURIANEWS, Kudus – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus bakal memasang portal masuk dan portal keluar di area Sport Center Balai Jagong, pekan ini. Jika sesuai rencana, pemasangan dan penerapannya akan mulai berjalan Kamis (12/3/2020) mendatang.
Kepala Dishub Kudus Abdul Halil mengatakan pemasangan portal tersebut merupakan rencana tindak lanjut dari Plt Bupati Kudus beberapa waktu lalu.
Langkah ini diambil untuk menekan kebocoran parkir, maka akan diberlakukan sistem satu pintu di Balai Jagong. “Kami akan pasang sekitar hari Kamis,” katanya Selasa (10/3/2020).


Pemasanga portal tersebut, lanjutnya, bakal dibarengi dengan penutupan sementara ruas-ruas masuk Balai Jagong dengan water barrier. Kemudian pintu masuk di sebelah Dinas Arpusda dan pintu keluar diarahkan di dekat Multifunction Hall Balai Jagong.
“Jadi akan ada dua portal. Portal untuk masuk dan portal untuk keluar,” ujarnya.
Untuk pemasangan, kata Halil, akan bekerja sama dengan pihak swasta yang sudah siap memfasilitasi. Tarif parkirnya pun akan disesuaikan dengan peraturan daerah (perda) yang berlaku.
Yakni Rp 2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp 3 ribu untuk kendaraan roda empat. “Tarifnya sudah diatur oleh perda,” lanjutnya.
Hanya, penerapan tersebut masih sebatas uji coba dengan jangka waktu yang belum ditentukan. Evaluasi tiap bulan pun akan dilakukan untuk memantau kelangsungan program tersebut.
Pembayaran juga masih menggunakan uang tunai. “Kami belum mengarah ke uang elektronik, sementara akan kami ujicobakan terlebih dahulu,” terangnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menekankan jika pemasangan portal dan pelaksanaan sistem satu pintu keluar-masuk Balai Jagong harus diterapkan pekan ini. Pasalnya pihak ketiga telah menyepakati terkait pemasangan tersebut.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha


https://www.murianews.com/2020/03/10/184132/pekan-ini-parkir-balai-jagong-kudus-mulai-dipasangi-portal.html
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kudus Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Plt Bupati Kudus, HM Hartopo, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, di Jakarta, pada Selasa (10/3/2020).

Penandatanganan komitmen bersama ini terkait dengan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di kabupaten Kudus. MPP merupakan satu aksi nyata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Tak hanya HM Hartopo saja, acara ini juga dihadiri 48 gubernur/bupati/wali kota yang telah bersiap untuk menyelenggarakan MPP di daerah masing-masing tahun ini.

Dalam sambutannya Menteri PAN dan RB menjelaskan, bahwa MPP merupakan tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik. Layanan tersebut atas berbagai pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah.

“Saat ini baru ada sebanyak 24 kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan Mal Pelayanan Publik. Kami terus melakukan upaya untuk mendorong terselenggaranya MPP di seluruh daerah," kata Tjahjo.

Lebih lanjut Tjahjo Kumolo menjelaskan, bahwa gagasan dan langkah strategis dalam pelayanan publik yang diintegrasikan dengan penggunaan teknologi, yakni digitalisasi MPP. Dengan MPP, ASN didorong untuk memberikan pelayanan publik yang cepat dan terbuka.

"Saya mengapresiasi para gubernur dan bupati serta walikota yang berkomitmen dalam pembangunan MPP ini. Masyarakat bisa meningkat kesejahteraannya, dan aparaturnya menjadi ASN yang modern," harapnya.

Sementara itu, HM Hartopomenegaskan, Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen untuk mewujudkan penyelenggaran mal pelayanan publik tahun 2020 ini. Gebrakan itu sebagai salah satu aksi nyata reformasi birokrasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Mal Pelayanan Publik ini merupakan inovasi baru di Kabupaten Kudus. Karena semua pelayanan publik terpusat di satu tempat yang akan memudahkan masyarakat,” ujarnya.

HM Hartopo menjelaskan, terkait lokasi mal tersebut akan dibangun di lingkungan Kantor Bupati Kudus. Direncanakan bangunan berlantai 3 tersebut akan digunakan untuk segala bentuk pelayanan. Diantaranya yaitu KTP, akta kelahiran, KK, izin usaha, dan berbagai layanan lain termasuk lembaga/kepolisian dan OPD Pemprov serta BUMN/BUMD.

Sebagai informasi, ada beberapa perangkat daerah/instansi yang telah menyatakan kesiapannya untuk bergabung. Diantaranya ada 9 OPD di Pemkab Kudus, 4 dari kementerian/lembaga, 2 OPD Provinsi, 3 BUMN dan 2 BUMD.

Dirinya berharap, mal pelayanan publik nantinya secara transparan harus menginformasikan layanan yang jelas dan akurat kepada masyarakat. Baik menyangkut lamanya waktu pengurusan maupun prosedur, alur, serta persyaratan pelayanan.

“Dengan penandatanganan komitmen bersama Menpan RB ini semoga Mal Pelayanan Publik Kabupaten Kudus segera dapat terwujud dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.


Penulis: Adib Auliawan Herlambang
Editor : Adib Auliawan Herlambang

https://www.ayosemarang.com/read/2020/03/10/53431/tingkatkan-kualitas-pelayanan-kudus-segera-miliki-mal-pelayanan-publik
 
4141 - 4160 of 4190 Posts
Top