SkyscraperCity banner

4161 - 4180 of 4190 Posts

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Kudus bakal Miliki City Walk Mirip Malioboro Jogjakarta

KUDUS, Radar Kudus - Sektor pariwisata di Kudus terus dikembangkan. Setelah adanya rencana pembangunan Kampung Tematik, kini Pemerintah Kabupaten Kudus akan menggarap Kudus City Walk yang mirip dengan kawasan Malioboro, Jogyakarta. Lokasinya di Jalan Sunan Kudus. Rencananya, Kudus City Walk akan menjadi pusat kuliner dan pedestrian. Hal tersebut terungkap saat Rapat Rencana Pembangunan City Walk di Command Center, Senin (9/3) pagi.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus Sulistiyowati menjelaskan Kudus City Walk mengusung konsep Green Building dan moderat. Selain mengakomodasi para Pedagang Kaki Lima (PKL), Kudus City Walk diharapkan mampu menjadi sarana pedestrian bagi masyarakat Kudus. Keduanya harus berjalan seimbang dan saling mengisi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan yang akan datang, Kudus City Walk akan dijadikan lokasi pelaksanaan event tertentu. ”Kami mempunyai tema Green Building dan Moderat, artinya semua kegiatan harus terakomodir dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Samani Intakoris menyatakan pembangunan Kudus City Walk diharapkan menjadi tempat masyarakat berkumpul yang baru. Selain itu, Kudus City Walk harus mampu menjadi daya tarik, khususnya kuliner di Kudus. Mengingat, sebanyak 104 PKL Alun-alun Kudus dan Jalan Sunan Kudus akan digabung. ”Harapannya nanti Kudus City Walk bisa jadi ajang berkumpul masyarakat. Juga bisa menikmati kuliner Kudus,” ungkapnya.

Setelah mendengar beberapa masukan, Plt. Bupati Kudus Hartopo mengingatkan pembangunan Kudus City Walk harus mengakomodasi para difabel. Menurutnya, fasilitas maupun layanan publik harus merambah kaum difabel. Pada akhirnya, hak untuk sama-sama menikmati fasilitas yang dibangun pemerintah dapat dirasakan. ”Saya ingatkan, dalam pembangunan Kudus City Walk, jangan lupa untuk teman-teman kita yang difabel. Tolong beri mereka akses juga,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga memberikan perhatian yang serius terkait pembangunan drainase. Pihaknya menginginkan, area Kudus City Walk bebas banjir. Kenyamanan tersebut dimaksudkan untuk menarik perhatian pengunjung. Tak hanya itu, jika terbebas banjir maka aktivitas di Kudus City Walk tak akan terganggu.

”Saya ingin nantinya Kudus City Walk bebas banjir. Jangan sampai pengunjung merasa tidak nyaman. Juga untuk pedagangnya, harus nyaman sehingga aktivitas di sana dapat maksimal,” imbuhnya.

Terkait dengan jalur khusus pedestrian, Hartopo juga menyoroti penggunaan keramik yang tidak licin saat terkena air. Hal tersebut penting karena Kudus City Walk akan menyasar pedestrian. Oleh karena itu, kenyamanan pejalan kaki harus diakomodasi dimulai dari pembuatan jalur khusus pejalan kaki yang aman dan nyaman. ”Penggunaan bahan dasar keramik yang tidak licin jadi penting. Jangan sampai kita menyasar para pejalan kaki, tapi jalurnya licin,” tutupnya.

(ks/zen/top/JPR)

https://radarkudus.jawapos.com/read/2020/03/10/183091/kudus-bakal-miliki-city-walk-mirip-malioboro-jogjakarta
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Dishub Kudus Wacanakan Sky Bridge Taman Menara

Kudus - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus menawarkan konsep sky bridge atau jalan layang dari Terminal Bakalankrapyak hingga Taman Menara. Sky bridge difungsikan sebagai akses para peziarah menuju destinasi wisata religi makam Sunan Kudus.

Sekretaris Dishub Kudus Udi Waluyono mengatakan wacana tersebut bisa menjadi alternatif jangka panjang mengatasi kemacetan di sekitar lokasi wisata sekaligus solusi atas keluhan lesunya aktivitas di pusat oleh-oleh pedagang kaki lima (PKL) Taman Menara Kudus.

Menurut Udi, pihaknya terinspirasi pembangunan fisik modern di kota-kota besar lain di Jawa Tengah, seperti Kota Surakarta danSemarang. Sky brigde mulai menghiasai wajah perkotaan serta menjadi akses warga dari dan ke sebuah tempat tanpa dipusingkan dengan persoalan kemacetan.

Kalau pakai cara seperti sekarang ini (rekayasa lalu lintas) terus menerus, saya yakin suatu saat akan stagnan.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas bakal tidak bisa diharapkan lagi menjadi solusi kemacetan di kawasan wisata Taman Menara maupun makam Sunan Kudus. Sebab, luasan jalan maupun jalur lalu lintas yang ada sangat terbatas. Selain itu, jumlah kendaraan terus tumbuh, berimbas pada kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kalau pakai cara seperti sekarang ini (rekayasa lalu lintas) terus menerus, saya yakin suatu saat akan stagnan," ujar Udi, Selasa, 10 Maret 2020.

Udi mengungkapkan sky bridge dikonsep mempunyai ketinggian sekitar enam meter, panjang sekitar 1,6 Km dan lebar jalan sekitar lima meter. "Peziarah yang datang kami lewatkan kios-kios PKL Menara. Sehingga mereka tidak akan sepi pengunjung lagi," katanya.

Kepala Sub Bagian UPT Tata Usaha Perparkiran dan Terminal Reno Agung menambahkan keberadaan sky bridge akan menggantikan fungsi ojek maupun bejak yang menjadi moda transportasi para peziarah. Namun, para tukang becak dan ojek tidak perlu khawatir, karena mereka dapat beralih profesi menjadi PKL yang berjualan di atas jalan layang.

Sampai saat ini, kata Reno, sky bridge baru sebatas wacana. Sebab, butuh anggaran besar untuk pembuatan jalan layang tersebut dan belum ada pembahasan lebih lanjut soal ide tersebut.

"Dari Pemkab Kudus, dinas-dinas terkait, masyarakat, PKL hingga pelaku transportasi wisata Menara harus duduk bersama membahas permasalahan yang ada. Dan berbagai alternatif solusi bisa dilakukan untuk mendapatkan titik temu," ucapnya. []

https://tagar.id/dishub-kudus-wacanakan-sky-bridge-taman-menara
 

·
Registered
Joined
·
209 Posts
Dishub Kudus Wacanakan Sky Bridge Taman Menara

Kudus - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus menawarkan konsep sky bridge atau jalan layang dari Terminal Bakalankrapyak hingga Taman Menara. Sky bridge difungsikan sebagai akses para peziarah menuju destinasi wisata religi makam Sunan Kudus.

Sekretaris Dishub Kudus Udi Waluyono mengatakan wacana tersebut bisa menjadi alternatif jangka panjang mengatasi kemacetan di sekitar lokasi wisata sekaligus solusi atas keluhan lesunya aktivitas di pusat oleh-oleh pedagang kaki lima (PKL) Taman Menara Kudus.

Menurut Udi, pihaknya terinspirasi pembangunan fisik modern di kota-kota besar lain di Jawa Tengah, seperti Kota Surakarta danSemarang. Sky brigde mulai menghiasai wajah perkotaan serta menjadi akses warga dari dan ke sebuah tempat tanpa dipusingkan dengan persoalan kemacetan.

Kalau pakai cara seperti sekarang ini (rekayasa lalu lintas) terus menerus, saya yakin suatu saat akan stagnan.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas bakal tidak bisa diharapkan lagi menjadi solusi kemacetan di kawasan wisata Taman Menara maupun makam Sunan Kudus. Sebab, luasan jalan maupun jalur lalu lintas yang ada sangat terbatas. Selain itu, jumlah kendaraan terus tumbuh, berimbas pada kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kalau pakai cara seperti sekarang ini (rekayasa lalu lintas) terus menerus, saya yakin suatu saat akan stagnan," ujar Udi, Selasa, 10 Maret 2020.

Udi mengungkapkan sky bridge dikonsep mempunyai ketinggian sekitar enam meter, panjang sekitar 1,6 Km dan lebar jalan sekitar lima meter. "Peziarah yang datang kami lewatkan kios-kios PKL Menara. Sehingga mereka tidak akan sepi pengunjung lagi," katanya.

Kepala Sub Bagian UPT Tata Usaha Perparkiran dan Terminal Reno Agung menambahkan keberadaan sky bridge akan menggantikan fungsi ojek maupun bejak yang menjadi moda transportasi para peziarah. Namun, para tukang becak dan ojek tidak perlu khawatir, karena mereka dapat beralih profesi menjadi PKL yang berjualan di atas jalan layang.

Sampai saat ini, kata Reno, sky bridge baru sebatas wacana. Sebab, butuh anggaran besar untuk pembuatan jalan layang tersebut dan belum ada pembahasan lebih lanjut soal ide tersebut.

"Dari Pemkab Kudus, dinas-dinas terkait, masyarakat, PKL hingga pelaku transportasi wisata Menara harus duduk bersama membahas permasalahan yang ada. Dan berbagai alternatif solusi bisa dilakukan untuk mendapatkan titik temu," ucapnya. []

https://tagar.id/dishub-kudus-wacanakan-sky-bridge-taman-menara
Saya dulu pernah kepikiran, kenapa gak dibikin jembatan penghubung saja ya, peziarah lebih aman, nyaman, keselamatan manusianya lebih terjamin, adem, gak kena panas, gak kehujanan, dan tentunya hemat ongkos buat para peziarah karena tidak perlu ngojek becak atau oje motor PP
 

·
Registered
Joined
·
66 Posts
Puluhan Investor Tertarik Gunakan Lahan Eks Matahari Kudus, BPPKAD: Bangunan Dilelang Tahun Ini

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - ‎Puluhan investor tertarik memakai lahan tempat bangunan eks Matahari Kudus yang terbakar pada bulan Februari 2018 lalu.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono.
Satu investor berencana menjadi kawasan tersebut sebuah pusat perbelanjaan.


"Yang tertarik sudah banyak, ada puluhan.
Satu di antaranya ingin menjadikan tempat itu mal lagi," ujarnya, Sabtu (7/3/2020).
Dia berencana untuk melelang bangunan tersebut pada pertengahan tahun 2020 sehingga aset itu tidak mangkrak begitu saja.

"Targetnya bangunan itu sudah bisa dilelang pertengahan tahun ini," ujar dia.
Lahan dan bangunan tersebut meru‎pakan aset berharga dan memiliki daya tarik bagi investor karena lokasinya yang strategis.

Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan belum lama ini, diketahui Pemkab Kudus memiliki kekayaan yang besar.

Terhitung total aset yang dimiliki mencapai angka Rp 5,7 triliun.
Aset tersebut meliputi tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan.
"Kami melakukan penilaian aset yang dimiliki Pemkab, ternyata Kabupaten Kudus itu kaya," kata Eko.

Kekayaan yang dimiliki Pemkab Kudus tersbut di antaranya yakni tanah dengan nilai total sekitar Rp 1 triliun, gedung dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp 1,7 triliun.

Kemudian jalan irigasi dan jaringan dengan total nilai mencapai Rp 2,1 triliun, serta peralatan dan mesin dengan nilai total sekitar Rp 652 miliar. ‎
Tahun lalu, Pemkab menghapus aset yang dimilikinya dengan total nilai Rp 70 miliar.

Penghapusan aset ini meliputi bangunan, peralatan dan mesin.
Aset-aset tersebut dihapuskan dengan sejumlah alasan.
Mulai dari sudah tidak berguna karena rusak, hingga dihibahkan ke instansi lain.
"Sepanjang 2019 yang dihapus totalnya Rp 70 miliar.

Kebanyakan karena rusak, ada yang dihapus karena dihibahkan," ujar Eko.
‎Terganjal Surat Keterangan Hasil Laboratorium Forensik
Sudah terbakar lebih dari dua tahun, BPPKAD Kabupaten Kudus masih belum juga mengetahui penyebab kebakaran bangunan eks Matahari.

Kepala Subbagian Pengadaan dan Pendayagunaan BPPKAD Kabupaten Kudus, ‎Marinda Agustina mengatakan, telah menyiapkan surat permohonan kepada Polres Kudus untuk mendapatkan hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik.

Hingga kini, pihaknya belum
mendapatkan surat keterangan mengenai hasil pemeriksaan kepolisian.
"Sampai sekarang kami belum menerima hasil pemeriksaan labfor-nya, makanya rencana Senin depan akan kami kirimkan ‎surat permohonan," kata dia.

Menurutnya, surat keterangan hasil dari pemeriksaan laboratorium forensik itu akan menjadi dasar penghapusan aset Pemkab Kudus tersebut.

Pasalnya hingga saat ini, bangunan yang terbakar sejak bulan Februari 2020 itu masih mangkrak.
"Bangunan tiga lantai ini tidak bisa dimanfaatkan karena bekas kebakaran, maka rencananya akan dirobohkan," ujar dia.

‎Tanpa adanya surat keterangan itu, pihaknya tidak bisa melakukan penghapusan aset atau merobohkan bangunannya.

Menurutnya, rencana perobohan bangunan itu merupakan pilihan tepat daripada melakukan perkuatan dengan penyuntikan beton.

Pasalnya biaya untuk penyuntikan beton harganya sama jika dibandingkan dengan mendirikan bangunan baru.
"Kalau bangunan itu masih ingin dipakai bisa melakukan penyuntikan beton, tapi biaya sama dengan bangun baru.
Karena bangunan itu sudah dari 1989, maka pilihan tepat adalah merobohkannya," kata dia.

Kemudian, dia akan melakukan lelang kepada investor yang berminat memanfaatkan lahan seluas 5.200 meter persegi.
‎Investor bisa menyewa lahan tersebut sebesar 4 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP) sebesar 1,8 juta per meter persegi.

"Jadi kalau ada investor yang ingin memanfaatkannya bisa menyewa dengan biaya sekitar Rp 374 juta per tahun," ujar dia.
Investor dapat menyewa lahan maksimal 20 tahun, dengan skema 10 tahun kontrak awal, lalu perpanjangan kontrak dua kali masing-masing lima tahun.
"Pada tahun ke 21, investor harus menyerahkan bangunan tersebut menjadi milik Pemkab Kudus," ujar dia. (raf)‎
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Museum Gusjigang Kenalkan Spot RMP. Sosrokartono dan Replika Stasiun Wergu Kudus

Kudus, isknews.com – Museum Gusjigang X-Building baru-baru ini menambah 2 spot atau koleksi terbarunya, yakni Spot Replika Perpustakaan Raden Mas Panji (RMP) Sosrokartono dan Replika Stasiun kereta api (KA) Wergu Wetan Kudus. Dua spot tersebut terletak berdampingan, satu ruangan dengan replika rumah kembar niti semito, omah kapal serta patung niti semito lengkap beserta peninggalannya.

“Kedua spot tersebut dibuat kurang lebih empat bulan, dari hasil karya seni tangan trampil Bapak Saryono (Alumni ISI Jogja) kolaborasi dengan seniman dan budayawan senior Mbah Hadi Dahlan,” jelas Muhammad Kirom, Manager Marketing PT. Mubarokfood Cipta Delicia (MCD) saat koferensi pers, Sabtu (14/3/2020).

Dijelaskan Kirom, pada spot RMP. Sosrokartono pengunjung langsung tertuju pada patung yang sedang duduk sambil membawa tongkat, yakni RMP. Sosrokartono (kakak RA Kartini). Sisi kanan patung terlihat replika perpustakaan Darussalam milik RM Sosrokartono. Sementara di dinding belakang patung diperlihatkan riwayat singkatnya, lalu terpampang pula foto ayahnya Raden Mas Arya beserta istrinya dan Raden Ayu Ngasirah.

Sementara itu, pada replika stasiun kereta api Wergu Kudus sengaja dibuat seperti aslinya, lengkap dengan suasana stasiun khas tempo dulu. Terlihat juga 3 papan nama kota Tujuan yang melewati stasiun tersebut (kala itu), yakni menuju Semarang, Majong (Jepara) dan Rembang. Menariknya, miniatur rel dan kereta uap bisa berjalan maju mundur setiap 10 detik sekali.
TRENDING : Ribuan Orang Meriahkan Hari Amal Bhakti ke 72 Dengan Pentas Seni dan Jalan Sehat

Tujuan dilaunchingnya 2 spot tersebut, lanjut Kirom, untuk mengenalkan kepada generasi milenial sekarang bahwa ada tokoh fenomenal di Kudus dan bisa menjadi pembelajaran jika di Kudus pernah punya stasiun kereta api yang bersejarah. Untuk generasi tua, bisa untuk nostalgia mengingat masa-masa tersebut.

Keberadaan museum tersebut berada di lantai dua, tepat di atas minimarket pusat oleh-oleh khas Kudus. “Pengunjung tinggal menaiki tangga yang telah disediakan, masuknya pun tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkasnya. (AJ/YM)

https://isknews.com/museum-gusjigang-kenalkan-spot-rmp-sosrokartono-dan-replika-stasiun-wergu-kudus/
 

·
Registered
Joined
·
209 Posts
Museum Gusjigang Kenalkan Spot RMP. Sosrokartono dan Replika Stasiun Wergu Kudus

Kudus, isknews.com – Museum Gusjigang X-Building baru-baru ini menambah 2 spot atau koleksi terbarunya, yakni Spot Replika Perpustakaan Raden Mas Panji (RMP) Sosrokartono dan Replika Stasiun kereta api (KA) Wergu Wetan Kudus. Dua spot tersebut terletak berdampingan, satu ruangan dengan replika rumah kembar niti semito, omah kapal serta patung niti semito lengkap beserta peninggalannya.

“Kedua spot tersebut dibuat kurang lebih empat bulan, dari hasil karya seni tangan trampil Bapak Saryono (Alumni ISI Jogja) kolaborasi dengan seniman dan budayawan senior Mbah Hadi Dahlan,” jelas Muhammad Kirom, Manager Marketing PT. Mubarokfood Cipta Delicia (MCD) saat koferensi pers, Sabtu (14/3/2020).

Dijelaskan Kirom, pada spot RMP. Sosrokartono pengunjung langsung tertuju pada patung yang sedang duduk sambil membawa tongkat, yakni RMP. Sosrokartono (kakak RA Kartini). Sisi kanan patung terlihat replika perpustakaan Darussalam milik RM Sosrokartono. Sementara di dinding belakang patung diperlihatkan riwayat singkatnya, lalu terpampang pula foto ayahnya Raden Mas Arya beserta istrinya dan Raden Ayu Ngasirah.

Sementara itu, pada replika stasiun kereta api Wergu Kudus sengaja dibuat seperti aslinya, lengkap dengan suasana stasiun khas tempo dulu. Terlihat juga 3 papan nama kota Tujuan yang melewati stasiun tersebut (kala itu), yakni menuju Semarang, Majong (Jepara) dan Rembang. Menariknya, miniatur rel dan kereta uap bisa berjalan maju mundur setiap 10 detik sekali.
TRENDING : Ribuan Orang Meriahkan Hari Amal Bhakti ke 72 Dengan Pentas Seni dan Jalan Sehat

Tujuan dilaunchingnya 2 spot tersebut, lanjut Kirom, untuk mengenalkan kepada generasi milenial sekarang bahwa ada tokoh fenomenal di Kudus dan bisa menjadi pembelajaran jika di Kudus pernah punya stasiun kereta api yang bersejarah. Untuk generasi tua, bisa untuk nostalgia mengingat masa-masa tersebut.

Keberadaan museum tersebut berada di lantai dua, tepat di atas minimarket pusat oleh-oleh khas Kudus. “Pengunjung tinggal menaiki tangga yang telah disediakan, masuknya pun tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkasnya. (AJ/YM)

https://isknews.com/museum-gusjigang-kenalkan-spot-rmp-sosrokartono-dan-replika-stasiun-wergu-kudus/
Berita apa tho kok di share ini?
 

·
Registered
Joined
·
1,254 Posts
Karoseri nusantara gemilang masuk demak atau kudus kah ? Keadaan sekarang bagaimana, apakah masih aktif atau udah off jadi PT KAB ?
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Segera di buka Batik Benang Raja Kudus lokasinya berada di Jl. K.H Agus Salim (eks. pasar sepeda kudus samping jenderal coffe & Tea Kudus).
 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Berkas Persyaratan Beres, Tinggal Verifikasi Jadi Desa Wisata

KUDUS, Radar Kudus - Beberapa desa yang masuk tahap rintisan desa wisata saat ini tengah menyerahkan berkas persyaratan untuk menjadi desa wisata. Setelah itu, desa-desa tersebut akan diverifikasi untuk menjadi desa wisata.

Verifikasi penilaian itu nantinya dilakukan mulai pekan depan. Sedangkan untuk penobatan desa wisata diumumkan akhir Maret.

Tim verifikator desa wisata ini diambil dari akademisi, praktisi, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus. Nantinya tim verifikator akan menentukan beberapa kelompok desa. Mulai dari desa wisata rintisan, desa wisata berkembang, dan desa wisata maju.

Desa-desa itu meliputi Desa Loram Kulon, Desa Jepang, Desa Wonosoco, Dukuh Waringin, Desa Kauman, Desa Terban, Desa Kaliwungu, Desa Colo, Desa Padurenan, dan Desa Rahtawu.

Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wahyu Haryanti melalui Kepala Bidang Pariwisata Mutrikah menyampaikan setidaknya ingin ada setengah dari total 32 desa untuk lolos tahap desa wisata. ”Kami ingin ada setengah dari 32 desa ini bisa menjadi desa wisata. Kalau sudah jadi desa wisata, kami dari dinas akan membantu memfasilitasi produk desa wisata yang layak jual,” jelas Mutrikah. Dia menambahkan, saat ini Disbudpar sudah menggandeng beberapa biro wisata. Mulai dari Asosiasi Pelaku Industri Pariwisata (Apita) Kudus, HPI, Gabungan Insan Pelaku Pariwisata Indonesia (GIPPTA), dan beberapa biro wisata lainnya.

Mutrikah mengatakan, ada beberapa poin penilaian untuk menjadi desa wisata, seperti persyaratan teknis. Meliputi destinasi wilayah, data profil wilayah, data pengunjung desa wisata, kelembagaan pengelola desa wisata, rencana mitigasi bencana, dan rencana pengembangan desa wisata.

Lalu ada penilaian persyaratan administrasi yang terdiri dari surat pengajuan pencanangan desa wisata yang ditujukan kepada bupati atau walikota. Serta surat pengajuan pencanangan desa wisata lintas kabupaten kota ditujukan kepada Gubernur.

Tiap-tiap desa akan dinilai dari skor 0 sampai skor tertinggi 4. Tahapan penilaian itu di antaranya memiliki paket wisata, memiliki makanan lokal, memiliki kerajinan lokal, memiliki daya tarik wisata, memiliki kesenian lokal, ketersediaan infrastruktur, fasilitas umum, dan sanitasi.

Mutrikah berharap dengan adanya desa wisata dapat menjadi pendorong ikatan ekonomi masyarakat di desa. ”Supaya masyarakat desa bisa memperoleh kesejahteraan,” harapnya. (vga)

(ks/mal/top/JPR)


 

·
Registered
Joined
·
1,708 Posts
Celcius dan Flies Store akan membuka gerai pop up store/pameranya di kudus pada tanggal 1 April - 31 Mei 2020 untuk test pasar. untuk lokasi pop up storenya berada di Kudus City Walk.

semoga kedepanya Celcius Store dan Flies Store bisa segera membuka gerai permanennya di kudus.

 
4161 - 4180 of 4190 Posts
Top